Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
345 research outputs found
Sort by
ANALISIS LAPORAN KEUANGANUNTUK MENILAI KINERJAPERUSAHAAN PT. BENTOEL INTERNATIONAL INVESTAMA.TBK
ABSTRAK Zakaria, Ahmad. 2014. AnalisisLaporanKeuanagnUntukMenilaiKinerja Perusahaan Pt. Bentoel International Investama.Tbk. TugasAkhir, jurusan akuntansifakultasekonomiuniversitasnegerimalang. Pembimbing: Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak. Kata Kunci: analisislaporankeuangan, rasio, trend Masalah yang hendakdicarijawabanyadalampenelitianiniadalahmengetahuikondisikeuangandankinerjaperusahaan, sertaperkembanganusahaperusahaantersebutdaritahunketahun. Olehsebabitupentingadanyaanalisisdarilaporankeuangansebuahperusahaan, dalamperkembangannya, laporankeuanganlaporankeuangansangatpentingbagipihak intern maupunpihakekstern. Dalammenganalisislaporankeuangan PT. Bentoel international investama.Tbk, penulismenggunakanteknik/metodeanalisisrasiokeuanganberdasarkanlaporankeuangan yang terdiridarineraca, laporanrugilaba, danlaporanaruskasperiode 2011, 2012, dan 2013. Analisisrasiomeliputirasiolikuiditas, solvablitasdanrentabilitassertaanalisistrend laporankeuanganuntukmemprediksilaporankeuangandimasadepan. Hasilanalisisrasiolikuiditasmenunjukkanbahwakinerjakeuanganperusahaansemakinlikuid.,halinimenunjukkankemampuanperusahaandalammembayarhutanglancarnyasemakinbesar. Dilihatdarirasiosolvabilitasjugamenunjukkankinerjakeuanganperusahaan yang dapatdikatakansolvabel. Selamakurunempattahunrasiolikuiditasdansolvabilitasdikatakanbaikdandaritahunketahunselalumengalamikenaikan yang cukupsignifikan. Untukrasiorentabilitas PT. bentoel international investama.Tbkmulaitahun 2012 mengalamipenurunanmencapaiseratuspersen, begitujugauntuktahun 2013 sehinggabelumbisadikatakanrentable. Penurunaninidisebabkanolehpeningkatanpendapatanoperasionaldiimbangidenganpeningkatanbiayaoperasional yang semakinmembesar. Hasilanalisis trend likuiditas, solvabilitasdanrentabilitasmenunjukkansetiapanalisisditahunsebelumnyamengalamikenaikanmakauntuktahunselanjutnyaakanmengalamikenaikan, begitupununtuksebaliknya. Jadiuntuk trend likuiditastahun 2014 masihmengalamikenaikandanmasihbisadikatakanlikuid. Untuk trend solvabilitastahun 2014 mengalamikenaikansehinggamasih solvable. Dan untuk trend rentabilitasmengalamipenurunan, meskipunmasihlebihbaikdaritahunsebelumnya
Prosedur Atas Program PosPay Pada PT Pos Indonesia Kantor Cabang Blitar
ABSTRAK Pramista Rahmania, Dewi. 2015. Prosedur Atas Program PosPay Pada PT Pos Indonesia Kantor Cabang Blitar. Tugas Akhir, Program Studi Diploma Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing Nujmatul Laily, S.Pd., M.SA. Kata Kunci : Prosedur Atas Program PosPay. PosPay adalah layanan online payment point untuk melakukan transaksi pembayaran tagihan, setoran dan penarikan tabungan dengan mitra kerja PT Pos Indonesia. Jasa baru ini, memerlukan beberapa strategi untuk menarik pelanggan. Salah satu strateginya yaitu layanan PosPay. Prosedur adalah suatu urutan langkah-langkah pemrosesan data atau urutan kegiatan ynag melibatkan beberapa orang dalam satu departemen atau lebih yang dibuat untuk menjamin penanganan secara seragam terhadap suatu transaksi perusahaan yang terjadi berulang-ulang. Teknik pengumpulan data dalam penulisan tugas akhir ini adalah wawancara, dokumentasi, observasi. Tugas akhir ini bertujuan untuk (1) mengetahui prosedur operasional tiap jabatan yang terkait dengan program PosPay yang dimiliki PT Pos Indonesia kantor cabang Blitar (2) mengetahui pemecahan masalah jika terjadi kesalahan dari sistem yang dimiliki PT Pos Indonesia kantor cabang Blitar. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah dengan menganalisis data mengenai prosedur operasional dari tiap jabatan yang terkait serta mengevaluasi cara penanganan masalah jika terjadi kesalahan pada program PosPay. Dengan memperhatikan hasil yang diperoleh diatas, PT Pos Indonesia dianjurkan untuk menyempurnakan aplikasi dan menambahkan mitra kerja baru untuk mewujudkan pelayanan yang terbaik kepada para konsumennya agar tidak tersaingi oleh perusahaan lain yang juga bergerak dalam bidang yang sama
Analisis Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan pada Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang
ABSTRAK R.G, Adiesti, Dararizki. 2015. Analisis Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan pada Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang. Tugas Akhir Jurusan Akuntnsi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sulastri, S.Pd, M.SA. Kata Kunci: Efektifitas Pemungutan PBB P2, Prosedur Pemungutan, Prosedur Pembayaran. Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang dibentuk oleh Pemerintahan Kota Malang berdasarkan Peraturan Daerah Undang-Undang No. 11 Tahun 2011 mengenai Pajak Bumi dan Bangunan, yang berfungsi untuk menghimpun segala macam pajak daerah termasuk didalamnya yaitu Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2). Pendapatan tersebut akan disetorkan ke Kas Daerah yang selanjutkan akan dikelolah oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara. Sedangkan untuk metode pemecahan masalah menggunakan pendekatan deskriptif kuantatif. Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan tugas akhir ini, diperoleh kesimpulan bahwa prosedur pemungutan PBB P2 pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang ini dilakukan dengan mendaftarkan objek pajak oleh wajib pajak dengan proses pendataan, penilaian dan penetapan tarif PBB P2 oleh Dispenda. Proses tersebut dilakukan secara efektif sehingga dapat diperoleh realisasi penerimaan pendapatan dari PBB P2 yang melebihi target dan selalu mengalami peningkatan disetiap tahunnya baik dari segi penerimaan PBB P2 dan meningkatnya jumlah wajib pajak. Kepada Dinas Pendapatan Kota Malang disarankan perlu adanya peningkatan dalam penyuluhan akan sadar pajak, dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengakses macam-macam pajak daerah melalui website, media cetak ataupun radio, serta adanya juru sita untuk menimbulkan efek jera terhadap penunggak pajak guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya membayar pajak untuk pembangunan Kota Malang yang lebih baik
Analisis Prosedur Pemeriksaan Pajak Terhadap Wajib Pajak Restoran yang DiLakukan oleh Dinas Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Pasuruan
ABSTRAK Ayu Nindyawati, Meita. 2015. Analisis Prosedur Pemeriksaan Pajak Terhadap Wajib Pajak Restoran Yang Dilakukan Oleh Dinas Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Pasuruan. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. H. Eka Ananta Sidharta, S.E., M.M., Ak., C.A. Kata Kunci: Dinas Pengelola Keuangan Daerah, Prosedur Pemeriksaan Pajak Tujuan dari pengamatan ini adalah untuk mengetahui prosedur pemeriksaan yang dilakukan Dinas Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Pasuruan terhadap wajib pajak restoran serta dapat mengetahui berbagai hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan audit atau pemeriksaan dan untuk mencari pemecahan atas permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan audit atau pemeriksaan terhadap wajib pajak Restoran. Jenis pengamatan yang digunakan adalah diskriptif kualitatif yaitu dengan menggambarkan prosedur pemeriksaan yang dilakukan oleh Dinas Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Pasuruan terhadap wajib pajak restoran yang dituangkan dalam bentuk kalimat-kalimat dan berdasarkan fakta-fakta. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan pegawai, observasi dan dokumen atau arsip penunjang lainnya.Sumber data yang diperoleh berdasarkan informan, peristiwa atau aktifitas , dokumen dan arsip. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan diDinas Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Pasuruan, diperoleh bahwa prosedurpemeriksaan terhadap wajib pajak hotel di Kabupaten Pasuruan dilaksanakan oleh tim khususyaitu Tim Audit, dimulai dari mempelajari setoran pajak tiap bulan, melakukantinjauan langsung, menyusun program pemeriksaan serta menyiapkan saranapemeriksaan.Setelah itu baru dilaksanakan pemeriksaan terhadap wajib pajak restoran,kemudian membuat resume hasil pemeriksaan dan memberitahukan hasil pemeriksaanterhadap wajib pajak melalui Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan.Proses yangterakhir yaitu pembuatan Laporan Pemeriksaan Pajak yang kemudian disampaikan kepada Kepala DPKD yang selanjutnya akan diterbitkan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) dan Surat Tagihan Pajak Daerah (STPD). Adapun kesimpulan dari tugas akhir ini yaitu dalam pemeriksaan terhadapwajib pajak Restoran di Kabupaten Pasuruan terdiri dari 3 tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaandan pembuatan Laporan Pemeriksan Pajak.Dalam proses pemeriksaan, ditemuihambatan serta kendala yang mengharuskan Tim Auditsebagai pemeriksa harus dapatmengatasi dan menyelesaikan permasalahan tersebut agar proses pemeriksaan dapatberjalan dengan lancar dan sesuai prosedur sehingga diperoleh data-data yang akurat mengenai restoran tersebut
