Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    184 research outputs found

    Digital Analyzer Berbasis Personal Computer

    No full text
    ABSTRAK   Ranuharja, Rifki. 2011. Digital Analyzer Berbasis Personal Computer. Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Heru Wahyu Hermawanto, S.T, M. Kom. (II) Ilham Ari Elbaith Zaini, S.T.   Kata Kunci: Digital Analyzer, Personal Computer Dalam beberapa pembelajaran, seperti dalam mempelajari rangkaian kontrol mahasiswa juga diharuskan memonitor tegangan input dan output dari suatu komponen dalam suatu rangkaian dalam kurun waktu yang tertentu kususnya pada data yang beranalogi digital, selain untuk mengetahui cara kerja alat juga bertujuan untuk melihat apakah sistem atau rangkaian tersebut bekerja sesuai dengan apa yang di harapkan atau tidak. Untuk hal tersebut diperlukan alat yang bisa menganalisa logika dan dapat mengkonversi data yang ada pada sistem ke dalam diagram waktu dengan perangkat lunak yang berkaitan dengan level logika. Alat tersebut diharapkan dapat memberikan data sample dari suatu sisem atau rangkaian dan menampilkannya kedalam bentuk grafik dan tabel agar mahasiswa dapat menganalisa data pada sistem tersebut dengan melihat pada layout yang ada pada layar monitor. Dalam perancangan sistem ini terdiri dari beberapa rangkaian yaitu: (1) Rangkaian counter sebagai alat tester yang akan digunakan untuk mengeluarkan data sample. (2) Rangkaian Mikrokontroler AT89S51 yang digunakan sebagai masukan data biner yang akan di jadikan data sample. (3) Rangkaian MAX232 yang digunakan untuk mengirimkan data ke PC sebagai penampil data. Berdasakan pengujian dari keseluruhan sistem dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: (1) Tampilan pada alat yang berupa tabel dan grafik yang berbanding lurus dengan waktu akan memudahkan mahasiswa untuk menganalisa data sample dan memahami logika dari rangkaian tersebut. (2) Pada program tampilan data tabel akan bisa di simpan untuk selanjutnya diharapkan bisa di analisa oleh mahasiswa. (3) Rancangan program pada PC terdapat 8 input yang akan menunjukkan data sampling yang diambil dari modul counter yang telah dibua

