Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Not a member yet
246 research outputs found
Sort by
ANALISIS SIFAT FISIS DAN SIFAT MEKANIK BATUAN KARST MAROS
. Telah dilakukan penelitian tentang analisis sifat fisis dan sifat mekanik batuan karst Maros. Adapun tujuan penelitian adalah untuk menganalisis besarnya harga sifat fisis batuan meliputi harga densitas, dan porositas dan untuk untuk menganalisis besarnya harga sifat mekanik batuan meliputi harga kuat tekan. Proses dimulai dengan mengambil sampel pada daerah Batuan karst Hutan Batu Maros dari 5 titik yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil uji sifat fisis batuan dapat dilihat bahwa Sifat Fisis batuan Karst dari Hutan Batu Kabupaten Maros dalam hal ini besar nilai densitas yaitu sebesar 2-3 gr/cm3 sedangkan nilai porositas menunjukkan skala 0-5% adalah jenis batuan gamping dolomite dan skala 5-50%adalah jenis batuan gamping terkarstifikasi. Nilai sifat mekanik dalam hal ini nilai kuat tekan batuan Karst Kabupaten Maros memiliki nilai kuat tekan yaitu 20,87 MPa, 23,69 MPa dan 33,70 Mpa.Kata kunci : densitas, porositas, kuat tekan, batuan gamping, Karst Maro
PEMANFAATAN CITRA PENGINDERAAN JAUH UNTUK MENGENALI PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN PADA KAWASAN KARST MAROS
Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan citra penginderaan jauh untuk mengenali perubahan penggunaan lahan pada kawasan karst maros yang bertujuan untuk mengetahui jenis penggunaan lahan dan perubahan penggunaan lahan yang terjadi di kawasan karst maros. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dimana menitikberatkan pada pemecahan masalah tentang penggunaan lahan dan perubahan penggunaan lahan pada kawasan Karst Maros pada tahun 2005 dan 2015. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data citra digital Landsat 7 akusisi tanggal 20 September 2005 dan citra digital Landsat 8 akusisi tanggal 8 September 2015. Tahap identifikasi dilakukan dengan menggunakan komposit band RGB 543 untuk Landsat 7 dan band RGB 654 untuk landsat 8, kemudian dilakukan beberapa tahap interpretasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh jenis penggunaan lahan dan luasannya untuk tahun 2005 adalah Hutan lahan kering sekunder 317,22 ha, Sawah 339,64 ha, Tambak 355,76 ha dan Tegalan 3,03 ha. Untuk tahun 2015 Hutan lahan kering sekunder yaitu 297,69 ha, Lahan terbuka 4,27 ha, sawah 390,92 ha, dan tambak 322,77 ha. Perubahan penggunaan lahan terjadi pada sawah yang bertambah 5,05%, hutan lahan kering sekunder berkurang 1,92%, luas tambak berkurang 3,27%. Pada tahun 2015 diperoleh penggunaan lahan baru yaitu Lahan terbuka dengan luas 4,27 ha atau 0,42%. Kata kunci : Penggunaan Lahan, Perubahan Penggunaan Lahan, Landsat 8, landsat 7
PENERAPAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS LABORATORIUM VIRTUAL PADA PENCAPAIAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI MIA 5 SMAN 15 MAKASSAR
Penelitian ini adalah Pre-Experiment dengan desain penelitian One-Shot Case Study Design yang bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar fisika peserta didik dan mendeskripsikan persepsi responden (guru dan peserta didik) terhadap perangkat pembelajaran yang diterapkan. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 15 Makassar pada kelas XI MIA 5 semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian berjumlah 26 orang yang dipilih melalui pertimbangan keterwakilan peserta didik secara umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik setelah diajar menggunakan perangkat pembelajaran berbasis laboratorium virtual diperoleh 92,31% berada pada kategori sangat tinggi dan 7,69 % pada kategori tinggi. Persepsi responden terhadap perangkat pembelajaran berbasis laboratorium virtual memberikan respon yang sangat baik. Kata kunci : perangkat pembelajaran, laboratorium virtual, hasil belajar, perseps
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TWO STAY TWO STRAY TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 4 MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif teknik TSTS terhadap aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik serta perbedaan antara aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan teknik TSTS dan yang diajar dengan model pembelajaran konvensional pada kelas XI IPA SMA Negeri 4 Makassar. Penelitian ini adalah penelitian true experimental design dengan desain penelitian posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 4 Makassar tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah 260 orang peserta didik. Pengambilan sampel secara