Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
    345 research outputs found

    ANALISIS PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DENGAN PENERAPAN KONSEP AKUNTANSI SUMBER DAYA MANUSIA ( Studi pada PDAM Kota Malang )

    No full text
    ABSTRAK   Baskoro, Edo Andaru. 2013. Analisis Penysusunan Laporan Keuangan Dengan Penerapan Konsep Akuntansi Sumber Daya Manusia (Studi pada PDAM Kota Malang). Skripsi. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) H. Dr. Eka Ananta Shidharta, S.E, M.M, Ak. dan Pembimbing (II) Hj. Dr. Endang Sri Andayani, S.E., M.Si. Ak.   Kata kunci: Akuntansi Konvensional, Akuntansi Sumber Daya Manusia, Rasio Profitabilitas Akuntansi Sumber Daya Manusia muncul sebagai alternatif atas kelemahan akuntansi konvensional. Akuntansi konvensional hanya mengakui pertukaran barang dan jasa tanpa mengkomunikasikan perubahan-perubahan dalam aktiva manusia. Biaya biaya yang dikeluarkan untuk mengakuisisi, pelatihan, pengembangan dan pendidikan dianggap sebagai beban pada saat terjadinya dan dicatat di beban adminitrasi dan umum sehingga terjadi distorsi pada aktiva dan laba bersih sehingga akan mempengaruhi kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui kemungkinan penerapan konsep akuntansi sumber daya manusia. (2) Untuk mengetahui kinerja keuangan setelah penerapan akuntansi sumber daya manusia. (3) Untuk mengidentifikasi kendala atau hambatan dalam penerapan akuntansi sumber daya manusia. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, wawancara dan kepustakaan. Metode analisis data adalah metode deskriptif yaitu dengan mengumpulkan, mengolah, menggambarkan keadaan obyek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Hasil penelitian sesudah penerapan akuntansi sumber daya manusia menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan akuntansi konvensional. Dari empat rasio profitabilitas yaitu Return on Investment (ROI) pada tahun 2009-2012 mengalami kenaikan sebesar 0,07%, 0,17%, 0,09% dan 0,43%, Return on Equity (ROE) mengalami kenaikan sebesar 0,06%, 0,21%, 0,11% dan 0,07%, Operating Profit Margin (OPM) mengalami kenaikan 0,15%, 0,28%, 0,27%, dan 0,26%, untuk Net Profit Margin (NPM) mengalami kenaikan sebesar 0,1%, 0,21%, 0,21% dan 0,73%. Dari hasil perhitungan rasio profitabilitas yang mengalami kenaikan disarankan agar PDAM kota Malang dapat menerapkan konsep Akuntansi sumber daya manusia dalam laporan keuangannya yang bermanfaaf dalam pengendalian beban akuisisi, pengembangan, pelatihan dan pendidikan sumber daya manusia serta menghasilkan informasi yang lengkap dan relevan. Pembuatan laporan keuangan dengan konsep akuntansi sumber daya manusia sebaiknya hanya didasarkan pada metode pelaporan tambahan yang hanya digunakan pihak internal perusahaan dalam merencanakan dan mengelola sumber daya manusia serta mengambil keputusan, dimana dalam pelaporan keuangan tambahan ini tidak diperiksa akuntan publik

    Pengembangan Modul Elektronik Dengan Adobe Flash Player Pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas X Akuntansi 1 di SMK Islam Batu.

