Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Not a member yet
246 research outputs found
Sort by
KAJIAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses sains dalam pemebelajaran fisika. Penelitian ini adalah penelitian Pustaka. Dengan obyek penelitian ini adalah jurnal-jurnal model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses sains pada pembelajran fisika. Tempat Penlitian dilakukan perpustakaan di jurusan fisika UNM Parang Tambung. Instrumen penilitian yang digunakan adalah peniliti sendiri sebagai Key instrument. Hasil penelitian menujukkan nilai dari penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses dari 3 indikator, yaitu mengamati, hipotesis, dan merancang percobaan. Data yg diperoleh dari hasil penelitian tersebut dilihat dari hasil akhir setelah diterapkannya model pembelajaran inkuiri apakah berada dikategori rendah, sedang, atau tinggi Skor keterampilan proses saisn siswa pada indikator mengamati berada pada kategori tinggi, pada indikator hipotesis berada pada kategori sedang, dan pada indikator merancang percobaan berada pada kategori sedang. Penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses sains pada pembelajaran fisika secara keseluruhan berada pada kategori sedang dalam 3 tahun terakhir.Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, keterampilan proses sains siswaAbstract – This study aims to determine the description of the application of the inquiry learning model to studenst’s science process skills in physics learning. This research is library research. With the object of this research are the inquiry learning model to studenst’s science process skills in physics learning. The research site was carried out by the library in the physics department of UNM Parang Tambung. The research instrument used is the research itself as a key instrument. The results showed the value of the aplication of inquiry learning models on science process skills from 3 indicators, observing, hypothetical, designing experiments. The data obtained from the research result are seen from the final result after the aplications of the inquiry learning model is it the low, medium,or high category. The scores of student’s science process skills on the observing indikators are in the high category, the hypothetical indicators are in the medium category, and the indicator for designing experiments are the medium category. The aplication of the inquiry learning model to science process skills in physics learning as a whole is in the medium category in the last 3 years.Keywords : inquiry learning model, science process skills
ANALISIS HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI MEDAN MAGNET KELAS XII IPA SMAN 6 MUARO JAMBI
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi siswa terhadap pembelajaran fisika pada materi medan magnet. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 6 Muaro Jambi tahun ajaran 2020/2021. Kelas observasi dalam penelitian ini adalah XII IPA SMAN 6 Muaro Jambi. Penelitian ini berlangsung pada bulan Oktober 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan bentuk penelitian hubungan (interrelationship studies), studi sebab akibat (causal-comparrative). Sample penelitian ini adalah seluruh kelas XII IPA. Instrumen penelitian yang digunakan berupa instrumen tes objektif pilihan ganda materi listrik statis sebanyak 25 butir soal dan instrumen nontes berupa angket respon siwa yaitu angket motivasi sebanyak 25 butir pernyataan. Data hasil instrumen tes dianalisis secara kuantitatif, sedangkan data hasil instrumen nontes dianalisis secara kuantitatif menghasilkan data berupa kuantitatif, menghasilkan data berupa persentase yang kemudian dikonversi menjadi data kualitatif. Teknik analisis data menggunakan SPSS 23 dengan melakukan pengujian normalitas, homogenitas, dan uji korelasi. Hasil analisis data menunjukkan nilai. Abstract – This study aims to see the relationship between student motivation and learning physics on magnetic field