JPTV-Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Not a member yet
    113 research outputs found

    MENGAPA SARJANA PENDIDIKAN TIDAK MEMILIH PROFESI KEGURUAN? (Studi Kasus di Lembaga Pendidikan Calon Guru Tata Busana di Jawa)

    No full text
    Artikel ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi jenis-jenis profesi non-keguruan yang saat ini dijalani oleh lulusan LPTK Tata Busana, 2) menginvestigasi tentang faktor-faktor yang melatarbelakangi para lulusan LPTK Tata Busana memilih profesi non keguruan. Artikel ini dihasilkan dari serangkaian penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, yang dilakukan di Jawa Timur, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Sumber data adalah para lulusan LPTK Tata Busana dari Universitas Negeri Surabaya  dan  Universitas Negeri Yogyakarta yang tersebar di Pulau Jawa. Penentuan informan atau sumber data dengan teknik  purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data menggunakan model Interpretative Phenomenology Analysis (IPA) meliputi: 1) Reading and re-reading; 2) Initial noting; 3) Developing Emergent themes; 4) Searching for connections across emergent themes; 5) Moving the next cases; dan  6) Looking for patterns across cases. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) pilihan pekerjaan non keguruan yang digeluti para lulusan calon guru tata busana adalah sebagai karyawan dan sebagai wirausahawati baik di bidang yang terkait dengan busana maupun yang tidak terkait dengan busana, 2) faktor-faktor yang melatar belakangi pemilihan profesi non keguruan ini berasal dari diri (instrinsik) dan dari lingkungan (ekstrinsik). Cara pandang lulusan terhadap dunia keguruan dan lingkungan sekolah, pandangan terhadap  prospek bisnis busana berdasarkan pengalaman nyata yang memperkuat tekad untuk mengejar profesi non keguruan, dan pengaruh lingkungan (orangtua, pasangan hidup) dan kebiasaan di lingkungan tempat tinggal

    MODEL PENDIDIKAN GURU VOKASIONAL YANG PEDULI LINGKUNGAN HIDUP

    No full text
    Kemajuan teknologi informasi sangat pesat pada masa sekarang ini, sehingga setiap pristiwa yang terjadi  baik dan buruk,  pada waktu yang bersamaan dapat diketahui oleh semua pihak termasuk peserta didik.  Hal ini memberikan makna pada bahwa semua pristiwa yang terjadi, seperti: maraknya korupsi, kebebasan seksual, perkosaan anak-anak, pornografi, narkoba,  dan perilaku kehidupan yang tidak mencintai/peduli lingkungan,  menjadi konsumsi peserta didik kita sehari-hari. Sangat disadari bahwa  model pendidikan kita saat ini belum cukup mendorong peserta didik  khususnya generasi usia produktif untuk peduli pada lingkungan hidup.  Dikatakan demikian karena pelaku pendidikan, seperti: orangtua, guru/pendidik, para pemimpin, dan masyarakat kurang memberikan contoh teladan harmonis dengan lingkungan,  yang dapat ditiru anak-anak atau peserta didik.  Orangtua menyerahkan anaknya pada guru, sebaliknya guru mengembalikannya kepada orangtua, sementara pengaruh teknologi informasi memberi dampak pada perilaku anak didik.  Maka dibutuhkan model pendidikan guru khususnya guru vokasional yang menjadi contoh peduli pada lingkungan hidup.  Model pendidikan ini dapat berjalan jika ada kemauan untuk melaksanakannya. Tujuan penulisan adalah untuk mengemukakan adanya model pendidikan guru vokasional yang memperhatikan dan peduli lingkungan hidup.  Kita semua menginginkan agar generasi usia produktif, yaitu siswa-siswa yang sekarang belajar di  PAUD/TK, sekolah dasar/SD, dan bayi yang akan lahir lima tahun mendatang, memperoleh pendidikan yang layak dan mencintai lingkungan hidupnya agar keberlanjutan dapat diwujudkan.  Pada saat sekarang ini  Model pendidikan yang bagaimana yang dapat menolong generasi penerus peduli pada lingkungan hidu

