Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
    345 research outputs found

    PENGENDALIAN INTERNAL PELAKSANAAN PENYELESAIAN KLAIM PRODUK ASURANSI KEMATIAN PADA PT. TASPEN (PERSERO) CABANG MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Adiwibowo, Alamsyah. 2012. Pengendalian Internal Pelaksanaan Penyelesaian Klaim Produk Asuransi Kematian Pada PT. TASPEN (PERSERO) Cabang Malang. Tugas Akhir Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hj. Siti Thoyibatun, M.Pd, M.M.   Kata Kunci: Pengendalian internal, ASKEM Kematian dapat menimpa kapan saja, dimana saja, dan secara tiba-tiba. Kematian mengakibatkan hilangnya pendapatan seseorang atau suatu keluarga tertentu. Risiko yang mungkin timbul pada asuransi kematian terutama terletak pada unsur waktu, karena sulit untuk mengetahui kapan seseorang meninggal dunia. Untuk memperkecil risiko tersebut adalah dengan mengasuransikan jiwa kepada perusahaan asuransi. PT. Taspen (Persero) sebagai salah satu BUMN yang bergerak dalam bidang Asuransi Sosial bagi Pegawai Negeri Sipil. Salah satu program yang dikelola PT. Taspen (Persero) adalah Program Asuransi Kematian bagi Pegawai Negeri Sipil dan keluargannya. Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui sistem penyelesaian klaim program Asuransi Kematian dan untuk mengetahui pengendalian internal pelaksanaan penyelesaian klaim produk Asuransi Kematian. Data yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi pustaka dan studi lapangan, yang diperoleh dengan mengumpulkan dan mempelajari referensi yang berkaitan dan dengan cara wawancara langsung dengan pihak yeng terkait, serta dokumentasi data-data yang ada di perusahaan. Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis data yang diperoleh ditemukan bahwa PT. Taspen (Persero) Cabang Malang telah melaksanakan pengendalian internal secara efektif. Terdapat pemisahan tugas sesuai dengan struktur organisasi, tidak adanya otorisasi atau wewnang ganda pada suatu kepala bidang, dan terdapat praktik yang sehat dalam menjalankan usaha perasuransian. Adapun saran yang diberikan untuk menyempurnakan pengendalian prosedur penyelesaian klaim yaitu dengan membuat password untuk perekap data pada seksi DPP (data peserta dan pelayanan), sebaiknya komputer dimatikan sesudah jam tertentu sehingga tidak ada yang dapat memasukkan transaksi untuk diproses sesudah jam tersebut, perusahaan perlu melakukan pelatihan yang terkait dengan sistem yang diaplikasikan oleh perusahaan

    Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010.

    No full text
    ABSTRAK   Habibie, Septim Martina. 2011. Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010. Skripsi, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Dyah Aju Wardhani, M.Si. Ak., (2) Hj. Yuli Widi Astuti S.E., M.Si., Ak   Kata Kunci: Kepemilikan Saham Manajerial, Kepemilikan Saham Institusional, Dewan Komisaris Independen, dan Harga Saham Pemaksimalan nilai perusahaan yang optimal dapat memakmurkan pihak pemilik, investor, maupun pemegang saham sehingga perusahaan masih bisa mempertahankan kelangsungan hidupnya. Bagi perusahaan terbuka (go-public), indikator nilai perusahaan tercermin pada harga saham. Bilamana harga saham suatu perusahaan memiliki trend yang meningkat dalam jangka panjang, hal itu suatu indikator bahwa kinerja perusahaan dalam keadaan yang baik. Meningkatnya harga saham mencerminkan kepercayaan pasar akan baiknya prospek perusahaan bersangkutan pada masa mendatang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh good corporate governance yang diukur dengan mekanisme kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, dan ukuran dewan direksi terhadap harga saham sehingga informasi tersebut dapat mempengaruhi besarnya harga saham baik secara parsial maupun secara simultan. Populasi yang digunakan adalah semua perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2009, dari populasi tersebut terpilih 34 perusahaan sebagai sampel yang dipilih dengan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan cara dokumentasi data sekunder yang diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 17. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji F dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial tidak ada pengaruh dari variabel kepemilikan saham manajerial, kepemilikan saham institusional, dan dewan komisaris independen. Untuk varibel ukuran dewan direksi secara parsial berpengaruh terhadap harga saham. Secara simultan keempat mekanisme di atas tidak mempunyai pengaruh terhadap harga saham. Berdasarkan penelitian ini maka disarankan dalam penelitian lebih lanjut untuk menambah variabel bebas yang lain yang diindikasikan mempunyai pengaruh terhadap harga saham, seperti tingkat suku bunga, indeks harga saham, dan sebagainya. Bagi investor penelitian ini bisa dijadikan gambaran sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat

    Bentuk Penerapan Pertanggungjawaban Sosial Perusahaan Pada PT. PG. Rajawali I Unit PG. Krebet Baru Bululawang Malang.

    No full text
    ABSTRAK   Rahayu, Semi. 2012. Bentuk Penerapan Pertanggungjawaban Sosial Perusahaan Pada PT. PG. Rajawali I Unit PG. Krebet Baru Bululawang Malang. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Prodi D3 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si., AK.   Kata Kunci: Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR),   Bentuk penerapan tanggung jawab sosial perusahaan merupakan wujud peduli perusahaan terhadap lingkungan sosial perusahaan. lingkungan perusahaan adalah pihak terlibat atau terkena dampak secara langsung dari proses produksi perusahaan, sehingga perusahaan harus bertanggungjawab atas dampak yang telah ditimbulkan dari hasil produksinya. Penerapan tanggung jawab sosial perusahaan  yang baik akan meningkatkan citra perusahaan menjadi lebih baik, dan sebagai wujud peduli perusahaan terhadap lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bentuk penerapan pertanggungjawaban sosial perusahaan pada PT. PG. Rajawali I Unit PG. Krebet Baru Bululawang Malang. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif analitif. Data penelitian yang diperoleh berupa penjelasan dari bentuk tanggung jawab sosial yang diterapkan atau dilakukan oleh perusahaan yang diperoleh dari wawancara dan observasi. Kegiatan analitis data yaitu dengan membandingkan antara teori dengan kenyataan faktual yang ada didalam perusahaan, selanjutnya dicari kelebihan dan kekurangan dari bentuk penerapan pertanggungjawaban sosial yang diterapkan oleh perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bentuk penerapan tanggung jawab sosial perusahaan sudah sesuai dengan ketentuan atau undang-undang yang berlaku. Hanya saja perusahaan belum menetapkan standar yang baku untuk proses pencatatan akuntansi tanggung jawab sosial dan pelaporan pertanggungjawaban sosial perusahaan. Perusahaan hanya menyediakan rincian anggaran biaya sosial setiap tahunnya yang kemudian pada akhir periode akan dibuat daftar pengeluaran untuk kegiatan-kegiatan sosial perusahaan sebagai realisasi dari anggaran biaya sosial perusahaan. Disarankan bagi perusahaan agar disusun pedoman atau peraturan mengenai pencatatan akuntansi pertanggungjawaban sosial perusahaan beserta bentuk laporan pertanggungjawaban sosial perusahaan yang dimulai dari dibentuknya dana awal sampai dengan dikeluarkan dana sosial tersebut oleh perusahaan, sehingga diperoleh laporan pertanggungjawaban sosial perusahaan tersendiri yang sesuai dengan standar yang berlaku secara transparan. Dengan adanya laporan tanggung jawab sosial perusahaan dapat meningkatkan citra perusahaan yang lebih baik.