material. This research was conducted at SMA Negeri 6 Muaro Jambi in the academic year 2020/2021. This research took place in October 2020. The research method used is descriptive method with a quantitative approach. The total population was the total students of class XII IPA at SMA Negeri 6 Muaro Jambi. The research instrument used was an objective test instrument of 25 items of magnetic field material choice and a non-test instrument in the form of a student response questionnaire, namely a motivation questionnaire sheet consisting of 25 statements. The data analysis technique used SPSS 23 by testing for normality, homogeneity, and testing. The results of data analysis were tested by normality test and homogeneous test obtained significance of 0.41> 0.005 and 0.79> 0.005 which means that they are normal and homogeneous. Meanwhile, when displayed suddenly a significant value was obtained 0.764> 0.005, which means that there is no effect of the magnetic field student's cognitive learning motivation
ANALISIS KARAKTERISTIK KAWASAN WISATA GUA LEANG LONRONG TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULU SARAUNG
Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mendeskripsikan karakteristik Kawasan Wisata Gua Leang Lonrong dan menganalisis struktur bawah permukaan Kawasan Wisata Gua Leang Lonrong. Pengambilan data karakteristik Kawasan Wisata Gua Leang Lonrong dengan berupa pengamatan langsung dan mengunakan data sekunder. Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik kawasan Wisata Gua Leang Lonrong yaitu data kelembaban, temperatur dan intensitas cahaya yang masing-masing pada jarak kedalam 75 m dari mulut gua yaitu 77,5%Rh, 27ºC, 0,0 Lux dan pada mulut gua(0 m) yaitu 81,1%Rh, 29ºC, 144,6 Lux kemudian pada jarak 100 m dari mulut gua yaitu 83,8%Rh, 29,9ºC, 10,5 Lux. Didapatkan juga data curah hujan dengan karateristik hujan monsun, ditemui pula flora dan fauna, berupa kupu-kupu, belalang, talas, porang, juga dari penelitian ini didapatkan aliran air bawah permukaan dan ornamen gua berupa stalaktit, stalakmit dan flowstone. Dan untuk pengambilan data bahwa permukaan Kawasan Wisata Gua leang Lonrong dengan metode resistivitas (geolistrik) dengan 3 bentangan lintasan masing-masing 100 meter dan pengolahan data dan analisis degan mengunakan software Res2denv. Dari hasil pengolahan data diperoleh Pseucode-section pada bentangan lintasan pertama degan nilai resistivitas 5,19-28,3 Ωm dengan nilai error 2,4%, pada bentangan lintasan kedua dengan nilai resistivitas 3,07-21,3 Ωm dengan nilai error 4,0% dan pada bentangan lintasan ketiga diperoleh nilai resistivitas 4,68-26,6 dengan niali error 4,5%. Dari hasil analisis tersebut diperoleh batu gamping lanau dan batu gampig pasir
ANALISIS KEMAMPUAN KOGNITIF DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL FISIKA PESERTA DIDIK SMAN 21 MAKASSAR
Penelitian ini adalah penelitian penelitian survei dengan jenis data deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 21 Makassar Tahun Ajaran 2020. Populasi penelitian adalah Peserta Didik Kelas XIIPA dengan jumlah sampel penelitian 200 Peserta didik yang tersebar dienam kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76,13 % peserta didikberada pada kategori tinggi untuk dimensi faktual dan 70,24 % peserta didik berada kategori tinggi untuk dimensi konseptual.Peserta didik masih kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal kognitif pada tingkat evaluasi (C5) dan mencipta (C6) dengan dijawab 24 % responden. Padasoal-soal kognitif tingkat Aplikasi (C3)dan Analisis (C4) tingkat keberhasilan menjawab soal benar peserta didik berada pada taraf 91%dan 95%. Hal ini menunjukkan jika pembelajaran di sekolah telah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang meletakkan tujuan pembelajaran pada materi Fluida pada tingkat C4.Hasil ini diharapkan menjadi landasan bagi Guru Fisika di SMA Negeri 21 Makassar untuk meningkatkan proses pembelajaran pada ranahHigh OrderThinking
