Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
184 research outputs found
Sort by
Penyalaan Lampu dan Kipas Menggunakan Sensor PIR (Passive Infra Red) Sebagai Pendeteksi Keberadaan Orang di dalam Ruang Kelas
ABSTRAK Pratama, Okix Anggi. 2011. Penyalaan Lampu dan Kipas Menggunakan Sensor PIR (Passive Infra Red) sebagai Pendeteksi Keberadaan Orang di Dalam Ruang Kelas. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Wahyu Sakti Gunawan Irianto, M.Kom. (2) Dyah Lestari, S.T., M.Eng. Kata kunci: PIR(Passive Infra Red), LM35, LDR. Pemakaian energi listrik dewasa ini sudah sangat luas, bahkan manusia sangat sulit melepaskan diri dari kebutuhan dengan energi listrik. Kehidupan modern memungkinkan manusia hidup dalam suasana yang nyaman dan serba praktis. Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dan menumbuhkan sikap hemat energi listrik di rumah tangga, perkantoran, lingkungan industri, lingkungan pendidikan dan lain-lain. Peralatan listrik rumah tangga, perkantoran, lingkungan industri, lingkungan pendidikan dan lain-lain pada umumnya sudah dirancang untuk pemakaian listrik yang hemat, namun pada prakteknya masih ditemukan pemborosan energi listrik. Tujuan pembuatan tugas akhir ini adalah untuk melakukan penghematan peralatan listrik rumah tangga, perkantoran, lingkungan industri, lingkungan pendidikan dan lain-lain yang membutuhkan energi listrik. Metode perancangan meliputi: (A) perancangan dan pembuatan mekanik, (B) blok diagram perangkat keras (hardware), (C) perancangan dan pembuatan perangkat keras (hardware), meliputi: rangkaian pendeteksi orang yang masuk atau keluar ruangan, rangkaian sensor cahaya, rangkaian pengkondisi sinyal sensor suhu, rangkaian sensor PIR, mikrokontroler ATmega16, rangkaian seven-segment, indikator buzzer, pengontrol lampu dan pengontrol kipas, (D) perangkat lunak (software), meliputi: diagram alir utama, diagram alir pengontrol lampu dan diagram alir pengontrol kipas, (E) uji coba rangkaian dan pembahasan, meliputi: rangkaian pendeteksi orang yang masuk atau keluar ruangan, rangkaian sensor cahaya, rangkaian pengkondisi sinyal sensor suhu, rangkaian sensor PIR, mikrokontroler ATmega16, rangkaian seven-segment, rangkaian indicator buzzer, rangkaian pengontrol lampu dan rangkaian pengontrol kipas. Hasil yang didapat adalah penyalaan lampu secara otomatis sesuai dengan keadaan intensitas cahaya serta pendeteksi keberadaan manusia dan penyalaan kipas secara otomatis sesuai dengan keadaan suhu ruang kelas serta pendeteksi keberadaan manusia. Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah perancangan sensor pendeteksi orang masuk dan keluar, perancangan kontrol lampu yang dapat menyala sendiri serta perancangan kontrol kipas dapat bekerja atau berfungsi sesuai yang diinginkan. Dalam pengembangan selanjutnya dapat dilakukan penambahan untuk kesempurnaan alat yang berkaitan dengan Penyalaan Lampu dan Kipas Menggunakan Sensor PIR (Passive Infra Red) sebagai Pendeteksi Keberadaan Orang di Dalam Ruang Kelas antara lain: Sebaiknya menggunakan modul sensor PIR yang disertai PWM, agar pada saat pendeteksian gerakan manusia dapat di atur langsung dari modul sensor PIR, Untuk pengembangan selanjutnya demi penyempurnaan alat sebaiknya ditampilkan berapa suhu ruangan saat ini.
