Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
    345 research outputs found

    “Analisis Sistem Pengendalian Intern Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada Perum Jasa Tirta I Kota Malang”

    No full text
    ABSTRAK   Lisdiana, Lise. 2012. Analisis Pengendalian Sistem Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada Perum Jasa Tirta I Kota Malang. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi. Program Studi, Diploma III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Hj. Yuli Widi Astuti, SE, M.Si, Ak.   Kata Kunci : Sistem Akuntansi, Pengendalian Intern Perum Jasa Tirta I Kota Malang merupakan BUMN di bidang pengelolahan sumber daya air yang menyelenggarakan jasa untuk kemanfaatan umum atas sumber daya air yang bermutu dan memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak. Hampir setiap transaksi perusahaan dengan pihak luar menggunakan kas. Kas mempunyai sifat mudah dipindahtangankan dan tidak dapat dibuktikan pemiliknya sehingga uang kas yang keluar akan mudah disalahgunakan. Melihat kondisi kas yang demikian beresiko, maka sangat penting untuk dibuatkan suatu perlindungan terhadap kas dalam aktivitas perusahaan. Sistem perlindungan ini berkaitan dengan sistem pengendalian internal  perusahaan yakni berupa suatu sistem dan prosedur penerimaan dan pengeluaran kas yang baik. Dengan adanya sistem dan prosedur penerimaan dan pengeluaran kas ini dapat diketahui bagaimana pergerakan keluar masuknya uang kas, sehingga kontrol terhadap uang kas dapat berlangsung dengan baik Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan sistem akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas pada Perum Jasa Tirta I Kota Malang, (2) menjelaskan pengendalian intern terhadap sistem akuntansi khususnyan penerimaan dan pengeluaran kas pada Perum Jasa Tirta I Kota Malang, (3) menjelaskan kelebihan dan kelemahan sistem pengendalian intern terhadap sistem akuntansi khususnyan penerimaan dan pengeluaran kas pada Perum Jasa Tirta I Kota Malang. Teknik pengumpulan data dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah: wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh data: (1) Dokumen pada penerimaan dan pengeluaran kas hanya ada satu saja yang diarsipkan sehingga sering terjadi peminjaman dokumen dari fungsi satu ke fungsi lainnya yang dapat menyebabkan hilangnya dokumen, (2) adanya pengukuran kinerja keberhasilan manajemen berupa KPI (Key Performance Indicator) menjadi satu kelebihan yang dimiliki pada Perum Jasa Tirta I Kota Malang dari segi karyawan yang kompeten, (3) sistem otorisasi yang sudah baik karena adanya pemisahan fungsi sehingga melibatkan beberapa bagian dalam pengotorisasian yang membuktikan bahwa sistem penerimaan dan pengeluaran kas dalam hal pengawasan lebih akurat dan terjadinya kecurangan sangat kecil. Dari hasil pengamatan dan pembahasan Tugas Akhir ini, maka dapat disarankan pada Perum Jasa Tirta I Kota Malang agar diadakannya perangkapan setiap dokumen bukti kas masuk yang berupa rincian bukti pendapatan dan voucher penerimaan, sehingga dokumen yang diarsipkan ada pada setiap bagian yang terkait sistem penerimaan kas yang kemudian dapat diverifikasi untuk membuktikan keabsahannya. Selain itu piutang jasa air maupun jasa non air sebaiknya diasuransikan untuk mengantisipasi piutang yang tak tertagih. Walaupun ada sanksi tegas yang diberlakukan, seperti penarikan fasilitas penunjang untuk pengaliran air ke perusahaan rekanan jika penunggakakan terjadi selama tiga bulan. Tetapi jika perusahaan rekanan tidak mampu membayar atupun bangkrut secara langsung sanksi disini tidak berjalan efektif  karena perusahaan tetap mengalami kerugian akibat tunggakan yang tidak terlunasi oleh perusahaan rekanan

