Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Not a member yet
    246 research outputs found

    EKSTRAKSI NANOPERAK (Ag) DARI BAHAN DASAR PERAK NITRAT (AgNO3) MENGGUNAKAN DAUN KETAPANG (TERMINALIA KATAPPA)

    No full text
    This study reviews how much silver (Ag) resulting from the extraction of silver nitrate (AgNO3) using ketapan leaf (Terminalia catappa). The purpose of this research is to study the crystal structure and morphology nanosilver with various compositions extract from silver nitrate (AgNO3). Silver nitrate was extracted by using ketapan leaves, which ketapan leaves firstly washed and then cut to resemble tea powder, after that, the ketapan powder was added with 100 ml of distilled water and 1 g AgNO3. For samples 1 (S1) and sampel 2 (S2) the ketapan leaf powder was boiled in 100 ml distilled water. The results of this study showed that the samples S1 produce 78.5% nanosilver, sample S2 produce 85,2% nanosilver, and sample S3 produce 100% nanosilver. The crystal structure of the resulting sample was analyzed with XRD while the morphology was analyzed with SEM. The XRD and SEM result showed that the structure of the crystal was in crystal phase and the morphology of the sample was flat-shaped with crystal size was of 14.00 nm, 10.54 nm, and 10.53 nm. Keywords: extraction, nanosilver, terminalia katappa Penelitian ini mengkaji tentang seberapa besar perak (Ag) yang dihasilkan dari ekstraksi perak nitrat (AgNO3) dengan menggunakan daun ketapang (terminalia catappa). Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari struktur kristal dan morfologi nanoperak dengan komposisi yang berbeda-beda berbahan dasar perak nitrat (AgNO3). Perak Nitrat diekstraksi dengan menggunakan daun ketapang, dimana daun ketapang terlebih dahulu dicuci kemudian digunting hingga menyerupai serbuk teh, setelah itu sarbuk daun ketapang diberikan aquades sebanyak 100 ml dan AgNO3 sebanyak 1 gr, untuk sampel 1 dan 2 serbuk daun ketapang direbus dengan menggunakan aquades sebanyak 100ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk sampel S1 menghasilkan 78,5% sampel S2 85,2% dan sampel S3 100%. Struktur kristal sampel yang dihasilkan dianalisis dengan menggunakan XRD sedangkan morfologi nanoperak dianalisis dengan menggunakan SEM. Hasil XRD dan SEM menunjukkan bahwa struktur kristal sampel membentuk fase kristal dengan morfologi sampel berbentuk pipih dengan ukuran kristal 14,00 nm, 10,54 nm, dan 10.53 nm. Kata Kunci:daun ketapang, ekstraksi, nanopera

    PENGARUH MODEL PROJECT-BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 TANETE RIAJA

