JPTV-Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Not a member yet
113 research outputs found
Sort by
EVALUASI PROGRAM PELATIHAN SUMBER DAYA MANUSIA BIDANG SISTEM INFORMASI DAN TELEKOMUNIKASI BAGI APARATUR DAN MASYARAKAT DENGAN MODEL KIRKPATRICK PADA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI PAPUA
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program pelatihan sumber daya manusia bidang sistem informasi dan telekomunikasi bagi aparatur dan masyarakat dengan model Kirkpatrick. Subyek penelitian ini adalah dampak dari peserta pelatihan, pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan program pelatihan berjalan baik dengan pencapian sesuai tujuan. Hasil dari Program pelatihan bagi aparatur dan masyarakat pada dinas komunikasi dan informatika pada pelaksanaannya berdampak baik sekali pada peserta
PELESTARIAN UPACARA PERKAWINAN ADAT BLITAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION MELALUI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) (STUDI KASUS LKP TATA RIAS PENGANTIN DI BLITAR, JAWA TIMUR)
Abstrak: Pelestarian Upacara Perkawinan Adat Blitar Menggunakan Model Pembelajaran Explicit Instruction Melalui Lembaga Kursus dan Pelatihan (Studi Kasus LKP Tata Rias Pengantin di Blitar, Jawa Timur), penelitian ini secara umum bertujuan (1) untuk mengetahui bentuk pelestarian upacara perkawinan adat Blitar yang dilakukan LKP di Blitar; (2) untuk mengetahui proses pembelajaran upacara perkawinan adat Blitar dengan menggunakan model pembelajaran Explicit Instruction yang dilakukan oleh LKP; dan (3) untuk mengetahui hasil/dampak yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran upacara perkawinan adat Blitar menggunakan model pembelajaran Explicit Instruction di LKP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi pustaka. Informan yang diwawancara adalah pengelola/instruktuk LKP dan peserta didiknya. Untuk mendukung data yang diperoleh, peneliti juga mewawancarai Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Budayawan, dan Ketua Harpi Blitar. Penelitian ini memperoleh hasil sebagai berikut: (1) Bentuk pelestarian upacara perkawinan adat Blitar yang dilakukan oleh LKP salah satunya adalah dengan mengajarkan tata rias pengantin Blitar dan upacara perkawinan adat Blitar kepada peserta didik yang pada umumnya adalah masyarakat Blitar, sehingga masyarakat Blitar dapat mempelajari dan mengaplikasikannya pada acara pernikahan masyarakat Blitar dan masyarakat Blitar menjadi tahu dengan budaya upacara perkawinan adat Blitar yang dimilikinya; (2) Pembelajaran upacara perkawinan adat Blitar menggunakan model pembelajaran explicit instruction ini hanya berupa teori sedangkan praktiknya belum dilakukan; (3) Hasil/dampak yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran upacara perkawinan adat Blitar menggunakan model pembelajaran Explicit Instruction di LKP adalah dapat mngetahui prosesi upacara perkawinan adat Blitar dan memahami makna yang terkandung di dalam upacara perkawinan adat Blitar secara teori. Dalam praktiknya peserta didik belum tentu bisa menerapkannya sendiri pada acara pernikahan masyarakat Blitar karena tidak diajarkannya praktik di LKP
PENILAIAN INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI PARKIR METER ELEKTRONIK DENGAN METODE T-H-I-O ( TECHNOWARE, HUMANWARE, INFOWARE, ORGAWARE ) STUDI KASUS DI KOTA BEKASI
Abstrak: Penilaian Infrastruktur Teknologi Parkir Meter Elektronik Dengan Metode T-H-I-O (Technoware, Humanware, Infoware, Orgaware) Studi Kasus di Kota Bekasi. Tujuan Penelitian ini adalah Pertama, untuk melakukan identifikasi dan evaluasi pelaksanaan parkir meter elektronik dengan cara melakukan penilaian tingkat teknologi pada perangkat parkir meter elektronik. Kedua, ingin mengetahui kekuatan dan kelemahan teknologi sehingga dapat mengetahui prioritas pengembangan teknologi mana yang harus terlebih dahulu diterapkan. Ketiga, memberikan usulan rekomendasi sebagai proses peningkatan kualitas teknologi parkir meter elektronik dalam upaya mewujudkan Bekasi Smart City. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa terkait implementasi parkir meter elektronik di kota Bekasi. Tingkat teknologi parkir meter elektronik dapat ditentukan berdasarkan nilai TCC. (Technology Contribution Coefficient) . TCC merupakan metode Technometric atau T-H-I-O. Berdasar hasil penilaian, diketahui bahwa komponen parkir meter elektronik ini memiliki kontribusi teknologi tertinggi adalah Technoware, disusul Humanware, Orgaware, dan Infoware sehingga didapat nilai Technology Contribution Coefficient (TCC) sebesar 0,507, berada di interval 0,5 < TCC 0.7 sehingga diklasifikasikan “Baik†dengan tingkat teknologi adalah semi modern