    Detektor Pencurian Arus Listrik Pada Pelanggan PLN

    No full text
    ABSTRAK   Kharisma, Anang Dedy. 2011. Detektor Pencurian Arus Listrik Pada Pelanggan PLN. Tugas akhir Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (I) Dyah Lestari, S.T., M.eng. (II) Sujito, S.T., M.T.   Kata Kunci: arus listrik, pencurian arus, sensor arus Sejalan dengan pesatnya pembangunan dan perkembangan industri serta teknologi modern, telah mempengaruhi segala aspek sosial budaya kehidupan umat manusia. Semua kemajuan teknologi itu tidak lepas dari ketergantungan akan energi listrik, sehingga semakin tinggi pula permintaan energi listrik. Dengan sangat banyaknya jumlah konsumen yang memakai energi listrik, tidak jarang konsumen yang melakukan tindakan kecurangan terhadap pemakain energi listrik. Kecurangan yang dilakukan salah satunya adalah memakai energi listrik tanpa melalui prosedur yang berlaku, ini dinamakan pencurian arus listrik. Akibat dari terjadinya pencurian arus listrik,  Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menjadi penyedia listrik di Indonesia mengalami banyak kerugian. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk membuat detektor pencurian arus listrik. Prinsip kerjanya adalah mempersempit letak terjadinya kecurangan arus listrik dengan cara membaca, menjumlahkan dan membandingkan arus listrik yang mengalir ke pelanggan menggunakan software pada mikrokontroler ATMEGA16. Dengan demikian wilayah letak terjadinya pencurian arus listrik dapat segera diketahui. Metode  perancangan alat meliputi: (a) spesifikasi produk, (b) perancangan sistem, (c) perancangan tiap blok (Hardware) yang meliputi: sensor arus,  minimum sistem mikrokontroler ATMEGA16,  LCD (Liquid Crystal Display) M1632, buzzer, (c)  perancangan perangkat lunak (Software) pada mikrokontroler dan langkah pengujian. Hasil yang didapatkan adalah detektor pencurian arus listrik. Alat ini dipasang pada Gardu Trafo Tiang  (GTT), prinsip kerjanya adalah dengan cara mendeteksi arus yang mengalir ke pelanggan yang kemudian dijumlahkan dan dibandingkan dengan arus yang mengalir dari GTT. Apabila arus yang terdeteksi dari GTT lebih kecil atau sama dengan jumlah arus yang terdeteksi ke pelanggan maka alat ini akan menampilkan kondisi normal, sebaliknya apabila arus yang terdeteksi dari GTT lebih besar dari jumlah arus yang terdeteksi ke pelanggan maka alat ini akan menampilkan adanya pencurian serta ada alarm dari buzzer sebagai tanda adanya pencurian arus listrik. Kesimpulan setelah melakukan perancangan, pembuatan dan pengujian serta analisis sistem “detektor pencurian arus listrik pada pelanggan PLN” maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) Pada perancangan detektor pencurian arus listrik pada pelanggan PLN, menggunakan komponen antara lain: sensor arus ACS712-05B dan  ACS712-20A, mikrokontroler ATMEGA16, LCD M 1632, buzzer, push-button serta komponen- komponen pelengkapnya.(2) Pembuatan detektor pencurian arus listrik dimulai dari membuat diagram blok, pembuatan mekanik, membuat perangkat keras (hardware), membuat perangkat lunak (software), serta menggabungkan antara mekanik, perangkat lunak dengan perangkat kerasnya. (3) Pengujian detektor pencurian arus listrik pada pelanggan PLN diawali dari pengujian tiap blok perangkat keras, pengujian perangkat lunak, serta pengujian alat keseluruhan. Sensor arus yang digunakan dalam alat ini hanya dapat mendeteksi arus AC sesaat, sehingga keluaran dari sensor arus ini tidak pasti. Untuk membaca besarnya arus AC yang sesungguhnya agar dapat diolah secara vektor harus ditambahkan dengan rangkaian elektronika tertentu agar dapat diketahui pergeseran sudutnya. Oleh karena itu, arus AC yang terdeteksi sensor arus ini belum bisa dijumlahkan, sehingga untuk pembuatan detektor pencurian arus listrik ini belum bisa dimanfaatkan pada arus listrik yang mengalir ke pelanggan PLN

    Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Pembayaran SPP dilengkapi Informasi Berbasis SMS

    No full text
    ABSTRAK   Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Pembayaran SPP dilengkapi Informasi Berbasis SMS   Mengingat akan pesatnya kemajuan teknologi yang sudah merambah ke semua bidang, serta pola kehidupan masyarakat indonesia yang sudah relatif maju, bahwa hampir semua orang saat ini sudah memanfaatkan teknologi seluler baik GSM maupun CDMA, serta media internet, yang sebenarnya hal ini dapat diarahkan untuk menjadi nilai tambah dalam rangka kemajuan dunia pendidikan.  Demikian pula dengan layanan SMS sebagai salah satu layanan seluler yang paling populer serta paling diminati saat ini, karena penggunaannya yang relatif mudah serta biayanya yang sangat murah. Tujuan pembuatan Tugas Akhir ini untuk menciptakan suatu sistem informasi yang bertugas untuk pemberitahuan pembayaran secara otomatis. Sehingga dengan adanya sistem ini memperlancar pihak administrasi untuk memberikan report dan pendataan pembayaran serta informasi kepada wali murid agar lebih efektif dan efisien. Metode perancangan Tugas Akhir ini meliputi merancang spesifikasi produk yang dijelaskan dalam entitas dan atribut sistem, menggambarkan desain antar muka aplikasi, serta dilakukan pengujian pada tiap blok halaman web. Hasil yang didapat adalah sebuah aplikasi berbasis web yang mengelola data pembayaran SPP siswa, serta informasi pemberitahuan data pembayaran SPP kepada orang tua melalui SMS yang menghasilkan lebih efektif dan mengefisienkan pekerjaan administrasi/TU

