SKRIPSI Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM

SKRIPSI Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    632 research outputs found

    Persepsi Masyarakat Pada Batik Tulis Cittaka Dhomas Di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri

    No full text
    ABSTRAK   Yurisa. Dewi Dio. 2013. Persepsi Masyarakat Pada Batik Tulis Cittaka Dhomas Di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Skripsi. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Nurul Hidayati S.Pd, M.Sn, (II) Agus Sunandar S.Pd, M,Sn.   Kata Kunci: Persepsi, Batik Tulis, Cittaka Dhomas, Pagu, Kediri    Cittaka Dhomas adalah nama label dari perusahaan batik tulis di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri . Pengrajin batik tulis Cittaka Dhomas memiliki motif yang khas dibanding yang lain karena dari segi motifnya yang memiliki seni tinggi dan mengambil dari filosofi sejarah Kerajaan Kadiri. Upaya pelestarian  batik tulis Cittaka Dhomas tidak terlepas dari persepsi masyarakatnya untuk terus melestarikan batik tulis Cittaka Dhomas. Oleh karena itu penelitian tentang persepsi masyarakat pada batik tulis Cittaka Dhomas ini penting dilakukan sebagai pijakan dasar untuk melestarikan batik tulis Cittaka Dhomas. Fokus penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat tentang bahan, warna, motif dan harga pada batik tulis Cittaka Dhomas di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri . Masyarakat yang dimaksud adalah  masyarakat pengrajin batik tulis Cittaka Dhomas, Dinas terkait, dan konsumen. Persepsi pada penelitian ini diartikan sebagai proses bagaimana masyarakat Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri menafsirkan kesan-kesan sensoris mereka pada batik tulis Cittaka Dhomas melalui proses persepsi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Intrumen penelitian adalah peneliti sendiri sebagai observer yang melakukan observasi mendalam pada subjek dengan berpedoman pada pedoman observasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan triangulasi data. Data yang berupa catatan observasi dan transkrip wawancara dianalisis menggunakan analisis data model Miles and Huberman melalui beberapa tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh simpulan hasil penelitian sebagai berikut: Pertama, Persepsi masyarakat tentang warna pada batik tulis Cittaka Dhomas adalah batik tulis Cittaka Dhomas tidak memiliki ciri khas warna tertentu karena warna yang digunakan mengikuti selera konsumen dan trend pasar. Kedua, Persepsi masyarakat pada motif batik tulis Cittaka Dhomas sinilai bagus karena motifnya diangkat melalui nilai kearifan lokal Kabupaten Kediri yang digambarkan pada beberapa batik yaitu batik Tunjung Sewu, batik Sawung Tunjung Tejayama, batik Holtikultura dan batik Padma Loksa Moksa. Ketiga, Persepsi masyarakat pada bahan batik tulis Cittaka Dhomas adalah bahan yg digunakan memiliki kualitas bagus karenar kainnya halus membuat konsumen menyukai hasil produk yang dipesan dan sesuai dengan keinginan konsumen. Keempat, Persepsi masyarakat pada harga batik tulis Cittaka Dhomas adalah kesesuaian harga batik tulis Cittaka Dhomas dengan proses pembuatan menurut masyarakat sudah sesuai karena proses pembuatan batik yang lama dan rumit sepadan dengan harganya yang mahal.         ABSTRACT   Yurisa. Dewi Dio.2013. The People Perception to the Hand-Drawn Batik of Cittaka Dhomas in Pagu District Kediri Regency. Mini Thesis, Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, State University of Malang. Supervisors: (1) Nurul Hidayati S.Pd, M.Sn, (II) Agus Sunandar S.Pd, M,Sn.   Keywords: Perception, Hand-Drawn Batik, Cittaka Dhomas, Pagu, Kediri   Cittaka Dhomas is a label from hand-drawn batik company in Pagu District Kediri Regency. The craftsman (maker) of Cittaka Dhomas hand-drawn batik has typical motif compared to the other, because from the motif it has the high value of art and takes from historical philosophy of Kediri Kingdom. The effort to preserve hand-drawn batik of Cittaka Dhomas can’t be separated from people perception to always keep the preservation of Cittaka Dhomas hand-drawn batik. Therefore, this research about people perception to the hand-drawn batik of Cittaka Dhomas was important to be conducted as a basic to preserve hand-drawn batik of Cittaka Dhomas. This research focus was to know how is people perception about material, color, motif, and price of Cittaka Dhomas hand-drawn batik in Pagu District Kediri Regency. People in this case were the craftsman (maker) of Cittaka Dhomas hand-drawn batik, related Department, and consumer. Perception in this research was meant as process about how people in Pagu District Kediri Regency interpret their sensory sense to the hand-drawn batik of Cittaka Dhomas through perception process. This research was descriptive research with qualitative approach. The research instrument was the researcher itself as observer who conducted in-depth observation to the subject with observation reference. Data collection was conducted through direct observation, interview, and documentation. To keep data validity, it was conducted by data triangulation activity. Data of observation note and interview transcript was analyzed by using data analysis of Miles and Huberman model through many steps, data reduction, data display, and conclusion drawing. Based on data analysis result, it was obtained the research conclusion as follow: First, people perception about color to the hand-drawn batik of Cittaka Dhomas stated that hand-drawn batik of Cittaka Dhomas had no typical color because the used color only followed consumer taste and market trend. Second, people perception about motif to the hand-drawn batik of Cittaka Dhomas stated that the motif was good because it was made through local wisdom value of Kediri District which described to many batik such as Tunjung Sewu batik, Sawung Tunjung Tejayama batik, Horticulture batik, and Padma Loksa Moksa batik. Third, people perception about material to the hand-drawn batik of Cittaka Dhomas stated that material which used in this batik had good quality because of soft fabric which made consumer like the ordered product and it was also suitable with consumer wish. Fourth, people perception about price to the hand-drawn batik of Cittaka Dhomas was price suitability of Cittaka Dhomas hand-drawn with process that perceived as an appropriate process because the process to make batik needed a long time and complicated which equal with the expensive price

    PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATAKULIAH MUB RESTORAN DAN KKU PENDIDIKAN TATA BOGA UNIVERSITAS NEGERI MALANG ANGKATAN 2009

    No full text
    ABSTRAK   Paramitha, Dyah Ayu Pradnya. 2012. Persepsi Mahasiswa Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Matakuliah MUB restoran dan KKU Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Malang Angkatan Tahun 2009. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Made Wena, M. Pd. M.T., (II) Dra. Teti Setiawati, M. Pd.   Kata Kunci: persepsi, pelaksanaan pembelajaran, MUB restoran, KKU Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan pembelajaran matakuliah MUB restoran dan KKU. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan kuesioner jenis tertutup. Obyek penelitian  menggunakan sampel total karena jumlah populasi kurang dari 100 yaitu mahasiswa S1 Pendidikan Tata Boga yang telah melaksanakan pembelajaran MUB restoran dan KKU sejumlah 41 orang.Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif persentase (%). Berdasarkan hasil penelitian diketahui persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan pembelajaran matakuliah MUB restoran Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Malang angkatan 2009 termasuk dalam kualifikasi baik. Persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan pembelajaran matakuliah KKU Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Malang angkatan 2009 termasuk dalam kualifikasi baik. Pelaksanaan pembelajaran matakuliah MUB restoran dan KKU menurut persepsi mahasiswa tidak ada perbedaan. Saran yang dapat diberikan antara lain pada pelaksanaan pembelajaran matakuliah MUB restoran dan KKU untuk memperbaiki proses pembelajaran khususnya dalam menyampaikan tujuan pembelajaran, mendatangkan orang/pakar sebagai sumber belajar, dan memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran. Selain itu dapat disarankan kepada mahasiswa agar lebih aktif mencari informasi atau pengetahuan mengenai pelaksanaan pembelajaran matakuliah MUB restoran dan KKU

    Persepsi dan Kepuasan Mahasiswa S1- Pendidikan Tata Busana 2009 Terhadap Layanan Jasa Pendidikan Dalam Mengikuti Pembelajaran Praktikum TPBI Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK Romadhani, Tri Aprilia Romadhani.2013. “Persepsi dan Kepuasan MahasiswaS1- Pendidikan Tata Busana 2009 Terhadap Layanan Jasa PendidikanDalam Mengikuti Pembelajaran Praktikum TPBI Universitas NegeriMalang”. Skripsi, Program studi Pendidikan Tata Busana FakultasTeknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Dwi AstutiSih Apsari, M.Kes (II) Dra. Idah Hadijah, M.Pd   Kata kunci: persepsi siswa, layanan jasa pendidikan, kepuasan, pembelajaranpraktikum  TPBIPersepsi  dan  kepuasan  mahasiswa  terhadap  layanan  jasa  pendidikan,khususnya  pada  matakuliah  praktikum  TPBI  di  Jurusan  Teknologi  Industri,merupakan hasil kegiatan pengamatan yang dilakukan oleh mahasiswa PendidikanTata  Busana  Universitas  Negeri  Malang  dalam  mendapatkan  layanan  jasapendidikan. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  persepsi  dan  kepuasan mahasiswa  S1-2009  tata  busana  terhadap  aspek  layanan  jasa  pendidikan  padapraktikum TPBI yang terdiri dari  ; (1) Keaktifan Kuliah, (2) Penilaian Tugas dankehadiran,  (3) Pokok/materi Pembelajaran,  (4) Objek/Peristiwa Pembelajaran  (5)Kondisi  Laboratorium,  (6)  Jadwal Kuliah,  (7)  Suasana Belajar,  (8)  LingkunganRuang  Belajar,  (9)  Kelengkapan  Fasilitas  PBM,  (10)  Kesiapan  Dosen  danLaboran,  (11)  Ketanggapan  Dosen  dan  Laboran,  (12)  Kontrak  Kuliah,  (13)Perilaku Dosen dan Laboran, (14) Problem Solving di jurusan Teknologi Industri.Dari populasi 49 mahasiswa, seluruhnya digunakan sebagai sample. Pengumpulandata  dilakukan  dengan  teknik  instrumen  berupa  angket  yang  ditujukan  padamahasiswa. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa:  (1)  Persepsi  mahasiswa  S1-Pendidikan Tata Busana 2009  terhadap layanan jasa pendidikan dalam mengikutipembelajaran TPBI Universitas Negeri Malang  dianggap  hampir  sebagian  besardari jumlah subjek penelitian (53,26%). Jadi persepsi mahasiswa terhadap layananjasa  pendidikan  tersebut  sudah  cukup  terpenuhi  namun  kondisi  laboratoriummasih  belum  memenuhi  kebutuhan  perkuliahan  dengan  nilai  (38,10%)  dan  iniditinjau  dari  jabaran  indikator  dari  tiap  sub  variabel,  (a)  Keaktifan  Kuliah,  (b)Penilaian  Tugas  dan  Kehadiran,  (c)  Pokok  Materi  Pembelajaran,  (d)Objek/Peristiwa Pembelajaran,  (e) Kondisi Laboratorium,  (f)  Jadwal Kuliah dan(g)  Suasana  Belajar.  (2)  Kepuasan mahasiswa  dalam memperoleh  layanan  jasapendidikan dalam mengikuti pembelajaran praktikum TPBI di Jurusan TeknologiIndustri  Fakultas  Teknik  Universitas  Negeri Malang  cenderung  puas  (52,55%),berarti dapat disimpulkan  tingkat kepuasan mahasiswa memperoleh  layanan  jasapendidikan dalam mengikuti pembelajaran praktikum TPBI yang  terdiri dari , (a)Ruang  Belajar,  (b)  Layanan  alat  Penunjang  Perkuliahan,  (c)  Peran  Dosen  danLaboran,  (d)  Ketanggapan  dosen  dan  Laboran,  (e) Kesesuaian  dengan KontrakPerkuliahan,  (f)  Perilaku  Dosen  dan  Laboran  dan  (g)  Problem  Solving  telahmemenuhi kebutuhan perkuliahan dan dianggap sebagian besar dari jumlah subjekpenelitian. Namun  layanan  alat  penunjang  perkuliahan  praktikum masih  kurangmemadai dan dirasa belum mencukupi kebutuhan dengan nilai (38.37%

