Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
345 research outputs found
Sort by
ANALISIS TINGKAT EFISIENSI PERBANKAN INDONESIA BERDASARKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (Studi pada Bank Badan Usaha Milik Negara dan Bank Non Badan Usaha Milik Negara di Indonesia)
ABSTRAK Selvia, Chandra Eka, 2011. Analisis Tingkat Efisiensi Perbankan Indonesia berdasarkan Metode Data Envelopment Analysis (DEA) (Studi pada Bank Badan Usaha Milik Negara dan Bank Non Badan Usaha Milik Negara di Indonesia). Skripsi, Jurusan S1 Akuntansi FE Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Makaryanawati, S.E., M.Si, Ak. (II) Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si., Ak Kata kunci: DEA, efisiensi, perusahaan perbankan Salah satu aspek paling penting bagi keberhasilan suatu perusahaan adalah efisiensi. Efisiensi tidak hanya sekadar menekan biaya serendah mungkin tetapi menyangkut pengelolaan hubungan input dan output yaitu bagaimana mengelola faktor-faktor produksi (input) sedemikian rupa sehingga dapat memberikan hasil (output) yang optimal. Suatu perusahaan akan dianggap lebih efisien apabila dengan tingkat input tertentu dapat menghasilkan output lebih banyak atau pada tingkat output tertentu bisa menggunakan input lebih sedikit. Metode yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi yaitu metode Data Envelopment Analysis (DEA), dengan metode ini diperoleh hasil ukuran nilai efisiensi relatif suatu perusahaan perbankan, serta petunjuk mengenai perusahaan perbankan mana yang dapat dijadikan acuan perbaikan (best practice) bagi perusahaan perbankan yang tidak efisien. Tujuan penelitian ini yang pertama adalah untuk mengetahui perbedaan efisiensi antara Bank Badan Usaha Milik Negara dan Bank Non Badan Usaha Milik Negara di Indonesia dari tahun 2006-2008 yang diukur dengan metode DEA. Populasi penelitian ini adalah Bank Badan Usaha Milik Negara dan Bank Non Badan Usaha Milik Negara yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2006-2008, sedangkan sampel dari penelitian ini adalah Bank Badan Usaha Milik Negara dan Bank Non Badan Usaha Milik Negara yang terdaftar di BEI pada tahun 2006-2008, tidak mengalami likuidasi atau akuisisi atau merger serta tidak mengalami delisting atau suspend selama periode 2006-2008. Metode penelitian yang digunakan adalah metode DEA untuk mengukur tingkat efisiensi dan melakukan uji beda. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efisiesi yang signifikan antara Bank Badan Usaha Milik Negara dan Bank Non Badan Usaha Milik Negara. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan penelitian selanjutnya menggunakan sampel yang lebih banyak dengan periode yang lebih lama, serta dalam pemilihan input dan output untuk metode DEA harus mencerminkan kinerja sebuah perusahaan sehingga hasil perhitungan lebih objektif dan mencerminkan kondisi yang mendekati riil, selain itu rasio keuangan yang digunakan untuk meneliti variabel-variabel yang mempengaruhi tingkat efisiensi dapat diperbanyak. Bagi pihak perbankan terutama Bank Non BUMN diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dalam kinerjanya sehingga mampu bersaing dengan Bank BUMN maupun kelompok bank yang lainnya. Penelitian juga dapat dikembangkan lebih lanjut pada lembaga-lembaga lain selain perbankan, misalnya pada lembaga non profit oriented (rumah sakit, lembaga pemerintahan, dll). ABSTRACT Selvia, Chandra Eka, 2011. Indonesian Banking Efficiency Level Analysis Method based on Data Envelopment Analysis (DEA) (Study on State Owned Banks and Non Bank-Owned Enterprises in Indonesia). Thesis. Bachelor Degree of Accountancy, Faculty of Economy, Malang State University. Consultant (1) Makaryanawati, S.E., M.Si. Ak (2) Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si, Ak Keywords: DEA, efficiency, banking firms One of the most important aspect for the success of an enterprise is efficiency. Efficiency is not just lower costs but about managing the relationship of inputs and outputs that is how to manage the factors of production (inputs) in such a way as to give the results (outputs) are optimal. An enterprise shall be deemed to be more efficient if a certain level of input can produce more output or at a certain level of output can use fewer inputs. The method used to measure the level of efficiency which is the method Data Envelopment Analysis (DEA), with results obtained by this method can measure the relative efficiency value of an enterprise banking, corporate banking as well as instructions on where