Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Not a member yet
    246 research outputs found

    PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK SMAN 1 TINAMBUNG

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitian true eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar dalam pembelajaran fisika antara peserta didik yang diajar melalui strategi pembelajaran preview, question, read, reflect, recite, review  dan  yang diajar dengan strategi pembelajaran konvensional, serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar dalam pembelajaran fisika antara peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran preview, question, read, reflect, recite, review dan peserta didik yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Tinambung Kabupaten Polewali Mandar tahun ajaran 2016/2017 dan sampel penelitian ini adalah peserta didik dari kelas XC dan kelas XD. Berdasarkan analisis deskriptif diperoleh bahwa kemampuan bepikir kreatif pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang sedangkan pada kelas kontrol pada kategori rendah dan hasil belajar fisika pada kelas eksperimen berada pada kategori tinggi demikian halnya pada kelas kontrol berada pada kategori tinggi. Hasil analisis uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar yang signifikan antara peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran preview, question, read, reflect, recite, review dan peserta didik yang diajar dengan menggunakan strategi konvensional pada taraf nyata α = 0,05. Kata kunci : Strategi pembelajaran PQ4R, kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar fisik

    PEMANFAATAN SIMULASI KOMPUTER DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PADA KELAS XI SMA NEGRI 21 MAKASSAR

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitian Pra Eksperimen dengan desain One Shot Case Study yang bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar fisika setelah diajar menggunakan simulasi komputer pada peserta didik kelas XI IPA 1 SMA Negeri 21 Makassar tahun ajaran 2015/2016. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pemanfaatan simulasi komputer dalam pembelajaran, sedangkan variabel terikatnya hasil belajar fisika pada materi fluida statik dan fluida dinamis. Subjek penelitian adalah kelas XI IPA 1 yang terdiri atas 38 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu tes hasil belajar fisika materi fluida statik dan fluida dinamis dalam bentuk pilihan ganda. Hasil perhitungan analisis deskriptif dari data skor hasil belajar fisika peserta didik kelas XI IPA 1 SMA Negeri 21 Makassar Tahun 2015/2016 setelah diterapkan pembelajaran simulasi komputer menunjukkan secara umum interval skor rata-rata hasil belajar fisika berada pada kategori tinggi yaitu 14.34. Kata kunci : Simulasi komputer, hasil belajar, fluida statik dan fluida dinami

    PENGARUH MEDIA MODEL HYBRID BERBASIS WEB WHANCED COURSE TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA

    Get PDF
    Penelitian ini Pengaruh media hybrid berbasis web ehanced course terhadap hasi belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Parepare 2017/2018. Penelitian ini merupakan Quasi Eksperimen dengan Static-Group Comparison. Data hasil penelitian diolah secara deskriptip dan infrensial, Data dari kelas eksperimen rata-rata 11,76 dan berada pada ketegori sedang sedangkan kelas kontrol 9,78 dan juga pada kategori sedang. Hasil inferensial diperoleh thitiung = 3,68 dan ttabel = 1,99 atau dengan kata lain terdapat perbedaan yang meyakinkan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.Kata Kuci: media hybrid, web enchanced course, hasil belajar Fisik

    PENGARUH PENAMBAHAN NANO-TiO2 TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN KARAKTERISIK MIKRO KOMPOSIT GEOPOLIMER SEBAGAI MATERIAL SELF-CLEANING

    Get PDF
    Penelitian ini berkenaan dengan pengembangan geopolimer berbasis metakaolin dengan agregat nano-TiO2 sebagai material self-cleaning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran nano-TiO2, sifat mekanik dan karakteristik mikro dari komposit geopolimer sebagai material self-Cleaning. Komposit geopolimer disintesis menggunakan metode aktivasi alkali, dengan menggunakan metakaolin sebagai bahan dasar dan nano-TiO2 sebagai agregat. Variasi agregat nano-TiO2 didalam metakaolin yaitu mulai dari 0%, 0.25%, 0.50%, 0.75%, 1.00% relative terhadap massa metakaolin. Karakterisasi SEM-EDS digunakan untuk melihat morfologi dan mengetahui komposisi oksida unsur dari bahan dasar dan sampel. Karakterisasi XRD digunakan unutk melihat komposisi fasa dan struktur kristal sampel dan bahan dasar. Pengujian kuat tekan (compressive strength) dilakukan dengan menggunakan universal testing mechin. Hasil analisis sinar-X sampel menunjukkan adanya peningkatan fasa anatase seiring dengan penambahan nano-TiO2. Citra SEM memperlihatkan ikatan antara matriks dan agregat sudah terikat dan persebaran nano-TiO­2 dipermukaan matriks sudah merata. Nilai kuat tekan yang diperoleh sebesar 23.11 MPa dengan penambahan nano-TiO2 1 %. Pengujian self-cleaning dilakukan dengan memberi paparan sinar-UV pada sampel dan menunjukkan efek fotokatalis terbaik pada sampel dengan penambahan nano-TiO2 sebesar 1 %. Kata kunci : geopolimer, karakteristik mikro, nano-TiO2, self-cleaning, sifat mekani