    PENGARUH MOTIVASI BELAJAR, MINAT BELAJAR, DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DI SMK ARDJUNA 2 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Wiratmoko, 2011. Pengaruh Motivasi Belajar, Minat Belajar, dan Lingkungan Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa Program Keahlian Akuntansi Di SMK Ardjuna 2 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sunaryanto, M.Ed. (2) Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si., Ak.   Kata Kunci: motivasi belajar, minat belajar, lingkungan belajar, prestasi belajar siswa Prestasi belajar merupakan suatu pencapaian dari proses belajar siswa. Belajar dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor internal dan eksternal yang mempunyai peranan penting dalam belajar siswa diantaranya motivasi belajar, minat belajar, dan lingkungan belajar. Motivasi belajar dan minat belajar merupakan faktor intern yang dapat mendorong siswa dalam belajar, sedangkan lingkungan belajar merupakan faktor eksternal yang dapat mendukung belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar, minat belajar, dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa program studi akuntansi SMK Ardjuna 2 Malang tahun pelajaran 2011/2012, dengan sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI dan XII. Pengambilan sampel ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh secara parsial motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa program keahlian akuntansi SMK Ardjuna 2 Malang, minat belajar terhadap prestasi belajar siswa program keahlian akuntansi SMK Ardjuna 2 Malang, lingkungan belajar terhadap prestasi belajar siswa program keahlian akuntansi SMK Ardjuna 2 Malang. Sedangkan secara simultan, terdapat pengaruh motivasi belajar, minat belajar, dan lingkungan balajar terhadap prestasi belajar siswa program keahlian akuntansi SMK Ardjuna 2 Malang. Berdasarkan uraian di atas, terdapat pengaruh motivasi belajar, minat belajar, dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar siswa, baik secara parsial maupun simultan. Saran yang dapat diberikan adalah hendaknya siswa meningkatkan motivasi dan minat dalam belajarnya, dan juga semua pihak untuk dapat menciptakan lingkungan belajar yang baik, sehingga prestasi belajar siswa menjadi lebih baik

    Evaluasi Efektivitas Internal Control Terhadap Sistem Pembelian Bahan Baku Pada PT. KIMIA FARMA Tbk. PLANT WATUDAKON JOMBANG

    No full text
    ABSTRAK   Monica Febrilia, Reza. 2011. Evaluasi Efektivitas Internal Control Terhadap Sistem Pembelian Bahan Baku Pada PT. Kimia Farma Tbk. Plant Watudakon Jombang. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Yuli Widi Astuti, S.E., M.Si., Ak.   Kata kunci : Pengendalian Intern, Sistem Akuntansi, Pembelian, Bahan Baku Pada umumnya setiap perusahaan yang didirikan baik yang bergerak dalam bidang jasa perdagangan maupun industri pasti mempunyai tujuan tertentu, salah satunya adalah meningkatkan kemampuan untuk menghasilkan laba atau keuntungan yang optimal. Sistem pengendalian intern sangat diperlukan untuk memantau kegiatan operasional. Ukuran baik tidaknya suatu pengendalian intern dapat diukur dari struktur organisasi yang memuaskan, karyawan yang kompeten, pembagian wewenang dan tanggung jawab dalam suatu organisasi, dan prosedur pencatatan yang memberi perlindungan terhadap kekayaan. Pada perusahaan manufaktur persediaan merupakan salah satu aset perusahaan yang nilainya besar dan pada umumnya berasal dari pembelian. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk menjelaskan  sistem pembelian bahan baku yang diterapkan PT. Kimia Farma (persero) Tbk. Plant Watudakon Jombang serta menjelaskan internal control sistem pembelian bahan baku perusahaan. Dalam menganalisis menggunakan metode pengumpulan data, yaitu : interview, dokumentasi dan observasi, sedangkan untuk metode pemecahan masalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan Tugas Akhir ini dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem pembelian bahan baku pada PT. Kimia Farma (persero) Tbk. Plant Watudakon secara umum telah melaksanakan Sistem Pengendalian Intern (SPI). Adapun saran-saran yang dapat diajukan untuk meningkatkan pelaksanaan sistem pembelian bahan baku pada PT. Kimia Farma (persero) Tbk. Plant Watudakon Jombang, yaitu : (1) Pada bagian pembelian harus lebih meningkatkan kinerjanya dalam memilih pemasok yang benar-benar bermutu dan berkualitas agar tidak terjadi keterlambatan penerimaan bahan baku dari pemasok dan penerimaan bahan baku yang tidak sesuai dengan permintaan perusahaan, (2) Sebaiknya memberikan peringatan yang tegas atau sanksi terhadap karyawan yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik, misalnya karyawan yang lupa memberikan tandatangan atau stempel pada dokumen-dokumen yang dianggap penting, (3) Dalam penyimpanan dokumen-dokumen, khususnya dokumen yang terkait dengan pembelian bahan baku, agar disimpan dengan menggunakan sistem komputer, sehingga kecil resiko kemungkinan terhadap kehilangan data, (4) Sebaiknya pada bagian gudang membuat laporan harian persediaan bahan baku sebagai pedoman atau bukti pendukung bagi pengecekan dan pencatatan persediaan, dan tidak hanya untuk mempermudah atau mendukung bagian produksi dan bagian pembelian saja

