Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
345 research outputs found
Sort by
evaluasi Pengendalian Internal terhadap sistem dan prosedur penggajian dan pengupahan Pada PT. PG Rajawali I unit PG. Krebet Baru Bululawang malang
ABSTRAK Nur, Avia. 2012. Evaluasi Pengendalian Internal Terhadap Sistem dan Prosedur Penggajian dan Pengupahan Pada PT. PG. Rajawali I Unit PG. Krebet Baru Bululawang-Malang. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi . Program Studi Diploma III, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si,Ak. Kata kunci : Evaluasi pengendalian internal, Sistem dan prosedur penggajian dan pengupahan Gaji dan upah merupakan bagian dari kompensasi yang diberikan perusahaan sebagai balas jasa kepada karyawannya. Pengendalian intern dalam prosedur penggajian dan pengupahan untuk mencegah ancaman dan mengatasi masalah jika terjadi dalam pelaksanaanya. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui sisitem dan prosedur penggajian dan pengupahan pegawai serta untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan yang ada dalam sistem dan prosedur penggajian dan pengupahan. Objek penelitian ini adalah PT. PG. Rajawali I Unit PG. Krebet Baru Bululawang-Malang. Metode pengambilan data dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Metode pemecahan masalah dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan mengevaluasi pengendalian intern terhadap sistem dan prosedur penggajian dan pengupahan baik dokumen maupun fungsi-fungsi yang terkait penggajian dan pengupahan. Hasil analisis dari wawancara dan observasi diketahui bahwa pengendalian intern sistem dan prosedur penggajian dan pengupahan di PT. PG. Rajawali I Unit PG. Krebet Baru terdapat kelemahan atau ketidak sesuaian dengan pengendalian intern yang seharusnya. Kelemahan yang terjadi adalah tidak adanya absensi untuk karyawan tetap, percatatan jam lembur dilakukan sendiri oleh karyawan dan pelaporanya hanya dilakukan seminggu sekali, serta tidak adanya pemisahan fungsi perhitungan gaji karyawan yang dilakukan oleh bagian personalia. Kesimpulan penulisan Tugas Akhir ini yaitu pengendalian intern prosedur penggajian dan pengupahan di PT.PG Rajawali I Unit PG. Krebet Baru memiliki beberapa kelemahan dalam pelaksanaannya namun bukan berarti prosedur penggajian dan pengupahan di PT. PG Rajawali I Unit PG. Krebet Baru sepenuhnya buruk. Sehingga dapat diajukan beberapa saran atau masukan bagi PT. PG. Rajawali I Unit PG. Krebet Baru yaitu untuk meningkatkan kedisiplinan dan mengurangi tingkat kecurangan sebaiknya perusahaan melaksanakan absensi untuk semua karyawan. Untuk pencatatan gaji sebaiknya diadakan otorisasi pengawasan oleh penanggungjawab/mandor serta kepala staf setiap bagian. Adanya pemisahan fungsi perhitungan gaji yang semula dilakukan oleh bagian personalia dilimpahkan kepada bagian akuntansi.