    ANALISIS HASIL PEMBUATAN KEBAYA MODERN BERBAHAN TILE DENGAN MENGGUNAKAN POLA SISTEM VONNY DWIYANTI PADA UKURAN TUBUH L

    No full text
    ABSTRAK   Zahro,    Amalia  Nikmatus,  2013,  Analisis  Hasil  Pembuatan  Kebaya  ModernBerbahan  Tile  Dengan Menggunakan  Pola  Sistem  Vonny  Dwiyanti  PadaUkuran  Tubuh  L,  Skripsi,  Jurusan  Teknologi  Industri,  Fakultas  TeknikUniversitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dra. Nur Endah Purwaningsih,M.Pd., (II) Dra. Hapsari Kusumawardani, M.Pd.   Kata Kunci:  Kebaya Modern, Pola Sistem Vonny Dwiyanti, Ukuran Tubuh L Kebaya modern  adalah model  kebaya  tradisional  yang  telah mendapatkansentuhan modern  dengan merubah/memodifikasi  hanya  sebagian  sesuai  dengankreasi tanpa meninggalkan ciri khas aslinya. Pola sistem Vonny Dwiyanti adalahsistem  pola  dasar  konstruksi  badan wanita  yang memiliki  lipit  kup  untuk  ruangdada  pada  bahu  dan  pinggang  dengan  garis  pola  tengah muka  digambar  bagianatas  agak  serong  ke  dalam.  Adapun  permasalahan  dalam  penelitian  ini  adalah“Bagaimanakah kedudukan  titik pas  (fitting  factor) pola  sistem Vonny Dwiyanti pada pembuatan kebaya modern ukuran tubuh L? Penelitian  ini menggunakan  jenis  penelitian  deskriptif  dengan  pendekatankuantitatif. Subjek penelitian  ini adalah pengguna kain kebaya dengan ukuran L.Objek  penelitian  adalah  kebaya  modern  dengan  menggunakan  pola  VonnyDwiyanti.    Metode  yang  digunakan  adalah  metode  observasi.  Instrumen  yangdipergunakan  adalah  hasil  pengembangan  komponen  variabel  penelitian  denganmengambil pengukuran untuk 13 titik pas.  Teknik analisis data meliputi cek list,persentase dan intepretasi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pola sistem Vonny Dwiyanti tepatdigunakan  untuk  pembuatan  kebaya  ukuran  tubuh  L  (Large)    dengan  ketepatansebesar 89,74%. Kriteria ukuran yang dinilai  tepat adalah pada kedudukan besarbadan, besar pinggang, letak lingkar pinggang, panjang dada, lebar dada, panjangpunggung, letak lebar punggung, lingkar pinggul I, letak lingkar pinggul I, lingkarpinggul  II,  dan  letak  lingkar  pinggul  II,  sedangkan  kriteria  ukuran  yang  dinilaikurang tepat adalah pada kedudukan lebar punggung serta kedudukan lebar bahu.Pola  Sistem  Vonny  Dwiyanti  dibuat  dengan  garis  tengah  muka  sedikitmasuk/miring  ke  dalam.   Sedangkan  bagian  tengah  belakang  dibuat  tegak  lurusdengan  garis  pinggang,  sehingga  berpengaruh  pada  kedudukan  letak  lingkarpinggang depan dan belakang, karena panjang garis sisi kebaya tidak sama. Saran yang bisa disampaikan  dalam penelitian ini adalah 1) Bahan kebayadari  kain  tile  bersifat  elastis  sehingga  pada waktu merubah  pola  dasar  ke  pecahpola  tidak  perlu  diberi  keloggaran,  karena  jatuhnya  kain  tile  pada  tubuh  akanpas/mengikuti bentuk tubuh, 2) Sebelum proses memotong bahan, sebaiknya poladiteliti dahulu pada bagian panjang sisi kebaya agar terjadi kesesuaian antara  polamuka  dengan  pola  belakang.  3)  Jeda  waktu  mengukur  badan  dan  pengerjaankebaya  sampai  pada  waktu  pengepasan  tidak  boleh  terlalu  lama  karena  akanmempengaruhi  pengepasan  kebaya,  ukuran  tubuh  model  bisa  mengalamiperubahan menjadi bertambah gemuk/kurus   ABSTRACT   Zahro,  Amalia Nikmatus, 2013, The Result Analysis of Modern Kebaya ByVonny Dwiyanti’s Pattern System On L Size Body. Thesis, IndustrialTechnology Department, Engineering Faculty, University of Malang, TheSupervisors are: (I) Dra. Nur Endah Purwaningsih, M.Pd., (II) Dra.HapsariKusumawardani, M.Pd . Keywords: Kebaya Modern, Vonny Dwiyanti’s Pattern System, Size L Body. Modern kebaya is traditional kebaya that has been getting a modern twistby changing  / modifying only partially  in accordance with  the creations withoutleaving the original characteristics. Vonny Dwiyanti’s Pattern system is a womanarchetype  construction  system who  has  pleated  coup  for  space  on  the  shoulderschest and waist. The problem in this study is "How is the position of fitting factormodern kebaya by Vonny Dwiyanti’s pattern system on L size  body? This  study  uses  descriptive  research  with  quantitative  approach.  Thesubjects were users kebaya cloth with size L. Object of study is a modern kebayawith  using  Vonny  Dwiyanti’s  pattern.  The  method  used  is  the  method  ofobservation. The  instrument used  is  the  result of  the development component ofthe  study variables by  taking measurements  for a 13  fitting  factor. Data analysistechniques include a check list, percentages and interpretation. The  conclusion  of  this  study  is  appropriate  Vonny  Dwiyanti’s  pattern system used for the manufacture of body kebaya size L (Large) with accuracy of89.74%. Criteria considered appropriate size is in the position of the body, a largewaist, waist circumference layout, chest length, chest width, long back, where thewidth  of  the  back,  hip  circumference  I,  where  the  first  hip  circumference,  hipcircumference  II,  and  location of  the hip  circumference  II, while  the  criteria  areconsidered  less  precise measure  is  the  position  of  the  ridge width  and  shoulderwidth position. Vonny Dwiyanti’s pattern system made with little advance centerline entry/tilt inward. While the center back made perpendicular to the waist line,so the effect on the position where the front and rear waist circumference, becausethe side length line is not the same. Suggestions  that  could  be  delivered  in  this  study  were  1)  Kebayamaterial from tulle fabric is elastic so that the time to change the basic pattern ofthe pattern does not need to be additional size, since the fall of tulle fabric on thebody would  be  fitting  /  follow  the  shape  of  the  body,  2) Prior  to  the  cutting  ofmaterials , should be examined first pattern on the long sides of kebaya that thereis  a match between  the pattern of  the  face with  the back pattern. 3) Pause  timemeasuring  body  and workmanship  until  the  fitting  time  should  not  be  too  longbecause it will affect the kebaya fitting, the model's body size can be changed toincrease fat/skinny