    No full text
    ABSTRAK   Banyal, Santi Nurcahya. 2013. Pengembangan Modul Elektronik Dengan Adobe Flash Player Pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas X Akuntansi 1 di SMK Islam Batu. Skripsi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1)  Dr. Hj. Endang Sri Andayani, S.E., M.Si. Ak. (2) Drs. H. Sumadi, S.E., M.M   Kata kunci: Modul Elektronik , Jurnal Penyesuaian. Modul Elektronik digunakan untuk meningkatkan pembelajaran dalam kelas terutama dalam memahami suatu materi. Siswa belajar dengan senang sehingga dapat  mengetahui, dan memahami ilmu yang ditransformasikan oleh guru. Penggunaan modul yang variatif akan meningkatkan motivasi pembelajaran dan akan meningkatkan hasil pembelajaran siswa. Materi jurnal penyesuaian perusahaan jasa merupakan materi yang harus dikuasai siswa baik konsep maupun praktek penyusunan atau sistematika. Materi tersebut dianggap sulit oleh siswa sehingga memerlukan media pendukung untuk mengatasi masalah tersebut. Peralatan multimedia yang lengkap di sekolah, harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Tujuan dari pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa Modul Elektronik dengan menggunakan software Adobe Flash Player pada mata pelajaran Jurnal penyesuaian. Oleh karena itu, dengan adanya Modul elektronik ini diharapkan materi pembelajaran lebih diminati oleh peserta didik, sehingga belajar akuntansi dapat dilakukan dengan mudah dan menyenangkan. Pengembangan modul elektronik ini menggunakan model pengembangan Borg & Gall dengan prosedur pengembangan modul elektronik 6 tahap yaitu (1) Tahap Analisis Kebutuhan, (2) Tahap Produksi/Pengembangan Produk, (3) Tahap validasi Ahli, (4) Tahap Revisi, (5) Tahap Uji Coba Produk, (6) Tahap Revisi Produk Akhir Hasil Pengembangan. Jenis data yang digunakan berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif adalah penilaian terhadap bahan ajar yang bersumber dari angket tertutup, sedangkan data kualitatif berupa kritik, saran, dan pendapat secara umum tentang multimedia pembelajaran dari validasi ahli dan uji coba lapangan terbatas. Analisis Keseluruhan Validasi diperoleh dari ahli materi dengan nilai rata – rata persentase 77,78 %, ahli media diperoleh nilai rata - rata persentase sebesar 95,33 % dan uji coba lapangan terbatas diperoleh nilai rata- rata sebesar 87,66 %. Sehingga rata- rata persentase keseluruhan sebesar 86,92 % dan dapat disimpulkan bahwa modul akuntansi elektronik dalam materi jurnal penyesuaian perusahaan jasa yang telah dikembangkan valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran akuntansi dalam materi jurnal penyesuaian perusahaan jasa di SMK Islam Batu. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada guru khususnya,untuk memanfaatkan modul akuntansi elektronik ini dalam proses pembelajaran. Sarana dan prasarana di kelas hendaknya memadai untuk menunjang proses pemanfaatan media secara optimal. Lebih jauh, agar dapat dikembangkan modul akuntansi elektronik ini pada  materi lain dan inovasi baru, agar dapat meningkatkan pembelajaran

    Pengaruh Pengendalian Diri, Atribusi dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Kognitif Akuntansi. Studi Kasus Mahasiswa S1 Pendidikan Akuntansi Angkatan 2010 Universitas Negeri Malang.

