Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
    345 research outputs found

    PERANCANGAN MODEL LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) VANZ COFFEE

    No full text
    ABSTRAK   Dewi, Diana. 2018. Perancangan Model Laporan Keuangan Pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Vanz Coffee. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sawitri Dwi Prastiti S.E., M.Si., Ak. Kata Kunci: UMKM, Laporan Keuangan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman dari pemilik UMKM Vanz Coffee dalam membuat laporan keuangan. Laporan keuangan sangat mendukung untuk melakukan perhitungan laba rugi serta laporan posisi keungan. Selama ini UMKM Vanz Coffee tidak membuat format laporan keuangan hanya melakukan pencatatan-pencatatan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model laporan keuangan untuk UMKM Vanz Coffee dengant ransaksi-transaksi hanya pada bulan September 2017 karena bulan tersebut merupakan awal UMKM Vanz Coffee di dirikan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh 3 kesimpulan hasil penelitian yaitu: 1) Pada laporan laba rugi UMKM Vanz Coffee bulan September 2017 mengalami kerugian sebesar Rp1.264.000 dan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu pendapatan dan beban; 2) Pada Laporan posisi keuangan menghasilkan informasi bawa jumlah aset sama dengan jumlah hutang ditambah modal yaitu sebesar Rp1.913.785.000 dan beberapa hal yang penting yaitu aset dan modal; 3) Catatan atas laporan keuangan memberikan informasi gambaran umum UMKM Vanz Coffee, kebijakan akuntansi, kas, persediaan, perlengkapan, aset tetap, hutang, pendapatan, beban, serta saldo rugi. Saran untuk UMKM Vanz Coffee diharapkan setiap transaksi-transaksi selalu di catat untuk dijadikan dasar dalam penyusunan laporan keuangan. Jika kurang memahami untuk menyusun laporan keuangan setidaknya dalam waktu sebulan merekap hasil penghasilan dan pengeluaran. Sehingga dapat diketahui apakah dalam waktu sebulan tersebut Vanz Coffee mengalami keuntungan atau kerugian dan dapat melibatkan mahasiswa akuntansi untuk melatih pembuatan laporan keuangan secara sederhana

    Sistem Pengendalian Internal Persediaan Bahan Baku Pada Kafe Kopi Sawah di Malang

    No full text
    ABSTRAK Prihatin, Bella. 2018. Sistem Pengendalian Internal Persediaan Bahan Baku Pada Kafe Kopi Sawah di Malang.TugasAkhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:Dr. DodikJuliardi, S.E., M.M., Ak KataKunci: Sistem pengendalian Internal, Kopi Sawah, persediaan bahan baku Persediaan merupakan jenis aset yang termasuk dalam kelompok asset jangka pendek.Persediaan memiliki risiko bawaan yang cukup besar seperti kehilangan, kesalahan pencatatan, rusak, dan digelapkan. Selisih perhitungan stok antara perhitungan fisik dengan computer merupakan permasalahan utama yang terjadi pada Kopi Sawah. Selisih perhitungan stok disebabkan karena kesalahan dalam mencatat dan melaporkan penggunaan dari setiap persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis system pengendalian internal persediaan bahan baku pada Kopi Sawah Malang. Metode pengumpulan data pada penelitian ini meliputi metode observasi yang dilakukan secara langsung, wawancara dengan narasumber terkait, melihat dokumentasi secara langsung dan pustaka yang dimana dapat membantu proses penelitian yang sedang berlangsung. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, Kopi Sawah belum sepenuhnya menjalankan komponen-komponen system pengendalian internal persediaan bahan baku. Kartu persediaan yang digunakan untuk mencatat penggunaan maupun keadaan persediaan tidak ditemukan pada Kopi Sawah. Kesalahan-kesalahan tersebut dapat diminimalkan dengan cara menyediakan kartu gudang dan kartu penghitung fisik serta dilengkapi dengan validasi karyawan yang sedang bertugas.

