Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    184 research outputs found

    Prototipe Robot Pancing Bola Untuk Menunjang Bermain Dan Belajar Anak SD Berbasis Kendali Menggunakan Joystick

    No full text
    ABSTRAK   Senjaya, Cahya Bagus. 2015. Prototipe Robot Pancing Bola Untuk Menunjang Bermain dan Belajar Anak SD Berbasis Kendali Menggunakan Joystick. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suwasono, M.T. dan (II) Dr. Hakkun Elmunsyah, S.T.,M.T.   Kata Kunci: Robot Pancing Bola, Joystick. Robot industri adalah suatu robot tangan (robot arm) yang diciptakan memiliki bentuk lengan-lengan kaku yang terhubung secara seri dan memiliki sendi yang dapat bergerak berputar (rotasi) atau memanjang dan memendek (translasi atau prismatik). Perkembangan robot lengan saat ini masih perlu dikembangkan dari berbagai bentuk dan fungsi. Menurut Healy (dalam pada pola pengembangan minat terutama keterlibatan aktif dari anak dan rangsangan yang beragam menggunakan seluruh panca indera meliputi: penglihatan, pendengaran, rasa, pengecapan dan penciuman; dapat mempengaruhi kualitas pertumbuhan pesat pada otak anak. Hal ini menggambarkan fungsi robot lengan dapat menjadi media alternatif belajar dan bermain untuk anak. Tujuan pembuatan tugas akhir ini ialah untuk merancang prototipe robot pancing bola dengan sistem kontrol menggunakan joystick PS2, mengimplementasi rancangan robot pancing bola dengan sistem kontrol menggunakan joystick PS2 yang dikombinasikan mata pelajaran matematika tingkat SD serta mengetahui kelayakan rancangan yang dibangun. Metode perancangan pada penelitian ini meliputi: mencari teori-teori yang berhubungan dengan alat yang dibuat, proses perancangan, pembuatan alat, pengujian alat per blok diagram dan pengujian keseluruhan. Kesimpulan dari perancangan ini adalah (1) Perancangan prototype robot pancing bola untuk menunjang bermain dan belajar anak SD dapat terwujud dalam bentuk skema blok yaitu dapat dikontrol dengan remote controller PS2; (2) Implementasi robot pancing bola dengan sistem kontrol menggunakan joystick PS2 dapat dikombinasikan dengan tingkat kognitif siswa SD pada rancangan prototype robot pancing bola media berbasis kendali digunakan untuk mengambil bola pada tempat yang berbentuk kotak dalam penyelesaian operasi penjumlahan dan pengurangan; (3) Kelayakan dari rancangan prototype robot pemancing bola dapat digunakan karena sesuai skenario dengan hasil uji diantaranya adalah pada gerak kumparan terhadap bola diketahui kestabilan gerak robot terjadi pada pemberian tegangan sebesar 8,67 V dengan waktu pengambilan, penaikan, dan penurunan bola masing-masing sebesar 0.388, 03.87, dan 03.69 menit

    Mobile Robot Pemindah Barang Berdasar Warna Barang Dengan Kontrol Manual Dan Otomatis Menggunakan Bluetooth

