Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    184 research outputs found

    PENAMPIL INFORMASI 3 WARNA MENGGUNAKAN ROTATING LED

    No full text
     ABSTRAK  Asyhari, Muhammad, Ma'ruf. 2011. PENAMPIL INFORMASI 3 WARNA MENGGUNAKAN ROTATING LED. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (I) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom (II) Dyah Lestari, S.T., M.Eng..    Kata kunci: Rotating LED, Informasi, Mikrokontroler. Penampilan informasi secara elektronik banyak dibutuhkan untuk menarik perhatian orang. Penampilan informasi yang umum digunakan adalah meng-gunakan sekumpulan LED yang sering disebut dengan dot matrix. Penampilan informasi menggunakan dot matrix sering dijumpai pada tempat-tempat layanan umum seperti bank, perpustakaan, dan mall. Tampilan informasi pada dot matrix sering berbentuk text yang berjalan dan berganti secara horizontal. Inovasi baru pada penampilan informasi diperlukan untuk lebih menarik perhatian orang.  Bentuk inovasi baru dalam tampilan informasi secara elektronik antara lain yaitu dengan menggunakan tampilan secara rotasi. Pada tugas akhir ini, 3 buah kolom LED akan digerakkan secara rotasi dengan kecepatan konstan. Alat ini terdiri dari 2 buah bagian yaitu mekanik pemutar dan catu daya. Mekanik pemutar terdiri dari motor DC 12V dan papan rangkaian. Prinsip kerja alat ini yaitu ketika papan rangkaian diputar secara konstan, maka dapat dihasilkan sekumpulan karakter dengan cara mengatur penyalaan LED sesuai dengan waktu yang diinginkan. Agar karakter yang dihasilkan  tidak bergoyang-goyang dan tidak ada penggandaan tampilan maka program akan dijalankan setiap sensor photodiode terkena cahaya. Dimana ketika photodiode terkena cahaya, nilai keluaran rangkaian komparator adalah 4,8V dan selanjutnya akan dibaca mikrokontroler sebagai logika 1. Sedangkan pada saat photodiode tidak terkena cahaya, maka nilai keluaran rangkaian komparator adalah 0,1V dan selanjutnya akan dibaca mikrokontroler sebagai logika 0. Pada saat masukan mikrokontroler berlogika 0 maka semua LED dimatikan sehingga tidak terjadi penampilan.Mikrokontroler ATmega16 sebagai komponen utama mengatur pola-pola karakter yang ditampilkan pada papan LED. Untuk menghasilkan tampilan LED 3 warna, maka dibutuhkan 21 output dari mikrokontroler, 7 digunakan untuk LED warna kuning, 7 untuk LED warna hijau dan 7 untuk LED warna biru. Masing-masing penyalaan dan pergantian LED diatur dengan program pada mikrokontroler. Tampilan tulisan yang dihasilkan antara lain "SELAMAT", "DATANG", "DI", "TEKNIK", "ELEKTRO", "UNIVERSITAS", "NEGERI", "MALANG".

    Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Diajar Menggunakan Metode Pembelajaran Diskusi Kelompok dengan Metode Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Disertai Kombinasi Picture And Picture pada Pelajaran Produktif Multimedia Kelas X SMK Negeri 12 Malang

