Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
    345 research outputs found

    ANALISIS KEGIATAN PENGENDALIAN ATAS PROSEDUR PENGESAHAN SURAT PERTANGGUNGJAWABAN (SPJ) BENDAHARA PENGELUARAN PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH (BKD) NGANJUK BERDASARKAN PERMENDAGRI NO 13 TAHUN 2006

    No full text
    ABSTRAK   Nur, Layla. 2012. Analisis Kegiatan Pengendalian Atas Prosedur Pengesahan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Bendahara Pengeluaran Pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk Berdasarkan Permendagri No 13 Tahun 2006. Tugas Akhir, Program Studi D-III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Dr. Dyah Aju Wardhani, M.Si., Ak.   Kata Kunci : SPJ, Kegiatan Pengendalian, Penatausahaan Pengeluaran Daerah   Salah satu prosedur pokok yang harus dilakukan dalam mewujudkan kondisi keuangan yang baik adalah pembuatan Surat Pertanggungjawaban serta Sistem Pengendalian Intern yang maksimal. Dalam pembuatan SPJ ini diperlukan ketelitian yang tinggi serta prosedur dan pemisahan tugas yang jelas, agar memperoleh laporan yang akurat. Penerapan  kegiatan pengendalian atas prosedur Pengesahan SPJ oleh bendahara pengeluaran di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk dirasa sangat dibutuhkan juga. Sehingga penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan pengendalian atas pengesahan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) oleh bendahara  pengeluaran dan pelaksanaan pengendalian atas pengelolaan sistem informasi, pemisahan fungsi, otorisasi atas transaksi, penyelenggaraan dokumentasi atas transaksi, pembatasan akses, dan pencatatan yang akurat di BKD Nganjuk. Untuk mencapai tujuan penulisan diterapkan metode pemecahan masalah yaitu membandingkan penatausahaan pengeluaran daerah di BKD dengan yang tertuang pada Permendagri No. 13/2006 dan Permendagri No. 55/2008, serta  membandingkan penerapan kegiatan pengendalian yang diutamakan pada kegiatan pokok sub bagian keuangan di Badan Kepegawaian Daerah dengan yang tertuang pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 60/2008. Hasilnya menunjukkan bahwa prosedur penatausahaan pengeluaran daerah di BKD Nganjuk sudah bisa dikatakan baik, sehingga penerapan kegiatan pengendalian dalam pengesahan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) oleh bendahara  pengeluaran di BKD Nganjuk sudah terlaksana sebagaimana mestinya. Selain itu penerapan kegiatan pengendalian yang diutamakan pada kegiatan pokok sub bagian keuangan seperti otorisasi atas transaksi, pembatasan akses, dan pencatatan yang akurat sudah terlaksana dengan baik. Tetapi, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi juga seperti kurangnya sarana komputer pada masing-masing bidang dan tidak adanya Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) yang mengakibatkan kurangnya  kelengkapan dokumen-dokumen pendukung dalam proses pengesahan Surat Pertanggungjawaban. Sehingga saran yang perlu diberikan adalah perlunya kelengkapan berupa komputer tersebut segera terpenuhi untuk masing-masing bidang. Serta adanya Bendahara Pengeluaran Pembantu di BKD untuk membantu tugas Bendahara Pengeluaran agar mengurangi tindakan penerbitan surat penolakan. Diharapkan perbaikan tersebut dapat menciptakan suatu proses pengesahan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang transparan dan sesui dengan sistem peraturan yang berlaku.

