Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
345 research outputs found
Sort by
Sistem Pengendalian Internal Persediaan Barang dagang pada UMKM AA packaging House
ABSTRAK Prasetya, Nanda Desi. 2017. Analisis Sistem pengendallian internal Persediaan Barang Dagang pada UMKM AA Packaging House. Tugas Akhir Program Studi Diploma III Akuntansi, fakultas Ekonomi, Universitas negeri Malang. Pembimbing : Ika Putri Larasati, S.E., M.Com. Kata Kunci : Sistem pengendalian internal, persediaan barang dagang, pengendalian persediaan Persediaan adalah aset yang dimiliki perusahaan yang kemudian disimpan untuk digunakan dalam proses produksi yang dimaksud untuk dijual dalam operasi bisnis perushaaan. UMKM AA Packaging House sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang dagang, membutuhkan sistem pengendalian internal dalam mengamankan aset perusahaan. Aset tersebut yaitu berupa persediaan yang perlu dilindungi dari risiko-risko yang mungkin dapat terjadi. Persediaan yang sering rusak dan cacat hingga terjadi retur dari pelanggan disebabkan karena barang tidak sesuai dengan yang dipesan menjadi permasalahan utama yang dihadapi UMKM AA Packaging House. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian internal persediaan barang dagang pada UMKM AA Packaging House. Informasi yang diterima digunakan untuk menganalisis apakah sistem pengendalian internal persediaan barang dagang pada UMKM AA Packaging House sudah dijalankan dengan baik atau tidak, serta menemukan permasalahan terhadap sistem pengendalian internal persediaan barang dagang dengan memberikan rekomendasi untuk mengatasi permasalahan yang terdapat pada UMKM AA Packaging House. Komponen sistem pengendalian internal yang perlu dianalisis yaitu lingkungan pengendalian, aktivitas pengendalian, penaksiran risiko persediaan, informasi dan komunikasi tentang persediaan, dan pemantauan persediaan. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, UMKM AA Packaging House belum sepenuhnya menjalankan komponen-komponen pengendalian internal persediaan barang dagang. Persediaan sering terjadi rusak maupun cacat karena terdapat beberapa prosedur penerimaan barang, penyimpanan barang yang tidak dilakukan. Permasalahan-permasalahan tersebut dapat diperbaiki dengan cara meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanakan tugas kepada karyawan serta memonitoring hasil dari pelaksanaan tugas tersebut. Dengan adanya monitoring dan pengawasan maka dapat meminimalkan peluang karyawan untuk tidak melakukan prosedur yang harus dijalankan sehingga dapat terhindar dari risiko persediaan
Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Koperasi Berbasis Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Nomor: 06/Per/M.KUKM/V/2006 tentang Pedoman Klasifikasi Koperasi Berprestasi dilihat pada aspek produktivitas Pada KPRI RSUD Dr. Saiful A
ABSTRAK Afrindayani. 2018. Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Koperasi Berbasis Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil danMenengah Nomor: 06/Per/M.KUKM/V/2006 tentang Pedoman Klasifikasi KoperasiBerprestasi dilihat pada aspek produktivitas Pada KPRI RSUD Dr. Saiful Anwar Malang Tahun 2015-2017. Tugas Akhir, Jurusan Akuntasi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sulikah, S. Pd., M. Pd. Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Laporan Keuangan, Rasio Keuangan. Setiap tahun anggota KPRI RSUD dr. Saiful Anwar mengalami kenaikan anggota, pada tahun 2017 terdaftar sejumlah 3374 anggotadanakanbertambahsetiap tahunnya. Koperasi memiliki tanggungjawab besar dan professional dalammenjalankan setiap usahanya. Bertambahnya anggota juga menciptakan permasalahan dalam usaha koperasi. Kondisi keuangan koperasi yang naik turun, terlambatnya anggota dalam membayar cicilan hingga tidak melunasi merupakan bagian dari permasalahan. Keadaan seperti ini berpengaruh terhadap keuangankoperasi. Koperasi dalam menjalankan kegiatan usahanya harus selalu melakukan evaluasi mengenai kondisi keuangannya sendiri, serta melakukan evaluasi kinerja keuangan koperasi dari tahun ketahun yang dilakukan dengan menganalisi laporan keuangan. Penulisan Karya Tulisan ini bertujuan untuk menilai dan menganalisis kinerja keuangan Koperasi RSUD dr. Saiful Anwar berdasarkan (1) Rasio Likuiditas yang dilihat dari aspek produktivitas,(2) Rasio Solvabilitas yang dilihat dari aspek produktivitas, (3) Rasio Rentabilitas yang dilihat dari aspek produktivitas, (4) Rasio Akivitas yang dilihat dari aspek produktivitas berpedoman pada peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Nomor: 06/Per./M.KUKM/V/2006 tentang Pedoman Klasifikasi Koperasi Berprestasi dilihat pada aspek produktivitas. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa kinerja keuangan KPRI RSUD dr. Saiful Anwar untuk tahun 2015-2017 berpredikat “KURANG BAIK” karena mendapatkan skor 11,46 yaitu (kurang dari) < 55. Dengan nilai yang di bawah standart, maka KPRI RSUD dr. Saiful Anwar haruslah meningkatkan kinerja keuangan supaya sumberdaya yang dimilki koperasi dan kepercayaan anggota dalam melakukan simpan pinjam meningkat. Serta kinerja keuangan diharapkan mampu meningkatkan sisa hasil usaha
Penerapan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM Pada Pillow Indonesia
ABSTRAK Winarso, Brenda. 2018. Penerapan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM Pada Pillow Indonesia. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing Dr. HJ. Puji Handayati, S.E., M.M., Ak, CA, CMA, CIBA, CSRS. Kata Kunci: UMKM, Laporan Keuangan, SAK EMKM Upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian di indonesia adalah dengan menggalakkan pertumbuhan bisnis baru disetiap daerah. Sektor yang menjadi sasaran dari pemerintah saat ini adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Meski perkembangan UMKM semakin pesat setiap tahunnya, pelaku UMKM banyak menghadapi berbagai masalah. Salah satunya adalah dalam hal pembuatan laporan keuangan berdasarkan SAK yang berlaku. Pengesahan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, Dan Menengah (SAK EMKM) pada tanggal 18 Mei tahun 2016 oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia (DSAK IAI) ini menjadi solusi bagi entitas mikro, kecil, dan menengah yang mengalami kesulitan dalam menerapkan SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana menyusun laporan keuangan berbasis SAK EMKM pada usaha Pillow Indonesia dengan transaksi selama bulan april 2018. Metode pengumpulan data yang dilakukan berupa wawancara, dokumentasi, dan metode pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh beberapa kesimpulan yaitu, 1) Penerapan laporan keuangan berbasis SAK EMKM Pada Pillow Indonesia yang tergolong usaha mikro dalam penelitian ini dapat diterapkan. Apabila Piilow Indonesia dapat menerapkan laporan keuangan berbasis SAK EMKM maka UMKM lain yang tergolong mikro, kecil, dan menengah dapat juga menerapkan laporan keuangan yang serupa. 2) Terdapat banyak sekali kesalahan pencatatan nominal dan penjumlahan nomial pada laporan keuangan Pillow Indonesia sebelum dilakukan penelitian ini, kurangnya kehati-hatian pemilik dalam mencatatnya menjadi faktor kesalahan pencatatan dalam laporan keuangannya. 3) Terdapat manfaat dan juga dampak yang akan dirasakan pemilik apabila laporan keuangan Berbasis SAK EMKM tersebut diterapkan
Analisis Faktor-Faktro Kredit Macet pada Koperasi Gunung Makmur
