Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
345 research outputs found
Sort by
Analisis Rasio Keuangan untuk Menilai Kinerja Keuangan Koperasi Wanita Serba Usaha Setia Budi Wanita (Kopwan SU SBW) Jawa Timur Periode 2014-2018
Koperasi merupakan salah satu penyumbang terbesar pendapatan negara di sektor swasta. Hal ini dapat dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa pada pasca krisis ekonomi jumlah koperasi tidak berkurang, justru meningkat pertumbuhannya, bahkan mampu menyerap 85 hingga 107 juta tenaga kerja sampai tahun 2017 (BPS, 2017). Selain itu kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional mengalami peningkatan. Menurut data Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM yang diperoleh dari BPS, koperasi menyumbang 4,5% dari total PDB Nasional pada Triwulan III tahun 2017 yaitu senilai 451 triliun rupiah dari total PDB 10.096 triliun rupiah. Untuk memajukan perkembangan koperasi, maka koperasi memerlukan penilaian kinerja untuk mengetahui perkembangan koperasi itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Kopwan SU SBW selama lima tahun terakhir berdasarkan Pedoman Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM Nomor: 15/Per/M.KUKM/IX/2015 yang diatur lebih detil pada Peraturan Deputi Nomor: 06/Per/Dep.6/IV/2016 tentang Pedoman Penilaian Tingkat Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi. Metode pengambilan data yang dilakukan berupa wawancara, dokumentasi, dan metode pustaka. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat diambil kesimpulan bahwa kinerja keuangan atas laporan keuangan Kopwan SU SBW pada tahun 2014 sampai dengan tahun 2018 mendapatkan kriteria “Sangat Baik” karena nilai yang dicapai berada pada rentang 80≤
Cost and Benefit Analysis Penerapan Aplikasi MY Koperasi Simpan Pinjam (MY KSP) pada Koperasi Wanita Anggrek Talun
RINGKASAN Laily, Monika Rahmatul. 2019. Cost and Benefit Analysis Penerapan Aplikasi MY Koperasi Simpan Pinjam (MY KSP) Pada Koperasi Wanita Anggrek Talun (Studi Pada Koperasi Wanita Anggrek Talun). Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Bety Nur Achadiyah, S.Pd., M.Sc. Kata kunci: Cost and Benefit Analysis, Aplikasi MY KSP. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan Cost and Benefit Analysis pada penerapan aplikasi MY KSP pada Koperasi Wanita Anggrek. Metode pemecahan masalah yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah metode kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah Aplikasi MY KSP dengan menggunakan metode Cost and Benefit Analysis dan analisis objektif untuk mengetahui kelayakan investasi berdasarkan Cost and Benefit Analysis. Subjek yang diteliti adalah Koperasi Wanita Anggrek yang bertempat di Desa Pasirharjo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan Cost and Benefit analysis aplikasi MY KSP dengan metode perhitungan Cost and Benefit analysis layak digunakan. Sedangkan penggunaan aplikasi pendamping seperti Microsoft Excel akan mengurangi kelemahan aplikasi MY KSP.
