Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
184 research outputs found
Sort by
Smart Garden Sebagai Media Tanam Bunga Anggrek Berbasis Logika Fuzzy Dan IoT
RINGKASANBhima Satria Rizki S. 2019. Smart Garden Sebagai Media Tanam Bunga Anggrek Berbasis Logika Fuzzy Dan IoT. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr.Eng Mokh. Sholihul Hadi, S.T., M.Eng., Kata Kunci: Internet Of Things, Anggrek, Fuzzy, Sugeno, NodeMCU, Website Monitoring. Bunga anggrek merupakan tanaman hias yang tergolong sebagai benalu namun memiliki bunga yang indah. Banyak jenis anggrek yang terdapat di indonesia, berdasarkan tempat hidupnya anggrek dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu anggrek ephytis, anggrek semi ephytis dan anggrek tanah. Namun seiring perkembangan jaman, iklim dunia menjadi rusak, dimana musim hujan dan kemarau menjadi tidak tentu, yang mengakibatkan kurang seimbangnya pertumbuhan tanaman, dan parahnyadapat mengakibatkan rusaknya ekosistem, dan salah satu tanaman yang paling terpengaruh perubahan iklim adalah anggrek. Anggrek merupakan tanaman yang sulit tumbuh. Beberapa dikategorikan langka. Oleh karenanya, hampir semua jenis anggrek dilindungi. Untuk menangani hal tersebut peneliti merancang sebuah media tanam bunga anggrek yang dapat mengontrol tingkat suhu dan kelembapan udara didalamnya. Dimana untuk mengatur tingkat suhu dan kelembapan digunakan sistem fuzzy metode sugeno dengan dua buah masukan dari sensor, untuk sensor suhu menggunakan DS18b200 dan sensor kelembapan menggunakan DHT1, dengan sebuah luaran yaitu mist maker. Sedangkan untuk pemroses data menggunakan NodeMCU ESP8266. Mikrokontroler ini tidak hanya untuk memproses data saja, namun juga berguna untuk mengirim data suhu dan kelembapan ke server yang berguna untuk keperluan monitoring. Monitoring dapat dilakukan melalui jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan internet yang mengimplementasikan internet of things. Dari hasil pengujian keseluruhan diperoleh nilai error rata-rata hasil perbandingan nilai pada alat yang dibuat dengan alat ukur pada parameter suhu dan kelembapan yang dimonitoring pada website. Didapatkan juga hasil nilai error ratarata proses defuzzyfikasi serta lama waktu respon aktuator menyala berdasarkan proses defuzzyfikasi. Untuk nilai error rata-rata parameter suhu sebesar 1,60%, nilai error rata-rata paramerer kelembapan sebesar 1,22 % dan nilai error rata-rata parameter defuzzyfikasi sebesar 0%. Sedangkan nilai error rata-rata lama waktu respon aktuator menyala berdasarkan proses defuzzyfikasi adalah sebesar 0,029%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem “Smart Garden Sebagai Media Tanam Bunga Anggrek Berbasis Logika Fuzzy Dan IoT” dapat bekerja sesuai dengan yang direncanakan
PEMANFAATAN AMPLIFIER KELAS D SEBAGAI AUDIO AMPLIFIER DENGAN EFISIEN DAYA TINGGI
ABSTRAK Purwonegoro, Riza. 2016. Pemanfaatan Amplifier Kelas D Sebagai Audio Amplifier dengan Efisien Daya Tinggi. Tugas Akhir, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Suwasono, M.T. Kata Kunci: Amplifier Kelas D, PWM amplifier, Efisien Audio Amplifier merupakan suatu perangkat elektronik yang digunakan untuk menguatkan sinyal audio yang kecil menjadi lebih besar sehingga dapat menjalankan beban speaker dan menghasilkan suara yang lebih keras untuk didengar. Berdasarkan prinsip kerja audio amplifier sendiri memiliki perbedaan dalam menguatkan sinyal yang digolongkan dalam beberapa kelas, diantaranya yang umum ditemui adalah kelas A, AB, dan D. Kebanyakan amplifier yang ada di pasaran menggunakan rangkaian linear yang termasuk dalam amplifier kelas AB. Amplifier kelas AB termasuk dalam