    ANALISIS HASIL PEMBUATAN KEBAYA MODERN BERBAHAN TILE DENGAN MENGGUNAKAN POLA SISTEM VONNY DWIYANTI PADA UKURAN TUBUH L

    No full text
    ABSTRAK   Zahro,  Amalia Nikmatus, 2013, Analisis Hasil Pembuatan Kebaya Modern Berbahan Tile Dengan Menggunakan Pola Sistem Vonny Dwiyanti Pada Ukuran Tubuh L, Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dra. Nur Endah Purwaningsih, M.Pd., (II) Dra. Hapsari Kusumawardani, M.Pd.   Kata Kunci:  Kebaya Modern, Pola Sistem Vonny Dwiyanti, Ukuran Tubuh L Kebaya modern adalah model kebaya tradisional yang telah mendapatkan sentuhan modern dengan merubah/memodifikasi hanya sebagian sesuai dengan kreasi tanpa meninggalkan ciri khas aslinya. Pola sistem Vonny Dwiyanti adalah sistem pola dasar konstruksi badan wanita yang memiliki lipit kup untuk ruang dada pada bahu dan pinggang dengan garis pola tengah muka digambar bagian atas agak serong ke dalam. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah kedudukan titik pas (fitting factor) pola sistem Vonny Dwiyanti  pada pembuatan kebaya modern ukuran tubuh L? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah pengguna kain kebaya dengan ukuran L. Objek penelitian adalah kebaya modern dengan menggunakan pola Vonny Dwiyanti.  Metode yang digunakan adalah metode observasi. Instrumen yang dipergunakan adalah hasil pengembangan komponen variabel penelitian dengan mengambil pengukuran untuk 13 titik pas.  Teknik analisis data meliputi cek list, persentase dan intepretasi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pola sistem Vonny Dwiyanti tepat digunakan untuk pembuatan kebaya ukuran tubuh L (Large)  dengan ketepatan sebesar 89,74%. Kriteria ukuran yang dinilai tepat adalah pada kedudukan besar badan, besar pinggang, letak lingkar pinggang, panjang dada, lebar dada, panjang punggung, letak lebar punggung, lingkar pinggul I, letak lingkar pinggul I, lingkar pinggul II, dan letak lingkar pinggul II, sedangkan kriteria ukuran yang dinilai kurang tepat adalah pada kedudukan lebar punggung serta kedudukan lebar bahu. Pola Sistem Vonny Dwiyanti dibuat dengan garis tengah muka sedikit masuk/miring ke dalam.  Sedangkan bagian tengah belakang dibuat tegak lurus dengan garis pinggang, sehingga berpengaruh pada kedudukan letak lingkar pinggang depan dan belakang, karena panjang garis sisi kebaya tidak sama. Saran yang bisa disampaikan  dalam penelitian ini adalah 1) Bahan kebaya dari kain tile bersifat elastis sehingga pada waktu merubah pola dasar ke pecah pola tidak perlu diberi keloggaran, karena jatuhnya kain tile pada tubuh akan pas/mengikuti bentuk tubuh, 2) Sebelum proses memotong bahan, sebaiknya pola diteliti dahulu pada bagian panjang sisi kebaya agar terjadi kesesuaian antara  pola muka dengan pola belakang. 3) Jeda waktu mengukur badan dan pengerjaan kebaya sampai pada waktu pengepasan tidak boleh terlalu lama karena akan mempengaruhi pengepasan kebaya, ukuran tubuh model bisa mengalami perubahan menjadi bertambah gemuk/kuru

    minat terhadap profesi guru pada mahasiswa jurusan teknologi industri program studi S1 pendidikan tata busana angkatan 2009 universitas negeri malang