Analisis Sistem Pengendalian Internal Pada Sistem Akuntansi Penggajian CV Mandiri Mulya
ABSTRAK Kartika Puspitasari, Desi. 2019. Analisis Sistem Pengendalian Internal Pada Sistem Akuntansi Penggajian Karyawan CV Mandiri Mulya. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:HeliantiUtami, SE, M.Si. , Ak. Ph. D Kata Kunci: Sistem Pengendalian Internal, Penggajian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik sistem akuntansi penggajian yang diterapkan oleh CV Mandiri Mulya, serta menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman padasistemakuntansipenggajiankaryawan. Metodepemecahanmasalah yang digunakanuntukmenjawabtujuanpenelitianiniadalahmetodewawancaradandokumentasi. Berdasarkanhasilanalisis data makadiperoleh (1) Praktiksistemakuntansipenggajiankaryawan di CV MandiriMulyamasihsangatsederhanadenganmenggunakanmetodetangan(pen and ink). (2) Padasistempenggajiankaryawan di CV MandiriMulyatidakditemukankekuatanataukelebihan. (3) Terdapatbeberapakelemahan, a) Absensikaryawanpada CV MandiriMulyakurangberjalandenganbaik, b) Terbatasnyadokumen yang digunakan, c) Tidakadanyasistempemisahkerja, d) Pencatatanakuntansikurangmaksimal, e) Sistempengendalian internal dalamperusahaankurangberjalandenganbaik. (4) Peluang yang adaadalahefisiensibiayakarenasistempenggajian yang sederhanasehinggatidakbanyakbiayapadasaat proses penggajian. (5) Ancaman yang akandihadapi, a) Data waktu yang tidakakurat, b) Pemrosesangaji yang tidakakurat, c) Pencurianataudistribusigajipalsu, d) Kehilangan data, e) Kinerja yang kurangbaik. Penulismemberikanbeberapa saran, yaitu (1) Padasaatabsensidilakukandi depanmandorataumenggunakanalatabsensiberupafinger printagar data yang di hasilkanlebih valid. (2) Perlu adanya pemisahan tugas dan wewenang yang jelas sehingga perangkapan fungsi dapat diminimalkan serta dapat meningkatkan pengendalian intern perusahaan. (3) Dokumen yang digunakan dalam penggajian dan pengupahan karyawan hendaknya mendapat otorisasi dari bagian yang bertanggungjawabdanmenyimpan dengan baik semua dokumen yang terkait mengenai penggajian, agar lebih mudah mencari apabila dokumen tersebut dibutuhkan. (4) Perlunya perekrutan karyawan yang ahli dibidang akuntansi agar dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih handal.
Evaluasi Sistem Pengendalian Internal atas Penerimaan Kas pada Usaha Manufaktur Meubel Makmur
RINGKASANHamidah, Maziyatul. 2019. Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Atas Penerimaan Kas Pada Usaha Manufaktur Meubel Makmur. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dudung Ma’ruf Nuris, S.Pd., M.Pd.Kata Kunci: Sistem Pengendalian Internal, Sistem Penerimaan Kas, Meubel Makmur. Sistem pengendalian internal berguna untuk mencegah perusahaan dari tindak penyelewengan serta kecurangan yang dapat dilakukan oleh pegawainya. Kebutuhan sistem pengendalian yang baik dapat dipenuhi dengan adanya sistem akuntansi yang terencana dengan baik. Dalam sistem akuntansi telah diciptakan standar prosedur-prosedur pelaksanaan fungsi yang mengungkapkan adanya penyimpangan-penyimpangan dari standar yang telah ditetapkan. Sistem akuntansi harus dirancang sedemikian rupa akan dapat dicegah dan ditangani secepat mungkin sehingga tidak sampai menimbulkan kerugian bagi perusahaan.Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan sistem akuntansi penerimaan kas pada Usaha Manufaktur Meubel Makmur dan menjelaskan sistem pengendalian internal penerimaan kas. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah deskriptif. Data yang digunakan adalah data laporan sistem penerimaan kas dan laporan penjualan pada meubel tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian sistem penerimaan kas pada Usaha Manufaktur Meubel Makmur masih banyak yang harus diperbaiki, perbaikan mencakup absensi karyawan, kedisiplinan karyawan, dan sistem pembukuan atau pencatatan akuntansi. Disisi lain, otorisasi yang lemah, faktur-faktur penjualan belum tersimpan dengan baik, serta kurangnya sistem pemisahan fungsi kerja pada tiap bagian kerja juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Selain itu, pengendalian dalam sistem penerimaan kas juga harus ditingkatkan. Pengendalian tersebut antara lain adalah perlu adanya perbaikan terhadap kualitas sumber daya manusia di meubel. Sumber daya manusia yang baik akan berdampak terhadap kinerja perusahaan tidak terkecuali terhadap sistem penerimaan kas. Penelitian ini hanya menganalisis sistem penerimaan kas yang dilakukan oleh Usaha Manufaktur Meubel Makmur. Penelitian selanjutnya akan lebih baik jika mengevaluasi semua aspek termasuk laporan keuangan pada Usaha Manufaktur Meubel Makmur. Narasumber pada penelitian ini juga perlu ditambahkan agar informasi yang didapatkan lebih akurat