Desain dan Pengembangan Sistem Informasi Koperasi Pasar di Koppas Citra Kartini Sumberpucung Malang
ABSTRAK Efendi, Ridwan. 2010. Desain dan Pengembangan Sistem Informasi Koperasi Pasar di Koppas Citra Kartini Sumberpucung Malang . Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T.,M.Pd, (II) Muhammad Ashar, S.T., M.T. Kata kunci: Sistem Informasi, Microsoft Visual Basic 2005, database SQL Server. Koperasi sebagai salah satu bentuk organisasi merupakan unit pelaksana bidang kesejahteraan anggota dalam hal ini khususnya Koppas citra kartini sebagai Koperasi pedagang pasar. Permasalahan dalam kegiatan ini mencakup dua permasalahan, pertama bagaimana merancang dan membuat database keanggotaan yang dibutuhkan oleh Sistem Informasi Koppas Citra Kartini dengan menggunakan SQL Server, kedua bagaimana membuat Microsoft Visual Basic 2005 dalam sistem informasi simpan pinjam pada Koppas Citra Kartini Sumberpucung Malang. Tujuan pembuatan Tugas Akhir ini untuk menciptakan suatu Sistem Informasi Koperasi yang nantinya dapat menggantikan sistem manual di Koppas Citra Kartini Sumberpucung Malang sehingga dapat mempermudah mendata anggota dan pelayanan sistem simpan pinjam di koperasi. Metode perancangan software meliputi: (1) DFD (Data Flow Diagram), (2) ERD (Entity Realitionship Diagram), (3) Diagram Alir (flowchart), (4) Perancangan database, dan (5) Perancangan interfacing. Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah (1) Mendesain SIKP untuk pendataan anggota dan petugas di Koppas Citra Kartini Sumberpucung Malang. (2) Mengembangkan SIKP untuk proses simpan pinjam di Koppas Citra Kartini Sumberpucung Malang (3) Menguji SIKP secara interface untuk pengolahan data manual menjadi digital di Koppas Citra Kartini Sumberpucung Malang. Hasil dari pengembangan ini adalah dihasilkan sistem informasi koperasi yang ada pada Koppas Citra kartini yaitu masih menggunakan sistem secara manual, yang hanya berdasarkan catatan tertulis pada kertas, (1) Sebuah program basis data dalam bentuk program Microsoft Visual Basic 2005 yang dapat membantu pihak koperasi dalam melakukan pengelolaan data. (2) Basis data yang dibuat adalah basis data pendataan anggota, simpanan, penarikan simpanan, pinjaman, angsuran, dan laporan.Berdasarkan hasil kegiatan di atas disarankan kepada pihak koperasi supaya menggunakan teknologi komputer dalam melakukan kegiatan koperasi untuk keefektifan dan kecepatan dalam bekerja
Perancangan dan Implementasi Sistem Manajemen Basis Data Akademik Berbasis Web di Jurusan Teknik Elektro, Universitas Negeri Malang
ABSTRAK Al Maraghy, Bian. 2011. Perancangan dan Implementasi Sistem Manajemen Basis Data Akademik Berbasis Web di Jurusan Teknik Elektro, Universitas Negeri Malang. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muladi, S.T., M.T. dan (II) Didik Dwi Prasetya, S.T., M.T. Kata kunci: Sistem, Basis Data, PHP, MySQL Penyimpanan data merupakan hal yang sangat penting pada sebuat institusi. Masih banyak institusi yang masih menggunakan cara manual dalam penyimpanan dan pengolahan data. Dengan sistem manual tersebut banyak kemungkinan terjadi duplikasi data yang tidak perlu dan masih kurang efektif, efisien,dan dianggap ketinggalan jaman. Dengan adanya Sistem Manajemen Basis Data, diharapkan dapat memberikan suatu solusi untuk memperbaiki sistem manual yang masih belum efektif dan efisien. Sistem baru akan membantu pelaksanaan operasionalnya khususnya dalam mengolah data akademik. Dalam sistem ini diaplikasikan sebuah user interface berbasis web untuk mengelola basis data untuk memberikan solusi optimal. Tujuan yang dicapai dalam pembuatan tugas akhir ini adalah mendesain dan membuat Basis Data menggunakan MySQL untuk sistem informasi akademik. Metode perancangan Tugas Akhir ini meliputi merancang spesifikasi produk yang dijelaskan dalam entitas dan atribut sistem, merancang analisis desain, menggambarkan arus data dalam Data Flow Diagram (DFD), menggambarkan entity relationship diagram (ERD) dan hubungan antar