    Pengaruh Informasi Akuntansi dan Non Akuntansi terhadap Initial Return pada Perusahaan yang Melakukan Initial Public Offering di Bursa Efek Indonesia tahun 2006-2010

    No full text
    ABSTRAK   Pratiwi, Isnaini. 2011. Pengaruh Informasi Akuntansi dan Non Akuntansi terhadap Initial Return pada Perusahaan yang Melakukan Initial Public Offering di Bursa Efek Indonesia tahun 2006-2010. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi. Pembimbing: (I) Hj. Yuli Widi Astuti S.E.,M.Si.,Ak, (II) Satia Nur Maharani S.E.,M.Si.,Ak.   Kata Kunci: profitabilitas, financial leverage, reputasi auditor, umur perusahaan, initial return Sebelum saham diperdagangkan di pasar sekunder untuk proses go public, saham tersebut dijual di pasar perdana yang sering disebut  Initial Public Offering (IPO). Harga saham yang dijual di pasar perdana (saat IPO) telah ditentukan terlebih dahulu, sedangkan harga di pasar sekunder ditentukan oleh mekanisme pasar (penawaran dan permintaan). Saham-saham yang tercatat dipasar perdana pada umumnya diminati investor karena memberikan initial return. Initial return mengindikasikan terjadinya underpricing saham dipasar perdana ketika masuk pasar sekunder. Underpricing adalah kondisi dimana harga saham pada waktu penawaran perdana relatif lebih rendah dibandingkan harga dipasar sekunder. Beberapa faktor diduga mempengaruhi tingkat initial return, yakni informasi akuntansi yang meliputi profitabilitas dan financial leverage, serta  informasi non akuntansi yang meliputi reputasi auditor dan umur perusahaan.   Tujuan penelitian ini adalah untuk  menjelaskan pengaruh profitabilitas, financial leverage, reputasi auditor, dan umur perusahaan terhadap initial return. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan Initial Public Offering tahun 2006 hingga 2010. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan purposive random sampling dan diperoleh 89 sampel. Teknik analsis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara reputasi auditor terhadap initial return.  Sedangkan yang tidak berpengaruh terhadap initial return adalah profitabilitas, financial leverage dan  umur perusahaan. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini menyarankan agar  investor dan perusahaan memperhatikan reputasi auditor  untuk  mengetahui   tingkat initial return

    Pengaruh efikasi diri siswa terhadap prestasi belajar berdasarkan tipe tes pada mata pelajaran akuntansi kelas XI IPS di SMA Negeri 9 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Serani, Elsmeyti Indra. 2012. Pengaruh Efikasi Diri Siswa terhadap Prestasi Belajar berdasarkan Tipe Tes pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI IPS SMA Negeri 9 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Sumadi, S.E, M.M, Pembimbing (2) Dr. Puji Handayati, S.E, M.M,Ak.   Kata Kunci: Efikasi Diri Siswa, Tipe Tes, Prestasi Belajar. Proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru dan siswa diharapkan tercermin dalam prestasi belajar. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa baik itu internal maupun eksternal. Salah satu faktor internal adalah efikasi diri yang dimiliki oleh siswa. Selain itu, untuk melihat perubahan tingkah laku siswa mengenai pemahaman dan penguasaan terhadap mata pelajaran tertentu maka diperlukan evaluasi yang merupakan tahap terakhir dari kegiatan belajar mengajar. Mengingat umumnya bentuk evaluasi, maka dalam penelitian ini peneliti menggunakan bentuk evaluasi berupa tes untuk melihat tingkat pencapaian siswa terhadap pelajaran akuntansi. Tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda dan esai.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri siswa terhadap prestasi belajar, pengaruh tipe tes terhadap prestasi belajar siswa, dan pengaruh efikasi diri siswa dan tipe tes terhadap prestasi belajar. Efikasi diri siswa merupakan keyakinan yang dimiliki oleh siswa terhadap kemampuan yang mereka miliki. Sedangkan tipe tes merupakan tes yang digunakan untuk mengukur tingkat pencapaian siswa, bentuk tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pilihan ganda dan esai. Prestasi belajar yang digunakan adalah hasil ulangan tengah semester mata pelajaran akuntansi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksplanasi (Eksplanatory Research). Penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 9 Malang. Populasi pada penelitian meliputi seluruh siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 9 Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sample. Sampel yang diteliti berjumlah 62 orang. Pengujian hipotesis menggunakan Analisis Regresi berganda dengan menggunakan SPSS 17 for windows. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh (1) efikasi diri siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar, (2) tipe tes berpengaruh terhadap prestasi belajar, (3) efikasi diri siswa dan tipe tes berpengaruh secara simultan terhadap prestasi belajar. Saran dari penelitian ini yaitu bagi guru sebaiknya mengetahui efikasi diri siswanya sebelum melakukan atau memberikan tes. Selain itu cara dan upaya yang dilakukan oleh guru sangat diperlukan agar siswa mampu memiliki pemahaman secara menyeluruh. Bagi peneliti lain sebaiknya menambahkan variabel lain yang mempengaruhi prestasi belajar siswa dan menggunakan sampel yang lebih banyak

