Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    184 research outputs found

    SISTEM PENGAMAN LOKER MENGGUNAKAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) 125 kHz BERBASIS ARDUINO UNO

    No full text
    ABSTRAK   Keamaan sebuah loker sangatlah berarti untuk menjaga barang berharga agar tidak terjadi pencurian. Untuk membuat suatu ruangan menjadi aman sangatlah tidak mudah, dikarenakan sekarang ini aksi pencurian bisa terjadi dimana dan kapan saja bahkan terjadi aksi pencurian dengan pembobolan pintu hanya dengan seuatas kawat sangat marak terjadi. Dengan di desainnya prototype sistem pengaman loker ini, guna untuk mencegah terjadinya pencurian. Prototype ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pencurian dengan cara pembobolan pada pengaman. Hal ini ditinjau dari sistem keamanan pada pengunci mekanik yang mudah di bobol. Pada prototype ini juga terdapat proses menambah user baru dan menghapus user lama. Rancangan utama prototype pengaman loker ini terdiri dari Arduino Uno, RFID, Keypad dan Solenoid. RFID dan Keypad digunakan sebagai akses untuk menembus pengaman. Solenoid sebagai pengunci pintu kepada user untuk menyimpan barang user. Arduino sebagai otak dari keseluruhan sistem untuk menerima data dari RFID dan Keypad dan memberikan perintah buka/tutup kepada Solenoid. Berdasarkan hasil pengujian Arduino dapat membedakan antara user yang telah terdaftar atau belum sehingga Solenoid sebagai pengunci dapat diaktifkan atau tidak. Dari pengujian juga didapatkan hasil bahwa sistem telah bisa menambahkan user baru dengan ID baru dari RFID dan password baru dari keypad, selain itu juga sistem dapat menghapus user lama

    KONTROL PENGAMAN PINTU BRANKAS OTOMATIS BERBASIS SENSOR SIDIK JARI OPTIKAL DAN ARDUINO UNO R3

    No full text
    ABSTRAK   Pamungkas, Yohan. 2018. Kontrol Pengaman Pintu Brankas Otomatis Berbasis Sensor Sidik Jari Optikal Dan Arduino Uno R3. Tugas Akhir, Jurusan Pendidikan Vokasi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.T., M.T., Ph.D.   Kata Kunci : Fingerprint, Arduino Uno R3, DfPlayer, Led,Buzzer. Tingkat kriminalitas yang cukup tinggi khususnya dalam pencurian uang atau barang berharga lainnya mendorong adanya pembuatan alat pengaman pada brankas yang mampu meberikan keamanan yang lebih efektif dan hanya bisa di akses oleh orang tertentu saja. Sistem ini dikontrol oleh Arduino Uno R3 yang dapat mengontrol sensor fingerprint optikal FPM10A dan push button sebagai input untuk membuka dan menutup pintu brankas, solenoid sebagai pengunci pintu, speaker dan DfPlayer sebagai pemberi notifikasi ke pengguna, led sebagai notifikasi secara visual ke pengguna dan buzzer sebagai alarm apabila telah terjadi kesalahan terhadap sistem sebanyak 5 kali. Cara kerja sistem ini adalah dengan mendaftarkan sidik jari terlebih dahulu, kemudian ID setiap sidik jari akan tersimpan pada memori sensor Fingerprint, ID >0 untuk inisialisasi membuka pintu dan I