    Analisis Rasio Keuangan Daerah Pada APBD Periode Anggaran 2008-2010 Sebagai Penilaian Kinerja Pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRAK   Miyantana, Arevin Putri. 2012. Analisis Rasio Keuangan Daerah Pada APBD Periode Anggaran 2008-2010 Sebagai Penilaian Kinerja Pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Malang. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Program Studi Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Triadi Agung Sudarto, S.E.,M.Si.,Ak   Kata Kunci: Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD), Analisis Rasio Keuangan Daerah, Penilaian Kinerja pada DPPKA   Usaha pemerintah daerah dalam menggali sumber dana yang berasal dari potensi daerah yang dimiliki serta kemampuan mengelola dan memanfaatkan sumber dana yang ada tercermin dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Salah satu untuk menganalisis kinerja keuangan daerah adalah dengan melakukan analisis rasio keuangan terhadap Anggaran Pendapatan dan Pembelanjaan (APBD) yang telah ditetapkan dan dilaksanakan. Untuk mencapai kinerja pemerintah Kabupaten Malang diperlukan analisis rasio pada APBD yang diantaranya: rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektifitas PAD, rasio efisiensi belanja pemerintah. Analisis ini digunakan untuk mengetahui tolak ukur dalam menilai kemandirian keuangan daerah dalam membiayai penyelenggaran otonomi daerah, mengukur efektivitas dan efisiensi dalam merealisasikan pendapatan daerah. Hasil penulisan ini adalah : tingkat kemandirian daerah Kabupaten Malang masih tergolong rendah dan tingkat ketergantungan daerah terhadap sumber dana ekstern masih dikatakan tinggi. Rasio efektivitas PAD pemerintah Kabupaten Malang secara umum dikatakan efektif dalam merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rasio efisiensi belanja kabupaten Malang telah efisien dalam mengalokasikan belanja daerah, karena kurang dari 100% dan juga tidak melebihi dari target yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap perhitungan dalam bab sebelumnya akan didukung dengan hasil akhir yang telah dicapai dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan pada Pemerintah Kabupaten Malang tahun 2008-2010 termasuk dalam kategori baik dalam pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja, hal ini dilihat dari analisis rasio keuangan yang bersumber pada APBD tahun 2008-2010 sedangkan saran yang diberikan, (1) Pemerintah Daerah harus mampu mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatannya yang telah ada, terutama Pendapatan Asli Daerah (PAD) (2) Efisiensi belanja dapat dicapai dengan cara menanamkan semangat kepada setiap pegawai pemerintah daerah untuk melakukan penghematan atas setiap belanja.

