Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
345 research outputs found
Sort by
Analisis Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 terhadap Karyawan Tetap PT. Pelindo (Persero) III Cabang Tanjung Perak Surabaya
Pajak Penghasilan Pasal 21 merupakan pajak atas perolehan gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dalam bentuk apapun. Mulai tanggal 1 Januari 2016 Peraturan Direktorat Jenderal Pajakmengeluarkan peraturan baru tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pajak Penghasilan Pasal 26 Sehubungan dengan Pekerjaan Jasa, dan Kegiatan Orang Pribadi yaitu Perdirjen Pajak Nomor PER-16/PJ/2016 dan ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak pada tanggal 29 September 2016. Selain Perdirjen, Menteri Keuangan juga mengeluarkan peraturan baru tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak yaitu PMK Nomor 101/PMK.010/2016. Dengan adanya perubahan peraturan-peraturan tersebut, maka menarik untuk dilakukan penelitian mengenai analisis perhitungan PPh Pasal 21 terhadap karyawan tetap di PT. Pelindo (Persero) III. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui apakah perhitungan PPh pasal 21 yang dilakukan oleh PT. Pelindo (Persero) III telah sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif yaitu menggambarkan suatu objek yang diteliti sebagaimana adanya atau yang sesuai dengan keadaan sekarang, meliputi:rekap daftar gaji, rekap pemotongan PPh Pasal 21 dan SPT tahunan PPh pasal 21. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan metode observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi meliputi bukti pemotongan PPh Pasal 21 bagi pegawai tetap atau penerima pensiun atau tunjangan hari tua yang merupakan formulasi penghasilan dan penghitungan PPh Pasal 21 pegawai tetap. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan PPh Pasal 21 yang dilakukan oleh perusahaan secara keseluruhan telah sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang terbaru yaitu Perdirjen Nomor PER-16/PJ/2016 dan PMK Nomor 101/PMK.010/2016, hanya saja format perhitungan PPh pasal 21 yang dilakukan oleh PT. Pelindo (Persero) III berbeda dengan yang terlampir di Perdirjen Nomor PER-16/PJ/2016, sehingga PT. Pelindo (Persero) III direkomendasikan untuk menggunakan format yang terlampir di Perdirjen Nomor PER-16/PJ/2016.
Analisis Sistem Pengendalian Internal Penjualan pada AA Packaging House Malang
ABSTRAK Putri, Maulidya Andrini. 2017. Analisis Sistem Pengendalian Internal Penjualan Pada AA Packaging House Malang. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sriyani Mentari, S.Pd, M.M. Kata Kunci: Sistem Pengendalian Internal, Penjualan Penjualan merupakan salah satu aspek penting bagi perusahaan dalam kegiatan usahanya untuk memperoleh laba. Pengelolaan penjualan yang kurang baik secara langsung berdampak pada kerugian perusahaan. Untuk itulah diperlukan sistem pengendalian internal penjualan agar dapat mengurangi kemungkinan terjadinya tindakan penyimpangan, kecurangan, dan penyalahgunaan wewenang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis sistem pengendalian internal penjualan pada AA Packaging House Malang. Data yang di dapat dikumpulkan dengan metode pengamatan langsung, wawancara dan dokumentasi. Metode pemecahan masalah yang digunakan untuk menganalisis tujuan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan di AA Packaging House Malang pada sistem pengendalian internal penjualan adalah, bagian yang terkait penjualan adalah bagian penjualan, bagian produksi, bagian gudang dan bagian kas. Bagian penjualan bertanggungjawab melakukan otorisasi terhadap semua transaksi penjualan yang terjadi. Bagian produksi bertanggung jawab memproduksi barang sesuai keinginan pelanggan. Bagian gudang bertanggung jawab atas keluar masuknya barang jadi. Sedangkan bagian kas bertanggung jawab menerima pembayaran atas transaksi penjualan yang terjadi serta bertugas melakukan penyetoran kas ke Bank.