    Analisis Akuntabilitas Perangkat Desa dalam Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Tanjunganom Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk

    No full text
    ABSTRAK   Pemerintah desa memiliki peran yang sangat strategis dalam pengaturan masyarakat dan keberhasilan pembangunan nasional karena pemerintah desa merupakan lembaga perpanjangan dari pemerintah pusat. Sejak berlakunya otonomi daerah di Indonesia, desa mempunyai wewenang untuk mengatur keuangannya sendiri. Perangkat desa berkewajiban mempertanggungjawabkan melaporkan dana desa yang sudah dikelola kepada pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akuntabilitas perangkat desa pada Desa Tanjunganom Kecamatan Tanjunganom dalam pengelolaan dana desa telah memadai. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 9 orang yang terlibat dalam akuntabilitas pengelolaan dana desa. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa akuntabilitas perangkat desa dalam pengelolaan dana desa dapat dikatakan sudah sesuai dengan Permendagri no 113 tahun 2014. Akuntabilitas pengelolaan dana desa dimulai dari tahap perencanaan, perangkat desa melakukan musyawarah untuk membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa. Dalam penatausahaan penerimaan dan pengeluaran kas yang dilakukan oleh bendahara desa dilakukan menggunakan pembukuan yang dimasukan kedalam buku kas umum, buku pembantu pajak dan buku bank didalam satu buku yaitu buku kas umum. Pelaporan dana desa mengenai dana yang digunakan dari tahap 1 dan II. Dalam pertanggungjawaban perangkat desa mempertanggung jawabkan Laporan Realisasi Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam akuntabilitas pertanggungjawaban pengelolaan dana desa. Pemanfaatan teknologi bisa membuat website yang akan menyajikan laporan keuangan desa dan informasi penting mengenai desa

    Analisis Pengendalian Internal Pada Sistem Penerimaan dan Pengeluaran Kas di Koperasi Kredit Kosayu Malang

    No full text
    ABSTRAK   Pengendalian internal merupakan suatu hal yang terpenting dalam suatu organisasi atau perusahaan, karena dengan adanya pengendalian internal pada suatu organisasi maka ancaman yang akan terjadi di dalam organisasi tersebut dapat dicegah sehingga dampak kerugian dapat diminimalisir. Koperasi adalah salah satu organisasi masyarakat yang bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya dengan cara menabungkan uang mereka, sehingga menciptakan modal bersama untuk dipinjamkan diantara sesama mereka dengan bunga yang ringan. Keuangan koperasi harus dikelola dengan baik, karena uang tersebut adalah milik anggota yang mencakup masyarakat luas. Apabila uang tersebut disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, maka akan merugikan banyak pihak. Untukitu diperlukan suatu pengendalian dalam koperasi terutama pada sistem penerimaan dan pengeluaran kas. Sehingga kecurangan (fraud) bisa di deteksi. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah (1) untuk mengetahui sistem penerimaan dan pengeluaran kas di Koperasi Kredit Kosayu Malang, (2) untuk mengetahui pengendalian internal yang diterapkan pada sistem penerimaan dan pengeluaran kas di Koperasi Kredit Kosayu Malang