improvements can be made by reference (best practice) for banking firms that do not efficient. The first objective of this research is to know the difference between the efficiency of State Owned Banks and Non Bank-Owned Enterprises in Indonesia than in 2006-2008 as measured by the method of DEA. The population of this study is Bank-Owned Enterprises and Banks Non-State Owned Enterprises that have been listed in Indonesia Stock Exchange in 2006-2008, while the samples from this study is the Bank's State-Owned Enterprises and Banks Non-State Owned Enterprises listed in IDX in the year 2006-2008, did not experience liquidation or acquisition or merger and does not have delisted or suspended during the period 2006-2008. The method used is the DEA method to measure the level of efficiency and to test the difference. The test results show that there are significant differences between the Bank efficiency State-Owned Enterprises and Banks Non-State Owned Enterprises. Based on these results, it is suggested for further research should use more samples with a longer period, as well as in the selection of inputs and outputs for DEA method should be able to reflect the performance of a company so that the calculation is more objective and reflect near-real conditions, other than that financial ratios used to examine the variables that affect the level of efficiency can be propagated. For the banks, especially Bank Non-Owned Enterprises is expected to increase efficiency in its performance so as to compete with the Bank's State-Owned Enterprises as well as other bank groups. The study also can be further developed in institutions other than banks, for example on non-profit oriented institutions (hospitals, government agencies, etc.)
Analisis Prosedur dan kebijakan pemberian kredit terhadap pegawai tetap pada pt. bank central asia tbk. kantor cabang malang
ABSTRAK Herawan, Reza. 2011. Analisis Prosedur dan Kebijakan Pemberian Kredit terhadap Pegawai Tetap Pada PT. Bank Central Asia Tbk. Kantor Cabang Malang. Tugas Akhir Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Nurika Restuningdiah, S.E.,M.Si.Ak. Kata Kunci: Prosedur, kebijakan pemberian kredit pegawai tetap. PT. Bank Central Asia Tbk. Kantor Cabang Pembantu Dinoyo Malang merupakan bank yang menawarkan rangkaian jasa untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan spesifik para pegawai. Salah satu dari rangkaian jasa yang ditawarkan yaitu pemberian kredit kepada pegawai, Pelayanan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan bertujuan untuk membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian di segala bidang. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui prosedur dan kebijakan pemberian kredit pegawai tetap. Teknik pengumpulan data menggunakan metode pengumpulan data berupa studi dokumentasi dan studi lapangan, sedangkan untuk metode pemecahan masalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan Tugas Akhir ini, diperoleh kesimpulan bahwa prosedur pemberian kredit pegawai tetap pada PT. Bank Central Asia Tbk. Kantor Cabang Pembantu Dinoyo Malang cukup baik dalam upaya untuk mengurangi resiko kredit yaitu dengan menggunakan prinsip 5’C dan 7’P. Kebijakan yang ditetapkan untuk memberikan kredit pegawai tetap sudah cukup baik yaitu dengan menggunakan prinsip kehati-hatian. PT. Bank Central Asia Tbk. Kantor Cabang Pembantu Dinoyo Malang menerapkan beberapa kebijakan yaitu dalam syarat pengajuan kredit terdapat jaminan kredit, batas pemberian kredit, suku bunga yang relatif kecil, dan sanksi yang tegas. Dari hasil pengamatan ini disarankan kepada PT. Bank Central Asia Tbk. Kantor Cabang Pembantu Dinoyo Malang agar Kabag Operasional melaksanakan tugasnya sesuai dengan wewenang yang telah diberikan, Kabag Operasional membuat dokumentasi terhadap pencatatan atas transaksi dan sebaiknya diberi suatu numerik agar dapat mempermudah dalam pencatatan tiap transaksi pemberian kredit yang masuk, perlu diadakan pembaruan password, memberikan suatu alat pengendalian elektronik berupa monitor TV sirkuit yang diletakkan di beberapa tempat, dan untuk menangani masalah kredit macet, PT. Bank Central Asia Tbk. Kantor Cabang Pembantu Dinoyo Malang harus menggunakan cara 3R yaitu: Rescheduling, Reconditioning, dan Restructuring
Pengaruh Emotional Quotient dan Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang
ABSTRAK Wijayanti, Indah. 2011. Pengaruh Emotional Quotient dan Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Tuhardjo, S.E, M.Si, Ak. (2) Satia Nur Maharani, S.E, M.SA, Ak. Kata kunci: Emotional Quotient, Keterampilan Mengajar Guru, dan Prestasi Belajar. Pestasi belajar merupakan hasil belajar yang diperoleh siswa dalam menyerap atau menerima ilmu pengetahuan dan materi pelajaran selama proses belajar mengajar yang biasanya ditunjukkan dalam bentuk tes atau angka nilai. Terdapat beberap faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa antara lain yaitu kecerdasan emosional dan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengaruh kecerdasan emosional dan persepsi siswa tentang keterampilam mengajar guru baik secara parsial maupun simultan terhadap prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 siswa. Metode analisa data adalah analisa regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Ada pengaruh antara Emotional Quotient terhadap prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 9 Malang, (2) Ada pengaruh antara persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru terhadap prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 9 Malang, (3) Ada pengaruh secara simultan antara Emotional Quotient dan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru terhadap prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 9 Malang. Bedasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan 1) Bagi kepala sekolah memantau dan mengevaluasi peran guru, agar lebih meningkatkan keterampilan mengajarnya; 2) Bagi Guru mata pelajaran Akuntansi mempertahankan keterampilan mengajarnya agar menumbuhkan kesukaan siswa dalam berinteraksi di kelas dalam proses belajar mengajar; 3) Bagi Siswa Mempertahankan prestasi belajar nya, dengan membiasakan belajar teratur dan kosultasi dengan guru mata pelajaran apabila mendapat kesulitan dalam memahami materi yang di ajarkan; 4) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengambil populasi yang lebih besar dan melakukan penelitian pada jenjang dan jenis pendidikan yang berbeda
ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PADA PT BANK NTB CABANG SUMBAWA
ABSTRAK Rianty, Linda Rista. 2011. Analisis Rasio Keuangan Sebagai Penilaian Kinerja Keuangan Pada PT Bank NTB Cabang Sumbawa. Tugas Akhir, Program Study Diploma-III Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Nurika Restuningdyah, S.E., M.Si. AK Kata Kunci: Rasio Aktiva Tetap terhadap Modal (ATTM), Return on Assets (ROA), Rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR) Keberhasilan suatu bank dalam menjalankan operasinya dapat dilihat dari laporan keuangan yang disusun pada setiap akhir periode. Informasi-informasi yang terdapat dalam laporan keuangan suatu bank dapat lebih bermanfaat apabila data-data yang tersaji dapat memberikan pengaruh yang besar dalam pengambilan keputusan bisnis. Rasio-rasio keuangan yang terdapat dalam laporan keuangan bank menunjukkan keadaan keuangan bank pada suatu periode tertentu. Sehingga Pihak - pihak yang berkepentingan perlu mengetahui kondisi keuangan bank, baik itu investor, kreditu, maupun manajemen bank itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan berdasarkan ATTM, ROA, BOPO, dan LDR dalam menentukan kondisi kesehatan keuangan perusahaan perbankan. Fokus penelitian ini adalah PT Bank NTB Cabang Sumbawa selama periode 2008-2010. Hal ini dikarenakan belum adanya investor yang masuk untuk menanamkan modalnya. Metode pengumpulan data dengan cara dokumentasi berupa data-data yang diperoleh dari laporan keuangan PT Bank NTB Cabang Sumbawa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan perhitungan penilaian tingkat kesehatan bank umum yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rasio Aktiva Tetap terhadap Modal (ATTM), Return on Assets (ROA), Rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR) pada PT Bank NTB menunjukkan bahwa bank dalam kondisi sehat atau baik, dimana ATTM mampu meminimalkan besarnya aktiva tetap dan inventaris terhadap modalnya, ROA mampu dalam menghasilkan income dan mengendalikan biayanya, BOPO mampu mengendalikan biaya operasional terhadap pendapatan operasionalnya, dan walaupun LDR masih mempunyai masalah dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya, akan tetapi bank telah menjalankan fungsi intermediasi dengan baik. Berdasarkan penelitian ini, diharapkan manajemen bank mampu miningkatkan sumber-sumber dana baik dari dana pihak ketiga maupun modal yang diinvestasikan oleh investor serta mencari data potensial daerah dan peluang bisnis yang belum di garap oleh daerah untuk meningkatkan dan memajukan perekonomian daerah, khususnya Nusa Tenggara Barat.