    Implementasi Pajak Penghasilan Pasal 21 Pada Gaji Pegawai Tetap Perusahaan Daerah Pasar Surya Surabaya

    No full text
    ABSTRAK   Futiah Nur, Risti. 2012. Implementasi Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Pada Gaji Pegawai Perusahaan Daerah Pasar Surya Surabaya. Tugas Akhir, Jurusan Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Hj. Yuli Widi Astuti, SE, M. S i, Ak   Kata Kunci : PPh Pasal 21, Perhitungan Gaji, Implementasi PPh 21 Fungsi pajak yang bertujuan sebagai sumber pembiayaan pengeluaran negara dan sebagai pelaksana kebijakan pemerintah, mewajibkan wajib pajak untuk membayar pajak penghasilan khususnya PPh Pasal 21. Berdasarkan ketentuan tersebut, maka penting bagi wajib pajak orang pribadi maupun badan untuk mengetahui perhitungan PPh Pasal 21 secara benar dan sesuai dengan Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui implementasi PPh pasal 21 pada PD. Pasar Surya. Objek penelitian Tugas Akhir ini adalah Perusahaan Daerah Pasar Surya Surabaya. Metode pengumpulan data dilakukan secara kepustakaan, observasi dan wawancara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menganalisa data yang diperoleh dari lapangan dan membandingkan dengan teori yang telah diperoleh dalam perkuliahan. Hasil pengamatan yang dilaksanakan di PD. Pasar Surya menunjukkan bahwa implementasi PPh Pasal 21 terhadap gaji pegawai pertama kali dengan melakukan prosedur penggajian di PD. Pasar Surya untuk mengetahui gaji masing-masing pegawai. Jumlah gaji pegawai itulah yang menjadi dasar perhitungan pajak PPh Pasal 21. Perusahaan dalam hal ini PD. Pasar Surya mengimplementasikan perhitungan pajak PPh Pasal 21 terhadap gaji pegawai sesuai dengan peraturan perundangan-undangan, namun PD. Pasar Surya memiliki metode perhitungan sendiri untuk menghitung besarnya gaji yang akan dipotong untuk pembayaran pajak, namun hasil perhitungan pajak tersebut tidak jauh berbeda dengan metode perhitungan menurut aturan perpajakan berdasarkan UU Perpajakan No. 36 Tahun 2008. Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan terhadap Implementasi PPh Pasal 21 PD. Pasar Surya dalam pelaksanaan kepatuhan dan perhitungan pajak khususnya PPh 21 sudah sesuai dengan peraturan perpajakan, meskipun didapati adanya kelebihan pembayaran pajak oleh pegawai. Kedepannya PD. Pasar Surya dapat dijadikan contoh oleh perusahaan BUMD lain dari segi kepatuhan serta efisiensi dalam perhitungan pajak khususnya PPh Pasal 21

    Pengaruh Kemampuan Akuntansi Manual Dan Kemampuan Bahasa Inggris Terhadap Hasil Belajar MYOB Accounting di SMK Antartika 2 Sidoarjo