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Perpajakan atas Perekaman SPT pada KPP Pratama Malang Selatan
ABSTRAK Rufenki, Widi. 2012. Analisis Efektivitas Sistem Informasi Perpajakan Atas Perekaman SPT Pada KPP Pratama Malang Selatan. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Makaryanawati, S.E, M.Si, Ak Kata kunci : SPT Tahunan, SPT Masa, Perekaman SPT, efektivitas perekaman SPT, Sitem Informasi Perpajakan Modifikasi (SIPMOD) Surat Pemberitahuan (SPT) adalah surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan perhitungan atau pembayaran pajak. Pengolahan SPT adalah serangkaian kegiatan yang meliputi penelitian SPT dan perekaman SPT. Hampir setiap tahunnya mayoritas Kantor Pelayanan Pajak selalu mengalami masalah dalam perekaman SPT yaitu terjadi penumpukan jumlah SPT masa maupun SPT tahunan yang belum terekam. Tugas akhir ini membahas kasus perekaman SPT selama tahun 2009-2010 pada KPP Pratama Malang Selatan yang mengaplikasikan Sistem Informasi Perpajakan Modifikasi (SIPMOD). Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengetahui mekanisme perekaman SPT, hasil perekaman SPT, serta mengetahui kelemahan dan kendala sistem informasi perpajakan yang diterapkan di KPP Pratama Malang Selatan. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis dalam tugas akhir ini yaitu terjun langsung ke lapangan berupa wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil tugas akhir ini menunjukkkan bahwa efektivitas perekaman SPT tahun 2009 sebesar 88,06 % dan meningkat sebesar 5,13 % menjadi 93,19 % pada tahun 2010. Peningkatan ini disebabkan karena jumlah SPT yang masuk pada tahun 2010 mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2009. Saran dari tugas akhir ini adalah sebaiknya Kepala KPP Pratama Malang Selatan menambahkan jumlah pelaksana yang melakukan perekaman SPT dengan menggunakan bantuan para siswa dari SMK atau mahasiswa dari Universitas setempat yang melaksanakan magang atau PKL di KPP Pratama Malang Selatan. Selain itu Kepala Kantor juga sebaiknya mengganti sistem yang digunakan di KPP Pratama Malang Selatan dan memperbaiki jaringan server yang biasa digunakan
Analisis Sistem Akuntansi Kas Pada Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera Kantor Cabang Jombang
ABSTRAK Rosselyni, Aprilya Giska Harnia. 2012. Analisis Sistem Akuntansi Kas Pada AJB Bumiputera Kantor Cabang Jombang. Tugas Akhir, Program Studi D-III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Tuhardjo, S.E., M.Si., Ak. Kata kunci: sistem, prosedur, kas Sistem akuntansi adalah masalah yang fundamental dalam organsiasi agar pimpinan dalam menjalankan tugasnya dapat berjalan efektif daan efisien ketika ukuran suatu perusahaan menjadi makin besar. Sistem membantu mengendalikan proses yang terjadi dalam perusahaan agar berjalan sesuai prosedur, sehingga tujuan perusahaan mudah tercapai. Sistem penerimaan dan pengeluaran kas merupakan bagian dari sistem akuntansi yang telah terbentuk pada AJB Bumiputera Kantor Cabang Jombang. Penerapan sistem penerimaan dan pengeluaran kas yang baik akan mampu memberikan perlindungan, pengendalian, dan pengawasan atas akun kas. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem penerimaan dan pengeluaran kas pada AJB Bumiputera Kantor Cabang Jombang. Data yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah data yang berhubungan dengan sistem dan prosedur penerimaan kas yang diperoleh selama PKL di AJB Bumiputera Kantor Cabang Jombang. Metode pengumpulan data yang dilakukan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Analisis terhadap sistem penerimaan dan pengeluaran kas dilakukan dengan cara membandingkan antara teori dengan data yang diperoleh selama PKL di AJB Bumiputera Kantor Cabang Jombang. Hasil penulisan Tugas Akhir ini menunjukkan bahwa penerapan sistem dan prosedur penerimaan dan pengeluaran kas sudah cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari struktur organisasi, sistem otorisasi dan prosedur pencatatannya, praktik yang sehat, dan karyawan yang kuantitasnya sesuai dengan tanggung jawabnya serta sudah memiliki bagan alir prosedur penerimaan dan pengeluaran kas yang baik. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan di atas, dapat disarankan bahwa sebaiknya AJB Bumiputera Kantor Cabang Jombang Pemisahan fungsi tanggung jawab hendaknya dilakukan oleh perusahaan untuk meminimalisasi adanya celah kecurangan yang dilakukan oleh pihak kasir serta pengurangan beban tanggung jawab yang dikerjakan oleh pihak kasir. Dengan pemisahan fungsi ini diharapkan efisiensi dan efektifitas kinerja dapat tercapai.