golongan amplifier yang masih memiliki tingkat efisiensi cukup rendah namun diatas dari kelas A. Amplifier kelas AB ini kurang efisien karena sebagian dayanya terbuang menjadi panas. Amplifier kelas D mempunyai efisiensi yang lebih tinngi dari amplifier kelas AB. Amplifier kelas D dalam proses penguatannya berbeda dengan kelas yang sebelumnya. Ampilifier ini menggunakan metode PWM (Pulse Width Modulation) untuk menguatkan sinyal. Amplifier kelas D juga biasa disebut sebagai PWM amplifier atau switching amplifier karena dari prinsip kerjanya yang hanya terdiri dari dua kondisi yaitu ON dan OFF namun dengan frekuensi yang tinggi dalam orde ratusan kilohertz. Tujuan dari tugas akhir Pemanfaatan amplifier kelas D sebagai audio amplifier dengan efisien daya tinggi ini adalah: (1) Merancang dan membuat audio amplifier kelas D; (2) untuk menguji kelayakan audio amplifier kelas D. Hasil uji coba yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Pengujian tone control didapat respon frekuensi yang sesuai dengan pengaturan level bass dan treble; (2) Pengujian modulator menunjukkan bahwa gelombang segitiga dan kotak yang dihasilkan berubah-ubah sesuai dengan input yang diberikan; (3) Pengujian rangkaian switching menunjukkan sinyal yang diumpankan ke gate MOSFET melalui buffer mampu untuk menjalankan MOSFET baik low side maupun high side; (4) Pengujian output amplifier menunjukkan bahwa gelombang output yang dihasilkan mendekati gelombang input yang masih disertai gelombang sinyal carrier dari switching tersebut namun dengan level sinyal yang sangat kecil serta didapat pula daya output sebesar 88 watt pada beban 4,1 ohm; (5) Pengujian respon frekuensi output amplifier juga menunjukkan bahwa gelombang output sesuai dengan gelombang input sinyal yang diberikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa alat dapat bekerja baik sesuai dengan fungsinya
Timbangan Beras Digital dengan Keluaran Berat, Harga, dan Buzzer Berbasis Mikrokontroler
ABSTRAK Proses menimbang dalam kegiatan perdagangan sangatlah penting untuk mengukur suatu benda dengan presisi sehingga tidak merugikan konsumen. Pada umumnya, pedagang masih menggunakan timbangan analog. Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih, banyak pedagang melakukan kecurangan dengan cara merubah cara kerja sistem dari timbangan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah membuat timbangan beras digital dengan menggunakan sensor load cell dan Arduino UNO yang dilengkapi dengan keypad untuk memilih menu, LCD untuk menampilkan berat serta harga beras serta buzzer yang digunakan sebagai indikator suara. Dengan demikian, diharapkan kecurangan yang dilakukan oleh pedagang dapat diminimalisir. Rancangan utama alat timbangan digital ini terdiri dari Arduino UNO, sensor load cell, modul HX711, keypad, LCD, dan buzzer. Sensor load cell dan modul HX711 digunakan sebagai sensor berat. Keypad digunakan sebagai tombol untuk memilih menu jenis beras (pulen atau non-pulen), berat yang ingin diukur (1 kg, 2 kg, 3 kg, atau 4 kg), dan juga berfungsi sebagai tombol reset apabila proses menimbang telah selesai. Arduino UNO berfungsi sebagai otak dari keseluruhan sistem untuk membaca nilai dari sensor, membaca masukan dari tombol keypad, menampilkan menu, menampilkan pembacaan berat dan harga pada LCD. Sedangkan buzzer berfungsi sebagai indikator berat yang dapat menghasilkan suara apabila berat hampir sesuai, telah sesuai, dan melebihi dari berat yang ingin diukur. Hasil pengujian pada alat timbangan beras digital ini menunjukkan setiap komponen telah bekerja dengan baik. Keypad dapat memilih jenis dan berat beras yang akan ditimbang dengan baik. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa hasil pengukuran berat beras mempunyai galat yang relatif kecil yaitu 0,021 %. Buzzer dapat menghasilkan suara ketika berat beras yang ditimbang mendekati nilai yang diinginkan, tepat seperti nilai yang diinginkan, dan lebih dari nilai yang diinginkan. Sedangkan LCD dapat menampilkan menu serta harga dan berat beras yang ditimbang, sehingga proses menimbang menjadi lebih transparan. Alat ini juga dilengkapi dengan push button yang digunakan untuk tombol darurat apabila program timbangan beras digital ini mengalami error. Meskipun alat ini telah berfungsi dengan baik, namun alat ini masih dapat dikembangkan lagi, baik dari segi fungsi maupun segi aplikasinya sehingga fungsi dari timbangan digital ini menjadi lebih luas dan sensitifitasnya menjadi lebih akurat
RELEVANSI TEMPAT PRAKERIN DAN PENGALAMAN BERMAKNA PADA SAAT PRAKTIKUM TERHADAP KEMATANGAN VOKASAIONAL SISWA SMK KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK DI SMK PGRI 3 MALANG
RINGKASAN Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap hubungan antara relevansi tempat prakerin (X1), dan pengalamaan bermakna saat praktikum (X2) terhadap kematangan vokasional (Y) baik secara parsial maupun simultan serta mendeskripsikan masing-masing variabel X1, X2 dan Y. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan penelitian deskriptif korelasional. Responden dari penelitian ini adalah siswa kelas XII Program keahlian teknik pembangkit tenaga listrik di SMK PGRI 3 Malang yang terdiri dari 150 siswa dengan sampel sebesar 110 siswa. Data yang diperoleh diuji dengan uji korelasi parsial dan uji hipotesis untuk mengungkap hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian ini adalah relevansi tempat prakerin (X1) dalam kategori sangat tinggi yaitu sebesar 64 siswa (58,2%), pengalaman bermakna saat praktikum (X2) dalam kategori tinggi yaitu sebesar 48 mahasiswa (43,6%), dan kematangan vokasional (Y) dalam kategori tinggi dan sangat tinggi sebesar 55 siswa (50%), sedangkan sumbangan prediktor terhadap kriterium sebesar 61,30%, dan 18,56% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar faktor yang diteliti. Kesimpulan dari peneitian ini adalah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara relevansi tempat prakerin dengan kematangan vokasional siswa SMK kelas XII Program keahlian teknik pembangkit tenaga listrik di SMK PGRI 3 Malang, terdapat hubungan antara pengalaman bermakna saat praktikum terhadap kematangan vokasional siswa SMK kelas XII Program keahlian teknik pembangkit tenaga listrik di SMK PGRI 3 Malang, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara relevansi tempat prakerin dan pengalaman bermakna saat praktikum terhadap kematangan vokasional siswa SMK kelas XII Program keahlian teknik pembangkit tenaga listrik di SMK PGRI 3 Malang
Visual Impaired Tracking System (VIP TRACKER) Menggunakan GPS Berbasis Wemos D1 Mini
RINGKASAN Mobilitas merupakan masalah utama bagi tunanetra. Dari sepuluh penyandang tunanetra, sembilan diantaranya mengalami masalah yang serius dalam mobilitas (Adagale, 2015). Karena itu mendorong adanya pembuatan alat VIP Tracker yang memberikan informasi tracking kepada keluarga penyandang tunanetra untuk mengurangi kecemasan keluarga pada mobilitas penyandang. Demi mengurangi tingkat kecemasan keluarga dan kekhawatiran penyandang tunanetra pada saat sendirian,jadi informasi posisi dan status penyandang tunanetra perlu untuk diketahui oleh keluarga yang bersangkutan, sehingga penyandang tunanetra akan merasa nyaman karena keluarga telah mampu melakukan monitoring. Oleh karena itu, pada penelitian ini dikembangkan sistem tracking