Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
    345 research outputs found

    Evaluasi Sistem Akuntansi Penggajian Karyawan Tetap Di PT.Brantas Abipraya Cabang Surabaya

    No full text
    ABSTRAK   Sofianty, AyuThoyibah. 2014. EvaluasiSistemAkuntansiPenggajianKaryawanTetapdi PT. BrantasAbiprayaCabang Surabaya, TugasAkhir, Program Studi D3 Akuntansi, FakultasEkonomi, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: Dr. NurikaRestuningdiah, S.E., M.Si, Ak.   Kata Kunci:SistemAkuntansiPenggajian Penelitianinibertujuanuntukmengetahuibagaimanasistemakuntansipenggajian yang telahberjalanselamainipada PT. BrantasAbiprayaCabang Surabaya, sertaapakahsistemakuntansipenggajiantersebuttelahbaikdanmemenuhiunsurpengendalian internal. Dengan adanya sistem pengendalian penggajian yang memadai, diharapkan harta perusahaan dapat terjaga, data akuntansi dapat dipercaya dan meningkatkan efisiensi usaha, serta perusahaan akan lebih terjamin dalam mencapai tujuannya.Mengingat pentingnya peranan sistem penggajian, maka sistem tersebut harus didesain dengan baik agar dapat memberikan layanan yang mencukupi bagi pegawai serta dapat memberikan dukungan informasi bagi pihak manajemen dalam pengambilan keputusan. Dari hasilanalisisdanevaluasi yang telahpenulislakukan di PT. BrantasAbiprayaCabangSurbayapadasistemakuntansipenggajian yang diterapkan, sudahmenunjukkansistem yang baik. Namunadabeberapabagiantertentuditemukanbeberapakelemahan yang perludiperbaiki, sehingga proses penyelenggaraansistemakuntansipenggajianpada PT. BrantasAbiprayaCabang Surabayabisalebihbaiklagi. Adapun saran-saran yang dapatdiajukanuntukmeningkatkanpelaksanaansistempenggajianpada PT. BrantasAbiprayaCabangSurabay, yaitudenganmengantisistemabsensi yang dilakukansecara manual menjadifingerprintsehinggameminimalkantindakankecurangan yang dilakuakanoleh para karyawan, adanyapemisahanfungsitanggungjawabpadasiekeuangandalammembuat slip gaji, dandaftargajidenganmenambahkanlinisieakuntansipadasistempenggajiantersebut, sertapenambahanjumlahdokumen-dokemenpenggajian, yaitudenganmerekapgajidarirangkap 1 menjadirangkap 2

    Analisis Keuangan Daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2010-2012 sebagai Penilaian Kinerja pada Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo

    No full text
    ABSTRAK   Nofiyanti, Virani. 2014. AnalisisKeuangan Daerah PadaAnggaranPendapatandanBelanja Daerah (APBD) TahunAnggaran 2010-2012 SebagaiPenilaianKinerjapadaDinasPengelolaanKeuangan Daerah KabupatenProbolinggo.Tugasakhir, JurusanAkuntansi, Program Studi Diploma III Akuntansi, FakultasEkonomi, UniversersitasNegeri Malang.Pembimbing: Dr. NurikaRestuningdyah, S.E., M.Si., Ak.   Kata Kunci :AnggaranPendapatandanBelanja Daerah (APBD), AnalisisRasioKeuangan Daerah, PenilaianKinerjapadaDinasPengelolaanKeuangan Daerah. Pemerintah Daerah mengacupada APBD, dalammenjalankanfungsinyadandari APBD tersebutkinerjaPemerintah Daerah dapatdiketahui, yaitudenganmembandingkanpos-postertentudalam APBD makaakandiperolehrasiokeuangandaerah yang dapatdigunakansebagaisaranamenilaiseberapabaikkinerjaPemerintah Daerah dalammengelolasumberdayadaerah yang bersangkutan. Untukmencapaikinerjapemerintahdaerah yang baikdiperlukananalisisrasiopada APBD KabupatenProbolinggo, diantaranya: rasiokemandiriankeuangandaerah, rasioefektivitas PAD, rasioefektivitaspajakdaerah, analisispertumbuhanbelanja, danrasioefisiensibelanja. Hasilpenulisaniniadalah Tingkat kemandirian daerah Kabupaten Probolinggo masih tergolong rendah dan tingkat ketergantungan daerah Kabupaten Probolinggo terhadap sumber dana ekstern masih sangat tinggi. Rasio efektivitas PAD daerah Kabupaten Probolinggo telah efektif dalam merealisasikan PAD. Rasio efektivitas pajak daerah Kabupaten Probolinggo dalam mengumpulkan pajak daerah sesuai dengan jumlah penerimaan pajak daerah yang ditargetkan sudah dikategorikan baik. Analisis Pertumbuhan Belanja, sebagian besar pendapatan daerah Kabupaten Probolinggo digunakan untuk mengalokasikan atau mendanai belanja untuk publik. Rasio efesiensi belanja, Kabupaten Probolinggo telah efisien dalam mengalokasikan belanja daerah, karena kurang dari 100%, dan juga tidak melebihi dari target yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan : (1) Pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo harus mengoptimalkan PAD, dengan cara meningkatkan kedua pos pajak daerah dan pos retribusi daerah sebagai  pemberi kontribusi terbesar pada PAD. (2) meningkatkan pajak daerah dan retribusi daerah, karena pos ini memberikan kontribusi terbesar terhadap besarnya penerimaan PAD. (3) Melakukan Pemungutan dan penagihan pajak daerah secara aktif, dan melakukan penyuluhan kepada masyarakat. (4) melakukan pengontrolan dan penghematan belanja. (5) menanamkan semangat kepada setiap jiwa pegawai pemerintah daerah untuk melakukan penghematan dalam setiap belanj