entitas pembentuk sistem dan relasi antar tabel pembentuk dalam. Dalam ERD dapat digambarkan entitas-entitas pendukung sistem serta hubungan antar entitasnya, serta di lakukan pengujian pada tiap blok halaman web. Hasil yang didapat adalah sebuah aplikasi berbasis web yang mengelola data mahasiswa, dosen, matakuliah, dan kurikulum di Jurusan Teknik Elektro Universitas Neger Malang agar informasi yang dihasilkan lebih berguna dan mengefisienkan pekerjaan di jurusan. Dalam perancangan sistem aplikasi ini menghasilkan rancangan desain DFD, ERD, dan tersusun 11 tabel pembentuk sistem, yaitu admin, angkatan, dosen, kelas, mahasiswa, mata kuliah, offering, peserta offering, prodi, semester, dan sajian mata kuliah
KENTONGAN ELEKTRONIK BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN SMS
ABSTRAK Kurniawan, Andi. 2011. Kentongan Elektronik Berbasis Mikrokontroler dengan SMS. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Wahyu Sakti G. I., M.Kom. (II) Ahmad Fahmi S.T., M.T. Kata kunci: Mikrokontroler, SMS, PDU, Kentongan elektronik Sarana informasi bagi masyarakat semakin bertambah seiring bertambahnya waktu dan kemajuan teknologi. Dengan begitu sarana tradisional sudah mulai terpinggirkan. Seperti kentongan yang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya jangkauan suara yang sempit menyebabkan kentongan tidak menjadi alat komunikasi utama dalam dunia modern. Dikembangkannya kentongan pukul menjadi kentongan elektronik diharapkan efisien dalam menyebarluaskan informasi secara masal dan jangkauan suara menjadi luas. Pengontrolan menggunakan SMS untuk mempercepat dan mudah dalam penyampaian informasi. Pengembangan dari kentongan pukul menjadi kentongan elektronik berbasis mikrokontroler yang dapat dikendalikan secara langsung dengan menekan push button maupun jarak jauh menggunakan SMS. Dengan menggunakan SMS akan lebih efisien dalam menyebarluaskan informasi. Ketika dalam pengiriman SMS maka isi pesan tersebut akan diter-jemahkan terlebih dahulu ke dalam bentuk PDU. Dengan mengirim SMS yang sudah disuaikan PDU sebagai tanda kentongan (ken1, ken 2, ken 3, ken 4, ken 5, ken 6) ke HP server, kemudian pesan diteruskan ke mikrokontroler. Apabila perintah dapat diaktifkan, maka mikrokontroler akan memberikan instruksi ke HP server untuk mengirim pesan berupa SMS (ken1, ken 2, ken 3, ken 4, ken 5, ken 6) ke HP user TX/RX sebagai laporan bahwa perintah sudah dijalankan. Dengan demikian kentongan elektronik berbasis mikrokontroler dapat di-kendalikan secara langsung dengan push button maupun jarak jauh menggunakan SMS. Kentongan elektronik berbasis mikrokontroler berhasil dikendalikan handphone user dengan mengirim pesan SMS, pesan akan diterima oleh handphone server lalu akan diterjemahkan oleh mikrokontroler, jika pesan tersebut sesuai format yang telah dikehendaki maka mikrokontroler akan menjalankan sebuah intruksi untuk membunyikan buzzer dan mengirim balik pesan tersebut ke HP user penerima. Agar bunyi kentongan yang dihasilkan mirip dengan suara kentongan yang sesungguhnya, dengan menggunakan tambahan IC ISD 1420. Dengan penambahan rangkaian pengeras suara sehingga dapat diaplikasikan langsung kemasyarakat
Pengendali Suhu Air Panas pada Dispenser dengan Display dan Input Data Suhu
ABSTRAK Ningrum, L.E.C. 2011. Pengendali Suhu Air Panas pada Dispenser dengan Display dan Input Data Suhu. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suwasono, M.T. (II) I Made Wirawan, S.T., S.S.T. Kata kunci: Dispenser, Pengendali suhu. Selama ini Dispenser dibuat tanpa ada kendali suhu yang jelas derajat panasnya. Penentuan suhu air panas hanya menggunakan rentang suhu minimal dan maksimal sesuai dengan kerja sensor suhu yang digunakan untuk memutuskan arus pada pemanas. Kelemahan lain pada Dispenser yaitu berhubungan dengan waktu pemanasan air yang tidak stabil, karena proses pemanasan suhu terjadi terus-menerus untuk mempertahankan suhu air sesuai dengan rentang suhu yang digunakan. Penulis berharap pada pembuatan alat