Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
345 research outputs found
Sort by
Perhitungan tarif kamar rawat inap kelas VIP menggunakan Activity-Based Costing System di RSUD Dr. Iskak Tulungagung
RINGKASANTyas, Trisna Rahayuning. 2019. Perhitungan Tarif Kamar Rawat Inap Menggunakan Activity-Based Costing System di RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Vega Wafaretta, S.E.,M.SA.Kata Kunci: tarif kamar rawat inap, Activity-Based Costing System Persaingan bisnis yang begitu pesat menuntut masing–masing perusahaan saling beradu strategi untuk menarik konsumen. Rumah sakit merupakan salah satu contoh perusahaan jasa yang merasakan persaingan antar perusahaan yang terjadi, sehingga harus terus berkembang dan berinovasi. Selama ini RSUD Dr. Iskak Tulungagung menghitung tarif menggunakan metode tradisional. Metode Activity-Based Costing System lebih baik apabila dijadikan metode perhitungan untuk menghitung tarif kamar rawat inap di rumah sakit, terutama di RSUD Dr. Iskak Tulungagung, untuk membantu memberikan informasi akuntansi yang tepat dalam pembebanan harga pokok produksi agar manajemen tepat pula dalam pengambilan keputusan untuk strategi penentuan harga agar dapat dijangkau masyarakat sekaligus dapat bertahan dalam persaingan yang terjadi.Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tarif kamar rawat inap kelas Paviliun VIP di Rsud Dr. Iskak Tulungagung menggunakan Activity-Based Costing System. Memilih kamar rawat inap kelas Paviliun VIP untuk di teliti dikarenakan terdapat tambahan fasilitas dibandingkan dengan kelas umum, dan nominal tarif kamar lebih besar, oleh karena itu jumlahnya material dan pengaruh labanya juga lebih besar. Metode Activity-Based Costing System menggunakan dasar perhitungan aktivitas yang terjadi pada masing-masing kamar, dan membebankan biaya overhead ke beberapa cost driver. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah kuantitatif.Perhitungan tarif kamar rawat inap menggunakan Activity-Based Costing System berdasarkan empat aktivitas yang terjadi di kelas Paviliun VIP yaitu aktivitas pelayanan administrasi umum, aktivitas pelayanan perawatan pasien, aktivitas penginapan pasien, dan aktivitas pemberian konsumsi serta ada tambahan biaya bersama antara Paviliun VIP dan VVIP yang dialokasikan berdasarkan dua aktivitas yang terdiri dari aktivitas penginapan pasien dan aktivitas pelayanan perawatan pasien yang terjadi di kelas Paviliun VIP dan VVIP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perhitungan tarif kamar rawat inap dengan menggunakan Activity-Based Costing System bila dibandingkan dengan tarif kamar rawat inap yang ditetapkan oleh RSUD Dr. Iskak Tulungagung menunjukkan hasil selisih yang tidak terlalu besar. Perbedaan tersebut dikarenakan biaya bersama yang terlewatkan tidak diperhitungkan. Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan pada penelitian ini, maka peneliti dapat memberi saran agar RSUD Dr. Iskak Tulungagung menggunakan metode Activity-Based Costing System dalam menghitung biaya dan menetapkan tarif kamar rawat inap, karena tarif yang ditetapkan pada masing-masing kamar tepat dan sesuai dengan aktivitas yang terjadi.