    No full text
    ABSTRAK   Novita, Lia Devi. 2013. Minat Terhadap Profesi Guru, pada Mahasiswa Jurusan Teknologi Industri Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana Angkatan 2009 Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hapsari Kusumawardani M.Pd., (II) Dra. Sri Eko Puji Rahayu, M.Si.   Kata Kunci: Minat, Profesi Guru, Faktor Internal, Faktor Eksternal Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Minat pada penelitian ini merupakan suatu rasa lebih suka atau ketertarikan terhadap profesi guru tata busana. Menjalankan suatu profesi guru yang sudah dipilih, sebaiknya didasari dengan  rasa senang dan perhatian dalam menjalankan profesi tersebut karena akan memberikan respon yang positif sehingga akan timbul adanya minat terhadap profesi sebagai guru. Adanya mata kuliah Praktik Pembelajaran Mikro (micro teaching) nantinya dapat memberikan pelatihan praktik mengajar bagi para calon guru supaya menjadi bekal dalam mengajar sebelum mahasiswa terjun ke lapangan secara langsung yaitu pada Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), maka akan membentuk persepsi yang positif tentang minat menjadi guru dalam diri mahasiswa. Tetapi diketahui dari hasil dalam kuliah micro teaching ada mahasiswa yang lulus dan tidak lulus maka  dengan adanya hal tersebut peneliti ingin mengetahui minat mahasiswa terhadap  profesi guru. Setiap  individu memiliki minat yang berbeda-beda terhadap profesi yang akan dipilihnya. Perbedaan minat mahasiswa dilatarbelakangi oleh adanya faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang melatarbelakangi minat mahasiswa meliputi cita-cita,  kepribadian, rasa ingin tahu pada suatu hal, orientasi pada keberhasilan, dan usaha diri, sedangkan faktor eksternal meliputi lingkungan keluarga, lingkungan pendidikan, dan lingkungan msyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor internal dan eksternal minat terhadap profesi guru pada mahasiswa Jurusan Teknologi Industri Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana Angkatan 2009 Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan subjek penelitian mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2009 sebanyak 52 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dengan jumlah pernyataan 30 item. Instrumen angket ini diuji validitas dengan rumus korelasi Product Moment dan dinyatakan valid, sedangkan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,952. Hasil penelitian ini menunjukkan minat mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2009 di Universitas Negeri Malang terhadap profesi guru dipengaruhi faktor internal sebesar (73,0%) dari 52 responden dan Minat mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2009 di Universitas Negeri Malang terhadap profesi guru dipengaruhi faktor eksternal sebesar (78,9%) dari 52 responden. Simpulan; minat mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2009 di Universitas Negeri Malang terhadap profesi guru dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, dengan hasil yang hampir seimbang atau tidak jauh bedanya.   ABSTRACT   Novita, Lia Devi. 2013. The Interest for Teaching Profession on the Department Industrial Technology Students, Studying Program at S1 Degree of Fashion Education, Class of 2009, State University of Malang. S1 Thesis, Department Industrial Technology, Faculty of Techniques, State University of Malang. Supervisors: (I) Dra. Hapsari Kusumawardani M.Pd., (II) Dra. Sri Eko Puji Rahayu, M.Si.   Keywords: Interest, Teaching Profession, Internal Factor, External Factor Interest is a preference and desire to something or any activities, without any compulsion. Interest in this study defined as a preference and desire toward fashion teaching profession. Undertaking a teaching profession that has been chosen should be based on the preference and attention in doing the profession since it will give positive response so that the interest will be gained in the profession as a teacher. By having micro teaching subject, it was expected to give teaching practices to the prospective teachers in order to be their own experiences in teaching before they came to their work field, which was teaching practice (PPL), so that it would create positive perception about being a teacher as an interest in the students’ mind. However, it was found out that there were students who could pass the micro teaching and students who could not pass it. Therefore, based on the finding, the researcher is interested in discovering the students’ the students’ interest toward teaching profession. Every single person has various interests toward the profession that they will choose. The various interests of the students could be motivated by internal factor and external factor. The internal factor that could affect the students’ interests included