    No full text
    ABSTRAK   Ferdiantoro, Chandra. 2015. Mobile Robot Pemindah Barang Berdasar Warna Barang Dengan Kontrol Manual Dan Otomatis Menggunakan Bluetooth. Tugas Akhir, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(1) Dr. Eng. Siti Sendari,S.T.,M.T. (2) Dyah Lestari,S.T.,M.Eng.   Kata kunci :  Mobile, Bluetooth, Robot pemindah barang, Manual, Otomatis. Perkembangan teknologi saat ini mendorong manusia untuk terus berpikir kreatif, tidak hanya menemukan penemuan baru, tapi juga memaksimalkan sebuah sistem yang telah ada. Dengan demikian kebutuhan manusia tentang sistem kontrol yang memudahkan setiap pekerjaanya setiap tahun semakin berkembang. Salah satu aspek yang tidak akan pernah terpisahkan dalam kehidupan sekarang ini adalah arus globalisasi seperti saat ini. Dimana dalam perkembangan arti globalisasi itu sendiri akan sangat banyak sekali bentuk dan jenisnya, mulai dari segi ekonomi hingga teknologi. Untuk sejalan dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat khususnya dalam dunia industri, maka diciptakanlah robot yang dikendalikan oleh teknologi komputer yang tanpakabel (Wireless). Bluetooth adalah salah satu teknologi wireless yang sekarang banyak diminati karena harga bluetooth lebih murah dan lebih mudah digunakan untuk mengontrol sebuah sistem. Robot didesain agar dapat memindah barang yang dikendalikan dengan mikrokontroler Atmega16 dengan sensor berupa photodiode dan LED RGB (Red, Green, Blue) dengan menggunakan pemrograman bahasa C. Dalam pembuatan mobile robot pemindah barang berdasar warna barang dengan kontrol manual dan otomatis menggunakan bluetooth terdiri dari beberapa tahapan yaitu: (1)Mencari teori-teori yang berhubungan dengan alat yang dibuat; (2) Proses perancangan; (3) Pembuatan alat; (4) Pengujian per blok diagram; (5) Pengujian keseluruhan. Uji alat diketahui bahwa: (1) Sensor warna RGB untuk mengetahui apakah sensor warna dengan perbandingan cahaya yang dipantulkan sesuai dengan warna barang yang didekatkan pada sensor menggunakan fitur ADC dapat bekerja sesuai dengan baik;(2) Sensor garis photodiode untuk mendeteksi garis hitam dan putih pada jalan menggunakan kontrol otomatis;(3) komunikasi USART antara bluetooth dan robot berfungsi dengan baik sesuai dengan keinginan;(4) driver motor L293D berfungsi dengan baik yang diuji dengan menggunaka sinyal PWM. Hasil pengujian alat diketahui bahwa: (1) Sensor warna RGB dengan fitur ADC dapatbekerja sesuai dengan baik;(2) Sensor garis photodiode untuk mendeteksi garis hitam dan putih bekerja sesuai dengan baik;(3) komunikasi USART antara bluetooth dan robot berfungsi dengan baik sesuai dengan keinginan; (4) driver motor L293D berfungsi dengan baik;(3) sensor warna RGB berfungsi dengan baik sesuai dengan keinginan untuk mendeteksi warna benda yang akan didekatkan pada sensor

    SISTEM PENGENDALIAN SUHU, MONITORING KELEMBABAN DAN PENGUNCI PINTU KANDANG REPTIL BER-PASSWORD BERBASIS MIKROKONTROLER

    No full text
    ABSTRAK   Prasetya, Dony.2015. Sistem Pengendalian Suhu, Monitoring Kelembaban danPengunci Pintu Kandang Reptil Ber-password Berbasis Mikrokontroler. Tugas Akhir, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs.Suwasono, M.T. (II) Ahmad Fahmi, S.T., M.T.   Kata Kunci : SHT11, password, ular, Mikrokontroler, pengendalian suhu dan kelembaban Perancangan Sistem Pengendalian Suhu, Monitoring Kelembaban dan Pengunci Pintu Kandang Reptil Ber-password Berbasis Mikrokontroler rmerupakan media yang tepat untuk perawatan reptil. Alat ini dapat digunakan untuk mempermudah perawatan reptil, khususnya ular.Suhu, kelembaban, serta penjemuran yang sesuai akan membuat ular tumbuh dengan baik. Keamanan pintu kandang juga harus dijaga dengan benar, demi memberi rasa aman bagi manusia dan ular. Tujuan pembuatan Tugas Akhir ini antara lain: (1)Merancang Sistem Pengendalian Suhu ,Monitoring Kelembaban dan Pengunci Pintu Kandang Reptil Ber-password Berbasis Mikrokontroler; (2) membuat Sistem Pengendalian Suhu, Monitoring Kelembaban dan Pengunci Pintu Kandang Reptil Ber-password Berbasis Mikrokontroler; (3)menguji Sistem Pengendalian Suhu, Monitoring Kelembaban dan Pengunci Pintu Kandang Reptil Ber-password Berbasis Mikrokontroler. Metode perancangan terdiri dari beberapa tahapan yang meliputi : (1)proses perancangan sistem (2) pembuatan alat (3) pengujian rangkaian alat tiapblok dan (4) pengujian rangkaian alat keseluruhan sistem. Kesimpulan dari perancangan sistem : (1) sensor suhu dan kelembaban SHT11 yang dapat mendeteksi suhu dan kelembaban pada kandang yang berukuran panjang 30cm, lebar 20cm, tinggi 50cm dengan range suhu 250C-330C dan range kelembaban 60%-70%; (2) Rangkaian keypad memasukkan karakter berupa angka sebagai password dan ditampilkan melalui LCD; (3)rangkaian output yang terdiri dari rangkaian solenoid lock door akan aktif ketika password benar, rangkaian pendingin akan aktif ketika suhu diatas 33˚C, rangkaian pemanas akan aktif ketika suhu dibawah 25˚C, rangkaianpenyuplai air akan aktif ketika kelembaban yang terdeteksi di bawah 60% dan aktif selama 10 detik; (4) rangkaian LCD sebagai penampil pembacaan sensor SHT11 dan penampil password yang akan dimasukkan