penyandang tunanetra yang dapat digunakan keluarga untuk melakukan monitoring kepada penyandang tunanetra menggunakan VIP TrackerGlobal Positioning System (GPS) berbasis Wemos D1 mini. VIP tracker adalah sistem yang menggunakan wifi sebagai koneksi untuk mengirimkan data GPS berupa latitude, longitude, dan secara real-time dapat dipantau posisi penyandang tunanetra sesuai dengan keberadaannya. Dengan adanya alat ini akan memberikan keamanan bagi penyandang tunanetra serta keluarga tidak merasakan kekhawatiran pada saat penyandang tunanetra melaksanakan aktivitasnya secara mandiri
Prototype Pencegahan Kebakaran Dini Berbasis IoT (Internet of Thing)
RINGKASAN Farisi, Achmad Farchan. 2018. Prototype Pencegahan Kebakaran Dini Berbasis IoT (Internet of Thing). Tugas Akhir, Jurusan Pendidikan Vokasi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Eng. Siti Sendari, S.T., M.T. Tingkat kasus kebakaran yang cukup tinggi terutama pada gedung bertingkat mendorong adanya pembuatan alat pencegahan kebakaran dini berbasis IoT (Internet of Thing) yang mampu memadamkan api sebelum api menjadi lebih besar dan dapat mengirimkan notifikasi kepada pemilik gedung/rumah. Alat ini menggunakan 2 sensor sebagai pendeteksi asap dan suhu. Alat ini dilengkapi dengan sistem notifikasi yang menggunakan aplikasi Telegram, Telegram pemilik rumah/gedung terhubung dengan Wemos. Untuk mengaktifkan notifikasi, pemilik rumah/gedung harus mengirimkan kata “/start” pada telegrambot satu kali saja. Sensor MQ2 sebagai pendeteksi asap dan LM35 sebagai pendeteksi suhu ruangan. Jika sensor MQ2 telah mencapai nilai ADC 30 dan LM35 telah mendeteksi suhu ruangan mencapai 35̊ C , maka wemos akan mengirim notifikasi “ Terdeteksi Kebakaran di Rumah X” kemudian pompa aktif pada simulasi ini pompa aktif 10 detik. Buzzer menyala ketika kondisi asap dan suhu terpenuhi, pada simulasi ini kipas aktif 20 detik. Kipas aktif setelah pompa selesai menyiramkan air. Jika yang terdeteksi hanya asap, maka wemos mengirim notifikasi “Terdeteksi Asap di Rumah X” pada aplikasi Telegram pemilik rumah/gedung. Setelah api dipadamkan wemos akan mengirimkan notifikasi “Api Telah Dipadamkan”. Alat ini juga dilengkapi dengan pendeteksi ketersediaan air pada tandon yang menggunakan sensor ultrasonik sebagai pendeteksinya. Jika ultrasonik mendeteksi jarak lebih dari 8 cm, maka wemos mengirim notifikasi “Persediaan Air Tinggal Sedikit”. Sistem pemadaman akan tetap aktif meskipun notifikasi tidak diaktifkan. Kata Kunci : Wemos, Smartphone, Sensor, Suhu, Gas
KENDALI SAKLAR PERALATAN LISTRIK RUMAH BERBASIS ANDROID VOICE VIA BLUETOOTH DENGAN ARDUINO UNO R3
RINGKASAN Prabowo, TrianggaBagus. 2018. KendaliSaklarPeralatanListrikRumahBerbasisAndoid Voice via Bluetooth denganArduino Uno R3. TugasAkhir, JurusanPendidikan Vokasi, FakultasTeknik, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: Ilham Ari ElbaithZaeni, S.T., M.T., Ph.D. Kata Kunci :kendalisaklar, Andoid Voice, Arduino Uno R3, Bluetooth. Masalahefisiensipemakaiandanpemanfaatanlistrikmendorongmanusiauntukmelakukanupayapenghematan, sepertipembuatansaklar yang dapatdikendalikandarijarakjauhatausecaranirkabel.Sehinggapenggunadapatmengaktifkanataumenonaktifkanperalatanlistriktanpaharusberjalankesetiapruanganuntukmenekantombolsaklar.Hal itudapatmempermudahpenyandangdisabilitas, lansia, orang yang sedangsakitmaupun orang yang terlalumalasberjalankesuaturuanganuntukmenonaktifkanperalatanlistrik yang sudahtidakdigunakan. Sistemkomunikasipadasaklarjarakjauhmenggunakanbluetooth yang terdapatpadasmarthphone android danmodulbluetooth HC-05 yang dihubungkandenganarduinouno.AplikasipengendaliansaklarperalatanlistrikinimenggunakanaplikasiBoarduino