ANALISIS KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR GURU AKUNTANSI DALAM PERSPEKTIF TEORI KONSTRUKTIVISME
SUMMARYKartikasari, Rhenita Dwi. 2018. Analysis Of Basic Skills Of Accounting Teaching In The Perspective Of The Constructivism Theory. Sarjana’s Thesis. Departement of Economic Development, Faculty of Economics. Univeritas Negeri Malang. Advisor: Dr. H. Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd, M.Si, Ak., CAKey words : Constructivism theory, Open lesson skills, Close lesson skill.Effective learning is ;earning that can make students engage directly in a learning. According to the current curriculum that the learning process where are students expected to play more active role during the learning process. The learning process was in the hands of the students, the teacher as the facilitator. Bruning et al (cited in Schunk, 2012:320) who stated that constructivism is the perspective of psychology and philosophy which considers that each individual form of build as large of what they learn and understanding. In the process of learning, knowledge is not just transferred from the teacher to the students in a particular form, but rather the students form their own knowledge that in his mind each of them so that knowledge about something is understood differently by students. The purpose of this research is (1) To determine the knowledge and understanding of the teachers about the theory of constructivism in learning, (2) to know the knowledge and understanding of the teacher of accounting in the basic skills of teaching, (3) to determine the knowledge and understanding of the teachers accounting about a skills opening and closing a lesson, (4) to determine how the implementation of skills to open and close the lesson which has been owned by a teacher of accounting in SMKN 2 Kediri during learning process. This research used descriptive qualitative. The research instrument in this research used interview, classroom observation, and documentation. The steps of this research was checking validity of the findings. Based on the results of interview, the teacher of accounting in SMKN 2 Kediri was constructivism as a learning theory that emphasizes the liveliness of the students. The liveliness of the students is the way to build or construct the knowledge of students. The role of the teacher was central in the learning process, however, turned into facilitators who helps students in the process of constructivisms’ knowledge. In the implementation of the skills of opening and closing the lesson, the teacher has to meet as the components are there. The implementation has been in accordance with the perspective of constructivism
Analisis Sistem Pengendalian Internal Atas Penggajian pada UMKM Fianoel Decoupage Art
Sistem pengendalian internal dirancang untuk memudahkan manajemen dalam mengawasi perusahaan. Terdapat hubungan antara sistem akuntansi dan sistem pengendalian internal, karena dalam sistem akuntansi yang baik akan ada pengendalian internal yang baik pula, dimana melalui sistem tersebut maka pengawasan akan membuat pelaksanaannya menjadi lebih terkontrol. Salah satu rancangan sistem akuntansi yang dibuat adalah sistem akuntansi penggajian. Untuk menghindari permasalahan mengenai sistem akuntansi penggajian maka diperlukan adanya sistem pengendalian internal. Dengan menerapkan pengendalian internal maka diharapkan dapat menyelesaikan masalah pembayaran gaji supaya tidak terjadi pembayaran gaji yang tidak sesuai, penjumlahan yang tidak benar atau masalah lain yang dapat menghambat kinerja karyawan yang akan menurunkan produktivitas UMKM serta pemborosan yang akan dikeluarkan pada periode tertentu. Penulisan laporan tugas akhir bertujuan untuk mendeskripsikan mekanisme sistem akuntansi penggajian pada UMKM Fianoel Decoupage Art dan menganalisis sehingga dapat mengevaluasi sistem pengendalian internal penggajian. Metode yang digunakan dalam pemecahan permasalahan ini adalah deskriptif, yaitu informasi yang telah dikumpulkan dengan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh penulis. Penulis menemukan sebuah kesimpulan bahwa terdapat dua sistem penggajian pada UMKM Fianoel Decoupage Art yaitu, sistem penggajian untuk karyawan tetap dan sistem penggajian untuk karyawan tidak tetap. Selain itu ditemukan beberapa kelemahan atau masalah seperti sistem penggajian yang masih banyak harus diperbaiki serta pengendalian internal yang lemah sehingga sistem tersebut belum berjalan dengan baik. Untuk mencegah ataupun mengatasi masalah tersebut, maka penulis memberikan beberapa saran seperti: perlu adanya sistem absensi secara manual maupun menggunkan alat fingerprint, penggunaan fungsi pencatatan waktu dengan baik, adanya koreksi dua arah dalam perhitungan penggajian pada UMKM Fianoel Decoupage Art