ABSTRAK Setya, Bagus, Artha, Nendi. 2018. Analisis Faktor-Faktor Kredit Macet KSU Gunung Makmur, Tugas Akhir program Studi D-III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Sulastri,S.Pd.,M.SA. Kata Kunci : Kredit Macet, KSU Gunung Makmur Kredit adalah sumber pendapatan terbesar koperasi dan merupakan kegiatan yang memiliki nilai asset terbesar dibandingkan dengan kegiatan operasional yang lain. sehingga pengawasan pada bidang perkreditan menjadi suatu hal yang sangat penting dan mendapatkan perhatian yang lebih. Kredit macet merupakan pengembalian kredit yang tidak lancar dan adanya kendala yang dihadapi oleh para anggota dalam membayar kewajiban mereka. Kredit macet yang dihadapi KSU Gunung Makmur dapat disebabkan oleh pihak debitur dan pihak koperasi. Masalah yang dihadapi oleh debitur dipengaruhi oleh usaha debitur sedangkan dari pihak koperasi memberikan bunga ke debitur terlalu tinggi dan memberikan waktu yang singkat hal ini dapat membebani debitur dan dapat menyebabkan macetnya kredit. Kesimpulan, kredit macet yang terjadi di KSU Gunung Makmur disebabkan oleh faktor pihak debitur dan pihak koperasi. Untuk menyelesaikan kredit macet koperasi secara rutin harus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kegiatan koperasi, dengan tujuan untuk mengetahui kelemahan yang ada di koperasi. Pihak koperasi harus melakukan interview dengan detail tujuan dari interview adalah untuk mengetahui sejauh mana calon penerima kredit menguasai kegiatan usahanya
Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Atas Penanganan Kas Pada Swalayan Putri Cahaya Di Kabupaten Kediri
RINGKASAN Kurniawan, Ahmad Alam . 2018. Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Atas Penanganan Kas Pada Swalayan Putri Cahaya. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Hj. Yuli Widi Astuti, S.E.M.Si., Ak Kata Kunci : Sistem Penerimaan Kas, Sistem Pengeluaran Kas, Pengendalian Internal, Evaluasi Penulisan karya tulis ini bertujuan mengetahui sistem penerimaan kas dan sistem pengeluaran kas pada Swalayan Putri Cahaya dan Evaluasi terhadap sistem penerimaan kas serta sistem pengeluaran kas. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah deskriptif. Data yang digunakan adalah data laporan sistem penerimaan kas dan sistem pengeluaran kas pada swalayan tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian sistem penerimaan kas dan sistem pengeluaran kas pada Swalayan Putri Cahaya masih banyak yang harus diperbaiki, perbaikan mencakup absensi karyawan, kedisiplinan karyawan, dan sistem pembukuan atau pencatatan akuntansi. Disisi lain, otorisasi yang lemah, faktur-faktur penjualan belum tersimpan dengan baik, serta kurangnya sistem pemisahan fungsi kerja pada tiap bagian kerja juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Selain itu, pengendalian dalam sistem penerimaan kas dan sistem pengeluaran kas juga harus ditingkatkan. Pengendalian tersebut antara lain ialah perlu adanya perbaikan terhadap kualitas sumber daya manusia di swalayan. Sumber daya manusia yang baik akan berdampak terhadap kinerja perusahaan tidak terkecuali terhadap sistem penerimaan kas dan sistem pengeluaran kas. Penelitian ini hanya menganalisis sistem penerimaan kas dan sistem pengeluaran kas yang dilakukan oleh Swalayan Putri Cahaya. Penelitian selanjutnya akan lebih baik jika mengevaluasi semua aspek termasuk laporan keuangan pada Swalayan Putri Cahaya. narasumber pada penelitian ini juga perlu ditambahkan agar informasi yang didapatkan lebih akurat
TRADISI UANG PANAI’ PERNIKAHAN ADAT SUKU BUGIS DALAM PERSPEKTIF AKUNTANSI