    No full text
    Dalam perkembangan dunia pendidikan saat ini, siswa diharapkan tidak lagi pasif hanya menerima saja pengetahuan melalui penjelasan guru melainkan berusaha menggali dan mencari tahu sendiri pengetahuan yang dibutuhkannya. Guru berperan sebagai mediator, fasilitator dan informator yang mengawasi dan membimbing murid-muridnya dalam mempelajari pengetahuan tersebut. Namun adakalanya pembelajaran berlangsung kaku dan tidak menarik sehingga menimbulkan rasa malas dan jenuh bagi siswa yang menyebabkan siswa menjadi pasif dan hasil belajarnya menurun seperti yang terjadi di SMK Negeri 12 Malang. Untuk mengatasi permasalahan di atas, dalam penelitian ini diterapkan metode pembelajaran Teams Games Tournament yang dikombinasikan dengan Picture and Picture dan metode pembelajaran diskusi kelompok. Diskusi kelompok adalah metode yang sering diterapkan di SMK Negeri 12 Malang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan metode pembelajaran Diskusi Kelompok dengan metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) kombinasi Picture and Picture pada pelajaran Produktif Multimedia. Rancangan penelitian ini adalah kuantitatif komparatif dengan menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Negeri 12 Malang tahun ajaran 2010/2011. Sedangkan sampel penelitian ini adalah kelas X MM 2 (41 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas X MM 3 (42 siswa) sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen perlakuan dan pengukuran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik kuantitatif. Analisis statistik kuantitatif yang digunakan untuk menganalisis data kemampuan awal siswa dan hasil belajar siswa adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji kesamaan 2 rata-rata awal dan uji hipotesis menggunakan uji t.Berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung (4,150) > ttabel(1,989). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan metode pembelajaran diskusi kelompok dengan metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) disertai kombinasi Picture And Picture pada pelajaran Produktif Multimedia di kelas X Jurusan Multimedia SMK Negeri 12 Malang

    Perancangan Dan Implementasi Hotspot Menggunakan Sistem Operasi Mikrotik Pada LAN di Jurusan Elektro

    No full text
    ABSTRAK   Widy Saputra,Rahmadyan. 2011. Perancangan Dan Implementasi Hotspot Menggunakan Sistem Operasi Mikrotik Pada LAN di Jurusan Elektro, Univerisitas Negeri Malang Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom. dan (II) Muhammad Ashar,S.T.,M.T.   Kata kunci: Hotspot, Wireless, PC Router Kampus maupun sekolah merupakan suatu tempat yang digunakan untuk menuntut ilmu. Khususnya untuk kampus dan sekolah dibagian teknik, khususnya teknik elektronika. Konsentrasi Teknik Komputer dan Jaringan. Mahasiswa maupun siswa pasti akan belajar Jaringan Wireles. Salah satu hal yang pasti akan dialami oleh mereka yaitu, menggunakan Sistem Operasi Windows Maupun Linux dalam mengkonfigurasi jaringan untuk praktikum. Salah satu faktor penting saat melakukan praktikum Jaringan Komputer adalah pengenalan device. kegunaan dan cara konfigurasi device perlu di ketahui sebelum melakukan praktikum agar Device dapat bekerja dengan baik. Mahasiswa juga harus memahami macam-macam topology mahasiswa juga harus dapat melakukan konfigurasi dengan kabel UTP maupun dengan wireless baik dengan router board maupun PC Router. Tujuan pembuatan Tugas Akhir ini untuk menciptakan sebuah Mikrotik hotspot yang dapat memudahkan Administrator dalam melakukan Administrasi jaringan wireless. Sehingga dengan adanya pembuatan Mikrotik hotspot ini maka para user dapat dengan aman melakukan browsing di internet. Dan para administrator jaringan wireless dapat dengan mudah mengontrol jaringannya. Metode perancangan meliputi: (1) perancangan PC Router dengan menggunakan sistem operasi Mikrotik. (2) perancangan topology yang akan digunakan untuk jaringan hotspot. (3) Capture Jaringan Wireless pada LAN jurusan Teknik Elektro. Hasil yang didapat adalah pada saat akan login ke jaringan hotspot, user harus mendaftar pada Administrator jaringan,lalu user dan password di masukkan oleh Administrator ke dalam database mikrotik. Dengan demikian user yang tidak terdaftar tidak akan dapat menggunakan layanan jaringan hotspot yang tersedia. Sehingga Administrator jaringan wireless juga mudah dalam melakukan Administrasi. Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah (1) dalam perancangan dan pembuatan Mikrotik hotspot   adalah (a) menentukan topology mikrotik hotspot  Pada jaringan wireless (b) menentukan cara kerja sistem pada Access point, (2) Dalam pembuatan Perancangan Dan Pembuatan Hotspot  Dengan Mikrotik Os agar dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan adalah (a) menentukan topology yang digunakan , (b) membuat rancangan topology, (c) konfigurasi PC Router  (d) Konfigurasi Access point  (3) Pengujian Perancangan Dan Pembuatan Hotspot  Dengan Mikrotik Os dilakukan berdasarkan perbandingan antara hasil perhitungan teori dan percobaa