    Rancang Bangun Timbangan Digital dengan Pemilihan Jenis Buah

    No full text
    ABSTRAK   Erlangga,Willy  Bayu.  2011.  Rancang  Bangun Timbangan  Digital  dengan Pemilihan Jenis Buah. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Prodi D3 Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Muladi., S.T.,M.T. dan Ilham Ari Elbaith Zaeni.,S.T   Kata Kunci: Timbangan Digital, Sensor, Mikrokontroler, LCD. Penggunaan  timbangan mulai  dari  timbangan  jenis  konvensional,  digital sampai  pada jenis  timbangan  dinamis. Timbangan  digital merupakan  salah  satu jenis  timbangan  yang memiliki nilai  keakuarasian  lebih  tinggi  dari  pada  jenis timbangan konvensional (mekanik). Dalam rancang bangun timbangan digital dengan pemilihan jenis buah ini, diperlukan beberapa  perangkat  diantaranya  ialah  perangkat  keras  dan  perangkat lunak.  Perancangan dan pembuatan  sistem  perangkat  keras  meliputi  5  unit rangkaian  elektronik,  yaitu meliputi perancangan  rangkaian sensor  berat  (Load Cell), dengan  berat  maksimal  5kg rangkaian minimum  sistem  mikrokontroler Atmega16,  dan  rangkaian  LCD,  dan keypad.  Sedangkan perancangan  untuk perangkat lunak meliputi pemrograman bahasa C (codevivsion AVR). Dalam  rancang  bangun  timbangan  digital  dengan  pemilihan jenis  buah, didapatkan hasil  pengujian  yang menunjukkan karakteristik  sensor  ketika  diberi beban  mulai  dari 0,5kg – 5kg bersifat linier. Maksud  dari  sifat liner adalah perubahan  keluaran  sensor  yang  konstan terhadap  beban  yang  diberikan.  Pada hasil  pengujian  didapatkan error sebesar 1,2%,  dan memilki  ketelitian penimbangan 100/gram. Dari  rancang  bangun  timbangan  digital  dengan  pemilihan  jenis  buah didapatkan bahwa harga satuan buah dapat diubah mulai dari Rp.0000 – Rp.9999. Harga  akumulasi merupakan  perkalian  dari  berat  buah  terhadap  harga  satuan. Sedangkan untuk kerja dari sensor berat dapat bekerja sesuai dengan karakteristik kerja dari 0kg-5kg. Dari  hasil  pengujian  dan  analisis  didapatkan  bahwa  timbangan  digital dengan pemilihan  jenis buah dapat bekerja dengan baik, ketika diberi masukkan tegangan 5VDC, dan Keluaran sinyal listrik dari sensor akan mengalami kenaikan apabila  mendapatkan  beban  dan akan mengalami  penurunan apabila beban dikurangi