RINGKASAN ABSTRACT Rifaldi, Ainur Rizki 2018. Tradition of Panai’ Money for Tribal Custom Bugis Wedding in Accounting Perspective. Sarjana’s Thesis. Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Malang, Advisor Dr. Puji Handayati, S.E, M.M, Ak, CA, C.MA, CIBA, CSRS Keywords: Panai’ Money Tradition, Tribal Custom Bugis Wedding, Accounting in Culture. Accounting is often considered as media to manage financial in business world with the activities of input, process and output. Meanwhile, accounting studies for civil society, especially organization based on ethnicity, ethnicity, and customs are rare. Indonesia has 1.128 tribes that have each own customs. One of customs which has been sticked out is tradition of panai’ money in Tribal Custom Bugis Wedding. It has a high cost. The lack of studies about accounting in the culture makes many people do not understand the meaning of accounting in their own culture. The aim of this research was to find out the meaning of accounting in culture of Tribal Custom Bugis Wedding and to find out accounting perspective toward tradition of panai’ money in Tribal Custom Bugis Wedding. In this research, it used descriptive qualitative research and used phenomenology approach. Technique of taking sample used perposive sampling method of 5 informants in Bontang City by using interview, observation and documentation as techniques to collect the data. Technique analysis used in this research was ethnography analysis. Based on the analysis, it was obtained that Tribal Custom Bugis Wedding could be categorized in interesting and unique accounting for revenues and expenditures. Beside, it was obtained that expenditure accounting of Tribal Custom Bugis Wedding had the same concept as fixed cost and variable cost. ABSTRAK Rifaldi, Ainur Rizki 2018.Tradisi Uang Panai’ Pernikahan Adat Suku Bugis Dalam Perspektif Akuntansi. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, PembimbingDr. Puji Handayati, S.E, M.M, Ak, CA, C.MA, CIBA, CSRS Kata Kunci: Tradisi Uang Panai’, Pernikahan Adat Suku Bugis, Akuntansi Dalam Budaya Akuntansi selama ini sering dipandang sebagai media untuk mengelola keuangan dalam dunia usaha yang kental dengan aktivitas input, proses,dan output.Sementara itu, kajian akuntansi untuk civil society, khususnya organisasi berdasarkan kesukuan, etnis,danadat masih sangat jarang ditemukan. Indonesia memiliki 1.128 suku yang memiliki adat istiadat masing-masing.Salah satu adat istiadat yang masih bertahan dan dipatuhisampai sekarang adalah tradisi uang panai’dalam pernikahan adat suku Bugis yang dikenal memiliki nilai yang tinggi. Kurangnya kajian mengenai akuntansi dalam budaya membuat banyak masyarakat yang tidak paham dengan makna akuntansi yang terdapat di dalam budaya mereka sendiri. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui makna akuntansi di dalam budaya pernikahan adat suku bugis dan untuk mengetahui perspektif akuntansi terhadap tradisi uang panai’ dalam pernikahan adat suku bugis. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitiankualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sebanyak 5 informan yang berada di Kota Bontang, dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasisebagai teknik pengumpulan data. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analysis etnografi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa budaya pernikahan adat suku Bugis ini dapat digolongkan ke dalam akuntansi penerimaan dan pengeluaran yang menarik dan unik. Selain itu diperolehnya bahwa akuntansi pengeluaran pernikahan adat suku bugis ini, memiliki konsep yang serupa dengan konsep biaya tetap (fixed cost) dan konsep biaya variabel (variable cost)