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PENGGAJIAN DI PERUSAHAAN INFORMATIKA “GUMCODE”
ABSTRAK Pradana, Riko Candra. 2019. Analisis Sistem Pengendalian Internal Atas Penggajian di Perusahaan Informatika “Gumcode”. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Nujmatul Laily, S.Pd., M.SA. Kata Kunci: Akuntansi, Analisis Sistem Akuntansi Penggajian, Gumcode Sistem akuntansi adalah kumpulan formulir, catatan, dan laporan yg diorganisir untuk menyediakan sebuah informasi finansial bagi pihak manajemen dalam mengelola perusahaan. Sistem akuntansi khususnya sistem akuntansi penggajian akan membantu perusahaan dalam mengelola pembayaran gaji, sehingga mencegah adanya tindakan kecurangan maupun penyelewengan. Sistem akuntansi yg baik akan mempengaruhi pengendalian intern perusahaan. Penulisan karya tulis ini bertujuan mengetahui sistem akuntansi penggajian pada Perusahaan Gumcode dan evaluasi terhadap sistem akuntansi penggajiannya. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah deskriptif. Data yang digunakan adalah data laporan sistem akuntansi penggajian pada perusahaan tersebut. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara wawancara. Hasil dari penelitian ini, hanya ada satu sistem penggajian pada Gumcode yaitu, sistem penggajian untuk karyawan tetap. Sistem penggajian pada Gumcode masih banyak yang harus diperbaiki, seperti absensi karyawan yang masih belum ada, kedisplinan karyawan akan jam kerja perusahaan harus lebih ditingkatkan, otorisasi yang lemah, kurangnya penggunaan dokumen-dokumen untuk memudahkan dalam pencatatan atau pembukuan, lemahnya budaya kerja perusahaan untuk meningkatkan motivasi karyawan, serta lemahnya sistem pengendalian internal perusahaan
Pengaruh Kualitas Audit, Asimetri Informasi dan Kepemilikan Manajerial terhadap Manajemen Laba
ABSTRAKNafi’ah, Ainin. 2018. Pengaruh Kualitas Audit, Asimetri Informasi dan Kepemilikan Manajerial terhadap Manajemen Laba. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Eka Ananta Sidharta, S.E., M.M., Ak, CAKata Kunci: kualitas audit, asimetri informasi, kepemilikan manajerial dan manajemen laba.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas audit, asimetri informasi dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba. Kualitas audit diproksikan dengan ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP) Big Four dan KAP Non Big Four. Asimetri informasi diukur dengan mengginakan SPREAD. Kepemilikan manajerial dapat dilihat dari jumlah kepemilikan saham manajer perusahaan dari seluruh saham di laporan keuangan. Sedangkan model Jones digunakan untuk menghitung discretionary accruals pada variabel manajemen laba. Populasi dari penelitian ini berjumlah 39 perusahaan manufaktur sub sektor otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2017. Sampel penelitian ini berjumlah 27 perusahaan dengan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran KAP, asimetri informasi dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA CAFE KEDAI BOTANI MALANG
RINGKASANPutri, Citra Eka. 2019. Analisis Sistem Pengendalian Internal Atas Persediaan Bahan Baku pada Cafe Kedai Botani Malang. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sulikah, S.Pd., M.Pd.Kata Kunci: Sistem Pengendalian Internal, Persediaan Bahan BakuPersediaan merupakan salah satu aset penting dalam perusahaan manufaktur maka harus dilakukan pengendalian intern yang baik untuk menjaga persediaan tersebut dari hal – hal buruk yang kemungkinan bisa terjadi. Salah satu persediaan yang ada dalam perusahaan manufaktur adalah persediaan bahan baku. Bahan baku merupakan faktor utama yang dapat menunjang kelangsungan proses produksi dalam suatu perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengendalian intern persediaan bahan baku pada Kedai Botani Malang guna untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai pengendalian intern persediaan bahan baku yang sudah diterapkan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan yang mengambil satu objek penelitian yaitu Kedai Botani Malang dengan metode diskriptif dan kualitatif, yaitu informasi yang telah dikumpulkan dengan metode observasi dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua sistem persediaan bahan baku pada Kedai Botani Malang yaitu, sistem perhitungan fisik persediaan dan sistem penerimaan persediaan bahan baku. Selain itu juga ditemukan beberapa kelemahan atau masalah seperti sistem persediaan bahan baku yang masih banyak untuk diperbaiki serta pengendalian intern yang lemah terhadap persediaan sehingga sistem tersebut belum berjalan dengan baik. Untuk mencegah ataupun mengatasi masalah tersebut, maka penulis memberikan beberapa saran seperti : perlu adanya pemisahan tugas dan tanggungjawab untuk pencatatan persediaan bahan baku, perlu adanya peraturan tertulis yang bersifat formal, pemberian kartu perhitungan fisik yang bernomor urut tercetak, serta pemantauan atau pengawasan yang lebih maksimal dalam bagian persediaan bahan baku. SUMMARYPutri, Citra Eka. 2019. Analysis of Internal Control Systems for Inventories of Raw Material at Cafe Kedai Botani Malang. Final Assignment. Accounting Diploma III. Faculty of Economics. Universitas Negeri Malang. Advisor: Sulikah, S.Pd., M.Pd.Keywords: Internal Control System, Raw Material InventoryInventory is one of the important assets in the company therefore the company has to perform an internal control in a good way in order to keep the inventory from the bad things that might happen. One of the existing inventories in manufacturing firms are supplies or raw material. The raw material is a major factor that can support the sustainability of production processes in a company.The purposes of this research is to evaluate the internal control of raw material inventory in Kedai Botani Malang in order to get the clear picture of the raw material internal control that has been apllied in the company. The type of this research is field research that takes Kedai Botani Malang as the research object. This research uses descriptive and qualitative method which means that the information that has been collected by observation and documentation methods.The results showed that there were two systems of raw material inventory in Kedai Botani Malang which are physical inventory calculation system and raw material inventory receipt system. It is also found some weaknesses or problems such as raw material inventory system that is still a lot to be repaired and the weak of inventory internal control which caused the system has not run properly. To prevent or solve this issue, then the author gives several suggestions such as: the need to separate the duties and responsibilities in recording the raw materials inventory, the need for official written regulation, the provision of physical calculation card with printed number, and giving the maxiumum monitor or supervision in raw material inventory
Penerapan Akuntansi berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Usaha Kecil Menengah (UKM) Vitasari di Kota Blitar
RINGKASANWulandari, Widia Ayu 2019. Penerapan Akuntansi berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada Usaha Kecil Menengah (UKM) Vitasari di Kota Blitar. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing Vega Wafaretta, S.E., M.SA Kata Kunci : UMKM, Laporan Keuangan, SAK EMKM Upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia adalah dengan menggalakkan pertumbuhan bisnis baru di setiap daerah. Sektor yang menjadi sasaran dari pemerintah saat ini adalah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Hambatan yang masih sering dialami pelaku usaha UMKM yaitu mengenai permodalan karena masih terdapat kekurangan pada pelaporan keuangan uang dibuat berdasarkan standar akuntansi keuangan ysng berlaku sehingga berakibat pada sulitnya pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) dari bank. Pengesahan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM) pada tanggal 18 April 2016 oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia (DSAK IAI) ini menjadi solusi bagi entitas mikro, kecil, dan menengah yang mengalami kesulitan dalam menerapkan SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EMKM pada usaha UKM Vitasari dengan transaksi selama bulan Desember 2018. Metode pengambilan data yang dilakukan berupa wawancara, dokumentasi, dan metode pustaka. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh beberapa kesimpulan antara lain 1) pencatatan aset tidak dilakukan secara rinci sehingga tidak ada pengelompokan aset. 2) pelaporan keuangan UKM Vitasari dengan metode cash basis sehingga menyebabkan informasi yang dibutuhkan UKM menjadi kurang lengkap. 3) hasil implementasi laporan keuangan laba rugi menghasilkan kerugian hal ini disebabkan karena penjualan produk menurun, penjualan yang dicatat secara accrual basis, terhadap perhitungan beban depresiasi, dan beban gaji yang tetap. 4) Terdapat manfaat dan dampak yang akan dirasakan pemilik yaitu dapat mengetahui laba rugi yang dialami perusahaan, dapat melihat aset secara rinci dan dapat digunakan dalam pengambilan keputusan