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERWAWASAN LINGKUNGAN BANTARAN SUNGAI UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN 5M

    Get PDF
    Tujuan utama penelitian ini adalah dihasilkannya bahan ajar berwawasan lingkungan bantaran sungai yang valid, praktis dan efektif untuk melatihkan kemampuan 5M peserta didik. Pengembangan bahan ajar dilaksanakan di kampus FKIP ULM dan diimplementasikan di SMA Negeri 7 Banjarmasin. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Hasil ujicoba dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif berdasarkan rumusan pertanyaan penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berwawasan lingkungan bantaran sungai yang dikembangkan dinyatakan (1) valid berdasarkan penilaian validator dengan kategori baik, (2) praktis berdasarkan keterlaksanaan pembelajaran dengan kategori sangat baik, dan (3) efektif berdasarkan perolehan gain score sebesar 0,66 dengan kategori sedang.Kata kunci: bahan ajar fisika, lingkungan bantaran sungai, kemampuan 5

    PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS LEARNER AUTONOMY DENGAN METODE PEMECAHAN MASALAH PADA TOPIK GELOMBANG

    Get PDF
    Pemecahan masalah merupakan salah satu keterampilan abad 21 yang sangat penting untuk dikuasai mahasiswa calon guru menghadapi era yang semakin kompetitif. Disamping itu, kemandirian belajar siswa juga harus dibina. Oleh karena itu, tim peneliti berupaya mengembangkan perangkat pembelajaran yang diharapkan mampu melatihkan keterampilan pemecahan masalah dalam setting pembelajaran berbasis learner autonomy. Penelitian dilaksanakan pada program studi Pendidikan Fisika FKIP ULM pada tahun 2017. Subject penelitian adalah mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah Fisika Dasar II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis learner autonomy mampu meningkatkan hasil belajar mahasiswa khususnya keterampilan pemecahan masalah dengan gain score yang berkategori tinggi. Kata kunci : physics learning, learner autonomy, problem solving, wav

    Peranan Pembelajaran Fisika Berbasis Experiential terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui peranan pembelajaran fisika berrbasis experiential terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPA di SMAN 9 Pinrang. Penelitian ini merupakan lanjutan dari pengembangan perangkat pembelajaran fisika berbasis experiential meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik, dan bahan ajar pada materi Fluida Statis yang telah dilakukan sebelumnya. Penelitian ini bersifat eksperimen semu dengan disain penelitian The Randomized Posttest-Only Control Group Design Fraenkel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik rambang sederhana. Data yang diperoleh melalui tes hasil belajar fisika dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial Sudjana. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar fisika peserta didik pada kelas eksperimen berada pada kategori baik dan kelas kontrol berada  pada kategori cukup. Deskripsi utuh hasil analisis deskriptif digambarkan dalam diagram lingkaran sesuai dengan pengkategorian yang diadaptasi dari Riduwan. Hasil analisis inferensial diperoleh melalui uji prsayarat dan uji hipotesis. Uji prasayarat menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dan bersifat homogen. Uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung>ttabel  maka Ho ditolak dan Ha teruji. Kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat perbedaan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar menggunakan pembelajaran berbasis experiential dan pembelajaran konvensional.Kata kunci : pembelajaran fisika, pembelajaran berbasis experiential, hasil belaja

    PENGARUH PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN SIKAP ILMIAH PESERTA DIDIK KELAS XI MIA SMA NEGERI 11 MAKASSAR

