DINAMIKA: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Not a member yet
    223 research outputs found

    PENGEMBANGAN ALAT UKUR KAPASITAS FLUIDA MENGGUNAKAN V-NOTCH WEIR 90°

    No full text
    Laboratorium merupakan kebutuhan vital bagi proses belajar mengajar dan pengembangan kebutuhan tentang sarana dan prasarana di jurusan. Oleh sebab itu pengembangan laboratorium yang berbasis penelitian mendorong untuk membuka laboratorium baru, salah satunya laboratorium mekanika fluida. Sebagai langkah awal laboratorium mekanika fluida untuk aplikasi sederhana dari teori yang ada, maka dirancang alat ukur kapasitas fluida (v-notch weir 90°).Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat ukur kapasitas fluida dengan menggunakan V-notch weir 90° dan dibandingkan dengan water flow meter yang dapat digunakan untuk mengaplikasikan teori mekanika fluida dan peningkatan fasilitas laboratorium sehingga mahasiswa dapat lebih paham dan mengerti dari teori yang telah didapat. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan spesifikasi alat ukur kapasistas dari V-notvh weir 90° dengan dimensi, sebagai berikut: lebar v-notch weir (62 cm), tinggi v-notch weir (31 cm), tinggi ambang puncak (N-B) (10 cm), tinggi lantai puncak (N-H) (21 cm),  lebar takik dengan dinding (21 cm),  Sisi takik pada v-notch weir (20 cm) dan panjang v-notch weir (50 cm). Pengukuran kapasitas fluida menggunakan V-notch weir 90° mempunyai korelasi yang diwakili oleh koefisien determinasi sebesar 0,985 dibandingkan dengan penggunaan water flow meter

    EKSPERIMENTAL PENGARUH JARAK EKSITER TERHADAP KARAKTERISTIK GETARAN APLIKASI PADA SAYAP PESAWAT TERBANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat praktikum getaran untuk membandingkan getaran suatu bahan misalnya,  membandingkan karakteristik getaran (frekuensi natural dan kekakuan) antara bahan aluminium dan bahan baja. Penelitian ini menggunakan metode spektrum, dimana eksiter divariasikan pada 10 perletakan, dan menggunakan tumpuan kantilever dengan dimensi balok yaitu panjang bahan 100 cm, tebal bahan 2,55 cm, dan tinggi bahan 1,25 cm, dan alat yang digunakan adalah IRD analyzer yang terdiri dari sensor getaran, unit pengatur kecepatan, dan motor penggetar. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bahan baja mempunyai nilai karakteristik yang lebih tinggi dibanding bahan aluminium, dan nilai dari frekuensi pribadi dan kekakuan menunjukkan tidak ada pengaruh dari jarak perletakan eksiter terhadap karakteristik getaran (frekuensi pribadi dan kekakuan)

    DAMPAK DARI FACTS CONTROLLER PADA KEANDALAN GABUNGAN SISTEM PEMBANGKITAN DAN TRANSMISI DAYA LISTRIK

    No full text
    Penelitian ini mengusulkan model optimisasi digunakan pada metoda gabungan evaluasi keandalan sistem daya listrik yang memasukkan dampak peralatan FACTS. Model aliran DC konvensional berbasis pemrograman linier yang digunakan pada metode evaluasi keandalan gabungan sistem diubah jadi model optimisasi taklinier yang meliputi dampak peralatan FACTS pada keandalan sistem daya.Model yang diusulkan diuji pada sistem uji keandalan 24-bus IEEE (RTS). Indeks  keandalan tahunan dihitung menggunakan model tersebut dan dibandingkan dengan indeks yang dihitung tanpa mempertimbangkan peralatan FACTS

    TINJAUAN ORIENTASI BANGUNAN TERHADAP INTENSITAS PENCAHAYAAN ALAMI PADA RUANG TAMU DIPENGARUHI OLEH ELEMEN DINDING DAN WARNA DINDING