    No full text
    ABSTRAK   Suparmi, 2013. Pengaruh Pengendalian Diri, Atribusi dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Kognitif Akuntansi. Studi Kasus Mahasiswa S1 Pendidikan Akuntansi Angkatan 2010 Universitas Negeri Malang. Pembimbing 1: Dr. H. Tuhardjo, S.E,.M.Si. Ak, Pembimbing 2: Sawitri Dwi Prastiti, S.E., M.Si. Ak   Kata Kunci    :   Pengendalian Diri, Atribusi, Minat Belajar, Tingkat Pemahaman Akuntansi Hasil belajar kognitif  akuntansi dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal ada dua macam faktor kognitif dan non kognitif, yang termasuk faktor kognitif salah satunya adalah kecerdasan emosional seperti pengendalian diri dan faktor non kognitif diantaranya adalah atribusi dan minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengendalian diri atribusi dan minat belajar terhadap hasil belajar kognitif akuntansi. Pendekatam yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian explanatif yaitu yang bertujuan menguji pengaruh dimensi pengendalian diri, atribusi dan minat belajar terhadap hasil belajar kognitif  akuntansi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner atau angket untuk mengetahui pengendalian diri, atribusi dan minat belajar. Variabel hasil belajar kognitif akuntansi diukur dengan menggunakan nilai-nilai mata kuliah PA1,  PA2, AKM1, AKM2, AKL1 dan Auditing yang diperoleh dari  bagian tata usaha Universitas Negeri Malang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang  yang signifikan pengendalian diri terhadap hasil belajar kognitif akuntansi dengan tingkat signifikan 0.000. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik pengendalian diri yang dilakukan oleh mahasiswa akan semakin baik hasil belajar kognitif akuntansi. Terdapat pengaruh positif yang tidak signifikan  atribusi terhadap hasil belajar kognitif akuntansi dengan signifikan 0.189. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik atribusi yang dilakukan oleh mahasiswa tidak berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif akuntansi Terdapat pengaruh positif  yang tidak signifikan minat belajar terhadap hasil belajar kognitif akuntansi dengan tingkat signifikan 0.147. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik minat belajar yang dilakukan oleh mahasiswa tidak berpengaruh terhadap  hasil belajar kognitif akuntansi Pengujian secara simultan variabel pengendalain diri, atribusi dan minat belajar hanya berpengaruh 11% terhadap hasil belajar kognitif akuntansi dan 89 % dipengaruhi oleh variabel lain, variabel hasil belajar kognitif akuntansi hanya diukur dengan menggunakan nilai PA1, PA2, AKM1, AKM2, AKL1 dan Auditing,populasi yang digunakan hanya mahasiswa S1 Pendidikan Akuntansi. Sebagai mahasiswa kita harus mempunyai pengendalian diri yang baik, supaya mampu untuk mengendalikan emosi diri pada saat menghadapi suatu peristiwa atau masalah dengan lebih dahulu mampu mempertimbangkan dampak dari tindakan yang akan dilakukanya

    Analisis Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa dalam Pembelajaran Akuntansi di SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto.