ideals, personality, curiosity on something, orientation on the success, and their own effort. Meanwhile, the external factor involved family background, education background, society background. This study was aimed at discovering the internal and the external factor of interest toward teaching profession on the students of department industrial technology, studying program at S1 degree of fashion education, class of 2009, in State University of Malang. The study applied descriptive research design. The subject of the research was the S1 degree of fashion education students at the class of 2009, there were 52 students involved. The instrument implemented in this study was questionnaire with 30 items in it. The validity of the questionnaire was tested by using the formula of Product Moment Correlation and stated as valid by having the Cronbach Alpha score for 0.952. The result of the study showed that the interest of the S1 degree of fashion education students at the class of 2009 in State University of Malang toward the teaching profession was influenced by internal factor for 73.0% out of 52 respondents. Furthermore, the interest of the S1 degree of fashion education students at the class of 2009 in State University of Malang toward the teaching profession was 78.9% from 52 respondents. It could be concluded that; the interest of the S1 degree of fashion education students at the class of 2009 in State University of Malang toward the teaching profession was affected by internal factor and external factor. It was explained by the result of the study which showing that the score was almost balance, which in other words there were not many differences in it

    PROSES INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF BIDANG KEAHLIAN TATA BUSANA (STUDY KASUS PADA KURIKULUM) di SMK NEGERI 3 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Iswianti, Mery. 2012. Integration Process of Character Education in Subject AreasProductive of Fashion (Case Study in the Curiculum) Design at SMK Negeri 3Malang.Sarjana Thesis, Department of Industrial Technology Faculty ofTechniques State University of Malang. Advisor: (1) AnikDwiastusi, ST.,MT(2)AgusSunandar, M.Pd   Keyword :Integration,Character Education, Productive Subject Charactereducationisaninvestmentsystemthe values ofthe characterofthecitizens of the schoolwhich includes thecomponents ofknowledge,awarenessorthe willandactiontoimplementthose values.Charactereducationaimstoimproveschoolmanagement andeducational outcomesthat lead to theformation ofcharacterandachievement oflearnersnoble characteras a whole,integratedandbalanced, according to thestandards ofcompetency.There are 18character value that was developed and implemented in schools, namely religious,honest, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, democratic,curiosity, the spirit of nationalism, patriotism, recognize excellence, friendship /communicative, love peace, likes to read, care for the environment, social care,responsibility. 18the value  oftheintegratedcharacter oftheEducation Unit LevelCurriculum(SBC), one of which isintegratedon the subjects.Productive group ofsubjects to be one substance of learning in the Vocational School (SMK), inaddition to the subjects of normative and adaptive.SMK Negeri 3 Malang knownto have implemented a character education program in the subject area ofexpertise particularly productive fashion. This type of research, is a descriptive study with qualitative approach.Data collection procedures using interview and documentation studies. This typeof data in this study is the primary data and secondary data. The validity of usingtriangulation of data sources. Data analysis was performed with data reduction,data presentation, and drawing conclusions. The results showedthat, the stages ofthe implementation ofcharactereducationatSMK NegeriMalangstartofstage3of socialization, training,implementation, exposure, andreports.Value oftheintegratedcharacterofthesubjects area of expertise particularly productive fashionin theSMKNegeri3Malangis acreativecharacter, logicalthinking, caringenvironment, independent,disciplined, responsible, hard work, intelligenceandlove to read.While the processof integration of character education in the subject  area of expertise productivefashion outlined in the syllabus and Learning Implementation Plan (RPP).Processof integrating the characters in the syllabus tailored to the Competency Standards(SK) and the Basic Competence (KD) subjects productive especially sewing.Afterintegration outlined in the syllabus, next is the Learning Implementation Plan(RPP).Integration of the characters in the RPP included in (a) learning objectives(b) the learning activities and (c) evaluation of learning. Subsequentlyimplemented on learning, implementing and evaluating assessments