    Efektivitas Sistem dan Prosedur Pengendalian Internal Terhadap Pengajuan Klaim Program Jamkesmas di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan

    No full text
    ABSTRAK   Cahyandari, Irma. 2012. Efektivitas Sisten Dan Prosedur Pengendalian Internal Terhadap Pengajuan Klaim Jamkesmas di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan. Tugas Akhir, Jurusan Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr.Tri Laksiani,S.E., M.M.   Kata Kunci: Efektivitas Sistem, Prosedur Pengendalian Internal, Klaim, Jamkesmas.   Pada dasarnya kemiskinan dan kesehatan saling berhubungan. Kemiskinan mempengaruhi kesehatan sehingga orang miskin rentan terhadap berbagai penyakit. Untuk menjamin akses penduduk miskin terhadap pelayanan kesehatan sebagaimana diamanatkan UUD 1945, sejak tahun 2005 telah diupayakan kebijakan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Miskin. Pro­gram ini diselenggarakan oleh Departemen Kesehatan melalui penugasan kepada PT  Askes (Persero) dalam pengelolaan program pemeliharaan keseha­tan bagi masyarakat miskin. Prosedur pengajuan klaim secara baik dan terintegrasi akan mempengaruhi tingkat efektivitas sistem dan prosedur pada pengajuan klaim Jamkesmas. Salah satu hal terpenting untuk menjaga Efektivitas sistem dan prosedur adalah pengendalian internal rumah sakit. Tujuan yang terdapat dalam Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui sistem dan prosedur pengajuan klaim Jamkesmas. Untuk mengetahui pengendalian internal serta menilai Efektivitas terkait pelaksanaan pengajuan klaim Jamkesmas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara  dan penelitian lapangan (observasi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pelaksanaan pengajuan klaim Jamkesmas serta pengendalian internalnya mencakup pemisahan fungsi antara penerimaan pasien dengan verifikasi pasien, pemberi kode kesehatan dengan mengentri data. Penyediaan informasi tentang data pasien, berkas klaim, jumlah klaim, dan otorisasi. Perangkapan dokumen status pasien melebihi kebutuhan. Tenaga pelaksanaan verifikasi independen di dalam pengendalian internal rumah sakit dapat menunjang efektivitas rumah sakit. Tenaga verifikasi ini melaksanakan tugas memeriksa kelengkapan dokumen klaim. Adanya data kepesertaan yang menunjang di rumah sakit dapat dikatakan pengendalian internal efektif, demi menunjang dokumen yang lengkap tentang data pasien.  Kelemahan yang terdapat pada sistem dan prosedur pengajuan klaim adalah kurangnya tingkat ketelitian pegawai pada proses klaim Jamkesmas. Saran yang diberikan untuk mengurangi kelemahan ini sebaiknya rumah sakit lebih memperhatikan kinerja pegawai untuk mengurangi kesalahan pegawai.

    Evaluasi KualitasProduk Pendanaan Tabungan Haji Perbankan Syariah Studi Kasus pada Bank Muamalat Indonesia cabang Malang Dan Bank Syariah Mandiri Cabang Malang

    No full text
    ABSTRAK   Mujayatim, Siti. 2012. Evaluasi KualitasProduk Pendanaan Tabungan Haji Perbankan Syariah Studi Kasus pada Bank Muamalat Indonesia cabang Malang Dan Bank Syariah Mandiri Cabang Malang. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Puji Handayati, S.E., M.Si., A.K.   Kata kunci : Kualitas, PodukPendanaan, Tabungan Haji, Perbankan Syariah   Penghindaran bunga (riba) merupakan salah satu tantangan yang dihadapi pada masa dewasa ini. Beberapa tahun belakangan ini para ekonom muslim menemukan cara untuk menggantikan sistem bunga pada transaksi dalam transaksi perbankan dengan sistem yang lebih sesuai dengan etika Islam. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme pengajuan produk pendanaan tabungan haji PT Bank Muamalat Indonesia cabang Malang, dan menjelaskan mekanisme pengajuan produk pendanaan tabungan haji PT Bank Syariah Mandiri cabang Malang serta menjelaskan perbedaan antara tabungan haji PT Bank Muamalat Indonesia dengan Tabungan Haji Bank Syariah Mandiri. Dalam menganalisis menggunakan metode pengumpulan data, yaitu : interview, dokumentasi dan observasi, sedangkan untuk metode pemecahan masalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan Tugas Akhir ini dapat disimpulkan bahwa prosedur pengajuan produk tabungan haji pada perbankan syraiah khususnya PT Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Mandiri hampir sama dengan pembukaan tabungan pada umumnya, hanya saja akad yang digunakan untuk masing-masing berbeda. Sedangkan untuk uji beda yang digunakan meliputi (1) akad/perjanjian (2) setoran awal (3) besarnya setoran selanjutnya (4) proteksi asuransi yang diberikan (5) bagihasil (6) biaya administrasi penutupan rekening. Adapun saran-saran yang dapat diajukan untuk meningkatkan pelayanan pada Bank Muamalat Indonesia cabang malang, serta bank Syariah Mandiri cabang Malang khususnya pada produk pendanaan tabungan haji adalah: (1) Lebih gencar dalam mempromosikan tabungan haji (2) memberikan suatu wadah dalam tabungan haji yang mengandung misi sosial agar memacu masyarakat menggunakan ekonomi berbasis syariah.

