Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    184 research outputs found

    Perancangan Pengendalian Suhu dan Kelembaban pada Prototipe Budidaya Bawang Putih

    No full text
    ABSTRAK   Chakim, Ahmad Lutfil. 2014. Perancangan Pengendalian Suhu dan Kelembaban pada Prototipe Budidaya Bawang Putih. Tugas Akhir, jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suwasono, M.T.(II) Dr. Eng. Siti Sendari, S.T.,M.T.   Kata Kunci : Prototipe, Mikrokontrol, SHT11   Perancangan Pengendalian Suhu dan Kelembaban pada Prototipe Budidaya Bawang Putih merupakan media yang tepat untuk proses pembuatan parameter iklim buatan (suhu dan kadar kelembaban pada udara) dan budidaya tanaman. Alat ini dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan manusia dalam bentuk dasar untuk mengatasi kendala terbatasnya varietas bawang putih terhadap daya adaptasi pada dataran rendah dengan dataran tinggi sehingga hasil panen varietas bawang putih lebih tinggi. Perancangan Pengendalian Suhu dan Kelembaban pada Prototipe Budidaya Bawang Putih adalah sebuah alat yang berupa prototipe yang dapat mengendalikan temperatur suhu dan kelembaban udara dalam suatu ruangan kaca dengan bentuk miniatur yang berukuran 30 x 20 , tahapan dalam pembuatan prototipe ini terdiri dari; (1) Perancangan alat (2)Pembuatan alat (3) Pengujian alat. Alat ini mengunakan Mikro kontroler sebagai pengendali utama dalam rangkain sensor SHT11, driver lampu, driver water pomp, dan driver fan untuk membuat sebuah iklim buatan pada miniatur ruang budidaya bawang putih. Pengujian alat dilakukan dengan cara menguji pada setiap blok rangkaian, dan pada keseluruhan rangkaian alat. Hasil pengujian alat dapat dilihat bahwa setiap 1 detik suhu dan kelembaban udara pada ruangan dapat berubah nilai sebesar 0.01 sampai dengan 0.4 secara tidak linier, dan pada saat itu pula sensor SHT11 membaca dan mengirim data ke Mikrokontroler. Ketika sebuah sensor mengirim data diatas atau dibawah nilai yang ditetapkan, maka setiap driver akan bekerja untuk menyetabilkan suhu dan kelembaban pada ruangan

    Kontrol Arah Dan Kecepatan Motor DC Menggunakan Android

    No full text
    ABSTRAK   Rizki A.W, Andrik. 2014. Kontrol Arah Dan Kecepatan Motor DC Menggunakan Android . Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hakkun Elmunsyah, M.T.          (II) Dyah Lestari, S.T., M.Eng.   Kata Kunci : : Trainer, Kontrol, Arah dan Kecepatan Motor DC, Android. Perkembangan teknologi saat ini mendorong manusia untuk terus berpikir kreatif, tidak hanya menemukan penemuan-penemuan baru, tapi juga memaksimalkan sebuah sistem yang telah ada. Dengan demikian kebutuhan manusia tentang sistem kontrol yang memudahkan setiap pekerjaanya setiap tahun semakin berkembang. Sistem kontrol secara wireless sangat diminati karena pemakaianya lebih efisien dan praktis. Bluetooth contohnya dalam hal efisiensi Bluetooth sangat diminati karena harga yang murah dan cara pemakaian yang relatif gampang. Dalam hal ini kemajuan teknologi dan sistem kontrol secara wireless dapat dipadukan yang tentunya akan tercipta suatu sistem yang lebih efisien dan praktis tentunya dapat lebih memudahkan pekerjaan manusia. Motor DC harus dapat di kontrol arah dan kecepatanya agar sebuah sistem yang dirancang dapat berjalan seperti yang diinginkan, Suatu contoh untuk menggerakkan pintu rumah yang digerakkan oleh Motor DC kecepatan putaran Motor berpengaruh terhadap halus tidaknya pergerakan pintu dan arah putar Motor berfungsi untuk menutup dan membuka pintu. Perancangan trainer kontrol arah dan kecepatan Motor DC menggunakan Android dimana kendali wireless yang digunakan adalah Bluetooth tediri dari beberapa tahapan yaitu: (1) Study literatur, (2) Proses perancangan, (3) Pembuatan alat, (4) Pengujian rangkaian per blok diagram, (5) pengujian keseluruhan, (6) Hasil pengujian. Trainer yang dikembangkan menggunakan Mikrokontroler ATmega16 sebagai tempat pemprosesan semua Input/ Output terjadi, modul Bluetooth HC-05 sebagai jalur komunikasi antara smartphone dan sistem yang dirancang, Driver Motor L298 berfungsi untuk mengatur putaran Motor DC agar dapat di ubah arah dan kecepatan dari Motor DC dan aplikasi yang terpasang pada smartphone Android sebagai remote kontrol dari sistem ini. Uji kinerja rancangan diketahui bahwa: (a) Minimum sistem ATmega16 berfungsi dengan baik yang telah diuji dengan cara menguji PORT ATmega16 sebagai Input/ Output; (b) Driver Motor L298 berfungsi dengan baik yang di uji dengan cara memberikan sinyal PWM yang dibangkitkan dari mikrokontroler; (c) Modul Bluetooth HC-05 berfungsi dengan baik yang di uji dengan cara menghubungkan Modul Bluetooth, mikrokontroler, Android dan LCD sebagai penampil data yang di terima dari Android; (d) Pengujian Program di CVAVR; (e) pengujian rangkaian kontrol arah dan kecepatan Motor DC menggunakan Android. Dengan demikian trainer yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan perancangan