    ANALISIS PENILAIAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP PADA LAPORAN KEUANGAN PT TASPEN (PERSERO) CABANG MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Zamroni, 2012. Analisis Penilaian Akuntansi Aktiva Tetap Pada Laporan Keuangan PT TASPEN (Persero) Cabang Malang. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Siti Thoyibatun, M.Pd., M.M. Kata Kunci: Aktiva Tetap, Penilaian, Penyajian Laporan Keuangan. Peranan aktiva tetap terhadap perusahaan sangat besar untuk mendukung kegiatan usahanya. Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia tentang aktiva tetap dan penyusutan, penilaian aktiva tetap adalah sebesar nilai perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Sebagai perusahaan yang memiliki karakteristik dalam menjalankan usahanya, PT TASPEN (Persero) Cab Malang juga menerapkan perlakuan akuntansi dengan sebuah sistem yang telah mengakomodir dari Standar Akuntansi Keuangan. Penilaian Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penilaian aktiva tetap pada laporan keuangan PT TASPEN (Persero) Cabang Malang berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan No 16 dan No 17 yang berlaku di Indonesia. Metode yang digunakan dalam perolehan data adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan interview dan dokumentasi. Tehnik pemecahan masalah dilakukan dengan langkah mengidentifikasi alur perolehan aktiva tetap, penyajian, penilaian aktiva tetap dan menganalisis kesesuaiannya dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia No. 16 dan No. 17 tentang aktiva tetap dan penyusutan. Hasil penelitian tersebut, PT TASPEN (Persero) Cabang Malang mengakuisisi aktiva tetap melalui pembelian sebesar harga faktur dan aktiva tetap melalui pekerjaan investasi sebesar harga kontrak. Penyusutan dilakukan dengan metode garis lurus dan aktiva tetap tidak beroperasi akan diusulkan untuk dihapus. Aktiva tetap ini disajikan paling atas karena merupakan aktiva terbesar dan paling penting bagi perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penilaian akuntansi pada PT TASPEN (Persero) Cabang Malang telah mengakomodir dari Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia, meskipun masih terdapat beberapa kelemahan

    Analisis Prosedur Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah Dan Penetapan Nisbah Bagi Hasil (Studi Kasus Pada Produk "Pembiayaan Hunian Syariah" PT. Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang)