    PrototipePengendaliSuhuRuangandanPemberiPakanOtoma-tisUntukburungKenariBerbasisMikrokontrolerdenganPenampil LCD

    No full text
    ABSTRAK   Rizki F, Ivani. 2015. PrototipePengendaliSuhuRuangandanPemberiPakanOtoma-tisUntukburungKenariBerbasisMikrokontrolerdenganPenampil LCD. Tu-gasAkhir, Program Studi D3 TeknikElektronikaJurusanTeknikElektroFa-kultasTeknikUniversitasNegeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Suwasono, M.T. dan (II) Dr. HakkunElmunsyah S.T., M.T.   Kata kunci:Mikrokontroler, Sensor Suhu, PengendaliSuhu, danKenari Burungkenarimemerlukansuhuruangan yang stabil agar burungtersebutda-lam proses pembesaranmenjadisehatdannya-man.Prototipeiniberfungsiuntukmengendalikansuhuruangandanmemberipakansecaraotomatisuntukburungkenari.Setelahmendapatkansuhudanpakan yang diinginkan, kesehatandanproduktifitasburunginimenjadilebihbaik. TujuanpembuatanTugasAkhiriniantara lain: (1)merancangprototipe pengendali suhu ruangan dan pemberi pakan otomatis, untuk burung kenari berbasis mikrokontroler dengan penampil LCD; (2) membuatprototipe pengendali suhu ruangan, dan pemberi pakan otomatis untuk burung kenari berbasis mikrokontroler dengan penampil LCD; (3)menguji prototipepengendalisuhuruan-gan dan pemberipakanotoma-tis,untukburungkenariberbasismikrokontrolerdenganpenampil LCD. Metode perancangan meliputi: (1) perancangan sistem;(2) pembuatan alat; (3) pengujian rangkaian tiap blok; (4) pengujian rangkaian alat keseluruhan sistem. Kesimpulan dari perancangan sistem: (1) sensor suhu LM35 dapatmende-teksisuhupadaprototipe yang berukuranpanjang 40cm, lebar 30cm, tinggi 26cm denganrangesuhu 230C-270C; (2) rangkaian RTC bekerjasebagaipewaktuuntuk-mengaktifkan motor servo yang berfungsisebagaipembukakatubpakanuntukbu-rungkenariselama 10 detiksetiappukul 07.00;(3) rangkaianoutputyang terdiridari-rangkaianpendinginakanaktifketikasuhu yang terdeteksidiataslebihdari 270C, rangkaianpemanasakanaktifketikasuhu yang terdeteksikurangdari 230C; (4)rangkaian LCD sebagaipenampilsuhudihasilkandaripendeteksian LM35, selai-nituLCD sebagaipenampil RTC berupa jam dantanggal