    PERANCANGAN ALAT UKUR DAYA DIGITAL UNTUK RANGKAIAN SATU FASA BERBASIS MIKROKONTROLER

    No full text
    ABSTRAK   Prasetya, Didiet Heru. 2011. Perancangan Alat ukur daya Digital untuk rangkaian satu Fasa Berbasis Mikrokontroler. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) I Made Wirawan, S.T., S.S.T. (2) Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.T.   Kata kunci: Alat ukur daya,  Mikrokontroler, Pengukuran Daya, Listrik satu Fasa.   Perkembangan teknologi khususnya dalam bidang elektronika sangatlah pesat sekali. Berbagai jenis produksi alat elektronika dapat berkembang dengan sangat cepat kecanggihannya. Pada hakekatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak terlepas dari bidang elektronika mengingat bahwa baik secara langsung maupun tidak langsung berkaitan erat dengan bidang elektronika. Bidang yang terkait dengan bidang elektronika antara lain yaitu dalam bidang alat ukur daya. Karena itu diperlukan suatu rangkaian peralatan elektronika sebagai penghitung daya pemakaian listrik yang terpakai.  Pada alat yang sebelumnya adalah penghitung daya sesaat yang terpakai dalam rangkaian 1 fasa dan memakai IC mikrokontroler AT89S51 dimana masih membutuhkan tambahan IC ADC untuk mengubah masukan analog menjadi digital.  Dan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, IC mikrokontroler juga mengalami perkembangan dengan munculnya generasi AVR ATMEGA  8535, keunggulan dari AVR ATMEGA  8535 memiliki ADC dan EEPROM internal dan memiliki kapasitas yang lebih besar. Sehingga alat pengukuran daya 1 fasa yang menggunakan AT89S51 dapat diganti dengan ATMEGA 8535 dan perancangan rangkaian alat ukur daya 1 fasa menjadi lebih sederhana. Keunggulan pengukur daya satu fasa ini memiliki tingkat ketelitian yang lebih akurat. Alat ini dapat melengkapi alat ukur daya yang sudah ada serta dapat melakukan pembacaan daya sesaat pada perangkat elektronika rumah tangga.

    Perancangan Aplikasi Untuk Try Out Sekolah Menengah Pertama Berbasis PHP dan MySQL