    No full text
    ABSTRAK   Ainiah, Leni. 2012. Analisis Prosedur Pembiayaan  Musyarakah Mutanaqishah dan Penetapan Nisbah Bagi Hasil (Studi Kasus pada Produk “Pembiayaan Hunian Syariah” PT. Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang). Tugas Akhir Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Puji Handayati, S.E, M.M., Ak.   Kata Kunci: Pembiayaan Hunian Syariah, Musyarakah Mutanaqishah, Nisbah Bagi Hasil.   Pembiayaan hunian syariah merupakan salah satu produk pembiayaan konsumen Bank Muamalat Indonesia yang membantu masyarakat terhadap pembiayaan rumah, apartemen, ruko, rukan, kios, baru maupun bekas, atau pengalihan take-over KPR dari bank lain. Produk pembiayaan ini menggunakan akad murabahah (jual beli) atau akad musyarakah mutananqishah (kerjasama sewa). Namun, perlu diketahui bahwa produk sejenis di bank syariah lain masih menggunakan akad murabahah (jual beli) saja, oleh karena itu produk “Pembiayaan Hunian Syariah” ini menjadi keunggulan tersendiri bagi Bank Muamalat Indonesia. Musyarakah Mutanaqishah merupakan pembiayaan dengan  prinsip bagi hasil, sehingga penentuan keuntungannya adalah mendapatkan bagi hasil sesuai dengan nisbah (persentase) yang telah disepakati. Tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui prosedur pembiayaan musyarakah mutananqishah pada Produk “Pembiaya-an Hunian Syariah” dan untuk mengetahui penetapan nisbah bagi hasilnya pada PT. Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang. Berdasarkan analisis data dan analisis pemecahan masalah, prosedur pembiayaan ini telah berjalan dengan lancar seiring dengan keefektifan divisi yang terkait, begitupun untuk penetapan nisbah bagi hasil. Namun, seyogyanya pihak bank lebih menginovasi Produk “Pembiayaan Hunian Syariah” dan lebih mempercepat proses persetujuan permohonan pembiayaan se-hingga dapat menarik masyarakat. Pihak bank juga harus lebih memperketat evaluasi dan analisa pengajuan pembiayaan calon nasabah, sehingga dapat meminimalisir pembiayaan macet atau menurunkan angka Non Performing Financing (NPF).

    ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA), PRICE EARNING RATIO (PER), BOOK VALUE PER SHARE, TOTAL ASET DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP INVESTMENT OPPORTUNITY SET (IOS)

    No full text
    ABSTRAK   Budi, Muh. Arif Setia. 2012. Pengaruh Analysis Effect of Return On Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER), Book Value Per Share (BV), Total Asset and Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Investment opportunity Set (IOS) pada perusahaan food and beverages yang listing di BEI periode 2008-2011. Skripsi, Program S-1 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Puji Handayati, S.E., M.M., Ak. (II) Makaryanawati, S.E., M.Si., Ak.   Kata Kunci: Return On Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER), Book Value Per Share (BV), Total Asset, Debt to Equity ratio (DER), dan Investment opportunity Set (IOS). Adanya pilihan investasi yang dapat menghasilkan keuntungan dimasa depan merupakan kesempatan bertumbuh bagi perusahaan yang akan menaikkan nilai perusahaan. Pilihan investasi di masa yang akan datang ini kemudian di kenal dengan istilah Investment opportunity Set (IOS). Dalam penelitian ini IOS diproksikan dengan market value to book value of assets (MBVA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel independen Return On Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER), Book Value (BV), Size, dan Leverage berpengaruh terhadap variabel dependen investment opportunity set (IOS). Sampel yang digunakan adalah perusahaan food and beverages yang listing di BEI periode 2008-2011, yang telah diseleksi menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan cara dokumentasi data sekunder yang diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for Social Sciences) versi 19.0 for Windows. Untuk menguji secara simultan variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y) digunakan uji F, sedangkan untuk menguji secara parsial digunakan uji t. Hasil penelitian Secara parsial ROA, PER, dan Size berpengaruh positif terhadap IOS msing-masing sebesar 73,3%, 66,4%, 30,2%. Untuk variabel Book Value dan Leverage secara parsial tidak berpengaruh. Return On Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER), Book Value (BV), Size, dan Leverage secara simultan berpengaruh terhadap IOS sebesar 58,8%. Sedangkan sisanya 41,2% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Saran yang dapat diberikan penulis dalam penelitian ini adalah (1) penelitian berikutnya dapat menggunakan proksi pendekatan pengukuran komposit (composite measurements), untuk mengurangi measurement error yang ada pada proksi dengan rasio individual. (2) memperluas objek penelitian, tidak hanya perusahaan food and baverages tetapi juga pada perusahaan manufaktur serta non manufaktur