ANALISIS LAPORAN REALISASI ANGGARAN TERKAIT KINERJA KEUANGAN DAN EFEKTIVITAS PENYERAPAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH PEMERINTAH KOTA MALANG (STUDI KASUS PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA MALANG TAHUN 2013-2014)
ABSTRAKSusanti, Churnia. 2016. Analisis Laporan Realisasi Anggaran terkait Kinerja Keuangan dan Efektivitas Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Kota Malang tahun 2013-2014 (Studi Kasus pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Malang).TugasAkhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, FakultasEkonomi, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing:BetyNurAchadiyah, S.Pd., M.Sc.Kata Kunci: Analisis, Laporan Realisasi Anggaran, Kinerja KeuanganEfektivitas Penyerapan APBD.Penulisankaryatulisinibertujuanmengetahui Kinerja Keuangan dan Efektivitas Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Kota Malang tahun 2013-2014. Sehingga Laporan Realisasi Anggaran untuk APBD Pemerintah Kota Malang dapat digunakan sebagai tolak ukur untuk evaluasi kinerja Pemerintah Daerah Kota Malang dan hasil evaluasi tersebut dapat digunakan untuk merumuskan dan merencanakan program kerja pada tahun-tahun berikutnya.Metodepemecahanmasalahyang digunakanadalahAnalisisRasioKeuangan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Kota Malang tahun 2013-2014.Data yang digunakanadalahLaporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2013-2014.Teknikpengumpulan data yang dilakukanadalahdengancaraobeservasi, wawancara, studi kepustakaandandokumentasi.Hasildaripenelitianinimemberikankesimpulansebagaiberikut, untuk pengukuran Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Malang dengan hasil: (1) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah tahun 2013-2014kriteria kurang mandiri. (2) Rasio Efektivitas Pendapatan Asli Daerah tahun 2013-2014 kriteria efektif. (3) Rasio Belanja Operasi terhadap Total Belanjatahun 2013-2014kriteriarelatif besar. (4) Rasio Belanja Modal terhadap Total Belanja tahun 2013-2014relatif kecil. (5) Rasio Efisiensi Belanja Daerah 2013-2014sebesarkriteriaefisien. Sedangkan untuk pengukuran Efektivitas Penyerapan APBD Pemerintah Kota Malang tahun 2013-2014 menggunakan Rasio Efektivitas APBD ditemukan hasil bahwa: (1) Pos Pendapatan dalam APBD tahun 2013-2014 dengan hasil kriteria tidak efektif. (2) Pos Belanja dalam APBD tahun 2013-2014 dengan hasil kriteria tidak efektif. (3) Pos Pembiayaan dalam APBD tahun 2013-2014 dengan hasil konstan, kriteria efektif
EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI UNTUK TRANSAKSI PENGELUARAN KAS YANG DITERAPKAN PADA PT. SAWEGA ABDI SETIA
ABSTRAK Irifaing Kusuma, Ressi.. 2018. Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Untuk Transaksi Pengeluaran Kas Yang Diterapkan Pada PT. Sawega Abdi Setia. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Dodik Juliardi., S.E., M.M., Ak. Kata Kunci : Sistem Informasi Akuntansi Pengeluaran Kas, Sistem Pengendalian Internal PT. Sawega Abdi Setia merupakan sebuah perushaan yang bergerak di bidang jasa perbaikan kapal laut. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan unsur pengendalian internal terhadap sistem akuntansi pengeluaran kas sesuai dengan unsur pengendalian internal. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini antara lain metode wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari metode wawancara ialah informasi mengenai sumber pengeluaran kas, fungsi atau bagian karyawan, dokumen, dan catatan yang berhubungan dalam transaksi pengeluara perusahaan. Sedangkan dari metode dokumentasi, diperoleh data berupa dokumen-dokumen yang berhubungan dengan transaksi pengeluaran kas. Hasil yang diperoleh dari penulisan Tugas Akhir ini ialah pelaksanaan unsur pengendalian internal terhadap sistem akuntansi