Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
184 research outputs found
Sort by
Desain dan Implementasi Running Text berbasis Android
ABSTRACT Desain dan Implementasi Running Text berbasis Android Running Text merupakan salah satu hasil dari kemajuan teknologi yang berfungsi untuk menampilkan sebuah informasi. Running Text merupakan sistem informasi berbasis teknologi digital. Saat ini, semakin banyak inovasi yang dilakukan agar Running Text semakin mudah dalam penggunaannya, misalnya dengan melakukan antarmuka melalui Android. Desain dan Implementasi Running Text berbasis Android menggunakan modul display Running Text tipe DMD P10 sebagai penampil informasi, aplikasi Android sebagai pengirim data yang ingin ditampilkan, modul Bluetooth HC-05 sebagai penerima data dari Android, dan modul RTC DS1307 sebagai penunjuk waktu. Kemudian semua data yang diterima akan ditampilkan secara bergantian pada display Running Text. Tujuan dari pembuatan Running Text berbasis Android ini adalah: (1) untuk menjelaskan cara kerja Desain dan Implementasi Running Text berbasis Android; (2) untuk menjelaskan dan menguji Running Text berbasis Android; Berdasarkan uji coba didapatkan hasil sebagai berikut: (1) Arduino Nano telah mampu menampilkan informasi ke modul Running Text; (2) Aplikasi pada Android telah mampu mengirim data ke Bluetooth HC-05; (3) Arduino Nano telah mampu mengambil data dari RTC DS1307 dan menampilkan data pada display Running Text. Dengan demikian, sistem Desain dan Implementasi Running Text berbasis Android telah berhasil menampilkan semua data serta telah mampu menampilkan data secara bergantian
Prototipe Alat Pengukur Otomatis Indeks Massa Tubuh
ABSTRACT Prototipe Alat Pengukur Otomatis Indeks Massa TubuhPada umumnya pengukur tinggi, berat badan dan indeks massa tubuh manusia dilakukan secara manual.Pada pengukuran manual tinggi dan berat badan diukur dengan alat yang berbeda, kemudian dihitung dan diketahui berapa indeks massa tubuh yang dimilikinya,sehingga kebanyakanorang menjadi jarang untuk mengukur dan mengetahui berapa tinggi, beratbadan, dan indeks massa tubuh yang ideal.Maka dari itu penulis mencoba mengembangkan alat pengukur tubuh sehingga manusia bisa dengan mudah mengukur tinggi, berat badan, dan indeks massa tubuhnya termasuk sudah ideal atau bukan hanya dengan satu alat, dengan memanfaatkan ilmu dan teknologi yang penulis miliki. Tujuan penelitian iniadalah: (1) untuk merancang alat yang bisa mengukur tinggi, berat badan, dan indeks massa tubuh manusia secara bersamaan dengantampilan digital; (2) untuk menguji alat yang bisa mengukur tinggi, berat badan, dan indeks massa tubuh manusia secara bersamaan dengantampilan digital. Hasil pengujian yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: (1) uji coba Motor DC untuk pengukuran tinggi badan dengan menggunakan Arduino Uno telah mampu mendeteksi tinggi badan manusia (2) uji coba strain gauge yang terdapat pada pengukur berat badan atau timbangan badan dengan menggunakan Arduino Uno telah berhasil mengkonfersikan tegangan analog menjadi hasil dari berat badan manusia. Hasil percobaan dilakukan sebanyak 3 kali didapatkan bahwa sistem berjalan sesuai dengan perencaan (100%). Dengan demikian sistem alat tersebut telah berhasil mengombinasikan pengukuran tinggi badan dengan pengukur berat badan menjadi pengukur indeks massa tubuh
Sistem Palang Pintu Rel Kereta Api Otomatis Menggunakan Arduino