    Perlakuan Aset Tetap pada PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak Surabaya

    No full text
    ABSTRAK   Oluvanu, Vigata Eby Virgo Oki. 2014. Perlakuan Aset Tetap pada PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak Surabaya. Tugas Akhir Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, pembimbing: Diana Tien Irafahmi, S.Pd, M.Ed   Kata kunci: Perlakuan Aset Tetap pada PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak Surabaya   PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada bidang Jasa Kepelabuhan. Untuk dapat mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan, perusahaan memerlukan berbagai faktor untuk menunjang dan mempelancar aktivitas operasionalnya yaitu aset tetap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perlakuan aset tetap pada PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak telah sesuai dengan PSAK No. 16. Dalam Penulisan penelitian ini, sifat penelitian yang digunakan adalah bersifat studi kasus. Dengan metode ini diperoleh fakta-fakta mengenai kebijakan perlakuan akutansi atas aset tetap berwujud dengan cara mengamati dan menganalisa suatu masalah objek penelitian yang terjadi pada suatu tempat penelitian terhadap kesesuaiannya yang ada kemudian menarik kesimpulan dari masalah yang di teliti. Setelah melakukan penelitian, Penulis memperoleh hasil penelitian bahwa kebijakan perusahaan dalam perlakuan akuntansi aset tetap ada yang masih belum sesuai dengan PSAK No. 16. Jadi perusahaan dapat lebih teliti dalam membuat kebijakan terhadap pengakuan awal aset tetap, pengukuran setelah pengakuan awal, penyajian dan pengungkapan aset tetap

    Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Pemunguan Pajak Daerah Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Daerah Kota Malang.