Analisis Pengendalian Intern Atas Persediaan Gula TR 10% pada Pabrik Gula Ngadirejo Kediri
ABSTRAK Prayogo, Jefri Dwi 2010. Analisis Pengendalian Intern Atas Persediaan Gula TR 10% pada Pabrik Gula Ngadirejo Kediri. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Program Diploma Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sawitri Dwi Prastiti, S.E., M.Si. , Ak . Kata kunci: pengendalian intern, persediaangula TR 10%, analisis. Persediaan adalah satu dari aktiva penting yang dimiliki oleh perusahaan. Karena persediaan merupakan suatu aktiva maka harus dilakukan pengendalian intern yang baik untuk menjaga persediaan tersebut dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengendalian intern yang dilakukan oleh PG Ngadirejo Kediri guna mendapatkan gambaran yang jelas mengenai pengendalian intern persediaan gula TR 10% yang diterapkan. Untuk memperoleh data yang diperlukan maka penulis menggunakan alat pengumpul data berupa wawancara dan kepustakaan. Dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Penulis memperoleh data melalui wawancara dan observasi. Data yang diperoleh dari penelitian adalah struktur organisasi perusahaan, job description, dokumen transaksi dan laporan persediaan, latar belakang karyawan, dan praktik yang sehat. Dari data-data yang diperoleh dilakukan pembahasan mengenai mengevaluasi kesesuaian SPI unsure pemisahan fungsi pengelolaan persediaan gula TR 10%, mengevaluasi kesesuaian otorisasi dan dokumen prosedur persedian gula TR 10%, mengevaluasi kesesuaian praktik yang sehat atas persediaan gula TR 10%, dan mengevaluasi kesesuaian kualitas karyawan yang menangani prosedur persediaan gula TR 10%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pengendalian intern atas persediaan gula TR 10% pada PG Ngadirejo Kediri sudah cukup efektif, dimana adanya pemisahan diantara fungsi-fungsi terkait dengan penerimaan dan pengeluaran barang. Pemantauan terhadap persediaan gula TR 10% juga dilakukan secara periodic oleh bagian logistic melalui kegiatan stock opname
Evaluasi Kinerja Perusahaan dalam Penyelesaian Klaim Asuransi Kebakaran (JP-GRAHA) pada PT Jasaraharja Putera Kantor Perwakilan Kediri
ABSTRAK Evaluasi Kinerja Perusahaan dalam Penyelesaian Klaim Asuransi Kebakaran (JP-GRAHA) pada PT Jasaraharja Putera Kantor Perwakilan Kediri Kebakaran adalah kejadian yang mungkin saja akan menimpa rumah tinggal atau bangunan lainnya yang diakibatkan oleh ketidaksengajaan atau kelalaian. Untuk mengurangi resiko atau kerugian yang disebabkan oleh kebakaran maka perlu mengasuransikannya kepada perusahaan asuransi. Asuransi kebakaran (JP-GRAHA) adalah pertanggungan yang menjamin kerugian atau kerusakan atas harta benda (harta tetap dan harta bergerak) yang disebabkan oleh kebakaran, sambaran petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang dan asap. JP-GRAHA melindungi seluruh asset, baik itu bangunan rumah tinggal, kantor, gudang, hotel, sekolah, rumah sakit, apartemen, toko, pabrik dan bangunan lainnya. JP-GRAHA tidak hanya melindungi bangunan saja, tapijuga harta benda yang ada di dalamnya seperti perabot, mesin, stok dan isinya. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui kinerja perusahaan dalam menyelesaikan klaim asuransi kebakaran (JP-GRAHA) berdasarkan waktu yang diperlukan dalam penyelesaian klaim dan kepuasan para konsumen terhadap klaim yang telah diselesaikan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dan informasi adalah wawancara (interview) dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada penanggung jawab perwakilan, bagian klaim dan bagian keuangan. Sedangkan dokumentasi dilakukan untuk memperoleh data yang berkaitan dengan penyelesaian klaim asuransi kebakaran (JP-GRAHA). Berdasarkan hasil analisis dari wawancara dan dokumentasi diketahui bahwa prosedur pengajuan dan pembayaran klaim asuransi kebakaran pada PT Jasarahaja Putera sudah sesuai dengan Polis Standar Asuransi Kebakaran. Namun pada kasus Bapak Imam Muharom terdapat ketidaksesuaian dimana PT Jasaraharja Putera tetap membayarkan sejumlah uang ganti rugi kepada tertanggung yang seharusnya klaim asuransi tersebut tidak dapat dibayarkan karena ketidak sesuaian isi polis dengan objek yang mengalami kebakaran. Hal ini disebabkan kurangnya komunikasi antara pihak tertanggung dengan pihak perusahaan. Tertanggung tidak menginformasikan perubahan usaha terhadap objek yang diasuransikan kepada pihak penanggung, sehingga mengakibatkan pembayaran klaim menjadi terhambat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, saran yang dapat diajukan yaitu pada saat permohonan asuransi JP-GRAHA sebelum menyetujuinya, seharusnya PT Jasarahaja Putera mengadakan survei pada objek yang akan diasuransikan dan memberikan pengatahuan kepada pelanggan untuk segera melaporkan kepada perusahaan apabila terjadi perubahan usaha pada objek yang telah diasuransikan
ANALISIS PENERAPAN SISTEM REMUNERASI PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) CARUBAN - MADIUN
ABSTRAK Wasti Puspita, Whinda. 2011. Analisis Penerapan Sistem Remunerasi Pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban – Madiun. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi. Program Studi D3 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Sunaryanto, M.Ed. Kata Kunci : Analisis Sistem, Remunerasi. Rumah sakit sebagai salah satu jenis BLU yang bertujuan untuk meningkatkan mutu karyawan dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, maka rumah sakit harus dikelola secara profesional. Di samping itu bagi rumah sakit pemerintah yang sudah dan akan menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) BLU pembagian jasa pelayanan mempunyai dasar yang berkekuatan hukum yang pasti yaitu UU 1/ 2004, PP 23/2005, dan PMK 10/2006 dan Sistem Remunerasi harus ditetapkan oleh pemilik rumah sakit. Untuk itu penghitungan dan penerapan Sistem Remunerasi di rumah sakit pemerintah maupun swasta menjadi hal yang sangat penting. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem remunerasi serta proses pembagian gaji remunerasi kepada karyawan. Data yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah data-data yang berhubungan dengan pelaksanaan remunerasi yang diperoleh selama PKL di RSUD Caruban. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara dokumentasi, wawancara, dan observasi. Analisis terhadap pelaksanaan sistem remunerasi dan pembagian gaji remunerasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif yaitu dengan menggambarkan keadaan atau suatu fenomena dimana hasil yang diperoleh berupa data-data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem remunerasi pada RSUD Caruban sudah cukup baik. Dalam melakukan kegiatannya berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) dan Surat Keputusan (SK) dari Bupati Madiun yang berlaku. Simpulan yang dihasilkan adalah sistem remunerasi pada RSUD Caruban sudah baik, sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Saran yang diberikan adalah sebaiknya pembagian gaji lebih tepat waktu. Karena dalam pemberian gaji remunerasi kepada karyawan terkadang masih ada keterlambatan yaitu pemberian gaji remunerasi melebihi tanggal 10 pada bulan itu, hal ini dikarenakan keterlambatan pencairan dana oleh pihak bank dan bagian keuangan