    No full text
    Pada saat ini kemajuan teknologi semakin berkembang pesat. Persaingan teknologi antara negara berkembang maupun negara maju semakin ketat. Sebagai negara berkembang supaya tidak ketinggalan kemajuan teknologi harus memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing global. Untuk mewujudkan itu semua diperlukan pendidikan yang berkualitas dan bermutu tinggi agar dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing global. Untuk dapat mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan bermutu tinggi ada banyak jalan yang bisa ditempuh diantaranya dengan melalui aplikasi try out yang dapat digunakan oleh siswa untuk melakukan latihan soal-soal mata pelajaran dengan adaya aplikasi try out ini.Tujuan pembuatan Tugas Akhir ini untuk peningkatan mutu pendidikan sehingga dapat digunakan pelajar untuk latihan mengerjakan soal-soal UAN sehinga siswa lebih terbiasa pada saat melaksanakan UAN sehingga dapat mengerjakan secara maksimal. Diharapakan aplikasi ini dapat meningkatkan mutu pendidikan sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing global.Metode perancangan meliputi: (1)Spesifikasi produk yang dijelaskan dalam entitas dan atribut sistem. (2)Menggambarkan arus data dalam DFD (Data Flow Diagram ). (3)Menggambarkan struktur data dan hubungan antar entitas sebagai pembentuk sistem dalam ERD (Entity Relationship Diagram). (4)Mendeskripsikan hubungan antara entitas dengan relationship antar tabel. (5)Menggambarkan desain antar muka aplikasi. (6)Prosedur pengujian aplikasiHasil yang didapat dari pembuatan aplikasi try out SMP berbasis PHP dan MySQL adalah aplikasi untuk try out latihan soal mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA.Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah (1) dalam perancangan aplikasi try out SMP berbasis PHP dan MySQl adalah (a) menentukan sistem kerja alat yang akan dibuat, (b) menentukan desain utama, dan, (c) menentukan hasil yang diinginkan. (2) Dalam pembuatan aplikasi try out SMP berbasis PHP dan MySQl agar dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan adalah (a) menentukan alat yang akan dipakai (software dan hardware), (b) melakukan pemrograman dengan PHP, (3) Pengujian aplikasi try out SMP berbasis PHP dan MySQl dilakukan dengan login sebagai siswa di dua komputer dengan username dan password yang berbeda dan melakukan proses try out apakah hasilnya sama dengan yang diharapkan apa belum

    Sistem Informasi Bimbingan Tugas Akhir dan Skripsi Berbasis Web di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Wahyu Pamungkas, Maurizal. 2011. Sistem Informasi Bimbingan Tugas Akhir dan Skripsi Berbasis Web di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malanng. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom dan (II) M. Zainal Arifin, S.Si., M.kom.   Kata kunci: Sistem, PHP, Basis Data, MySQL, XAMPP, Macromedia Dreamweaver Bimbingan Tugas Akhir maupun Skripsi merupakan hal yang wajib dilakukan oleh mahasiswa untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Namun laporan dari hasil bimbingan yang dilakukan masih bersifat manual. Dengan adanya Sistem Informasi Bimbingan, diharapkan dapat memberikan suatu solusi untuk menunjang sistem manual yang masih belum efektif dan efisien. Dengan adanya Sistem Manajemen Basis Data, diharapkan dapat memberikan suatu solusi untuk memperbaiki sistem manual yang masih belum efektif dan efisien. Sistem baru akan membantu proses pendataan bimbingan khususnya bagi dosen pembimbing. Metode perancangan Tugas Akhir ini meliputi merancang spesifikasi produk yang dijelaskan dalam entitas dan atribut sistem, merancang analisis desain, menggambarkan arus data dalam Data Flow Diagram (DFD), menggambarkan entity relationship diagram (ERD) dan hubungan antar entitas pembentuk sistem dan relasi antar tabel pembentuk dalam. Dalam ERD dapat digambarkan entitas-entitas pendukung sistem serta hubungan antar entitasnya, serta di lakukan pengujian pada tiap blok halaman web. Hasil yang didapat adalah sebuah sistem informasi berbasis web yang mengolah data mahasiswa bimbingan dan data bimbingan. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan dosen pembimbing mengontrol perkembangan mahasiswa bimbingannya. Serta mengefisiensikan mahasiswa dalam membuat kartu bimbingan. Dalam perancangan sistem informasi ini menghasilkan rancangan desain DFD, ERD dan tersusun tiga tabel pembentuk siswa yaitu, dosen, mhs dan bimbingan

    Perancangan Dan Implementasi Intrusion Detection System (IDS) Pada Jaringan Komputer.