    Pengembangan Wireless Sensor Network untuk Memantau Kondisi Ruangan

    No full text
    ABSTRAK   Negara, Ibrahim Eka.2015. Pengembangan Wireless Sensor Networkuntuk Memantau Kondisi Ruangan. Tugas Akhir. D3 Teknik Elektronika. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muladi, S.T., M.T., (II) Dr. Eng. Anik Nur Handayani, S.T., M.T.   Kata Kunci: Akuisi Data, WSN(Wireless Sensor Network),Decision Tree. WSN(Wireless Sensor Network)merupakan suatu sensor yang terhubung menggunakan jaringan nirkabel.WSN dapat diaplikasikan pada beberapa kebutuhan antara lain, untukmemantauaktivitas gunung berapi, kondisi jembatan, mendeteksi kebocoran pipa gas, kebakaran hutan dan berbagai aplikasi lainnya. Tujuan dari pembuatan alat ini adalah merangcang, mambangun dan menguji Wireless Sensor Network menggunakan ESP8266 untuk mengukur, mencatat dan menampilkan data melalui halaman web, serta memberikan kesimpulan kondisi ruangan menggunakan metode Decision Tree. Terdapat beberapa sensor yang digunakan dalam pembuatan alat ini, yaitu sensor gas karbon monoksida, sensor cahaya, sensor suhu, sensor kelembaban dan sensor suara. Metode perancangan meliputi perancangan perangkat keras dan perancangan perangkat lunak. Perancangan perangkat keras terdiri dari rangkaian ESP8266 menggunakan catu daya 3,3 Volt, rangkaian sensor MQ-7, DHT-11, OPT-101 dan sensor suara menggunakan catu daya 5 Volt, yang diperoleh dari port USB menggunakan komputer ataupower bank. Perancangan perangkat lunak yaitu membangun sebuah server yang terdiri dari Apache, MySQL dan PHP. Apache berfungsi sebagai web server, MySQL berfungsi sebagai database, dan PHP berfungsi untuk membuat koneksi dengan database, mengambil danmenyimpan data sensor. Kesimpulan dari hasil pengujian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa alat yang dibuat menggunakan ESP8266 dan dapat bekerja dengan baik. Kondisi saat pengiriman data sensor, ESP8266 mampu mengirim lima data sensor sekaligus dalam satu waktu. Konfigurasi ESP8266 dilakukan dengan menggunakan perintah AT-Command melalui program yang telah dibuat pada Arduino agar dapat membuat koneksi dengan router serta mengirim data sensor ke dalam komputer server. Rule Decision Tree yang telah dibuat dapat berjalan dengan baik menggunakan 5 parameter sensor dan mampu menentukan kondisi ruangan sesuai dengan kondisi ruangan yang dipantau. Pengujian kinerja alat pemantau kondisi ruangan berbasis Wireless Sensor Network dengan menggunakansensor gas karbon monoksida,  sensor suhu dan kelembaban, sensor cahaya,sensor suara, berfungsi dengan baik dan normal

    SISTEM PENGENDALIAN SUHU, MONITORING KELEMBABAN DAN PENGUNCI PINTU KANDANG REPTIL BER-PASSWORD BERBASIS MIKROKONTROLER

    No full text
    ABSTRAK   Prasetya, Dony.2015. Sistem Pengendalian Suhu, Monitoring Kelembaban danPengunci Pintu Kandang Reptil Ber-password Berbasis Mikrokontroler. Tugas Akhir, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs.Suwasono, M.T. (II) Ahmad Fahmi, S.T., M.T.   Kata Kunci : SHT11, password, ular, Mikrokontroler, pengendalian suhu dan kelembaban Perancangan Sistem Pengendalian Suhu, Monitoring Kelembaban dan Pengunci Pintu Kandang Reptil Ber-password Berbasis Mikrokontroler rmerupakan media yang tepat untuk perawatan reptil. Alat ini dapat digunakan untuk mempermudah perawatan reptil, khususnya ular.Suhu, kelembaban, serta penjemuran yang sesuai akan membuat ular tumbuh dengan baik. Keamanan pintu kandang juga harus dijaga dengan benar, demi memberi rasa aman bagi manusia dan ular. Tujuan pembuatan Tugas Akhir ini antara lain: (1)Merancang Sistem Pengendalian Suhu ,Monitoring Kelembaban dan Pengunci Pintu Kandang Reptil Ber-password Berbasis Mikrokontroler; (2) membuat Sistem Pengendalian Suhu, Monitoring Kelembaban dan Pengunci Pintu Kandang Reptil Ber-password Berbasis Mikrokontroler; (3)menguji Sistem Pengendalian Suhu, Monitoring Kelembaban dan Pengunci Pintu Kandang Reptil Ber-password Berbasis Mikrokontroler. Metode perancangan terdiri dari beberapa tahapan yang meliputi : (1)proses perancangan sistem (2) pembuatan alat (3) pengujian rangkaian alat tiapblok dan (4) pengujian rangkaian alat keseluruhan sistem. Kesimpulan dari perancangan sistem : (1) sensor suhu dan kelembaban SHT11 yang dapat mendeteksi suhu dan kelembaban pada kandang yang berukuran panjang 30cm, lebar 20cm, tinggi 50cm dengan range suhu 250C-330C dan range kelembaban 60%-70%; (2) Rangkaian keypad memasukkan karakter berupa angka sebagai password dan ditampilkan melalui LCD; (3)rangkaian output yang terdiri dari rangkaian solenoid lock door akan aktif ketika password benar, rangkaian pendingin akan aktif ketika suhu diatas 33˚C, rangkaian pemanas akan aktif ketika suhu dibawah 25˚C, rangkaianpenyuplai air akan aktif ketika kelembaban yang terdeteksi di bawah 60% dan aktif selama 10 detik; (4) rangkaian LCD sebagai penampil pembacaan sensor SHT11 dan penampil password yang akan dimasukkan