KONTRIBUSI PAJAK HIBURAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA DINAS PENDAPATAN, PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASSET (DPPKA) KABUPATEN MALANG TAHUN 2007-2010
ABTSRAK Fattimah, Fitri. 2012. Kontribusi Pajak Hiburan Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pada Kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Malang. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Progam Studi Diploma III Akuntansi, Fakulats Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Triadi Agung Sudarto, S.E.,M.Si.,Ak Kata Kunci: Pajak Hiburan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pajak hiburan bagi daerah mempunyai potensi yang tinggi dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diharapkan mampu mendukung segala aktivitas pemerintah daerah dalam rangka menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan merata. Salah satu metode untuk mengetahui kontribusi pajak hiburan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah melakukan perhitungan terhadap Anggaran dan Realisasi Pendapatan pada Pajak Hibran dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan penyajian pendapatan regional untuk semua agregat pendapatan pada suatu daerah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga dapat digunakan sebagai ukuran kemampuan suatu daerah dalam menggunakan se ktor-sektor produksi yang telah dimiliki daerah tersebut. Adapun pengertian pajak hiburan yaitu pajak yang dipungut atas setiap penyelenggaraan hiburan. Berdasarkan hasil pengukuran antara anggaran dan realisasi pada penerimaan Pajak Hiburan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Malang tahun 2007 sampai 2010 menunjukkan mampu memenuhi masing-masing anggaran yang telah ditetapkan. Kondisi tersebut dapat dibuktikan dari tingkat prosentase yang masih diatas 100%. Berdasarkan pengukuran kontribusi pajak hiburan terhadap pendapatan asli daerah hal ini membuktikan bahwa Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Malang dalam pemungutan pajak hiburan mempunyai dampak positif bagi peningkatan pendapatan asli daerah. Hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap perhitungan dalam bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa pajak hiburan merupakan salah satu jenis pajak daerah yang signifikan mampu memberi kontribusi terbesar tiap tahun terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah, selain itu realisasi penerimaannya dalam 4 tahun terakhir semakin meningkat dan secara keseluruhan dapat memenuhi target. Beberapa saran yang dapat disajikan yaitu: (1) Meningkatkan pengawasan baik secara langsung maupun tidak langsung, mengingat banyaknya pajak hiburan yang belum terdata. (2) Perlu adanya optimalisasi secara berkesinambungan terhadap usaha-usaha baik intensifikasi maupun ekstensifikasi yang dilakukan secara tepat dan berdayaguna. (3) Mengevaluasi penerimaan setiap tahunnya untuk penyesuaian tarif dengan keadaan ekonomi, dengan tetap menilai kemampuan wajib pajak untuk membayar apabila diberlakukan tarif baru
Evaluasi Sistem dan Prosedur Pengendalian Intern Atas Penggajian dan Pengupahan Pada PT. Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera Cabang Jombang
ABSTRAK Penthasari, Ria. 2012. Evaluasi Sistem dan Prosedur Pengendalian Intern Atas Penggajian dan Pengupahan Pada PT. Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera Cabang Jombang. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi. Program Studi Diploma III, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. H. Tuhardjo, S.E, M.Si. Ak. Kata Kunci: Evaluasi Sistem dan Prosedur Pengendalian Intern, Penggajian dan Pengupahan Sistem Akuntansi mengajarkan sistem pengolahan informasi akuntansi suatu perusahaan yang nantinya hasilnya akan disajikan berupa laporan yang oleh pihak manajemen perusahaan akan dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan kegiatan suatu perusahaan. Namun suatu sistem akuntansi tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya prosedur pengendalian intern yang dapat diandalkan. Gaji dan upah merupakan bagian dari kompensasi yang diberikan perusahaan sebagai balas jasa kepada karyawannya. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk Untuk mengetahui sistem dan prosedur pengendalian intern terhadap penggajian dan pengupahan serta untuk mengetahui hasil evaluasi atas pengendalian intern terhadap prosedur penggajian dan pengupahan pada Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera Jombang. Objek penelitian ini adalah PT. Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera Jombang. Metode pemecahan masalah menggunakan metode kualitatif dengan membandingkan antara teori yang didapatkan di bangku kuliah dengan praktik di lapangan. Perbandingan dilaksanakan dengan teknik membandingkan antara sistem penggajian dan pengupahan yang baik menurut teori dengan sistem dan pengendalian intern yang diterapkan oleh perusahaan. Hasil pengamatan diketahui bahwa sistem dan prosedur pengendalian intern atas penggajian dan pengupahan yang ada di PT. Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera Jombang dapat dikatakan telah berjalan dengan baik meskipun sistem absensi yang digunakan masih menggunakan sistem absensi manual. Selain itu pembentukan dana untuk biaya gaji diperoleh dari kantor pusat (KP) yang akan diberikan atau ditransfer kepada masing-masing kantor wilayah (KANWIL) dan akan dilanjutkan ke kantor cabang (KACAB) yang akan didistribusikan oleh kasir kepada pegawai. Namun guna kelancaran dan keamanan dalam proses penggajian, perhitungan gaji dilakukan secara komputerisasi semua komponen yang berkaitan dengan jumlah gaji yang akan diterima dilakukan secara otomatis dengan bantuan komputer.