Pengaruh Financial Distress Dan Audit Tenure Terhadap Pemberian Opini Audit Going Concern
ABSTRAK Karditasari, Riska Putri Dwi. 2018. Pengaruh Financial Distress Dan Audit Tenure Terhadap Pemberian Opini Audit Going Concerni. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Satia Nur Maharani, S.E., M.Si., Ak. Kata Kunci: agency teori, financial distress, audit tenure, opini audit going concern. Teori agensi menjelaskan tentang hubungan kontraktual antara principal (pemilik modal) dengan agent (manajemen). Untuk menghindari asimetri informasi antara principal dan agent diperlukan pihak ketiga yang indenpenden yaitu auditor. Auditor bertanggung jawab dalam memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan perusahaan serta mengungkap permasalahan going concern perusahaan apabila auditor meragukan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya. Asumsi going concern adalah asumsi dasar yang dipakai dalam menyusun laporan keuangan. Asumsi ini mengharuskan perusahaan secara operasional memiliki kemampuan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya (going concern). Pemberian opini audit going concern dapat dipengaruhi oleh kondisi keuangan yang memburuk (financial distress). Pengukuran kondisi keuangan perusahaan harus dengan keberanian serta sikap yang independen. Independensi auditor akan dipertanyakan jika hubungan yang terjalin terlalu lama (audit tenure). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh financial distress,audit tenure terhadap pemberian opini audit going concern. Sampel yang digunakan dalam penelitianini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar dalam BEI tahun 2014-2016. Financial distress dalam penelitian ini diukur dengan rasio debt to equity ratio (DER), sedangkan audit tenure diukur berdasarkan lama masa pemberian asa oleh auditor bertidak sebagai patner in charge dalam penugasan audit. Untuk variabel dependen, yaitu opini audit going concern menggunakan variabel dummy dengan melihat pemberian opini audit dalam laporan keuangan tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel financial distress berpengaruh positif terhadap pemberian opini audit going concern. Sedangkan variabel audit tenure berpengaruh terhadap pemberian opini audit going concern.
EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ATAS JOB DESCRIPTION PENGURUS KOPERASI WANITA ANGGREK TALUN KABUPATEN BLITAR
Tugas akhir berjudul Evaluasi Sistem Pengendalian Internal terhadap Job Description pada Koperasi Wanita Anggrek Talun Kabupaten Blitar bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan sistem pengendalian internal terhadap job description pada Koperasi Wanita Anggrek saat ini, mengevaluasi sistem pengendalian internal terhadap job description pada Koperasi Wanita Anggrek saat ini, dan merekomendasikan pengendalian internal terhadap job description pada Koperasi Wanita Anggrek yang seharusnya diterapkan. Metode pemecahan masalah yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sedangkan, metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Objek yang diteliti dalam tugas akhir ini adalah sistem pengendalian internal job description pengurus koperasi. Subjek yang diteliti adalah Koperasi Wanita Anggrek yang bertempat di Desa Pasirharjo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal terhadap job description yang diterapkan oleh Koperasi Wanita Anggrek masih lemah. Lemahnya sistem pengendalian internal ini disebabkan oleh: (1) perekrutan karyawan yang tidak sesuai dengan kebutuhan koperasi, (2) kurang maksimalnya pemisahan tugas dalam struktur organisasi, (3) kurangnya keterampilan dan pengetahuan pengurus dalam melaksanakan tugas. Saran untuk Koperasi Wanita Anggrek adalah (1) diharapkan Koperasi Wanita Anggrek dapat menerapkan job deskription sebagai acuan kerja dan acuan pengadaan pengurus, (2) penambahan pengurus baru dibeberapa bagian koperasi yang belum ada sebagai upaya pemisahan tugas sesuai dengan fungsi pengurus, (3) menerapkan proses rekuitmen pengurus baru dangan seleksi keterampilan dan pengetahuan