    MODUL IC TTL CHECKER BERBASIS MIKROKONTROLER

    No full text
    ABSTRAK   Setyo  Retnawan,  Aji.  2011.  Modul  IC  TTL  Checker  Berbasis  Mikrokontroler.Tugas  Akhir,  Jurusan  Teknik  Elektro,  Program  Studi  D3  Teknik Elektronika,  Fakultas  Teknik,  Universitas  Negeri Malang.  Pembimbing:  (I) Drs. Suwasono, M.T. (II) Dyah Lestari, S.T., M.Eng.   Kata kunci: Mikrokontroler, IC TTL, Tester. Kampus maupun  sekolah merupakan  suatu  tempat yang digunakan untuk menuntut  ilmu.  Dijurusan  teknik,  khususnya  teknik  elektronika,  mahasiswa maupun siswa pasti akan belajar elektronika digital. Pastinya akan digunakan IC TTL  (Integrated  Circuit  Transistor  Transistor  Logic)  untuk  praktikum.  Ketika praktikum pastinya dibutuhkan komponen yang baik,  sehingga proses praktikum akan  berjalan  secara  lancar.  Kondisi  IC  TTL  dapat  diketahui  dengan  cara pengecekkan. Untuk melakukan pengecekkan IC TTL masih sangat kesulitan jika dilakukan oleh pemula. Menyebabkan proses belajar  elektronika digital menjadi terhambat. Untuk itu dibutuhkan alat yang dapat memastikan kondisi dari sebuah IC TTL, yaitu sebuah modul tester IC TTL. Tujuan pembuatan Tugas Akhir, untuk menciptakan modul tester ic digital berbasis  mikrokontroler.  Tujuannya  untuk  menggantikan  tester  ic  digital  yang sudah  ada,  tester  ic digital yang hanya dapat mengecek  satu buah  tipe  ic digital saja  untuk  satu  buah  tester.  Sehingga  dengan  adanya  alat  ini  membantu mahasiswa maupun siswa agar lebih efektif dan efisien dalam melakukan kegiatan praktikum elektronika digital. Metode  perancangan  meliputi:  (1)  perancangan  perangkat  keras (hardware) meliputi rangkaian soket ic digital, rangkaian keypad, rangkaian LCD, dan    rangkaian minimum  sistem  Atmega  32,  (2)  perancangan  perangkat  lunak (software), (3)  perancangan box. Hasil  yang  didapat  adalah    mengetahui    kondisi  setiap  gerbang  dari  ic digital untuk  jenis AND, OR, NOT, NOR, NAND, EXOR, dan EXNOR. Dan  juga mengetahui kondisi dari ic digital jenis counter, baik counter up maupun counter up/down. Kesimpulan  dari  pembuatan  tugas  akhir  adalah  (1)  perancangan  modul tester  ic  digital  agar  dapat  bekerja  secara  efektif  dan  efisien  adalah  (a) menentukan sistem kerja alat yang akan dibuat, (b) menentukan tipe IC yang diuji (c) mengetahui karakteristik IC yang akan diuji, (d) menentukan blok diagram alat (e) menghasilkan  skema  rangkaian  tester  ic digital.  (2) dalam pembuatan modul tester  ic  digital  agar  dapat  bekerja  sesuai  dengan  yang  diharapkan  adalah  (a) menentukan  komponen  yang  akan  dipakai,  (b)  membuat  skema  rangkaian,  (c) membuat layout PCB (Printed Circuit Board),  (d) membuat PCB (e) melakukan pengeboran  PCB    dan  (f)  penyolderan  komponen  (3)  pengujian  tester  ic  digital berbasis  mikrokontroler  dilakukan  berdasarkan  perbandingan  antara  hasil perhitungan  teori  dan  pengukuran.  Pengujian  awal  yang  dilakukan  yaitu  (a) menguji  perbagian  atau  perblok,  (b)  melakukan  pengujian  secara  keseluruhan. Hasil  perbandingan  menunjukkan  sistem  yang  telah  dibuat  dapat  bekerja  dan hasilnya mendekati kesamaan antara teori dengan pengukuran

    PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN MODEL E-LIBRARY DI MTs NEGERI PACITAN

    No full text
    ABSTRAK   Styaningsih, Defi Pipuk. 2011. Pengembangan Perpustakaan Model E-Library di MTs Negeri Pacitan. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)I Made Wirawan, S.T., S.ST., (II) Muhammad Jauharul Fuady, S.T., M.T.   Kata Kunci: Perpustakaan, E-Library. Perpustakaan merupakan pusat pengembangan minat baca yang bertujuan memberi bantuan bahan pustaka atau buku yang diperlukan oleh para pemakai. Pada perpustakaan yang ada masih menggunakan sistem konvensional yang mempunyai keterbatasan yaitu buku paket yang jumlah, penerbit serta jenis buku yang tersedia masih terbatas. Untuk mengurangi kendala tersebut maka dibuatlah perpustakaan model E-Library yang dapat menutup kekurangan perpustakaan konvensional tersebut yaitu dengan menambahkan buku digital yang memudahkan pengunjung perpustakaan dalam mencari buku. E – library atau perpustakaan elektronik merupakan penyimpanan informasi, dokumen yang tersimpan dalam berbagai jenis media. Dalam sistem yang dibuat, media yang diberikan adalah berupa buku digital. Sistem ini bisa digunakan tidak hanya terpaku pada satu tempat(perpustakaan), tetapi bisa diakses pada lingkup sekolah. Dalam perancangan E-Library ini ditunjang oleh aplikasi-aplikasi pengolah informasi atau data yaitu PHP, MySQL, Web server. Dari hasil pengujian diperoleh kesimpulan bahwa pada pembuatan E-Library ini menggunakan program PHP untuk mengatur semua isi pada web tampilan ELibrary, MySQL digunakan untuk pembuatan database pada E-Library,dan web server. Basis data dikembangkan dengan perancangan atau pembuatan DFD dan ERD untuk mengetahui alur dan proses yang terjadi. Pada database terdapat lima tabel yang saling berkesinambungan antara satu dengan yang lain.. E-Library ini menyediakan berbagai jenis kategori buku yang sudah terdigitalisasi dan mampu melakukan pencarian buku sesuai dengan sinopsis yang telah ada atau yang tersedia. Pengguna juga bisa mendownload file buku untuk dibaca atau disimpan. Dalam pengembangan selanjutnya dapat dilakukan beberapa hal untuk kesempurnaan alat yang berkaitan dengan perpustakaan model E-Library, yaitu: (1) Sebaiknya dilakukan penambahan beberapa fitur yang bertujuan agar para pengguna perpustakaan lebih tertarik dalam menggunakan fasilitas E-Library. (2) untuk mengetahui sejauh mana minat baca pengunjung terhadap buku yang telah disediakan perlu ditambahkan rating buku