yang tersedia di Playstore, sedangkanjenispengendaliannyaadalahsaklar on/off. Input pengendaliannyamenggunakansuara, namunalatinijugadilengkapidengan push button yang berfungsisebagaisaklarjikakitainginmengaktifkanataumenonaktifkanlistriksecara manual. Cara kerjasisteminihanyabisadiaktifkanataudinonaktifkandengan 2 cara; yang pertamaadalahapabilatombol push button di tekandan yang keduaadalahdenganmengirimkanperintahsuaramelalui smartphone android yang telahterinstalaplikasiBoarduino. Kalimatperintahsuara yang dikirimharusdicocokkandengankalimatperintah yang ditulispada program arduino UNO R3 karenajikaperintahsuaratidakcocokdengankalimatperintah yang tertulispada program makaalatinitidakdapatbekerja
SISTEM PENDETEKSI KADAR PENCEMARAN UDARA PORTABLE
ABSTRAK Ardiansyah, Muhammad. 2018. Sistem Pendeteksi Kadar Kebersihan Udara Portable. Tugas akhir, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dyah Lestari, S.T., M.Eng. Kata Kunci: Pencemaran, Gas, Industri, Udara, Arduino Nano, MQ 7, MQ 135. Seiring dengan kemajuan teknologi sekarang ini menjadikan teknologi semakin berkembang pesat utamanya dalam bidang industri, otomotif, dan teknologi informasi. Dalam perkembanganya tersebut pastinya akan ada dampak negatif yang di timbulkan utamanya dalam bidang industri dan otomotif. Banyak sekali alat transportasi dan industri yang semakin banyak, dampak positif dari hal tersebut berupa semakin mudahnya manusia dalam menjangkau suatu tempat dan semakin banyak pula lapangan pekerjaan, dari dampak positif tersebut juga terdapat dampak negatif dari kegiatan tersebut utamanya dalam hal gas buang dari kendaraan maupun industri yang akan membahayakan lingkunan sekitar dan orang yang berada di sekitar tempat tersebut. Sistem Penanggulangan mengenai dampak negatif dari polusi yang di hasilkan dari hasi proses pembakaran yang tidak sempurna oleh kendaraan dan juga industri. Gas hasil pembakaran tersebut banyak mengandung CO dan CO2 yang mana dalam batas tertentu dapat menyebaban gangguan kesehatan utamanya pada saluran pernafasan. Pada batas lebih dari 100 ppm gas CO dan CO2 yang berada pada udara akan mengakibatkan gangguan pernafasan dan pada jangka panjang akan menyebabkan kanker. Hasil dari penilitian ini berupa tingkat pencemran pada suatu tempa relatif sama pada batas aman yang telah ditentukan. Pengujian tersebut tergantung seberapa dekat sensor membaca pencemaran yang berada di area tersebut. Hasil pengujian kedua yaitu pada beberapa jenis kendaraan bermotor yang mana kadar CO yang masih cukup tinggi pada kendaraan tersebut menandakan pembakaran pada kendaraan tersebut kurang sempurna dan berakibat menghasilkan kadar CO yang cukup tinggi. Dari hasil pengujian tersebut diketahui jika kendaraan yang berusian kurang lebih 10 tahun memiliki pembakaran pada mesin kendaraan yang kurang bagus dan pada motor yang usiaya dibawah 5 tahun memiliki pembakaran yang masih cukup bagus. Pengujian tersebut dilakukan pada posisi gas kendaraan 0 atau tidak pada kondsi dengan putaran dan jarak pengukuran tersebut berjarak 20cm
PROTOTYPE SISTEM MONITORING DAN PEMBERSIH ASAP ROKOK PADA SMOKINGAREA BERBASIS MIKROKONTROLER