Pengembangan Modul Pembelajaran Akuntansi dengan Model Learning Cycle 5E Bermuatan Nilai Karakter Bangsa untuk Siswa SMK Negeri 1 Turen
ABSTRAK Hildawati, Niken. 2015. Pengembangan Modul Pembelajaran Akuntansi Dengan Model Learning Cycle 5E Bermuatan Nilai Karakter Bangsa Untuk Siswa SMK Negeri 1 Turen. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Bety Nur Achadiyah S.Pd, M.Sc, (II) Sulastri S.Pd, M.SA Kata Kunci : modul, learning cycle 5e, nilai karakter bangsa. Paradigma pembelajaran saat ini mendorong siswa untuk secara aktif membangun pemahaman dan mengkonstruksi pengetahuan secara mandiri. Guru harus siap menjadi fasilitator pembelajaran yang mendorong dan mengembangkan keaktifan siswa, serta mampu merancang sebuah pembelajaran yang memberikan pengetahuan teoritik, praktik maupun moral secara seimbang. Salah satunya dengan menggunakan model learning cycle 5e yang termasuk dalam pendekatan konstruktivistik. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMK Negeri 1 Turen menunjukkan bahwa pembelajaran akuntansi membutuhkan bahan ajar yang membuat siswa aktif mencari sendiri informasi, memahami dan dapat mengkonstruksi pengetahuan. Selain itu hasil observasi juga menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran dirasa masih belum dapat mengembangkan kemampuan siswa untuk mencapai kompetensi pembelajaran secara aktif, mandiri, dan sesuai karakteritik siswa. Oleh karena itu peneliti membuat alternatif bahan ajar yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran siswa secara mandiri dan kontekstual. Adapun penambahan nilai karakter bangsa diharapkan secara tidak langsung bisa membantu membentuk karakter siswa dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah modul pembelajaran akuntansi dengan model learning cycle 5e bermuatan nilai karakter bangsa dengan materi laporan keuangan perusahaan jasa untuk kelas X Akuntansi sehingga dapat digunakan oleh siswa dalam kegiatan belajar di dalam maupun di luar sekolah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model Borg and Gall yang diadaptasi oleh Sukmadinata dan dimodifikasi menjadi tujuh tahapan. Tahapan yang digunakan meliputi: (1) Analisis kebutuhan, (2) Pengembangan produk awal, (3) Validasi ahli, (4) Revisi produk 1, (5) Uji coba lapangan terbatas, (6) Revisi produk 2, (7) Produk akhir. Instrumen pengumpumpulan data yang digunakan berupa instumen angket dengan skala Likert. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif yang diperoleh dari skor angket dan data kualitatif yang diperoleh dari saran dan komentar para validator. Hasil validasi oleh ahli materi menunjukkan persentase sebesar 93,06%, ahli desain pembelajaran dengan persentase sebesar 90,77%, dan uji coba lapangan terbatas dengan persentase sebesar 92,30%.Sehingga secara keseluruhan diperoleh rata-rata sebesar 92,04%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran akuntansi dengan model learning cycle 5e bermuatan nilai karakter bangsa ini memiliki kriteria valid atau layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran akuntansi
Pengaruh Metode Resitasi terhadap Self Efficacy dan Hasil Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IIS SMA Negeri 5 Malang
ABSTRAK Amaliyah, Lutfiatul. 2015. Pengaruh Metode Resitasi terhadap Self Efficacy dan Hasil Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IIS SMA Negeri 5 Malang. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Suparti, MP., (II) Sawitri Dwi Prastiti, S.E., M.Si., Ak. Kata Kunci: metode resitasi, self efficacy Metode Resitasi merupakan metode pembelajaran yang mengacu pada pendekatan konstruktivistik. Hal ini dikarenakan metode resitasi menuntut siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan melalui pemberian tugas-tugas oleh guru. Pada pelaksanaannya, metode resitasi berorientasi pada keaktifan siswa (student-centered learning). Metode resitasi diduga berpengaruh positif pada self efficacy dan hasil belajar siswa sebab, proses pembelajaran yang menggunakan metode resitasi memberikan pengalaman-pengalaman belajar