    Analisis Sistem Pengendalian Internal Atas Penggajian di Azam Bita Konveksi

    No full text
    ABSTRAK Rachmawati, Pamela. 2018. Analisis Sistem Pengendalian Internal Atas Penggajian di  Azam Bita Konveksi. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dudung Ma’ruf Nuris S.Pd., M.Pd   Kata Kunci: Akuntansi, Analisis Sistem Akuntansi Penggajian, Azam Bita Konveksi               Perusahaan didirikan umumnya bertujuan untuk memperoleh laba. Disamping itu juga bertujuan untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan dengan baik agar perusahaan dapat berkembang sesuai dengan kegiatan yang dijalankan pada waktu yang akan datang. Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu aset perusahaan yang cukup penting dalam menggerakkan roda organisasi dan perekonomian dalam mewujudkan misi dan visi perusahaan. Sumber Daya Manusia (SDM) perlu dikelola dengan baik agar dapat membantu mencapai dan mewujudkan tujuan perusahaan yang diharapkan. Salah satu sistem yang sangat erat kaitannya dengan kinerja dan kualitas SDM dalam perusahaan adalah sistem penggajian. Sistem penggajian merupakan fungsi penting yang menjadi tanggung jawab manajemen SDM karena gaji merupakan kembalian atas kontribusi para pegawai atau karyawan atas jasa nya untuk perusahaan. Penulisan karya tulis ini bertujuan mengetahui sistem akuntansi penggajian pada Azam Bita Konveksi dan evaluasi terhadap sistem akuntansi penggajiannya. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah deskriptif. Data yang digunakan adalah data laporan sistem akuntansi penggajian pada perusahaan tersebut. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini memberikan kesimpulan sebagai berikut, Terdapat dua sistem penggajian pada Azam Bita Konveksi yaitu, sistem penggajian untuk karyawan tetap dan sistem penggajian untuk karyawan non tetap. Sistem penggajian pada Azam Bita Konveksi masih banyak yang harus diperbaiki, seperti absensi karyawan yang masih belum ada, kedisplinan karyawan akan jam kerja perusahaan harus lebih ditingkatkan, sistem pembukuan atau pencatatan akuntansi dan keuangannya masih sangat sederhana yaitu masih menggunakan pembukuan sederhana berupa pengumpulan nota-nota transaksi saja, otorisasi yang lemah, kurangnya penggunaan dokumen – dokumen untuk memudahkan dalam pencatatan atau pembukuan, lemahnya budaya kerja perusahaan untuk meningkatkan motivasi karyawan, lemahnya sistem pemisahan kerja pada tiap bagian kerja, serta lemahnya sistem pengendalian internal perusahaan

    Model Laporan Keuangan untuk Perusahaan Jasa X

    No full text
    Abstrak Jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin banyak dan berkembang pesat di Indonesia setiap tahunnya. Dengan bertambah banyaknya UMKM tersebut, maka setiap perusahaan dituntut untuk dapat membuat laporan keuangan agar perusahaan tersebut dapat bertahan di tengah kuatnya persaingan antar perusahaan di Indonesia dan untuk lebih mengembangkan usahanya. Namun, dalam proses pembuatan laporan keuangan tersebut juga dapat menjadi kendala bagi perusahaan-perusahaan yang masih kurang dalam memahami tentang laporan keuangan Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk  menemukan model laporan keuangan yang sesuai dengan UMKM Perusahaan Jasa X dengan transaksi yang terjadi pada bulan Juli 2018. Pengumpulan data ini dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Berdasarkan dari hasil analisis data tersebut, maka dapat diperoleh kesimpulan dari hasil penelitian yaitu : 1) Laporan keuangan sangat penting untuk UMKM, 2) Suatu UMKM dapat menghasilkan suatu laporan keuangan yang sesuai dengan UMKM tersebut yang terdiri dari laporan neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas, 3) Model laporan keuangan yang telah dibuat dalam penelitian ini dapat digunakan di Perusahaan Jasa X

    Analisis Sistem Pengendalian Intern Pemberian Kredit pada Koperasi Kredit Kosayu Malang

    No full text
    ABSTRAK Sari, Monica Permata. 2018. Analisis Sistem Pengendalian Intern Pemberian Kredit Pada Koperasi Kredit Kosayu Malang. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Sulikah, S.Pd., M. Pd.   Kata Kunci : Efektivas Sistem, Pengendalian Internal Sekarang banyak sekali terjadi kasus kredit bermasalah dan kredit macet pada lembaga keuangan. Oleh karena itu, keamanan atas pemberian kredit harus benar-benar diperhatikan oleh koperasi. Karena salah dalam pengambilan keputusan akan menyebabkan terjadinya kredit macet yang akan merugikan koperasi. Permasalahan ini bisa dihindari dengan adanya suatu pengendalian intern yang memadai dalam bidang perkreditan. Dengan kata lain diperlukan suatu pengendalian internal yang dapat menunjang efektivitas sistem pemberian kredit. Dengan terselenggaranya pengendalian internal yang memadai dalam bidang perkreditan, berarti menunjukkan adanya sikap kehati-hatian pada koperasi terutama dalam hal memberikan kredit. Penulisan Karya Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis sistem dan prosedur pemberian kredit pada Koperasi Kredit Kosayu Malang dalam upaya menunjang efektivitas pengendalian intern berdasarkan (1) Lingkungan Pengendalian, (2) Penaksiran Risiko, (3) Aktivitas Pengendalian, (4) Informasi dan Komunikasi dan (5) Pemantauan. Hasil penulisan memberikan kesimpulan bahwa pelaksanaan pekerjaan sistem dan prosedur sudah cukup baik, namun masih terdapat kelemahan yaitu masih ada perangkapan tugas. Perangkapan tugas terjadi pada Tim Panitia Kredit (PANKRIT) yang bertugas untuk mengambil keputusan serta menganalisis kredit, sebaiknya manajer bersedia untuk bertugas mengambil keputusan. Pimpinan perlu melakukan pemantauan mendadak terhadap kegiatan pokok koperasi, untuk medorong karyawan melaksanakan tugas sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

    Analisis Prosedur Pencairan Piutang Pasien Kartu Indonesia Sehat di Puskemas Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo Tahun 2016-2017

    No full text
    ABSTRAKPawigutama, Elang. 2018. Analisis Prosedur Pencairan Piutang Pasien Kartu Indonesia Sehat di Puskemas Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo Tahun 2016-2017. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dudung Ma’ruf Nuris S.Pd., M.PdKata Kunci: Prosedur Pencairan Piutang Pasien Kartu Indonesia Sehat            Piutang merupakan jumlah tagihan dari perusahaan terhadap pelanggan berdasarkan penjualan kredit yang telah dilakukan sebelumnya. Istilah piutang meliputi semua klaim uang terhadap entitas-entitas lain, termasuk perorangan, perusahaan, dan organisasi lainnya. Salah satu bagian yang merupakan bagian terbesar dari aktiva lancar yang berpengaruh pada pendapatan adalah piutang, maka dari itu dalam pengelolaan keuangan secara umum piutang sangatlah penting, untuk dapat mengelola piutang dengan baik maka diperlukan manajemen piutang yang baik.            Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk mengetahui Prosedur pencairan Piutang Pasien Kartu Indonesia Sehat. Masalah yang dihadapi dalam prosedur Pencairan piutang dan upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi hambatan prosedur pencairan piutang pasien kartu indonesia sehat di Puskesmas Kecamatan Pulung. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah deskriptif. Untuk pengumpulan data penulis menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan yang mencangkup observasi, wawancara dan dokumentasi.            Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam prosedur pencairan piutang pasien kartu Indonesia sehat dilakukan mulai dari pengumpulan berkas pasien kemudian disetor kebagian claim untuk dilengkapi dengan persyaratan claim setelah lengkap akan dikirim ke dinas kesehatan kemudian dikirim kepada BPJS untuk pencairan dana.            Hambatan yang terjadi dalam pencairan piutangyaitu berkas persyaratan pasien kurang lengkap, tanda tangan pasien tidak ada, berkas claim kurang lengkap , tanda tangan dokter tidak ada, stempel puskesmas tidak ada. Upaya yang dilakukan pihak puskesmasadalah mengkoordinasikan dan mengembalikan berkas yang masih kurang dengan pihak yang terkait dalam bagian yang bermasalah.             Saran untuk Petugas pada bagian pelayanan dan claimyaitupetugas sebaiknya lebih teliti dalam menangani berkas pasien maupun berkas claim

    Pengaruh Kebijakan Dividen Terhadap Harga Saham Dengan Kebijakan Hutang sebagai Variabel Moderator