    Get PDF
    The aims of study to determine the results of studying physics and critical thinking ability of students after learning physics using a model of project-based learning and using conventional learning models in SMA Negeri 1 Tanete Riaja and to determine differences in learning outcomes physics and critical thinking ability of students using a model of project-based learning and students using conventional learning models in SMA Negeri 1 Tanete Riaja. This research is true experimental design with  the posttest-only control group design. The sample was X6 with 32 people for experimental class and X7 with 33 people for the control class. Furthermore, based on descriptive analysis of the results obtained studying the experimental class were in the high category, while the control class in the medium category, and critical thinking ability of students experiment class were in the medium category while the control class in the low category. Inferential analysis shows that the data is homogeneous and distributed normally and hypothesis test shows that H0 is rejected and H1 accepted, therefure there is a significant difference between the results of learning and critical thinking ability for students using a model of project-based learning with students using cooperative learning model of STAD.Keywords: learning outcomes, critical thinking skills, project-based learningPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika dan kemampuan berpikir kritis peserta didik setelah belajar menggunakan model project-based learning dan menggunakan model pembelajaran konvensional pada SMA Negeri 1 Tanete Riaja serta mengetahui perbedaan hasil belajar fisika dan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelompok yang diajar menggunakan model project-based learning dan kelompok yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional pada SMA Negeri 1 Tanete Riaja. Jenis penelitian ini true experimental design dengan desain penelitian posttest-only control group design. Sampel  penelitian ini adalah kelas X6 sebanyak 32 orang sabagai kelas eksperimen dan kelas X7 sebanyak 33 orang sebagai kelas kontrol. Selanjutnya berdasarkan analisis deskriptif diperoleh hasil belajar kelas eksperimen berada di kategori tinggi sedangkan kelas kontrol berada di kategori sedang, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas eksperimen berada pada kategori sedang sedangkan untuk kelas kontrol berada pada kategori rendah. Untuk analisis inferensial diperoleh bahwa data bersifat homogen dan terdistribusi normal sehingga selanjutnya dilakukan uji hipotesis yang menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis kelompok yang diajar menggunakan model project-based learning dengan kelompok yang diajar menggunakan model cooperative learning tipe STAD..Kata Kunci : hasil belajar, kemampuan berpikir kritis, project-based learning

    PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES FISIKA MELALUI PENDEKATAN ILMIAH PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 SUNGGUMINASA

    Get PDF
    This research was a classroom action research that aims to improve physics science process skills through scientific approach for students of class X SMA Negeri 1 Sungguminasa Gowa. There were 50 students of class X SMA Negeri 1 Sungguminasa as subject of this research. Implementation of action research consisted of two cycles. In cycle I, we taught the students uniform rectilinear motion and uniform accelerated motion. In cycle II we taught Newton’s First Law, Newton’s Seconds Law, and Newton Third Law. The result of the research found that in order to improve the physical science process skills using a scientific approach, it is necessary to note some aspects which were: performing physical science process skills indicators; explaining the criteria of scoring rubric; perform immediate feedback; delivering task and responsibilities for each member of the group; paying attention to the level of students' academic ability, giving a simple experiment that did not take too long time to do, choosing material which could be taught simultaneously or in parallel way, in order to minimize the time. The research result showed that learning by applying scientific activity could improve science process skills.Key words: scientific activity, phyiscs science process skillPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains fisika melalui pendekatan ilmiah peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Subjek penelitian sebanyak 50 peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Sungguminasa. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus. Siklus I mengajarkan materi pelajaran gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan. Siklus II  mengajarkan materi hukum I newton, hukum II newton dan hukum III newton. Hasil penelitan ditemukan bahwa untuk meningkatkan keterampilan proses sains fisika dengan menggunakan pendekatan ilmiah maka perlu diperhatikan beberapa aspek diantaranya adalah: melatihkan indikator-indikator keterampilan proses sains fisika; menjelaskan kriteria-kriteria rubrik pemberian skor;  melakukan feedback secepatnya;  memberikan tugas dan tanggungjawab setiap anggota kelompok; memperhatikan tingkat kemampuan akademik peserta didik; percobaan sederhana yang tidak membutuhkan waktu terlalu lama dilakukan, dan  materi pelajaran dapat diajarkan secara serentak atau paralel,  sehingga waktu yang digunakan dalam mengajarkan beberapa sub bab tidak lama. Pembelajaran dengan menerapkan kegiatan ilmiah dapat meningkatkan keterampilan proses sains.Kata Kunci:  kegiatan ilmiah, keterampilan proses sains fisika

    PENGEMBANGAN BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH DAN ABU SEKAM PADI UNTUK APLIKASI STRUKTURAL BAWAH LAUT