KAJIAN CLIMATE SHIFT TERHADAP VARIABILITAS MONSUN DAN UNSUR CUACA DI AUSTRALIA
Adanya isu perubahan iklim ditandai dengan peningkatan suhu bumi secara global. Peningkatan suhu berkaitan dengan perubahan iklim dimana salah satu masalah yang berkaitan dengan perubahan iklim yaitu Climate Shift (CS). Fenomena CS telah diketahui mekanismenya dan pengaruhnya terhadap unsur cuaca namun belum ada kajian yang mendalam terkait pengaruh CS terhadap variabilitas indeks monsun dan unsur cuaca di Australia. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh CS terhadap indeks monsun dan beberapa unsur cuaca di Australia. Untuk mengetahui pengaruh CS, terlebih dahulu diklasifikasikan indeks monsun Australia sebelum dan setelah CS. Kemudian dilakukan analisis periodesitas indeks monsun Australia sebelum dan setelah CS dan menganalisis unsur cuaca akibat CS pada wilayah Australia. Diperoleh adanya perubahan variasi dan periodesitias pada indeks monsun Australia pada saat sebelum dan sesudah CS. Selain itu suhu permukaan di Australia terjadi perubahan positif untuk daratan bagian tengah sedangkan perubahan negatif untuk daratan Australia yang berdekatan dengan laut. Untuk unsur tekanan permukaan, hanya terdapat satu pola yaitu perubahan positif untuk seluruh wilayah Australia dan sekitarnya. Adanya pengaruh CS terhadap indeks monsun dan unsur cuaca di Australia menyebabkan perubahan kejadian hujan yang terjadi di Benua Maritim Indonesia
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI TERHADAP STRUKTUR DAN SIFAT MEKANIK GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH
Telah dilakukan penelitian tentang geopolimer berbasis fly ash dengan penambahan abu sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dan sifat mekanik geopolimer berbasis fly ash dengan penambahan abu sekam padi. Geopolimer berbasis fly ash dibuat dengan penambahan abu sekam padi 0%, 20% dan 40% menggunakan metode aktivasi alkali dan dipanaskan pada suhu 70℃ selama 2 jam. Struktur mikro dari sampel diketahui dengan menggunakan teknik X-Ray Diffraction (XRD) dan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Gugus fungsi dari sampel diperoleh berdasarkan pengujian Fourier Transform Infra Red (FTIR). Sifat mekanik seperti Kuat tekan dari sampel diuji menggunakan Testing Mechine. Massa jenis, porositas dan kuat lentur dilakukan pengukuran terhadap sampel. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh fase trydimate yang tertinggi pada sampel Geo FA+ASP (60+40)%. Hasil karakterisasi Scanning Elektron Microscopy (SEM) menunjukkan material penyusun sampel telah berikatan dengan baik walaupun sebagian kecil pertikel fly ash dan abu sekam padi masih terlihat dengan jelas. Gugus fungsi pembentuk geopolimer diperoleh pada stretching Si-O-Si dengan nilai gelombang antara 478-461cm-1 dan 791-781cm-1. Massa jenis tertinggi diperoleh pada sampel dengan penambahan 40% abu sekam padi dan porositas tertinggi diperoleh pada sampel tanpa penambahan abu sekam padi. Kuat tekan yang terbesar diperoleh dari sampel geopolimer berbasis fly ash tanpa penambahan abu sekam padi sedangkan kuat lentur tertingi diperoleh dari sampel geopolimer berbasis fly ash dengan penambahan abu sekam padi sebesar 40%
PENERAPAN LKPD TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PRAKTIKUM PESERTA DIDIK
Penelitian ini merupakan penelitian pre-experiment dengan menggunakan desain One Group Pretest Posttest design. Subjek penelitian sebanyak 23 orang pada kelas X MIA 9. Berdasarkan analisis skor pretest dan posttest dengan menggunakan uji n-gain maka diperoleh 39,1% termasuk dalam kategori sedang dan 60,9% termasuk dalam kategori tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan praktikum peserta didik dengan menggunakan LKPD Terbimbing termasuk dalam kategori tingg
STRATEGI PEMECAHAN MASALAH MEKANIKA FLUIDA MENURUT TAKSONOMI SOLO