    No full text
    ABSTRAK   Riyanto, Achmad. 2011. Perancangan Dan Implementasi Intrusion Detection System (IDS) Pada Jaringan Komputer. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom. dan (II) M. Zainal Arifin, S.Si., M.Kom.   Kata kunci: networks, IDS (Intrusion Detection System), penyusup. Keamanan jaringan komputer sebagai bagian dari sebuah sistem informasi sangatlah penting untuk menjaga validitas dan integritas data dan menjamin ketersedeian layanan bagi penggunanya. Langkah untuk mencegah terjadinya kejahatan komputer perlu dilakukan pengamanan yang berlapis-lapis pada suatu jaringan komputer, seperti firewall yang berfungsi mengatur TCP/IP dan port-port yang mana diizinkan atau tidak untuk melewati jaringan.  Intrusion Detection System (IDS) atau Sistem Deteksi Penyusup adalah sistem komputer (bisa merupakan kombinasi software dan hardware) yang berusaha melakukan deteksi penyusupan. IDS akan melakukan pemberitahuan saat mendeteksi sesuatu yang dianggap tindakan illegal. IDS tidak melakukan pencegahan terjadinya penyusupan. Tujuan pembuatan Tugas Akhir ini untuk membuat suatu sistem yang dapat mendeteksi penyusup pada jaringan komputer. Sehingga dengan adanya sistem ini dapat mengamalisis dari suatu lalu-lintas jaringan dan menemukan pola serangan yang dapat mengancam integritas jaringan komputer (networks). Metode perancangan meliputi: (1) perancangan perangkat keras (hardware) meliputi instalasi perangkat PC (Personal Comuter)  (2) perancangan perangkat lunak (software) meliputi instalasi snort, apache, MySQL, dan BASE (Basic Analysis and Security Engine). Pengimplementasian terhadap jaringan ditempatkan pada jaringan lokal (LAN) yang memiliki traffict jaringan yang cukup tinggi Hasil yang didapat adalah pengecekkan penyusup pada database apakah ada logging file. Khususnya query database yang mengandung alert. Kondisi dari jaringan dapat diketahui dengan mengecek melalui BASE (web based front end) apakah terjadi serangan atau intrusi dari sistem yang tengah dimonitor. Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah (1) dalam perancangan dan implementasi Intrusion Detection System (IDS) adalah (a) IDS dapat mendeteksi alert dan membuat log pada sistem serta memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi dalam mendeteksi suatu serangan, (b) serangan yang terdeteksi mengandung informasi mengenai alamat IP dan port dari penyusup, dan, (c) analisa output dapat menggunakan BASE untuk menganalisa tampilan berbasis web. (2) Dalam pembuatan Intrusion Detection System (IDS) agar dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan adalah (a) menentukan komponen yang akan dipakai , (b) membuat skema penyerangan, (c) memodifikasi database rule. (3) Pengujian Intrusion Detection System (IDS) dilakukan berdasarkan serangan yang dilakukan untuk menguji output (alert) apakah sesuai dengan rule yang telah ditentukan