    Presensi Berbasis Sidik Jari dengan Komunikasi Wireless Menggunakan Arduino

    No full text
    ABSTRAK   Megah,Virga Anwarektino 2015. Presensi Berbasis Sidik Jari dengan KomunikasiWireless Menggunakan Arduino. Tugas Akhir. Progam Studi D3 TeknikElektronika. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas NegeriMalang. Pembimbing : (I) Dr. Muladi, S.T., M.T., (II) Dyah Lestari, S.T.,M.Eng.   Kata Kunci : Presensi, Sidik Jari, Arduino, Modul WiFi, Web. Semakin majunya teknologi dan ilmu pengetahuan dapat dirasakanmanfaatnya di segala bidang. Kebutuhan manusia akan kecepatan dan kemudahantelah mendorong manusia untuk selalu berinovasi, khususnya dalam bidangteknologi informasi dan elektronika. Perkembangan dalam memproses danmenyampaikan informasi untuk menunjang kebutuhan seperti mengembangkansuatu alat yang efektif dalam pencatatan kehadiran atau presensi. Pencatatankehadiran yang menggunakan metode konvensional melalui media kertas, dengancara memberikan tanda tangan dalam praktiknya kurang efektif, sebab pencatatankehadiran melalui tanda tangan ini relatif mudah ditiru. Untuk mengatasi haltersebut diperlukan suatu metode pencatatan kehadiran yang bersifat unik danjuga akurat salah satunya menggunakan sidik jari. Penggunaan sensor sidik jarisebagai media presensi bisa menjadi solusi yang lebih baik, makadikembangkanlah alat presensi berbasis sidik jari dengan komunikasi wirelessmenggunakan Arduino yang lebih praktis. modul wifi ESP 8266 dapat membuatkoneksi dengan wireless router serta mengirim data hasil pembacaan dari sensorsidik jari kedalam komputer server untuk ditampilkan dalam bentuk tabel. Sistemdapat mengidentifikasi pola sidik jari user yang sudah terdaftar dengan indikatorsuara buzzer dan nama user akan muncul pada penampil LCD 2x16. Alat presensidapat terhubung ke ke komputer server melalui jaringan WLAN sehingga hasilrekapan dapat diakses pada jaringan lokal melalui web server. Tabel pencatatankehadiran dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP yang berisiinformasi kolom nomor, identitas, nama tanggal dan waktu. Agar alat lebihberkembang maka Alat pencatatan kehadiran ini perlu ditambahkan backuppenyimpanan agar apabila jaringan wifi tidak terdeteksi, maka presensi masihdapat dilakukan