Model Perhitungan Harga Pokok Penjualan Usaha Dagang Barang Bekas
ABSTRAK Lestari, Yatik, Dwi. 2017. Model Perhitungan Harga Pokok Penjualan Usaha Dagang Barang Bekas. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sawitri Dwi Prastiti, S.E., M.Si., Ak. Kata Kunci: Harga pokok penjualan dan laporan laba rugi.Tugas akhir ini bertujuan untuk menghasilkan model perhitungan harga pokok penjualan serta menghasilkan perhitungan laba untuk setiap jenis persediaan barang bekas yaitu karton, buku dan kardus.Obyek kajian dalam penelitian ini adalah komponen dari harga pokok penjualan perusahaan. Subyek kajian dalam penelitian ini adalah usaha dagang barang bekas milik Bapak Lamsari berada di Jalan Mergan Lori Kelurahan Tanjung Kecamatan Sukun Kota Malang, Jawa Timur. Telah tersusun “Model Perhitungan Harga Pokok Penjualan Usaha Dagang Barang Bekas”.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok penjualan dan keuntungan yang diterima oleh pemilik usaha dagang barang bekas tidak sesuai dengan pengakuan yang telah diutarakan pemilik. Keuntungan yang diterima dari pemilik kurang maksimal karena dalam perhitungan harga pokok penjualan diakui secara perkiraan dari pemilik dan biaya-biaya yang terjadi baik pembelian maupun penjualan semua dibebankan oleh pemilik tanpa adanya pengalokasian biaya terlebih dahulu. Saran untuk usaha dagang barang bekas bapak Lamsari adalah diharapkan usaha dagang barang bekas ini melakukan evaluasi terhadap biaya-biaya yang terjadi selama pembelian maupun penjualan persediaan barang bekas, adanya pengalokasian pengeluaran biaya serta melakukan pembukuan atau pencatatan atas transaksi yang telah dilakukan untuk mempermudah dalam mengetahui keuntungan yang seharusnya diterima oleh pemilik
Analisis Pengukuran Kinerja Pemerintah Menggunakan Perspektif Balance Scorecard – Studi Kasus Pada Dinas Pertanian Kabupaten X di Jawa Timur
ABSTRAK Anita. 2017. Analisis Pengukuran Kinerja Pemerintah Menggunakan Perspektif Balance Scorecard – Studi Kasus Pada Dinas Pertanian Kabupaten X di Jawa Timur. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Satia Nur Maharani, S.E., M.Sa., Ak. Kata kunci : Pengukuran Kinerja, Pemerintah, Balance Scorecard Penelitian ini memfokuskan perhatian pada penerapan metode Balance Scorecard dalam menilai kinerja Dinas Pertanian Kabupaten X yang selama ini masih menggunakan LAKIP sebagai laporan kinerjanya. Pengukuran kinerja pemerintah dengan menggunakan LAKIP mulai mendapat kritik dikarenakan LAKIP tidak mampu mengukur aspek intangible seperti kepuasan pelanggan dan kepuasa npegawai. Balance Scorecard sebagai metode pengukura kinerja pemerintah memiliki empat perspekti yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimanakah metode Balance Scorecard menilai kinerja Dinas Pertanian Kabupaten X. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan realisasi anggaran, laporan keuangan, danlaporan kinerja dari Dinas Pertanian Kabupaten X tahun 2015-2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perspektif keuangan dapat dinilai baik. Hal tersebut dibuktikan dengan system perencanaan yang tertata mulai dari perencanaan anggaran, implementasi, evaluasi, serta pertumbuhan anggaran. Akan tetapi (2) penilaian pada aspek pelanggan masih kurang baik. Ditunjukkan dengan kurangnya control dari dinas terhadap penanganan keresahan petani, mulai dari sosialisasi kurang merata, distribusi hibah tidak tepat sasaran, serta kesulitan akses pupuk bersubsidi. (3) Pada aspek proses bisnis internal, ketersediaan sarana dan prasarana lengkap sehingga mendukung proses operasional. Namun, pada aspek proses inovasi terhadap pelayanan public masih kurang. Di lain hal, (4) perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dinilai baik dengan pegawai yang kompeten serta adanya dukungan motivasi. Pemanfaatan teknologi informasi dapat dioptimalkan akan tetapi pada aspek budaya organisasi masih kurang. Minimnya keterlibatan pegawai pada dinas menyebabkan terhambatnya proses inovasi terhadap pelayanan. Hal tersebut, tentunya akan memengaruhi kinerja pemerintah sehingga masyarakat merasa tidak puas. Selain itu, juga akan memengaruhi terciptanya budaya organisasi sebagai keunggulannya
Pengaruh Multimedia Interaktif Berbasis Aplikasi Android Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi Perusahaan Dagang di SMK Negeri 1 Malang