    ELECTRIC BROODER UNTUK ANAK AYAM RAS PEDAGING PADA PETERNAKAN LAISA POULTRY SHOP

    No full text
    ABSTRAK   Swastika, Shellyna Yuri. 2011. Electric Brooder untuk Anak Ayam Ras Pedaging pada Peternakan Laisa Poultry Shop. Tugas akhir, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Setiadi C. P., M.Pd., M.T., (II) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom.   Kata kunci:Electric brooder , ayam ras pedaging, peternakan. Bibit  ayam  ras  pedaging  (Kuri)  tidak  dapat menstabilkan  suhu  tubuhnya sendiri. Untuk mendapatkan  suhu  ideal, kuri harus dipelihara di dalam brooding atau  eraman.Brooder    merupakan  penghangat  yang  menghasilkan  suhu  ideal sesuai dengan kebutuhan kuri pada periode brooding. Saat ini jenis brooder  yang sering  digunakan  adalah  gas  brooder    berbahan  bakar  gas  LPG.  namun  kurang efisien  karena  gas  LPG  3kg  hanya  bertahan  8jam.  Sehingga  dibuatlah  electric brooder  dengan tujuan: (1) mengetahui suhu yang dibutuhkan oleh bibit ayam ras pedaging  (kuri);  (2) mengetahui  komponen-komponen  eraman  (brooder  )  yang digunakan  untuk  menjaga  suhu  tubuh  kuri;  (3)  merancang  eraman  yang menghasilkan  suhu  yang  dibutuhkan  kuri;  (4)  membuat  eraman  yang menghasilkan  suhu  yang  dibutuhkan  kuri;  (5) menghasilkan  eraman  yang  telah teruji dapat menghasilkan suhu sesuai kebutuhan kuri. Metode perancangan electric brooder  adalah: (1) perancangan sistem; (2) pengujian  sistem  dan  hasil.  Proses  perancangan  dilakukan  untuk  mengetahui komponen-komponen  yang  dibutuhkan  dalam  membangun  sebuah  electric brooder  .  Dan  proses  pengujian  dibutuhkan  untuk  mengetahui  kesalahan, kekurangan serta hasil dari perancangan brooder . Pada  bagian  pengujian,  diketahui  bahwa  brooder    dapat menghangatkan 100ekor kuri pada usia 1-3hari dengan pemberian pembatas di sekitar kuri. Area yang  diberi  pembatas  adalah  seluas  1x1,5m2 dengan  setpoint  suhu  320 C-350 C. Ketika  usia  kuri  mencapai  4hari  maka  pembatas  dapat  dibuka,  dan  kapasitas brooder    berkurang  menjadi  75ekor.  Pada  usia  14hari  dengan  setpoint  suhu maksimal 330 C, brooder  dapat menghangatkan 100-200ekor kuri. Kesimpulan  yang  didapatkan  dari  proses  perancangan  hingga  pengujian electric  brooder  adalah  electric brooder   mampu menghangatkan kuri pada usia dan jumlah tertentu. Dengan menyesuaikan kondisi alam, kandang serta luas area pemanasan.  Kelebihan  electric  brooder    dibandingkan  dengan  brooder  konvensional adalah panas yang dihasilkan lebih standar, yaitu tidak terlalu panas dan tidak  terlalu dingin. Electric brooder   dapat diatur setpointnya sesuai dengan kebutuhan kuri. Ketika suhu  terlalu  tinggi maupun  terlalu rendah,  brooder   akan secara otomatis mati dan menyala kembali sesuai dengan kebutuhan