PENGARUH EFIKASI DIRI, PEMAHAMAN PROSEDUR DAN KETERAMPILAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR TATA BOGA (MATA KULIAH PENGOLAHAN MAKANAN KONTINENTAL)
Abstrak: pengaruh efikasi diri, pemahaman prosedur dan keterampilan diri terhadap hasil belajar tata boga (mata kuliah pengolahan makanan kontinental).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh efikasi diri, pemahaman prosedur dan keterampilan diri terhadap hasil belajar tata boga pada mata kuliah pengolahan makanan kontinental di Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode analisis jalur. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 62 mahasiswa yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data pada efikasi diri menggunakan kuesioner, pemahaman prosedur dan hasil belajar tata boga menggunakan tes dan keterampilan diri menggunakan rubrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) efikasi diri mempengaruhi keterampilan diri secara langsung; (2) pemahaman prosedur mempengaruhi keterampilan diri secara langsung; (3) efikasi diri secara langsung mempengaruhi hasil belajar tata boga sebesar; (4) pemahaman prosedur mempengaruhi hasil belajar tata boga secara tidak langsung keterampilan diri; (5) keterampilan diri mempengaruhi hasil belajar tata boga secara langsung. Pemahaman prosedur tidak mempengaruhi hasil belajar tata boga secara langsung karena pemahaman prosedur hanya sebagai materi pendukung untuk meningkatkan keterampilan diri
ANALISIS IMPLEMENTASI WEBSITE UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA BERDASARKAN KRITERIA WEBOMETRICS
Abstrak: Analisis Implementasi Website Universitas Negeri Jakarta Berdasarkan Kriteria Webometrics. Penelitian dilakukan pada website Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Website merupakan salah satu sarana untuk mempromosikan perguruan tinggi. Dengan adanya website, perguruan tinggi dapat dikenal oleh dunia. Berdasarkan latar belakang penelitian, perlu dilakukan evaluasi terhadap website UNJ berdasarkan Webometrics, yaitu sistem pemeringkatan perguruan tinggi berdasarkan pada pemanfaatan teknologi dan informasi yang mengukur atau memberikan penilaian melalui website universitas. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif deskriptif karena tujuan penelitian untuk mengkaji dan mengevaluasi bagaimana implementasi penilaian website UNJ berdasarkan kriteria webometrics dalam mendeskripsikan website secara sistematis dan akurat mengenai kualitas web, menyediakan struktur dan aktivitas dari Universitas sehingga dapat meningkatkan peringkat Webometrics.Teknik pengumpulan data dilakukan denganmenyebarkan instrumen melalui telaah pakar dan wawancara terhadap pengelola website serta search engine menggunakan google dan scholar google. Webometrics memiliki empat kriteria, yaitu Impact, Presence, Openness, dan Excellence. Hasil yang didapat dari penelitian adalah Kriteria impact dideskripsikan dengan baik melalui aspek accesibility, usability, content, design, dan security. Umumnya penilaian pada aspek tersebut cukup baik, hanya kurangnya content yang di update. Kriteria opennes, presence, dan excellence dapat dideskripsikan dengan baik menggunakan layanan Google dan scholar google. Pada kriteria-kriteria tersebut ranking webometric UNJ masih berada jauh dari perguruan tinggi pembanding
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KETERAMPILAN BERPIKIR TERHADAP HASIL BELAJAR PIRANTI SENSOR DAN AKTUATOR