    PENGEMBANGAN SISTEM PENDIDIKAN D3 TRANSPORTASI UNJ DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN INDUSTRI & SDM BIDANG TRANSPORTASI LAUT

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang perlu diperhatikan dan diperbaiki dalam pengembangan sistem pendidikan di Prodi D3 Transportasi FT UNJ guna memenuhi tuntutan kebutuhan sumber daya manusia di industri transportasi laut. Metode penelitian adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survai. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan dilakukan teknik pembobotan dalam bentuk kuadran kartesius guna melihat aspek yang perlu ditingkatkan, dipertahankan atau sudah mencukupi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek sarana prasarana perkuliahan perlu diperbaiki. Sedangkan materi ilmu yang masih perlu diperdalam adalah export-import dan logistik, terminal petikemas dan yard serta ship planner, pelabuhan dan pengeruka

    PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DENGAN TEKNOLOGI EFISIENSI PENCAHAYAAN RUANG DALAM BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN

    No full text
    Perkembangan kota besar yang sangat pesat telah menyebabkan bermunculnya bangunan-bangunan bertingkat tinggi. Efisiensi energi adalah istilah umum yang mengacu pada penggunaan energi lebih sedikit untuk menghasilkan jumlah layanan atau output. Dalam pandangan masyarakat  umum efisiensi energi diartikan juga sebagai penghematan energi. Pencahayaan pada gedung terutama perkantoran yang diolah pada umumnya menggunakan pencahayaan buatan, pemanfaatan pencahayaan alami masih kurang diolah. Oleh karena itu pengolahan bukaan atau lubang cahaya sebagai media pencahayaan alami dengan daya serap yang tinggi membawa kemungkinan dari pemanfaatan pencahayaan alami di dalam gedung. Dalam hal ini aspek yang diteliti adalah penggunaan simulasi DIALux EVO untuk menganalisa besarnya konsumsi energi pada bangunan gedung dan mengenali cara-cara untuk penghematannya. Perancangan ini mula-mula dengan membuat desain bangunan menggunakan autoCAD dan kemudian merancang sistem pencahayaan menggunakan software DIALux EVO. Hal yang mungkin menjadi permasalahan, dapat berupa model bukaan, sistem pencahayaan alami, dan penggunaan lampu terhadap gedung yang diamati. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi pencahayaan buatan pada bangunan yang diamati hampir memenuhi standar, namun untuk kondisi pencahayaan alami pada bangunan tersebut berdasarkan hasil simulasi didapat nilai iluminasi yang cukup besar sehingga perlu dilakukan beberapa cara untuk mengoptimalkan tingkat pencahayaan alami yang masuk ke dalam ruang, meliputi: penambahan atau penggantian bahan dan warna dinding serta lantai dengan warna yang sedikit gelap, melakukan pemadaman lampu di area yang terkena cahaya sinar matahari sehingga dapat mengurangi biaya operasional. Upaya effisiensi yang dilakukan adalah dengan melakukan simulasi pada perangkat lunak, dan dengan melalui studi kasus,  diperoleh gambaran nyata mengenai pengetahuan tentang analisa penghematan energi.Teknologi dengan menggunakan simulasi bagi guru yang mengajar bidang perencanaan gedung sangat dibutuhkan, untuk memberi masukan dalam menghasilkan bangunan ramah lingkungan, melalui effisiensi pencahayaan ruang

    PERANCANGAN MODEL PENDIDIKAN TENTANG PEMBENTUKAN KESUKAAN ANAK TERHADAP MAKANAN BERGIZI SEIMBANG PADA IBU BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