    No full text
    ABSTRAK   Ningsih, Afifa Maya. 2012. Pengaruh Kemampuan Akuntansi Manual Dan Kemampuan Bahasa Inggris Terhadap Hasil Belajar MYOB Accounting di SMK Antartika 2 Sidoarjo. Skripsi, Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Sunaryanto, M.Ed., (2) Satia Nur Maharani, S.E., M.Si., Ak.   Kata Kunci: Kemampuan Akuntansi Manual, Kemampuan Bahasa Inggris, Hasil Belajar Komputer Akuntansi MYOB Accounting adalah software keuangan yang digunakan untuk mengotomatisasikan kegiatan pembukuan perusahaan secara lengkap dan terinci. Untuk dapat mengoperasikan MYOB Accounting siswa sebaiknya mempunyai kemampuan akuntansi manual, karena dengan mengetahui cara atau metode manual akan memberikan kemudahan dalam mengoperasikannya, serta menguasai kemampuan bahasa Inggris karena bahasa pengantar pada MYOB Accounting adalah bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1)Pengaruh kemampuan akuntansi manual terhadap hasil belajar MYOB Accounting  Siswa Kelas XII Program Keahlian Akuntansi SMK Antartika 2 Sidoarjo; (2) Pengaruh kemampuan bahasa Inggris terhadap hasil belajar MYOB Accounting  Siswa Kelas XII Program Keahlian Akuntansi SMK Antartika 2 Sidoarjo; (3) Pengaruh kemampuan akuntansi manual dan bahasa Inggris terhadap hasil belajar MYOB Accounting  Siswa Kelas XII Program Keahlian Akuntansi SMK Antartika 2 Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII Program Keahlian Akuntansi SMK Antartika 2 Sidoarjo yang berjumlah 142 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Sumber data berasal dari bagian tata usaha dan bagian akademik SMK Antartika 2 Sidoarjo. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, secara parsial diperoleh hasil yaitu terdapat pengaruh kemampuan akuntansi manual terhadap hasil belajar MYOB Accounting , dan terdapat pengaruh kemampuan bahasa Inggris terhadap hasil belajar MYOB Accounting . Secara simultan diperoleh hasil yaitu terdapat pengaruh kemampuan akuntansi manual dan kemampuan bahasa Inggris terhadap hasil belajar komputer akuntasi (MYOB Accounting). Hasil ini mengimplikasikan bahwa kemampuan akuntansi manual dan kemampuan bahasa Inggris terhadap MYOB Accounting  sangat diperlukan agar siswa dapat lebih terampil dalam mengoperasikan MYOB Accounting . Bagi penelitian selanjutnya, sebaiknya melengkapi data sekunder dengan menggunakan data primer dan menambah variabel penelitian yang relevan

    Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan nasabah bermitra dengan bank syariah (studi pada nasabah bank syariah di malang).

    No full text
    ABSTRAK   Pemasaran merupakan tonggak utama bagi keberhasilan suatu perusahaan, melihat persaingan industri perbankan di Indonesia baik itu bank konvensional maupun bank syariah semakin ketat sehingga penerapan bauran pemasaran jasa yang terdiri dari promosi, tempat, harga, produk, people, proses, layanan konsumen dalam perkembangan bank syariah di Malang menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel (prinsip syariah, keandalan, jaminan, produk, promosi, harga, proses, bukti fisik, people, pribadi, psikologis) mempengaruhi pengambilan keputusan nasabah bermitra dengan bank syariah pada nasabah bank syariah yang ada di Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan desain eksploratif. Populasinya adalah nasabah-nasabah yang telah menggunakan jasa perbankan syariah di Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket atau kuesioner tertutup. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis faktor. Pengolahan data menggunakan program SPSS 15 For Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 11 variabel yaitu prinsip syariah, keandalan, jaminan, produk, promosi, harga, proses, bukti fisik, people, pribadi, psikologis telah tereduksi menjadi 2 faktor utama yaitu faktor pemasaran jasa syariah terdiri dari prinsip syariah, keandalan, jaminan, produk, harga, psikologis serta faktor pemasaran jasa terdiri dari promosi, proses, bukti fisik, orang, pribadi. Dalam penelitian ini variabel prinsip syariah yang mempengaruhi pengambilan keputusan nasabah paling tinggi. Sedangkan untuk variable keandalan, jaminan, produk, harga, psikologis, promosi, proses, bukti fisik, orang, pribadi sebagai variabel pendukung terbentuknya keputusan nasabah untuk bermitra dengan bank syariah di Malang. Dengan demikian disarankan agar pihak perbankan syariah mempertahankan dan terus mengembangkan strategi pemasaran jasa syariah khususnya terkait dengan prinsip syariah yang menjadi identitas utama bank syariah. Sedangkan untuk penelitian selanjutnya yang serupa di bank syariah agar bmenambah variabel-variabelnya sehingga dapat diketahui secara luas perilaku konsumen dalam menentukan keputusan nasabah bermitra dengan bank syariah