ANALISIS MEKANISME DAN KEBIJAKAN PEMBATALAN POLIS ASURANSI KENDARAAN BERMOTOR (JP-ASTOR) PADA PT. JASARAHARJA PUTERA KANTOR PERWAKILAN KEDIRI
ABSTRAK Maisaroh, Rina. 2011. Analisis Mekanisme dan Kebijakan Pembatalan Polis Asuransi Kendaraan Bermotor (JP-Astor) pada PT. Jasaraharja Putera Kantor Perwakilan Kediri. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hj. Siti Thoyibatun, M.Pd, M.M. Kata Kunci: Kebijakan, Pembatalan Polis, Pengembalian Premi Kerugian atau kerusakan akibat pemakaian kendaraan bermotor merupakan risiko dapat dihadapi oleh siapa saja dan dimana saja. Salah satu cara meminimalkan risiko adalah dengan mentransfer risiko tersebut pada perusahaan asuransi melalui produk JP-Astor. Namun karena berbagai alasan pembatalan polis dilakukan sebelum perjanjian selesai sesuai jangka waktunya. Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk menganalisis mekanisme dan kebijakan pembatalan polis dengan pengembalian premi. Dalam penulisan Tugas Akhir ini masalah yang dibahas meliputi (1) Apa saja Karakteristik JP-Astor, (2) Bagaimana prosedur pembelian produk JP-Astor dan tata cara penyelesaian klaim, (3) Bagaimanakah mekanisme pembatalan polis asuransi produk JP-Astor, (4) Bagaimanakah realisasi kebijakan terkait dengan pembatalan polis asuransi produk JP-Astor. Data yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan riset pustaka dan riset lapangan yang diperoleh dengan mengumpulkan dan mempelajari referensi yang berhubungan dengan masalah yang dibahas, menginterview pihak yang terkait, observasi dan dokumentasi data-data yang ada di dalam perusahaan yang mendukung permasalahan Prosedur penjualan JP-Astor adalah dengan membawa STNK dan KTP , mengisi SuratPermohonan Penutupan Asuransi (SPPA), terakhir membayar sejumlah premi. Tata cara penyelesaian klaim, setelah persyaratan dokumen dipenuhi, diadakan perhitungan, bila klaim yang dibayarkan lebih dari Rp 5.000.000 maka menjadi wewenang kantor cabang. Kemudian membuat kwitansi, mengarsip dan membayarkan klaim kepada tertanggung. Mekanisme dalam pembatalan polis juga mudah asal memenuhi syarat sisa jangka waktu yang dijalani tidak lebih dari 66% dan belum pernah ada klaim sebelumnya. Menyerahkan polis dan kwitansi yang dimiliki tertanggung, melakukan perhitungan pembayaran premi, setelah sepakat dibuatkan kwitansi dan pengembalian premi diberikan. Kebijakan pembatalan polis dengan pengembalian premi hanya ada pada PT. Jasaraharja Putera memiliki kekurangan mengurangi pendapatan dan laba, mempunyai kelebihan meningkatkan purna jual asuransi. Kesimpulannya kebijakan pembatalan polis dengan pengembalian premi tetap dipertahankan karena akan meningkatkan purna jual meskipun mengurangi laba perusahaan. Saran untuk memperkecil kerugian adalah dengan memperluas sasaran pemasaran. Untuk penulisan polis dan kwitansi dilakukan dengan hati-hati dan teliti agar tidak ada kesalahan penulisan. Dan memproteksi komputer dengan password agar tidak disalah gunakan orang tak berkepentingan
Analisis prosedur dan kebijakan pemberian kredit sebagai upaya meminimalisir kredit macet pada kredit modal kerja (KMK) kontraktor PT. Bank Tabungan Negara cabang Malang