ABSTRAK Rendahnya motivasi belajar tentu akan berpengaruh pada perolehan hasil belajar siswa. Salah satu pendorong motivasi siswa adalah penggunaan media dalam pembelajaran yang dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap perolehan hasil belajar yang optimal melalui peningkatan motivasi.Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di beberapa SMK di Kota Malang, peneliti menemukan permasalahan dalam proses pembelajaran berupa penggunaan media pembelajaran yang masih sangat umum seperti Power Point dengan tampilan monoton yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar siswa dan berimbas pada rendahnya hasil belajar mereka. Penelitian ini menggunakan produk yang telah dikembangkan oleh peneliti terdahulu, Risandi (2016) yaitu multimedia interaktif berbasis aplikasi android yang bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh multimedia interaktif berbasis aplikasi android terhadap hasil belajar siswa, (2) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa, (3) interaksi antara multimedia interaktif berbasis aplikasi android dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa.Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen desain faktorial 2x2. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas XI Paket Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Malang yang berjumlah 123 siswa, dengan sampel yang diteliti berjumlah 60 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan tes yang terdiri dari pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan uji two way ANOVA berbantuan program SPSS 21.0 for Windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara multimedia interaktif berbasis aplikasi android dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi perusahaan dagang dengan nilai signifikansi 0,029 < 0,05. Multimedia interaktif berbasis aplikasi android lebih berhasil meningkatkan hasil belajar siswa yang memiliki motivasi tinggi dibandingkan dengan siswa yang memiliki motivasi rendah. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah: (1) siswa lebih mengoptimalkan fasilitas belajar yang mereka miliki untuk kegiatan pembelajaran, (2) multimedia interaktif berbasis aplikasi android dapat dijadikan alternatif oleh guru untuk menarik minat siswa dalam belajar, (3) sekolah dapat menggunakan multimedia interaktif berbasis aplikasi android sebagai pertimbangan untuk mengoptimalkan sarana dan prasarana sekolah, dan (4) peneliti selanjutnya mengembangkan materi dan sampel yang lebih luas
Pengembangan E-Modul Akuntansi Perusahaan Jasa Berbasis Problem Based Learning di SMKN 1 Turen Kabupaten Malang
ABSTRAK Khamila, ArumNur. 2017. Pengembangan E-ModulAkuntansi Perusahaan Jasa Berbasis Problem Based Learning di SMK Negeri 1 TurenKabupaten Malang. Skripsi, JurusanAkuntansi, FakultasEkonomi, Malang. Pembimbing Dr. Suparti,M.P. Kata kunci : E-Modul, Problem Based Learning, Akuntansi Perusahaan JasaPerkembangan dalam dunia pendidikan di Indonesia dapa tditandai dengan perubahan kurikulum yang terjadi. Dalam implementasi kurikulum 2013 guru harus siap menjadi fasilitator pembelajaran yang mendorong dan mengembangkan keaktifan siswa. Salah satupem belajaran yang mampu mengimplementasikan kurikulum 2013 adalah Problem Based Learning. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMKN 1 Turen menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran masih menggunakan bahan ajar tercetak. Di SMKN 1 Turen juga memiliki fasilitas yang memadai untuk melakukan pembelajaran dengan berbasis IT. Dengan permasalahan yang ada produk yang akan dikembangkan berupa modul elektronik dengan pemberian muatan Problem Based Learning dapat mengantarkan siswa untuk bisa berfikir secara mandiri dengan permasalahan yang telah diberikan. Materi pokok yang termuat dalam E-Modul adalah Laporan keuangan perusahaan jasa untukkelas X Akuntansi.Model penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam pengembangan e-modul ini merupakan model penelitian dan pengembangan yang diadaptasi dari Borg & Gall yang telah dimodifikasi menjadi tujuh tahapan yang digunakan. Instrument pengumpulan data yang digunakan berupa instrument angket dengan skala likert. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif yang diperoleh dari angket dan data kualitatif yang diperoleh dari saran dankomentar para validator. Hasilvalidasi oleh ahli materi menunjukkan persentase sebesar 70,4%. Hasilvalidasi oleh ahli media dengan persentase sebesar 100%. Dan yang terakhir hasil dari pengguna terbatas siswa menunjukkan persentase sebesar 88,6%. Rata-rata yang dapat diperoleh dari kedua validator dan kedua pengguna terbatas diperoleh persentase sebesar 86,3%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul elektronik pembelajaran akuntansi dengan berbasis Problem Based Learnig ini memiliki kriteria valid dan layak digunakan. Saran dan komentar yang diperoleh dari validasi yang dilakukan oleh ahli media dan ahli materi dapat disimpulkan bahwa modulelektronik akuntansi berbasis Problem Based Learning valid dan layak digunakan dengan saran yang diberikanoleh validator materi yaitu (1) penggunaan kalimati nstruksi pada soal praktik mohon diperbaiki, (2) Tingkat kesulitan soal praktik disusun dari level mudah, sedang dansulit. Sedangkan saran yang diberikan oleh validator media yaitu (1) secara umum valid dan dapat digunakan untuk uji coba penelitian berikutnya. (2) Pdf bisa diperkecil agar animasi berjalan lebih lancar
ANALISIS SISTEM DAN PENGENDALIAN INTERNAL PEMBERIAN KREDIT PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM ARTHA AGUNG ABADI KOTA BLITAR
ABSTRAK Dewasa ini lembaga keuangan memegang peran penting dalam perekonomian. Dengan adanya perkembangan di bidang ekonomi ini, diperlukan adanya lembaga penyedia modal. Salah satu lembaga penyedia modal dalam bentuk usaha penyedia dana adalah Koperasi Simpan Pinjam. Sebagai perusahaan penyalur kredit kepada nasabah terkadang mengalami kesulitan yaitu adanya kredit macet, tak terkecuali pada Koperasi Simpan Pinjam Artha Agung Abadi Kota Blitar. Untuk mengurangi faktor-faktor yang dapat menyebabkan kredit macet atau bermasalah maka diperlukan adanya sistem dan pengendalian internal yang baik.Tujuan penelitian Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui sistem dan pengendalian internal yang dilakukan Artha Agung Abadi. Batasan masalah penelitian ini mencakup pelaksanaan sistem pemberian kredit dan pengendalian internal KSP Artha Agung Abadi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara langsung dengan pengurus KSP Artha Agung Abadi, observasi dengan mengamati langsung di kantor KSP Artha Agung Abadi, studi pustaka yaitu pengumpulan data dari berbagai sumber literatur dan buku yang berhubungan dengan sistem dan pengendalian internal pemberian kredit. Metode pembahasan yang digunakan adalah deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, KSP Artha Agung Abadi sudah melakukan prosedur pemberian kredit. Namun masih ada kelemahan dalam penerapannya, yaitu masih ada perangkapan tugas pada bagian kasir dan manajer. Untuk meminimalisir terjadinya kredit macet atau bermasalah, hendaknya koperasi menunjuk atau menambah karyawan baru pada bagian administrasi kredit dan analisis kredit. Pengendalian internalnya perlu ditingkatkan dengan menerapkan pemantauan atau pemeriksaan mendadak terhadap kegiatan-kegiatan pokok koperasi, hal ini akan mendorong karyawan melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Sehingga jika karyawan tidak menjalankan prosedur yang ditetapkan, pimpinan bisa menegurnya secara langsung
Telaah Atas Kredit Macet Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) (Studi Kasus pada PT Semen Indonesia (Persero), Tbk.)
ABSTRAK Laili. 2017. Telaah Atas Kredit Macet pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) (Studi Kasus PT Semen Indonesia (Persero), Tbk.). Skripsi. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hj. Puji Handayati, S.E., MM., Ak., CA, CMA, CIBA, CSRA. Kata Kunci: Kredit Macet, PKBL, Mitra Binaan.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wacana mengenai paradigma kritis atas penyebab terjadinya kredit macet Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Semen Indonesia (Persero), Tbk. Implementasi atas PKBL BUMN mengubah pola paradigma perusahaan dari shareholder orientation menjadi stakeholder orientation. Perubahan tersebut bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekitar perusahaan serta meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat dan investor. Namun, pada penerapannya PKBL PT Semen Indonesia (Persero), Tbk. mengalami kendala pada pengelolaan kredit PKBL yang berimbas pada tingginya kredit macet PKBL yaitu sebesar 41% dengan jumlah 3.879 Mitra Binaan yang mengalami kredit macet. Upaya pemulihan pun telah dilaksanakan, namun pergerakan kredit macet tidak menunjukkan penurunan.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Teori stakeholder digunakan sebagai teori atas tindakan yang dilakukan oleh manajemen, sementara konsep mental accounting ditekankan untuk pengambilan keputusan pengajuan kredit oleh calon Mitra Binaan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara kepada pihak Direksi PKBL PT Semen Indonesia (Persero), Tbk., Staff PK PT Semen Indonesia (Persero), Tbk., dan Mitra Binaan yang mengalami kredit macet. Observasi lapangan dan telaah dokumen pun ditempuh guna memperkuat data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab kredit macet PKBL PT Semen Indonesia (Persero), Tbk. yaitu: (1) Proses penyeleksian calon Mitra Binaan yang tidak mematuhi prinsip pengkreditan 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition); (2) Pemanfaatan dana PKBL yang tidak tepat sasaran; (3) Mitra Binaan mengalami penipuan usaha oleh rekan kerja; dan (4) Tenaga kerja penagihan PK PT Semen Indonesia (Persero), Tbk. tidak professional