    Get PDF
    oai:jurnalunj.journal.unj.ac.id:article/1464Penelitian ini bertujuan mengembangan model pendidikan masyarakat berupa media digital web site yang sesuai dengan konsep berbasis teknologi informasi. Penelitian pembuatan ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Tata Boga, Universitas Negeri Jakarta dengan mitra Klinik Husada Serpong Jl. Boulevard Gading Serpong BA 3 No. 21 Tangerang. Adapun tujuan khusus penelitian ini adalah mengembangkan model pendidikan masyarakat berbasis teknologi informasi berupa web site tentang terapi gizi berbagai penyakit yakni hipertensi, diabetes mellitus, obesites, jantung koroner, dan kanker dalam bentuk artikel dan program pakar. Pada penelitian kali ini metodologi pengembangan yang akan digunakan adalah metodologi pengembangan Agile dengan XP (Extreme Programming) yang disesuaikan untuk pengembangan situs web. Penilaian ahli media, hasil nilai rata-rata keseluruhan yang dicapai adalah sangat baik yaitu dengan poin nilai 4,28. Uji pada ahli materi hasil nilai rata-rata keseluruhan yang dicapai adalah baik yaitu dengan poin nilai 3,93. Uji coba perorangan (one to one) hasil nilai rata rata keseluruhan yang dicapai adalah sangat baik, yaitu dengan poin nilai 4,23. Hasil nilai rata rata keseluruhan pada uji coba terbatas (small grup) yang dicapai adalah sangat baik, yaitu dengan poin nilai 4,19. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Pengembangan Media Gizi Berbasis Jejaring Sosial Untuk Remaja Dengan Orang Tua Penderita Diabetes Melitus memiliki kualitas baik. Pada tahap uji  lapangan, media pembelajaran ini diujicobakan kepada tiga puluh orang mahasiswa Tata Goga-IKK-FT-UNJ secara bersamaan. Hasil nilai rata rata keseluruhan uji lapangan media pembelajaran yang dicapai adalah sangat baik, yaitu dengan nilai keseluruhan kualitas media adalah 1930 dengan nilai rata-rata 4,29. Hal ini menunjukkan bahwa model pendidikan berbasis teknologi informasi melalui terapi gizi dengan memanfaatkan penggunaan web site berupa media dalam bentuk artikel dan program pakar memiliki kualitas sangat baik

    PENGEMBANGAN ROBOT EDUKASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER ROBOTIK STUDI KASUS SMP ALMUSLIM BEKASI

    Get PDF
    Abstrak: Pengembangan Robot Edukasi Sebagai Media Pembelajaran Ekstrakurikuler Robotik Studi Kasus SMP Almuslim Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja dan tingkat kelayakan media pembelajaran berupa robot edukasi beroda, berkaki dan tangan serta untuk mengetahui hasil belajar peserta didik dengan menggunakan media pembelajaran robot tersebut. Hasil belajar peserta didik yang dimaksud adalah pengetahuan peserta didik dalam pembelajaran robot. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan dan dilanjutkan dengan penelitian tindakan kelas. Penelitian pengembangan diadopsi dari langkah-langkah menurut Dick & Carey. Instrumen penelitian menggunakan instrumen non-tes yaitu angket/kuosioner dan instrument. Uji validitas instrumen non-tes menggunakan uji validitas konstruk dan uji validitas item, sedangkan uji validitas instrumen tes dengan menggunakan uji validitas konstruk dan uji validitas isi. Pengolahan data penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan bahwa perancangan dan pembuatan robot edukasi berbentuk robot beroda, berkaki, dan tangan meliputi tiga hal yaitu sistem mekanik, sistem hardware elektronika, dan sistem software. Sistem mekanik robot meliputi penggerak robot dan bentuk robot. Perangkat keras elektronika meliputi sensor garis, mikrokontroler arduino, driver motor DC, motor DC dan catu daya (baterai). Secara perangkat keras unjuk kerja robot dapat diketahui dari bentuk-bentuk robot yang dibuat dan dapat digunakan sesuai fugsinya dengan menggunakan sensor. Mendeteksi garis berwarna hitam dan ketepatan sensor dalam mendeteksi sentuhan. Secara perangkat lunak unjuk kerja robot dapat digunakan sesuai dengan program yang digunakan untuk menjalankan robot. Adapun tingkat validasi dari data hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Unjuk kerja media pembelajaran berupa robot pendeteksi objek dinyatakan layak dan lulus uji; (2) Tingkat kelayakan materi pembelajaran dinyatakan layak dengan presentase rata-rata 90,2%; (3) Tingkat kelayakan media pembelajaran dinyatakan layak dengan presentase rata-rata 86,8 %