    Analisis Perubahan Penghitungan PPh Pasal 21 atas Penghasilan Dokter Setelah Penghitungan Kembali PPh Terutang

    No full text
    ABSTRAKSI   Abdillah, Faiz. 2012. Analisis Perubahan Penghitungan PPh Pasal 21 atas Penghasilan Dokter Setelah Penghitungan Kembali PPh Terutang pada Akhir Tahun Pajak. Tugas Akhir Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Makaryanawati, S.E, M.Si, Ak   Kata Kunci: Perubahan Penghitungan PPh Pasal 21, Penghitungan Kembali PPh Terutang.            Sesuai dengan ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia, terdapat dua tahapan kewajiban perpajakan yang harus dilakukan oleh wajib pajak. Salah satu dari tahapan tersebut adalah pemotongan pajak dalam masa tahun berjalan yang dilakukan oleh pemberi kerja. Pelunasan pajak pada masa tahun berjalan dimaksudkan agar wajib pajak tidak dibebani PPh yang kurang dibayar terlampau besar jumlahnya pada saat dilakukan penghitungan kembali PPh terutang pada akhir tahun pajak. Di samping itu juga dapat dihindari terjadinya pajak yang lebih dibayar. Untuk meringankan beban wajib pajak, penghasilan yang diterima oleh wajib pajak dipotong/dipungut oleh pemberi kerja setiap bulannya. Sejak berlaku PER-31/pj/2009 yang diperbaharui dengan PER-57/pj/2009, tatacara pemotongan PPh Pasal 21  menurut PER-15/pj/2006 telah ditinggalkan. Sebelumnya pada PER-15/pj/2006 untuk menentukan jumlah pajak yang harus dipotong, pemberi kerja akan menghitung sebesar 15% dari 50% jumlah penghasilan bruto wajib pajak. Kini  berdasarkan PER-57/pj/2009, pemberi kerja melakukan pemotongan PPh Pasal 21 sebesar jumlah kumulatif dari 50% penghasilan bruto lalu dikalikan sesuai dengan lapisan tarif pajak menurut UU-PPh Pasal 17 ayat (1). Agar dapat dicapai tujuan penelitian secara maksimal maka dilakukan pengkajian atas ketentuan perpajakan berikut aturan pelaksanaannya dan undang-undang yang berkaitan dengan pemotongan PPh Pasal 21. Penulis berupaya memahami ketentuan perpajakan sebelumnya sampai dengan perubahannya yang terbaru. Dari tahapan ini kemudian dibandingkan kesesuaian kedua hasil penghitungan kembali PPh terutang baik menggunakan kredit pajak PER-15/pj/2006 maupun PER-57/pj/2009 terhadap UU-PPh Pasal 20 ayat (1) yang merupakan landasan dari peraturan pemotongan pajak penghasilan. Berdasarkan analisis langsung di KPP Pratama Malang Selatan, ditemukan kecenderungan terjadinya pajak lebih bayar atas penghasilan tenaga ahli yaitu dokter. Pemotongan menurut PER-57/pj/2009 cenderung mengakibatkan pajak lebih bayar menjadi semakin besar daripada pemotongan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit menurut PER-15/pj/2006. Hal ini tentu saja tidak sesuai dengan maksud dan tujuan UU-PPh pasal 20 ayat (1). Dari hasil penelitian diatas, penulis menyarankan agar pemerintah melakukan revisi atau pengkajian ulang atas Peraturan Dirjen Pajak PER-57/PJ/2009 di kemudian hari sehingga tidak lagi bertentangan dengan UU-PPh Pasal 20 ayat(1