ini, akan dapat dikembangkan dalam industri jika alat ini dibuat dalam skala besar, dalam hal kendali suhu air. Dan dapat juga digunakan oleh industri pembuat Dispenser dalam mengembangkan Dispenser yang sudah ada. Alat yang dibuat ini menggunakan pengendali mikrokontroler ATmega16 dengan bahasa pemrograman bahasa C. Sedangkan sensor suhu yang digunakan adalah sensor suhu LM35. Keypad digunakan sebagai data input suhu yang ditampilkan dalam LCD. Metode perancangan Dispenser dengan pengendali suhu air panas ini meliputi: (a) Perancangan sistem, (b) Perancangan hardware, (c) Perancangan software. Pada bagian perancangan sistem akan dijelaskan mengenai prinsip kerja alat untuk setiap blok dan keseluruhan. Dispenser pada perencanaan dan pembuatan alat ini berbeda dengan Dispenser yang sudah ada, dalam hal kendali suhu dan waktu pemanasan air. Hasil yang didapat adalah Dispenser dengan setting point yang dapat diatur melaluhi keypad. Nilai Setting point yang digunakan adalah 40oC, 45oC, 50oC, 55oC, 60oC, 65oC, 70oC, 75oC. Agar alat dapat berfungsi dengan baik, suhu awal yang ditampilkan pada LCD maksimal kurang dari 35 oC. Buzzer berbunyi atau dalam keadaan on jika suhu air sama dengan nilai set point. Suhu air akan dipertahankan sesuai dengan setting point yang dimasukkan sampai tombol reset ditekan. Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah alat pengendali suhu pada dispenser ini telah berhasil dibuat dengan mikrokontroler ATmega16 sebagai kendalinya. Menurut hasil pengujian, suhu air sudah sesuai dengan nilai set point yang dimasukkan. Kelebihan alat pengendali suhu air panas pada dispenser adalah. Suhu air dapat dilihat pada LCD, suhu air dapat diatur sesuai dengan keinginan selaluhi keypad dan selama suhu tidak di-setting, pemanas dalam dispenser dalam keadaan off, sehingga pemanas tidak bekerja secara terus-menerus
SISTEM KONTROL PENGISIAN AIR pada 2 TANDON AIR
ABSTRAK Adi, Hidayat, Nur. 2011. Sistem Kontrol Pengisian Air pada 2 Tandon Air. Tugas akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Setiadi C.P, M.Pd., M.T dan (II) I Made Wirawan, S.T., S.S.T. Kata kunci: Sistem Kontrol, Mikrokontroler, Tandon Air Permasalahan yang sering muncul dalam pemakaian water pump adalah kesulitan dalam mendeteksi volume air dalam penampung dan melubernya air karena volume air yang melebihi kapasitas penampung. Pemakai water pump dituntut untuk terus melihat volume air pada bak penampung. Melubernya air karena volume air yang melebihi kapasitas pada bak penampung air biasanya disebabkan karena pada bak penampung tidak dipasang sensor untuk mendeteksi volume air tersebut. Pada umunya pemakaian sistem kontrol dalam water pump adalah sistem kontrol yang memakai potensio meter dengan media pelampung yang dipasang pada bak penampung air, dan kenyataan yang sering terjadi adalah sistem kontrol yang memakai potensio meter sering mengalami kerusakan, mulai dari potensio meter itu sendiri hingga besi penempel pelampung yang mudah berkarat. Cara ini tentunya akan sangat merepotkan. Untuk itu dibutuhkan sistem yang lebih baik yaitu sistem kontrol pengisian air pada 2 tandon air yang dirancang otomatis dan memberikan informasi kepada pengguna. Tujuan dari tugas akhir ini sebagai berikut: (1) Untuk menghasilkan interface (antar muka) rangkaian mikrokontroler yang dapat menampilkan informasi kepada pengguna; (2) Untuk menghasilkan media penampil alat sistem kontrol pengisian air pada 2 tandon air; (3) Untuk dapat mengetahui hasil dari alat sistem kontrol pengisian air pada 2 tandon air yang sudah teruji kehandalannya. Rangkaian sistem kontrol pengisian air pada 2 tandon air ini terdiri dari atas: (1) kabel NGA; (2) mikrkontroler; (3) valve solenoid; (4) motor AC; (5) display LCD. Prinsip kerja dari rangkaian Sistem Kontrol Pengisian Air pada 2 Tandon Air adalah sebagai berikut: kabel tembaga mendeteksi berdasarkan terhubung tidaknya antara tegangan sumber dengan kabel yang akan masuk ke mikrokontroler. Pada saat tandon 1 (bawah) penuh