yang menguji pemikiran dan memaksa siswa untuk menyusun ulang keyakinan diri terhadap kemampuan mereka. Selain itu, metode resitasi dapat menumbuhkan kemandirian belajar yang menjadikan pengetahuan siswa lebih bertahan lama dalam ingatan sehingga self efficacy dan hasil belajar akan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh metode resitasi terhadap self efficacy dan menjelaskan pengaruh metode resitasi terhadap hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan menggunakan rancangan pretest-posttest control group design yang dilaksanakan di kelas XI IIS SMA Negeri 5 Malang. Subjek pada kelompok eksperimen diberikan metode resitasi dan untuk kelompok kontrol diberikan metode ceramah. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data yaitu kuesioner (untuk mengukur self efficacy) dan tes (untuk mengukur hasil belajar). Analisis data pada penelitian ini antara lain: analisis deskriptif, uji normalitas data, uji beda rata-rata kemampuan awal, dan uji hipotesis dengan uji Independent Sample T-test. Adapun hasil dari penelitian ini adalah: (1) Metode resitasi berpengaruh positif terhadap self efficacy (2) Metode resitasi berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Adapun keterbatasan penelitian ini antara lain: pemilihan kelas eksperimen dan kontrol hanya berdasarkan perolehan nilai pretest tanpa mempertimbangkan faktor lainnya seperti kesiapan belajar siswa, uji validitas kuesioner dan soal pretest-posttest dilakukan pada kelas yang juga dijadikan sampel untuk penelitian, tugas yang digunakan dalam pelaksanaan metode resitasi belum mampu mencapai keseluruhan tujuan pembelajaran dan hanya mampu mengukur tingkatan kognitif siswa sampai pada tingkatan C1 (pengetahuan) dan C3 (aplikasi), serta hanya melihat hasil belajar siswa pada aspek kognitif yaitu melalui hasil tes. Berkenaan dengan keterbatasan tersebut disarankan: (1) Guru sebaiknya menerapkan metode pembelajaran yang mengaktifkan siswa karena dapat meningkatkan self efficacy dan hasil belajar siswa. (2) Peneliti selanjutnya disarankan agar memperhatikan faktor kesiapan belajar siswa yang mengefektifkan ujicoba metode pembelajaran, melakukan uji validitas pada subyek yang tidak dijadikan sampel penelitian, membuat evaluasi hendaknya lebih memperhatikan ketercapaian tujuan pembelajaran serta tingkatan kognitifnya serta mengukur hasil belajar dari aspek kognitif, psikomotor dan afektif. ABSTRACT Amaliyah, Lutfiatul. 2015. The Effect of Recitation Method on the Self Efficacy and Accounting Learning Achievement for the Eleventh Grade Students of Social Studies at SMA Negeri 5 Malang. Thesis. Department of Accounting, Faculty of Economics, State University of Malang. Supervisors: (I) Dr. Suparti, MP., (II) Sawitri Dwi Prastiti, S.E., M.Si., Ak. Keywords: Recitation Method, Self Efficacy Recitation method is a method of learning which refers to the constructivist approach. This is because the recitation method requires students to construct knowledge through assignments by the teacher. In practice, the method of recitation is oriented on students activeness (student-centered learning). Recitation method allegedly has a positive effect on self-efficacy and student learning achievements because the learning process them using the recitation method provides learning experiences that examines students thought and forces them to maintain the confidence of their capability. Moreover, recitation method can improve learning independency which makes students memorize the knowledge longer so that self-efficacy and learning achievements will be increased. This study is aimed to explain the effect of recitation method on self-efficacy and to explain the effect of recitation method on learning achievements. This research is a quasi experiment study by using pretest-posttest control group design that was implemented in the eleventh grade students of Social Studies at SMAN 5 Malang. Subject in the experimental group was given recitation method and for the control group was given a lecturing method. The instrument used for data collection were questionnaires (to measure self-efficacy) and test (to measure learning achievements). Analysis of the data in this study includes: a descriptive analysis, data normality test, mean difference of initial capability, and hypothesis testing using independent sample T-test. The results