    HUBUNGAN TAYANGAN IKLAN DI MEDIA TELEVISI DAN PENGETAHUAN GIZI DENGAN KONSUMSI PANGAN SUMBER SERAT (STUDI PADA PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SMK NEGERI DI KECAMATAN PASAR MINGGU JAKARTA SELATAN)

    Get PDF
    Abstrak: Hubungan Tayangan Iklan di Media Televisi dan Pengetahuan Gizi dengan Konsumsi Pangan Sumber Serat (Studi pada Program Keahlian Tata Boga SMK Negeri di Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan), tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan hubungan antara tayangan iklan di televisi, pengetahuan gizi, dan konsumsi pangan sumber serat. Penelitian dilakukan pada program keahlian tata boga SMK Negeri di kecamatan pasar minggu Jakarta selatan pada tahun 2016 melibatkan 142 siswa sebagai responden. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantitatif asosiatif dengan model analisis korelasi multiple. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan antara ketiga variabel. Pertama, semakin tinggi tayangan iklan di media televisi, semakin tinggi pula pengetahuan gizi siswa. Kedua, semakin tinggi tayangan iklan di media televisi, maka makin tinggi pula konsumsi pangan sumber serat pada siswa. Ketiga, semakin tinggi pengetahuan gizi, maka makin tinggi pula konsumsi pangan sumber serat pada siswa. Keempat, semakin tinggi tayangan iklan di media televisi secara bersama-sama dengan pengetahuan gizi, maka makin tinggi pula konsumsi pangan sumber serat pada siswa

    Hubungan Soft Skills dan Kecerdasan Intrapersonal dengan Hasil Belajar Teknik Elektronika Dasar Peserta Didik SMK Negeri di Kabupaten Bekasi

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) terdapat tidaknya hubungan antara soft skills dengan hasil belajar teknik elektronika dasar (2) terdapat tidaknya hubungan antara kecerdasan intrapersonal dengan hasil belajar teknik elektronika dasar, (3) terdapat tidaknya hubungan soft skills dan kecerdasan intrapersonal secara bersama-sama dengan hasil belajar teknik elektronika dasar. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik korelasional. Penelitian ini dilakukan di dua SMK Negeri di Kabupaten Bekasi dengan program keahlian teknik elektronika industri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, terdapat hubungan positif antara soft skills (X1) dan hasil belajar teknik elektronika dasar (Y). Koefisien korelasi antara soft skills dan hasil belajar teknik elektronika dasar (rx1y) = 0,972 adalah sangat signifikan karena thitung = 31,56 lebih besar dari ttabel pada taraf signifikansi 0,05 yaitu 1,671. Besarnya koefisien determinasi skor kedua variabel r2x1y = 94,47%. Kedua, terdapat hubungan positif antara kecerdasan intrapersonal (X2) dan hasil belajar teknik elektronika dasar (Y). Koefisien korelasi antara kecerdasan intrapersonal dan hasil belajar teknik elektronika dasar (rx2y) = 0,478 adalah sangat signifikan karena thitung = 4,15 lebih besar dari ttabel = 1,671 pada taraf signifikansi 0,05. Koefisien determinasi r2x2y = 22,85%. Ketiga, terdapat hubungan positif antara soft skills dan kecerdasan intrapersonal secara bersama-sama dengan hasil belajar teknik elektronika dasar. Koefisien korelasi ganda (Rx1x2y) bernilai 0,982 dan koefisien determinasi sebesar 96,43%