    No full text
    ABSTRAK   Zaeni, Diar Elysa. 2012. Analisis Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa dalam Pembelajaran Akuntansi di SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:                   (I) Dr. Suparti, M.P., (II) Hj. Yuli Widi Astuti, S.E., M.Si.,Ak.   Kata Kunci: Pendidikan Karakter Bangsa, pembelajaran Akuntansi Pendidikan karakter merupakan usaha untuk membentuk siswa yang berkarakter dan dapat dilakukan dengan memberikan pengalaman positif yang sebanyak-banyaknya. Sebab, pendidikan adalah sebuah pengalaman dan prosesnya berlangsung terus-menerus. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan fokus penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pendidikan karakter bangsa dalam pembelajaran akuntansi di SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto. Untuk sub fokus penelitian mulai dari perencanaan pembelajaran sampai pelaksanaan pendidikan karakter bangsa dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pada penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrument utama. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan kamera, panduan telaah wawancara dokumen, panduan wawancara, catatan lapangan, dan panduan observasi. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, perencanaan pembelajaran pendidikan karakter sesuai dengan kriteria. Guru sudah mencantumkan beberapa aspek yang terdapat dalam kurikulum, yaitu identitas, indikator, tujuan, nilai karakter bangsa, materi, strategi, pendekatan, dan metode. Indikator sudah disusun dengan menggunakan kata kerja operasional. Serta pemilihan nilai pendidikan karakter bangsa sudah disesuaikan dengan indikator. Kedua, pelaksanaan pendidikan karakter bangsa dalam pembelajaran. Dalam proses pembelajaran guru sudah menyisipkan karakter bangsa di setiap kegiatan pembelajaran. Penerapan pendidikan karakter oleh guru dilakukan dengan cara memberikan contoh langsung maupun penuturan secara verbal disela-sela pembelajaran. Ketiga, terdapat beberapa ketidak sesuaian antara perencanaan pembelajaran berkarakter dengan pelaksanaan pendidikan karater bangsa dalam pembelajaran. Nilai pendidikan karakter yang telah direncanakan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran tidak diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya, dalam penerapan pendidikan karakter bangsa akan lebih baik jika menggunakan adanya variasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Variasi pembelajaran dapat dilakukan dengan cara menggunakan pendekatan, metode, model, maupun strategi yang berbeda-beda dalam setiap pertemuan. Selain itu seharusnya guru juga harus memahami dan mengembangkan teknik penilaian untuk membangun karakter bangsa yang lebih baik supaya penerapan pendidikan karakter bangsa dapat diterpkan oleh siswa secara optimal.   ABSTRACT   Zaeni, Diar Elysa. 2012. The Analysis of  Implementation of the Nation Character Education in Accounting Learning at SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto. Sarjana’s Thesis, Department of Accounting, Faculty of Economies, State University of Malang Malang. Advisors:(I) Dr. Suparti, M.P., (II)Hj. Yuli Widi Astuti, S.E., M.Si.,Ak.   Keyword: The Nation Character Education, Accounting Learning Character education is an effort to form the character of students and it can be done by providing a positive experience as much as possible. Therefore, education is an experience and continuous process. Based on the statement above, the objective of this research is to describe the implementation of the national character education in learning accounting at SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto. The frame of the research is from lesson plan to implementation of nation character education in learning activity. This study uses a qualitative research design with a phenomenological approach. In this study, the researcher acted as the main instrument. Data collection method used in this study is documentation, observation, and interviews. In collecting data, the researcher used cameras, interviews, field notes and observation guide. The results of data analysis shows that first, the character education of lesson plans is suitable with the criteria. Teachers have included some aspects such as identity, indicators, goals, national character building, materials, strategies, approaches, and methods. Indicator has been prepared using operational verb and the selection of the value of education is based on the nation's character indicator. The second is, the implementation of the national character education in teaching learning activity. Teachers in the learning process have inserted good characters in each learning activity. Implementation of character education is done by teachers by giving direct example so that students can apply them. Third, there is some discrepancy between the lesson plan and the implementation of nation character education in learning. Some of the value of character education which has been arranged in the lesson plan is not applied in learning activity. Furthermore, the implementation of nation character education would be better if teacher use a variety of learning. Learning variation can be done by using the approach, methods, models, and different strategies in each course. In addition, teachers should understand and develop assessment techniques to build the nation's character order to make students apply the national character education optimally

    ANALISIS EFEKTIFITAS EKSTENSIFIKASI WAJIB PAJAK TERHADAP PENINGKATAN WAJIB PAJAK TERDAFTAR PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) PRATAMA PONOROGO

    No full text
    ABSTRAK   Oktafeirina, Fentyana Dwi. 2013. Analisis Efektifitas Ekstensifikasi Wajib Pajak Terhadap Peningkatan Wajib Pajak Terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ponorogo. Tugas Akhir, Program Studi Diploma Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing Sulastri S.Pd, MSA.   Kata kunci: Analisis Efektifitas Ekstensifikasi Wajib Pajak, Peningkatan Wajib Pajak Terdaftar   Pajak merupakan iuran masyarakat kepada negara yang terutang oleh wajib pajak untuk kelangsungan hidup suatu negara dalam melaksanakan pembangunan di segala bidang, yang sifatnya wajib. Sedangkan Ekstensifikasi Wajib Pajak adalah kegiatan yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dalam rangka meningkatkan jumlah wajib pajak terdaftar. Teknik pengumpulan data dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah observasi, interview dan dokumentasi. Tugas Akhir ini bertujuan untuk: (1) Untuk mendeskripsikan ekstensifikasi wajib pajak terhadap peningkatan wajib pajak terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ponorogo (2) Untuk mendeskripsikan tingkat keefektifan ekstensifikasi wajib pajak terhadap peningkatan wajib pajak terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ponorogo. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah dengan memberikan penjelasan mengenai data-data yang diperoleh dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ponorogo berupa jumlah Wajib Pajak tahun 2009 dan 2010. Berdasarkan analisa tersebut, upaya ekstensifikasi wajib pajak yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ponorogo yaitu melalui pemberian surat pemberitahuan, sosialisasi dan penyuluhan, seminar dan diskusi. Dari ketiga upaya ekstensifikasi wajib pajak yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ponorogo masih belum dapat meningkatkan jumlah wajib pajak tahun 2009 dan 2010 yang justru mengalami penurunan. Dengan adanya hal ini tentunya akan berdampak pada jumlah pendapatan KPP Pratama Ponorogo khususnya, dan di Indonesia pada umumnya. Dengan memperhatikan hasil yang diperoleh diatas, sebaiknya Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dibawah naungan Direktorat Jendral Pajak untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak serta meningkatkan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan, misalnya dapat dilakukan melalui media televisi seperti iklan layanan masyarakat mengenai pentingnya fungsi pajak dengan yang diharapkan memberikan kontribusi yang besar terhadap kepatuhan wajib pajak serta kepada negara sebagai salah satu sumber penerimaan yang dipergunakan untuk pembangunan di segala bidang.