    Sistem Kendali Berbasis Smart Relay untuk Green house Tanaman Bunga Krisan

    No full text
    ABSTRAK   Ibad, Mukhamad Nurul.2016.Sistem Kendaali  Berbasis Smart Relay untuk Greenhouse Tanaman Bunga Krisan. TugasAkhir, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,Universitas Negeri Malang. Pembimbing:Drs. Slamet Wibawanto, M.T   Katakunci:  Sistem Kendali,Smart Relay, Greenhouse, Tanaman Bunga Krisan Greenhouse adalah sebuah bangunan kontruksi yang berfungsi untuk menghindari dan memanipulasi kondisi lingkungan agar tercipta kondisi lingkungan yang dikehendaki dalam pemeliharaan tanaman.Greenhouse ini menggunakan system kendali berbasis smart relay yang dilengkapi dengan pengaatur suhu,kelembaban,intensitas cahaya,dan penyiraman.Greenhouse ini dimanfaatkan untuk membudidayakan tanaman bunga krisan. Sistem kendali berbasis smart relay untuk greenhouse tanaman bunga krisan ini menggunakan sensor HSM 20g sebagai pendeteksi suhu dan kelembaban,LDR sebagai pendeteksi intensitas cahaya.Kondisi yang diinginkan adalah: (1) Suhu17° C–30°C; (2) Kelembaban 70%–80% RH; (3) Intensitascahaya 50–200 lux; (4)  Penyiraman menggunakan irigasi tetes dengan waktu 11 jam dari pukul 06.00 – 17.00. Hasil uji coba yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Jikasuhu didalam greenhouse lebih dari 30°C dan suhu diluar greenhouse kurang dari 30° maka fan 1 menyala dan fan 1 akan mati jika suhu di dalam greenhouse kurang dari 29°C; (2) Jika kelembaban dalam greenhouse kurang dari 70% RH maka sprayer menyala selama 2 menit, jika kelembaban dalam greenhouse lebih dari 80% RH maka fan 2 menyala. ,fan 2 mati jika kelembaban didalam ruangan kurang dari 78% (3) Jika intensitas cahaya kurang dari 50 lux maka atap membuka dan jika intensitas cahaya lebih dari 200 lux maka atap menutup.(4) Jika waktu menunjukan pukul 06.00 maka penyiraman menyala dan jika waktu menunjukan pukul 17.00 maka penyiraman akan mati

    Integrasi Smartphone dan Motor Servo sebagai Prototype Home Security System

    No full text
    ABSTRAK Keamanan merupakan hal yang dibutuhkan oleh setiap individu. Salah satunya adalah keamanan pada rumah. Penelitian ini mengembangkan sistem keamanan rumah yang mengintegrasikan smartphone dan motor servo. Sistem ini digunakan untuk memantau ruangan tertentu berdasarkan sinyal yang terdeteksi oleh sensor. Hasil rekaman dari smartphone akan ditampilkan melalui PC dengan komunikasi wifi. Sistem ini terdiri dari 3 komponen utama, yaitu masukan, proses, dankeluaran.Komponen masukan terdiri dari sensor PIR HC-SR501, MC-38 ,dan keypad 4x4. Sensor PIR HC-SR501 dan MC-38 digunakan untuk mendeteksi sinyal pada ruangan dan pintu. Keypad 4x4 digunakan untuk memasukkan kata sandi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sistem. Komponen proses menggunakan Arduino Mega2560 untuk mengolah data dari komponen masukan. Selain itu, juga untuk mengontrol komponen keluaran. Komponen keluaran terdiri LCD, motor servo, buzzer, dan lampu LED. LCD untuk menampilkan keadaan sistem dan motor servo untuk menggerakkan smartphone saat sensor mendeteksi sinyal. Selain itu, buzzer sebagai sistem alarm dan lampu LED digunakan untuk penerangan pada ruangan. Tahapan dalam pembuatan alat ini adalah: (1) perancangan, (2) pembuatan alat, (3) pengujian tiap rangkaian dan keseluruhan sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa persentase sensor PIR HC-SR501 dapat mendeteksi gerakan manusia sebesar 98% dengan jangkauan sampai 2,5 meter, sensor pintu MC-38 dapat mendeteksi keadan pintu terbuka atau tertutup dengan keberhasilan 100%, motor servo dapat bergerak dengan sudut 20° - 160° dengan error dibawah 4%, dan driver relay dapat mengendalikan device lampu dengan persentase 100%. Dalam 10 kali uji coba, hasil persentase keberhasilan implementasi sistem keamanan sebesar 100%. Dengan demikian, seluruh sistem ini dapat digunakan dengan baik, yakni meliputi aplikasi yang bisa digunakan untuk mengubah smartphone menjadi CCTV dan dapat dipantau melalui Laptop atau PC