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian terhadap beton geopolimer berbahan dasar fly ash dan abu sekam padi untuk aplikasi struktural bawah laut. Penelitian ini dilakukan dengan mensintesis sampel beton geopolimer dengan berbagai variasi perbandingan bahan dasar fly ash dan abu sekam padi sebagai bahan dasar yang diaktivasi dengan larutan alkali. Larutan alkali terdiri atas (H2O, sodium silika dan NaOH). Sampel yang telah disintesis tersebut disimpan pada ruang terbuka selama 14 hari kemudian dilakukan perendaman air laut selama 14 hari. Pengujian yang dilakukan yaitu karakterisasi Scanning Elektron Microskopy (SEM) untuk melihat morfologi atau jaringan yang terbentuk pada sampel, karakterisasi X- Ray Diffraction (XRD) untuk melihat fase dan senyawa yang terbentuk pada sampel. Serta uji kuat tekan untuk melihat kekuatan mekanik dari sampel  setelah perendaman air laut pada usia 28 hari. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil karakterisasi Scanning Elektron Microskopy (SEM) menunjukkan ikatan atau jaringan yang sudah terbentuk dengan baik antara partikel fly ash dan abu sekam padi. Hasil karakterisasi XRD memperlihatkan bahwa sampel tersebut didominasi oleh mineral silika dan alumina serta terlihat adanya fase chlorine oxide sekitar 3% yang berasal dari air laut, sehingga pengaruh air laut sangat kecil pada masa perendaman. Adapun hasil kuat tekan maksimum yang diperoleh pada perbandingan FA:ASP sebesar (80: 20)% yaitu 59.92 MPa, data yang diperoleh memenuhi syarat minimum nilai kuat tekan beton tahan sulfat yaitu 31 MPa. Sehingga beton geopolimer ini layak digunakan sebagai material struktural bawah laut. Kata kunci : Fly ash, abu sekam padi, beton dan geopolime

    ANALISIS PENGARUH MADDEN JULIAN OSCILLATION (MJO) TERHADAP CURAH HUJAN DI KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    The Study with the analysis of Madden Julian Oscillation (MJO) effect to rainfall in Makassar had been done. This study was to determine how the relation between Madden Julian Oscillation (MJO) and intensity of rainfall in city of Makassar. This study using daily rainfall years 1990-2015 data were obtained from Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) of Makassar and RMM index (real-time multivariate MJO) daily in 1990-2015 from BMRC (Bureau of Meteorology Research Centre). Based on the analysis using FFT method can be seen the power of the period MJO phenomenon is worth weak meaning MJO not weak affect rainfall in Makassar. So that Madden Julian Oscillation (MJO) less influence to word increasing and decreasing of rainfall in Makassar.Keywords: Madden Julian Oscillation (MJO), RMM-index, FFTTelah dilakukan penelitian tentang Analisis Pengaruh Madden Julian Oscillation (MJO) Terhadap Curah Hujan di Kota Makassar. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan Madden Julian Oscillation (MJO) dan intensitas curah hujan di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan data curah hujan harian tahun 1990-2015 yang diperoleh dari Kantor PU (Pekerja Umum) Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Selatan dan Indeks RMM (Real-time Multivariate MJO) harian tahun 1990-2015 dari BMRC (Bureau of Meteorologi Research Centre). Berdasarkan hasil analisis data dengan mengunakan metode Fast Fourier Transform (FFT) curah hujan, analisis fase MJO terhadap anomali curah hujan, dan analisis korelasi pearson anomali curah hujan dan amplitudo indeks RMM maka dapat diketahui bahwa hubungan Madden Julian Oscillation (MJO) dan curah hujan di Kota Makassar berada pada tingkatan yang lemah. Atau dengan kata lain Madden Julian Oscillation (MJO) berpengaruh kecil terhadap peningkatan dan penurunan curah hujan di Kota Makassar.Kata Kunci:  Madden Julian Oscillation (MJO), indeks RMM, FF