ABSTRAK Zuhri, Aang Saiful. 2016. Sistem Palang Pintu Rel Kereta Api Otomatis Menggunakan Arduino. Tugas Akhir, D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Mokh. Sholihul Hadi, S.T., M.Eng. Kata Kunci: Sensor Photodioda, Sensor Ultrasonik, Motor Servo, Arduino Sistem adalah beberapa komponen dan elemen yang digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan tertentu. Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi, banyak inovasi sistem yang tercipta untuk menyelesaikan berbagai macam permasalahan tertentu. Salah satu contoh permasalahan dapat dijumpai pada sistem buka tutup palang pintu kereta api konvensional. Sistem palang pintu yang masih manual tersebut memiliki beberapa kelemahan, diantaranya adalah rawan terjadinya kecelakaan akibat dari pengoperasian yang kurang efektif dan efisien. Untuk mengurangi resiko tersebut maka perlu dikembangkan suatu inovasi sistem palang pintu rel kereta api yang bekerja secara otomatis. Sistem palang pintu rel kereta api otomatis tersebut menggunakan sensor photodioda sebagai pendeteksi arah kedatangan kereta api, sehingga dapat digunakan pada dua arah yang berbeda. Kemudian menggunakan sensor ultrasonik sebagai pendeteksi jarak, motor servo sebagai penggerak palang pintu, dan Arduino sebagai kontrol sistem. Semua perangkat tersebut akan diintegrasikan pada satu sistem palang pintu kereta api otomatis sesuai dengan perencanaan. Tujuan dari tugas akhir sistem palang pintu rel kereta api otomatis yaitu; (1) untuk menjelaskan perancangan sistem palang pintu rel kereta api otomatis menggunakan Arduino; (2) untuk merancang dan membuat sistem palang pintu rel kereta api otomatis menggunakan Arduino; (3) untuk menguji alat sistem palang pintu rel kereta api otomatis menggunakan Arduino. Dari hasil uji coba yang dilakukan diperoleh kesimpulan sebagai berikut : (1) pada uji coba sensor photodioda diperlukan rangkaian pembanding tegangan untuk menyesuaikan nilai Vout yang telah ditentukan. Hasil pengukuran Photodioda menggunkan Avometer menunjukan nilai Vout 0.45 volt saat terkena cahaya dan menunjukan nilai Vout 4,7 volt saat tidak terkena cahaya; (2) Dari hasil percobaan sensor Ultrasonik berhasil mengukur jarak sesuai dengan rentang error pembacaan sensor, pada pengukuran jarak projek 9 cm terbaca 9.1 cm; (3) uji coba motor servo untuk menggerakan servo ke 90 derajat diperlukan pulsa 1425 µs sedangkan untuk menggerakkan servo ke 180 derajat diperlukan pulsa 2400 µs; (4) uji coba keseluruhan sistem palang pintu rel kereta api otomatis menggunakan Arduino sebanyak 3 kali didapatkan bahwa sistem berjalan sesuai rencana (100%)
Sistem Peringatan dan Pengaman Kendaraan Bermotor Roda Dua Menggunakan SMS Berbasis Arduino
ABSTRACT Sistem Peringatan dan Pengaman Kendaraan Bermotor Roda Dua Menggunakan SMS Berbasis ArduinoKasus pencurian kendaraan bermotor sudah lama meresahkan pemilik kendaran bermotor, hal ini disebabkan kurangnya sistem pengaman pada kendaraan tersebut. Kendaraan bermotor sudah menjadi alat transportasi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Maka agar kendaraan terhindar dari pencurian harus dibuat sistem yang mampu mencegah pencurian tersebut. Oleh karena itu, agar kendaraan terhindar dari pencurian diperlukan kontrol untuk memantau kendaraan menggunakan SMS yang dapat di kembangkan dengan pembuatan “Sistem Peringatan Dan Pengaman Pada Kendaraan Bermotor Roda Dua Menggunakan SMS Berbasis Arduino”.SistemPeringatan Dan PengamanPadaKendaraanBermotor Roda Dua MenggunakanSMSBerbasisArduinotersebutmenggunakan SIM 900a sebagaikontrol ON/OFF