    No full text
    ABSTRAK   Saputro, Wicahyo. 2014. Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Pemunguan Pajak Daerah Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Daerah Kota Malang. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Bety Nur Achadiyah, S.Pd., M.Sc   Kata Kunci: Pengendalian Intern, Pemungutan Pajak.   Sistem pengendalian intern merupakan suatu cara yang ditempuh Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang untuk mengendalikan usaha tersebut yang meliputi struktur organisasi, cara-cara, metode serta alat-alat yang dikoordinasikan guna mencapai tujuan Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang. Sistem pengendalian intern pada dasarnya bertujuan untuk menjaga kekayaan Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang, menyediakan data akuntansi yang andal serta menjaga mencegah terjadinya penyimpangan terhadap kebijakan-kebijakan manajemen. Penelitian lapangan ini dilakukan untuk mengetahui sistem pengendalian Intern terhadap Pemungutan Pajak Daerah di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi (pengamatan secara langsung) dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan evaluasi dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif yang hanya berfokus pada evaluasi sistem pengendalian intern pemungutan pajak daerah pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan antara sistem pengendalian intern pemungutan pajak daerah yang semestinya diterapkan dengan sistem pengendalian intern pemungutan pajak daerah yang saat ini diterapkan di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengendalian intern pemungutan pajak daerah di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang, dan motivasi  dilakukan penelitian ini karena adanya beberapa kelemahan yang terjadi di dalam proses pemungutan pajak daerah. Berdasarkan kelemahan-kelemahan tersebut, penulis ingin mengevaluasi lebih lanjut lagi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem pengendalian intern telah diterapkan dengan baik namun masih ada kendalanya, seperti kurangnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, kondisi ekonomi yang kurang memadai, dan banyaknya pungutan liar. Saat ini hal tersebut menjadi fokus penanganan pihak perpajakan daerah Malang. Sehingga bantuan pemerintah sangat diperlukan. Dinas Pendapatan Daerah kota Malang juga harus bisa memanfaatkan kondisi kota Malang yang semakin berkembang baik dari segi pariwisata, perdagangan maupun industri dan menggali potensi pajaknya dan menyiapkan perangkat hukum yang bertanggung jawab untuk menghilangkan pungutan liar yang terjadi

    PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS), RETURN ON EQUITY (ROE) DAN DIVIDEND PER SHARE (DPS) TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2011)

    No full text
    Pratiwi,  Yusi Dwi Herdiana. 2012. Pengaruh Earning Per Share (EPS), Return On Equity (ROE), dan Dividend Per Share (DPS) terhadap Harga Saham (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009-2011).  Skripsi, Jurusan Akuntansi FE Universitas Negeri Malang.  Pembimbing: (1) Triadi Agung Sudarto, S.E., M.Si., Ak., (2) Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si., Ak.,   Kata kunci : harga saham, earning per share (EPS), return on equity (ROE), dividend per share (DPS)   Salah satu keputusan penting yang akan diambil oleh investor adalah keputusan untuk berinvestasi di saham yang tepat. Pengambilan keputusahan harus cermat agar investor dapat memperoleh return yang tinggi atas investasi yang ditanamkannya.  Pengetahuan dan pemahaman akan analisis harga saham serta faktor-faktor yang mempengaruhinya akan sangat penting karena dengan memahami dan menganalisis faktor internal perusahaan, investor akan mendapatkan  gambaran tentang modal yang  telah mereka tanamkan pada perusahaan.  Bagi investor informasi tetang Earning Per Share (EPS), Return On Equity (ROE), dan Dividend Per Share (DPS) menjadi kebutuhan yang mendasardalam pengambilan keputusan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Earning Per Share (EPS), Return on Equity (ROE), dan Dividen Per Share (DPS) terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2009-2011 baik secara parsial maupun secara simultan. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2009-2011 yaitu sebanyak 152 perusahaan. Sample penelitian ini diambil berdasarkan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 30 perusahaan yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti.  Teknik pengumpulan data dalam penelitian kali ini menggunakan teknik dokumentasi. Variabel bebas adalah EPS (X1), ROE (X2), dan DPS (X3) sedangkan harga saham merupakan variabel terikat (Y). Analisis data yang digunakan adalah uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial variabel  EPS  dan DPS masing- masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan variabel ROE berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Secara simultan variabel Earning Per Share (EPS), Return on Equity (ROE), dan Dividen Per Share (DPS) menunjukkan berpengaruh signifikan terhadap harga saham.  Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan untuk penelitian selanjutnya lebih memperkaya variabel baik dari internal perusahaan maupun eksternal perusahaan

    EVALUASI MEKANISME PELAKSANAAN PEMBAYARAN PREMI PRODUK PENDIDIKAN (BEASISWA) CATUR KARSA PADA PT. ASURANSI JIWASRAYA KANTOR CABANG MADIUN