Evaluasi Sistem Informasi Persediaan Pada PT. Perkebunan Nusantara XII (persero) Glantangan Jember
ABSTRAK Kurniawan, Cahyono 2012. Evaluasi Sistem Informasi Persediaan Pada PT. Perkebunan Nusantara XII (persero) Glantangan Jember. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Satia Nur Maharani, S.E., M.Sa., Ak. Kata kunci: Sistem Informasi, Persediaan, evaluasi. Persediaan merupakan satu dari aktiva penting yang dimiliki oleh perusahaan. Karena persediaan sangat rentan terhadap kerusakan maupun pencurian, maka diperlukan suatu sistem informasi yang memadai guna meminimalisir kemungkinan terburuk yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi sistem informasi persediaan PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero) Glantangan Jember guna mendapatkan gambaran yang jelas mengenai sistem informasi persediaan yang ada. Untuk memperoleh data yang diperlukan maka penulis menggunakan alat pengumpul data berupa wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini penulis memperoleh data melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa sistem informasi persediaan PT. Perkebunan Nusantara XII (persero) Glantangan Jember sudah cukup efektif, dimana adanya pemisahan diantara fungsi-fungsi terkait dengan pencatatan persediaan. Pengawasan terhadap persediaan juga dilakukan pada waktu yang ditentukan manajemen
MEKANISME PENANGANAN KLAIM MENINGGAL DUNIA PADA SEMUA PRODUK ASURANSI DI AJB BUMIPUTERA 1912 CABANG KAYUTANGAN MALANG
ABSTRAKSI Baihaqi, Ananda Hakim. 2012. MekanismePenangananKlaimMeninggalpadaSemuaProdukAsuransi di AJB BumiputeraCabangKayutangan Malang.TugasAkhirJurusanAkuntansiFakultasEkonomiUniversitasNegeri Malang.Pembimbing: SriyaniMentari, S.Pd ,M.M. Kata Kunci: Mekanisme, PenangananKlaimMeninggalDunia, Asuransi Salah satujenisasuransi yang dikenalluassekaranginiadalahasuransijiwa.Pandanganumummasyarakatmengenaiasuransidanmanfaatnyaternyatamemangbelumdikenalluassepertihalnya bank ataulembagakeuanganlainnya.Disampingmasihadanyakesanbahwamenjadinasabahasuransihanyamenambahbebandancitra miring masyarakatterhadapasuransiterutamadalamkaitannyadenganprosedurklaim yang berbelit-belit. DalamPenulisanTugasAkhirpenulisbertujuanuntukmengetahuiapakahMekanismepenangananklaimmeninggaldunia yang dilakukan AJB Bumiputera1912 cabangKayutangan Malang telahberjalanefektif, hambatan-hambatan yang munculdalam proses penyelesaianklaimasuransijiwapada AJB Bumiputera 1912 cabangKayutangan Malang danupaya-upaya yang dilakukanolehpihak AJB BumiputeracabangKayutangan Malanguntukmengatasihambatan-hambatantersebut. Data yang digunakandalampenulisaniniadalahstudipustakadanstudilapangan, yang diperolehdenganmengumpulkandanmempelajarireferensi yang berkaitandenganmasalah yang dibahas. Berdasarkanhasilpengamatandananalisis data yang diperolehditemukanbahwasecaraumumAJB Bumiputera 1912 cabangKayutangan Malang telahmelaksanakanpenangananklaimsecarabaik. Akan tetapikecenderunganterjadinya proses yang kurangmaksimaldalampelaksanaanklaimmeninggalduniamasihditemukan. Terjadiketerlambatanpembayaranklaimkepadakliendalamsuatukasus yang membuatklienmerasadirugikan.Hal