kendaraansehinggakendaraandapatdikontroldarijarakjauh. Moduloptocouplerberfungsisebagaipengukurjaraktempuhkendaraan. TujuandaritugasakhirSistemPeringatan Dan PengamanPadaKendaraanBermotorRodaDuaMenggunakan SMS BerbasisArduinoiniadalah : (1) untukmengetahuiperancanganSistemPeringatan Dan PengamanPadaKendaraanBermotorRodaDuaMenggunakan SMS BerbasisArduino (2) untuk mengetahuitahapanpembuatanSistemPeringatan Dan PengamanPadaKendaraanBermotorRodaDuaMenggunakan SMS BerbasisArduino (3) untukmengetahuihasilpengujianSistemPeringatan Dan PengamanPadaKendaraanBermotorRodaDuaMenggunakan SMS BerbasisArduino. Hasil pengujian yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: (1) pengujian Arduino Uno dapat mengeluarkan output 5 Vdc dan dapat menyalakan LED; (2) pengujianLCD 16x2 menunjukkan bahwa LCD dapat menampilkan karakter yang ditampilkan sesuai dengan program; (3) pengujian SIM 900a dapat mengirim dan menerima SMS dari Arduino; (4) pengujianoptocouplermenggunakan AVO meterketika sensor terhalang tegangan output 5 Vdc dan ketika sensor tidak terhalang output 4,8 Vdc, sensor optocoupler telah mampu mengukur jarak tempuh; (5) pengujianrelayketika Vin mendapat tegangan 5 Vdc maka relay aktif dan mengubah kontak NC ke NO dan mematikan lampu 220 Vac; (6) pengujian buzzerdapat mengeluarkan output suara ketika mendapat tegangan 5 Vdc; (7) pengujian keseluruhan pada alat yang dilakukan sebanyak 3 kali diketahui sistem telah dapat berjalan sesuai perencanaan (100%); (8) pengujian implementasi alat pada kendaraan yang dilakukan sebanyak 3 kali diketahui sistem telah berjalan sesuai perencanaan (100%)
Display Produk Otomatis Berbasis Arduino
ABSTRAK Wafa, Ahmad Zuhri. 2016. Display Produk Otomatis Berbasis Arduino. Tugas Akhir, D3 Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Mokh. Sholihul Hadi, S.T., M.Eng. Kata Kunci: Display Produk, PIR, Ultrasonik, LDR, Dimmer, Stepper, Arduino Pemasaran adalah salah satu kunci keberhasilan dari suatu usaha. Salah satu teknik pemasaran yang baik adalah dengan membuat display produk yang menarik perhatian. Display merupakan fasilitas untuk memamerkan suatu produk agar seseorang mengenal produk tersebut dan tertarik untuk membeli atau mengonsumsinya. Namun pemanfaatan display produk oleh para pelaku usaha umumnya masih bersifat konvensional dan monoton. Akibatnya display produk tersebut tiadak dapat bekerja secara efektif sesuai dengan fungsinya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu dikembangkan suatu inovasi display produk. Dengan mengkombinasikan unsur desain dan penerapan teknologi maka dapat diwujudkan sebuah display produk yang lebih efektif dan menarik. Display produk otomatis tersebut dirancang menggunakan input sensor, mikrokontrol, dan komponen output. Sensor yang digunakan adalah Ultrasonik sebagai pendeteksi jarak, PIR sebagai pendeteksi gerakan, dan LDR sebagai pendeteksi cahaya ruang. Mikrokontrol yang digunakan adalah Arduino Uno R3. Pada bagian output terdapat motor stepper yang digunakan sebagai pemutar meja display dan rangkaian dimmer yang digunakan untuk mengontrol intensitas cahaya lampu. Semua perangkat tersebut akan diintegrasikan pada satu sistem otomatis sesuai dengan perencanaan. Tujuan dari tugas akhir display produk otomatis berbasis Arduino ini adalah; (1) untuk menjelaskan perancangan display produk otomatis berbasis Arduino; (2) untuk menjelaskan pembuatan alat display produk otomatis berbasis Arduino; (3) untuk menguji alat perancangan display produk otomatis berbasis Arduino. Dari hasil uji coba yang dilakukan diperoleh kesimpulan