Abstrak: Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Keterampilan Berpikir Terhadap Hasil Belajar Piranti Sensor Dan Aktuator (Studi Eksperimen di SMKN 1 Jamblang Kabupaten Cirebon), Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator antara siswa yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning dan yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Inquiry Learning; (2) Mengetahui interaksi antara strategi pembelajaran dan keterampilan berpikir terhadap hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator; (3) Mengetahui perbedaan hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator siswa yang memiliki keterampilan berpikir divergen antara yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Inquiry Learning (IL); (4) Mengetahui perbedaan hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator siswa yang memiliki keterampilan berpikir konvergen antara yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif komparatif melalui pendekatan eksperimen semu (quasi-experimental research) dengan rancangan treatment by level 2 x 2. Pemilihan ini disesuaikan dengan data yang ingin diketahui, yaitu perbedaan hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator sebagai akibat dari perlakuan yang diberikan. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator siswa yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning lebih tinggi dibandingkan dengan Inquiry Learning; (2) Terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan keterampilan berpikir siswa dalam pengaruhnya terhadap hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator; (3) Siswa yang memiliki kecenderungan keterampilan berpikir divergen, yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning memperoleh hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator lebih tinggi dibandingkan dengan Inquiry Learning; (4) Siswa yang memiliki kecenderungan keterampilan berpikir konvergen, yang diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning memperoleh hasil belajar Piranti Sensor dan Aktuator lebih rendah dibandingkan dengan Inquiry Learning
EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL) BIDANG TATA RIAS PENGANTIN PADA REMAJA PUTUS SEKOLAH DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) KOTA CIMAHI PROVINSI JAWA BARAT
Abstrak: Efektivitas Program Pelatihan Kecakapan Hidup (Life Skill) Bidang Tata Rias Pengantin pada Remaja Putus Sekolah di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bagaimana perencanaan (input); 2) bagaimana pelaksanaan (process); 3) bagaimana pencapaian hasil (output); 4) apakah dampak (outcome) dari pelaksanaan program pelatihan kecakapan hidup (life skill) bidang tata rias pengantin pada remaja putus sekolah Lembaga Kursus dan Pelatihan kota Cimahi Provinsi Jawa Barat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metoda deskriptif. Perencanaan (input) program pelatihan kecakapan hidup (life skill) bidang tata rias pengantin pada remaja putus sekolah di Lembaga Kursus dan Pelatihan kota Cimahi Provinsi Jawa Barat sudah cukup baik. Ini dapat dilihat dari identifikasi kebutuhan belajar yang sudah sesuai untuk peserta pelatihan, rekrutmen peserta pelatihan sudah sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku di lembaga, sarana dan prasarana belajar yang cukup lengkap dan memadai. Serta kesesuaian tujuan program pelatihan yang ingin dicapai. Ini dapat dilihat melalui evaluasi akhir yaitu uji kompetensi untuk menghasilkan lulusan peserta pelatihan yang berkompeten, terpercaya dan handal di bidang tata rias pengantin. Pelaksanaan (process) program pelatihan sudah cukup baik. Ini dapat dilihat dari proses pelatihan keterampilan tata rias wajah pengantin, menata rambut/sanggul pengantin, menata busana pengantin, dan menata asesoris pengantin. Hasil (Output) program pelatihan sudah efektif. Ini dapat dilihat dari pencapaian hasil uji kompetensi program pelatihan yang berkaitan dengan peningkatan pengetahuan (kognitif), sikap (afektif) dan keterampilan (psikomotorik) yang diperoleh peserta setelah selesai mengikuti program pelatihan. Dampak (Outcome) program pelatihan sudah efektif. Ini dapat dilihat dari dampak yang dirasakan oleh alumni peserta pelatihan yakni terhadap meningkatnya taraf hidup, melalui peningkatan pendapatan. Serta perubahan sikap kewirausahaan pada alumni peserta pelatihan. Secara umum Lembaga Kursus dan Pelatihan di kota Cimahi Provinsi Jawa Barat sudah berhasil mengimplemantasikan program pelatihan kecakapan hidup (life skill) bidang tata rias pengantin pada remaja putus sekolah.
 
HUBUNGAN PENGETAHUAN HYGIENE SANITASI DAN SIKAP HIDUP SEHAT SISWA SMK TERHADAP PENERAPAN PERSONAL HYGIENE (Survey Di SMK Negeri Rumpun Pariwisata di Jakarta Pusat Tahun 2017)
Abstrak: Hubungan Pengetahuan Hygiene Sanitasi Dan Sikap Hidup Sehat Siswa Smk Terhadap Penerapan Personal Hygiene (Survey Di Smk Negeri Rumpun Pariwisata Di Jakarta Pusat Tahun 2017). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan antara pengetahuan hygiene sanitasi dan sikap hidup sehat siswa SMK terhadap penerapan personal hygiene.Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri rumpun Pariwisata di Jakarta Pusat tahun 2017 yang melibatkan tiga ratus siswa Tata Boga kelas X, XI dan XII sebagai responden. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara dua variable dengan penerapan personal hygiene. Pertama terdapat hubungan positif antara pengetahuan hygiene sanitasi terhadap penerapan personal hygiene. kesimpulan tersebut menunjukan bahwa semakin tinggi pengetahuan hygiene sanitasi, akan semakin baik pula penerapan personal hygiene. Kedua terdapat hubungan antara sikap hidup sehat siswa SMKN dengan penerapan personal hygiene. Kesimpulan tersebut menunjukan bahwa semakin tinggi sikap hidup sehat siswa, akan semakin baik pula penerapan personal hygiene Ketiga terdapat hubungan pengetahuan hygiene sanitasi (X1) dan sikap hidup sehat siswa (X2) secara bersama-sama dengan penerapan personal hygiene (Y) ditunjukan oleh persamaan garis regresi 22,342 + 0,394X1 + 0,109X2. Koefisien korelasi ganda antara kedua variabel bebas dengan variabel terikat (Ry12) sebesar 0,540. Dari koefisien korelasi tersebut, dapat dihitung koefisien determinasi (R) koefisien korelasi tersebut, dapat dihitung koefisien determinasi (R2y12) sebesar 0,291 berarti bahwa 29,1% proporsi varians penerapan personal hygiene dapat dijelaskan secara bersama-sama oleh pengetahuan hygiene sanitasi serta sikap hidup sehat
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN BOGA DASAR DAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA DENGAN UNJUK KERJA SEBAGAI COOK HELPER DI UNIT PRODUKSI (STUDI KASUS DI SMK NEGERI 57 JAKARTA)
Abstrak: Hubungan Antara Pengetahuan Boga Dasar dan Motvasi Berprestasi Siswa dengan Unjuk Kerja sebagai Cook Helper di Unit Produksi (Studi Kasus di SMK Negeri 57 Jakarta), penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan boga dasar, motivasi berprestasi siswa dan unjuk kerja sebagai cook helper. Penelitian ini dilaksanakan di unit produksi SMKN 57 Jakarta pada tahun 2016 dengan responden sebanyak 92 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikasi anatara kedua variabel bebas dengan unjuk kerja sebagai cook helper. Pertama, makin tinggi pengetahuan boga dasar maka makin tinggi unjuk kerja sebagai cook helper yang mereka miliki. Kedua, makin tinggi motivasi berprestasi siswa maka makin tinggi unjuk kerja sebagai cook helper. Ketiga, makin tinggi pengetahuan boga dasar dan motivasi berprestasi siswa secara bersama-sama maka makin tinggi unjuk kerja sebagai cook helper di unit produksi
EVALUASI PROGRAM PRAKTIK KERJA INDUSTRI JURUSAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN SMK MUHAMMADIYAH 1 PADANG
Abstrak: Program Prakerin diharapkan bisa menjadi sarana bagi siswa untuk menjadi tenaga kerja yang profesional yang siap mencari jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi di kemudian hari. Namun, kondisi dan fakta di lapangan saat ini tidak seperti yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana konteks, masukan, proses, dan hasil pada program Praktik Kerja Industri di SMK Muhammadiyah 1 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode yang digunakan adalah metode kombinasi (Mixed Method) secara urutan pembuktian. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa program Praktik Kerja Industri SMK Muhammadiyah 1 Padang sudah berada pada kategori baik, namun masih perlu perbaikan dan peningkatan pada komponen proses (process)