    Sistem Presensi Mahasiswa Menggunakan Barcode Pada Kartu Mahasiswa

    No full text
    Afriyanto, Rahmat. 2011. Sistem Presensi Mahasiswa Menggunakan Barcode Pada Kartu Mahasiswa. Proyek Akhir. Jurusan Teknik Elektro. Program Studi Teknik Elektronika, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.T. (II) Dyah Lestari, S.T.,M.Eng  Kata kunci : Sistem Presensi, Barcode, Kartu Mahasiswa. Pada setiap semester dalam satu satuan perkuliahan, mahasiswa akan melewati 16 kali pertemuan. Dengan jumlah pertemuan dan jumlah mahasiswa yang ada serta Presensi yang dilakukan menggunakan tanda tangan atau paraf, maka dalam satu semester kolom presensi dimuat dalam dua lembar kertas. Dua lembar kolom presensi tersebut akan masuk dalam satu berkas presensi yang akan dibawa pada setiap perkuliahan. Jika mahasiswa memasuki presensi dilembar yang kedua, kemungkinan mahasiswa dapat melakukan manipulasi jumlah kehadiran pada lembar pertama karena dianggap sudah tidak akan diperhatikan oleh dosen. Hal tersebut biasanya dilakukan untuk memenuhi persentase kehadiran sebagai syarat mengikuti ujian akhir semester. Berdasarkan hal tersebut maka terpikirkan untuk membuat sebuah sistem presensi yaitu : ”Sistem Presensi Mahasiswa Menggunakan Bacode Pada Kartu Mahasiswa”Sistem ini memiliki proses kerja, (1) pada program yang ada di PC akan dimasukan data yang diperlukan; (2) data satu kelas dari program PC pada menu Kelas akan dimasukan ke perangkat portable; (3) data mahasiswa yang sudah masuk ke dalam perangkat portable; (4) setelah data satu kelas sudah terisi dengan benar maka sistem presensi menggunakan barcode pada kartu mahasiswa dapat dilaksanakan; (5) pada saat proses scanner barcode di kartu mahasiswa yang hadir, mikrokontroler akan mengolah dengan cara membandingkan data pada memori dan data yang didapat dari proses scanner; (6) data pada memori setelah presensi dilakukan akan dikirim kembali ke PC; (7) kemudian data yang telah diterima oleh PC pusat akan dismpan di database. (8) data hasil presensi yang telah dilakukan dapat dilihat kembali, pada program PC berupa data presensi harian  maupun persentase kehadiran mahasiswa;. (9) jika waktu pada perangkat portable tidak sesuai dengan waktu pada PC, dapat dilakukan penyesuaian.Kesimpulan dari pengujian dan hasil analisis alat yaitu; (1) perangkat portable dapat menerima data berupa NIM dan Nama mahasiswa dari PC, dapat menampilkan data yang sudah masuk, dapat melakukan presensi pada kelas yang datanya sudah dimasukan, dapat mengirim data hasil presensi pada PC dan dapat menyesuaikan waktu yang ada pada PC; (2) program pada PC dapat digunakan sebagai tempat pengisian data, mengirimkan dan menerima data dari perangkat portable, menyimpan data hasil presensi, serta memberikan laporan baik berupa waktu melakukan presensi maupun prosentase kehadiran