ABSTRAK Yuniasari, Arintya. 2011. Analisis Prosedur dan Kebijakan Pemberian Kredit Sebagai Upaya Meminimalisir Kredit Macet pada Kredit Modal Kerja (KMK) Kontraktor PT. Bank Tabungan Negara Cabang Malang. Tugas Akhir Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si. Ak. Kata Kunci: Prosedur Pemberian Kredit, Kebijakan Pemberian Kredit, Kredit KMK Kontraktor Bank sebagai lembaga keuangan yang menghimpun dana dan menggunakan dana yang semata – mata dilandasi oleh kepercayaan bahwa uangnya akan diperoleh kembali pada waktunya disertai imbalan berupa bunga. Sebagai badan usaha yang berorientasi pada laba (profit oriented),bank harus mampu memperoleh laba dengan menyalurkan kembali sejumlah dana yang dimilikinya, yang dihimpun dari masyarakat untuk disalurkan kembali ke pada masyarakat dalam bentuk kredit. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui prosedur dan kebijakan pemberian kredit pada PT. Bank Tabungan Negara Cabang Malang.Teknik pengumpulan data menggunakan metode pengumpulan data berupa interview, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk metode pemecahan masalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan Tugas Akhir ini, diperoleh kesimpulan bahwa prosedur pemberian kredit modal kerja secara garis besar telah sesuai dengan prinsip kehati-hatian dengan menggunakan penilaian 5C pada analisa kredit. Namun, ada celah-celah yang dapat mengakibatkan kredit macet, yaitu pada pemisahan tugas dalam kredit KMK Kontraktor belum ada sehingga satu orang loan service akan menjalankan proses kredit dari awal permohonan sampai dengan realisasi kredit dan pengawasan kredit. Selain itu, dalam proses pengajuan KMK Kontraktor tidak ada formulir permohonan kredit sehinga dapat menyebabkan ketidakefektifan dalam penanganan kredit. Dari hasil pengamatan ini disarankan kepada PT. BTN Cabang Malang bahwa perlu adanya pemisahan atau pembagian tugas dalam proses permohonan kredit sehingga tidak ada penyalahgunaan wewenang dalam proses pengajuan KMK Kontraktor. Selain itu, perlunya formulir permohonan kredit untuk mempermudah pihak bank dalam menangani pengajuan kredit sehingga tidak terjadi kesalahan dalam menganalisa dokumen – dokumen calon debitur
Analisis sistem pengendalian intern persediaan bahan baku pada McDonald's Kayutangan Malang
ABSTRAK Sarah, Ahlam. 2011. Analisis Sistem Pengendalian Intern Persediaan Bahan Baku pada McDonald's Kayutangan Malang. Tugas Akhir Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sriyani Mentari, S. Pd., M.M. Kata Kunci: Prosedur Pengadaan, Penerimaan, Pengeluaran dan Penyimpanan Bahan Baku, Pengendalian Intern Bahan Baku. McDonald's Kayutangan Malang merupakan restoran yang melayani rangkaian jasa untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pelanggan. Salah satu hal yang berpengaruh adalah pengawasan terhadap bahan baku. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui Prosedur Pengadaan, Penerimaan, Pengeluaran dan Penyimpanan Bahan Baku serta Pengendalian bahan baku. Teknik pengumpulan data menggunakan metode pengumpulan data berupa studi dokumentasi dan studi lapangan, sedangkan untuk metode pemecahan masalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan Tugas Akhir ini, diperoleh kesimpulan bahwa prosedur pengadaan, penerimaan dan penyimpanan serta pengendalian bahan baku sudah cukup baik, namun dalam bentuk pengawasannya masih belum diterapkannya prosedur pengeluaran bahan baku. Hal ini juga diikuti oleh tidak adanya kartu gudang sehingga perhitungan fisik dilakukan setiap hari dengan pembatasan waktu. Dari hasil pengamatan ini disarankan kepada Mc Donalds Kayutangan Malang bahwa perlu adanya kartu gudang sehingga perhitungan fisik tidak dilakukan setiap hari dan perlunya prosedur pengeluaran bahan baku dengan pembatasan akses terhadap gudang serta pengawasan dilakukan dengan pemasangan CCTV atau kamera pengawas di dalam gudang