DINAMIKA: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Not a member yet
223 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Prototipe Alat Monitoring Temperatur Pada Logam Cair Berbasis IoT Menggunakan ESP8266 Dan Flutter
Sistem pemantauan temperatur pada proses pengecoran logam menjadi hal yang penting untuk mengontrol kualitas hasil produk coran di industri pengecoran logam. Selain itu faktor keselamatan juga menjadi perhatian khusus dalam proses peleburan logam karena ketika proses peleburan berlangsung akan menghasilkan suhu yang sangat tinggi sehingga sangat berbahaya apabila panas yang dihasilkan terkena oleh manusia. Dengan menggunakan teknologi IoT (Internet of Things) kedua hal tersebut dapat dioptimalkan. Namun, sampai saat ini penggunaan teknologi IoT pada sistem monitoring temperatur logam cair di workshop pengecoran logam masih belum banyak diaplikasikan. Alat ini dapat meleburkan logam dan menggunakan sensor MLX90164-GY-960-DCI untuk melakukan monitoring temperatur logam cair tanpa melakukan kontak langsung dengan logam cair tersebut. Dengan alat ini juga, monitoring temperatur logam cair dapat dilakukan diluar area kerja karena data hasil monitoring disimpan pada database Firebase dan dapat dilihat pada smartphone
Identifikasi Sifat-Sifat Fisik Dan Mekanis Agregat Quarry Moramo Sebagai Material Konstruksi
Agregat quary Moramo merupakan agregat yang banyak digunakan sebagai bahan konstruksi di wilayah Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan menganalisis sifat-sifat agregat sebagai material penyusun beton, perkerasan jalan, dan material fasilitas bandar udara. Penelitian ini mencakup Impact Test, Kualitas Butiran Agregat Kasar, Gumpalan Lempung dan Butiran Mudah Pecah, kekekalan, berat jenis, penyerapan air, dan berat isi. Sampel pengujian berupa agregat hasil pengolahan quarry Moramo yang diterima di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Halu Oleo. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata abrasi agregat kasar 30.40% (Cara A) dan 31.31% (Cara B), Berat Jenis kering 2.594-2.693, penyerapan air agregat kasar sebesar 0.858-1.243 %, Nilai kehancaran agregat 5,11 %, persentase gumpalan dan butiran mudah pecah dalam agregat 27,20 ton
Integrasi Mekatronika : Desain Dan Implementasi Sistem Pemantauan Material Pada Konveyor Industri Berbasis Internet of Things (IoT)
Sistem multikonveyor merupakan evolusi dari konveyor tunggal, memungkinkan pemindahan material yang lebih kompleks namun memerlukan pengawasan ketat pada titik transfer antar konveyor. Penelitian ini mengembangkan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) untuk optimalisasi transfer material pada sistem multikonveyor. Dengan mengintegrasikan sensor, mikrokontroler, dan protokol MQTT, sistem ini mampu mengumpulkan dan mengirimkan data secara real-time. Data disimpan dalam database MongoDB, memungkinkan analisis historis dan tren. Aplikasi mobile berbasis Flutter diimplementasikan sebagai antarmuka pengguna, menyajikan informasi pemantauan yang mudah diakses. Sistem ini bertujuan meningkatkan stabilitas material, perlindungan produk, dan mencegah downtime dengan pemantauan yang efisien. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi pemantauan dan kecepatan respons terhadap anomali. Implementasi sistem ini berkontribusi pada pengembangan solusi pemantauan industri yang lebih cerdas dan efisien, sejalan dengan prinsip Industri 4.0. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan algoritma prediktif dan meningkatkan ketahanan sistem terhadap gangguan jaringan.