Analisis Sistem Informasi Akuntansi Penjualan pada UMKM Kerajinan Fianoel Decoupage Art
Penjualan merupakan sumber penerimaan kas bagi setiap perusahaan tidak terkecuali bagi UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di setiap daerah. UMKM di Indonesia merupakan salah satu penunjang penghasilan masyarakat Indonesia. Setiap penjualan yang dilakukan oleh UMKM memiliki peranan penting bagi setiap UMKM dalam memperoleh laba yang besar. Pengelolaan penjualan yang kurang maksimal dapat berdampak pada kerugian UMKM itu sendiri. Maka dari itu diperlukan adanya sistem informasi akuntansi penjualan sebagai perancang pengendalian penjualan agar dapat mengurangi kemungkinan terjadinya tindakan penyimpangan, kecurangan, penyalahgunaan wewenang dan risiko-risiko yang dapat merugikan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis sistem informasi akuntansi penjualan pada UMKM Kerajinan Fianoel Decoupage Art serta untuk mengetahui prosedur-prosedur yang dilakukan dalam penjualan di UMKM Fianoel Decoupage Art. Data yang dikumpulkan diperoleh dengan melakukan pengamatan langsung, wawancara serta dokumentasi. Metode pemecahan masalah yang digunakan untuk menganalisis tujuan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan di UMKM Fianoel Decoupage Art pada sistem informasi akuntansi adalah bagian yang terkait dengan penjualan yaitu bagian produksi dan bagian penjualan. Bagian produksi bertanggung jawab memproduksi barang-barang yang dijual pada UMKM Fianoel Decoupage Art. Bagian penjualan melakukan perangkapan fungsi dari pengecekan persediaan, melayani konsumen, membuatkan nota penjualan, menerima pembayaran dari konsumen dan menyerahkan kas ke owner. Maka dari itu, untuk melengkapi proses penjualan pada UMKM Fianoel Decoupage Art diperlukan adanya pemisahan tanggung jawab keuangan, tanggung jawab gudang dengan tanggung jawab penjualan. UMKM Fianoel Decoupage Art menggunakan dokumen nota penjualan tunai rangkap dua. Untuk mendukung berjalannya sistem penjualan pada UMKM Fianoel Decopage Art perlu menambah dokumen pendukung seperti kartu persediaan
Implementasi Model Perhitungan Harga Pokok Produksi Dan Perhitungan Harga Jual Usaha Mikro Kecil Menengah (Studi Kasus Pembuatan Kandang Jangkrik Milik Bapak Kustono)
RINGKASANPratiwi, Alifiani 2019. Implentasi Model Perhitungan Harga Pokok Produksi dan Perhitungan Harga Jual Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Studi Kasus Pembuatan Kandang Jangkrik Milik Bapak Kustono), Tugas Akhir, Jurusan Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang Pembimbing Setya Ayu Rahmawati, S.E, M.SA.Kata Kunci: Model Perhitungan Harga Pokok Produsi dan Perhitungan Harga jual Usaha Mikro Kecil dan Menengah.Tugas Akhir ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan usaha pembuatan kandang jangkrik khususnya dari segi pencatatan akuntansinya. Selama ini, tempat usaha belum melakukan perhitungan biaya sehingga belum memiliki catatan akuntansi. Untuk itu dilakukan penelitian dengan metode deskriptif analisis dan menggunakan pengumpulan data dengan cara wawancara dan pengamatan langsung ke lapangan. Setelah dilakukan penelitian ditemukan penetapan harga pokok produksi yang berbeda antara yang diestimasi oleh pemilik usaha dan yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti menilai penetapan harga pokok produksi yang tepat dan cermat akan berdampak pada penetapan harga jual Sehingga peneliti menyarankan pemilik usaha tersebut harus melakukan perhitungan harga pokok produksi dengan memasukkan semua unsur biaya produksi, mengontrol pengeluaran dan pemasukan biaya produksi dan biaya bahan yang dimiliki sehingga pemilik usaha bisa mengelola usahanya dengan baik.SUMMARYPratiwi, Alifiani 2019. The Implementationof Calculation Model of Cost of Production and Selling Prices of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) (Case Study on the Making of Cricket Cage of Mr. Kustono), Final Assigment, Diploma III of Accounting Department, Economics Faculty, Universitas Negeri Malang, Advisor:SetyaAyuRahmawati, S.E, M.SA.Keywords: Calculation Model of Cost of Production and Selling Pricesof Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs).This thesis aimed at analyzing