initentusajatidaksesuaidenganmaksuddantujuandariPasal 27 Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor:422/kmk.06/2003 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi yang menerangkanbahwajangkawaktupenyelesaianklaimtidaklebihdari 30 hariterhitungsejaktanggalpenerimaanpengajuanklaim. Pentingnyapembenahan yang harusdilakukanperusahaanasuransi (AJB Bumiputera 1912) atasmekanismepenangananklaimmeninggaldunia di kemudianhari agartidaklagimembuatklienmenungguterlalu lama untukmelakukanklaimsehinggaterciptakepercayaanterhadapperusahaanasuransi
Analisis Perlakuan Akuntansi Terhadap Pendapatan dan Beban pada PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan dan Jaringan Malang
ABSTRAK Daniyati, Lisa. 2012. Analisis Perlakuan Akuntansi Terhadap Pendapatan dan Beban pada PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Pelayanan Jaringan Malang. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Diana Tien Irafahmi, S.Pd., M.Ed. Kata kunci : Pendapatan, Beban, dan Perlakuan Akuntansi Salah satu upaya konkrit untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban keuangan yang memenuhi prinsip tepat waktu dan disusun dengan mengikuti Standar Akuntansi Keuangan yang diterima secara umum. Penyusunan laporan keuangan yang berpedoman pada Standar Akuntansi Keuangan sesungguhnya dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk mewujudkan good governance. Perlakuan akuntansi pendapatan dan beban yang berpedoman pada Standar Akuntansi Keuangan akan menyajikan suatu laporan keuangan yang wajar. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini yaitu untuk mengetahui kesesuaian perlakuan akuntansi pendapatan dan beban pada PT PLN (Persero) APJ Malang dengan SAK. Adapun cara yang digunakan untuk mengetahui kesesuaian perlakuan akuntansi pendapatan dan beban dengan Standar Akuntansi Keuangan yaitu membandingkan cara pengakuan, pengukuran dan penyajian yang diterapkan PT PLN (Persero) APJ Malang dengan Standar Akuntansi Keuangan khususnya PSAK No. 23 yang mengatur tentang pendapatan dan PSAK No. 1 yang mengatur tentang beban beserta penyajian laporan keuangan. Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan Tugas Akhir ini dapat disimpulkan bahwa perlakuan akuntansi pendapatan dan beban PT PLN (Persero) APJ Malang sudah cukup baik sesuai dengan SAK. Adapun saran-saran yang dapat diajukan yaitu : (1) Sebaiknya PT PLN (Persero) APJ Malang dalam penyajian laporan laba/rugi menggunakan laporan laba/rugi per unsur saja, sebab informasi yang disajikan lebih jelas dan terperinci sehingga berguna bagi pengguna laporan keuangan untuk pengambilan keputusan, dibanding dengan laporan laba/rugi per fungsi. Dengan menggunakan satu jenis laporan laba/rugi tidak membutuhkan banyak pertimbangan alokasi beban ke masing-masing fungsi serta akan lebih efisien dalam hal waktu dan pekerjaan, (2) Untuk mengurangi kerugian dalam laporan keuangan, sebaiknya PT PLN (Persero) APJ Malang dalam menjual tenaga listrik kepada pelanggan memperbanyak penjualan tenaga listrik prabayar. Dengan adanya penjualan listrik prabayar, piutang yang tidak dapat ditagih dapat dihindari. Sehingga kerugian perusahaan akan menurun.