dan tandon 2 atas) kosong, maka valve solenoid akan menyala atau dalam keadaan ON dan motor tidak bekerja atau OFF. Apabila pada saat tandon 1 (bawah) penuh dan tandon 2 (atas) kosong, maka valve tidak bekerja atau OFF sedangkan motor ON untuk memompa air dari tandon bawah mengisi ke tandon atas. Apabila tandon 1 (bawah) kosong dan tandon 2 (atas) penuh, maka valve akan ON untuk mengisi tandon bawah sedangkan motor OFF. Apabila tandon 1 (bawah) penuh dan tandon 2 (atas) penuh, maka valve akan OFF dan motor OFF. Sistem kontrol pengisian air pada 2 tandon air ini bekerja secara otomatis yang bisa menunjukkan informasi kepada pengguna. Media penampil pada sistem ini memakai LCD (Liquid Cristal Display) 2 x 16 (2 baris 16 kolom). Alat ini sudah terkalibrasi dan handal apabila dipakai di skala rumah tangga
ALAT PENGUKUR PANJANG JALAN BERBASIS MIKROKONTROLER
ABSTRAK Pratama, Gea Arya. 2011. Perancangan Alat Pengukur Panjang Jalan Berbasis Mikrokontroler. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Slamet Wibawanto,M.T. (2) Harits Ar Rosyid,ST.,M.T. Kata kunci: optocoupler, LCD(Liquid Crystal Display) . Saat ini segala jenis alat ukur sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan sehari hari,sehingga banyak sekali berbagai produk yang beredar dikalangan masyarakat umum misalnya alat ukur tegangan listrik (volt meter),arus listrik (ampere meter),dan sebagainya sudah banyak yang menggunakan digital bahkan harganyapun terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Maka dengan sudah berkembangnya banyak alat ukur, kita harus bisa menciptakan sebuah alat yang inovatif dan kreatif yang belum keluar dikalangan msyarakat umum dan harganya terjangkau. Misalnya seperti alat pengukur panjang jalan yang masih sedikit sekali beredar, Maka dari itu alat pengukur panjang jalan yang berbasis mikrokontroler ini perlu dikembangkan agar pengguna tidak merasa kesulitan dalam menggunakan alat pengukur panjang jalan yang terhitung baru ini. Alat pengukur panjang panjang jalan ini bekerja berdasarkan pada sensor optocoupler jenis U yang terpasang pada roda,kemudian data yang dihasilkan oleh sensor optocoupler akan dibaca dan diolah oleh mikrokontroler sehingga bisa ditampilkan pada LCD hasil pengukuran panjang jalan tersebut. Tujuan pembuatan Tugas Akhir ini untuk memudahkan pengguna pada saat melakukan pengukuran panjang jalan yang bisa sesuai dengan yang diharapkan dan hasilnya bisa maksimal. Metode perancangan meliputi: (1) perancangan perangkat keras (hardware) meliputi rangkaian optocoupler, rangkaian minimum sistem, dan rangkaian LCD M1632, (2) perancangan perangkat lunak (software). Hasil yang didapat adalah pengukuran dari setiap panjang jalan dapat ditampilkan pada LCD.nilai dari pengukurannya dapat di konversikan dalam bentuk satuan centimeter, meter dan kilometer. Kesimpulan dari pembuatan alat pengukur panjang jalan ini adalah, dalam perancangan alat pengukur panjang jalan berbasis mikrokontroler agar dapat bekerja secara efektif dan efisien adalah (a) menentukan sistem kerja alat yang akan dibuat, (b) menentukan tipe sensor yang digunakan dan, (c) mengetahui karakteristik sensor yang digunakan, (d) menentukan blok diagram alat (e) menghasilkan skema rangkaian pengukur panjang jalan. Dalam pembuatan alat pengukur panjang jalan berbasis mikrokontroler agar dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan adalah (a) menentukan komponen yang akan dipakai, (b) membuat skema rangkaian, (c) membuat layout PCB (Printed Circuit Board), (d) membuat PCB (e) melakukan pengeboran PCB dan (f) penyolderan komponen. Pada tahap pengujian alat pengukur panjang jalan hasilnya mendekati kesamaan antara teori dengan pengukuran. Untuk pengembangan alat berikutnya, demi menyempurnakan tugas akhir yang sudah dibuat. Yaitu agar bisa menyempurnakan sensivitas sensor dan akurasi pengukuran,serta memperbaiki mekanik pada sensor sehingga dapat bekerja maksimal, dan agar dapat bekerja pada kecepatan pengukuran yang bervariasi.