    Survey Tingkat Kepuasan Mahasiswa Prodi S1 Tata Busana Angkatan 2009 dan 2010 Terhadap Pelayanan Laboran Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Dwicahyaningrum, Fatimah. 2013. Survey Tingkat Kepuasan Mahasiswa Prodi S1 Tata Busana Angkatan 2009 dan 2010 Terhadap Pelayanan Laboran Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hapsari Kusumawardani, M.Pd (II) Dra. Agus Hery Supadmi Irianti, M.Pd   Kata Kunci: Kepuasan Mahasiswa, Layanan Laboran   Tugas laboran Prodi Tata Busana sebagai tenaga kependidikan memberikan pelayanan kepada mahasiswa di dalam proses pembelajaran praktikum. Layanan pendidikan yang diberikan oleh laboran kepada mahasiswa secara maksimal dapat menunjang dalam proses belajar. Layanan pendidikan dinyatakan berhasil apabila penerima layanan khususnya mahasiswa merasa puas setelah memperoleh pelayanan yang diberikan. Keberhasilan sebuah layanan pendidikan dapat bermanfaat untuk mengevaluasi kinerja laboran dan dijadikan sebagai dasar penyusunan program lembaga terkait dengan proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa prodi S1 tata busana angkatan 2009 dan 2010 terhadap pelayanan laboran Universitas Negeri Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2009 dan 2010 dengan jumlah total 105 mahasiswa, maka diambil sampel dengan teknik proportional stratified random sampling, sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 51 mahasiswa dari angkatan 2009 dan 2010 yang diambil secara acak/random. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Angket digunakan untuk mengambil data tingkat kepuasan mahasiswa. Perhitungan data dalam penelitian ini menggunakan teknik persentase. Berdasarkan hasil penelitian kepuasan mahasiswa prodi S1 tata busana angkatan 2009 dan 2010 terhadap ketersediaan dan kelengkapan alat laboratorium produksi persentase tertinggi jawaban responden 42,11% menyatakan memuaskan, pada laboratorium industri persentase jawaban tertinggi responden sebesar 47,4% menyatakan memuaskan terhadap ketersediaan laboratorium. Laboratorium komputer persentase jawaban responden tertinggi 44,74% menyatakan cukup memuaskan terhadap ketersediaan bahan. Laboratorium tekstil persentase jawaban responden tertinggi sebesar 44,74% menyatakan cukup memuaskan terhadap kelayakan mesin, sedangkan hasil penelitian mengenai tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan laboran I di laboratorium produksi 63,16% responden menyatakan sangat memuaskan. Pelayanan laboran II di laboratorium industri pada indikator keandalan 81,58% responden menyatakan tidak memuaskan. Pelayanan laboran III di laboratorium komputer pada indikator tanggap 55,26% responden menyatakan cukup memuaskan. Pelayanan laboran IV di laboratorium tekstil pada indikator keandalan 71,05% responden menyatakan memuaskan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kepuasan mahasiswa prodi S1 tata busana angkatan 2009 dan 2010 terhadap ketersediaan laboratorium (indikator berwujud) secara keseluruhan tertinggi ada pada laboratorium produksi, untuk kelengkapan alat laboratorium ada pada laboratorium produksi dan komputer, untuk kelayakan mesin tingkat kepuasan tertinggi ada pada laboratorium tekstil, pada ketersediaan bahan tingkat kepuasan mahasiswa tertinggi ada pada laboratorium tekstil, dan pada tingkat kepuasan mahasiswa prodi S1 tata busana angkatan 2009 dan 2010 terhadap pelayanan laboran tertinggi pada pelayanan laboran I, sedangkan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan laboran terendah pada pelayanan laboran II. Saran kepada Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang merupakan sarana bahan evaluasi untuk upaya penyusunan program peningkatan  pelayanan secara maksimal untuk mahasiswa oleh jurusan secara berkelanjutan, penyusunan program bagi tiap-tiap laboran  serta sebagai upaya pemberian pelatihan tambahan bagi laboran. Bagi laboran-laboran Prodi Tata Busana Jurusan Teknologi Industri untuk lebih menigkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan pendidikan.