    ALAT PENGAMAN REGULATOR GAS LPG BERBASIS MIKROKONTROLER

    No full text
    ABSTRAK   Miko Wijoyo, Ferdian. 2011. Alat Pengaman Regulator Gas LPG Berbasis Mikrokontroler. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Suwasono, M.T.  (2) Dr. Muladi, S.T., M.T.   Kata kunci: Regulator, LPG, Mikrokontroler. Menipisnya cadangan minyak di perut bumi dan melimpahnya gas alam di Indonesia membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan yaitu mengganti minyak tanah yang selama ini menjadi kebutuhan sehari-hari beralih menggunakan gas LPG. Sejak itu, sering terjadi kebakaran atau ledakan yang disebabkan oleh kebocoran gas LPG dan sering kali kebocoran terletak pada regulator tabung gas LPG. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan alat pengaman regulator gas LPG yang dapat menutup regulator secara otomatis ketika terjadi kebocoran gas. Perencanaan, pembuatan dan implementasi perancangan Alat Pengaman Regulator Gas LPG Berbasis Mikrokontroler memiliki tujuan antara lain: Mengembangkan alat pengaman regulator berbasis mikrokontroler, Menciptakan alat pengaman regulator yang dapat menghindarkan kebakaran atau ledakan yang disebabkan oleh kebocoran gas, Menguji alat pengaman regulator yang dapat menghindarkan kebakaran atau ledakan yang disebabkan oleh kebocoran gas. Sistem yang dikembangkan pada ”Alat Pengaman Regulator Gas LPG Berbasis Mikrokontroler” terdiri dari beberapa blok meliputi: Sensor LPG, Mikrokontroler ATMega 8535, Buzzer, Driver, dan Motor DC. Hasil perencanaan, pembuatan dan implementasi perancangan menunjukkan bahwa sistem bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan. Alat ini dapat bekerja apabila sensor mendeteksi adanya gas dan tegangan keluaran lebih dari 1 volt, yaitu motor berputar untuk menutup regulator gas LPG dan buzzer berbunyi sebagai indikasi adanya kebocoran gas. Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir ini adalah Dapat mengembangkan alat pendeteksi kebocoran gas LPG yang dilengkapi dengan motor untuk menutup regulator. Perancangan alat pengaman regulator gas LPG berbasis mikrokontroler terdiri dari beberapa blok diagram meliputi: Sensor LPG, Mikrokontroler ATMega 8535,  Buzzer, Driver, dan Motor DC. Alat Pengaman Regulator Gas LPG Berbasis Mikrokontroler berhasil diuji yaitu apabila sensor mendeteksi adanya gas dan tegangan keluaran sensor lebih dari 1 volt, maka motor penutup regulator berputar dan buzzer berbunyi

    APLIKASI PENDAFTARAN KTP (KARTU TANDA PENDUDUK) BERBASIS WEB

    No full text
    ABSTRAK   Rahmanu, Slamet. 2011.  Aplikasi Pendaftaran KTP (Kartu Tanda Penduduk) Berbasis Web Di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar . Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I Made Wirawan S.T., S.S.T.  dan (II) Triyanna Widiyaningtyas, S.T., M.T.   Kata kunci : Kartu Tanda Penduduk (KTP) , Web, Database. Identitas kependudukan adalah kewajiban yang harus dimiliki oleh setiap warga Negara dimanapun kita berada , salah satu identitas pribadi yang dapat dipercaya keakuratannya adalah KTP (Kartu Tanda Penduduk). Pembuatan KTP (kartu tanda penduduk) bukanlah suatu proses pekerjaan yang sederhana terdapat banyak syarat-syarat yang harus dipenuhi. Maka dari itu penulis merasa ingin membuat sebuah aplikasi yang dapat mempermudah akses pembuatan KTP (kartu tanda penduduk) yang bisa diakses dimana saja dan kapanpun juga sehingga masyarakat akan mudah dalam membuat sebuah KTP (kartu tanda penduduk). Dalam proyek akhir ini, Permasalahan yang akan dibahas dalam kegiatan ini adalah bagaimana penerapan sistem informasi Pendaftaran KTP (kartu tanda penduduk) berbasis Web yang didukung program Dreamweaver MX 8, PHP (personal home page) dan MySQL.  Bagaimana penerapan  Aplikasi Pendaftaran KTP (kartu tanda penduduk) berbasis web penerapanya meliputi Pendaftaran  KTP (kartu tanda penduduk) dan pengurusan perpanjangan. Pembuatan Aplikasi Pendaftaran KTP (kartu tanda penduduk) berbasis Web menggunakan bahasa pemrograman PHP (personal home page) dan MySQL sebagai database yang diaplikasikan dengan Macromedia Dreamweaver MX. Perancangan basis data dari suatu Data Base  yang kemudian dapat diakses oleh user. Data yang dapat diakses oleh user berupa informasi data KTP (kartu tanda penduduk) maupun perpanjangan data KTP (kartu tanda penduduk)

    0

    full texts

    184

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektronika - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