    PENGARUH SOLVABILITAS DAN LIKUIDITAS TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN (Studi Empiris pada Perusahaan LQ-45 Periode 2007-2009)

    No full text
    ABSTRAK Halida, Deka Fauzia. Pengaruh Solvabilitas dan Likuiditas terhadap Kebijakan Dividen (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar dalam LQ-45 Periode 2007-2009). Skripsi, Jurusan Akuntansi FE Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Hj. Yuli Widi Astuti, S.E., M.Si., Ak, (II) Makaryanawati S.E., M.Si. Ak.   Kata Kunci: solvablilitas, likuiditas, dan dividend payout ratio   Tujuan utama investor dalam menginvestasikan dananya di perusahaan adalah untuk mencari pendapatan atau tingkat kembalian investasi (return), yang salah  satunya berupa pendapatan dividen. Untuk itu perusahaan menetapkan kebijakan deviden untuk menindaklanjuti perolehan laba yang akan dialokasikan pada dua komponen yaitu dividen untuk investor, dan laba ditahan untuk investasi pada kegiatan usaha yang lain. Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kebijakan dividen yaitu solvabilitas dan likuiditas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variabel bebas solvabilitas dan likuiditas terhadap variabel terikat Dividend Payout Ratio. Dividen payout ratio merupakan proksi dari kebijakan dividen. Variabel solvabilitas dihitung dengan menggunakan debt to total asset ratio, debt to equity ratio, dan long-term debt to equity ratio. Variabel likuiditas dihitung dengan menggunakan current ratio, quick ratio, dan cash ratio. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanasi (explanatory research). Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar dalam LQ-45 periode 2007-2009. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sepuluh perusahaan sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil uji t membuktikan bahwa secara parsial variabel solvabilitas berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat Dividend Payout Ratio meskipun memiliki arah hubungan yang berbeda dengan teori yang telah ada. Sedangkan variabel likuiditas berpengaruh tidak signifikan terhadap Dividend Payout Ratio.Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk penelitian selanjutnya agar menambah periode penelitian, jumlah sampel perusahaan, dan mempertimbangkan variabel-variabel lain yang mempengaruhi kebijakan dividen. Selain itu juga dianjurkan untuk tidak menggunakan LQ-45 sebagai populasi dikarenakan. Hal ini dikarenakan perusahaan LQ-45 merupakan perusahaan besar yang memilikitingkat karakteristik yang serupa

    Penerapan Model Discovery untuk Meningkatkan Pembelajaran IPA di Kelas IV MI. Bahrul Ulum Kecamatan Pandaan