    Evaluasi Sistem Pemungutan Retribusi Ijin Mendirikan Bangunan Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Pada Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Kab. Blitar

    No full text
    ABSTRAK   Anita, Sari Yani. 2012. Evaluasi Sistem Pemungutan Retribusi Ijin Mendirikan Bangunan Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Pada Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Kab. Blitar. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Nurika Restuningdiah, S.E.,M.Si.Ak.   Kata Kunci :Evaluasi sistem pemungutan retribusi, Retribusi Izin Mendirikan Bangunan. Pajak daerah dan retribusi daerah  berimplikasi terhadap peranannya dalam memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu restribusi yang dapat menjadi komponen dalam kontribusi peningkatan penghasilan asli daerah adalah restribusi ijin mendirikan bangunan. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui sistem pemungutan retribusi izin mendirikan bangunan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah  pada kantor pelayanan terpadu Kab. Blitar serta untuk mengetahui perkembangan penerimaan Retribusi IMB pada kantor KPTSP Kab. Blitar pada tahun anggaran 2009 sampai dengan tahun 2011. Objek penelitian Tugas Akhir ini dilakukan Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Kab. Blitar. Metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan observasi. Metode pemecahan masalah analisa data kuantitatif yang dilakukan dengan cara menganalisis perkembangan data target dan realisasi retribusi izin mendirikan bangunan dari tahun anggaran 2009-2010 Hasil analisis dari penelitian diperoleh bahwa penerapan sistem pemungutan Retribusi izin mendirikan bangunan yang dilakukan oleh KPTSP sudah baik. Hal ini terlihat dari bentuk struktur organisai garis dan staf yaitu wewenang dan tugas berasal dari pimpinan yang dibantu oleh masing- masing bagian sesuai tanggung jawab, sehingga tidak menunjukkan duplikasi pekerjaan. KPTSP memiliki audit internal dan audit eksternal untuk memeriksa dan mengawasi keuangan dan kinerja karyawan. Pada pembayaran Retribusi ditangani oleh bagian administrasi atau kasir yang penyetorannya dilakukan setiap hari. Kelemahan dari sistem ini adalah formulir yang digunakan dalam operasinya masih belum memiliki nomor urut tercetak yaitu formulir pendaftaran wajib pajak/Retribusi serta adanya kendala yang dihadapi dalam meningkatkan restribusi ijin mendirikan bangunan. Rekomendasi dari pemungutan retribusi IMB dengan cara memberi nomor urut tercetak agar tidak terjadi kesalahan dengan penomoran yang sama. Perkembangan penerimaan retribusi IMB belum efekstif dikarenakan faktor- faktor kurangnya kesadaran masyarakat dalam membayar Retribusi IMB dan banyaknya Wajib pajak berdomisili di luar daerah. Dipenda memiliki dua kebijakan untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu kebijakan internal dan kebijakan eksternal. Disarankan agar KPTSP lebih meningkatkan kebijakan- kebijakan yang sudah direncanakan sebelumnya agar penerimaan Retribusi dapat mencapai target yang telah ditetapkan dan dapat menambah Pendapatan Asli Daerah yang digunakan untuk membiayai pembangunan daerah

    ANALISIS SISTEM KREDIT SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISIR KREDIT BERMASALAH PADA PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT SUKOREJO MAKMUR, KABUPATEN PASURUAN