    PENDUGAAN RESERVOIR DAERAH POTENSI PANAS BUMI PENCONG DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAHANAN JENIS

    Get PDF
    Research on prediction of geothermal area reservoir at Pencong aimed to determine the position of geothermal reservoir by using geoelectric resistivity method in geothermal area of Pencong Gowa. This study used geoelectric resistivity method with Schlumberger configuration. Measurement at location was done by using GPS equipment and resistivitymetre Naniura NRD 22 S with 5 points sounding. Data obtained in the form of current value, potential difference, and the coordinate position of the measuring area. Data processing was performed by using Microsoft Excel program and IP2win software. The results showed that at the location of research, there exist geothermal reservoir at the point of sounding 4 at a depth of 21.5-46.4 meters and at sounding point 5 at a depth of 16.7-46.4 meters. At the locations, there was suspected argillaceous sandstones as geothermal reservoirs.Keywords: IP2win, Schlumberger configuration, geothermal reservoir, resistivityPenelitian tentang pendugaan reservoir daerah panas bumi Pencong bertujuan untuk menentukan posisi reservoir panas bumi dengan metode geolistrik tahanan jenis pada daerah panas bumi Pencong Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Schlumberger. Pengukuran ini dilakukan di lapangan menggunakan peralatan GPS dan Resistivitymeter merek Naniura NRD 22 S dengan 5 titik sounding. Data yang diperoleh berupa nilai arus, beda potensial, dan koordinat posisi daerah pengukuran. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program Microsoft Excel dan software IP2win. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa pada lokasi penelitian terdapat reservoir panas bumi di titik sounding 4 pada kedalaman 21.5-46.4 meter dan titik sounding 5 pada kedalaman 16.7-46.4 meter, dimana terdapat batu pasir berlempung diduga sebagai reservoir panas bumi.Kata Kunci:  IP2win, konfigurasi Schlumberger, reservoir panas bumi, resistivita

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS LINGKUNGAN DENGAN MEMANFAATKAN KOMPUTER SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 ULAWENG

    Get PDF
    This research was development of learning tools by using the 4D model, namely, define, design, development, and dessiminate. Measures taken to see the profile of the environment based physics learning tools that are valid, practical, and effective. Research was focused on the development of instructional media for subject matter of heat and instructional supporting tools (RPP, handout, and LKPD) for students of SMA Negeri I Ulaweng Bone regency. Development model used in this research followed Thiagarajan 4-D model (2008) which consists of steps: define, design, development, and disseminate. Define step include: (1) analysis of initial conditions, (2) analysis of learners, (3) analysis of development needs, (4) analysis of material, and (5) task analysis. Design stage include: (1) media selection, (2) selection of instructional media format, (3) initial design of the first prototype (environment-based physics media, learning supporting tools, and instruments). At the stage of development of the first prototype, the prototype was validated by experts. The results of expert validation were considered for improvement of second prototype. The second prototype subsequently tested to get a third prototype as the final product which was distributed in dessemination stage. Results of this study showed that the percentage of students’ level completeness of understanding for subject on heats was of 90.00%. This value was expected by researcher, thus in terms of learning view; it has been effective in learning at senior high school. Analyzing of the response of students to the environment-based learning media learning obtained that the average percentage for positive statements was of 100.00% which was above the value planned, i.e 78.31%. It indicated that this learning media was effective to use. The final product was an interactively environtment based powerpoint learning media for self-learning and presentations media that were compelled with learning tools for teachers. It concluded that the profile of environment-based learning media that was developed in this study based on attractive appearance, its contents was coherent and systematic and the response of students agree in the category 82% showed their interest in the use of the learning media Keywords: environment, learning media, powerpoint Penelitian ini adalah pengembangan perangkat pembelajaran yang menggunakan model 4D yaitu, define, design, development, and dessiminate. Tindakan dilakukan untuk melihat gambaran profil pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis lingkungan yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian pengembangan ini difokuskan pada pengembangan media pembelajaran berbasis lingkungan pada materi kalor dan perangkat pendukung pembelajaran (RPP, Buku Peserta didik, dan LKPD) untuk peserta didik di SMA Negeri I Ulaweng Kabupaten Bone. Model Pengembangan yang digunakan mengaju pada model 4-D Thiagarajan (2008) yang terdiri dari tahapan pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Tahap pendefenisian mencakup: (1) analisis kondisi awal, (2) analisis peserta didik, (3) analisis kebutuhan pengembangan, (4) analisis materi, dan (5) analisis tugas. Tahapan perancangan mencakup: (1) pemilihan media, (2) pemilihan format media pembelajaran, (3) desain awal prototipe I (media pembelajaran berbasis lingkungan, perangkat pendukung pembelajaran, dan instrumen). Pada tahapan pengembangan prototipe I divalidasi oleh ahli. Hasil validasi ahli digunakan sebagai masukan untuk perbaikan prototipe II, selanjutnya prototipe II diujicobakan untuk mendapatkan prototipe III sebagai produk akhir yang disebar dalam tahap dessiminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tingkat ketuntasan peserta didik memahami materi kalor adalah 90,00 %. Nilai ini telah sesuai yang diharapkan peneliti, dengan demikian dari hasil segi belajar sudah efektif dalam pembelajaran di SMA. Analisis respon peserta didik terhadap pembelajaran fisika dengan media pembelajaran berbasis lingkungan diperoleh persentase rata-rata untuk pernyataan positif 100,00% yang berada di atas yang direncanakan yakni 78,31 % menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran efektif digunakan. Produk akhir adalah sebuah powerpoint berbasis lingkungan yang merupakan pembelajaran interaktif sebagai pembelajaran mandiri dan media presentasi yang dilengkapi dengan perangkat pembelajaran untuk guru sehingga disimpulkan bahwa profil pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis lingkungan yang dikembangkan memiliki tampilan menarik, fasilitasnya berupa materi yang runtut dan sistematis serta respon peserta didik setuju berada pada kategori 82% menyatakan ketertarikan terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis lingkungan. Kata Kunci:lingkungan, media pembelajaran, powerpoin