sebagai berikut : (1) Sensor Ultrasonik berhasil mengukur jarak sesuai dengan perintah program, pada pengukuran jarak 60 cm terbaca 60.3 cm; (2) Sensor PIR berhasil mendeteksi gerakan pada sudut diatas 0o dan kurang dari 180o dengan jarak maksimal 7 meter (3) Sensor LDR berhasil mendeteksi intensitas cahaya secara kontinyu, pada input cahaya 1,02 lux menghasilkan output 0,6 Volt (4) Pustbutton sebagai tombol manual berkerja dengan menghasilkan logika HIGH dan LOW (5) Uji coba motor stepper dengan putaran 360o berjalan sesuai perintah progam yang di upload (6) Uji coba rangkaian dimmer dengan nilai input PWM yang berbeda berhasil mengontrol Lampu dengan tegangan AC 220 V (7) uji coba keseluruhan alat display produk otomatis berbasis Arduino sebanyak 3 kali didapatkan bahwa sistem berjalan sesuai rencana (100%)
Sistem Kendali Lift Empat Lantai Berbasis PLC dan RFID
ABSTRACT Sistem Kendali Lift Empat Lantai Berbasis PLC dan RFIDPada masa sekarang ini perkembangan teknologi semakin cepat dan senantiasa mendorong manusia untuk menciptakan suatu hal-hal baru. Teknologi yang berkembang, populer pada bidang industri dan pendidikan adalah Programmable Logic Controller (PLC) atau dalam bahasa Indonesia adalah pengendali logika yang bisa diprogram yaitu sebuah perangkat yang khusus dirancang untuk menggantikan sistem kontrol berbasis relay. Seiring berkembangnya teknologi,manusia mulai berpikir untuk menggunakan PLC sebagai alat yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaan manusia dalam menyelesaikan masalah. Salah satunya adalah penggunakan PLC untuk sistem lift.Pembuatan prototipe lift empat lantai yang menggunakan sistem PLC dan RFID (Radio Frequency Identification) ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk lift dankonstruksinya. Pada prototipeini RFID digunakansebagaialatuntukmengidentifikasi personal yang dapat menggunakan prototipe ini. Sedangkan PLC digunakan sebagai pengendali utama pada prototipe lift empat lantai ini.RFID yang diletakkan pada bagian luar lift berguna untuk mengidentifikasi personal yang berhak mengakses lift. Fungsi dari RFID ini yaitu untuk memberikan logika high dan low untuk mengaktifkan atau untuk membuka pintu lift. Sedangkan pada bagian dalam lift terdapat push button yang digunakan untuk mengoperasikan lift, yakni naik atau turun menujulantai yang diinginkan serta membuka atau menutup pintu lift. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini berjalan sesuai dengan rancangan pembuatan. Disarankan dalam perancangan alat ini hendaknya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu dalam pemakaian komponen keseluruhan. Dalam pembuatan prototipe lift empat lantai harus dipantau terus kemajuan dan perkembangannya, apakah sesuai dengan rencana atau tidak, karena hal ini berpengaruh dalam waktu penyelesaian pembuatan prototipe lift empat lantai tersebut
Sistem Kendali Lift Empat Lantai Berbasis PLC dan RFID
ABSTRACT Sistem Kendali Lift Empat Lantai Berbasis PLC dan RFIDPada masa sekarang ini perkembangan teknologi semakin cepat dan senantiasa mendorong manusia untuk menciptakan suatu hal-hal baru. Teknologi yang berkembang, populer pada bidang industri dan pendidikan adalah Programmable Logic Controller (PLC) atau dalam bahasa Indonesia adalah pengendali logika yang bisa diprogram yaitu sebuah perangkat yang khusus dirancang untuk menggantikan sistem kontrol berbasis relay. Seiring berkembangnya teknologi,manusia mulai berpikir untuk menggunakan PLC sebagai alat yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaan manusia dalam menyelesaikan masalah. Salah satunya adalah penggunakan PLC untuk sistem lift.Pembuatan prototipe lift empat lantai yang menggunakan sistem PLC dan RFID (Radio Frequency Identification)ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk lift dan konstruksinya.Pada prototipe ini RFID digunakan sebagai alat untuk mengidentifikasi personal yang dapat menggunakan prototipe ini. Sedangkan PLC digunakan sebagai pengendali utama pada prototipe lift empat lantai ini.RFIDyang diletakkan pada bagian luar lift berguna untuk mengidentifikasi personal yang berhak mengakses lift. Fungsi dari RFID ini yaitu untukmemberikan logika high dan low untuk mengaktifkan atau untuk membuka pintu lift. Sedangkan pada bagian dalam lift terdapat push button yang digunakan untuk mengoperasikan lift, yakni naik atau turun menuju lantai yang diinginkan serta membuka atau menutup pintu lift. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini berjalan sesuai dengan rancangan pembuatan. Disarankan dalam perancangan alat ini hendaknya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu dalam pemakaian komponen keseluruhan. Dalam pembuatan prototipe lift empat lantai harus dipantau terus kemajuan dan perkembangannya, apakah sesuai dengan rencana atau tidak, karena hal ini berpengaruh dalam waktu penyelesaian pembuatan prototipe lift empat lantai tersebut
Pengembangan Modul Administrasi Keuangan Berbasis Guided Inquiry untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Studi Pada Siswa Kelas XI APK di SMK Negeri 2 Tuban)
ABSTRACT Purwati. 2016. Pengembangan Modul Administrasi Keuangan Berbasis Guided Inquiry untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Studi Pada Siswa Kelas XI APK di SMK Negeri 2 Tuban). Skripsi. Jurusan Manjemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Wasiti, S.Sos., M.Si., (II) Drs. H. Mohammad Arief, M.Si.Kata Kunci: modul, guided inquiry, administrasi keuangan, hasil belajarPenerapan Kurikulum 2013 pada SMK Negeri 2 Tuban membuat sekolah harus menyesuaikan bahan ajar sesuai kurikulum tersebut. Saat ini bahan ajar yang digunakan oleh guru masih berstandar KTSP, sehingga belum ada variasi sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menciptakan, mengetahui kelayakan dan efektivitas penggunaan modul Administrasi Keuangan berbasis Guided Inquiry. Produk yang dihasilkan pada penelitian dan pengembangan ini adalah seluruh materi pada semester genap yang meliputi tiga kompetensi dasar.Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model R&D oleh Borg dan Gall yang tahapannya telah dimodifikasi sesuai kebutuhan penelitian, yaitu 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) pembuatan draft produk awal, 4) uji ahli materi dan modul, 5) revisi produk, 6) uji kelompok kecil, 7) penyempurnaan produk, dan 8) uji kelompok besar. Subjek dari penelitian dan pengembangan ini antara lain ahli materi, ahli modul, siswa kelompok kecil, dan siswa kelompok besar. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif untuk analisis kelayakan modul dan menganalisis tingkat efektivitas penggunaan modul dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dan uji t untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah 1) modul yang dikembangkan adalah modul Administrasi Keuangan berbasis Guided Inquiry yang memuat semua materi di semester genap dan dilengkapi dengan modul pegangan guru 2) modul Administrasi Keuangan berbasis Guided Inquiry dinyatakan valid dan layak digunakan dengan persentase 83,66% 3) adanya peningkatan hasil belajar jika dilihat dari hasil uji t, dimana t hitung di kelas kontrol sebesar -11,926 dan kelas eksperimen sebesar -8,978. Hal ini menunjukkan bahwa t hitung dimasing-masing kelas ≤ 0,05 sehingga dinyatakan ada peningkatan hasil belajar yang signifikan. Sedangkan penggunaan modul di kelas eksperimen menunjukkan bahwa modul berefektivitas sedang dengan peningkatan hasil belajar 9,2%