    EVALUASI PELAKSANAAN PEMELIHARAAN TERHADAP KEANDALAN BANGUNAN GEDUNG RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA (Studi Kasus di Rumah Susun Sederhana Sewa Pulogebang)

    Get PDF
    Abstrak: Evaluasi Pelaksanaan Pemeliharaan Terhadap Keandalan Bangunan Gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Studi Kasus di Rumah Susun Sederhana Sewa Pulogebang), Rumah susun sederhana sewa Pulogebang adalah salah satu Rusunawa milik Pemerintah DKI Jakarta. Rusunawa Pulogebang yang telah dibangun 2007 dan dihuni sejak tahun 2013 sudah tidak dalam kondisi baik dan kurang terawat. Sesuai dengan amanat PP 36 tahun 2005, maka Rusunawa sebagai bangunan publik harus memenuhi sertifikat laik fungsi (SLF). Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi pelaksanaan pemeliharaan terhadap keandalan bangunan Rusunawa dan untuk membuat kegiatan pemeliharaan dan kegiatan perbaikan gedung Rusunawa. Pendekatan strategi sekuensial dengan metode penelitian campuran digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan pendekatan model Goal Oriented Evaluation. Obyek yang menjadi studi kasus adalah gedung Blok A dan Blok B pada Rusunawa Pulogebang. Data yang dibutuhkan adalah data primer dan data sekunder. Metode penarikan sampel yang digunakan bersifat purposif sampling yaitu dengan memilih informan yang mengetahui dan dapat dipercaya untuk menjadi sumber data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dokumentasi foto dan kuesioner. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan persentase. Penurunan kualitas hunian telah terjadi di Rusunawa Pulogebang bangunan Blok A (87,57%) dan bangunan Blok B (87,95%) diakibatkan rusaknya konstruksi bangunan dan kurang layaknya hunian yang ditempati. Hasil evaluasi pelaksanaan pemeliharaan Rusunawa Pulogebang menunjukkan bahwa nilai pelaksanaan pemeliharaan termasuk baik (65,9%). Rusunawa Pulogebang memiliki 72,8% kegiatan pemeliharaan yang sesuai. Berdasar evaluasi, telah berhasil disusun kegiatan pemeliharaan baru dan kegiatan pemeliharaan & perbaikan terhadap komponen keandalan bangunan Rusunawa Pulogebang. Penelitian ini dapat digunakan dalam pendidikan vokasi khususnya pada konsentrasi teknik sipil

    PERBEDAAN HASIL PENGURANGAN JERAWAT PADA KULIT WAJAH MENGGUNAKAN MASKER KEFIR SUSU KAMBING

    Get PDF
    Abstrak: Perbedaan Hasil Pengurangan Jerawat pada Kulit Wajah Menggunakan Masker Kefir Susu Kambing. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil pengurangan jerawat pada kulit wajah menggunakan masker kefir susu kambing dengan penambahan bubuk kopi dan bubuk teh proporsi 5% dan 10% sebagai materi praktikum mata kuliah Perawatan Kulit Wajah Secara Manual pada program studi Pendidikan Tata Rias UNJ. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif dengan metode penelitian kuasi eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil pengurangan jerawat pada kulit wajah antara masker kefir susu kambing dengan penambahan bubuk kopi dan bubuk teh antara proporsi 10% dengan nilai rata-rata 7,61 (perlakuan 1) dengan proporsi 5% dengan nilai rata-rata 9,17 (perlakuan 2) dan 0% (kontrol) dengan nilai rata-rata 6,22. Nilai ini menunjukkan bahwa masker kefir susu kambing dengan penambahan bubuk kopi dan bubuk teh 5% lebih baik dari 10%  lebih baik dari perlakuan 0% (kontrol) sebagai materi praktikum mata kuliah Perawatan Kulit Wajah Secara Manual di Program Studi Pendidikan Tata Rias, Universitas Negeri Jakarta

    99

    full texts

    113

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JPTV-Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