    No full text
    ABSTRAK   Li’ana. 2012. Penerapan Model Discovery untuk Meningkatkan Pembelajaran IPA di Kelas IV MI. Bahrul Ulum Kecamatan Pandaan. Skripsi. Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah, Fakultas Ilmu Kependidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sukamti, M.Pd, (2) Dra. Sri Estu Winahyu, M.Pd.   Kata kunci: Model Discovery, Pembelajaran IPA. Pembelajaran IPA harus melibatkan unsur-unsur proses dan aktivitas siswa baik secara mental maupun fisik, sehingga siswa harus benar-benar tahu apa yang dialami secara langsung dan nyata. Namun kenyataan di lapangan siswa kurang dilibatkan, sehingga anak kurang menguasai konsep yang dapat menyebabkan prestasi anak rendah. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan (1) penerapan model Discovery pada pembelajaran IPA; (2) Aktivitas belajar siswa selama penerapan  model  Discovery; (3) Hasil belajar siswa tentang Struktur Tumbuhan setelah diterapkan model pembelajaran Discovery; (4) Peningkatan hasil belajar IPA menerapkan model Discovery. Rancangan penelitian yang digunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas dengan model siklus. Penelitian dilaksanakan selama 2 siklus, pada setiap siklusnya terdiri dari (1) Planning; (2) Acting dan Observing; (3) Reflecting; (4) Revise Plan. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi, tes. Teknik analisis dengan paparan data, pengolahan, dan penyimpulan. Hasil penelitian pembelajaran IPA dengan menggunakan model Discovery yang awalnya siswa kurang terbiasa sehingga belum bisa dilaksanakan dengan baik, namun setelah diberikan tindakan di siklus II bisa dilaksanakan dengan baik. Sedangkan hasil aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 jumlah skor sampai 8,8%  dan 9,2% pada pertemuan II, sedangkan siklus II pertemuan I Jumlah skor 9,4% dan 9,7% pada pertemuan II. Sedangkan hasil belajar setelah penerapan model Discovery skor nilai hasil belajar siswa pada siklus 1 mendapat rata-rata skor tes  yaitu 53,75 sedangkan pada siklus 2 terjadi peningkatan skor rata-rata hasil belajar siswa yaitu 75,62. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan  model Discovery dapat meningkatkan pembelajaran IPA materi pokok struktur bagian tumbuhan dengan fungsinya di kelas IV MI. Bahrul Ulum Kecamatan Pandaan. Saran dalam menerapkan model Discovery hendaknya guru selalu menggunakan model pembelajaran, memberikan hadiah kecil pada siswa yang aktif dalam pembelajaran, memberi kesempatan siswa untuk senantiasa mencari info sendiri terlebih dahulu, sebelum guru memberikan materi agar siswa dapat mandiri, dan hendaknya selalu dibuat peraturan-peraturan belajar agar siswa dapat belajar disiplin

    Pengaruh Minat dan Motivasi Belajar Siswa Atas Pemanfaatan Media Pembelajaran Terhadap Prestasi Belajar dalam Mata Pelajaran Akuntansi SMA Negeri 1 Batu

    No full text
    ABSTRAK   Seviyana, Bertha Elenora. 2012. Pengaruh Minat dan Motivasi Siswa atas Pemanfaatan Media Pembelajaran Terhadap Prestasi Belajar dalam Mata Pelajaran Akuntansi SMA Negeri 1 Batu. Skripsi, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Tri Laksiani, S.E., M.M., (2) Dr. Sunaryanto, M.Ed.   Kata Kunci: Pemanfaatan Media Pembelajaran dari Segi Minat, Pemanfaatan Media Pembelajaran dari Segi Motivasi, dan Prestasi Belajar Pemanfaatan media pembelajaran disadari oleh banyak praktisi pendidikan dapat membantu aktivitas proses belajar mengajar baik di dalam maupun di luar kelas. Media pembelajaran memiliki kemampuan dalam menggabungkan semua unsur media seperti teks, gambar, animasi, dan suara menjadi satu kesatuan penyajian yang terintegrasi. Dalam pencapaian prestasi yang diharapkan, siswa memiliki minat dan motivasi tersendiri. Dan untuk memacu respon tersebut diperlukan adanya stimulus berupa pemanfaatan media pembelajaran ini. Sehingga diharapkan mampu meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Batu. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah minat belajar siswa atas pemanfaatan media pembelajaran (X1) dan motivasi belajar siswa atas pemanfaatan media pembelajaran (X2), sedangkan variabel terikat adalah prestasi belajar siswa (Y). Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksplanasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Skala yang digunakan adalah skala likert dengan empat pilihan jawaban. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi.  Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis data, dapat dilihat bahwa: (1) Minat belajar siswa atas pemanfaatan media pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Batu. (2) Motivsi belajar siswa atas pemanfaatan media pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Batu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa minat dan motivasi belajar siswa atas pemanfaatan media pembelajaran berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap prestasi belajar siswa. Siswa diharapkan mampu meningkatkan prestasi belajar dengan adanya pemanfaatan media pembelajaran