Prototipe Alat Pemilih 3 Jenis Minuman Berbasis Arduino
ABSTRACT Sistem Kendali Lift Empat Lantai Berbasis PLC dan RFIDPada masa sekarang ini perkembangan teknologi semakin cepat dan senantiasa mendorong manusia untuk menciptakan suatu hal-hal baru. Teknologi yang berkembang, populer pada bidang industri dan pendidikan adalah Programmable Logic Controller (PLC) atau dalam bahasa Indonesia adalah pengendali logika yang bisa diprogram yaitu sebuah perangkat yang khusus dirancang untuk menggantikan sistem kontrol berbasis relay. Seiring berkembangnya teknologi,manusia mulai berpikir untuk menggunakan PLC sebagai alat yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaan manusia dalam menyelesaikan masalah. Salah satunya adalah penggunakan PLC untuk sistem lift.Pembuatan prototipe lift empat lantai yang menggunakan sistem PLC dan RFID (Radio Frequency Identification) ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk lift dankonstruksinya. Pada prototipeini RFID digunakansebagaialatuntukmengidentifikasi personal yang dapat menggunakan prototipe ini. Sedangkan PLC digunakan sebagai pengendali utama pada prototipe lift empat lantai ini.RFID yang diletakkan pada bagian luar lift berguna untuk mengidentifikasi personal yang berhak mengakses lift. Fungsi dari RFID ini yaitu untuk memberikan logika high dan low untuk mengaktifkan atau untuk membuka pintu lift. Sedangkan pada bagian dalam lift terdapat push button yang digunakan untuk mengoperasikan lift, yakni naik atau turun menujulantai yang diinginkan serta membuka atau menutup pintu lift.Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini berjalan sesuai dengan rancangan pembuatan. Disarankan dalam perancangan alat ini hendaknya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu dalam pemakaian komponen keseluruhan. Dalam pembuatan prototipe lift empat lantai harus dipantau terus kemajuan dan perkembangannya, apakah sesuai dengan rencana atau tidak, karena hal ini berpengaruh dalam waktu penyelesaian pembuatan prototipe lift empat lantai tersebut.Prototipe Alat Pemilih 3 Jenis Minuman Berbasis ArduinoPerkembangan teknologi di era globalisasi saat ini telah memberikan banyak dampak positif, sehingga dibutuhkan pemikiran-pemikiran yang inovatif dengan menggunakan peralatan yang ada untuk sebuah produk tertentu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Begitu pula dengan bidang elektronika, perkembangan teknologi pada khususnya elektronika menuntut automatisasi dalam segala hal yang dapat meringankan pekerjaan manusia dan menjadikan segalanya serba praktis dan ekonomis. Hal ini dapat dilihat dari mulai berkurangnya peran manusia dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Salah satu contohnya yaitu pada tempat makan siap saji. Pada umumnya penyajian atau penuangan minuman pada tempat makan dilakukan oleh pelayan, kini penyajian dan penuangan tersebut dapat dilakukan secara otomatis. Berdasarkan beberapa alasan tersebut, maka penulis mengembangkan sebuah alat untuk menuangkan minuman yang berjudul “Prototipe Alat Pemilihan 3 Jenis Minuman Berbasis Arduino”. Tujuan dari tugas akhir yang berjudul