    PENGARUH INDEPENDENSI DAN ETIKA PROFESI TERHADAP KETAATAN STANDAR PROFESIONAL AKUNTAN PUBLIK (SPAP) DALAM PENGAUDITAN LAPORAN KEUANGAN (STUDI EMPIRIS PADA KAP KOTA MALANG)

    No full text
    ABSTRAK   Fitria Astuti, Iva. 2013. Pangaruh Independensi Dan Etika Profesi Terhadap Ketaatan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) Dalam Pengauditan Laporan Keuangan (Studi Empiris pada KAP Kota Malang). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Cipto Wardoyo, S.E.,M.Pd.,M.Si, Ak, (2) Dr.Suparti.,M.P.   Kata kunci: Independensi, Etika profesi, Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP). Independensi merupakan salah satu karakteristik terpenting bagi auditor dan merupakan dasar dari prinsip integritas dan objektivitas, berarti mengambil sudut pandang yang tidak bias dalam melakukan pengujian audit, evaluasi atas hasil pengujian dan penerbitan laporan audit. Etika profesi merupakan suatu panduan utama dalam melaksanakan jasa professional untuk mengatur perilakunya yang sesuai dengan kode etik dengan menerapkan standar mutu tinggi dalam pelaksanaan setiap pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah independensi dan etika profesi terdapat perbedaan yang signifikan terhadap ketaatan Standar Profesional Aknuntan Publik (SPAP) dalam pengauditan laporan keuangan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah auditor pada Kantor Akuntan Publik kota Malang yang berjumlah 80 auditor dan seluruhnya dijadikan sampel sebagai penelitian karena metode sampel yang digunakan adalah metode convenience sampling yang termasuk dalam non-probability sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuesioner kepada tiap-tiap KAP di wilayah Malang yang berisi pernyataan-pernyataan mengenai independensi, etika profesi, dan standar profesi akuntan publik (SPAP). Analisis data menggunakan uji validitas dan reliabilitas serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengauditan laporan keuangan terdapat pengaruh signifikan variabel independensi dan etika profesi terhadap ketaatan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) baik secara parsial maupun simultan. Saran dalam penelitian ini adalah (1) sebaiknya untuk peneliti selanjutnya tidak hanya melakukan penelitian melalui kuisioner akan tetapi bisa terlibat langsung dengan wawancara terhadap pihak auditor  di Kantor Akuntan Publik tersebut, (2) bagi peneliti selanjutnya, lebih mengembangkan variabel lain yang dapat berpengaruh pada ketaatan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP), tidak hanya faktor-faktor yang berpengaruh pada independensi, dan (3) sebaiknya peneliti selanjutnya lebih memperluas area penelitian, tidak hanya di kota malang akan tetapi kota-kota lain di Indonesia sehingga dapat mewakili populasi penelitian

    Analisis Prosedur dan Kebijakan Pemberian Kredit Pada KBPR Arta Kencana Wonoasri Madiun