    Sistem Pengendali Lampu Ruangan Berbasis Bluetooth Android.

    No full text
    ABSTRAK   Satriya, Agil D. 2014. Sistem Pengendali Lampu Ruangan Berbasis Bluetooth Android. Tugas Akhir, jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suwasono, MT. (II) I Made Wirawan, S.T., S,S.T.M.T.   Kata Kunci : Kontrol, Android, Bluetooth, Driver Relay Sistem Pengendali lampu ruangan berbasis Bluetooth Android merupakan sebuah alat pengendali saklar lampu dari jarak jauh. Pengendalian saklar lampu menggunakan SmartPhone Android media komunikasi menggunakan Bluetooth. Alat ini dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan manusia dalam mengendalikan peralatan elektronik yang dimilikinya. .Alat  pengendali lampu ruangan berbasis Bluetooth Android adalah sebuah sistem home automation yang dapat melakukan kendali terhadap perangkat elektronik menggunakan teknologi mikrokontroler, smartphone Android dan Bluetooth . Alat ini digunakan untuk mengendalikan lampu ruangan dimana saklar lampu dapat dikontrol dari jarak jauh menggunakan ponsel pintar Android. Tahapan dalam pembuatan trainer terdiri dari: (1) perancangan, (2) pembuatan alat, (3) pengujian perangkaian. Alat dikendalikan menggunakan aplikasi Smartphone Android dan komunikasikannya menggunakan media Bluetooth. Sedangkan untuk pengontrol setiap komponen menggunakan mikrokontroler. Pengujian alat dilakukan dengan cara menguji tiap blok komponen dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil  pengujian antara Bluetooth dan Smartphone dapat dilihat bahwa jarak maksimal Bluetooth dapat terkoneksi tanpa adanya penghalang adalah 35 Meter. Penghalang tembok memiliki ketebalan 15 cm dengan jarak maksimal 17 meter , kaca memiliki ketebalan 0,5 cm, dengan jarak maksimal 20 meter, kayu memiliki ketebalan 3.5 cm dengan jarak maksimal 20 meter, seng memiliki ketebalan 0,1cm dengan jarak maksimal 17 meter, plastik memiliki ketebalan 0.5 cm jarak maksimal 20 meter dan plat besi memiliki ketebalan 0,5 cm jarak maksimal 5 meter. Data tersebut menunjukan tingkat kerapatan jenis penghalang mempengaruhi jarak sambungan. Semakin tinggi dan tebal jenis penghalang maka sinyal Bluetooth juga semakin sulit menembusnya