of this study are: (1) the recitation method has a positive effect on self-efficacy and (2) the recitation method has a positive effect on learning. The limitations of this study are: the selection of the experimental class and control only based on the acquisition value of pretest without considering other factors (such as students readiness), a validity test of the questionnaire and pretest-posttest was done in class as the sample of the study, a task used in the implementation of the method of recitation has not been able to achieve the overall goal of learning and was only able to measure the student's cognitive level C1 (knowledge) and C3 (applications), and to see the results of student learning in the cognitive aspects through the test results. Due to the limitations of study, it is suggested that: (1) teachers should apply the learning methods that can activize the students because it can increase self-efficacy and student learning achievement and (2) future researchers are suggested to include students readiness that will make the implementation of learning method become effective, to do a validity test in subjects who will not be a research sample and the evaluation process should consider the achivement of learning objectives and cognitive levels, and finally measuring the learning achievement in cognitive, psychomotor and affective aspect
EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PEDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) SEBAGAI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN MALANG
ABSTRAK Sari, Dinno Ravita. 2015. Efektivitas Pajak Bumi dan bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Sebagai Pendapatan Asli daerah (PAD) Kabupaten Malang. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Puji Handayati, S.E, M.M., Ak. CA, C.MA Kata kunci: PBB-Perdesaan dan Perkotaan, efektivitas, kontribusi. Otonomi daerah dilaksanakan di Indonesia dengan tujuan untuk menciptakan kemandirian pada suatu daerah. Penyelenggaraan pembangunan pemerintahan daerah akan dapat terlaksana secara optimal apabila didukung oleh sumber-sumber penerimaan daerah yang cukup dan memadai yang salah satunya adalah berasal dari Pendapatan Asli daerah (PAD). Salah satu sumber penerimaan PAD adalah berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan. Pajak bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan adalah pajak atas bumi dan/atau bangunan yang dimiliki, dikuasai, dan/atau dimanfaatkan oleh orang pribadi atau badan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas penerimaan PBB-P2 dan kontribusi PBB-P2 terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan PBB-P2 di Kabupaten Malang masih kurang optimal. Hal ini ditunjukkan dengan kontribusi PBB-P2 terhadap PAD pada tahun 2011-2014 yang rata-rata hanya mencapai 17,23% atau dalam kriteria kurang. Dari segi efektivitas dapat diketahui bahwa penerimaan PBB-P2 berada pada kriteria sangat efektif
PROSES PENAGIHAN PIUTANG PASIEN JAMKESMAS RAWAT JALAN DI RSUD PAMEKASAN
ABSTRAK Varika, Sista. 2015. Proses Penagihan Piutang Pasien Jamkesmas Rawat Jalan Di RSUD Pamekasan, Tugas Akhir, Jurusan Diplomat III Akutansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing Dr. Dodik Juliardi, S.E.AK.,M.M. Kata Kunci: Proses Penagihan Piutang Pasien Jamkesmas Laporan tugas akhir berjudul Proses Penagihan Piutang Pasien Jamkesmas Rawat Jalan di RSUD PAMEKASAN, bertujuan untuk mengetahui : Proses penagihan piutang pasien jamkesmas. Masalah yang di hadapi dalam Proses Penagihan Piutang dan upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi hambatan untuk proses penagihan piutang pasien jamkesmas di RSUD PAMEKASAN. Metode yang digunakan dalam penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah metode deskriptif. Sedangkan untuk pengumpulan data penulis menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan yang mencangkup observasi dan wawancar. Hasil laporan menunjukan bahwa: Proses Penagihan Piutang Pasien Jamkesmas dilakukan mulai daripersyaratan pasien dalam penagihan piutang kemudian mengkording data tersebut supaya tarif keluar di INA CBG’S (tarif dari pemerintah) data ini akan di entry ke proses bxt berdasarkan poli dan tindakannya, berdasarkan data-data tersebut berkas di verifikasi yang hasilnya akan dikirim ke Rekap.klaim dan P2JK KEMENKES untuk bahan pencairan dana. Hambatan yang terjadi dalam penagihan piutang : SKP tidak ada, nama dan tanda tangan dokter tidak ada, diagnose atau status pasien tidak ada, persyaratan obat mahal termasuk resep dan billing obat, program software yang selalu ganti-ganti. Upaya yang dilakukan pihak rumah sakit : mengkoordinasikan dan mengembalikan berkas-berkas yang masih kurang dengan pihak-pihak yang terkait dalam bagian yang bermasalah. Saran untuk program software : harus ada ketetapan terhadap software yang akan digunakan dalam pemograman agar dalam mengentri data tidak berubah-ubah programnya