    Mobile Monitor and Control pada Sistem Kandang Ternak Ayam Broiler

    No full text
    ABSTRAK   Mobile Monitor and Control pada Sistem Kandang Ternak Ayam Broiler merupakan alat yang dapat mendeteksi lingkungan dan mengendalikan sistem pada kandang ternak ayam broiler. Aplikasi Mobile Monitor and Control di-install pada smartphone Android yang dapat menampilkan suhu di dalam dan di luar kandang yang dideteksi oleh sensor suhu LM35, mendeteksi ketinggian air tandon oleh sensor level, serta dapat mengendalikan sistem pada kandang dengan bantuan komunikasi bluetooth dan Arduino UNO. Arduino UNO digunakan untuk memroses data dari sensor, selanjutnya hasil pemrosesan data oleh Arduino UNO dikirim ke Android dengan komunikasi bluetooth HC-05. Selain itu, Arduino berfungsi untuk mengendalikan seluruh sistem pada kandang ternak menggunakan driver relay dan IC L293D. Tahapan dalam pembuatan alat ini adalah: (1) Perancangan, (2) Pembuatan alat, (3) Pengujian perrangkaian dan keseluruhan sistem.  Hasil pengujian menujukkan bahwa sensor LM35 dan sensor level dapat mendeteksi suhu dan level air dengan baik, sedangkan driver relay dapat mengendalikan seluruh device sesuai dengan perancangan. Sehingga seluruh sistem ini dapat digunakan dengan baik, yakni meliputi aplikasi yang bisa digunakan untuk mendeteksi dan mengendalikan sistem pada kandang secara mobile (berpindah) selama aplikasi dalam jangkauan bluetooth.

    Rancang Bangun Inverter 1 Fasa Berbasis SPWM dengan Output Tegangan dan Frekuensi Variabel

    No full text
    ABSTRAK   Wardana, Moch Kusuma. 2016. Rancang Bangun Inverter 1 Fasa Berbasis SPWMdengan Output Tegangan dan Frekuensi Variabel. Tugas Akhir, Jurusan TeknikElektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Irham Fadlika,S.T., M.T.   Kata Kunci: Inverter, Buck Converter, SPWM, Mikrokontroler. Inverter SPWM 1 Fasa telah banyak dimanfaatkan di berbagai aplikasi,misalnya kendali motor idnuksi di industri, UPS, peralatan rumah tangga, dlldikarenakan semakin berkembangnya teknologi elektronika daya terutama saklarsemikonduktor daya. Hal ini memungkinkan inverter yang awalnya digunakansebagai back up sumber daya, sekarang sudah menjadi bagian utama pada sistempembangkitan. “Rancang Bangun Inverter Satu Fasa Berbasis SPWM denganOutput Tegangan dan Frekuensi Variabel” diusulkan pada tugas akhir ini. Untukmengatur DC input pada inverter digunakan sebuah buck converter. Sedangkanfrekuensi keluaran diatur oleh ATMega 32. Validasi rancangan yang diusulkandilakukan dengan melakukan pengujian pada sebuah prototype inverter 100 Wattdengan tegangan dan frekuensi variabel

    Sistem Penyiraman dan Penerangan pada Taman Menggunakan Soil Moisture Sensor dan RTC (Real Time Clock) Berbasis Android

    No full text
    ABSTRAK Sistem Penyiraman dan Penerangan Pada Taman Menggunakan Soil Moisture Sensor dan RTC (Real Time Clock) berbasis Android merupakan sebuah alat yang dapat melakukan penyiraman dan penerangan secara otomatis dan sesuai dengan jadwal. Untuk menjalankan proses penyiraman digunakan sebuah sensor. Alat ini dapat digunakan bagi masyarakat yang memiliki sebuah taman maupun kebun, yang mana banyak menghabiskan waktunya di luar rumah untuk bekerja. Salah satu upaya untuk dapat membantu proses tersebut dengan memanfaatkan RTC. Sehingga soil moisture sensor berfungsi sebagai pendeteksi kelembaban pada tanah.Pengembangan perangkat ini tidak lagi menggunakan tombol-tombol sebagai alat bantu menyeting proses penerangan. Tahapan dalam pembuatan perangkat adalah: (1) perancangan, (2) pembuatan alat, (3) pengujian rangkaian secara keseluruhan. Pengujian alat dilakukan dengan menguji setiap blok komponen serta pengujian sistem secara keseluruhan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa soil moisture sensor dapat bekerja dengan baik, sedangkan driver relay sebagai aktuator komponen, seperti lampu dan water pump dapat bekerja sesuai dengan perancangan. Pengujian keseluruhan sistem berjalan dengan baik yaitu ketika kelembaban ≤ 40% pada tiga kondisi waktu yang telah ditentukan maka komponen penyiraman akan ON. Fungsi penerangan yang memanfaatkan aplikasi smartphone sebagai kontrol dengan enam buaht ombol yang memiliki perintah yang berbeda, jika salah satu tombol ditekan maka kondisi ON dan OFF menyesuaikan perintah yang ada pada tombol