    SINTESIS DAN KARAKTERISASI STRUKTUR KRISTAL CaF2 DENGAN DIFRAKSI SINAR-X

    Get PDF
    This reseach investigated the synthesis of flourite (CaF2) from calcium chloride (CaCl2). The purpose of this reseach to determine effect of adding CaF2 with HF varying masses of the phased formed in CaCl2, analysis and characterization the crystal of CaF2. The flourite (CaF2) made from CaCl2 synthesised by mixing with a aquades and stirring at the 30 minute to form the colour change be a white, then added HF with a varying masses, after that was allowed to stand obtain a precipitate. The precipitated heated at an temperature of 100oC to form the dry solids, then solids calcined of 400oC at four hours. The characterized sampel synthesis using X-Ray Diffraction (XRD) and crystal structure analysis with software MAUD. XRD characterization result showed the higher percentation of CaF2 at adding 10 ml is 92 wt%. The analysis crystal structure using with MAUD showed the crystal structure of CaF2 is a cubic with space group 225 Fm-3m.Keywords: CaF2, CaCl2, HF, MAUD, X-Ray Diffraction (XRD)Penelitian ini mengkaji tentang sintesis flourite (CaF2) yang berbahan dasar calcium chloride (CaCl2). Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan asam flourida (HF) dengan variasi massa yang berbeda terhadap fasa yang terbentuk pada CaF2, hasil karakterisasi dan analisis struktur kristal dari CaF2. Flourite (CaF2) disintesis dengan cara melarutkan CaCl2 dalam aquades dan distirrer selama 30 menit hingga larutan berubah warna menjadi putih keruh, kemudian ditambahkan dengan HF dengan variasi massa yang berbeda hingga membentuk gel, setelah itu didiamkan hingga diperoleh endapan. Endapan dipanaskan pada suhu 100oC hingga membentuk padatan kering dan dikalsinasi pada suhu 400oC selama 4 jam. Sampel hasil sintesis dikarakterisasi dengan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan dianalisis struktur kristalnya dengan program MAUD. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa persentasi CaF2 yang paling tinggi diperoleh pada penambahan sebesar 10 ml yaitu sebanyak 92 wt%. Hasil analisis struktur kristal dengan menggunakan program MAUD menunjukkan bahwa struktur kristal dari CaF2 adalah cubic dengan space group 225 Fm-3m.Kata Kunci:  CaF2, CaCl2, HF, MAUD, X-Ray Diffraction (XRD