    No full text
    Tujuan penelitian yaitu mengetahui perbedaan intensitas cahaya alami pada ruang tamu yang berukuran 15 m2 (3x5 m) di dalam bangunan rumah dengan elemen dinding dan warna dinding yang berbeda ditinjau dari orientasi bangunan, dan refleksi dalam ruang tersebut.Penelitian ini merupakan penelitian eksprimen dengan menggunakan analisis statistik sederhana yaitu mengadakan pengamatan langsung di lapangan dan diolah dalam bentuk tabel.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan nilai luminan  dan intensitas cahaya alami pada ruang tamu ukuran 3x5 m di dalam bangunan rumah tipe 36/90 m dengan elemen dinding plesteran dan tripleks serta warna putih dan cream pada dinding ditinjau dari orientasi bangunan adalah: untuk intensitas cahaya alami lebih banyak yang berorientasi ke timur dan refleksi cahaya tertinggi untuk elemen dinding plesteran, elemen warna putih terjadi pada waktu pagi hari, sedangkan refleksi cahaya tertinggi untuk elemen dinding tripleks, dan warna cream adalah pada siang har

    ANALISIS SIFAT MEKANIK KOMPOSIT SANDWICH SERAT PELEPAH PISANG DENGAN CORE KAYU BITI

    Get PDF
    Serat alam untuk komposit memiliki keunggulan dibanding serat sintetik. Untuk mendapatkan kekuatan komposit maksimal maka serat dibuat dengan memadukan serat dengan bahan lain, seperti core kayu biti. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik dan kekuatan bending komposit serat pelepah pisang ditambah dengan core kayu biti. Paduan yang dipilih pada penelitian ini dibuat dalam beberapa fraksi volume yaitu 60 % matriks : 40 % core kayu biti, 60 % matriks : 40 % serat: 30% matriks: 30% serat: 40% core kayu biti. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Material dan Teknologi Mekanik Jurusan Teknik Mesin Fakutas Teknik Universitas Halu Oleo. Bahan yang digunakan adalah serat pelepah pisang ditambah dengan core kayu biti dan Resin Epoksi sebagai matriks. Pembuatan komposit dilakukan dengan metode hand lay up. Pengujian spesimen dibuat berdasarkan standar ASTM D 638-02 untuk uji tarik dan ASTM D 790-02 untuk uji bending. Data hasil pengujian menunjukan nilai uji tarik tertinggi terdapat pada komposit dengan variasi volume core kayu biti+serat pelepah pisang+matriks+resin yaitu 58,005 N/mm2, sedangkan nilai kekuatan uji bending tertinggi terdapat pada komposit serat pelepah pisang+core kayu biti sebesar 48,905341 N/mm

    PERANCANGAN TEKNOLOGI PEMBANGKIT LISTRIK BERBASIS KINCIR ANGIN KECEPATAN RENDAH DENGAN MENGGUNAKAN DIFFUSER UNTUK PERUMAHAN DI DAERAH PESISIR PANTAI DI SULAWESI TENGGARA

    Get PDF
    Energi memiliki peran penting dalam pembangunan suatu daerah. Listrik adalah salah satu bentuk energi yang telah diterima sebagai salah satu elemen pendorong pembangunan ekonomi. Sulawesi Tenggara, yang merupakan salah satu daerah yang sedang berkembang di Indonesia, tampaknya masih memiliki masalah penyediaan listrik untuk masyarakat. Listrik perkapita untuk provinsi ini adalah sekitar 50 watt, jauh dibanding rata-rata di Indonesia yang hanpir sekitar 200 watt.  Jumlah desa dengan koneksi lisrik adalah 1440 dari total lebih dari 2000 desa. Menurut data dari pemerintah, hampir sekitar 40% dari jumlah total desa ini berada di daerah pesisir. Teknologi pembangkit berbasis turbin angin yang terinegrasi ke perumahan penduduk  dapat menjadi salah satu pilihan dalam mendukung penyediaan listrik untuk masyarakat di daerah pesisir. Namun, selama ini kecepatan angin disekitar bangunan yang rendah telah menjadi kendala dalam aplikasi teknologi ini karena rendahnya nilai kinerja. Penambahan diffuser dipercaya dapat meningkatkan kecepatan angin dalam turbin, sehingga akan meningkatkan kinerja. Tujuan dari penelitian ini adalah perancangan turbin angin dengan diffuser, untuk membantu mendukung penyediaan listrik didaerah pesisir. Aktifitas yang dilakukan berupa pendesainan, dengan menggunakan model Blade Element Momentum dan data empiris dari penelitian dibeberapa referensi,   dan pengujian dilapangan dengan menggunakan mobil , sebagai pengganti wind tunnel.