    Studi Pewarnaan Alami Menggunakan Biji Kesumba (Bixa Orellana Linn.) dengan Fiksator Berbeda pada Batik Motif Manggur Probolinggo

    No full text
    ABSTRAK   Ningsih, Rida Wahyu. 2013. Studi Hasil Pewarnaan Alami Menggunakan Biji Kesumba dengan Fiksator Berbeda pada Batik Motif Manggur Probolinggo. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Anik Dwiastuti, S.T., M.T, (2) Dra. Rosanti Rosmawati, M. Sn.   Kata kunci: pewarnaan alami, biji kesumba, fiksator berbeda, batik manggur Probolinggo   Pewarnaan alami merupakan pewarna yang sumbernya diperoleh dari alam (natural), memiliki warna-warna khas dan tidak didapatkan dari pewarna lainnya, serta proses pencelupan yang dilakukan berkali-kali untuk mendapatkan warna terbaik. Biji kesumba merupakan zat warna yang dapat dijadikan sebagai pewarna alam, dan biji kesumba kering masih belum diketahui hasil warnanya. Fiksator jeruk nipis, cuka, dan gula batu merupakan fiksator yang belum digunakan pada zat warna biji kesumba. Batik Probolinggo motif manggur (mangga dan anggur) merupakan batik yang masih dalam pengembangan pada teknik pewarnaan alami. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai pewarnaan alami dari biji kesumba dengan fiksator berbeda pada batik motif manggur Probolinggo. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Exmperimental Designs (nondesigns), penelitian ini tergolong pada Intact-Group Comparison. Terdapat dua kelompok yaitu kelompok eksperimen (diberi perlakuan) dan kelompok kontrol (tidak diberi perlakuan). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui hasil pewarnaan alami menggunakan biji kesumba dengan fiksator berbeda pada batik motif manggur Probolinggo. Analisa data diperoleh dari pengamatan secara visual hasil warna yang dipaparkan secara deskriptif. Data berupa deskripsi dari pengamatan visual yang dilakukan sebelum, saat, dan setelah proses pewarnaan. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh simpulan hasil penelitian sebagai berikut: (1) Warna yang dihasilkan biji kesumba kering pada pencelupan pertama hingga kesepuluh adalah gradasi warna peru. (2) Fiksator jeruk nipis merubah warna asli biji kesumba kering kearah warna burly wood hingga coral, serta kain menjadi lebih bersih. (3) Fiksator cuka merubah warna asli biji kesumba kearah warna burly wood hingga peru tua, serta kain menjadi lebih bersih. (4) Fiksator gula batu merubah warna asli biji kesumba kearah warna burly wood hingga peru,  warna lebih muda dari warna aslinya, serta kain kurang bersih. Demi kelanjutan dari penelitian yang selanjutnya, disarankan: (1) Perlu dilakukan eksplorasi pada zat warna alam biji kesumba dengan menggunakan jenis-jenis fiksator lainnya untuk mengetahui arah warna dapat yang dihasilkan, dengan variasi durasi waktu pencelupan. (2) Perlu dilakukan berbagai eksplorasi terhadap Batik Probolinggo dengan menggunakan variasi zat warna alamlainnya.

    Pengaruh Subtitusi Tepung Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) dalam Pembuatan Cake.

    No full text
    ABSTRAK Rafika, Taufik. 2013. Pengaruh Subtitusi Tepung Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) dalam Pembuatan Cake. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga. Jurusan Teknologi Industri. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Nunung Nurjanah, M. Kes., (II) Laili Hidayati, S.Pd., M.Si.   Kata kunci: kimpul (Xanthosoma sagittifolium), tepung kimpul, cake Kimpul merupakan sumber pangan umbi-umbian yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, beberapa mineral dan vitamin. Jenis kimpul yang digunakan adalah Xanthosoma sagittifolium. Pemanfaatan tepung kimpul yaitu mensubtitusikan tepung kimpul dalam pembuatan cake. Jenis cake yang digunakan adalah type butter cake. Tujuan dari penelitian ini adalah  mengetahui sifat kimia tepung kimpul dengan perlakuan blanching, cake subtitusi tepung kimpul terpilih, volume pengembangan cake, dan sifat sensori. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang  terdiri dari 2 tahap. Tahap 1 analisis kimia tepung kimpul dengan perlakuan blanching dan tahap 2 mengukur volume pengembangan, sifat sensori (mutu hedonik dan hedonik), sifat kimia (karbohidrat, protein, lemak, kalsium) cake subtitusi tepung kimpul. Data uji sensori dianalisis menggunakan ANOVA, jika berbeda nyata dilakukan uji lanjut menggunakan uji BNT/LSD 5% untuk mengetahui pasangan perlakuan yang berbeda. Hasil penelitian tahap 1 yaitu dalam 100 gr tepung kimpul mengandung 73,96 gr karbohidrat, 1,68 gram protein, 0,099 gr lemak, 39,58 mg kalsium. Hasil penelitian tahap 2, volume pengembangan paling baik pada proporsi 40%. Hasil analisis mutu hedonik warna cake subtitusi tepung kimpul proporsi 40%, 60%, dan 80% tidak berbeda nyata antar perlakuan, proporsi 40% warna kuning agak pucat. Hasil analisis mutu hedonik tekstur dan rasa berbeda nyata antar perlakuan, proporsi 40% tekstur padat agak renggang dan rasa agak manis. Hasil analisis uji hedonik warna, tekstur, dan rasa tidak berbeda nyata antar perlakuan yaitu netral agak suka. Hasil analisis kimia cake subtitusi tepung kimpul dalam 100 gr mengandung 42,88 gr karbohidrat, 8,55 gr protein, 10,43 gr lemak, dan 62,16 mg kalsium.

    0

    full texts

    632

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