    Prototipe Mesin Penetas Telur Otomatis dengan Pengenalan Berat Berbasis Arduino Uno

    No full text
    ABSTRAK Dwinanda Putra, Yandita. 2017. Prototipe Mesin Penetas Telur Otomatis dengan Pengenalan Berat Berbasis Arduino Uno . Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing:Dyah Lestari,S.T.,M.Eng.   Kata Kunci : LM35,  Arduino Uno, Driver Relay, Inkubator, Loadcell               Sistem penetas telur merupakan satu hal yang sangat penting dalam kegiatan peternakan,karena merupakan sebagian kecil dari sebuah proses kontrol. Dengan masih banyaknya penggunaan mesin penetas telur yang hanya memperhitungkan temperature saja tanpa mengetahui jenis dan hal lainnya yang dibutuhkan dari setiap jenis telur unggas. Salah satu jalan untuk mengatasinya yaitu dengan mengembangkan penetas telur otomatis yang sudah ada.             Telah dilakukan pembuatan mesin penetas telur otomatis yang berbasis mikrokontroler yang hanya mengatur suhu pada saat sistem dinyalakan tanpa mengetahui suhu yang dibutuhkan oleh setiap jenis telur unggas. Maka dari itu dibuatlah penetas telur yang bisa mengenali berat dari masing-masing jenis  telur  unggas dan memberikan suhu yang dibutuhkan.             Mesin penetas ini menggunakan loadcell sebagai sensor berat yang akan mengetahui jenis telur unggas untuk selanjutnya akan ditentukan suhu yang dibutuhkan. Sensor LM35 akan membandingkan suhu didalam mesin penetas dengan setpoint pada arduino sehingga jika suhu kurang atau melebihi setpoint akan mengaktifkan kipas sebagai pendingin dan lampu sebagai pemanas. Kemudian suhu di dalam mesin tetas dan berat jenis telur akan ditampilkan pada LCD.             Pengujian prototype dilakukan dengan cara menguji tiap blok komponen dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil pengujian memperlihatkan pada saat tombol power dinyalakan dan salah satu jenis telur diletakkan diatas loadcell, maka  secara otomatis sistem akan aktif dan sensor suhu diatur 37-39o C untuk telur ayam negeri, 36- 40o C untuk suhu telur ayam kampung, dan 38-40 o C untuk telur burung puyuh. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa, alat penetas telur dapat bekerja sesuai prinsip kerja dan dapat menetaskan telur dengan baik sesuai dengan perancangan.

