Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
345 research outputs found
Sort by
Sistem Akuntansi Piutang pada Koperasi Simpan Pinjam Senang Hati Sejahtera
ABSTRAK Sistem akuntansi piutang adalah sistem yang menangani transaksi-transaksi terkait dengan piutang. Piutang dalam laporan posisi keuangan merupakan komponen penting untuk mengetahui tingkat kinerja koperasi serta modal kerja yang diharapkan dapat memperoleh tambahan penghasilan. Maka perlu adanya manajemen yang baik dalam pengelolaannya agar tidak menimbulkan resiko yang merugikan koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem akuntansi piutang pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Senang Hati Sejahtera yang ada di wilayah Kalipare meliputi apa saja fungsi terkait, dokumen yang digunakan, catatan akuntansi serta bagaimana pengendalian intern terhadap piutang.Obyek penelitian yaitu fungsi terkait, dokumen, catatan akuntansi, prosedur yang membentuk sistem akuntansi piutang, dan pengendalian internal sistem akuntansi piutang. Metode pengumpulan data pada tugas ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif yaitu analisis diuraikan dalam bentuk pernyataan dan uraian. Hasil dari penelitian ini adalah sistem akuntansi piutang pada KSP Senang Hati Sejahtera sudah cukup baik karena ada pemisahan tugas antara bagian kredit dengan bagian kas serta telah menggunakan dokumen sesuai prosedur. Namun terdapat kelemahan pada catatan akuntansi yang digunakan tidak sesuai ketentuan dalam menyusun laporan keuangan dan adanya perangkapan fungsi kas dengan fungsi akuntansi. Untuk itu perlu adanya perbaikan pengendalian intern terhadap sistem akuntansi piutang agar tidak terjadi resiko serta koperasi bisa lebih maju untuk kedepannya
Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam Pelaporan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2011-2014 di KPP Pratama Pasuruan
ABSTRACT Octafia, Fany. 2016. Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Pelaporan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2011-2014 di KPP Pratama Pasuruan. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sulastri, S.Pd., M.SAKata Kunci: SPT Tahunan, Tingkat Kepatuhan, PPhSistem self assessment yang diterapkan di Indonesia memberikan kewenangan dan kepercayaan penuh kepada Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, salah satunya ialah kewajiban pelaporan SPT Tahunan khususnya SPT Tahunan Orang Pribadi. Keberhasilan dari sistem ini umumnya ditunjang dengan tingkat kepatuhan yang tinggi dari Wajib Pajak. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam pelaporan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2011-2014 di KPP Pratama Pasuruan (2) mengevaluasi upaya yang dilakukan KPP Pratama Pasuruan untuk meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam pelaporan SPT Tahunan PPh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah wawancara dan dokumentasi. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah dengan cara membandingkan antara jumlah SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2011-2014 yang diterima dengan jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi terdaftar wajib SPT Tahunan 2011-2014 di KPP Pratama Pasuruan dan mengevaluasi upaya yang dilakukan KPP Pratama Pasuruan dalam meningkatkan kepatuhan pelaporan SPT Tahunan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam pelaporan SPT Tahunan PPh di KPP Pratama Pasuruan Tahun Pajak 2011-2014 adalah 57.68%, 60.03%, 63.48% dan 70.53% yang menunjukkan bahwa terjadi peningkatan setiap tahunnya, (2) Kendala yang dihadapi KPP Pratama Pasuruan terkait dengan kepatuhan Wajib Pajak yaitu