LAMPU STROBO UNTUK BERBAGAI JENIS MOBIL YANG DILENGKAPI PENGIRIM DAN PENERIMA PESAN TUJUAN MELALUI SMS (SHORT MESSAGE SERVICE)
ABSTRAK Arisandi. 2011. Lampu Strobo untuk Berbagai Jenis Mobil yang Dilengkapi Pengirim dan Penerima Pesan Tujuan Melalui SMS (Short Message Service. Tugas Akhir, Jurusan Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Sujito, S.T., M.T., (II) Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.T. Kata kunci: strobo, handphone, mikrokontroler, mobil, dan SMS. Kemacetan lalu lintas yang terjadi menyebabkan beberapa kendaraan terjebak pada lokasi kemacetan. Oleh karena itu, perlu adanya indikator yang terpasang pada kendaraan yang memiliki kepentingan mendesak sehingga menunjukan kepada pengendara lain agar mendahulukan kendaraan tersebut. Indikator yang dipakai di Indoneseia adalah strobo. Strobo yang terpasang pada mobil tertentu yang diatur pada PP Nomor 44 Tahun 1993, tentang Prasarana Kendaraan dan Pengemudi pada pasal 66, 67, dan 75. Perencanaan, pembuatan dan implementasi perancangan “Lampu Strobo untuk Berbagai Jenis Mobil yang Dilengkapi Pengirim dan Penerima Pesan Tujuan melalui SMS (Short Message Service)” ini merupakan implementasi ilmu elektronika dari perkuliahan ke aplikasi sebenarnya dan bagi pemilik mobil, dapat memberikan kemudahan karena dapat diterapkan pada semua jenis mobil serta dilengkapi dengan fasilitas pengirim dan penerima pesan melalui SMS. Hasil Perencanaan, pembuatan dan implementasi perancangan menunjukkan bahwa bahwa system bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan. Handphone bekeerja sebagai sensor dan pemberi informasi berfunsi dengan baik, LCD, blok LED, sirine, dan buzzer bekerja sesuai dengan instruksi yang terprogram pada mikrokontroler, yaitu pada saat biru maka program biru bekerja, pada saat kuning maka program kuning bekerja, saat program kuning dijalankan, dan seterusnya. Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah (1) dalam perancangan lampu strobo untuk semua jenis mobil yang dilengkapi fasilitas pengirim dan penerima pesan tujuan melalui SMS secara efektif dan efisien adalah (a) menentukan sistem kerja alat yang akan dibuat, (b) menentukan input dan, (c) menentukan output yang diinginkan. (2) Dalam pembuatan lampu strobo untuk berbagai jenis mobil yang dilengkapi dengan pengirim dan penerima pesan tujuan melalui SMS agar dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan adalah (a) menentukan komponen yang akan dipakai, (b) membuat skema rangkaian, (c) membuat PCB (Printed Circuit Board), (d) melakukan pengeboran PCB dan (e) penyolderan komponen. (3) Pengujian lampu strobo untuk berbagai jenis mobil yang dilengkapi dengan pengirim dan penerima pesan tujuan melalui SMS dilakukan berdasarkan perbandingan antara hasil perhitungan teori dan pengukuran. Hasil perbandingan menunjukkan sistem yang telah dibuat dapat bekerja dan hasilnya mendekati kesamaan antara teori dengan hasil pengujian
Sistem Informasi Pendukung Pengambilan Keputusan Untuk Menunjang Kegiatan Akademik Berbasis Web di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang
ABSTRAK Aris Syahrial,Tri Wahyu. 2011. Sistem Informasi Pendukung Pengambilan Keputusan Untuk Menunjang Kegiatan Akademik Berbasis Web di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Heru Wahyu H, M.Kom. dan (II) I Made Wirawan, S.T., S.S.T., Kata kunci: Web, Sistem Informasi, Sistem Pengambilan Keputusan. Penyimpanan data merupakan hal yang sangat penting pada sebuah institusi. Masih banyak institusi yang masih menggunakan cara manual dalam penyimpanan dan pengolahan data. Dengan sistem manual tersebut banyak kemungkinan terjadi duplikasi data yang tidak perlu dan masih kurang efektif, efisien,dan