    No full text
    ABSTRAK   Purwitaningtyas, Dian. 2013. Analisis Prosedur dan Kebijakan Pemberian Kredit Pada KBPR Arta Kencana Wonoasri Madiun. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Satia Nur Maharani, S.E,M.Sa.AK.   Kata Kunci : Kebijakan, Prosedur pemberian kredit Seiring dengan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat dan demi mewujudkan masyarakat yang makmur serta berkecukupan maka tingkat pelayanan terhadap masyarakat harus ditingkatkan. Salah satu lembaga yang bisa membantu untuk mewujudkannya adalah bank atau lembaga keuangan lainnya. Bank atau lembaga keuangan ini mempunyai peranan penting dalam melaksanakan distribusi, karena bertindak sebagai perantara  antara nasabah dan lembaga itu sendiri. Bank dikenal sebagai lembaga keuangan yang kegiatan utamanya menerima simpanan giro, tabungan, dan deposito. Bank juga dikenal sebagai tempat untuk meminjam uang dan menukar uang bagi masyarakat yang membutuhkan. Bank atau lembaga keuangan menyalurkan dana pada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk kredit. Pihak Bank sebagai pemberi kredit selain memperoleh keuntungan dari pemberian kredit tersebut juga mengalami resiko yaitu merupakan kredit bermasalah yang menyebabkan tunggakan kredit atau kredit macet. Untuk menekan besarnya tunggakan kredit, maka diperlukan ketelitian pihak bank dalam menganalisis permohonan kredit. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui prosedur dan kebijakan pemberian kredit pada KBPR Arta Kencana Wonoasri Madiun. Teknik pengumpulan data menggunakan metode pengumpulan data berupa studi kepustakaan dan studi lapangan, sedangkan metode pemecahan masalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil pengamatan Tugas Akhir ini, diperoleh kesimpulan bahwa secara garis besar prosedur dan kebijakan pemberian kredit yang dijalankan KBPR Arta Kencana Wonoasri Madiun sudah baik. Namun yang masih perlu mendapatkan perhatian adalah pada bagian penilaian atas kredit yang diajukan oleh calon debitur. Bagian ini meliputi analisis kelayakan kredit yaitu dengan menggunakan prinsip 5C yang dalam praktek dilapangan dijalankan tidak sesuai dengan prosedur pemberian yang tertulis. Berdasarkan hasil pengamatan ini disarankan kepada KBPR Arta Kencana Wonoasri Madiun bahwa dalam memberikan kredit agar lebih selektif dan teliti. Hal ini bisa dilakukan selain dengan menggunakan prinsip 5C, sebaiknya pihak bank juga menggunakan analisis 7P dan studi kelayakan usaha. Sedangkan untuk menciptakan SDM yang berkualitas sebaiknya secara rutin pihak bank mendatangkan orang yang berkompeten untuk memberikan pengarahan dan motivasi pada karyawan agar karyawan lebih giat dan tidak bermalas-malasan dalam bekerja. Serta memberikan bonus tiap tahunnya untuk karyawan yang berhasil memperoleh target dan melaksanakan tanggung jawab dengan baik di bagiannya, sehingga bisa menjadi panutan atau contoh bagi karyawan lainnya

    Pengembangan Media Pembelajaran dengan Menggunakan Program Adobe Flash pada Mata Pelajaran Akuntansi Pokok Bahasan Penilaian Persediaan dan Perhitungan Harga Pokok Penjualan Untuk Siswa SMA