    Miniatur Pintu Parkir Menggunakan Sensor Barcode

    No full text
    ABSTRAK   Susilo, Joko. 2014. Miniatur Pintu Parkir Menggunakan Sensor Barcore di Jurusan Elektro, Universitas Negeri Malang Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri ,Malang. Pembimbing: (I) Dyah Lestari, S.T., M.Eng. dan (II) Drs. Slamet Wibawanto, M.T.   Kata kunci: Pintu Parkir Barcode   Telah dibuat dan diimplementasikan Pintu Parkir Menggunakan Sensor Barcore. Dalam pengembangan pintu gerbang parkir otomatis diaplikasikan menggunakan kendali pemrograman melalui Komputer, dengan mengunakan bahasa pemrograman delphi. Program delphi digunakan karena dalam melakukan eksekusi program lebih cepat, kompleks serta dapat dengan mudah dijalankan menjadi aplikasi. Setelah sistem hidup maka pertama pintu gerbang parkir otomatis di aplikasikan menggunakan kendali pemrograman melalui Kmputer. Komputer tersebut digunakan untuk menjalankan program yaitu tepatnya adalah delphi untuk membaca program. Saat ada data yang merupakan kode bar, sensor barcode akan mendeteksi objek tersebut dan membaca program delphi pada Komputer. Pintu akan terbuka setelah jeda waktu 3 detik

    Sistem Pengendali Lampu Ruangan Berbasis Bluetooth Android.

    No full text
    ABSTRAK   Satriya, Agil D. 2014. Sistem Pengendali Lampu Ruangan Berbasis Bluetooth Android. Tugas Akhir, jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suwasono, MT. (II) I Made Wirawan, S.T., S,S.T.M.T.   Kata Kunci : Kontrol, Android, Bluetooth, Driver Relay Sistem Pengendali lampu ruangan berbasis Bluetooth Android merupakan sebuah alat pengendali saklar lampu dari jarak jauh. Pengendalian saklar lampu menggunakan SmartPhone Android media komunikasi menggunakan Bluetooth. Alat ini dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan manusia dalam mengendalikan peralatan elektronik yang dimilikinya. .Alat  pengendali lampu ruangan berbasis Bluetooth Android adalah sebuah sistem home automation yang dapat melakukan kendali terhadap perangkat elektronik menggunakan teknologi mikrokontroler, smartphone Android dan Bluetooth . Alat ini digunakan untuk mengendalikan lampu ruangan dimana saklar lampu dapat dikontrol dari jarak jauh menggunakan ponsel pintar Android. Tahapan dalam pembuatan trainer terdiri dari: (1) perancangan, (2) pembuatan alat, (3) pengujian perangkaian. Alat dikendalikan menggunakan aplikasi Smartphone Android dan komunikasikannya menggunakan media Bluetooth. Sedangkan untuk pengontrol setiap komponen menggunakan mikrokontroler. Pengujian alat dilakukan dengan cara menguji tiap blok komponen dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil  pengujian antara Bluetooth dan Smartphone dapat dilihat bahwa jarak maksimal Bluetooth dapat terkoneksi tanpa adanya penghalang adalah 35 Meter. Penghalang tembok memiliki ketebalan 15 cm dengan jarak maksimal 17 meter , kaca memiliki ketebalan 0,5 cm, dengan jarak maksimal 20 meter, kayu memiliki ketebalan 3.5 cm dengan jarak maksimal 20 meter, seng memiliki ketebalan 0,1cm dengan jarak maksimal 17 meter, plastik memiliki ketebalan 0.5 cm jarak maksimal 20 meter dan plat besi memiliki ketebalan 0,5 cm jarak maksimal 5 meter. Data tersebut menunjukan tingkat kerapatan jenis penghalang mempengaruhi jarak sambungan. Semakin tinggi dan tebal jenis penghalang maka sinyal Bluetooth juga semakin sulit menembusnya

    sistem informasi administrasi pembayaran bp3 di smk darul qur'an lombok barat berbasis visual basic.net