terbatasnya SDM di KPP Pratama Pasuruan, adanya Wajib Pajak yang kurang teliti/ kurang paham mengenai pelaporan SPT Tahunan PPh, ada Wajib Pajak yang enggan serta terlambat/ tidak melaporkan SPT Tahunan (3) Upaya yang dilakukan KPP Pratama Pasuruan untuk meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi yaitu memberikan edukasi dan penyuluhan perpajakan, melakukan sosialisasi pada Wajib Pajak, pengadaan e-filling dan pos pelayanan pajak, memberikan surat himbauan dan sanski perpajakan. Saran penelitan ini ialah diadakannya penambahan jumlah petugas pajak sehingga pengawasan dapat dilakukan dengan maksimal, ditingkatnya penyuluhan terhadap wajib pajak baru serta sosialisasi, meningkatkan kinerja ekstensifikasi dengan memaksimalkan penjaringan Wajib Pajak baru yang bergerak dibidang bisnis online dan peningkatan fasilitas pelayanan oleh fiskus
Pengembangan Modul Berbasis Scientific Approach Untuk Mata Pelajaran Di SMK
ABSTRACT Prayitno, Eko Laksono. 2016. Pengembangan Modul Berbasis Scientific Approach Untuk Mata Pelajaran Di SMK. Skripsi, Jurusan Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Sriyani Mentari, S.Pd, M.M. (2) Dr. H. Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd, M.Si. Ak, CA. Kata Kunci: Modul, Scientific Approach Perpajakan merupakan salah satu mata pelajaran produktif yang ada di Sekolah Menengah Kejuruan khususnya untuk jurusan akuntansi di SMK Karya Wates Kediri. Bahan ajar yang digunakan di SMK Karya Wates Kediri sulit diakses oleh siswa dan kurang sesuai dengan kurikulum yang diterapkan di sekolah. Bahan ajar yang yang diperlukan harus sesuai dengan kebutuhan siswa dan kurikulum yang diterapkan di sekolah tersebut. Fokus penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar perpajakan berupa modul pajak berbasis scientific approach guna menunjang kegiatan pembelajaran di kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa modul perpajakan. Dengan adanya modul diharapkan dapat meningkatkan efektifitas belajar siswa, dikatakan efektif apabila minat dan motivasi belajar siswa meningkat atau hasil belajar siswa juga meningkat. Selain itu, dengan adanya modul ini diharapkan dapat membantu siswa untuk belajar secara mandiri. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yang menggunakan metode penelitian Borg & Gall. Dalam penelitian ini, meliputi :Penelitian, pengumpulan data dan perencanaan. Pengembangan draft produk. Uji coba lapangan awal. Merevisi hasil uji coba. Penyempurnaan hasil uji coba. Penyempurnaan produk akhir. Berdasarkan hasil analisis keseluruhan validasi diperoleh rata-rata presentase secara keseluruhan sebesar 87,27%, rata-rata tersebut diperoleh dari hasil validasi ahli materi sebesar 83,54%, ahli desain modul sebesar 90,20%, pengguna guru sebesar 87,96%, dan pengguna siswa sebesar 87,38% sehingga dapat disimpulkan bahwa modul perpajakan valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar perpajakan dalam kegiatan pembelajaran. Diharapkan hasil pengembangan ini dapat membantu siswa agar memiliki bahan ajar dalam menunjang proses belajar siswa yaitu modul perpajakan yang akan membantu tercapainya salah satu tujuan pembelajaran, diharapkan modul perpajakan yang dikembangkan dapat digunakan oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran dikelas, untuk hasil akhir produk berupa modul perlu dilakukan diseminasi dengan melakukan penelitian lebih lanjut dan memperluas materi agar lebih lengkap sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa sehingga modul perpajakan akan lebih layak digunakan dan disebarluaskan dalam skala yang lebih luas yaitu di sekolah-sekolah lain yang membutuhkan bahan ajar.
EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN PAJAK RESTORAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN PASURUAN
ABSTRACT EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN PAJAK RESTORAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN PASURUAN Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi pemungutan pajak restoran yang sudah dilakukan DPKD Kabupaten Pasuruan. Pada akhir penelitian ini berisi tentang perbandingan Antara prosedur pemungutan pajak yang sesuai dengan aturan dengan praktek lapangan. Dari penelitian ini dapat diketahui optimalisasi pendapatan juga ketahanan yang dihadapi oleh DPKD Kabupaten Pasuruan dan juga untuk mengetahui solusi untuk menghadapi masalah yang terjadi. Usaha untuk memenuhi tujuan, penulis melakukan perbandingan antara prosedur pemungutan pajak yang sesuai dengan Perda No. 21 Tahun 2011 dengan pemungutan pajak di lapangan. Teknik pengumpulan data dengan mempelajari bibiliograf dan dokumen yang didapatkan dari lokasi penelitian. Disamping itu, data juga digunakan untuk memperoleh hasil dari wawancara dengan pegawai pemungutan pajak secara kekeluargaan. Dengan membandingkan indikasi di atas, menunjukkan bahwa prosedur pemungutan pajak restoran ada perbedaan dan masalah yang dihasilkannya belum maksimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dalam pemungutan di lapangan belum sesuai dengan Perda No. 21 Tahun 2011 hal ini disebabkan karena kurang sadarnya wajib pajak akan pentingnya pajak pada suatu daerah berkembang. Dari penelitian ini, penulis berharap dapat memberi kritik dan saran untuk DPKD Kabupaten Pasuruan dan berharap pemungutan dapat lebih optimal dengan baik dan benar sehingga dapat meningkatkan jumlah penghasilan
Evaluasi Sistem Akuntansi Penggajian pada CV. Elang Multi Emas
ABSTRACT Fauziah, Ariesta, Sindy. 2016. Evaluasi Sistem Akuntansi Penggajian pada CV. Elang Multi Emas. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Dodik Juliardi , S.E, M.M, Ak.,.Kata Kunci: Akuntansi, Evaluasi Sistem Akuntansi Penggajian, CV. Elang Multi EmasPerusahaan didirikan umumnya bertujuan untuk memperoleh laba. Disamping itu juga bertujuan untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan dengan baik agar perusahaan dapat berkembang sesuai dengan kegiatan yang dijalankan pada waktu yang akan datang. Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu aset perusahaan yang cukup penting dalam menggerakkan roda organisasi dan perekonomian dalam mewujudkan misi dan visi perusahaan. Sumber Daya Manusia (SDM) perlu dikelola dengan baik agar dapat membantu mencapai dan mewujudkan tujuan perusahaan yang diharapkan. Salah satu sistem yang sangat erat kaitannya dengan kinerja dan kualitas SDM dalam perusahaan adalah sistem penggajian. Sistem penggajian merupakan fungsi penting yang menjadi tanggung jawab manajemen SDM karena gaji merupakan kembalian atas kontribusi para pegawai atau karyawan atas jasa nya untuk perusahaan.Penulisan karya tulis ini bertujuan mengetahui sistem akuntansi penggajian pada CV. Elang Multi Emas dan evaluasi terhadap sistem akuntansi penggajiannya. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif. Data yang digunakan adalah data laporan sistem akuntansi penggajian pada perusahaan tersebut. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara wawancara dan dokumentasi.Hasil dari penelitian ini memberikan kesimpulan sebagai berikut, Terdapat dua sistem penggajian pada CV. Elang Multi Emas yaitu, sistem penggajian untuk karyawan tetap dan sistem penggajian untuk karyawan non tetap. Sistem penggajian pada CV. Elang Multi Emas masih banyak yang harus diperbaiki, seperti absensi karyawan yang masih belum ada, kedisplinan karyawan akan jam kerja perusahaan harus lebih ditingkatkan, sistem pembukuan atau pencatatan akuntansi dan keuangannya masih sangat sederhana yaitu masih menggunakan jurnal umum saja, otorisasi yang lemah, kurangnya penggunaan dokumen – dokumen untuk memudahkan dalam pencatatan atau pembukuan, lemahnya budaya kerja perusahaan untuk meningkatkan motivasi karyawan, lemahnya sistem pemisahan kerja pada tiap bagian kerja, serta lemahnya sistem pengendalian internal perusahaan
Penerapan Good Corporate Governance pada Kantor Pos Blitar
Kantor Pos Blitar sebagai bagian dari PT Pos Indonesia (Persero) diwajibkan untuk menerapkan aspek Good Corporate Governance untuk mendorong pengelolaan perusahaan secara profesional, transparan, efektif dan efisien. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Good Corporate Governance pada Kantor Pos Blitar. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode pengumpulan data dari Tugas Akhir ini adalah kualitatif yang berupa data primer dan sekunder untuk mendapatkan arsip perusahaan. Dari hasil pengamatan Tugas Akhir ini, didapat kesimpulan bahwa penerapan Good Corporate Governance yang terdiri atas transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, kemandirian dan kewajaran di Kantor Pos Blitar sudah sesuai dengan ketentuan dari Komite Nasional Kebijakan Governance tahun 2006. Berdasarkan hasil pengamatan, disarankan kepada Kantor Pos Blitar untuk melaksanakan Good Corporate Governance lebih efektif dan efisien sehingga dapat memotivasi seluruh bagian untuk bekerja lebih baik lagi sehingga dapat selaras dengan tujuan dari PT Pos Indonesia (Persero).