    Analisis Balanced Scorecard Terhadap Penilaian Kinerja Pada PT. KIMIA FARMA Tbk. PLANT WATUDAKON JOMBANG

    No full text
    ABSTRAK   Dewi Jayanti, Maharani. 2011. Analisis Balanced Scorecard Terhadap Penilaian Kinerja Pada PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Watudakon Jombang. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Ika Putri Larasati, S.E., M.Com   Kata Kunci: Penilaian Kinerja, Balanced Scorecard, Keempat Perspektif. Dalam suatu dunia bisnis pasti ada persaingan antara perusahaan satu dengan yang lain, akan tetapi kebutuhan penilaian kinerja dalam suatu perusahaan semakin komplek seiring dengan ketatnya persaingan tersebut. Persaingan tersebut yang mendorong perusahaan untuk melakukan kinerja pada semua aspek, karena selama ini penilaian kinerja hanya berdasarkan aspek keuangan saja, padahal aspek non keuangan seperti pelanggan, proses internal bisnis, pembelajaran dan pertumbuhan itu juga sangat penting bagi kemajuan suatu perusahaan. Maka dari itu diperlukan sistem penilaian kinerja yang baru untuk melakukan penilaian kinerja yang lebih baik lagi yang disebut Balanced Scorecard. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui apakah kinerja perusahaan obat-obatan PT KIMIA FARMA (Persero) Tbk. sudah cukup baik, penilaian tersebut menggunakan metode Balanced Scorecard. Penulis melakukan penelitian tentang metode Balanced Scorecard karena selama ini PT KIMIA FARMA (Persero) Tbk. dalam menilai kinerja menggunakan empat perspektif ini tetapi tidak kompleks, padahal saat ini perusahaan tidak dapat hanya mengukur kinerja seperti itu tetapi perlu melakukan penilaian secara optimal dengan cara yang kompleks untuk kemajuan perusahaan. Oleh karena itu penulis ingin menganalisis kinerja perusahaan dengan menggunakan metode Balanced Scorecard yang mencakup keempat perspektif yang kompleks yaitu keuangan, pelanggan, proses internal bisnis, pembelajaran dan pertumbuhan untuk dapat menilai sejauh mana perusahaan dapat dikatakan baik kinerjanya. Analisis berdasarkan Balanced Scorecard terhadap PT KIMIA FARMA (Persero) Tbk. ini menghasilkan penilaian berupa: berdasarkan perspektif keuangan perusahaan menunjukkan kinerja yang baik, walaupun pada tahun 2010 dari segi keuangan menurun, perspektif pelanggan juga menunjukkan kinerja yang cukup baik. Pada perspektif proses internal bisnis menunjukkan kinerja perusahaan semakin baik, terlihat dari pengendalian stok yang berhasil dan kegagalan produksi yang berkurang di tahun 2010. Sedangkan pada perspektif pembelajaran dan pertumbuhan kinerja perusahaan cukup baik dilihat dari penanggapan atas klaim gaji karyawan yang berkurang setiap tahun. PT KIMIA FARMA (Persero) Tbk. hendaknya mempertimbangkan menggunakan metode Balanced Scorecard yang lebih kompleks sebagai alat penilaian kinerja perusahaan, sehingga memberikan gambaran dan informasi yang menyeluruh dari keempat perspektif. Dengan adanya perbaikan kinerja, dan kepedulian terhadap karyawan, diharapkan perusahaan dapat lebih memahami kebutuhan pelanggan dan dapat memberikan pelayanan yang memuaskan kepada pelanggan, sehingga pelanggan memberikan kepercayaan kepada perusahaan. Untuk tercapai keberhasilan tersebut hendaknya diikuti kerjasama dan dukungan serta komitmen yang tinggi dari semua pihak di dalam perusahaan untuk lebih meningkatkan kinerja perusahaan agar tercapai semua target yang telah ditentukan bersama

    0

    full texts

    345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