    No full text
    ABSTRAK   Ferdiana, Prahardika Debbie. 2013. Evaluasi Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran Premi Produk Pendidikan (Beasiswa) Catur Karsa Pada PT Asuransi Jiwasraya Cabang Madiun. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Program Studi Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Bety Nur Achadiyah, S.Pd, M.Sc   Kata Kunci : Asuransi Pendidikan, Premi, Hambatan Pelaksanaan Pembayaran Premi Perusahaan asuransi merupakan lembaga keuangan bukan bank yang menampung dan mengelola dana dari masyarakat yang dibayarkan melalui pembayaran premi pada setiap periodenya.  PT Asuransi Jiwasraya adalah salah satu perusahaan asuransi terbesar dan ternama di Indonesia yang telah menghasilkan banyak produk yang tersebar di wilayah Indonesia. PT Asuransi Jiwasraya mempunyai beberapa kebijakan, salah satunya ialah dengan memberikan beberapa pilihan cara pembayaran premi dan memberikan kebebasan kepada para nasabah untuk memilih cara pembayaran yang dianggap mudah. Akan tetapi pada praktiknya, PT Asuransi Jiwasraya mengalami banyak hambatan pada pelaksanaan pembayaran premi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pembayaran premi produk pendidikan (beasiswa) Catur Karsa dan upaya dalam mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi pada saat proses pelaksanaan pembayaran premi produk pendidikan (beasiswa) Catur Karsa pada PT Asuransi Jiwasraya cabang Madiun. Untuk melakukan evaluasi tersebut, dilakukan observasi guna pengumpulan data dan pengkajian beberapa literature yang relevan dengan penelitian ini. Dalam penelitian ini juga dilakukan wawancara kepada pihak yang terkait dengan pembayaran premi. Secara umum, pelaksanaan pembayaran premi sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh PT Asuransi Jiwasraya cabang Madiun. Akan tetapi, masih terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh pihak agen yang tidak tepat waktu dalam melakukan penagihan premi dan memberikan kuintansi selain dari kuitansi yang disediakan oleh PT Asuransi Jiwasraya kepada nasabah. Selain dari perusahaan itu sendiri, hambatan juga dilakukan oleh pihak nasabah yang melakukan pembayaran premi tidak tepat waktu. Dengan adanya hambatan-hambatan tersebut perusahaan telah melakukan upaya-upaya diantaranya ialah memberikan sanksi tegas kepada penagih yang tidak maksimal dalam menjalankan tugas berupa pemotongan bonus kepada agen terkait, lebih selektif dalam merekrut pegawai baru khususnya untuk para agen dan memberikan training kepada agen agar memiliki integritas serta cekatan dalam melaksanakan tuga

    Analisis Penerapan SAP ERP (System Applicaton and Product Enterprise Resources Planning) Pada PT. PLN (Persero) Area Madiun

    No full text
    ABSTRAK   Huda, Lana Aristya Mustika. 2013. Analisis Penerapan SAP ERP (system application and product – enterprise resources planning) pada PT. PLN (Persero) Area Madiun. Tugas Akhir Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, pembimbing: Dr. Puji Handayati, S.E, M.M., Ak.   Kata Kunci:  Penerapan sistem akuntansi, SAP (systems application and products), ERP (enterprise resources planning) Persaingan bisnis yang semakin berkembang membuat perusahaan harus meningkatkan jumlah konsumen dengan melakukan pelayanan yang cepat dan biaya yang murah dibanding lainnya. Cara untuk mewujudkannya dengan melakukan integrasi sistem informasi akuntansi, peningkatan efisiensi dari sistem akuntansi untuk menghasilkan keputusan manajemen yang efisien dalam proses bisnis. Sehubungan dengan hal ini, keberhasilan dalam menerapakan sistem informasi sangat penting dalam menunjang tercapainya tujuan perusahaan dan membantu pihak manajemen dalam memilih dari berbagai alternatif tindakan dalam mengambil keputusan dimasa yang akan datang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang penerapan SAP ERP (systems application and products – enterprise resources planning) pada PT. PLN (Persero) Area Madiun. Dalam penulisan ini, digunakan metode penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode penganalisa data adalah metode deskriptif yaitu dengan mengumpulkan, mengolah dan menggambarkan keadaan obyek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penerapan SAP ERP pada PT. PLN (Persero) Area Madiun memiliki beberapa kendala, kendala yang dialami ialah masih sering terjadinya human error dengan tingkat intensitas kesalahan terjadi antara 1 sampai 10 kali per bulan. terjadinya human error dikarenakan kurangnya sosialisasi dalam memperkenalkan sistem baru yang diterapkan oleh perusahaan. Saran dari tugas akhir ini untuk meminimalisir human error dalam penerapan SAP ERP diadakannya pelatihan dan pendidikan setiap setahun sekali, mempertemukan pihak teknisi SAP ERP dengan user di PT. PLN (Persero) Area Madiun. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah memperluas area penelitian yaitu dengan mencoba menerapkan SAP ERP untuk area kerja dalam bidang institusi pendidikan dan pemerintahan

    Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar dalam 50 Most Active Stocks by Trading Value tahun 2008-2010)

    No full text
    ABSTRAK   Kusumawardani, Rystahati. 2012. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi  Audit Delay (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar  dalam 50 Most Active Stocks by Trading Value tahun 2008-2010). Skripsi, Jurusan Akuntansi Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Makaryanawati, S.E., M.Si., Ak. (II) Diana Tien Irafahmi, S.Pd., M.Ed.   Kata Kunci : Audit Delay, Ukuran Perusahaan, Ukuran KAP, Klasifikasi Industri, Regresi Berganda. Audit delay adalah perbedaan waktu antara tanggal laporan keuangan dengan tanggal opini audit dalam laporan keuangan yang mengindikasikan tentang lamanya waktu penyelesaian audit yang dibutuhkan oleh auditor. Lama waktu penyelesaian audit dapat dipengaruhi oleh ukuran perusahaan yang dilihat dari besar atau kecil total asset perusahaan (Boynton dan Kell 2003:210). Audit delay juga dapat dipengaruhi oleh ukuran KAP yang dilihat dari kategori KAP yaitu termasuk  KAP the big four atau KAP lokal (Ashton  dalam Hossain, 1998). Indikator yang lain juga dapat dilihat dari klasifikasi industri suatu perusahaan (Ashton dalam Ahmad dan Abidin, 2008). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui adanya pengaruh ukuran perusahaan, ukuran KAP, dan klasifikasi industri terhadap audit delay. Pemilihan sampel ditentukan dengan menggunakan purposive sampling method, sehingga diperoleh sebanyak 75 perusahaan manufaktur dan finansial yang termasuk dalam  50 Most Active Stocks by Trading Value tahun 2008-2010. Pada penelitian ini ukuran perusahaan diproksikan dengan total asset, ukuran KAP diproksikan dengan KAP the big four dan KAP lokal, dan klasifikasi industri diproksikan dengan perusahaan manufaktur dan perusahaan finansial. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi berganda (multiple regression). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan memiliki nilai sig < 0,05 sehingga berpengaruh terhadap audit delay, hal ini dikarenakan semakin banyak assets  maka sampel audit yang diambil juga semakin banyak, sehingga waktu audit menjadi lebih lama. Klasifikasi industri juga memiliki nilai sig < 0,05 sehingga berpengaruh terhadap audit delay, hal ini dikarenakan aktiva perusahaan finansial lebih banyak berbentuk moneter sehingga lebih mudah diukur dan mempercepat proses audit. Ukuran KAP memiliki nilai sig < 0,05 sehingga berpengaruh terhadap audit delay, KAP the big four memilki audit delay  lebih lama karena untuk menjaga reputasi mereka lebih teliti dalam melakukan audit

    EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PT TELKOM KANDATEL BLIMBING-MALANG