prototipe alat pengisi minuman berbasis Arduino Mega adalah (1) merancang dan membuat Prototipe Alat Pemilihan 3 Jenis Minuman Berbasis Arduino (2) menguji dan mengamati hasil pengujian Prototipe Alat Pemilihan 3 Jenis Minuman Berbasis Arduino. Hasil uji coba yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: (1) pengujian motor servo MG 90s menujukkan bahwa motor servo MG90s dapat berputar pada sudut 0o , 90o, 180o ; (2) pengujian relay dan motor pompa menunjukkan pada saat relay NC maka motor pompa aktif sedangkan pada saat relay NO maka motor pompa mati; (3) pengujian LCD telah mampu menampilkan karakter sesuai dengan proses yang dijalankan; (4) pengujian buzzer dengan tegangan 5V maka mampu mengeluarkan suara; (5) Keseluruhan sistem dari pengujian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa “Prototipe Alat Pemilihan 3 Jenis Minuman Berbasis Arduino” yang telah dilakukan sebanyak 3 kali dapat berjalan sesuai perencanaan (100%)
Rancang Bangun Alat Prototipe Monitoring Gas Amonia (NH3) Sebagai Early Warning Pada Lingkungan Industri Dengan Sistem Akuisisi Data
ABSTRAK Muchlason, Fitto Trihanda. 2015. Rancang Bangun Alat Prototipe Monitoring Gas Amonia (NH3) Sebagai Early Warning Pada Lingkungan Industri Dengan Sistem Akuisisi Data. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro.Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom. (II) Drs.Suwasono, M.T. Kata Kunci : Amonia, Sistem Akuisisi Data, Delphi dan Mikrokontroler. Penurunan kualitas udara akhir-akhir ini disebabkan pencemaran udara yang di hasilkan oleh industri berupa gas yang mengandung zat di atas batas kewajaran.Salah satunya ialah gas amonia. Gas amoniamerupakan senyawa korosif dan kaustik yang dapat merusak kesehatan. Dengan menggunakan sistem akuisisi data dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi manusia dalam melakukan pekerjaan dan kegiatan sehari-hari. Sistem akuisisi data yang digunakan pada Tugas Akhir ini ialah untuk me-monitoring gas amonia pada lingkungan industri dengan fasilitas berupa grafik, tabel record dan penyimpanan data sebagai arsip laporan. Dengan adanya sistem ini kontroler atau pengguna akan lebih mudah mengetahui berapa besar kadar amonia yang tercemar pada lingkungan industri. Tujuan pembuatan Tugas Akhir ini adalah merancang, membuat dan menguji (1) alat monitoring gas amonia secara otomatis, (2) penyimpanan data kimia dalam satuan ppm (part per million), (3) sistem pengiriman data kimia dalam satuan ppm (part per million) secara otomatis ke sistem monitoring. Metode perancangan terdiri dari beberapa tahapan yang meliputi : (1)proses perancangan sistem (2) pembuatan alat (3) pengujian rangkaian alat per-blok hardware maupun softwaredan (4) pengujian rangkaian alat keseluruhan sistem. Kesimpulan dari perancangan sistem : (1) Sensor MQ137 dapat medeteksi kadar gas amonia pada ruang dimensi 12 cm³ dengan range 0.82 – 6.80 ppm (part per milion); (2) Indikator peringatan bahaya akan aktif bila gas amonia yang terdeteksi melebihi batas ambang standar yang ditentukan yaitu lebih dari 5 ppm (part per milion); (3) Aplikasi untuk penyimpanan data kimia (database) yaitu amonia pada PC (Personal Computer) dapat menyimpan data sebagai arsip laporan yang berdasarkan waktu dan tanggal secara real time; (4) Sistem pengiriman data kimia dari mikrokontroler ke PC (Personal Computer) menggunakan rangkaian serial RS232 (MAX232), kemudian pada aplikasi delphi data akan diolah untuk ditampilkan pada monitor berupa grafik, tabel record dan penyimpanan data