    No full text
    ABSTRAK   Hanggarayana, Egar Tri. 2013. Pengembangan Media Pembelajaran dengan Menggunakan Program Adobe Flash pada Mata Pelajaran Akuntansi Pokok Bahasan Penilaian Persediaan dan Perhitungan Harga Pokok Penjualan Untuk Siswa SMA. Skripsi, Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Tuhardjo, SE, M.Si, Ak, Pembimbing (II) Triadi Agung Sudarto, SE, M.Si, Ak.   Kata Kunci: Media Pembelajaran, Adobe Flash, Persediaan, Harga Pokok Penjualan Guru sering dihadapkan pada situasi dimana siswa merasa jenuh atau kurang termotivasi mengikuti kegiatan pembelajaran khususnya pada mata pelajaran akuntansi materi penilaian persediaan dan perhitungan harga pokok penjualan, sehingga siswa akan kesulitan untuk menerima materi yang di sampaikan guru. Dari observasi yang dilakukan penulis atau pengembang media di SMAN 1 Sambelia, siswa lebih tertarik atau termotivasi pada media yang menampilkan visualisasi yang menarik. Pada materi penilaian persediaan dan perhitingan harga pokok penjualan dibuat dalam bentuk satu media pembelajaran yang dapat menampilkan visualisasi mengunakan program Adobe Flash. Pengembangan media Adobe Flash ini diharapkan proses pembelajaran akan lebih menarik, efektif, dan efisien. Tujuan  pengembangan ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran Adobe Flash untuk mata pelajaran akuntansi pokok bahasan penilaian persediaan dan penghitungan harga pokok penjualan. Pengembangan ini menggunakan model Pengembangan Sadiman dengan tahapan-tahapan meliputi: 1) tahap analisis materi; 2) tahap pengembangan sinopsis; 3) tahap penyusunan naskah; 4) tahap produksi media; 5) tahap validasi media; 6) tahap test/uji coba; 7)tahap evaluasi dan revisi media; 8) tahap akhir. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket untuk ahli media, ahli materi dan responden uji coba. Sedangkan metode analisis data menggunakan metode deskriptif prosentase dengan mengubah data kuantitatif menjadi persentase. Hasil pengembangan secara keseluruhan, hasil validasi ahli materi memiliki sekor 26 dengan tingkat kelayakan 86% sehingga berdasarkan kriteria kelayakan, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang di kembangkan layhak/tidak revisi. Hasil validasi ahli media memiliki sekor 23 dengan tingkat kelayakan 76% sehingga berdasarkan keriteria kelayakan sapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak/tidak revisi. Hasil uji coba media memiliki sekor 1274 dengan tingkat kelayakan 87% sehingga berdasarkan criteria kelayakan prodak dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang di kembangkan layak/tidak revisi dan tidak dilakukan uji coba ulang. Revisi yang di lakukan yaitu perbaikan tombol yang tidak berfungsi, penulisan kata yang masih salah, perbaikan materi dan suara/audio

    Gaya Mengajar Guru, Gaya Belajar Siswa dan Prestasi Belajar Pada Kelas Khusus dan Kelas Reguler di SMAN 1 Blitar

    No full text
    ABSTRAK   Setyorini, Novaria 2012. Gaya Mengajar Guru, Gaya Belajar Siswa dan Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Pada Kelas Khusus dan Kelas Reguler di SMAN 1 Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Diana Tien Irafahmi, S.Pd., M.Ed., (2) Ika Putri Larasati, S.E., M.Com.               Kata kunci: Gaya mengajar guru, gaya belajar siswa, prestasi belajar, pendidikan Akuntansi.               Program pendidikan reguler adalah program pendidikan nasional yang penyelenggaraan pendidikannya bersifat massal yang berorientasi pada kuantitas untuk dapat melayani sebanyak mungkin siswa usia sekolah. Karena program reguler tidak dapat melayani semua kebutuhan individual siswa terutama siswa dengan kecerdasan dan intelegensia yang tinggi, maka dibentuklah program khusus untuk menampung siswa berbakat tersebut. Kedua kelas memiliki karakteristik yang berbeda, dan dalam penelitian ini akan dibahas mengenai gaya mengajar guru, gaya belajar siswa dan prestasi belajar Akuntansi pada kelas khusus dan kelas reguler. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) gaya mengajar guru pada kelas khusus dan kelas reguler, (2) gaya belajar siswa pada kelas khusus dan reguler, (3) perbedaan prestasi belajar siswa pada kelas khusus dan kelas reguler, dan (4) perbedaan prestasi belajar siswa dengan gaya belajar visual, auditori dan kinestetik pada kelas khusus dan kelas reguler. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner (angket). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII dengan jumlah sampel 78 siswa. Analisa data menggunakan statistika deskriptif dan uji beda independent sample t test. Dari hasil analisis statistik deskriptif diperoleh: (1) gaya mengajar guru pada kelas khusus memiliki kecenderungan gaya mengajar learner centered demikian juga pada kelas reguler gaya mengajar guru memiliki kecenderungan learner centered (2) gaya belajar yang dimiliki siswa kelas khusus 57% adalah gaya belajar kinestetik sedangkan pada kelas reguler 53% siswa memiliki gaya belajar visual. Dari hasil uji beda diperoleh: (1) terdapat perbedaan prestasi belajar siswa pada kelas khusus dan kelas reguler dan (2) terdapat perbedaan prestasi belajar siswa dengan gaya belajar kinestetik pada kelas khusus dan kelas reguler, namun tidak ada perbedaan prestasi belajar pada siswa dengan gaya belajar visual dan auditori. Disarankan agar guru lebih banyak menggunakan variasi gaya mengajar agar semua siswa dapat mengoptimalkan prestasi belajarnya dan kepada siswa SMAN 1 Blitar agar lebih mengetahui gaya belajarnya sehingga dapat menyesuaikan cara belajarnya dan pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajarnya

    Efektivitas Model Pembelajaran MURDER(Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review) terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI IPS SMAN 6 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Asyari, Lea Maria. 2013. Efektivitas Model Pembelajaran MURDER (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review) Terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI IPS SMAN 6 Malang. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Suparti, M.P., (2) Dr. H. Cipto W, SE., M. Pd., M. Si., Ak.   Kata Kunci: Model Pembelajaran MURDER, Prestasi Belajar, Akuntansi. Permasalahan yang sering terjadi pada proses pembelajaran akuntansi adalah siswa kurang aktif dan pembelajaran yang dilakukan oleh guru masih konvensional. Hal tersebut sesuai dengan hasil observasi yang dilakukan peneliti di kelas XI IPS SMAN 6 Malang pada waktu pembelajaran akuntansi. Selain itu, siswa hanya terpacu pada sumber belajar yang dijelaskan oleh guru. Keadaan tersebut membuat siswa menjadi bosan, pengetahuan yang didapatkan terbatas dan kurang bersemangat mengikuti pelajaran sehingga menyebabkan nilai yang diperoleh siswa kurang maksimal. Upaya yang dilakukan peneliti untuk meningkatkan prestasi siswa adalah menggunakan model pembelajaran MURDER pada pembelajaran akuntansi. Rumusan masalah dalam penelitian ini: 1) Apakah model pembelajaran MURDER efektif  digunakan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi kelas XI IPS SMAN 6 Malang dan 2) Bagaimanakah penerapan model pembelajaran MURDER pada mata pelajaran akuntansi kelas XI IPS SMAN 6 Malang Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan eksperimen semu (quasy experiment design) dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Subyek penelitian yang digunakan adalah XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 33 orang dan XI IPS 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 32 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan soal pretest-posttest. Pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi, nilai pretest dan posttest. Kegiatan analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik inferensial untuk menguji hipotesis dengan menerapkan uji one way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan model pembelajaran MURDER mendapatkan respon positif dari siswa yang terlihat dari hasil observasi saat proses pembelajaran pada kelas eksperimen, dengan demikian model pembelajaran MURDER lebih efektif meningkatkan prestasi belajar siswa dibandingkan dengan model ceramah dan tanya jawab. Adapun keterbatasan dari penelitian ini adalah hanya mengukur kemampuan kognitif yaitu prestasi belajar siswa. Disarankan untuk peneliti selanjutnya tidak hanya mengukur kemampuan kognitif tetapi juga kemampuan afektif dan psikomotorik. Disamping itu, untuk mendapatkan hasil yang maksimal perlu dibiasakan langkah-langkah yang terdapat pada model pembelajaran MURDER

    0

    full texts

    345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