    Pengaruh Dividend Payout Ratio, Liquidity, dan Asset Growth terhadap Risiko Sistematis (Beta) (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2010)

    No full text
    ABSTRAK   Lutfiana, Amelia. 2012. Pengaruh Dividend Payout Ratio, Liquidity, dan Asset Growth terhadap Risiko Sistematis (Beta) (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2010). Skripsi, Jurusan S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Satia Nur Maharani, S.E., M.Sa., Ak., (II) Makaryanawati, S.E., M.Si., Ak. Kata Kunci: Dividend Payout Ratio, Liquidity, Asset Growth, dan Risiko Sistematis (beta) Investor melaksanakan kegiatan investasi untuk memperoleh tingkat pengembalian (return) berupa dividen dan capital gain. Investor yang rasional tentu akan mengharapkan return yang semakin tinggi atas investasinya dengan mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi karena unsur ketidakpastian. Secara teoritis, risiko dan return mempunyai hubungan yang linier karena nilai return yang besar menyebabkan tingkat risikonya semakin besar. Risiko dibedakan menjadi dua jenis yaitu risiko sistematis dan risiko tidak sistematis. Faktor yang diduga mempengaruhi risiko sistematis (beta) diantaranya dividend payout ratio, liquidity, dan asset growth. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tingkat pengaruh dividend payout ratio terhadap risiko sistematis (beta), liquidity terhadap risiko sistematis (beta), dan asset growth terhadap risiko sistematis (beta). Obyek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2008-2010, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling maka diperoleh jumlah sampel sebanyak 13 perusahaan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dan berkorelasi negatif antara dividend payout ratio dengan risiko sistematis (beta), dan terdapat pengaruh yang signifikan dan berkorelasi negatif antara liquidity dengan risiko sistematis (beta), serta terdapat pengaruh yang signifikan dan berkorelasi positif antara asset growth dengan risiko sistematis (beta). Nilai () sebesar 0,555 menunjukkan bahwa variabel independen yang dipakai mampu mempengaruhi variabel dependen yaitu risiko sistematis (beta) sebesar 55,5%, sedangkan sisanya 44,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka saran yang diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah dengan memasukkan variabel yang lain berupa faktor eksternal perusahaan dan menggunakan data harga saham mingguan ataupun harian untuk menghitung return saham individu dan return pasar sehingga hasilnya lebih akurat

    Analisis anggaran pendapatan jasa pelayanan dalam upaya perencanaan dan pengendalian pada PT. AJ. Bringin Jiwa Sejahtera Malang