PERAWATAN PADA MESIN EXTRUDER DENGAN MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DI CV. MARSUFEB GODONG JATI
Scheduling in the production process is one factor that is quite important, scheduling can determine
the time needed for the production process and predict the amount of production that will be produced
by the company in a certain period. This study aims to identify and understand the maintenance
process for Extruder machines using the Reliability Centered Maintenance (RCM) method. From the
research results, it was found that the application of RCM focuses on the use of qualitative analysis
for components that can cause failure of a system. With the highest maintenance costs found in the
heating cylinder component II with 8.90%. The maintenance interval for the proposed total cost was
obtained for the smallest cost found in the seal component, namely Rp. 133.43 of the actual total Rp.
138.6
Perbaikan Kualitas Pembakaran Biobriket Dari Cangkang Sawit Tertorefaksi Dan Arang Sekam Padi Untuk Energi Berkelanjutan
Biobriket sangat potensial menjadi pengganti bahan bakar fosil yang mahal dan berdampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik pembakaran biobriket yang terbuat dari campuran cangkang kelapa sawit yang telah mengalami torefaksi dan arang sekam padi. Cangkang kelapa sawit (CS) diproses pada suhu 250°C dan digiling halus sebelum dicampur dengan arang sekam padi (SP). Variasi rasio pencampuran kedua bahan tersebut dilakukan pada 70%:30%, 50%:50%, dan 30%:70%. Proses pencampuran menggunakan perekat kanji sebesar 15% (berdasarkan massa). Pembentukan briket dilakukan dalam tabung silindris dengan menggunakan 5 gram campuran untuk setiap briket, dengan tekanan kompaksi sebesar 0,85 MPa. Selanjutnya, briket dikeringkan selama 4 hari dalam ruangan terbuka sebelum diuji pembakarannya dalam sebuah reaktor. Pengujian pembakaran dilakukan pada 4 briket dalam sebuah reaktor dengan aliran udara ke biobriket sebesar 0,75 m/s. Selama proses pembakaran, dilakukan pengukuran terhadap perubahan massa dan temperatur. Pengukuran dilanjutkan hingga semua bahan terbakar habis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket dengan komposisi 50:50 menunjukkan suhu pembakaran yang relatif stabil dan mencapai suhu tertinggi dibandingkan dengan komposisi lainnya. Laju pembakaran biobriket sejalan dengan peningkatan temperatur yang dihasilkan dari proses pembakara
DESIGN OF SHAFT, PULL AND V-BELT ON THE REAR WHEEL OF YAMAHA XEON GT 125CC MOTORCYCLE 2014
Transportation is now a necessity for every human being. Therefore developments in the automotive sector, especially transportation, are increasing rapidly. Motorcycles are a combination of components whose number can reach more than a thousand parts. Motorcycles can run perfectly if all the components are in good condition. The components that are important on a motorcycle include wheels, tires and chains. For this reason, there are many things that must be considered by a designer in designing a motorcycle component, including adjusting a component according to its actual function, the safety factor of the planned component. , efficiency and cost factors. This study aims to identify and apply theoretical studies and compare the results of calculations with data from specifications in the form of designs, especially for transmission shafts, pulleys and v-belts on motorcycles. Based on the calculation results, it was found that the shaft diameter was 16.4 mm, the pulley diameter was 116.42 mm and the v-belt speed was 10.97 m/s and the v-belt length was 1073.32 mm.