    Get PDF
    keterampilan proses sains dan sikap ilmiah peserta didik setelah diajar melalui pembelajaran inkuiri terbimbing dan diajar secara konvensional pada SMAN 11 Makassar serta menganalisis perbedaan keterampilan proses sains dan sikap ilmiah peserta didik antara kelompok yang diajar melalui pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kelompok yang diajar secara konvensional pada SMAN 11 Makassar. Sampel penelitian ini adalah kelas XI MIA2 sebanyak 37 orang sabagai kelas kontrol dan kelas XI MIA3 sebanyak 38 orang sebagai kelas eksperimen. Selanjutnya berdasarkan analisis deskriptif diperoleh keterampilan proses sains kelas kontrol berada di kategori tinggi dengan persentase 56,76% sedangkan kelas eksperimen juga berada di kategori tinggi dengan persentase 81,58% dan untuk sikap ilmiah peserta didik keduanya berada di kategori tinggi dengan persentase kelas kontrol 91,89% dan kelas eksperimen 73,68%. Untuk analisis inferensial diperoleh bahwa data keterampilan proses sains tidak terdistribusi normal dan tidak homogen sehingga digunakan statistik nonparametrik metode Mann-Whitney yang menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan proses sains kelompok yang diajar melalui pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kelompok yang diajar secara konvensional. Data sikap ilmiah memenuhi syarat untuk uji-t yang menunjukan bahwa H1 ditolak dan H0 diterima, artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara sikap ilmiah kelompok yang diajar melalui pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kelompok yang diajar secara konvensional. Kata kunci : pembelajaran inkuiri terbimbing, keterampilan proses sains, sikap ilmiah, metode Mann-Whitne

    PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DI SMP NEGERI AIR LESING

    Get PDF
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah Adakah perbedaan hasil belajar fisika menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Di SMP Negeri Air Lesing. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Populasinya yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri Air Lesing. Pada penelitian ini seluruh populasi dijadikan sebagai sampel, sehingga penelitian ini merupakan penelitian sampel dengan kelas VIII. 1 sebagai kelas ekperimen I dan VIII. 2 sebagai kelas eksperimen II. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yang terdiri dari 7 soal essay. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-t adalah thitung = 2,104 dan ttabel = 2,021. dengan kriteria thitung> ttabel, maka H0 ditolak Ha diterima. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima kebenarannya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasannya dapat disimpulkan bahwa Ada perbedaan hasil belajar fisika menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Di SMP Negeri Air Lesing tahun pelajaran 2013/2014.Kata kunci : Hasil Belajar, Student Team Achievement Division (STAD), Teams Games Tournament (TGT

    APLIKASI METODE SCANNING ELECTRON MICROSCOPY (SEM) DAN X-RAY DIFFRACTION (XRD) DALAM MENGANALISIS LIMBAH PABRIK GULA X

    No full text
    This research is experimental research that aims to identify Morphological structure and composition of the waste element content of the plant and the effect on the environment around the plant. Morphological structure of plant waste samples examined using Vega Tescan 3SB Analytical Scanning Electron Microscopy (SEM), while to know the composition of the sample element content of plant waste used machine Mini Flex II Rigaku X-Ray Diffraction (XRD). SEM and XRD research results obtained compound of aluminum and silicon with pesentase higher than the other compounds. Aluminum is a heavy metal that is included in the category of hazardous and toxic waste, but aluminum and silicon is a compound that serves to make the cane stand strong and upright. To overcome the aluminum content of the waste is to be reacted with other compounds that can be pulled out. Other compounds found in sugar cane, namely potassium magnesium phosphate (K Mg (PO 4)) and sulfur (IV) oxide (SO3) which is an ash that are harmful to the lungs when contaminated air. This means that complete combustion occurs in the production process so as to produce a compound in the form of soot.Key words: sugar factory waste, SEM, X-ray difractionPenelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui struktur marfologi dan komposisi kandungan unsur limbah pabrik serta pengaruhnya terhadap lingkungan sekitar pabrik. Struktur marfologi sampel limbah pabrik diteliti dengan menggunakan Tescan Vega 3SB Analitical Scanning Electron Microscopy (SEM) sedangkan untuk mengetahui komposisi kandungan unsur sampel limbah pabrik digunakan Mesin Rigaku Mini Flex II X Ray Diffraction (XRD). Hasil penelitian SEM maupun XRD diperoleh senyawa alumunium dan silikon dengan pesentase yang lebih tinggi dari senyawa lainnya. Alumunium merupakan logam berat yang termasuk dalam kategori Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, namun alumunium dan silikon ini merupakan senyawa yang berfungsi untuk membuat tebu berdiri kuat dan tegak.  Untuk mengatasi kandungan alumunium pada limbah yaitu direaksikan dengan senyawa lain agar dapat ditarik keluar. Kandungan senyawa lain yang terdapat pada tebu yaitu potassium magnesium phosphate (K Mg(PO4)) dan sulfur(IV) oxide (SO3) yang merupakan abu yang berbahaya bagi paru-paru bila tercemar ke udara. Ini berarti tidak terjadi pembakaran yang sempurna pada proses produksi sehingga menghasilkan senyawa berupa jelaga.Kata Kunci:  limbah pabrik gula, SEM, difraksi sinar-

    225

    full texts

    246

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