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MANDIRI BERBASIS WEB UNTUK PEMBELAJARAN IPA FISIKA KELAS VII SMP NEGERI 2 BAREBBO KABUPATEN BONE

    Get PDF
    Development of Web-based Self-Learning Media for Physics Science Learning of Class VII SMP Negeri 2 Barebbo Regency of Bone. This research was a development research (Research and Development) to develop web-based self-learning media that aims to (1) determine the validity, effectiveness and practicality of the web-based self-learning media, and (2) determine the response of students toward the web-based self-learning media. The research was conducted at SMPN 2 Barebbo Class VII second semester of school year 2015-2016 consist of 32 students. The complement of the learning tools that also develop were lesson plans, students’ worksheet, students’ textbook, and result of learning test. The research instruments used were students’ activities sheet, students’ perceptions sheet, practitioner/teacher perception, implementation of learning tool evaluation, and the ability of teachers’ learning management observation sheet. The result of this study show that (1) generally all of the component of web-based learning media (prototype I), from learning tool to the instrument used was declared valid by experts and practitioners, (2) generally the result of limited testing of prototype II has met the criteria of practicality. The result of observation toward the implementation of the developed learning tools during the trial, averagely was of 1.85 (totally implemented) with R = 1.00 (reliable), (3) the results of limited testing of prototype II generally had met the effectiveness criteria. The results of observations during the class by using the developed web-based learning media were; (a) activities of learners were observed to be at a very active category which was of 89.70% averagely, (b) students’ perceptions were in the very positive category which was of 87.50%, (c) practitioners/teachers’ perceptions to the media learning was very positive which was of 90.13% averagely, (d) the ability of teachers to manage the learning was in the excellent category, i.e. M = 3.62 (very good) with R = 0.95 (reliable) and (e) students’ results of test achieved 75.31 averagely. The highest score was 93 and the lowest score was 63. Classical mastery learning of students reaches 87.50%. Keywords: on-line, self-learning media, web Pengembangan Media Pembelajaran Mandiri Berbasis Web untuk Pembelajaran IPA Fisika Kelas VII SMP Negeri 2 Barebbo Kabupaten Bone. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yaitu Pengembangan Media Pembelajaran Mandiri Berbasis Web dengan tujuan; (1) Untuk mengetahui kevalidan, keefektifan dan kepraktisan media pembelajaran mandiri berbasis web, (2) Untuk mengetahui tanggapan peserta didik terhadap media pembelajaran mandiri berbasis web. Penelitian ini dilaksanakan pada SMPN 2 Barebbo Kelas VII tahun pelajaran 2015-2016 semester genap sebanyak 32 orang. Perangkat pembelajaran yang melengkapi media pembelajaran yang dikembangkan adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Lembar Kerja Peserta Didik, Buku ajar Peserta Didik dan Tes Hasil Belajar sedangkan Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar aktivitas peserta didik, persepsi peserta didik, persepsi praktisi/guru, keterlaksanaan perangkat pembelajaran, dan lembar observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran. Hasil pengembangan media pembelajaran mandiri berbasis web menunjukkan bahwa (1) secara umum keseluruhan komponen media pembelajaran berbasis web (prototipe I), mulai dari perangkat sampai dengan instrumen yang digunakan dinyatakan valid oleh para ahli dan praktisi, (2) secara umum hasil uji coba terbatas prototipe II telah memenuhi kriteria kepraktisan. Hasil pengamatan terhadap keterlaksanaan perangkat pembelajaran menggunakan media pembelajaran selama ujicoba, rata-rata hasil pengamatan = 1,85 (terlaksana seluruhnya) dengan R = 1,00 (reliabel), (3) secara umum hasil uji coba terbatas prototipe II telah memenuhi kriteria keefektifan. Hasil pengamatan selama pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran berbasis web adalah; (a) Aktivitas peserta didik yang diamati berada pada kategori sangat aktif yaitu rata-rata sebesar 89,70%, (b) Persepsi peserta didik berada pada kategori sangat positif yaitu sebesar 87,50%, (c) Persepsi praktisi/guru terhadap media pembelajaran sangat positif yaitu rata-rata sebesar 90,13%, (d) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran berada dalam kategori sangat baik yaitu M = 3,62 (sangat baik) dengan R= 0,95 (reliabel) dan (e) Hasil tes belajar peserta didik mencapai rata-rata 75,31. Skor tertinggi 93 dan skor terendah adalah 63. Ketuntasan belajar peserta didik secara klasikal mencapai 87,50%. Kata Kunci: jaringan, media pembelajaran mandiri, onlin