    alat kontrol suhu dan pH air akuarium ikan arwana

    No full text
    ABSTRAK   Cahyo, Nico Adi. 2011. Alat Kontrol Suhu dan pH Air pada Akuarium Ikan Arwana. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suwasono, M.T. (II) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom.   Kata kunci: Alat Kontrol, pH, suhu, ikan arwana. Ikan arwana tergolong ikan yang mahal maka dalam pemeliharaannya harus jeli agar ikan tidak mati karena kesalahan pemeliharaan, yang perlu diperhatikan antara lain adalah parameter air. Disesuaikan dengan kondisi aslinya di alam disarankan agar mereka dipelihara pada rentang pH netral sampai agak masam (pH 6.0 – 7.0) dan pada rentang suhu 26 – 30 °C.  Pengontrolan secara manual tentunya akan merepotkan pemelihara ikan arwana, karena harus selalu memperhatikan suhu dan pH air pada akuarium. Maka dari itu dikembangkan suatu alat otomatis pengontrol suhu dan pH air akuarium ikan arwana.  Tujuan dari pembuatan Tugas Akhir ini adalah :  (1) Merancang rangkaian alat kontrol suhu dan pH air akuarium ikan arwana, (2) Merancang software alat kontrol suhu dan pH air akuarium ikan arwana, (3) Membuat keseluruhan alat kontrol suhu dan pH air akuarium ikan arwana, (4) Menguji  alat kontrol suhu dan pH air akuarium ikan arwana. Metode perancangan meliputi : (1) Spesifukasi produk, (2) Blok diagram perangkat keras (hardware), (3) Perancangan dan pembuatan perangkat keras (hardware), (4) Perancangan perangkat lunak (software) dan (5) Perancangan dan pembuatan mekanik, (6) Uji coba rangkaian. Prinsip kerja dari alat kontrol ini adalah suhu dan pH air dideteksi melalui sensor ditampilkan nilai sensor pada LCD dan mengontrol suhu dengan mengaktifkan heater jika suhu kurang dari 25 dan Mengontrol pH dengan menyalakan pompa air untuk mengisi dengan air bersih dengan pH antara 6-7 sekaligus mengurangi air pada akuarium jika pH kurang dari 6 dan lebih dari 7. Hasil dari analisis tersebut antara lain: terdapat data yang tidak pasti tergantung proses penurunan atau proses kenaikan suhu data tersebut adalah antara 27 sampai 29 pada suhu tersebut kondisi heater on jika pada proses kenaikan suhu dan kondisi heater off pada saat proses penurunan suhu..begitu juga dengan proses penurunan dan kenaikan pH pada proses kenaikan pH. saat ph 6.2 kondisi pompa air on, saat mencapai 6.8 pompa air off sedangkan terjadi kondisi sebalik saat proses penurunan pH. Hal ini memang dirancang demikian agar frekuensi kondisi on/off pada heater dan pompa air dapat lebih kecil  namun suhu dapat tetap terkontrol antara 26-30 dan pH antara 6-7. Dari hasil yang telah diperoleh maka dapat disimpulkan : (1)  rancangan alat terdiri dari sensor suhu LM 35, sensor pH vernier tipe BTA (British Telecom Analog), rangkaian minimum system atmega 8, Rangkaian  driver heater, driver pompa air dan rangkaian  LCD 16x2 tipe M1632. (2) Software berisi program perintah untuk mengontrol suhu, ph air dan menampilkan nilainya ke LCD, (3) Pada pembuatan keseluruhan alat seluruh rangkaian disusun sesuai blok diagram kemudian mikrokontroler diisi program sesuai rancangan. (4) Setelah di uji alat dapat menampilkan nilai suhu dan pH serta dapat mempertahankan kondisi suhu antara 26 sampai 30 dengan heater dan pH antara 6 sampai 7 dengan pompa air

    PEMERAH MADU BERBASIS CENTRIFUGAL MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER

    No full text
    ABSTRAK     Prasetyo, Bagus. 2011. PEMERAH MADU BERBASIS CENTRIFUGAL MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (I) Ahmad Fahmi S.T., M.T. (II) Aripriharta,S.T.,        Kata kunci: Madu, Centrifugal, Mikrokontroler.   Peluang untuk usaha budidaya lebah madu di Indonesia masih sangat besar. Alasannya, karena Indonesia mempunyai hutan alam yang sangat luas, sekitar 200 juta hektar dengan beraneka jenis tanaman yang berbunga secara bergantian sepanjang tahun, hal itu merupakan habitat ideal untuk budidaya lebah madu. Bila budidaya lebah madu dikelola secara baik dan menggunakan teknologi modern, maka dapat membantu peternak lebah untuk dapat mengoptimalkan produksi. Tugas akhir ini, merupakan pengembangan dari pemerah madu konvensional menjadi pemerah madu berbasis centrifugal menggunakan mikrokontroler yang dapat dikendalikan secara langsung dengan menekan push button yang dilengkapi pengisian kebotol. Dengan menggunakan pemerahan madu ini, pengguna dapat menghemat waktu dan tenaga. Ketika pengguna menekan salah satu push button 1 – 4 ditekan maka motor AC satu fasa 220V akan aktif sesuai jeda waktu yang sudah diatur pada program. Bila push button 5 ditekan maka konveyor on, proses pengisian madu ke botol akan aktif dan pengguna hanya perlu memasukan botol kosong. Ketika botol menghalangi sinar LED ke photodiode 1 maka pada pengkondisi sinyal akan bernilai low (1,4 Volt DC) tegangan tersebut diumpan balikan sebagai input untuk menonaktifkan konveyor serta mengaktifkan solenoid valve untuk pengisian madu kebotol, Selanjutnya bila photodiode 2 terhalang botol pada pengkondisi sinyal akan bernilai low (1,4 Volt DC) maka proses penutupan botol aktif dengan nonaktifnya konveyor dan mekanik pen-supply tutup botol on sehingga menarik tutup botol kemudian ditekan solenoid 12V DC kemudian konveyor pun berjalan kembali. Pemerah madu berbasis centrifugal menggunakan mikrokontroler dilengkapi dengan monitoring display sehingga apa yang dikerjakan mikrokontroler dapat diketahui. Hasil kinerja pemerah centrifugal  ini mempunyai kecepatan sampai 400 RPM dengan torsi 0,25 HP sehingga mempercepat pemerahan. Alat ini diharapkan mampu untuk melengkapi alat pemerah madu yang sudah ada serta dapat membantu pelaku kewirausahaan khususnya di bidang budidaya lebah madu dalam mengoptimalkan sumber daya manusia

    Perancangan Multimedia Pembelajaran Seni Rupa: Menggambar Bentuk-Bentuk Kubistis dan Silindris

    No full text
    ABSTRAK   Maskuri, Elly A. 2011. Multimedia Learning Design Arts: Drawing Shapes Ku-bistis and Silindris. Thesis. Arts Education Studies Program, Department of Art and Design, Faculty of Letters, Universitas of Malang. Advisors: (I) Dr. Moeljadi Pranata, M.Pd, (II) Andy Pramono, S.Kom, M.T.   Keywords: Design, Multimedia Learning, Arts, SMP/Mts. In the study known to the various media used as a medium for supporting the ongoing activities of  teaching and  learning. With  the media, students will be more  interested  and motivated  to  learn. Selection of  appropriate media  to  influ- ence the quality of process and quality of learning outcomes. The existence of books  that discussed  the visual arts  in SMP/Mts seemed not  yet  able  to  provide  solutions  in  the  era  of  globalization  of  the material  that forms a complete image, thus requiring the existence of a multimedia site that can accommodate  all  of  the  information  is  complete  (whether  it  be  text,  audio  and video  in one package) of  the  images  form an  interesting but  in accordance with the established curriculum. Therefore the design needs a multimedia learning art: drawing shapes kubistis and silindris. The design uses a procedural model and description steps it works. In this design model,  the design steps performed  in a systematic and structured, sequen- tially  from beginning  to end. The data used as  reference  in  the  form of data de- rived  from  observation  and  interviews  directly  to  the Arts  teacher  at  SMP N  II Pare, SMP N II Puncu, and bookstore employees. Products  produced  in  the  form  of  a  multimedia  learning  art:  drawing shapes kubistis and  silindris. This product  is a Multimedia CD with concept de- sign style tecno, which consists of a combination of text, graphics, audio, moving images  (video and animation)  to  incorporate a  link  that allows users  to navigate and  interact. Software used: Adobe Flash, Swish Max, Adobe Photoshop, Corel- Draw, Power Point, EM. Power Point, Sony Vegas and Adobe After Effects. Multimedia  to  support  this  learning will be  supporting media  in  the  form of manual drawing shapes, calendar 2011, X banners, posters, magazine ads, CD label, cata-log and stickers. Multimedia produced has not been tested, it is recommended that testing be done to know its effectiveness. Multimedia can be used for independent learning. Multimedia content themes are designed in sequence; for it, it is suggested the us- er to learn in sequence

    0

    full texts

    184

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