    No full text
    ABSTRAK   Sari, Devi Novita. 2012. Analisis Sistem Kredit sebagai upaya Meminimalisir Kredit Macet pada PT. BPR Sukorejo Makmur. Kabupaten Pasuruan. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Tri Laksiani, S.E., M.M   Kata Kunci : Sistem kredit, Minimalisasi Kredit Bermasalah PT BPR Sukorejo Makmur merupakan salah satu jenis bank pemerintahan yang bidang usahanya selain menghimpun dana dari masyarakat juga menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk kredit. Kredit merupakan salah satu pendapatan terbesar dalam sebuah lembaga perbankan atau sejenis. Untuk itu diperlukan adanya suatu sistem kredit yang baik untuk menjaga kelancaran pelaksanaan kredit untuk meminimalisasi kredit bermasalah. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem kredit pada PT BPR Sukorejo Makmur sebagai upaya meminimalisir kredit macet, serta mengetahui cara yang ditempuh untuk mengatasi kelemahan dari sistem kredit yang diterapkan. Teknik pengumpulan data dengan studi kepustakaan dan studi lapangan. Untuk metode pemecahan masalah menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis diperoleh bahwa sistem kredit yang diterapkan PT BPR Sukorejo Makmur sudah cukup baik dan efektif dalam hal mengelola kredit dan meminimalisir kredit bermasalah. Upaya Bank dalam meminimalisir kredit bermasalah yaitu dimulai dari tahap perencanaan, realisasi kredit, dan pengawasan mulai dari pengawasan terhadap kelancaran pembayaran sampai dengan pengawasan saat penagihan. Namun masih ada hal-hal yang masih harus ditempuh untuk meminimalisir kredit bermasalah pada PT BPR Sukorejo Makmur. Yaitu (1) Bank perlu menghindari memberikan kredit kepada pihak saudara (2) Hendaknya diberikan asuransi pada semua jenis jaminan (3) memberikan keringanan bunga kepada nasabah (4) Bank menjaga kelancaran kredit dengan fokus mengingatkan yang terdiri dari reminding, problem screening, soft pressuring, recommending (5) Bank berani melakukan penolakan atas pengajuan kredit yang tidak memenuhi syara

    Evaluasi Pelaksanaan Prosedur Penyelesaian Klaim Asuransi Jiwa pada AJB Bumiputera 1912 Kantor Cabang Kayutangan Malang

    No full text
    ABSTRAK   Hakam, Irsyado. 2012. Evaluasi Pelaksanaan Prosedur Penyelesaian Klaim Asuransi Jiwa pada AJB Bumiputera 1912 Cabang Kayutangan Malang. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sriyani Mentari, S.Pd., M. M.   Kata Kunci: Asuransi Jiwa, Prosedur Penyelesaian Klaim   Asuransi diatur pada Undang-undang No.2 Tahun 1992, Peraturan Pemerintah No.73 tahun 1992 tentang penyelenggaraan perasuransian, Peraturan Pemerintah No.63 Tahun 1999 atas perubahan Peraturan Pemerintah No. 73 tahun 1992, Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 422/kmk.06/2003 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian dan Perusahaan Reasuransi. Pada saat ini banyak pemegang polis yang mengeluhkan lambatnya penanganan klaim yang memakan waktu lebih dari batas maksimal yang ditetapkan oleh undang-undang yaitu tiga puluh hari. Tujuan Penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui apakah pelaksanaan prosedur penyelesaian klaim asuransi jiwa AJB Bumiputera cabang Kayutangan Malang sudah efektif, hambatan-hambatan apa saja yang muncul dalam proses penyelesaian klaim asuransi jiwa pada AJB Bumiputera 1912 cabang Kayutangan Malang dan upaya-upaya apa yang dilakukan oleh pihak AJB Bumiputera 1912 cabang Kayutangan Malang untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Data yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi pustaka dan studi lapangan, yang diperoleh dengan mengumpulkan dan mempelajari referensi yang berkaitan dengan masalah yang dibahas dan dengan cara wawancara langsung dengan pihak yang terkait, serta dokumentasi data-data yang ada dalam perusahaan yang mendukung permasalahan. Berdasarkan hasil pengamatan dan data yang diperoleh, secara umum AJB Bumiputera belum melaksanakan prosedur penyelesaian klaim secara efektif, masih ada kekurangan seperti ketelitian pada proses penyelidikan riwayat kesehatan dan jangka waktu penyelesaian klaim AJB Bumiputera 1912 Cabang Kayutangan Malang bertentangan dengan Pasal 27 Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor : 422/kmk.06/2003 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi yang menerangkan bahwa jangka waktu penyelesaian klaim tidak lebih dari 30 hari. AJB Bumiputera 1912 juga mengalami hambatan-hambatan yang sering muncul dalam pelasanaan prosedur penyelesaian klaim pada perusahaan asuransi pada umumnya. Upaya-upaya yang dilakukan oleh AJB Bumiputera kurang efektif dan masih bisa memicu terjadinya hambatan yang sama di masa yang akan datang. Dari kesimpulan yang ada disarankan agar pelaksanaan prosedur penyelesaian klaim dan upaya penanganan penyelesaian klaim di AJB Bmiputera 1912 cabang Kayutangan Malang lebih diefektifkan dengan memperbaiki pelayanan dalam penyelesaian klaim agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.