Keyword : Motorcycle, Design, Shaft, Pulley, V-bel
Perancangan Rangka Sepeda Gunung Menggunakan Software Autodesk Inventor
Sepeda gunung banyak diminati karena desainnya yang menarik dan kegunaannya yang cocok untuk medan terjal dan curam. Rangka sepeda gunung harus sangat kuat untuk menanggung beban di berbagai kondisi medan. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak Autodesk Inventor untuk merancang rangka sepeda dengan mempertimbangkan variasi beban yang sesuai dengan rata-rata berat manusia. Hasil analisis menunjukkan tegangan Von Mises maksimum 102,9 MPa, perpindahan maksimum 0,02816 mm, dan faktor keamanan minimal 2,43. Faktor keamanan pada titik acuan dengan tegangan tertinggi jauh melebihi batas desain yang diizinkan sehingga desain ini dianggap aman
Studi Perlakuan Panas Terhadap Produksi Gas Metana Dari Limbah Organik Rumah Tangga
Sampah pada umumnya memiliki karakteristik tertentu, yaitu sifat fisika, kimia, dan biologi. Biogas adalah salah satu contoh penerapan pemanfaatan sampah yang efektif yang dapat dijadikan sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan untuk menghemat penggunaan bahan bakar fosil. Biogas mengandung karbon dioksida dan metana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan gas dari limbah organik rumah tangga dengan bahan baku kangkung, kol, pisang, nasi, dan starter Effective Microorganisme (EM4). Eksperimen dilakukan selama 15 hari, dengan pengukuran suhu dan tekanan biogas setiap 12 jam. Perlakuan panas dilakukan dengan variasi suhu 40℃, 60℃ dan 80℃ selama 5 menit serta tanpa perlakuan panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan panas (40℃) menghasilkan jumlah gas 8 gram pada hari ke 5-7 dengan suhu 26℃ selama 13 hari. (60℃) menghasilkan gas 2 gram pada hari ke 6 dengan suhu 26,1℃ selama 15 hari. (80℃) menghasilkan jumlah gas 6 gram pada hari ke 2 dengan suhu 26,85℃ selama 9 hari. sedangkan tanpa perlakuan panas menghasilkan tekanan 16 gram pada hari ke-2 dengan suhu 27℃ selama 8 hari, dengan suhu rata-rata dalam reaktor 25℃-27℃. Dari hasil tersebut diketahu bahwa tanpa perlakuan panas menghasilkan jumlah biogas yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan panas
Kata kunci: energi terbarukan, sampah organik, gas metana, perlakuan pana
ANALISIS SIFAT MEKANIK PADA KOMPOSIT EPOXY SERAT BATANG WIDURI DENGAN MENGGUNAKAN PENGUJIAN TARIK DAN BENDING
Komposit adalah suatu material yang terbentuk dari kombinasi dua atau lebih material pembentuknya melalui campuran yang tidak homogen, dimana sifat mekanik dari masing-masing material pembentuknya berbeda (Arisontae M. Mengga, 2015). Bahan komposit pada umumnya terdiri dari dua unsur, yaitu serat (Fiber) sebagai bahan pengisi dan matriks sebagai bahan pengikat serat. Serat widuri adalah serat yang berasal dari tanaman widuri, yang dapat diambil dari kulit batang widuri. peneliti terdahulu yang meneliti tentang serat kulit batang widuri yaitu menyimpulkan bahwa serat kulit batang widuri berpotensi sebagai penguat komposit (Muhamad Muhajir, 2016). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sifat mekanik pada komposit serat batang widuri dengan menggunakan pengujian taraik dan bending. Pembuatan komposit ini menggunakan bahan dasar resin dicampur serat bantang widuri yang sudah direndam cairan kimia NaOH 30 menit dengan dimensi sesuai standar ASTM. Pengujian Tarik mengacu pada standar ASTM D638. Hasil pengujian Tarik memiliki kekuatan Tarik sebesar 4.66 N/mm2 dan kekuatan bending 22,02 N/mm2
PROPELLER TURBINE DESIGN 625 WATT CAPACITY ON WATER TURBINE INSTALLATION FACULTY OF ENGINEERING UNSIKA
The propeller turbine is a form of turbine as a means of converting flow energy into mechanical energy. The energy conversion involves several stages of energy change until finally it becomes mechanical energy. The installation that will be designed for a MHP in the Faculty of Engineering laboratory using a propeller turbine has a low water source and discharge. With a head of 2.56 m and a discharge of 0.0412 m3/S, it provides a shaft power of 625 Watts with an efficiency of 93.4%. To get high turbine efficiency, it is necessary to consider the installation of the built network and regulation of the flow direction through the turbine blades. The influence of the direction of flow hitting the blades will determine the size of the momentum generated