    No full text
    ABSTRAK   Hadi, Muhamad Irwan. 2014, Sistem Informasi Administrasi Pembayaran BP3 Di SMK Darul Qur’an Lombok Barat Berbasis Visual Basic.Net. Proyek Akhir. Jurusan Teknisi Komputer Jaringan. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing Didik Dwi Prasetya, S.T., M.T. Triyanna Widyaningtyas, S.T., M.T.   Kata Kunci : Sistem Informasi Administrasi Pembayaran BP3 Di SMK Darul Qur’an Lombok Barat Berbasis Visual Basic.Net   Pelayanan pembayaran BP3 di SMK Darul Qur’an Lombok Barat masih menggunakan sistem manual, dengan menggunakan sistem manual ini permasalahan banyak muncul, Untuk itu perlu adanya suatu sistem yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu solusi yang penulis tawarkan adalah dengan merancang system informasi administrasi pembayaran sehingga member kemudahan bagi petugas TU. Pembuatan Aplikasi Sistem informasi administrasi pembayaran BP3 ini bertujuan agar pelayanan pembayaran dan pendataan keuangan menjadi lebih terkontrol. Metode perancangan dilakukan dengan cara DFD (Data Flow Diagram), ERD (Entity Relationship Diagram) dan menggunakan database Microsoft Acces. Untuk merancang sebuah aplikasi administrasi pembayaran BP3 yang berfungsi membantu mempercepat proses pembayaran BP3. Dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic. Hasil yang di capai suatu Aplikasi Sistem Administrasi Pembayaran BP3 berbasis Visual Basic.Net, mempermudah proses pengadministrasian pembayaran BP3 di SMK Darul Qur’an, kesimpulan dari penulisan tugas akhir ini adalah Aplikasi Sistem Administrasi Pembayaran BP3 ini sebagai sarana untuk mempermudah pegawai TU dalam proses administrasi pembayaran BP3

    Kendali Gerak Robot Beroda Omni Menggunakan Apliksi Android

    No full text
    ABSTRAK   Wijaya, Rohmat Makmur. 2014. Kendali Gerak Robot Beroda Omni Menggunakan Apliksi Android. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Tekni Elektronika, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Eng Siti Sendari, S.T., M.T. (II) I Made Wirawan, S.T., S.S.T., M.T.   Kata Kunci : Kontrol, Android, Bluetooth, Holonomic, Omni-Directional. Abstrak: Kendali Robot Beroda Omni merupakan sebuah robot mobile yang sifat pergerakannya bebas atau dapat menjangkau ke sudut manapun. Dimana robot ini dapat dikontrol dari jarak jauh dengan menggunakan smartphone Android sebagai media komunikasi yang digunakan yaitu Bluetooth. Penelitian tentang robot mobile ada berbagai macam, salah satunya adalah dengan menggunakan prinsip gerak holonomic, dimana robot ini mengunakan roda omni-directional. Kontruksi robot holonomic yang mengunakan roda omni-directional mampu bergerak kesegala arah, tanpa bergantung pada sisi depan kontruksi dari robot. Hal ini sebagai keuntungan kontruksi robot, kususnya pada tingkat fleksibilitas dan pergerakannya yang cepat tanpa memerlukan banyak manuver. Robot yang dikembangkan mempresentasikan prinsip kerja sistem gerak robot holonomic yang dapat dikontrol dari jarak jauh memanfaatkan aplikasi Android dengan media komunikasi Bluetooth. Tahapan dalam pembuatan trainer terdiri dari: (1) perancangan, (2) pembuatan alat, (3) pengujian rangkaian. Yang dirancang dalam tugas akhir ini, mengunakan bentuk segitiga samasisi, dengan tiga buah motor DC. Pada setiap motor DC terpasang roda omni sebagai pengerak robot, yang diletakkan pada tiap sudut dari rangka robot yang berbentuk segitiga. Pengujian alat dilakukan dengan cara menguji tiap blok komponen dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa robot dapat bergerak sesuai dengan perintah, yang dikendalikan oleh smartphone, robot dapat bergerak kiri - kanan, maju - mundur, berputar ke kiri – ke kanan. Sedangkan untuk komunikasi Bluetooth, jarak terjauh yang dapat terkoneksi tanpa penghalang yaitu 35 meter, dan memiliki jarak beragam yang dapat terkoneksi jika terdapat penghalang dengan tingkat ketebalan yang berbeda-beda