ABSTRAK Dengan semakin meningkatnya pengguna ruangan yang didominasi oleh perokok dalam ruangan tertutup, sehingga sangat mempengaruhi bagi kesehatan manusia yang merokok maupun yang bukan merokok. Sehingga dirancanglah suatu prototype sistem monitoring dan pembersih asap rokok pada smoking area berbasis mikro kontroler. Alat prototype sistem monitoring dan pembersih asap rokok pada smoking area berbasis mikro kontroler menggunakan LCD sebagai penampil, Sensor sebagai input detector asap, Mikro kontroler Atmega 8535 sebagai pengontrol keseluruhan sistem, Buzzer sebagai indikator bunyi alarm peringatan, dan Exhaustfan sebagai pembersihdan monitoring. Tujuan penulisan adalah sebagai berikut : (1) membuat rancangan Prototype sistem monitoring dan pembersih asap rokok pada smoking area berbasis mikro kontroler, (2) membuat alat prototype sistem monitoring dan pembersih asap rokok pada smoking area berbasis mikro kontroler, (3) menguji opersional alat Prototype sistem monitoring dan pembersih asap rokok pada smoking area berbasis mikro kontroler. Dari uji coba alat yang dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut: (1)Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan pada Sensor bahwa dapat digunakan sebagai deteksi asap rokok (2) Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pada Board Mikro kontroler Atmega 8535 dapat digunakan sebagai pengontrol (3) Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pada LCD dapat menampilkan karakter yang diinginkan dan sesuai dengan program (4) Berdasarkan hasil pengujian dari Buzzer yang dilakukan dapat berfungsi sebagai indikator bunyi alarm peringatan (5) Berdasarkan hasil pengujian Exhaustfan yang telah dilakukan dapat berfungsi sebagai pembersih dan memonitoring dalam ruangan smoking area(6) Berdasarkan hasil pengujian keseluruhan sistem dengan melakukan prosedur metode pengujian yang telah dilakukan dapat di ambil kesimpulan bahwa alat akan mendeteksi sebuah asap dalam rungan sehingga sensor tersebut akan membaca asap lalu diproses oleh sebuah sistem mikro kontroler, lalu Exhaustfan akan memonitoring keadaan dalam ruangan serta buzzer sebagaiin dikator bunyi alarm peringatan dan akan ditampilkan indikator lewat LCD
Sistem Akses Ruang Kuliah Laboratorium menggunakan Keypad dan LCD (Liquid Crystal Display) Berbasis Mikrokontroler
ABSTRAK Proses perkuliahan merupakan hal yang tidak asing lagi bagi mahasiswa yang tengah menempuh program diploma, sarjana, maupun magister. Dalam perkuliahan itu sendiri, sering terjadi kesalahpahaman dalam menggunakan ruangan. Dari kesalahpahaman ini muncul sikap acuh pada pengguna ruangan tersebut, termasuk saat orang luar menggunakan ruangan. Berbagai alasan yang ada mengakibatkan timbul tindak kriminalitas seperti pencurian. Atas dasar ini penulis berinisiatif membuat suatu sistem untuk membatasi penggunaan ruangan. Batasan dalam pembuatan alat ini berdasarkan mata kuliah dan password untuk setiap mata kuliah. Rancangan utama alat ini terdiri dari Mikokontroler ATmega328, keypad 4x4, RTC DS1307, LCD 16x2, dan motor servo. Keypad digunakan untuk memasukkan kode password, passlock, dan kode rahasia pada mode pengguna. Keypad juga digunakan untuk memilih menu dan submenu pada mode admin. RTC DS1307 digunakan untuk mengatur jadwal kuliah berdasarkan hari, jam, dan menit. Mikrokontroler ATmega328 berfungsi sebagai otak dari keseluruhan sistem untuk membaca nilai dari RTC DS1307, membaca masukan dari tombol keypad, menampilkan hasil proses pada LCD 16x2, dan menampilkan petunjuk penggunaan alat pada LCD 16x2. Sedangkan motor servo berfungsi sebagai simulasi kunci pintu pada prototipe pintu. Berdasarkan hasil pengujian pada alat ini menunjukkan setiap komponen telah bekerja dengan baik seperti pembatasan akses menurut jadwal kuliah pada mode pengguna, penggunaan setiap menu pada mode admin, dan perubahan pada mode admin baik itu password maupun jadwal mata kuiliah. Meskipun alat ini telah berfungsi dengan baik, namun alat ini masih dapat dikembangkan lagi. Pengembangan yang dimaksud adalah pengembangan dari fungsi maupun aplikasinya sehingga fungsi dari alat ini menjadi lebih luas