    No full text
    ABSTRAK Pratiwi, Asri. 2011. Efektivitas pengendalian internal terhadap sistem akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas PT Telkom Kandatel Malang Blimbing. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi. Program Studi Diploma III Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sriyani Mentari, S.pd, M.M.   Kata kunci: Pengendalian internal dan sistem akuntansi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (PT Telkom) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang pelayanan jasa informasi dan telekomunikasi yang merupakan perusahaan milik publik di Indonesia. Banyaknya aktivitas penerimaan dan pengeluaran kas menyebabkan rentan terjadinya kesalahan yang dapat bersifat material maupun tidak material, baik kesalahaan tidak disengaja karena kekeliruan (error) atau kesalahaan yang disengaja karena kecurangan (fraud). Untuk memenuhi kebutuhan informasi keuangan perusahaan dan menjaga aktiva perusahaan diperlukan suatu pengendalian internal yang efektif dimana prosedur disusun guna menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya, terutama prosedur dalam pengelolaan kas. Salah satu pengendalian internal yang mempengaruhi keberhasilan perusahaan dalam mencapai profitabilitasnya adalah pengendalian internal terhadap sistem akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui efektivitas system pengendalian internal pada system akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas PT Telkom Kandatel Blimbing Malang. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara (interview) dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada unit financial service area Malang, baik officer cash and bank, officer 2 verification and tax, maupun Asman PT Telkom Kandatel Blimbing Malang. Berdasarkan hasil analisis dari wawancara dan dokumentasi diketahui bahwa sistem pengendalian internal pada sistem akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas efektif, meskipun terdapat beberapa kelemahan. Dalam menginput data peneriman  pendapatan tunai sering terjadi kesalahan dalam penulisan angka, penjurnalan, maupun pengklasifikasian akun yang dilakukan oleh unit customer care karena human error. Vendor yang melakukan tagihan pembayaran atas beban-beban yang dilakukan PT Telkom kandatel Blimbing- Malang sering terlambat dalam menyerahkan data maupun dokumen. Keterlambatan tersebut dapat menyebabkan kelambanan dalam penginputan data maupun adanya dokumen yang hilang saat melakukan dropping karena vendor belum menyerahkan dokumen, padahal dokumen yang telah didroppng akan diarsip sebagai bukti otentik. Untuk mengatasi masalah diatas maka saran yang dapat diberikan, antara lain: pengawasan yang ketat terhadap data yang di entry ke dalam komputer serta memberi batas waktu terhadap keterlambatan pengiriman data atau dokumen.Tetapi, PT Telkom tetap memberikan kinerja yang baik meskipun terdapat  beberapa kendala yang ada

    Analisis Sistem Pengendalian Internal terhadap Pemungutan dan Penyetoran Retribusi Terminal sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mojokerto

    No full text
    ABSTRAK   Mawarni, Iga Cipta. 2013. Analisis Sistem Pengendalian Internal terhadap Pemungutan dan Penyetoran Retribusi Terminal sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mojokerto. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Ika Putri Larasati, S.E, M.Com.   Kata Kunci: Pemungutan, Penyetoran, Retribusi Terminal, Pendapatan Asli Daerah, Sistem Pengendalian Internal Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu instansi yang membantu Kepala Daerah Kabupaten Mojokerto dalam melaksanakan sebagian urusan rumah tangga daerah. Urusan Dinas tersebut dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah dengan melaksanakan pemungutan pada Retribusi Daerah. Salah satu jenis Retribusi Daerah yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mojokerto adalah retribusi terminal. Retribusi terminal merupakan fokus dalam penelitian, terutama berkaitan dengan sistem pelaksanaan  pemungutan dan penyetoran retribusi terminal serta sistem pengendalian internal atas pemungutan dan penyetoran retribusi terminal tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan data primer dari observasi dan wawancara, dan data sekunder dari kepustakaan dan dokumenter. Metode pemecahan masalah dalam penelitian dilakukan dengan mengamati dan mengumpulkan data, menganalisis dan membandingkan data dengan kajian pustaka, kemudian menarik kesimpulan penelitian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa mekanisme yang digunakan dalam pemungutan dan penyetoran retribusi terminal telah sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Mojokerto Nomor 6 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, namun realisasi penerimaan retribusi terminal masih rendah jika dibandingkan jenis pungutan lain. Di samping itu, realisasi penerimaan retribusi terminal tidak mencapai target pada tahun 2011. Hal ini dikarenakan sistem pengendalian internal pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mojokerto belum maksimal, meskipun telah terdapat sistem otorisasi, sistem pengawasan, sistem absensi dengan menggunakan mesin pemindai sidik jari, serta sistem pencatatan dan penyimpanan dokumen,  namun masih terdapat beberapa kelemahan diantaranya pegawai melalaikan tugas, mengkorupsi jam kerja pegawai, komitmen pegawai rendah, sistem pengawasan yang kurang maksimal, dan sering terjadi penundaan pencatatan. Beberapa kelemahan tersebut memberikan dampak negatif pada sistem pengendalian internal. Maka, beberapa upaya harus dilakukan untuk meningkatkan sistem pengendalian internal pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mojokerto. Upaya tersebut diantaranya adalah peningkatan sistem pengawasan dan evaluasi kinerja pegawai, pemberian arahan agar pegawai berkompeten  dalam melaksanakan tugas, serta penerapan sistem pemisahan fungsi

    0

    full texts

    345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