dianggap ketinggalan jaman. Dengan adanya Sistem Manajemen Basis Data, diharapkan dapat memberikan suatu solusi untuk memperbaiki sistem manual yang masih belum efektif dan efisien. Sistem baru akan membantu pelaksanaan operasionalnya khususnya dalam mengolah data akademik. Dalam sistem ini diaplikasikan sebuah user interface berbasis web untuk mengelola basis data untuk memberikan solusi optimal. Tujuan yang dicapai dalam pembuatan tugas akhir ini adalah mendesain dan membuat Basis Data menggunakan MySQL untuk sistem informasi akademik. Metode perancangan Tugas Akhir ini meliputi merancang spesifikasi produk yang dijelaskan dalam entitas dan atribut sistem, merancang analisis desain, menggambarkan arus data dalam Data Flow Diagram (DFD), menggambarkan entity relationship diagram (ERD) dan hubungan antar entitas pembentuk sistem dan relasi antar tabel pembentuk dalam. Dalam ERD dapat digambarkan entitas-entitas pendukung sistem serta hubungan antar entitasnya, serta di lakukan pengujian pada tiap blok halaman web. Hasil yang didapat adalah sebuah aplikasi berbasis web yang mengelola data mahasiswa, dosen, matakuliah, dan kurikulum di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang agar informasi yang dihasilkan lebih berguna dan mengefisienkan pekerjaan di jurusan. Dalam perancangan sistem aplikasi ini menghasilkan rancangan desain DFD, ERD, dan tersusun 11 tabel pembentuk sistem, yaitu admin, angkatan, dosen, kelas, mahasiswa, mata kuliah, offering, peserta offering, prodi, semester, dan sajian mata kuliah
Sistem Informasi Data Penghuni Asrama UM Berbasis Web
ABSTRAK Irawan, Novta Dany’el. 2011. Sistem Informasi Data Penghuni Asrama UM Berbasis Web. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I): I Made Wirawan, S.T., S.S.T., (II) Muhammad Jauharul Fuady, S.T., M.T. Kata kunci : MySQL, PHP, web server, Apache, sistem informasi, berbasis web Pada saat ini, manfaat dari jaringan komputer sudah sangat banyak dirasakan. Apalagi dalam dunia komunikasi yang serba cepat ini, jaringan komputer sering kali berperan vital dalam kegiatan pendistribusian informasi yang cepat tersebut. Semua dari komponen yang tergabung dalam jaringan komputer tersebut haruslah mampu saling mendukung untuk menghasilkan satu sistem yang kokoh dan handal untuk melayani setiap permintaan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna. Sekian banyak manfaat dalam penerapan jaringan komputer tersebut ternyata belum dioptimalkan pada lingkungan pendidikan Universitas Negeri Malang(UM), khususnya pada lingkungan Asrama Universitas Negeri Malang. Pada tugas akhir ini akan dirancang sebuah sistem informasi berbasis web yang berfungsi membantu pencatatan data penghuni dan permintaan kamar secara optimal. Perancangan dilakukan dengan cara mendesain atau merancang sebuah sistem informasi yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Setelah itu membuat komponen – komponen yang akan dibutuhkan. Dengan menggunakan database MySQL data penghuni akan disimpan, Sistem informasi ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan web server yang digunakan adalah Apache. Hasil pengujian dari perbandingan pada saat setelah sistem informasi ini dibuat dan pada saat belum dibuat adalah dapat mempermudah dalam pencatatan data penghuni dan mempermudah proses administrasi asrama. Dapat disimpulkan bahwa sistem informasi ini terbukti mampu bekerja dengan baik dalam membantu proses pencatatan data penghuni asrama serta mempermudah proses backup data, walaupun masih banyak kekurangan. Salah satunya adalah sistem informasi ini belum dilengkapi dengan aplikasi gambar dan video. Oleh karena itu untuk pengembangan sistem informasi ini perlu ditambahkan aplikasi gambar dan video