    METODE ELEMEN HINGGA UNTUK ANALISIS NUMERIK PENGARUH VARIASI ARAH SERAT TERHADAP GETARAN BALOK KOMPOSIT SERAT ABACA BERMATRIKS EPOKSI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis frekuensi pribadi (wn) dan kekakuan (k) akibat pengaruh arah serat dan variasi penempatan penggetar pada balok komposit serat Abaca bermatriks epoksi dengan menggunakan metode elemen hingga dan menentukan modulus elastisitas (E) melalui pengujian tarik. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga untuk analisis numerik. Untuk metode elemen hingga pada analisis numerik, batang dibagi 5 elemen sedangkan untuk analisis eksperimental dilakukan variasi penempatan eksiter sebanyak 5 posisi. Tumpuan yang digunakan adalah kantilever dengan bahan komposit epoksi yang diperkuat serat Abaca berbentuk balok dengan dimensi panjang 50 cm, lebar 3 cm, dan tebal 2 cm. Bahan yaitu komposit serat Abaca, terdiri dari tiga jenis laminasi yaitu 0°/0°/0° , -45°/0°/45°, dan -90°/0°/90°.  Hasil penelitian menunjukkan nilai frekuensi pribadi (wn), kekakuan (k) dan modulus elastisitas (E) komposit dipengaruhi oleh arah serat, maksimum pada arah serat Abaca 0°/0°/0°   dan minimum pada arah serat -90°/0°/90°. Nilai frekuensi pribadi (wn)  dan kekakuan (k) Mengalami penurunan dengan bertambah jauhnya posisi eksiter dari tumpuan jepitan. Nilai frekuensi pribadi (wn) dan kekakuan (k)yang diperoleh secara eksperimental lebih besar jika dibandingkan dengan nilai numerik

    ANALISIS KINEMATIKA DAN DINAMIKA SMART GREEN HOUSE DENGAN METODE EXPERT SYSTEM

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan merancang Smart greenhouse.  Penelitian ini menggunakan metode expert system untuk merancang sistem kendali dan membuat manipulator smart greenhouse pada media tanam hidroponik, serta menggunakan mikrokontroler untuk menggerakkan beberapa bagian komponen. Pada bagian manipulator  terdapat 2 derajat kebebasan yang dilengkapi beberapa sensor suhu dan cahaya.  Hasil Eksprimen menunjukkan bahwa  suhu tanaman 20oc  sampai dengan 30oc .Untuk menggerakan media hidroponik ini meggunakan motor power window dengan torsi maks. 9,5 Nm. Dalam operasionalnya Smart Greenhouse ini dijalankan secara full automatik. Output yang diharapkan dapat mengatasi kendala-kendala yang dihadapi para pemilik greenhouse konvensional

    KARAKTERISASI KEKERASAN DAN POROSITAS PADA PENGECORAN GRAVITASI PADUAN ALUMINIUM-SILIKON HYPEREUTECTIC

    No full text
    Pengecoran gravitasi adalah teknik pengecoran menggunakan cetakan logam dimana logam cair masuk kecetakan dengan gaya gravitasi. Metal cair mengalir ke dalam cetakan dan membeku dengan cepat selama proses pengecoran berlangsung. Hasil pengecoran dengan sistem ini memiliki permukaan yang halus dan dimensi yang cukup akurat; selain juga memiliki sifat mekanis dan ketahanan tekan yang sangat baik. Penelitian ini bertujuan mempelajari karakteristik kekerasan dan porositas hasil coran pengecoran gravitasi. Material yang digunakan adalah piston bekas (77,89 % Al - 18,0 % Si) yang merupakan paduan aluminium-silikon Hypereutectic. Paduan aluminium dilebur dalam dapur crusibel menggunakan bahan bakar oli bekas yang dicampur minyak tanah. Benda uji dibuat dengan menggunakan teknik pada cetakan besi. Pengecoran gravitasi menggunakan variabel temperatur tuang 700 °C, kemudian benda uji dilakukan pengujian kekerasan, pengujian porositas. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, kekerasan tertinggi terdapat pada spesimen bagian bawah yaitu 90,671 kg/mm2 dan kekerasan terendah terdapat pada spesimen bagian atas yaitu 83,082 kg/mm2. Sedangkan porositas tertinggi terdapat  pada spesimen bagian atas yaitu 0,0148 % dan porositas terendah terdapat pada spesimen bagian  bawah yaitu 0,0113 %

    PERBANDINGAN PENGGUNAAN MAIN JET D85 DAN D95 TERHADAP AIR FUEL RATIO DAN GAS BUANG PADA OTTO ENGINE BERBAHAN BAKAR BE -85

    No full text
    -N

    96

    full texts

    223

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DINAMIKA: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