    No full text
    RINGKASAN   Prahadivta, Rangga Wahyu. 2012. Pengaruh Kebijakan Dividen Terhadap Harga Saham Dengan Kebijakan Hutang Sebagai Variabel Moderator (Pada Perusahaan LQ-45 Yang Listing di BEI Tahun 2007-2010). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr.Hj. Satia Nur Maharani, S.E., M.Sa., Ak . (II) Ika Putri Larasati, S.E., M.Com.   Kata Kunci: Kebijakan Dividen, Kebijakan Hutang, dan Harga Saham Tujuan perusahaan adalah untuk meningkatkan nilai perusahaan agar mempunyai nilai lebih jika dibandingkan dengan perusahaan lain apabila kinerjanya baik, nilai perusahaan identik dengan harga saham perusahaan, jadi semakin tinggi harga saham maka semakin tinggi pula nilai perusahaan. Dalam meningkatkan harga saham manajer memperhatikan beberapa kebijakan yaitu kebijakan investasi, kebijakan pembiayaan, dan kebijakan dividen. Secara teoritis kebijakan dividen dan kebijakan hutang memiliki pengaruh terhadap harga saham, jadi semakin tinggi dividen dan hutang perusahaan maka akan memberikan pengaruh terhadap tinggi rendahnya harga saham. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tingkat pengaruh kebijakan dividen terhadap harga saham dengan kebijakan hutang sebagai variabel moderator. Obyek penelitian ini adalah perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2007-2010, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling maka diperoleh jumlah sampel sebanyak 10 perusahaan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi moderasi, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan tingkat signifikasi 5% Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif antara kebijakan dividen terhadap harga saham, terdapat pengaruh negatif antara kebijakan hutang terhadap harga saham, dan tidak terdapat pengaruh antara kebijakan dividen terhadap harga saham dengan kebijakan hutang sebagai variabel moderator. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang diberikan untuk penelitian selanjutnya sebaiknya dilakukan terhadap seluruh perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sehingga dapat diperoleh jumlah populasi yang lebih banyak dan mendapatkan hasil yang lebih mencerminkan pengaruh kebijakan dividen terhadap harga saham dengan kebijakan hutang sebagai variabel moderator

    Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Metode Job Order Costing Pada Usaha Sandal Milik Bapak Hadi Wonosalam Jombang

    No full text
    ABSTRAK   Perhitungan harga pokok produksi yang tepat penting dilakukan oleh perusahaan karena menjadi dasar penetapan harga jual produk. Usaha sandal milik Bapak Hadi sebagai usaha kecil menengah mengalami masalah dalam menentukan harga pokok produksi. Terdapat komponen biaya yang tidak diperhitungkan dalam perhitungan harga pokok produksi mengakibatkan kesalahan dalam menetapkan harga jual. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung harga pokok produksi menggunakan metode job order costing dan menentukan harga jual produk. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah metode wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode job order costing lebih besar dibandingkan dengan perhitungan yang dilakukan oleh pemilik usaha. Perbedaan harga pokok produksi tersebut terjadi karena pemilik usaha hanya memperhitungkan biaya yang bersifat variabel yang menyebabkan biaya overhead pabrik yang dibebankan menjadi rendah. Hal tersebut dapat menyebabkan kesalahan pada perhitungan harga jual sehingga keuntungan yang diperoleh tidak sesuai dengan yang diinginkan. Peneliti memberikan beberapa saran, yaitu (1) harga pokok produksi dihitung menggunakan metode job order costing seperti yang telah dilakukan peneliti sehingga mengurangi kesalahan dalam menetapkan harga jual produk, (2) membuat anggaran biaya overhead pabrik untuk memudahkan dalam perhitungan biaya overhead pabrik yang dibebankan, (3) melakukan pencatatan secara terinci atas transaksi-transaksi yang terjadi selama proses produksi

    0

    full texts

    345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