    Kendali Gerak Robot Beroda Omni Menggunakan Apliksi Android

    No full text
    ABSTRAK   Wijaya, Rohmat Makmur. 2014. Kendali Gerak Robot Beroda Omni Menggunakan Apliksi Android. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Tekni Elektronika, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Eng Siti Sendari, S.T., M.T. (II) I Made Wirawan, S.T., S.S.T., M.T.   Kata Kunci : Kontrol, Android, Bluetooth, Holonomic, Omni-Directional.   Kendali Robot Beroda Omni merupakan sebuah robot mobile yang sifat pergerakannya bebas atau dapat menjangkau ke sudut manapun. Dimana robot ini dapat dikontrol dari jarak jauh dengan menggunakan smartphone Android sebagai media komunikasi yang digunakan yaitu Bluetooth. Penelitian tentang robot mobile ada berbagai macam, salah satunya adalah dengan menggunakan prinsip gerak holonomic, dimana robot ini mengunakan roda omni-directional. Kontruksi robot holonomic yang mengunakan roda omni-directional mampu bergerak kesegala arah, tanpa bergantung pada sisi depan kontruksi dari robot. Hal ini sebagai keuntungan kontruksi robot, kususnya pada tingkat fleksibilitas dan pergerakannya yang cepat tanpa memerlukan banyak manuver. Robot yang dikembangkan mempresentasikan prinsip kerja sistem gerak robot holonomic yang dapat dikontrol dari jarak jauh memanfaatkan aplikasi Android dengan media komunikasi Bluetooth. Tahapan dalam pembuatan trainer terdiri dari: (1) perancangan, (2) pembuatan alat, (3) pengujian rangkaian. Yang dirancang dalam tugas akhir ini, mengunakan bentuk segitiga samasisi, dengan tiga buah motor DC. Pada setiap motor DC terpasang roda omni sebagai pengerak robot, yang diletakkan pada tiap sudut dari rangka robot yang berbentuk segitiga. Pengujian alat dilakukan dengan cara menguji tiap blok komponen dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa robot dapat bergerak sesuai dengan perintah, yang dikendalikan oleh smartphone, robot dapat bergerak kiri - kanan, maju - mundur, berputar ke kiri – ke kanan. Sedangkan untuk komunikasi Bluetooth, jarak terjauh yang dapat terkoneksi tanpa penghalang yaitu 35 meter, dan memiliki jarak beragam yang dapat terkoneksi jika terdapat penghalang dengan tingkat ketebalan yang berbeda-beda

    Kendali Navigasi Penembak Coilgun Menggunakan Android

    No full text
    ABSTRAK Kata Kunci : Kontrol,Android,Bluetooth,Coilgun.Kendali Navigasi Penembak Coilgun merupakan sebuah alat penembak yang dapat dikontrol dari jarak jauh. Untuk mengendalikan coilgun dinggunakan SmartPhone Android dan untuk media komunikasi digunakan Bluetooth. Alat ini dapat digunakan untuk menunjang perlengkapan militer ketika terjadi perang.Alat kendali navigasi penembak coilgun akan memudahkan prajurit dalam menghadapi pertempuran khususnya pada pertempuran kota yang memungkinkan banyaknya snipper sehingga sangat membahayakan nyawa prajurit ketika harus mengeluarkan sebagian anggota badannya dari kendaraan anti peluru ketika akan mengoprasikan senapan mesin. Alat yang dikembangkan merepresentasikan prinsip kerja kendali senjata coilgun dan proses pengendalian dari jarak jauh menggunakan Android. Tahapan dalam pembuatan trainer terdiri dari: (1)perancangan, (2) pembuatan alat, (3) pengujian perangkaian. Alat Kendali Navigasi Penembak Coilgun menggunakan dua buah Motor servo sebagai penggerak utama untuk menggerakan laras senjata agar tepat menghadap sasaran. Agar dapat dikontrol dari jarak jauh, alat dikendalikan menggunakan aplikasi Smartphone Android dan untuk mengomunikasikannya menggunakan media Bluetooth. Sedangkan untuk mengontrol setiap komponen menggunakan mikrokontroler.Pengujian alat dilakukan dengan cara menguji tiap blok komponen dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil  pengujian memperlihatkan bahwa power supply yang dibuat dapat menghasilkan tegangan sesuai dengan kebutuhan yaitu 3,2 V, 5 V, 12 V dan 150 V. Sedangkan putaran Motor Servo sebagai aktuator dapat berfungsi sesuai perancangan. Pengujian keseluruan alat berjalan dengan baik yaitu alat  yang dibuat dapat bekerja sesuai dengan prinsip kerja yang dirancang tetapi terdapat error pada step gerakan servo yang hanya dapat bergerak 80.