the activities of making the cricket cage especially from the aspect of accounting records. So far, this business did not calculate the cost and did not has the accounting records. Therefore, the researcher conducted a study by using analysis descriptive method and using the data collection from the interview and direct observation in the field. After conducting this study, it was found that the determination of cost of production was different from the determination that was estimated by the business owner and the researcher. The researcher assessed that the precise and accurate of cost of production determination would have an impact on the determination of selling prices.Thus, the researcher suggests that the business owner has to do a calculation of cost of production by incorporating all of the elements of production cost, controlling the expenditure and income of production cost and material cost, of which cost was owned by the business owner so that the owner is able to manage the business well
Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Metode Job Order Costing pada UMKM Toko Roti Dien Jaya
RINGKASANRamandhani, Siska Amalia. 2019. Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Metode Job order costing pada Umkm Toko Roti Dien Jaya. Tugas akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Ridoni Fardeni Harahap, S.E., S.S., M.AkKata Kunci: harga pokok produksi, job order costingPerhitungan harga pokok produksi yang tepat penting dilakukan oleh perusahaan karena menjadi dasar penetapan harga jual produk. Usaha toko roti Dien Jaya milik Ibu Khadijah mengalami masalah dalam menentukan harga pokok produksi. Terdapat unsur biaya yang tidak diperhitungkan dalam perhitungan harga pokok produksi yang dapat mengakibatkan kesalahan dalam menetapkan harga jual. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung harga pokok produksi menggunakan metode job order costing dengan pendekatan full costing. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi dengan perhitungan yang dilakukan oleh pemilik usaha lebih rendah daripada perhitungan dengan menggunakan metode job order costing. Perbedaan harga pokok produksi terjadi karena Ibu Khadijah tidak memasukkan biaya overhead pabrik sepenuhnya. Perbedaan tersebut akan menyebabkan harga pokok produksi tidak tepat atau tidak akurat dengan begitu akan berdampak juga dengan harga jual produk yang mengakibatkan keuntungan yang diperoleh Ibu Khadijah tidak sesuai dengan keuntungan yang diinginkan.Terkait dalam penulisan ini, peneliti memberikan beberapa saran untuk toko roti Dien Jaya, yaitu (1) toko roti Dien Jaya sebaiknya menghitung harga pokok produksi dengan menggunakan metode job order costing agar dapat mengurangi kesalahan dalam menetapkan harga jual produk (2) melakukan pencatatan secara rinci atas semua pengeluaran yang telah terjadi selama pesanan tersebut dilakukan (3) membuat kartu harga pokok agar dapat memudahkan dalam mengetahui berapa semua biaya yang dikeluarkan untuk membuat suatu produk (4) membuat anggaran biaya overhead pabrik untuk memudahkan dalam perhitungan biaya overhead pabrik yang dibebankan pada suatu pesanan. SUMMARYRamandhani, Siska Amalia. 2019. Cost of Goods Manufactured Calculation using Job order costing Method at UMKM Dien Jaya Bread Store. Final Assignment, Accounting Department, Universitas Negeri Malang. Advisor: Ridoni Fardeni Harahap, S.E., S.S., M.Ak.Key Words: cost of goods manufactured, job order costingCost of goods manufactured calculation is very important to be carried out by the company since it becomes the basis to determine the sales price of the product. Dien Jaya bread shop which is owned by Mrs. Khadijah was having problems in determining cost of goods manufactured. There were some cost that were not taken into account in the calculation of cost of goods manufactured which can lead to errors in setting the selling price. This research aimed to calculate the cost of goods manufactured using job order costing method with a full costing approach. Data collection methods used by researchers was interview, observation, and documentation.The results showed that the calculation of cost of goods manufactured calculated by the owner was lower than the calculation using the job order costing method calculated by the researcher. The differences had happened because Mrs. Khadijah did not fully include the factory overhead cost for the calculations of cost of goods manufactured. That differences will cause the calculations