JPTV-Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Not a member yet
    113 research outputs found

    MEMBANGUN JIWA WIRAUSAHA SEJAK DINI: PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMK

    Get PDF
    Abstrak: Di tengah tuntutan era digital akan inovasi untuk menginvestigasi pengaruh tingkat pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha di kalangan siswa. Penelitian ini dilandasi oleh keprihatinan atas tren menurunnya kreativitas siswa yang berkorelasi dengan rendahnya ketertarikan pada mata pelajaran kewirausahaan, serta diperburuk oleh kesadaran yang minim akan pentingnya minat wirausaha. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian asosiatif, studi ini mengkaji hubungan sebab-akibat antara kedua variabel tersebut. Partisipan dalam penelitian ini adalah 138 siswa kelas XII di SMK Negeri 66 Jakarta yang bertindak sebagai responden. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara mendalam menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan dari pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Temuan ini mengafirmasi penerimaan hipotesis penelitian, yang menyatakan bahwa semakin tinggi pemahaman siswa mengenai kewirausahaan, maka akan semakin besar pula minat mereka untuk terjun ke dunia wirausaha. Dengan demikian, penguatan konten dan metode pembelajaran kewirausahaan menjadi sebuah intervensi strategis yang esensial untuk memupuk dan menumbuhkan generasi wirausahawan masa depan. Abstract: Amidst the demands of the digital era for innovation, this study investigates the influence of entrepreneurial knowledge levels on entrepreneurial interest among students. This study is motivated by concerns over the declining trend of student creativity, which is correlated with low interest in entrepreneurship subjects, and exacerbated by minimal awareness of the importance of entrepreneurial interest. Using a quantitative approach and an associative research design, this study examines the causal relationship between the two variables. Participants in this study were 138 12th-grade students at SMK Negeri 66 Jakarta who acted as respondents. The data obtained were then analyzed in depth using a simple linear regression test. The results of the analysis indicate a positive and significant influence of entrepreneurial knowledge on entrepreneurial interest, as evidenced by a significance value of 0.000 (p < 0.05). This finding confirms the acceptance of the research hypothesis, which states that the higher students' understanding of entrepreneurship, the greater their interest in entering the entrepreneurial world. Thus, strengthening entrepreneurship learning content and methods is a crucial strategic intervention to cultivate and nurture the next generation of entrepreneurs.Di tengah tuntutan era digital akan inovasi untuk menginvestigasi pengaruh tingkat pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha di kalangan siswa. Penelitian ini dilandasi oleh keprihatinan atas tren menurunnya kreativitas siswa yang berkorelasi dengan rendahnya ketertarikan pada mata pelajaran kewirausahaan, serta diperburuk oleh kesadaran yang minim akan pentingnya minat wirausaha. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian asosiatif, studi ini mengkaji hubungan sebab-akibat antara kedua variabel tersebut. Partisipan dalam penelitian ini adalah 172 siswa kelas XII di SMK Negeri 66 Jakarta yang bertindak sebagai responden. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara mendalam menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan dari pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Temuan ini mengafirmasi penerimaan hipotesis penelitian, yang menyatakan bahwa semakin tinggi pemahaman siswa mengenai kewirausahaan, maka akan semakin besar pula minat mereka untuk terjun ke dunia wirausaha. Dengan demikian, penguatan konten dan metode pembelajaran kewirausahaan menjadi sebuah intervensi strategis yang esensial untuk memupuk dan menumbuhkan generasi wirausahawan masa depan

    THE EFFECT OF THE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) METHOD ON THE ACTIVITY AND LEARNING OUTCOMES OF MENU DESIGN IN VOCATIONAL HIGH SCHOOLS

    Get PDF
    The purpose of this research is to study the influence of the STAD method toward dynamic behavior and learning outcomes of the student in the Designing Menu subject of Restaurant and F&B Service at Grade XI Culinary Class in SMK Negeri 3 Bogor odd semester year 2019/2020. This research using a purposive sampling technique, so that are two classes of XI Culinary, in which every level has 34 students. Assessing the influence of the STAD method toward dynamic behavior is done by two times of activity observed at the experimental class. The first observation does the teacher center learning, and the second observation does the STAD. Assessing the influence of STAD method toward learning outcome is done by doing an empirical validation, and doing pre-test and post-test at the control class and the experimental level. This research calculates the actual behavior with descriptive analysis and for the learning outcome using pre and post-test. Based on the Mann Whitney U test on student learning outcomes show there is a positive influence on student learning outcomes. There is an influence of the STAD method on the activeness and learning outcomes of students in SMK on the subject of Menu Design. With an increase in the average value of activeness of 16.2% and the average cost of student learning outcomes by 17.47, which is higher than the learning outcomes of students who use the lecture method. These results indicate that the application of the STAD method had applied to other theoretical subjects in the Subjects of Food and Beverage Administration.ujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh metode STAD terhadap perilaku dinamis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Mendesain Menu Restoran dan Layanan F&B di Kelas XI Tata Boga di SMK Negeri 3 Bogor semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, sehingga terdapat dua kelas XI Tata Boga, yang masing-masing jenjang memiliki 34 siswa. Penilaian pengaruh metode STAD terhadap perilaku dinamis dilakukan dengan dua kali pengamatan aktivitas di kelas eksperimen. Pengamatan pertama melakukan pembelajaran berpusat pada guru, dan pengamatan kedua melakukan STAD. Penilaian pengaruh metode STAD terhadap hasil belajar dilakukan dengan melakukan validasi empiris, dan melakukan pre-test dan post-test di kelas kontrol dan tingkat eksperimen. Penelitian ini menghitung perilaku aktual dengan analisis deskriptif dan untuk hasil belajar menggunakan pre dan post-test. Berdasarkan uji Mann Whitney U terhadap hasil belajar siswa menunjukkan ada pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Terdapat pengaruh metode STAD terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa SMK pada mata kuliah Desain Menu. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata keaktifan sebesar 16,2% dan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 17,47, yang lebih tinggi dibandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan metode ceramah. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan metode STAD telah diterapkan pada mata kuliah teori lainnya, yaitu Mata Kuliah Administrasi Makanan dan Minuman

    EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN PEKERJAAN DASAR TEKNIK OTOMOTIF DI SMK NEGERI 1 JAKARTA

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif (PDTO) di SMK Negeri 1 Jakarta dengan menggunakan model evaluasi CIPP. Aspek context difokuskan pada kesesuaian tujuan pembelajaran dengan Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 serta ketercapaian kompetensi dasar. Aspek input meliputi kualifikasi dan pengalaman practitioner, motivasi siswa, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Aspek process mencakup penggunaan media dan metode pembelajaran, pemanfaatan sumber belajar, serta keterlaksanaan langkah pembelajaran. Aspek product menilai pencapaian hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek satu orang practitioner PDTO dan 108 siswa kelas X TKRO. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Validasi instrumen dilakukan melalui expert judgement dan uji korelasi product moment, sedangkan reliabilitas instrumen diuji dengan rumus Alpha Cronbach. Hasil reliabilitas menunjukkan angket motivasi siswa r = 0,877; angket media r = 0,768; angket metode r = 0,718; dan angket sumber belajar r = 0,896. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek context telah sesuai dengan Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017, namun belum semua kompetensi dasar tersampaikan. Pada aspek input, practitioner memiliki kualifikasi S1 Pendidikan Teknik Mesin dan sertifikasi pendidik. Motivasi siswa berada pada kategori cukup baik (46,296%). Sarana dan prasarana kelas berada pada kategori baik (63,634%), sedangkan alat praktik PDTO berada pada kategori sangat baik (86,318%). Pada aspek process, penggunaan media pembelajaran berada pada kategori cukup baik (35,185%), penggunaan metode (37,963%), pemanfaatan sumber belajar (37,963%), dan keterlaksanaan langkah pembelajaran (100%). Pada aspek product, ketuntasan belajar siswa mencapai 41,667% dan 54,630%. Abstract: This study aims to evaluate the Basic Automotive Engineering Work (PDTO) learning program at SMK Negeri 1 Jakarta using the CIPP evaluation model. The context aspect focuses on the alignment of learning objectives with the Revised Edition of the 2013 Curriculum (2017) and the achievement of basic competencies. The input aspect includes practitioner qualifications and experience, student motivation, and the availability of facilities and infrastructure. The process aspect includes the use of media and learning methods, the utilization of learning resources, and the implementation of learning steps. The product aspect assesses the achievement of student learning outcomes. This study is a descriptive study with one PDTO practitioner and 108 class X TKRO students as subjects. Data collection techniques used interviews, questionnaires, observation, and documentation. Instrument validation was carried out through expert judgment and product-moment correlation tests, while instrument reliability was tested using the Cronbach Alpha formula. The reliability results showed that the student motivation questionnaire r = 0.877), media questionnaire r = 0.768), method questionnaire r = 0.718), and learning resource questionnaire r = 0.896). Data analysis was conducted using descriptive, qualitative, and quantitative methods. The results showed that the context aspect aligned with the 2013 Curriculum Revised Edition 2017, but not all basic competencies were conveyed. In the input aspect, practitioners have a Bachelor's degree in Mechanical Engineering Education and teacher certification. Student motivation is in the fairly good category (46.296%). Classroom facilities and infrastructure are in the good category (63.634%), while PDTO practice tools are in the very good category (86.318%). In the process aspect, the use of learning media is in the fairly good category (35.185%), the use of methods (37.963%), the utilization of learning resources (37.963%), and the implementation of learning steps (100%). In the product aspect, student learning completion reached 41.667% and 54.630%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program pembelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif (PDTO) di SMK Negeri 1 Jakarta yang difokuskan pada konteks kesesuaian tujuan pembelajaran dengan kurikulum dan penyampaian kompetensi dasar; input kualifikasi dan pengalaman praktisi, motivasi siswa, dan ketersediaan sarana dan prasarana; proses penggunaan media dan metode oleh praktisi, pemanfaatan sumber belajar, dan keterlaksanaan langkah pembelajaran; produk pencapaian belajar siswa. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan model penelitian CIPP (context, input, process, product). Subyek penelitiannya terdiri dari praktisi PDTO berjumlah satu orang dan siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) berjumlah 108 orang di SMKN Negeri 1 Jakarta. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, angket, dokumentasi, dan observasi. Validasi instrumen menggunakan pendapat ahli (expert judgement) dan uji korelasi product moment untuk instrumen angket. Reliabilitas instrumen menggunakan rumus alfa cronbach, pada angket motivasi siswa r = 0,877; angket media r = 0,768; angket metode r = 0,718; dan angket sumber belajar r = 0,896. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tujuan program pembelajaran PDTO di SMKN Negeri 1 Jakarta sesuai dengan Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 namun belum semua kompetensi dasar dapat tersampaikan kepada siswa. Dari sisi input, praktisi PDTO adalah sarjana (S1) jurusan Pendidikan Teknik Mesin dan memiliki sertifikasi pendidik, motivasi siswa masuk dalam kategori cukup baik (46,296), sarana dan prasarana di kelas masuk dalam kategori baik (63,634), dan alat praktek PDTO masuk dalam kategori sangat baik (86,318). Pada sisi proses, penggunaan media pembelajaran masuk dalam kategori cukup baik (35,185), penggunaan media pembelajaran masuk dalam kategori cukup baik (37,963), pemanfaatan sumber belajar masuk dalam kategori cukup baik (37,963), dan keterlaksanaan langkah pembelajaran masuk dalam kategori sangat baik (100). Sedangkan pada produk, persentase pencapaian ketuntasan belajar siswa sebesar 41,667 dan 54,630

    MERANGKAI MASA DEPAN: KAJIAN KESIAPAN BEKERJA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH DI KECAMATAN ADIWERNA

    Get PDF
    Abstrak: Tingginya tingkat pengangguran terbuka lulusan SMA/SMK menunjukkan bahwa kesiapan kerja siswa pada akhir jenjang pendidikan menengah masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Kesiapan kerja menjadi aspek penting karena berperan dalam menentukan kemampuan lulusan untuk memasuki dunia kerja dan beradaptasi dengan tuntutan lingkungan kerja yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kesiapan kerja siswa kelas XII SMA/SMK di Kecamatan Adiwerna. Kesiapan kerja dalam penelitian ini ditinjau berdasarkan enam dimensi, yaitu keterampilan masa depan, pengalaman yang terkumpul, karakteristik pribadi, jaringan, pengetahuan pasar tenaga kerja, dan reputasi institusi pendidikan. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dan pengambilan data dilaksanakan pada Juli 2024 - Mei 2025. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner menggunakan Google Form secara langsung dan dipandu kepada siswa kelas XII SMA dan SMK. Sampel pada penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah responden yang terlibat sebanyak 723 siswa dari tiga sekolah, yaitu SMKN 1 Adiwerna, SMK Swasta Islamiyah, dan SMA Bhakti Praja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 55%. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar  kesiapan kerja siswa kelas XII SMA/SMK di Kecamatan Adiwerna tergolong cukup baik, namun masih diperlukan upaya peningkatan. Semakin tinggi tingkat kesiapan kerja siswa, maka semakin besar peluang mereka dalam memperoleh pekerjaan.   Abstract: The high rate of open unemployment among high school/vocational school graduates shows that the work readiness of students at the end of secondary education is still an issue that needs serious attention. Work readiness is an important aspect as it reflects graduates’ ability to enter the labor market and adapt to the evolving demands of the workplace. This study aims to describe the level of work readiness of 12th grade high school/vocational school students in Adiwerna District. Work readiness in this study is reviewed based on six dimensions, namely future skills, accumulated experience, personal characteristics, networks, knowledge of the labor market, and the reputation of educational institutions. This study uses a descriptive quantitative method, and data collection was carried out from July 2024 to May 2025. Data collection was carried out by distributing questionnaires using Google Forms directly and guided to 12th grade high school and vocational school students. The sample in this study was taken using purposive sampling technique. The number of respondents involved was 723 students from SMKN 1 Adiwerna, SMK Swasta Islamiyah, and SMA Bhakti Praja. The results of this study show that many students are in the moderate category with a percentage of 55%. These findings indicate that many grade XII SMA/SMK students in Adiwerna Subdistrict are well prepared for work, but further improvement is still required. The higher the level of job readiness among students, the greater their chances of obtaining employment.Tingginya tingkat pengangguran terbuka lulusan SMA/SMK menunjukkan pentingnya kesiapan kerja yang optimal pada siswa menjelang masa transisi ke dunia kerja. Kesiapan kerja pada siswa penting untuk diteliti, khususnya pada siswa yang berada pada tahap SMA dan SMK akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan kerja siswa SMA/SMK kelas XII di Kecamatan Adiwerna dengan meninjau enam dimensi, yaitu keterampilan masa depan, pengalaman yang terkumpul, karakteristik pribadi, jaringan, pengetahuan pasar tenaga kerja, dan reputasi institusi pendidikan. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dan pengambilan data dilaksanakan pada Juli 2024 - Mei 2025. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner menggunakan google form secara langsung dan dipandu. Sampel pada penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 723 siswa dari 3 sekolah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori sedang sebesar 55% yang artinya kesiapan kerja siswa kelas XII SMA/SMK di Kecamatan Adiwerna cukup baik. Semakin tinggi tingkat kesiapan kerja siswa, maka semakin besar peluang mereka dalam memperoleh pekerjaan. Kata kunci: kesiapan kerja SMA, kesiapan kerja SMK, siswa SMA, siswa SM

    The PENGARUH SELF-CONFIDENCE DAN CREATIVITY MELALUI PEMAHAMAN DIGITAL MARKETING TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMK DI ERA DIGITAL

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini menganalisis pengaruh self-confidence dan creativity yang dimediasi oleh pemahaman digital marketing terhadap minat berwirausaha siswa SMK di era digital. Era digital saat ini menawarkan peluang signifikan bagi wirausaha, namun kesiapan siswa SMK dalam memanfaatkan potensi ini belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data penelitian diperoleh dari responden sejumlah 291 siswa SMK di Pasuruan melalui kuesioner skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak AMOS. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan wawasan mengenai peran self-confidence, creativity, dan pemahaman digital marketing dalam menumbuhkan minat berwirausaha. Implikasi praktis penelitian ini mencakup rekomendasi untuk pengembangan kurikulum dan program pelatihan kewirausahaan yang lebih terarah bagi siswa SMK. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan memperkaya model hubungan antara faktor psikologis dan keterampilan digital dalam mengoptimalkan kreativitas siswa agar selaras dengan tujuan berwirausaha di tengah dinamika era digital.   Abstract: This study analyzes the influence of self-confidence and creativity, mediated by digital marketing understanding, on entrepreneurial interest among vocational high school students in the digital era. The current digital era presents significant opportunities for entrepreneurs; however, the readiness of vocational high school students to utilize this potential remains suboptimal. This study employed a quantitative approach, utilizing a survey method. Data were collected from 291 vocational high school students in Pasuruan using a Likert-scale questionnaire. Data analysis was performed using Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS software. The results of this study are expected to provide insight into the role of self-confidence, creativity, and digital marketing understanding in fostering entrepreneurial interest. The practical implications of this research include recommendations for developing a more targeted curriculum and an entrepreneurship training program tailored to vocational high school students. This research makes a theoretical contribution by enriching the model of the relationship between psychological factors and digital skills in optimizing student creativity to align with entrepreneurial goals within the context of the digital era.Penelitian ini menganalisis pengaruh self-confidence dan creativity yang dimediasi oleh pemahaman digital marketing terhadap minat berwirausaha siswa SMK di era digital. Era digital saat ini menawarkan peluang signifikan bagi wirausaha, namun kesiapan siswa SMK dalam memanfaatkan potensi ini belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data penelitian diperoleh dari responden sejumlah 291 siswa SMK di Pasuruan melalui kuesioner skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak AMOS. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan wawasan mengenai peran self-confidence, creativity, dan pemahaman digital marketing dalam menumbuhkan minat berwirausaha. Implikasi praktis penelitian ini mencakup rekomendasi untuk pengembangan kurikulum dan program pelatihan kewirausahaan yang lebih terarah bagi siswa SMK. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan memperkaya model hubungan antara faktor psikologis dan keterampilan digital dalam mengoptimalkan kreativitas siswa agar selaras dengan tujuan berwirausaha di tengah dinamika era digital

    ACADEMIC RESILIENCE SEBAGAI PREDIKTOR STUDENT ENGAGEMENT PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh academic resilience terhadap student engagement pada mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Academic resilience merujuk pada kemampuan mahasiswa untuk menghadapi dan mengatasi tantangan akademik, sedangkan student engagement menggambarkan keterlibatan kognitif, afektif, dan perilaku mahasiswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini melibatkan 400 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling berdasarkan kelompok program studi. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui kuesioner Google Form yang mencakup karakteristik responden, instrumen academic resilience, dan student engagement. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa academic resilience berpengaruh signifikan terhadap student engagement pada mahasiswa Fakultas Teknik. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan ketahanan akademik yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat keterlibatan belajar yang lebih baik. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,431 menunjukkan bahwa academic resilience berkontribusi sebesar 43,1% terhadap variasi student engagement, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan pentingnya penguatan ketahanan akademik sebagai strategi untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran pada pendidikan tinggi teknik. Abstract: This study aims to examine the influence of academic resilience on student engagement among students of the Faculty of Engineering at Universitas Negeri Jakarta. Academic resilience refers to students’ ability to face and overcome academic challenges, while student engagement describes their cognitive, affective, and behavioral involvement in the learning process. The study involved 400 students selected using a cluster sampling technique based on study programs. Data were collected online through a Google Form questionnaire consisting of respondent characteristics, academic resilience instruments, and student engagement measures. Data were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. The findings indicate that academic resilience has a significant influence on student engagement among engineering students. This result suggests that students with higher levels of academic resilience tend to demonstrate better engagement in learning activities. The coefficient of determination (R Square) of 0.431 indicates that academic resilience contributes 43.1% to the variation in student engagement, while the remaining percentage is influenced by other factors outside this study. Overall, the findings emphasize the importance of strengthening academic resilience as a strategy to enhance student engagement in engineering higher education settings.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh academic resilience terhadap student engagement pada mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Academic resilience merujuk pada kemampuan mahasiswa untuk menghadapi dan mengatasi tantangan akademik, sedangkan student engagement menggambarkan keterlibatan kognitif, afektif, dan perilaku mahasiswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini melibatkan 400 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling berdasarkan kelompok program studi. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui kuesioner Google Form yang mencakup karakteristik responden, instrumen academic resilience, dan student engagement. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa academic resilience berpengaruh signifikan terhadap student engagement pada mahasiswa Fakultas Teknik. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan ketahanan akademik yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat keterlibatan belajar yang lebih baik. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,431 menunjukkan bahwa academic resilience berkontribusi sebesar 43,1% terhadap variasi student engagement, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan pentingnya penguatan ketahanan akademik sebagai strategi untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran pada pendidikan tinggi teknik

    OPTIMALISASI PENGGUNAAN REACH STACKER DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI OPERASIONAL TERMINAL KONTAINER : ANALISIS BERBASIS STUDI LITERATUR

    Get PDF
    Abstrak: Pengelolaan efisiensi operasional terminal kontainer merupakan elemen penting dalam infrastruktur logistik global. Dalam konteks ini, penanganan kontainer menjadi fokus utama, dan reach stacker menjadi peralatan khusus yang memegang peran vital. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki optimalisasi penggunaan reach stacker dalam meningkatkan efisiensi operasional terminal kontainer melalui analisis berbasis studi literatur. Temuan menyoroti bahwa teknik operasional reach stacker yang optimal sangat mempengaruhi produktivitas, throughput, dan kualitas layanan terminal. Strategi penggunaan teknologi otomatisasi, pelatihan operator yang efektif, dan strategi penjadwalan yang cerdas menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja operasional reach stacker. Namun, penting juga untuk memperhatikan dampak lingkungan dari penggunaan reach stacker, dengan emisi gas buang dan polusi udara sebagai isu utama. Oleh karena itu, pengembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan pengelolaan sumber daya yang efisien diperlukan untuk mengurangi dampak lingkungan negatif. Implikasi penelitian ini mencakup pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap teknik operasional reach stacker bagi operator terminal kontainer dan industri logistik secara keseluruhan. Dengan demikian, studi lanjutan dalam bidang ini akan membantu mengidentifikasi praktik terbaik, mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan, dan meningkatkan efisiensi operasional terminal kontainer, sehingga dapat berkontribusi pada kelancaran aliran barang dalam rantai pasok global. Abstract: The reach stacker is a crucial equipment in container terminal operations, playing a vital role in enhancing operational efficiency and ensuring smooth flow of goods worldwide. In this literature review, we explore the optimization of reach stacker utilization to enhance operational efficiency of container terminals. Our analysis encompasses the operational techniques of reach stackers and their environmental impacts. Our findings highlight the importance of optimal operational techniques in achieving higher productivity, throughput, and service quality at container terminals. We also emphasize the need for environmental considerations, assessing efforts to reduce emissions and air pollution using environmentally friendly technologies and efficient resource management. The implications of these findings include recommendations for terminal operators to adopt best practices and innovative technologies to achieve optimal operational efficiency and environmental sustainability. It is hoped that the results of this research will provide valuable insights for the logistics industry in their efforts to improve container terminal operations.Pengelolaan efisiensi operasional terminal kontainer merupakan elemen penting dalam infrastruktur logistik global. Dalam konteks ini, penanganan kontainer menjadi fokus utama, dan reach stacker menjadi peralatan khusus yang memegang peran vital. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki optimalisasi penggunaan reach stacker dalam meningkatkan efisiensi operasional terminal kontainer melalui analisis berbasis studi literatur. Temuan menyoroti bahwa teknik operasional reach stacker yang optimal sangat mempengaruhi produktivitas, throughput, dan kualitas layanan terminal. Strategi penggunaan teknologi otomatisasi, pelatihan operator yang efektif, dan strategi penjadwalan yang cerdas menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja operasional reach stacker. Namun, penting juga untuk memperhatikan dampak lingkungan dari penggunaan reach stacker, dengan emisi gas buang dan polusi udara sebagai isu utama. Oleh karena itu, pengembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan pengelolaan sumber daya yang efisien diperlukan untuk mengurangi dampak lingkungan negatif. Implikasi penelitian ini mencakup pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap teknik operasional reach stacker bagi operator terminal kontainer dan industri logistik secara keseluruhan. Dengan demikian, studi lanjutan dalam bidang ini akan membantu mengidentifikasi praktik terbaik, mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan, dan meningkatkan efisiensi operasional terminal kontainer, sehingga dapat berkontribusi pada kelancaran aliran barang dalam rantai pasok global.latihan

    PROTOTIPE SISTEM PENGENDALI PORTAL KEAMANAN JALUR BUSWAY BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT)

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat prototipe sistem pengendali portal keamanan jalur busway berbasis Internet of Things (IoT) untuk meminimalisir pelanggaran pengendara motor dan mobil yang menerobos jalur busway, serta memberikan kemudahan bagi sopir Transjakarta agar tidak melewati batas pemberhentian di shelter. Permasalahan penerobosan jalur busway masih menjadi kendala utama dalam kelancaran operasional bus Transjakarta di DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah Rekayasa Teknik dengan mengimplementasikan Raspberry Pi 3 sebagai pengendali utama yang diintegrasikan dengan RFID Reader RDM6300, motor servo, sensor ultrasonik HC-SR04, buzzer, dan aplikasi Telegram sebagai interface IoT. Sistem bekerja dengan cara RFID Reader membaca RFID Tag yang tertempel pada bus Transjakarta, kemudian motor servo membuka portal keamanan otomatis jika nomor kartu terdaftar dalam database. Sensor ultrasonik mendeteksi jarak bus dengan shelter dan mengaktifkan buzzer jika jarak kurang dari 4 cm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa RFID Reader mampu membaca RFID Tag dengan rentang jarak maksimal 3 cm dan delay 1-2 detik. Dalam pengujian, terdapat 5 nomor kartu yang terdaftar dan dapat membuka portal keamanan. Sensor ultrasonik dapat mendeteksi jarak dengan akurasi selisih 0,13-0,19 cm dan buzzer aktif pada jarak kurang dari 4 cm. Aplikasi Telegram berhasil mengontrol portal dari jarak jauh dengan delay 2-3 detik. Sistem ini berhasil dirancang sesuai tujuan penelitian dan dapat menjadi solusi alternatif pensterilan jalur busway yang lebih efisien tanpa memerlukan petugas manual. Pengembangan selanjutnya dapat dilakukan dengan menambahkan indikator visual, sistem pemberitahuan pelanggaran, dan penggunaan teknologi IoT terbaru untuk meningkatkan responsivitas sistem. Abstract: This study aims to design and develop a prototype Internet of Things (IoT)-based security portal control system for busway lanes to minimize violations by motorcyclists and motorists who breach the busway corridor, as well as to facilitate Transjakarta bus drivers in preventing them from exceeding the designated stopping limits at shelters. Busway lane encroachment remains a primary obstacle to the operational efficiency of Transjakarta buses in DKI Jakarta. The research methodology employed is Engineering Design, implementing Raspberry Pi 3 as the main controller integrated with RFID Reader RDM6300, servo motor, HC-SR04 ultrasonic sensor, buzzer, and Telegram application as the IoT interface. The system operates through the RFID Reader scanning RFID Tags attached to Transjakarta buses, subsequently activating the servo motor to automatically open the security portal if the card number is registered in the database. The ultrasonic sensor detects the distance between the bus and the shelter, activating the buzzer when the distance is less than 4 cm. Testing results demonstrate that the RFID Reader successfully reads RFID Tags within a maximum range of 3 cm with a delay of 1-2 seconds. During testing, five registered card numbers were validated and successfully opened the security portal. The ultrasonic sensor detected distances with an accuracy deviation of 0.13-0.19 cm, and the buzzer was activated at distances below 4 cm. The Telegram application successfully controlled the portal remotely with a delay of 2-3 seconds. This system was successfully designed in accordance with the research objectives and can serve as an alternative solution for more efficient busway lane sterilization without requiring manual personnel. Future development can be conducted by incorporating visual indicators, violation notification systems, and the implementation of advanced IoT technologies to enhance system responsiveness.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat prototipe sistempengendali portal keamanan jalur busway berbasis internet of things (IoT) upaya untukmeminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara motor dan mobil yang inginmenerobos jalur busway. Selain itu, memberikan kemudahan untuk sopir transjakarta berhentidi shelter busway supaya tidak melebihi batas pemberhentian. Metode penelitian yangdigunakan adalah Rekayasa Teknik. Sistem telah diuji mengenai RFID Reader yang membacaRFID Tag yang menempel di bus Transjakarta, jika sudah terdaftar nomor kartunya makamotor servo mampu membuka portal keamanan jalur busway. Apabila tidak terdaftar nomorkartunya maka motor servo tidak akan membuka portal keamanan jalur busway. Sensorultrasonik mampu membaca jarak yang melintasi jalur busway kemudian memberikanperintah kepada buzzer untuk bunyi jika jarak bus Transjakarta dengan shelter busway kurangdari 4 cm

    ANALISIS KESESUAIAN SARANA DAN PRASARANA TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) PRAKTIK DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

    Get PDF
    Abstrak: Kondisi mesin yang layak, kelengkapan peralatan pendukung, serta kesesuaian fasilitas laboratorium dengan perkembangan teknologi merupakan faktor penting dalam mendukung pencapaian capaian pembelajaran mata kuliah praktik, khususnya Mata Kuliah Praktik Mesin Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian dan kelayakan sarana dan prasarana Laboratorium Produksi dalam memenuhi capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) Praktik Mesin Dasar pada Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dilaksanakan pada September sampai dengan Desember 2023 di Gedung M Laboratorium Produksi Teknik Mesin Universitas Negeri Jakarta. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran faktual kondisi sarana dan prasarana laboratorium. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, serta peningkatan ketekunan peneliti dalam proses pengumpulan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana Laboratorium Produksi Teknik Mesin Universitas Negeri Jakarta belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan Mata Kuliah Praktik Mesin Dasar. Keterbatasan tersebut meliputi jumlah peralatan pendukung yang belum memadai, luas area kerja yang terbatas, serta kondisi mesin yang kurang optimal, seperti mesin yang tidak center, skala parameter mesin bubut yang sudah tidak terbaca, dan kondisi eretan mesin bubut yang kesat.Implikasi temuan ini menunjukkan bahwa ketidaksesuaian kondisi dan kelayakan sarana laboratorium berpotensi menghambat kelancaran proses praktik serta mengurangi ketercapaian kompetensi keterampilan mahasiswa sesuai CPMK yang ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan dan penyesuaian sarana dan prasarana laboratorium berbasis kebutuhan CPMK agar kualitas pembelajaran praktik dan kesiapan kompetensi mahasiswa dapat ditingkatkan secara optimal. Abstract: Adequate machine conditions, completeness of supporting equipment, and suitability of laboratory facilities with technological developments are important factors in supporting the achievement of learning outcomes of practical courses, especially the Basic Machine Practice Course. This study aims to analyze the suitability and feasibility of the Production Laboratory facilities and infrastructure in meeting the learning outcomes of the Basic Machine Practice course in the Mechanical Engineering Education Study Program, Universitas Negeri Jakarta. This study uses a qualitative descriptive method and was conducted from September to December 2023 in Building M of the Mechanical Engineering Production Laboratory, Universitas Negeri Jakarta. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation to obtain a factual picture of the condition of laboratory facilities and infrastructure. Data validity is guaranteed through triangulation of sources and techniques, as well as increased researcher diligence in the process of data collection and analysis. The results of the study indicate that the facilities and infrastructure of the Mechanical Engineering Production Laboratory, Universitas Negeri Jakarta are not sufficient to meet the needs of the Basic Machine Practice Course. These limitations include inadequate supporting equipment, limited work area, and suboptimal machine conditions, such as machines that are not centered, unreadable lathe parameter scales, and rough lathe carriages. The implications of these findings indicate that the mismatch in the condition and suitability of laboratory facilities has the potential to hinder the smooth running of the practical process and reduce the achievement of student skill competencies according to the established LO. Therefore, efforts are needed to improve and adjust laboratory facilities and infrastructure based on LO needs so that the quality of practical learning and student competency readiness can be optimally improved.Kondisi mesin yang baik dan kelengkapan peralatan pendukung serta modernisasi mesin sesuai dengan kemajuan teknologi merupakan salah satu faktor yang dapat memenuhi capaian pembelajaran pada mata kuliah praktik. Adapun penelitian ini bertujuan untuk: (1) melihat kesesuaian dari kebutuhan sarana dan prasarana laboratorium produksi untuk memenuhi capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) praktik mesin dasar di program studi pendidikan teknik mesin Universitas Negeri Jakarta. (2) melihat kelayakan sarana dan prasarana laboratorium produksi yang digunakan dalam memenuhi capaian pembelajaran mata kuliah praktik mesin dasar. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan dilaksanakan di gedung M laboratorium produksi teknik mesin Universitas Negeri Jakarta menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana laboratorium produksi teknik mesin Universitas Negeri Jakarta belum mencukupi pemenuhan dari kebutuhan mata kuliah praktik mesin dasar. Dimana jumlah peralatan pendukung, luas area dan kondisi mesin dalam keadaan yang kurang baik, seperti halnya kondisi mesin yang tidak center, parameter pada skala mesin bubut sudah tidak dapat terbaca dan kondisi eretan pada mesin bubut yang kesat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) Sarana dan prasarana laboratorium produksi teknik mesin Universitas Negeri Jakarta belum sesuai dengan kebutuhan untuk memenuhi capaian pembelajaran mata kuliah praktik mesin dasar. (2) Sarana dan prasarana laboratorium produksi teknik mesin Universitas Negeri Jakarta belum dapat digunakan dengan maksimal untuk memenuhi kualitas dari kebutuhan capaian pembelajaran mata kuliah praktik mesin dasar

    PERANCANGAN ALAT PIROLISIS LIMBAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR MINYAK

    Get PDF
    The scarcity of fuel oil energy has led to the development of research on additional and alternative energy sources for fuel. one of the alternatives that can be utilised from the large amount of plastic waste scattered in the environment becomes environmental pollution. Is the processing of plastic waste so that it can be processed into fuel oil solutions. Tools for processing plastic waste into fuel oil using the pyrolysis process. Further research is needed regarding the design of pyrolysis equipment. This research uses computational methods by testing on computer devices using CAE software, namely Solidwork, inventor and Ansys and then testing also uses experimental methods and computational 3-dimensional analysis to obtain a suitable design to produce pyrolysis compressors which include thermal and structural testing. The pyrolysis device of waste plastic into fuel oil has the highest temperature at the combustion surface of 500.47 ℃ and the temperature is stable at 143.95 ℃. the temperature inside the plastic combustion reactor is at 489.23 ℃. the cooling water temperature of 24 ℃ can LMTD value of 83.6 ℃. raw material of 10 kg LDPE produces liquid smoke from the weight of plastic which is 7.04 kg with a volume of 6.56 litres in one process. Dimensional strength and tool strength are used in the design of pyrolysis equipment with materials including stainless steel 304 and 316 then monel and copper can experience a maximum total heat flux change of 12.261 W/mm2 and has a safety factor value of 15. from Plastic waste can be processed and utilised into fuel oil. One type of plastic that can be utilised is LDPE waste using the pyrolysis process using appropriate calculations in the study.Pengembangan dan penelitian sumber energi tambahan dan alternatif untuk bahan bakar minyak menjadi salah salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan dari banyaknya limbah plastik yang ada di lingkungan sekitar. Pengolahan limbah plastik dapat  menjadi solusi untuk bahan bakar minyak. Untuk itu diperlukan alat untuk mengolah Limbah plastik menjadi bahan bakar minyak yaitu dengan menggunakan proses pirolisis. Penelitian lebih lanjut mengenai perancangan alat pirolisis sangat diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode komputasi dengan pengujian pada Perangkat computer menggunakan software CAE yaitu Solidwork, inventor dan Ansys lalu pengujian juga menggunakan metode eksperimental dan analisis 3 dimensi komputasional untuk mendapatkan desain yang sesuai untuk menghasilkan kompresor pirolisis yang meliputi pengujian termal dan stuktural. alat pirolisis limbah plastik menjadi bahan bakar minyak memiliki Temperature tertinggi berada di permukaan pembakaran sebesar 500.47 ℃ dan suhu stabil di angka 143.95℃. suhu di dalam reaktor pembakaran plastik berada pada suhu 489.23 ℃. suhu air pendingin 24℃ dapat nilai LMTD sebesar 83.6℃. bahan mentah sebesar 10 kg LDPE menghasilkan asap cair dari berat plastik yaitu seberat 7.04 kg dengan volume sebesar 6.56 liter dalam sekali proses. Kekuatan dimensi dan kekuatan alat digunakan pada perancangan alat pirolisis dengan Material meliputi stainless steel 304 dan 316 lalu monel dan tembaga dapat mengalami perubahan total heat flux maksimal sebesar 12.261 W/mm2, dan memiliki nilai safety factor sebesar 15. dari Limbah plastik dapat diolah dan dimanfaatkan menjadi bahan bakar minyak. Salah satu jenis plastik yang dapat dimanfaatkan adalah limbah LDPE menggunakan proses pirolisis dengan menggunakan perhitungan yang sesuai pada penelitian

    99

    full texts

    113

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JPTV-Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