    Perbedaan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas X TKJ dengan Pembelajaran Guided Teaching (GT) dan Group Investigation (GI) pada Matapelajaran Perakitan Komputer di SMK Negeri 2 Malang

    No full text
    ABSTRAK Nafsiah, Binti. 2014. Perbedaan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas X TKJ dengan Pembelajaran Guided Teaching (GT) dan Group Investigation (GI) pada Matapelajaran Perakitan Komputer di SMK Negeri 2 Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik In­formatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Puger Honggowiyono, M.T., (II) Drs. Hari Putranto. Kata Kunci: motivasi, hasil belajar, guided teaching, group investigation Partisipasi siswa dalam proses pembelajaran berawal dari motivasi belajar siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Motivasi belajar siswa ini akan menentukan tingkat keberhasilan belajar yang berupa hasil belajar siswa. Berda­sarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa strategi pembelajaran, media pembela­jaran, sumber belajar, bahan belajar, suasana belajar, serta guru sebagai subyek pembelajaran berpengaruh pada keberhasilan belajar siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Metode yang dipilih oleh peneliti adalah metode eksperimen semu dalam bentuk penelitian kuantitatif komparatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 2 Malang tahun ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 2 kelas dan berjumlah 72 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik probabi­lity sampling jenis cluster random sampling. Instrumen yang di­gunakan dalam pe­nelitian ini adalah silabus, RPP, kisi-kisi penilaian, tes objektif, lembar observasi afektif dan psikomotor, kunci jawaban, penskoran dan bahan ajar. Data yang dipe­roleh dianalisis serta diuji dengan statistik parametrik uji t dan uji Anova. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, rata-rata hasil belajar ranah kognitif siswa kelas kontrol yang semula 54,8 meningkat menjadi 68,6 sementara pada kelas eksperimen yang semula 42,4 meningkat menjadi 75,6. Selain itu, di­dapat pula rata-rata hasil belajar ranah afektif kelas kontrol sebesar 85,3 dan kelas eksperimen 83,1. Sedangkan rata-rata hasil belajar psikomotor kelas kontrol sebe­sar 79 dan kelas eksperimen sebesar 83,4. Rata-rata motivasi belajar kelas kontrol sebesar 67,4 dan kelas eksperimen sebesar 64,4. Dari hasil penelitian tersebut da­pat diketahui bahwa tidak ada perbe­daan yang signifikan hasil belajar ranah kognitif, ranah afektif, ranah psikomotor dan motivasi belajar antara siswa ke­las X TKJ yang menggunakan model pembe­lajar­an guided teaching dan group in­vestigation pada matapelajaran Perakitan Kompu­ter di SMK Negeri 2 Malang. Selain itu, diketahui pula bahwa ada perbedaan yang signifikan pada hasil bela­jar ra­nah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotor dengan mo­tivasi belajar antara siswa kelas X TKJ yang menggunakan model pem­belajaran guided teaching dan group in­vestiga­tion pada matapelajaran Perakitan Komputer di SMK Negeri 2 Malang

    0

    full texts

    184

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