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi pemecahan masalah mahasiswa berkemampuan fisika tinggi dan sedang dalam menyelesaikan soal mekanika fluida. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang menempuh mata kuliah mekanika fluida. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara, tes mekanika fluida dan tes kemampuan fisika. Tes kemampuan fisika digunakan untuk mengelompokkan tingkatan kemampuan fisika mahasiswa tinggi dan sedang bedasarkan kriteria nilai hasil tes kemampuan fisika mahasiswa. Sedangkan strategi pemecahan masalah ditentukan dari hasil jawaban mahasiswa terhadap 4 soal mekanika fluida yang diberikan dan wawancara yang kemudian dianalisis dengan rubrik identifikasi strategi pemecahan masalah (epistemic game). Hasil analisis tes pertama menunjukkan strategi pemecahan masalah yang digunakan dalam menyelesaikan masalah adalah mapping mathematics to meaning dengan level relational dan transliteration to mathematics dengan level multistructural. Pada tes kedua, mahasiswa menggunakan pictorial analysis dengan level extended abstract dan transliteration to mathematics dengan level relational dalam menyelesaikan masalah. Sedangkan mahasiswa menyelesaikan masalah pada tes ketiga dengan menggunakan mapping mathematics to meaning dengan level relational dan recursive plug and chug dengan level relational. Mahasiswa menggunakan recursive plug and chug dengan level relational dan transliteration to mathematics dengan level relational dalam menyelesaiakn test keempat. Strategi pemecahan masalah dari penelitian ini nantinya dapat digunakan untuk menentukan strategi atau model pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran konsep materi
ANALISIS MINAT BELAJAR KELAS XI SMA NEGERI 1 SUNGAI PENUH PADA PEMBELAJARAN FISIKA
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis tentang deskripsi minat belajar fisika yang dimiliki oleh siswa di SMA Negeri 1 Sungai Penuh. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas XI MIPA 1, kelas XI MIPA 2 dan kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Sungai Penuh yang sampelnya diambil 20 siswa perkelas sehingga total sampel berjumlah 60 siswa. Metode penelitian ini menggunakan instrument berupa angket minat yang menggunakan skala likert dengan 4 indikator yaitu STS (sangat tidak setuju), TS (tidak setuju, S (setuju) dan SS (sangat setuju). Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan SPSS dan Microsoft Excel. Berdasarkan analisis dari hasil penelitian dapat diketahui 4 kategori yang dimiliki siswa terhadap minat belajar fisika yaitu kurang baik, cukup baik, baik dan sangat baik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sungai Penuh memiliki kategori minat yang baik terhadap pembelajaran Fisika, yaitu sebanyak 45%
ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA PELAKSANAAN PRAKTIKUM FISIKA DI SMAN 9 MAKASSAR
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran keterampilan proses sains (KPS) pada pelaksanaan praktikum fisika peserta didik di SMAN 9 Makassar. Variabel dalam penelitian ini adalah keterampilan proses sains dengan lima indikator yang akan diukur yaitu mengamati, menyusun hipotesis, merencanakan percobaan, menginterpretasi data dan mengomunikasikan. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas X MIA 9 yang berjumlah 23 orang. Data hasil penelitian diperoleh dengan melakukan tes kinerja pelaksanaan praktikum fisika materi getaran harmonis sederhana kemudian memberikan tes tertulis dalam bentuk uraian. Teknik analisis data yaitu analisis deskriptif dengan menggunakan persentase skor. Berdasarkan hasil analisis data tes tertulis diperoleh bahwa rata-rata perolehan skor keterampilan proses sains peserta didik termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 71.56%. Hasil tersebut diperkuat dengan hasil analisis data tes kinerja keterampilan proses sains peserta didik pada pelaksanaan praktikum fisika yang juga termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 61.30%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa peserta didik sudah mampu menerapkan keterampilan proses sains pada pelaksanaan praktikum fisika