    Prototype Robot Pemotong Rumput Berbasis Android

    No full text
    ABSTRAK   Tofan F, Ahmad. 2015. Prototype Robot Pemotong Rumput Berbasis Android. Tugas Akhir. Program Studi D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Hakkun Elmunsyah S.T., M. T. dan pembimbing (II) Dr. Eng. Anik Nurhandayani. S.T. M.T.   Kata kunci : Antarmuka, Kontrol, Bluetooth, Pisau Pemotong. Prototype robot pemotong rumput adalah sebuah robot yang dilengkapi dengan pisau pemotong dan dapat dikendalikan melalui Smartphone Android  dengan media komunikasi Bluetooth. Smartphone Android akan mengirim data pada Mikrokontroler ATMega16 secara wireless. Dalam tugas akhir ini menggunakan bluetooth seri HC-05. Konstruksi robot pemotong rumput ini memiliki 4 roda yang dapat bergerak maju, mundur, belok kanan, dan belok kiri. Robot ini juga dilengkapi dengan pisau pemotong yang fungsinya adalah untuk memotong rumput. Pisau pemotong ini memiliki 8 mata pisau. Komunikasi dari Smartphone Android ini menggunakan perangkat bluetooth. Komunikasi yang digunakan adalah komunikasi serial menggunakan bluetooth. Pada smartphone, terdapat bluetooth yang digunakan sebagai pengiririm (transmitter) dan pada robot pemotong rumput digunakan bluetooth (HC-05) sebagai penerima (receiver). Data dikirim secara serial melalui port RX-TX pada masing-masing bluetooth. Tahapan dalam pembuatan mesin pemotong rumput ini terdiri dari: (1) perancangan, (2) pembuatan alat, (3) pengujian rangkaian. Perancangan dalam tugas akhir ini, robot ini berbentuk segi empat, dimana akan ditempatkan 4 buah motor DC dan 1 buah motor DC di bagian depan untuk pisau pemotong. Pengujian robot dilakukan dengan cara menguji tiap blok rangkaian dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa robot dapat dikendalikan sesuai perintah yang dikendalikan melalui Smartphone Android. Robot dapat bergerak maju – mundur, belok kanan – belok kiri, pisau pemotong berputar –dan pisau pemotong berhenti. Motor dapat berputar sempurna dengan kecepatan yang sudah ditentukan pada program. Robot dapat dikontrol dengan android menggunakan aplikasi Bluetooth RC yang nantinya aplikasi tersebut akan menampilkan tombol seperti pada joystick yang digunakan untuk mengontrol gerak prototype ini. Dari hasil percobaan yang sudah dilakukan jarak maksimal bluetooth dapat terkoneksi tanpa adanya penghalang adalah 30 meter, penghalang dengan 1 tembok jarak maksimal bluetooth dapat terkoneksi adalah 15 meter, pengujian dengan penghalang 2 tembok jarak maksimal bluetooth dapat terkoneksi adalah 10 meter,  pengujian dengan penghalang 3 tembok tidak dapat terkoneksi karena terlalu tebal sehingga sinyal bluetooth tidak bisa menembus tembok tersebut, pengujian dengan penghalang kaca jarak maksimal bluetooth dapat terkoneksi adalah 20 meter, pengujian dengan penghalang kayu jarak maksimal bluetooth dapat terkoneksi adalah 15 meter, pengujian dengan penghalang keramik bluetooth tidak dapat terkoneksi karena sinyal bluetooth tidak bisa menembus permukaan keramik, pengujian dengan penghalang seng jarak maksimal bluetooth dapat terkoneksi adalah 15 meter, pengujian dengan penghalang plastik jarak maksimal bluetooth dapat terkoneksi adalah 20 meter, dan pengujian dengan penghalang besi jarak maksimal bluetooth dapat terkoneksi adalah 5 meter