    No full text
    ABSTRAK   Putri, Lisaa Bela Chandra Adi. 2009. Analisis Anggaran Pendapatan Jasa Pelayanan Dalam Upaya Perencanaann dan Pengendalian pada PT. AJ. Bringin Jiwa Sejahtera Malang. Tugas Akhir, Jurusan Diploma Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Ika Putri Larasati, S.E, M.Com.   Kata Kunci : analisis anggaran pendapatan jasa, perencanaan dan pengendalian.   Anggaran adalah suatu hal yang sangat penting bagi operasional perusahaan, karena melalui anggaran perusahaan dapat memperkirakan besarnya penerimaan dan pengeluaran yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Terkait dengan hal tersebut, pihak manajer perlu mempersiapkan anggaran secara komprehensif berupa pendapatan dan biaya. Untuk menyusun anggaran yang baik, diperlukan teknik-teknik forecast sehingga penyusunan anggaran tesebut sesuai dengan yang diharapkan perusahaan. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui anggaran pendapatan jasa pelayanan serta untuk mengetahui perkembangan pendapatan jasa pelayanan pada PT. AJ. Bringin Jiwa Sejahtera Malang tahun 2005 sampai dengan tahun 2008 dengan menggunakan metode trend moment. Disamping itu, penulisan ini untuk mengetahui peranan anggaran sebagai alat perencanaan dan pengendalian pada PT. AJ. Bringin Jiwa Sejahtera Malang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data laporan tugas akhir ini adalah Studi Pustaka dan Studi Lapangan sedangkan teknik yang digunakan adalah Wawancara atau Interview dan Dokumentasi atau Documentation. Metode dan teknik pemecahan masalah yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif yaitu dengan menggunakan metode trend moment untuk menghitung proyeksi pendapatan jasa untuk tahun yang akan datang dan analisis selisih (varians) dilakukan untuk mengetahui penyimpangan yang terjadi antara realisasi dan anggaran yang telah ditetapkan dalam upaya perencanaan dan pengendalian perusahaan. Hasil analisis ini adalah penyusunan anggaran pada PT. AJ. Bringin Jiwa Sejahtera Malang dirasa kurang efektif sebagai alat perencanaan dan pengendalian karena terdapat varians yang sangat besar terhadap realisasi pendapatan jasa. Hal ini disebabkan karena penyusunan target yang ditetapkan terlalu tinggi, perusahaan hanya menggunakan perkiraan tanpa memperhatikan realisasi tahun sebelumnya atau teknik-teknik dalam forecast dan ketidakefektifan kinerja perusahaan akibat keluarnya beberapa karyawan yang bergerak di bidang pemasaran. Karena itu, untuk tahun selanjutnya sebaiknya PT. AJ. Bringin Jiwa Sejahtera Malang dalam menentukan target pendapatan jasa juga harus memperhatikan teknik-teknik dalam forecast  misalnya saja dengan menggunakan metode trend moment serta tanpa meninggalkan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang ada agar hasil atau target yang dibuat mendekati realisasi pendapatan jasa.

    Analisis Kredit bermasalah Pada PT. BPR Gunung Ringgit Malang

    No full text
    ABSTRAK   Alfiana, Frida. 2011. Analisis Kredit Bermasalah Pada PT. BPR Gunung Ringgit, Malang. Program Studi DIII Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing Helianti Utami S.E,.M.Si,.Ak   Kata Kunci : Kredi Bermasalah, kolektibilitas bank Pemberian kredit oleh bank mengandung resiko kegagalan atau kemacetan dalam pelunasannya, sehingga dapat berpengaruh terhadap kesehatan bank. Mengingat bahwa bank tersebut bersumber dari dana masyarakat yang disimpan pada bank, maka  resiko yang dihadapi bank dapat berpengaruh pula pada keamanan dana masyarakat tersebut. Penulisan tugas akhir ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisis kredit bermasalah PT. BPR Gunung Ringgit Malan. Dalam penyusunan tugas akhir ini, metode yang di gunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai analisis kredit bermasalah terhadap debitur yang ada di PT. BPR Gunug Ringgit Malang. Kredit bermasalah pada PT. BPR Gunung Ringgit disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya nasabah yang terlambat membayar angsuran yang disebabkan pendapatan usahanya mengalami penurunan, gagal panen, atau nasabah tersebut memiliki watak/ karakter untuk tidak membayar angsuran dan melunasi pinjamannya. Dari pihak bank dapat disebabkan oleh pihak analisis kredit yang mungkin kurang teliti dan tidak sepenuhnya menerapkan unsur 5C dalam proses analisis untuk realisasi kredit karena adanya unsur kecurangan lainnya. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan timbulnya kredit bermasalah pada PT. BPR Gunung Ringgit dikarenakan belum diterapkannya unsur 5C secara maksimal, dan upaya yang dilakukan untuk menagih kepada debitur juga kurang maksimal Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa sebaiknya pihak bank yang melakukan analisis kredit melakukan analisis dengan teliti agar semua unsur 5C yaitu Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition dapat di peroleh dari nasabah dengan baik dan benar guna meminimalisir kredit bermasalah, mengadakan penagihan piutang secara intensif, untuk mempertahankan jumlah modal yang ada

    0

    full texts

    345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