    STUDI ANALISIS PARAMETER GEMPA DAN POLA SEBARANNYA BERDASARKAN DATA MULTI-STATION (STUDI KASUS KEJADIAN GEMPA PULAU SULAWESI TAHUN 2000-2014)

    Get PDF
    Research has conducted that aims to describe the distribution pattern of the earthquake at the Celebes Island by Year 2000-2014 based on depth, magnitude, and analyze the seismic parameters by the earthquake pattern distribution map. Secondary data, incidence of the earthquakes at Celebes region from year 2000-2014 based on distribution multi-station data from BMKG Region IV Makassar. The pattern of distribution earthquake at the Island of Celebes in the top two namely, the pattern of earthquake distribution based on the depth and the pattern of earthquake distribution based on magnitude. Data analysis was performed using ArcGIS 10.1 to obtain the map of earthquakes distribution. The results showed that the pattern of earthquake distribution based on depth dominant shallow earthquake category (<70 km), where take  place in the Celebes North Sea, Celebes Sea, and Molucca Sea and the pattern of earthquake distribution based on magnitude occurred in the area of Celebes North, Celebes Sea, and Molucca Sea which category of small earthquakes (magnitude 4.0 SR - SR 4.9).Key words: earthquake, multi-station data, earthquake magnitudeTelah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan pola sebaran gempa di Pulau Sulawesi dari  Tahun 2000-2014 berdasarkan kedalamannya, kekuatannya, dan menganalisis parameter gempa dari peta pola sebaran gempa. Data sekunder berupa data kejadian gempa bumi di Wilayah Sulawesi dari Tahun 2000-2014 berdasarkan data multi-station dari BMKG Wilayah IV Makassar. Pola sebaran gempa di Pulau Sulawesi di bagi atas dua yakni, pola sebaran gempa berdasarkan kedalaman (depth) dan pola sebaran gempa berdasarkan  kekuatan (magnitude). Analisis data dilakukan dengan menggunakan software ArcGis 10.1 untuk memperoleh peta sebaran gempa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sebaran gempa berdasarkan kedalaman dominan terjadi di daerah Sulawesi bagian Utara, Laut Sulawesi, dan Laut Maluku dengan kategori gempa dangkal (< 70 km) dan pola sebaran gempa berdasarkan kekuatan dominan terjadi di daerah Sulawesi bagian Utara, Laut Sulawesi, dan Laut Maluku dengan kategori gempa kecil (magnitudo 4,0 SR - 4,9 SR).Kata Kunci:  gempa bumi, data multi-station, magnitudo gempa

    225

    full texts

    246

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