Kontribusi Pemungutan Pajak Rumah Kos terhadap Pendapatan Pajak Daerah Kota Malang
ABSTRAK Sari, Devy, Julita. 2015.Kontribusi Pemungutan Pajak Rumah Kos terhadap Pendapatan Pajak Daerah Kota Malang. Tugas Akhir. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Bety Nur Achadiyah, S.Pd., M.Sc. Kata Kunci: Pajak daerah, Kontribusi pajak rumah kos, Pendapatan Pajak Daerah Salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah pendapatan pajak daerah. Dari hasil penerimaan pajak daerah tersebut nantinya diharapkan dapat membantu Pemerintah Daerah Kota Malang dalam upaya pelaksanaan otonomi daerah. Terdapat beberapa komponen pajak daerah yang dikelola oleh Pemerintah Daerah. Selain komponen-komponen tersebut, diharapkan Pemerintah Daerah dapat menggali sumber-sumber pendapatan lainnya untuk meningkatkan potensi daerahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi yang diberikan oleh pajak rumah kos terhadap pendapatan pajak daerah serta untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam melaksanakan pemungutan pajak rumah kos. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendiskripsikan upaya-upaya yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang dalam melakukan pemungutan pajak rumah kos. Dalam penelitian ini digunakan dua metode yaitu metode dokumentasi, interview, dan observasi. Metode dokumentasi dilakukan dengan mencari data-data yang akan digunakan untuk menganalisis kontribusi pajak rumah kos. Metode interview dilakukan dengan wawancara kepada petugas Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang yang menangani pemungutan pajak rumah kos. Sedangkan metode observasi dilakukan dengan pengamatan secara langsung di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang. Metode tersebut digunakan untuk mendiskripsikan kendala-kendala serta upaya-upaya dalam pemungutan pajak rumah kos. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kontribusi pajak rumah kos selama tahun 2014 termasuk dalam kriteria sangat kurang. Kontribusi pajak rumah kos terhadap pendapatan pajak daerah selama tahun 2014 sebesar 2,79%. Adanya pajak rumah kos ini dapat menjadi salah satu komponen untuk meningkatkan pendapatan pajak daerah Kota Malang dengan terus melakukan pendataan terhadap pengusaha rumah kos.yang terjadi. Selainitu, penerapanakuntansipertanggungjawabanjugabisaberjalandengansempurna
Pengembangan Media Pembelajaran Akuntansi Menggunakan Lectora Inspire Pada Pokok Bahasan Laporan Keuangan Kelas X di SMK Negeri 1 Malang
ABSTRAK Tujuan pengembangan media pembelajaran menggunakan lectora inspire adalah untuk menghasilkan produk media pembelajaran interaktif pada pokok bahasan laporan keuangan perusahaan jasa dan dagang kelas X di SMK Negeri 1 Malang dan untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Pengembangan media ini menggunakan metode pengembangan Borg and Gall (1983) yang dimodifikasi dengan Sadiman (2010) yang terdiri dari langkah (1) penelitian dan pengumpulan data, (2) perencanaan (planning) (3) pengembangan draft produk, (4) produksi media, (5) validasi ahli, (6) revisi produk, (7) uji coba lapangan, (8) revisi produk hasil uji coba lapangan, dan (9) produk akhir. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan uji asumsi menggunakan uji-T sampel independen. Metode penelitian pengembangan yang digunakan dengan mengeksperimenkan produk. Media pembelajaran yang dihasilkan secara keseluruhan telah melalui tahap validasi ahli sebagai berikut: validasi ahli materi sebesar 80,46%, validasi ahli media sebesar 89,28%, dan validasi uji coba lapangan sebesar 96,30% sehingga diperoleh rata-rata keseluruhan 88,68%. Kemudian dari hasil analisis Uji-T sampel independen diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,015 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol