Proyeksi: Jurnal Psikologi
Not a member yet
    174 research outputs found

    KECEMBURUAN DAN PERILAKU DATING VIOLENCE PADA REMAJA AKHIR

    Get PDF
    Pada masa remaja,  setiap individu akan menghadapi berbagai dinamika dalam tugas perkembangannya, seperti  adalah adanya ketertarikan untuk menjalin dan memiliki  hubungan khusus dengan lawan jenis. Hubungan tersebut terkadang dipengaruhi oleh rasa cemburu sehingga menyebabkan terjadinya tindakan kekerasan. Penelitian ini memiliki tujuan  untuk mengetahui bagaimana  kecemburuan yang dimiliki oleh remaja akhir dapat  memberikan pengaruh terhadap  munculnya perilaku dating violence.  Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan  teknik kuota sampling. Responden yang terlibat sebagai responden  berjumlah  138 orang remaja akhir yang berpacaran.  Instrumen penelitian yang digunakan mengacu pada   Multidimensional Jealousy Scale (MJS) yang disusun oleh Pfeiffer dan Wong (1989) dan  Conflict in Adolescent Dating Relationships Inventory (CADRI) yang disusun oleh Wolfe, dkk (2001). Analisis data pada penelitian ini  menunjukkan  bahwa kecemburuan memiliki hubungan terhadap munculnya bentuk  perilaku yang berupa  dating violence pada remaja akhir,  yang menunjukkan bahwa perilaku kekerasan yang dilakukan kerap disebabkan oleh rasa cemburu yang dimiliki antara satu orang terhadap pasangannya

    Online Counseling to Improve Mental Health among Midwives

    Get PDF
    As one of vital agent in health services, midwives play a central role in promoting well-being of their patients, especially for women and the babies. Unfortunately, the fact that they have poor condition of mental health and well-being can affect their services to patients and also potentially cause their mental health status can be worsen if not handled properly. Based on literature review and prior research in this field, the extension of potential uses of internet has expanded at an astounding rate, that are related to or effected by developing technologies and online counseling has grown as a mental health services in the past 15 or so years.The aim of this research was to evaluate the effectiveness of online counseling to improve mental health used pretest-posttest control group design. Subjects answered the General Health Questionnaire (GHQ-12) and analyzed by t-test SPSS 20. Data analysis showed that there was significant difference between experimental and control group scores. Resulth proved that online counseling was effective to improve mental health. This finding also provide clearly articulated of online counseling that beginning to coalesce and numerous helpful resources to improving mental health of society.     Â

    HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN SOSIAL DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN BARANG BERMEREK PADA REMAJA PUTRI DI SEMARANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara penyesuaian sosial dengan keputusan pembelian pada remaja putri di Semarang. Keputusan pembelian dilakukan seseorang untuk mencari solusi dan memutuskan membeli terhadap suatu barang, sedangkan penyesuaian sosial merupakan kemampuan seseorang dalam menjalin hubungan dengan orang lain, dengan memahami, menghormati dan menghargai lingkungan sekitar. Data diperoleh melalui skala keputusan pembelian barang bermerek yang terdiri dari 16 aitem dan skala penyesuaian sosial yang terdiri dari 39 aitem. Hipotesis yang diajukan yaitu terdapat hubungan yang positif antara penyesuaian sosial dengan keputusan pembelian barang bermerek pada siswi SMA Neegeri XX Semarang. Sampel penelitian sejumlah 65 siswi kelas XI di SMA Negeri XX Semarang yang dipilih melalui metode random sampling. Analisis data menggunakan korelasi produk moment yang dikembangkan oleh Karl Pearson. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara keputusan pembelian dengan penyesuaian sosial berdasarkan hasil analisis statistik diperoleh nilai hasil nilai rxy sebesar 0,272 dan signifikansi p = 0,029 (p < 0,05)

    PENGARUH SEKSISME DAN HARGA DIRI TERHADAP SELF OBJECTIFICATION PADA MAHASISWI

    No full text
    Penampilan fisik merupakan hal yang penting bagi perempuan, karena perempuan akan merasa sukses sebagai perempuan yang ideal apabila ia dapat menampilkan tubuh yang cantik. Adanya self objectification memungkinkan terjadinya pementingan terhadap aspek fisik yang tampak dibandingkan aspek kompetensi fisik yang tidak tampak dalam menentukan kualitas tubuh seseorang.  Penyematan kata cantik bisa menjadi suatu hal yang merendahkan perempuan karena tidak menghargai perempuan dalam kapasitas yang sebenarnya, melainkan hanya menghargai kecantikan yang dimilikinya bukan karena prestasi, pekerjaan, ataupun pemikirannya. Hal ini dapat menimbulkan diskriminasi terhadap perempuan dikarenakan perbedaan gender (sexism). Terjadinya self objectification disebabkan oleh rendahnya kepuasan terhadap kondisi fisik serta kurang memiliki perasaan berharga (self esteem) akan penampilan fisik yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa sexism dan self esteem mempengaruhi self objectification. Subjek dalam penelitian ini ialah mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya sebanyak 299 orang. Pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini ialah skala The Objectified Body Consciousness Scale untuk mengukur self objectification, The Ambivalent Sexism Inventory untuk mengukur sexism, dan Multidimensional Self Esteem Inventory untuk mengukur self esteem. Hasil penelitian menunjukkan sexism baik hostile sexism maupun benevolent sexism memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap terjadinya self objectification. Sedangkan self esteem tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap self objectificatio

    HUBUNGAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMERINTAH DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI RENCANA PEMBANGUNAN JALUR GANDA KERETA API

    Get PDF
    The perception of the public toward the government is a view of each community will be given by the government policy either positive or negative perceptions. The negative perception trigger feelings of tension, heart palpitations, sweaty body, and anxiety. Thus, the purpose of this study is to investigate the correlation between the public perception of government with anxiety encounter the development plan of double track railway toward Pulosari citizens, Blimbing Malang city. The method that used in this study was quantitative correlation method, by using purposive sampling technique.  The subjects in this study were 77 Pulosari citizens who reside in the railroad. The scale that used in this study was perception and anxiety scale. The results of the data analysis that used pearson product moment was (r = -0,74 p = 0,01). It is mean that there was a negative correlation between the public perception of government with anxiety encounter the development plan of double track railway.  Thus, more positive their perception toward the government, then it did not cause anxiety. Â

    PENGARUH PERSEPSI TENTANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DI PT PLN (PERSERO) UP2D JAWA TENGAH & DI YOGYAKARTA

    No full text
    Abstract. PT PLN (Persero) UP2D Central Java & Yogyakarta have good perception against the safety and health at work, but experienced a decrease in work motivation. Based background singer research above discuss an issue covers perception Occupational Helath & Safety (OHS) and motivation in PT PLN (Persero) UP2D Jawa Tengah & DI Yogyakarta.Singer study using quantitative research methods using statistical technidue with includes assumption test, linearity test an test hypotheses for review simplify data intoi a form that is easier to read and review interpretation.Based on the findings of the statistical analysis found that the variable Work Motivation not normal distribution p-value = 0.007 an p0.05 , between linearity test result variables and variable Work Motivation and Perception Occupational Health & Safety (OHS) shows that F is 0,201 p= 0.662 (p>0.05) stating not significant influence between perception safety &  helath (OHS) and variable work motivation. Then the data is based on the findings of the analysis the tin is known that F = 0,122 with p = 0,885 (p>0.005) it means that variable perception safety & health (OHS) influential not work against variable Motovation. Keywords : Occupational Health & Safety, Peception, Work Motivation Abstrak. PT PLN (Persero) Area Pengatur Distribusi Jawa Tengah & DI Yogyakarta mempunyai persepsi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja yang bagus, namun mengalami penurunan motivasi kerja. Berdasarkan latar belakang diatas penelitian ini membahas masalah yang meliputi persepsei keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap motivasi kerja di PT PLN (Persero) UP2D Jawa Tengah & DI Yogyakarta.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik statistiK yang meliputi uji asumsi , uji normalitas, uji linearitas dan uji hipotesis untuk menyederhakan data kedalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan diinterpretasikan.Berdasarkan hasil analisis statistik diketahui bahwa variabel motivasi kerja tidak berdistribusi normal dengan nilai p = 0,007 dan p 0,05) menyatakan tidak ada pengaruh yang bersifat signifikan antara data variabel persepsi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan variabel motivasi kerja. Kemudian berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh diketahui bahwa F = 0,122 dengan p = 0,885 (p>0,005) artinya bahwa variabel persepsi keselamatan dan kesehatan kerja tidak berpengaruh terhadap variabel motivasi kerjaÂ

    KEPRIBADIAN, GAYA BERPIKIR, GAYA PEMECAHAN MASALAH, DAN GAYA PENGAMBILAN KEPUTUSAN

    Get PDF
    This research was conducted to investigate the contributions between personality, thinking style, problem solving style, and decision making style. 301 productive age people (25-44 years old) participated in this study. The researchers used the Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) short version, the Gregorc Delineator Style (GDS), VIEW: Assessment of Problem Solving Style, and General Decision Making Style (GDMS). The analysis was performed using the multinomial regression analysis method. The results showed that thinking style is influenced by personality in which several aspects of personality affect several types of thinking styles. Problem solving styles are influenced by thinking styles where several types of thinking styles affect several types of problem solving styles. Decision making style is influenced by thinking style where several types of thinking style affect several types of decision making style. And there is no influence of the problem solving style on the overall decision making style, but several types of problem solving styles affect several types of decision making styles

    EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA MEMPREDIKSI MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA

    Get PDF
    Perkembangan ekonomi global menuntut individu untuk lebih kreatif dan inovatif dalam berwirausaha. Namun pada  kenyatannya  individu lebih banyak memilih mencari pekerjaan dibandingkan membuka usaha sendiri atau berwirausaha. Hal ini bisa dimulai dengan menumbuhkan minat berwirausaha pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri dan dukungan sosial keluarga terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Islam Riau sebanyak 394 mahasiswa dengan menggunakan teknik cluster random sampling. instrumen dalam penelitian ini menggunakan skala minat berwirausaha, skala efikasi diri dan skala dukungan sosial keluarga. Data  dianalisis dengan menggunakan regresi linear berganda deangan menggunakan program SPSS versi 23 for  windows. Berdasarkan uji analisis diperoleh F=8,121 dan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan signifikan antara efikasi diri dan dukungan sosial keluarga terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa. Adapun kontribusi yang diberikan sebesar R2=0,052 atau 5,2%. Hal ini berarti menunjukkan pengaruh efikasi diri dan dukungan sosial keluarga terhadap minat berwirausaha sebesar 5,2%. Universitas perlu melakukan pelatihan kewirausahaan untuk membangun niat kewirausahaan bagi siswa. Pada saat yang sama, konseling dan seminar untuk orang tua untuk memberikan dukungan sosial kepada siswa tentang pentingnya membangun niat kewirausahaan. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua tentang pentingnya dukungan sosial mereka dalam mendorong siswa untuk menjadi wirausaha

    HUBUNGAN MINDFULNESS DAN VIGOR DENGAN PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS X

    No full text
    The data shows that some students have experienced failure in lectures and failures in lectures that have an impact on dropping out of college need to be found. One of the initial factors that contributed to failure in lectures was a low GPA. Students need to have a way to have a positive learning attitude so that they can contribute to improving their GPA. In this case the researcher aims to find out the role of mindfulness and vigor on the student GPA, in addition to finding out the relationship between mindfulness and vigor. The method used in this study is the correlation analysis technique to find evidence of the relationship of mindfulness with vigor, and academic achievement. The number of samples used was 81 students from University X. Mindfulness was measured using the Five Facet Mindfulness Questionnaires (FFMQ), vigor was measured using the Shirom-Melamed vigor measure (SMVM) and academic achievement was measured by student GPA. Both measuring instruments have been adapted into Indonesian, and have good reliability based on the trial process. The results of this study indicate that there is a relationship between mindfulness and vigor. Other analysis results also show that there is a significant relationship between mindfulness and vigor with academic achievement in students

    KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA REMAJA PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM PACARAN DITINJAU DARI RASA SYUKUR DAN HARGA DIRI

    Get PDF
    Kekerasan dalam pacaran yang kerap terjadi dewasa ini tidak hanya terjadi dalam bentuk kekerasan fisik, akan tetapi juga dalam bentuk kekerasan verbal. Beberapa hasil penelitian telah menunjukkan bahwa dampak terburuk dari terjadinya kekerasan dalam pacaran adalah pada sisi psikologis korban kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasa syukur dan harga diri dengan kesejahteraan psikologis pada remaja perempuan korban kekerasan dalam pacaran.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional, alat ukur yang digunakan adalah skala psikologi  yang dibagikan kepada 50 orang sampel penelitian. Pengambilan data dilakukan menggunakan skala kesejahteraan psikologis 19 aitem, skala harga diri 19 aitem dan skala rasa syukur 20 aitem. Reliabilitas yang dihasilkan pada skala kesejahteraan= 0,706, harga diri = 0,718 dan rasa syukur = 0,736. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis dua prediktor dan korelasi parsial. Hasil uji hipotesis menggambarkan bahwa ada korelasi yang sangat signifikan antara harga diri dan rasa syukur dengan kesejahteraan korban kekerasan dalam pacaran Ry(1,2) = 0,952, Fhitung = 228,480 dengan taraf kepercayaan 0,000 (p<0,05). Terdapat korelasi yang sangat signifikan antara harga diri dan rasa syukur dengan kesejahteraan rx1y = 0,679 dengan taraf kepercayaan p = 0,000 (p < 0,05). Ada korelasi yang signifikan rasa syukur dan kesejahteraan pada perempuan korban kekerasan dalam pacaran, rx₂y= 0,033 dengan taraf kepercayaan p = 0,000 (p <0,05).   Kata Kunci: Kesejahteraan Psikologis, Kerasan Dalam Pacaran, Rasa Syukur, Harga Dir

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Proyeksi: Jurnal Psikologi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