pengeluaran kas pada perusahaan masih belum berjalan dengan baik, karena sistem yang berjalan di perusahaan masih belum sepenuhnya memenuhi keempat unsur pengendalian internal seperti belum adanya pemisahan tugas di bagian keuangan, dokumen dan catatan yang digunakan masih belum lengkap, belum adanya pengawasan internal dalam perusahaan, serta karyawan yang bekerja belum pernah diikutsertakan pelatihan diklat. Rekomendasi yang diberikan penulis ialah : (1) perlu dilakukan penambahan karyawan untuk bagian akuntansi yang semula hanya ada satu orang menjadi emoat orang, (2) penambahan dokumen yaitu bukti kas keluar yang dibuat rangkap dan cek pada prosedur pembelian bahan baku material, (3) perlu dibentuk akuntansi dana kas kecil untuk pengeluaran pembelian perlengkapan kantor dan biaya operasional kantor, (4) prosedur pembayaran pajak PPN perusahaan sebaiknya dilakukan dengan cek
Analisis Pembentukan Kas Kecil di Antzcreator
Pembentukan kas kecil dilakukan perusahaan guna mempermudah jalannya perusahaan untuk kebutuhan sehari-hari. Kas kecil adalah uang tunai yang disisikan perusahaan dan selalu tersedia di perusahaan. Antzcreator menerapkan prosedur kas kecil seperti pada umumnya, tetapi dalam prosedur pembentukan kas kecil di antzcreator yang berbeda adalah prosedur permintaan kas kecil. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah kuantitatif dan metode pengeumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode yang digunakan adalah fluctuation-fund-balance system pada kas kecil di Antzcreator. Permasalahan yang seringkali beresiko merugikan perusahaan di sebabkan oleh penyelewengan tugas. Transaksi yang terjadi di Antzcreator relatif kecil.Hal yang berbeda di Antzcreator tedapat pada sistem pembagian tugas manajer yang mengatur kendali uang kas kecil. Seharusnya antara pemegang kas kecil dan bagian – bagian lainnya harus terpisah, agar mempermudah dalam pengendalian kas kecil. Kas kecil yang tidak dipisahkan antara pemegang dan bagian pencatatan, karena akan beresiko adanya uang hilang, uang tercampur, dan lain sebagianya. Dari permasalahan yang terjadi pada Antzcreator, Penulis memberikan beberapa saran, yaitu (1) kas di pegang oleh pemilik antzcreator, (2) menetapkan pemisahan tugas dengan jelas, dan (3) tidak diperlukannya kas kecil karena pengeluaran setiap bulannya memang relatif kecil
Evaluasi Sistem Akuntansi Pembelian Barang Dagang pada Koperasi Al Hikam Malang
ABSTRAK Akuntansi pembelian barang dagang dalam proses pembelian memiliki peran penting untuk menjaga kualitas dan kuantitas barang dagang. Dalam proses pembelian barang dagang perlu adanya suatu sistem yang baik saat terjadinya pemilihan pemasok barang hingga barang dimasukan ke dalam gudang sehingga mendapatkan barang dagang yang memiliki kualitas yang baik dan siap untuk dijual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah sistem akuntansi pembelian pada Koperasi Al Hikam malang telah sesuai dengan metode yang seharusnya. Berdasarkan hasil analisis data yang di dapat pada Koperasi Al Hikam Malang diperoleh tiga kesimpulan meliputi pemisahan fungsi yang terkait belum sesuai dengan teori yang ada dan dalam pelaksanaanya terjadi perangkapan terhadap fungsi yang seharusny Terdapat beberapa dokumen yang tidak ada atau tidak digunakan pada Smesco Mart Al Hikam yaitu dokumen Surat Permintaan Pembelian, Surat Permintaan Penawaran Harga (SPPH), Laporan Penerimaan Barang (LPB), Surat Perubahan Order. Selanjutnya belum diterapkanya dengan baik praktik yang sehat atas proses sistem pembelian meliputi pemilihan pemasok berdasarkan penawaran harga, penerapan pencocokan fisik aset dengan catatanya secara periodik, dan otorisasi transaksi pembelian