Analisis Perlakuan Akuntansi Pendapatan Dan Beban Serta Pelaporan Laba Rugi Pada Pabrik Gula Krebet Baru
ABSTRAK Safira, Nawalia. 2012. Analisis Perlakukan Akuntansi Pendapatan dan Beban Serta Pelaporan Laba Rugi pada Pabrik Gula Krebet Baru. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi. Program Studi Diploma III, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Yuli Widi Astuti, S.E., M.Si,Ak. Kata Kunci: Pendapatan Dan Beban, Perlakuan Akuntansi, Pelaporan Laba Rugi Laba seringkali digunakan sebagai ukuran kinerja suatu perusahaan. Unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinerja adalah pendapatan dan beban. Perlakuan akuntansi untuk pendapatan dan beban yang disajikan secara akurat bagi suatu perusahaan bertujuan untuk memberikan informasi yang layak sebagai dasar pengambilan keputusan. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui perlakuan akuntansi baik pengakuan dan pencatatan, pengukuran serta pengungkapan atas pendapatan dan beban. Objek penelitian ini adalah Pabrik Gula Krebet Baru Bululawang-Malang. Metode pengambilan data adalah dengan observasi serta penelitian kepustakaan. Metode pemecahan masalah dilakukan dengan cara membandingkan kesesuaian perlakuan akuntansi pendapatan dan beban dengan PSAK No 1 tentang laporan laba Rugi serta PSAK No 23 tentang pendapatan. Hasil analisis dari observasi dan studi kepustakaan diketahui bahwa perusahaan belum tepat dalam menerapkan perlakuan pendapatan dan beban karena pada harga pokok produksi rincian unsur pembentuk harga pokok produksi tidak tercantum, serta beban usaha yang seharusnya dicatat di dalam laporan laba rugi tetapi dicatat dan menjadi pengurang pada harga pokok produksi. Perusahaan dalam memperlakukan pengakuan pendapatan dan beban belum sesuai dengan PSAK, khususnya PSAK No 23 karena perusahaan mengakui adanya tiga metode pengakuan namun dalam PSAK No 23 hanya mengakui dua metode yaitu accrual basic dan cash basic. Berdasarkan analisis perlakuan pendapatan dan beban dari hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat diajukan beberapa saran atau masukan bagi Pabrik Gula Krebet Baru adalah hendaknya Pabrik Gula Krebet Baru tidak mencantumkan beban usaha yang seharusnya milik induk perusahaan yaitu PT. PG Rajawali ke dalam perhitungan harga pokok produksi, hal ini agar harga jual dari produk tidak tinggi karena akan berakibat pada pendapatan yang akan menurun. Jika harga jual tinggi maka perusahaan akan kehilangan konsumen dan berakibat berkurangnya penjualan produk. Perusahaan sebaiknya menggunakan dua metode pengakuan yang diakui oleh standar akuntansi yaitu accrual basic dan cash basic agar laporan keuangan perusahaan bisa akuntabel dan auditabel.
PERBANDINGAN SISTEM PENJUALAN ENERGI LISTRIK PASCABAYAR DAN PRABAYAR PADA PT. PLN (PERSERO) AREA PELAYANAN DAN JARINGAN (APJ) KOTA MALANG
ABSTRAK Rahayu Frenina, Mai. 2012. Perbandingan Sistem Penjualan Listrik Pasca Bayar dan Prabayar Pada PT. PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Kota Malang. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi . Program Studi Diploma III, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Diana Tien Irahfahmi, S.Pd.,M.Ed. Kata kunci : Perbandingan sistem penjualan listik, Listrik pascabayar dan prabayar. PT. PLN melakukan penjualan listrik menggunakan sistem penjualan kredit atau pascabayar, namun kini PT. PLN mulai menerapkan sistem penjualan prabayar sebagai program unggulannya. Gencarnya pihak PLN dalam program pengalihan penjualan listrik pascabayar ke listrik prabayar dikarenakan tawaran kelebihan dalam sistem penjualan listrik prabayar jauh lebih menguntungkan dari pada tetap mempertahankan penjualan listrik pascabayar. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui sistem penjualan listrik baik pascabayar maupun prabayar serta untuk mengetahui perbandingan dari kedua sistem penjualan tersebut. Objek penelitian ini adalah PT. PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Kota Malang. Metode pemecahan masalah menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan kata-kata atau kalimat sesuai dengan masalah yang dibahas baik menggunakan teori atau pemikiran yang logis maupun teori yang dilakukan perusahaan. Hasil perbandingan diketahui bahwa diantara kedua sistem penjualan listrik pascabayar dengan prabayar terdapat banyak perbedaan. Perbedaan terjadi dalam hal penerimaan kas, pencatatan meteran, pemutusan listrik, denda keterlambatan, pembayaran uang jaminan, dan pengendalian pemakaian listrik. Kelebihan yang terdapat dari penjualan listrik prabayar yang sangat menguntungkan bagi pihak PLN menjadikan pihak PLN semakin gencar mempromosikan pengalihan listrik dari pascabayar ke prabayar daripada tetap mempertahankan sistem penjualan listrik pascabayar yang memiliki banyak kerugian. Kurangnya sosialisasi serta pelanggan yang masih ragu-ragu untuk beralih ke listrik prabayar menjadi kendala bagi pihak PLN. PT. PLN (Persero) hendaknya lebih meningkatkan sosialisasi tentang listrik prabayar baik lewat media elektronik maupun media massa tanpa mengabaikan pelayanan serta kepuasaan pelanggan