    Pengembangan Modul Akuntansi Berbasis Teknik Pembelajaran Simulasi pada Materi Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang untuk SMK Kelas X

    No full text
    ABSTRAK   Fasa, Rosaria Ratih Patriaty. Pengembangang Modul Akuntansi Berbasis Teknik Pembelajaran Simulasi pada Materi Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang untuk SMK Kelas X. Skripsi, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Diana Tien Irafahmi, S.Pd., M.Ed., (II) Hj. Yuli Widi Astuti, S.E., M.Si., Ak.   Kata Kunci: Modul, Teknik Pembelajaran Simulasi, Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang Tujuan pembelajaran adalah agar siswa berhasil menguasai bahan pelajaran sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. Maka dari itu perlu diadakan pengorganisasian materi agar seluruh siswa dalam kelas tersebut dapat menguasai materi pelajaran yang telah ditetapkan dalam waktu yang sama, misalnya satu semester. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menggunakan modul dalam kegiatan pembelajaran, hal ini akan memberikan beberapa keuntungan, yaitu (1) meningkatkan motivasi siswa, (2) setelah dilakukan evaluasi, guru dan siswa mengetahui pada bagian modul yang mana siswa telah berhasil dan belum berhasil, (3) siswa mencapai hasil sesuai kemampuannya, (4) bahan pelajaran terbagi lebih merata, dan (5) pendidikan lebih berdaya guna. Materi yang dipilih dalam pengembangan modul ini adalah siklus akuntansi perusahaan dagang. Modul yang dikembangkan guna menunjang kegiatan pembelajaran menggunakan teknik pembelajaran simulasi karena metode ini memindahkan suatu situasi yang nyata kedalam ruang belajar karena adanya kesulitan melakukan praktik di dalam situasi yang sesungguhnya, dengan demikian siswa memperoleh pemahaman dan pengalaman langsung terhadap tugas-tugas yang dilakukan akuntan. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan modul akuntansi berbasis teknik pembelajaran simulasi pada materi siklus akuntansi perusahaan dagang untuk SMK kelas X. Adapun karakteristik modul yang dikembangkan yaitu: (1) self instructional, (2) self contained, (3) stand alone, (4) adaptif, dan (5) user friendly. Prosedur yang digunakan dalam pengembangan modul yaitu: (1) analisis kebutuhan, (2) pengembangan produk awal, (3) validasi ahli, (4) revisi produk 1, (5) uji coba lapangan terbatas, (6) revisi produk 2, dan (7) produk akhir. Modul yang dihasilkan sesuai dengan karakteristik yang telah ditentukan. Selanjutnya modul divalidasi oleh seorang guru mata pelajaran akuntansi SMK dan seorang dosen desain grafis. Selain itu produk juga diujicobakan pada 28 siswa SMK kelas X jurusan akuntansi. Hasil penilaian seluruh aspek validasi memiliki persentase 90%, hal ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan valid/layak digunakan sebagai bahan ajar untuk membantu siswa dan guru dalam proses pembelajaran

    0

    full texts

    345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