    Prototipe Kompor Listrik Portable Berbasis Mikrokontroler ATmega16

    No full text
    ABSTRAK   Abid, Ahmad Faishal. 2015. Prototipe Kompor Listrik Portable Berbasis Mikrokontroler ATmega16. Tugas Akhir, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Ahmad Fahmi, ST., MT. (II) Dr. Eng. Anik Nurhandayani ST., MT.   Kata Kunci :  Kompor Listrik, Portable, Mikrokontroler, ATmega16, LM35. Pemanas listrik adalah suatu alat listrik yang mengubah energi listrik menjadi panas. Diantaranya adalah kompor listrik atau pemanas listrik dengan heater. Konsep pemanas tersebut cukup sederhana, heater dihubungkan dengan sumber listrik secara langsung. Jika keperluan mendadak dan tidak ada sumber listrik yang tersedia maka heater tidak bisa digunakan. Dengan dibuatnya prototipe alat ini tentunya dapat mempermudah pengontrolan dalam sistem pemanas. Tujuan pembuatan Tugas Akhir ini antara lain: (1) Merancang dan membuat prototipe kompor listrik portable berbasis mikrokontroller Atmega16; (2) Menguji  panas hasil  prototipe kompor listrik portable berbasis mikrokontroler Atmega16. Metode perancangan terdiri dari beberapa tahapan yang meliputi : (1) proses perancangan sistem (2) pembuatan alat (3) pengujian rangkaian alat tiap blok dan (4) pengujian rangkaian alat keseluruhan sistem. Hasil dan pembahasan : (1) Minimum sistem ATmega 16 telah berfungsi dengan baik dengan diuji pada output setiap port menggunakan Modul LED 8 Bit; (2) Driver TRIAC Optoosilator telah berfungsi dengan baik yaitu dapat mengatur duty cycle yang keluar ke elemen pemanas; (3) Sensor suhu LM35 telah berfungsi sesuai fungsinya yaitu dapat membaca perubahan suhu pada objek kerja pemanas; (4) Power Supply  berfungsi dengan baik yaitu sebagai catu daya akumulator; (5) Rangkaian Inverter telah berfungsi sesuai fungsinya yaitu dapat mengubah tegangan DC ke AC; (6) Pengujian keseluruhan sistem menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja sesuai dengan perancangan. Meliputi: Rangkaian Inverter dapat merubah tegangan DC to AC dari akumulator ke transformator step-up. PWM dan sensor suhu LM35 dapat beroperasi sesuai rancangan, PWM dapat diatur melalui potensiometer dan sensor suhu dapat memonitoring suhu pada objek kerja. Objek kerja tersebut beroperasi pada suhu 50-100 ˚C. Kesimpulan dari pengujian sistem : (1) Rancangan Prototipe Kompor Listrik Portable Berbasis Mikrokontroler ATmega16 sudah dapat terealisasi sesuai dengan spesifikasi awal pembuatan; (2) Pada hasil pengujian alat, panas yang dihasilkan pada Prototipe Kompor Listrik Portable Berbasis Mikrokontroler ATmega16 sudah layak dimonitoring oleh sensor suhu LM35. Perbandingan hasil pengujian dengan termometer air raksa terdapat selisih tidak terlalu signifikan dikarenakan linear pada alat ukur yang berbed

    Kontrol suhu berbasis mikrokontroler pada alat pengering biji kakao

    No full text
    ABSTRAK Santoso, Effendi Rahmat. 2015. Kontrol Suhu Berbasis Mikrokontroler Pada Alat Pengering Biji Kakao. Tugas Akhir, Program Studi D3 Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom., (II) M. Rodhi Faiz, S.T., M.T. Kata Kunci: Kontrol Suhu, Sensor LM 35, Pengering, Kakao. Di Indonesia biji kakao merupakan produk yang dihasilkan dari pohon kakao yang digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan bubuk kakao ( coklat ). Sebagian besar daerah produsen Indonesia menghasilkan kualitas kakao curah yang cukup rendah, sehingga perlu adanya teknologi yang membantu untuk meningkatkan kualitas biji kakao agar nilai jual yang dihasilkan lebih tinggi.Dalam tugas akhir ini dirancang sebuah alat pengering biji kakao dengan menggunakan kayu sebagai box, 4 buah sensor LM 35 untuk pengecek suhu, serta LCD untuk menampilkan suhunya. Heater digunakan untuk memanaskan bahan sampai batas suhu tertentu dengan inputan suhu menggunakan Keypad. Kipas pada alat akan menyala jika suhu sudah melebihi batas tertentu. RTC digunakan untuk menghitung waktu pengeringan.Suhu pengeringan biji kakao yang paling optimal adalah 57 - 63º C. dengan waktu pengeringan selama 48 jam mampu menurunkan kadar air sebanyak 67 %.Rangkaian sensor suhu menggunakan 4 sensor LM 35 yang telah bekerja dengan baik dengan nilai error ± 1 º C yang dibandingkan dengan thermometer. Suhu optimal pengeringan kakao adalah 57- 63º C. Alat pengering kakao yang telah dirancang memiliki kemampuan menurunkan kadar air sampai 67% selama 48 jam.Untuk pengembangan box selanjutnya bisa menggunakan stainlees steel untuk mengoptimalkan suhunya. Untuk mengaktifkan heater dan kipas dapat menggunakan saklar electronis. eban generator yang diberikan pada penguatan maksimum dengan kecepatan sinkron menyebabkan penurunan GGL yang dihasilkan generator.

    0

    full texts

    184

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