Sistem Akuntansi Piutang pada Koperasi Simpan Pinjam Senang Hati Sejahtera
ABSTRAK Sistem akuntansi piutang adalah sistem yang menangani transaksi-transaksi terkait dengan piutang. Piutang dalam laporan posisi keuangan merupakan komponen penting untuk mengetahui tingkat kinerja koperasi serta modal kerja yang diharapkan dapat memperoleh tambahan penghasilan. Maka perlu adanya manajemen yang baik dalam pengelolaannya agar tidak menimbulkan resiko yang merugikan koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem akuntansi piutang pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Senang Hati Sejahtera yang ada di wilayah Kalipare meliputi apa saja fungsi terkait, dokumen yang digunakan, catatan akuntansi serta bagaimana pengendalian intern terhadap piutang.Obyek penelitian yaitu fungsi terkait, dokumen, catatan akuntansi, prosedur yang membentuk sistem akuntansi piutang, dan pengendalian internal sistem akuntansi piutang. Metode pengumpulan data pada tugas ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif yaitu analisis diuraikan dalam bentuk pernyataan dan uraian. Hasil dari penelitian ini adalah sistem akuntansi piutang pada KSP Senang Hati Sejahtera sudah cukup baik karena ada pemisahan tugas antara bagian kredit dengan bagian kas serta telah menggunakan dokumen sesuai prosedur. Namun terdapat kelemahan pada catatan akuntansi yang digunakan tidak sesuai ketentuan dalam menyusun laporan keuangan dan adanya perangkapan fungsi kas dengan fungsi akuntansi. Untuk itu perlu adanya perbaikan pengendalian intern terhadap sistem akuntansi piutang agar tidak terjadi resiko serta koperasi bisa lebih maju untuk kedepannya
Analisis Kinerja Keuangan Pada Koperasi Wanita Tirto Agung Kabupaten Blitar Tahun 2015-2016
ABSTRAK Arretha Irka, Verdiana 2017. Analisis Kinerja Keuangan Pada Koperasi Wanita Tirto Agung Kabupaten Blitar. Tugas Akhir Program Studi Diploma IIIAkuntansi Fakultas Ekonomi . Universitas Negeri Malang . Pembimbing Dr. Dodik Juliardi, S.E., M.M., Ak Kata Kunci : Analisis, Kinerja KeuanganDidalam undang – undang perkoperasian no.25 Tahun 1992 dengan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat . Agar mencapai tujuan diperlukan kinerja keuangan yang baik . Analisis kinerja keuangan dapat memberikan informasi yang menyeluruh tentang dasar penilaian kerja .Penulisan karya tulis bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Koperasi Wanita Tirto Agung dan untuk mengetahui perkembangan serta kemajuan Koperasi Wanita Tirto Agung dari analisis keuangan dalam setiap periodenya .(1) Kinerja keuangan berdasarkan Rasio Solvabilitas ditinjau dari total kewajiban dengan total aset dan rasio total kewajiban dengan modal/ekuitas. (2) Kinerja keuangan berdasarkan Rasio Likuiditas Koperasi Wanita Tirto Agung. (3) Kinerja keuangan berdasarkan Rasio Profitabilitas ditinjau dari Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) Koperasi Wanita Tirto Agung,Metode pemecahan masalah yang digunakan yaitu : Rasio Likuiditas , Rasio Solvabilitas dan Rasio Profitabilitas . Analisis Rasio yang membandingkan angka-angka untuk mengetahui posisi keuangan suatu perusahaan serta menilai kinerja manajemen pada periode tertentu .Data angka yang digunakan terdiri dari Neraca dan Laporan Laba Rugi dilakukan penelitian dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara observasi , studi kepustakan , studi lapangan dan dokumentasi . Hasil penelitian ini adalah : (1) Rasio Solvbilitas pada tahun 2015-2016 rasio total kewajiban dengan total aset sebesar 57,44% dan 48,20% sedangkan Rasio kewajiban dengan modal/ekuitas sebesar 135% dan 88,16% dengan penilaian Cukup Baik dan Baik. (2) Rasio Likuiditas pada tahun 2015-2016 sebesar 364,36% dan 364,36 % dengan penilaian Buruk .(3) Rasio Profitabilitas pada tahun 2015-2016 berdasarkan Return on Asset (ROA) sebesar 7,21% dan 8,19% dengan penilaian Baik , sedangkan Return on Equity (ROE) sebesar 16,67% dan 15,07 dengan penilaian Sangat Baik