    Prototipe Sistem Penjernih dan Sterilisasi Air Sumur Otomatis

    No full text
    ABSTRAK Prototipe Sistem Penjernih dan Sterilisasi Air Sumur Otomatis merupakan alat yang dapat menjernihkan air sumur yang keruh menjadi jernih yang layak digunakan. Sistem ini menggunakan bahan-bahan alami sebagai penyaring serta menggunakan metode pemaparan radiasi sinar ultraviolet dengan menggunakan lampu UV tipe-C untuk proses sterilisasi air sumur yang keruh. Sensor LDR digunakan untuk mendeteksi tingkat kekeruhan air sumur dan air di bak penampung, sensor ultrasonic digunakan untuk mendeteksi ketinggian air pada bak penampung. Hasil pembacaan dari sensor LDR dan ultrasonic ditampilkan melalui tampilan LCD 16x2. Kontrol utama pada sistem ini menggunakan Arduino Mega 2560.Pengembangan alat ini berdasarkan pada alat yang diciptakan oleh Megawati, Yudha Arman, Dedi Triyanto yaitu Prototipe Alat Penjernih Air Sumur Otomatis berbasis Mikrokontroler ATMEGA 8535 dari alumni Jurusan sistem komputer Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura. Tahapan dalam pembuatan alat ini adalah: (1) Perancangan, (2) Pembuatan alat, (3) Pengujian per rangkaian dan keseluruhan sistem. Hasil pengujian dalam 10 kali uji coba menunjukkan bahwa rata-rata persentase error sensor LDR dalam mendeteksi cahaya sebesar 0,1%, sensor ultrasonic dapat mendeteksi ketinggian air sesuai alat ukur dengan rata-rata persentase error 3.2%, dan modul driver relay dapat bekerja dengan baik dengan rata-rata persentase error 0%. Keberhasilan sistem dapat bekerja dengan benar dengan rata-rata error 0%. Dengan demikian, seluruh sistem ini dapat digunakan dengan baik sebagai penjernih dan sterilisasi air sumur secara otomatis

    Aplikasi Sensor Gyroscope dan Sensor Accelerometer Pada Robot Sepak Bola

    No full text
    ABSTRACT Aplikasi Sensor Gyroscope dan Sensor Accelerometer Pada Robot Sepak BolaRobot adalah salah satu dari sekian banyak produk kemajuan teknologi yang salah satu fungsinya adalah meringankan beban kerja manusia atau melakukan kegiatan seperti manusia. Berbagai macam inovasi dibidang robotik telah banyak bermunculan salah satunya adalah robot sepak bola. Robot sepak bola mampu bermain sepak bola selayaknya manusia seperti menendang bola, mengumpan bola, dan lain sebagainya. Robot sepak bola yang telah ada saat ini masih memiliki kekurangan seperti halnya sulit untuk menjaga keseimbangan pada saat bermain sepak bola sehingga robot sering terjatuh, oleh karena itu dalam robot sepak bola tersebut perlu ditampilkan dan diaplikasikan sensor gyroscope dan sensor accelorometer.Pengaplikasian sensor pada robot sepak bola tersebut menggunakan sensor gyrosope sebagai sensor yang dapat mempertahankan orientasi gerakan, menggunakan sensor accelerometer sebagai sensor yang dapat mengukur sudut kemiringan terhadap gravitasi bumi. Kedua sensor tersebut akan diimplementasikan pada robot sepak bola sehingga robot dapat mempertahankan orientasi keseimbangan robot dan juga mengetahui posisi sudut robot terhadap gravitasi bumi.  Tujuan dari tugas akhir Aplikasi Sensor Gyrosope dan sensor Accelerometer pada Robot Sepak Bola adalah: (1) untuk membuat konfigurasi rangkaian sensor gyrosope dan sensor accelerometer dengan kontroler CM-530; (2) untuk merancang program pada kontroler, sehingga sensor gyroscope dan sensor accelerometer mempunyai fungsi untuk menyeimbangkan robot dan mengetahui posisi sudut robot terhadap gravitasi bumi; (3) untuk menguji pengaturan nilai dari sensor gyroscope dan sensor accelerometer sehingga berpengaruh pada keseimbangan robotdan mengetahui posisi sudut robot terhadap gravitasi bumi. Hasil uji coba yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: (1) uji coba konfigurasi rangkaian sensor gyroscope dan sensor accelerometer dengan kontroler CM-530 telah berhasil mengetahui percepatan dan kecepatan sudut robot; (2) uji coba implementasi sensor gyroscope pada robot sepak bola telah berhasil memanfaatkan nilai gyrsoscope untuk mempertahankan keseimbangan robot; (3) uji coba implementasi sensor accelerometer dengan robot sepak bola telah berhasil mengetahui keadaan posisi sudut robot tergadap gravitasi bumi melalui nilai sensor.  Dengan demikian pengaplikasian sensor gyroscope dan sensor accelerometer pada robot sepak bola telah berhasil mempertahankan orientasi keseimbangan robot dan juga mengetahui posisi sudut robot terhadap gravitasi bumi

    0

    full texts

    184

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