of cost of goods manufactured is not appropriate or not accurate that can impact to the selling price of the products. That problem resulted in the failure to gain profit that desired by Mrs. Khadijah.Researcher gave some suggestions for Dien Jaya bread store, they are (1) the cost of goods manufactured should be calculated using job order costing method as suggested by the researcher, so it can reduce errors in setting the selling price of the product (2) doing detailed recording of all cost that has been occured during the production period for fullfiling an order (3) making the card of cost of goods manufactured in order to ease in identifying how much costs incurred to make a product(4) making a budget of factory overhead cost to make it easy in calculating factory overhead cost charged to an order
Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Tindakan Whistleblowing Dalam Mencegah Fraud Laporan Keuangan Dengan Kompensasi Reward Sebagai Variabel Moderasi
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku terhadap niat melakukan tindakan whistleblowing dengan dimoderasi variabel kompensasi reward. Objek penelitian merupakan mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang . Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan Purposive Sampling dengan menyebar 70 kuisioner kepada Mahasiswa Akuntansi yang sudah menempuh mata kuliah audit dan pernah atau sedang berorganisasi tingkat kampus. Teknik analisis yang digunakan adalah Moderating Regression Analysis (MRA). Uji Moderating Regression Analysis (MRA) digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku terhadap niat mahasiswa akuntansi FE UM melakukan whistleblowing dengan kompensasi reward sebagai variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap terhadap perilaku berpengaruh signifikan positif terhadap niat mahasiswa akuntansi melakukan tindakan whistleblowing, norma subjektif berpengaruh positif terhadap niat mahasiswa akuntansi melakukan tindakan whistleblowing, dan persepsi kontrol perilaku berpengaruh signifikan positif terhadap niat mahasiswa akuntansi melakukan tindakan whistleblowing. Variabel kompensasi reward mampu memperkuat pengaruh sikapterhadap perilaku terhadap niat mahasiswa akuntansi melakukan tindakan whistleblowing, variabel kompensasi reward mampu memperkuat pengaruh norma subjektif terhadap niat mahasiswa akuntansi melakukan tindakan whistleblowing, dan variabel kompensasi reward mampu memperkuat pengaruh persepsi kontrol perilaku terhadap niat mahasiswa melakukan tindakan whistleblowing. Keterbatasan penelitian ini hanya menggunakan objek mahasiswa akuntansi Universitas Negeri Malang, sebaiknya penelitian selanjutnya menggunakan objek lebih dari satu unversitas di Malang, sehingga data yang dihasilkan dapat dibandingkan variabel mana yang lebih berpengaruh pada tiap universitas. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan variabel lain seperti tingkat keseriusan masalah, personal cost, dan sebagainya yang dapat mempengaruhi niat mahasiswa akuntansi untuk melakukan tindakan whistleblowing, karena berdasarkan hasil pengolahan data terdapat 42,3% variabel lain diluar penelitian yang mempengaruhi niat mahasiswa akuntansi untuk melakukan tindakan whistleblowing
Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan Dividen Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015).
ABSTRAKMarselita, Prischa Rossa. 2017. Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan,dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan DividenSebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan Manufaktur yangTerdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015). Skripsi, JurusanAkuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si, Ak. CA Kata Kunci: Return On Equity, Total Asset, Current Ratio, Price to Book ValueNilai perusahaan dapat memberikan kemakmuran pemegang saham secaramaksimum apabila harga saham meningkat. Semakin tinggi harga saham sebuahperusahaan, maka makin tinggi kemakmuran pemegang saham. Sesuai denganTheory Of The Firm tujuan utama suatu perusahaan adalah untuk meningkatkannilai perusahaan. Nilai perusahaan sangat penting karena dengan nilai perusahaanyang tinggi akan diikuti oleh tingginya kemakmuran pemegang saham. Penelitianini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, ukuranperusahaan, dan likuiditas terhadap nilai perusahaan; dan pengaruh profitabilitas,ukuran perusahaan, dan likuiditas terhadap nilai perusahaan dengan kebijakandividen sebagai variabel moderasi.Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar diBursa Efek Indonesia tahun 2013-2015. Pengambilan sampel dilakukan denganmenggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 51 sampel. Penelitian inimenggunakan rancangan penelitian kuantitatif dan eksplanatif. Jenis data yangdigunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari www.idx.co.id dan websitemasing-masing perusahaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakanteknik dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi danModerated Regression Analysis (MRA).Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan hasil penelitiansebagai berikut. Profitabilitas, ukuran perusahaan, dan likuiditas tidakberpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kebijakan dividen tidak dapatmemoderasi pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, dan likuiditas terhadapnilai perusahaan. Penelitian ini memiliki keterbatasan yaitu periode pengamatanyang singkat yait hanya 3 tahun. Saran untuk penelitian selanjutnya antara lain 1)memperpanjang periode tahun penelitian; 2) mengindikasikan komponen ataufactor-faktor lainnya dan 3) tidak hanya menggunakan perusahaan manufaktursebagai sampel penelitian
Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Etap pada Home Industri Aroma Bakery di Lumajang
ABSTRAK Rif’at, Ahmad.“ Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Etap pada Home Industri Aroma Bakery di Lumajang.” Pembimbing : Betty NurAchadiyah, S.Pd., M.Sc. Laporan Tugas Akhir, Program Studi D-3 Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Universitas Negeri Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun laporan keuangan berbasis ETAP yang cocok pada home industry aroma bakery. Metode pengumpulan data pada penelitian ini meliputi metode observasi yang dilakukan secara langsung pada home industri aroma bakery, wawancara dengan narasumber terkait, melihat dokumentasi secara langsung dan rujukan dimana dapat membantu proses penelitian yang sedang berlangsung. Sumber pengumpulan data yang didapat dari penelitian ini melalui dua sumber, antara lain data primer dan data sekunder. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penyusunan laporan keuangan yang dihasilkan dalam penelitian ini dapat diaplikasikan pada home industri aroma bakery yang tergolong usaha kecil. Penyusunan laporan keuangan tersebut meliputi neraca, laporan labarugi, laporan perubahan ekuitas, laporan aruskas, dan catatan atas laporan keuangan. Kata Kunci :LaporanKeuangan, SAK-ETAP, home industri, Aroma Bakery
Analisis Kredit Bermasalah Pada PT. BPR Artha Samudera Indonesia (ARSINDO) Kediri
ABSTRAK Setiarti, Fita . 2018. Analisis Kredit Macet Pada PT. BPR Artha Samudera Indonesia (ARSINDO) Kediri. Program Studi DIII Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang , Pembimbing Betty Nur Achadiyah, S.Pd.,M.Sc. Kata Kunci : Kredit Macet, PT. BPR Artha Samudera Indonesia, Kediri. Sebuah bank tidak terlepas dari kredit bermasalah atau kredit macet. Kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Jatim belum memuaskan, termasuk salah satu BPR yang beralamat di Jl Raya 36 Purwokerto Ngadiluweh, Kediri yaitu PT. BPR Artha Samudera Indonesia (ARSINDO). Kondisi BPR tersebut dikatakan tidak sehat dalam kredit macetnya. Dimana kredit macet atau NPL (Non Performing Loan) melebihi 5 persen yang melebihi batas maksimum yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini yaiu metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan langsung dari lapangan, wawancara dengan pihak bank, dokumentasi dari pihak bank dan studi kepustakaan. Tingkat rasio NPL (Non Performing Loan) atau kredit macet pada PT. BPR Artha Samudera Indonesia pada tahun 2015, 2016, dan 2017 yaitu 9% melebihi batas maksimum. Dalam analisis kredit, penyebab kredit macet disebabkan oleh faktor lain seperti bencana alam atau disebabkan adanya kesalahan pengelolaan. Berdasarkan hasil analisis data pada PT. BPR Artha Samudera Indonesia, penyebab kredit macet yaitu nasabah beritikad tidak baik dalam melunasi kewajiban dalam membayar angsuran, disebabkan oleh bencana alam yang dapat mengganggu produktivitas nasabah, dan menurunnya pendapatan nasabah. PT. BPR Arta Samudera Indonesia sebaiknya melakukan analisis kepada nasabah yang mengajukan kredit sesuai dengan unsur 5C yaitu Character, Capacity, Capital, dan Condition. Adapaun cara untuk penyelamatan kredit macet dengan cara Restrukturisasi yaitu dengan cara Rescheduling, Reconditioning, dan Restructuring.