Analisis Perhitungan Pemungutan Pajak Reklame Di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang
ABSTRACT Analisis Perhitungan Pemungutan Pajak Reklame Di Dinas Pendapatan Daerah Kota MalangSejak diberlakukannya otonomi daerah, setiap daerah berusaha mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan daerah untuk pembiayaan pembangunan daerah. Salah satu sumber penerimaan di Kota Malang adalah pajak daerah. Pajak daerah yang ada di Kota Malang terdiri dari beberapa jenis pajak. Salah satu jenis pajak daerah yang memiliki banyak klasifikasi dalam perhitungan pajak adalah pajak reklame.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai strategis reklame berdasarkan klasifikasi yang dinilai oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang, mengetahui cara perhitungan pajak reklame di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang dan mengetahui sumber masalah dalam proses perhitungan pajak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dari pengamatan atas dokumen yang diperoleh dari tempat penelitian dan wawancara yang dilakukan dengan petugas Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang yang menangani perhitungan pajak reklame. Setelah dilakukan penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa nilai strategis berdasarkan klasifikasi yang dinilai oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang terdapat perbedaan dengan nilai strategis berdasarkan klasifikasi menurut Peraturan Daerah No. 16 Tahun 2010 Kota Malang. Sehubungan dengan hal ini, diharapkan Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang lebih tepat dalam menilai reklame dengan kondisi dan situasi tempat reklame diselenggarakan
Analisis Kinerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Probolinggo Menggunakan Balance Scorecard i ABSTRAK Marga, Megannita, Ayu. 2016. Analisis Kinerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Probolinggo Menggunakan Balance Scorecard
ABSTRACT Analisis Kinerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Probolinggo Menggunakan Balance Scorecard i ABSTRAK Marga, Megannita, Ayu. 2016. Analisis Kinerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Probolinggo Menggunakan Balance Scorecard Balance Scorecard diciptakan untuk mengukur kinerja dalam sebuah perusahaan maupun instansi agar berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang ditargetkan. Dengan adanya suatu pengukuran Balance Scorecard yang baik maka diharapkan akan meningkatkan kinerja serta menambah nilai positif untuk Kantor Pelayanan Pajak itu sendiri. Mengingat pengukuran kinerja sangat penting untuk suatu instansi maka pengukuran tersebut harus dilakukan dengan baik sehingga akan memberikan pelayanan yang baik bagi pegawai maupun untuk pelanggan. Metode pemecahan masalah yang dilakukan dengan cara menganalisis kinerja pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Probolinggo. Memberikan solusi untuk hasil analisis yang ditemukan pada kinerja Kantor Pelayanan Pajak Probolinggo. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dan informasi adalah observasi, interview, dan metode pustaka. Interview dilakukan kepada penanggung jawab bagian informasi dan data. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa adanya sasaran startegis yang kurang berjalan secara optimal yaitu penerimaan pajak yang berada dibawah target. Hal ini disebabkan karena PTKP yang tinggi. Pemeriksaan SPT yang kurang optimal dikarenakan banyaknya SPT yang diperiksa dan banyaknya wajib pajak yang bermasalah sehingga pegawai tidak bisa memeriksa kondisi wajib pajak sebenarnya. Kesimpulan penulisan Tugas Akhir ini yaitu meskipun ada beberapa sasaran strategis kurang berjalan dengan optimal bukan berarti kinerja pada Kantor Pelayanan Pajak Probolinggo juga buruk tetapi bagaimana pegawai meningkatkan hal tersebut. Sehingga saran mengenai hasil pembahasan Tugas Akhir ini adalah dilakukan pengarahan kepada pegawai sehingga akan meningkatkan kinerja tersebut.
EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN PAJAK RESTORAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN PASURUAN
ABSTRAK Canggih, Era Dwi . 2015 . Efektivitas Pemungutan Pajak Restoran Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi Program Diploma III Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. H. Eka Ananta Sidharta S.E, M.M, Ak. CA Kata Kunci: Efektivitas Pemungutan Pajak Restoran, Pajak Restoran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi pemungutan pajak restoran yang sudah dilakukan DPKD Kabupaten Pasuruan. Pada akhir penelitian ini berisi tentang perbandingan antara prosedur pemungutan pajak yang sesuai dengan aturan dengan praktek lapangan. Dari penelitian ini dapat diketahui optimalisasi pendapatan juga ketahanan yang dihadapi oleh DPKD Kabupaten Pasuruan dan juga untuk mengetahui solusi untuk menghadapi masalah yang terjadi. Usaha untuk memenuhi tujuan, penulis melakukan perbandingan antara prosedur pemungutan pajak yang sesuai dengan Perda No. 21 Tahun 2011 dengan pemungutan pajak di lapangan. Teknik pengumpulan data dengan mempelajari bibiliograf dan dokumen yang didapatkan dari lokasi penelitian. Disampingitu, data juga digunakan untuk memperoleh hasil dari wawancara dengan pegawai pemungutan pajak secara kekeluargaan. Dengan membandingkan indikasi di atas, menunjukkan bahwa prosedur pemungutan pajakrestoran ada perbedaan dan masalah yang dihasilkannya belum maksimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dalam pemungutan di lapangan belum sesuai dengan Perda No. 21 Tahun 2011 hal ini disebabkan karena kurang sadarnya wajib pajak akan pentingnya pajak pada suatu daerah berkembang. Dari penelitianini, penulis berharap dapat member kritik dan saran untuk DPKD Kabupaten Pasuruan dan berharap pemungutan dapat lebih optimal dengan baik dan benar sehingga dapat meningkatkan jumlah penghasilan. ABSTRACK Canggih, Era Dwi . 2015 . The effectiveness ofTax CollectionRestaurantTo IncreaseLocal Revenue inPasuruan Regency. Final Paper for Diploma III at Department of Accounting, Faculty of Economics State University of Malang. Advisor: Dr. Eka Ananta S, S.E, M.M.,Ak., CA Kata Kunci: Efektivitas RestaurantTax Collection, Restaurant Tax. The purpose of this research is to evaluating collection restaurant tax is done by DPKD sub-province Pasuruan. In this final duty containing about comparison between tax collection procedure pursuant to rules and regulation with field practice. From this research can knowable optimalisation earning also know the resistence faced by DPKD sub-province Pasuruan and also toknow the solution in face of constrain that happed. In the effort to reach target, the writer do comparison between tax collection procedure pursuant Perda No. 21 Tahun 2011 with tax collection field. Technique of data collecting used by bibliography and document obtained from research location. Beside that, data also obtained from interview with the tax collector officer which is related to research. By doing comparison of above indicating that in procedure of restaurant imposition of there are difference and problem resulting its imposition not yet maximal. From this research is expected by collection execution restaurant tax can more optimal again. The conclusion of this research arethat in collection execution not yet as according to Perda No. 21 Tahun 2011. The mentioned because of less conscious taxpayer about in importance tax in area development. From this research is expected can give a consideration and input to DPKD province Pasuruan and expected by a collection earn more optimal again with the good and correctness collection system will improve the original earnings of area
Pengaruh Fee Audit, Tekanan Anggaran Waktu, dan Tindakan Supervisi terhadap Perilaku Disfungsional Auditor
ABSTRAK Mentari, Sri Kencana. 2016. Pengaruh Fee Audit, Tekanan Anggaran Waktu, dan Tindakan Supervisi terhadap Perilaku Disfungsional Auditor (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik kota Malang). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Eka Ananta Sidharta, S.E., C.A, (2) Nujmatul L, S.Pd, M.SA. Kata Kunci: Fee Audit, Tekanan Anggaran Waktu, Tindakan Supervisi, Perilaku Disfungsional Auditor Berdasarkan standar audit, Sumber Daya Manusia (SDM) memegang peranan penting dalam praktik audit. Auditor dituntut untuk memiliki independensi, bersikap profesional dan memberikan tindakan supervisi yang tepat jika memerlukan asisten dalam pekerjaannya, namun tidak dapat dipungkiri auditor juga harus memperhatikan keinginan klien dan kantor akuntan publik yang menaungi. Adanya kompetisi pasar audit serta tekanan KAP dan klien berpotensi mempengaruhi perilaku auditor. Tekanan yang dimaksud adalah tekanan yang diberikan KAP untuk memberikan pelayanan maksimal pada klien, dan padatnya anggaran waktu yang diberikan KAP pada auditor dalam melaksanakan audit perusahaan klien. Tekanan tersebut akan menjadi kontra pada diri auditor ketika auditor tidak mendapatkan imbalan finansial yang semestinya dan tidak mendapat arahan yang baik selama pelaksanaan prosedur audit. Hal ini dapat menciptakan ketegangan atau konflik dalam diri auditor yang mengarah pada perilaku disfungsional. Jika auditor tidak melakukan tindakan sesuai Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP), maka akan menimbulkan penurunan kualitas hasil audit dan dapat menyesatkan pengguna laporan tersebut. Beberapa faktor yang diindikasi berpengaruh terhadap perilaku disfungsional auditor yaitu fee audit, tekanan anggaran waktu, dan tindakan supervisi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh fee audit, tekanan anggaran waktu, dan tindakan supervisi terhadap perilaku disfungsional auditor. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di KAP kota Malang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan cara menyebar kuisioner (angket) kepada auditor yang bekerja di KAP kota Malang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi berganda dengan program Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 21.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) fee audit tidak berpengaruh negatif signifikan terhadap perilaku disfungsional auditor, (2) tekanan anggaran waktu berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku disfungsional auditor, dan (3) tindakan supervisi tidak berpengaruh negatif signifikan terhadap perilaku disfungsional auditor. Selain itu, berdasarkan Adjusted R square variabel fee audit, tekanan anggaran waktu dan tindakan supervisi mampu menerangkan variabel perilaku disfungsional auditor sebesar 13,4%, sedangkan 86,6% dijelaskan oleh variabel-variabel lain di luar variabel yang diteliti dalam penelitian ini. ABSTRACT Mentari, Sri Kencana. 2016. The Influence of Audit Fee, Time Budget Pressure, and Supervisory Action toward Dysfunctional Audit Behavior (Emphirical Studies at Accountant Public Office of Malang City). Thesis, Department of accountancy, Faculty of Economic, State University of Malang. Supervisor (1) Dr. Eka Ananta Sidharta, S.E., C.A, (2) Nujmatul L, S.Pd, M.SA. Keywords: Audit Fee, Time Budget Pressure, Supervisory Action, Dysfunctional Audit Behavior. Based on audit standard, human resources (SDM ) handle important part in audit practice. Auditor are demanded to have independence, professional and give measure supervision exactly if need assistant in their job,but can not denied auditor have to attend client desire and accountant public office which shelter. The existence of audit market competition include KAP pressure and client have capability influence audit behavior. The meanings of measure is pressure that given by KAP to give maximal treatment to the client and solid budget of time that given KAP to auditor in doing client company audit. That pressure will be a contra to auditor self don’t get financial repayment certainly and don’t get good directive along realization audit procedure. This condition can create tension or conflict in auditor self aim at dysfunctional behavior. If auditor not do measure based on publict accountant professional standard (SPAP), so, it will cause decline quality the result of audit and can mislead of using that. Several factor that indication has influence for dysfunctional audit behavior are audit fee, time budget pressure, and supervisory action. This research has purpose to examine influence audit fee, time budget pressure and supervisory action toward dysfuctional audit behavior. Population in this reserach is auditor who work in KAP Malang city. Technic of collecting data in this research is by distribution questionnaire( inquiry) to the auditor who work in KAP Malang city. Data analysis conduct by using doubled regression with program Statistical Package for Social Science (SPSS) version 21.0. The result in this research shows that (1) audit fee not influence significance negative for measure of dysfunctional audit behavior, (2) time budget pressure influence significance positive for measure dysfuctional audit behavior and (3) supervisory action not influence significance negative for dysfuctional audit behavior. Beside that,based on Adjusted R square audit fee, time budget pressure,and supervisory action able to clarify dysfuctional audit behavior measure variable 13,4%, meanwhile 86,6% explained by other variables outside variable that are researched in this research