simple random sampling menghasilkan XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik masing–masing 32 orang. Variabel independen dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif teknik TSTS dan model pembelajaran konvensional, sedangkan variabel dependennya adalah aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik. Data hasil penelitian diperoleh dari posttest yang dianalisis secara deskriptif dan inferensial serta uji hipotesis. Hasil analisis aktivitas belajar fisika peserta didik yang diajar dengan teknik TSTS berada pada kategori aktif dengan skor rata–rata 81.97 sedangkan peserta didik yang diajar dengan model konvensional berada pada kategori cukup aktif dengan skor rata–rata 60.53. Hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan teknik TSTS berada pada kategori tinggi dengan skor rata–rata 15.22 sedangkan peserta didik yang diajar dengan model konvensional berada pada kategori tinggi dengan skor rata–rata 14.34. Kata kunci : Teknik TSTS, model konvensional, aktivitas belajar fisika, hasil belajar fisik
PENGGUNAAN MEDIA SIMULASI VIRTUAL PADA PROSES PEMBELAJARAN FISIKA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 BUA PONRANG
Diajar menggunakan media simulasi virtual dan tanpa menggunakan media simulasi virtual pada SMA Negeri 1 Bua Ponrang serta mengetahui perbedaan pemahaman konsep fisika peserta didik kelompok yang diajar menggunakan media simulasi virtual dan kelompok yang diajar tanpa menggunakan media simua vitual pada SMA Negeri 1 Bua Ponrang. Jenis penelitian ini true experimental design dengan desain peneltian posttest-only control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas x1 sebanayak 35 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas x2 sebanyak 38 orang sebagai kelas kontrol. selanjutnya berdasarkan analisis dekstiptif diperoleh pemahaman konsep kelas eksperimen berada pada kategori sedang sedangkan kelas kontrol berada pada kategori sedang. Untuk analisis inferensial diperoleh bahwa data bersifat homogen dan berdistrubusi normal sehingga selanjutnya dilakukan uji ipotesis yang menunjukkan bahwa h0 diterima dan h1 ditolak, artiyna tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep fisika kelompok yang diajar menggunakan media simulasi virtual dengan kelompok yang diajar tanpa menggunakan media simulasi virtual. Kata kunci : Pemahaman konsep fisika, Media simulasi vitua
ANALISIS HIDROLOGI SUNGAI PONRE-PONRE KABUPATEN BONE
Penelitian mengenai analisis hidrologi sungai Ponre-Ponre Kabupaten Bone ini bertujuan untuk menganalisis debit sungai Ponre-Ponre dan mengetahui hubungan antara curah hujan dan debit sungai dengan menggunakan fuzzy logic. Data debit sungai Ponre-Ponre diperoleh dari Automatic Water Level Recorder (AWLR) yg berada di koordinat posisi 4º 51ʼ 31” LS dan 120º 00ʼ 38” BT. Data debit sungai harian diambil dari tahun 1997-2003. Data curah hujan harian diperoleh dari stasiun klimatologi Ponre-Ponre (4º 51ʼ 17” LS dan 120º 01ʼ 44” BT). Data curah hujan diambil dari tahun 1997-2003. Data debit sungai di kalibrasi dengan metode debit langsung yang menggunakan alat Currentmeter propeller. Hasil analisis aliran sungai dengan menggunakan metode debit langsung menghasilkan nilai debit 0.022 m³/det, sedangkan hasil pemodelan fuzzy logic dengan prediktor curah hujan dan debit sungai menghasilkan nilai RMSE 0.6137 m³/det dan korelasi 0.5322.Kata kunci : curah hujan Ponre-Ponre, debit sungai, fuzzy logi
PENGARUH PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI MIA SMA NEGERI 2 BARRU
Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain static group comparison yang bertujuan untuk memperoleh gambaran kemampuan berpikir kritis peserta didik serta mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelas yang diajar dengan pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XI MIA 2 dan XI MIA 3 di SMA Negeri 2 Barru semester ganjil tahun ajaran 2017/2018. Hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata skor kemampuan berpikir kritis kedua kelas tersebut berada pada kategori sedang. Hasil analisis inferensial parametrik, diperoleh bahwa pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis namun tidak signifikan. Hal ini disebabkan karena jadwal pembelajaran yang kurang efektif dan waktu penelitian yang relatif singkat sehingga kemampuan berpikir kritis belum sepenuhnya berkembang. Namun dari hasil penelitian ini ada kecenderungan bahwa kemampuan berpikir kritis meningkat setelah diberikan perlakuan. Dari uji hipotesis disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang diajar pembelajaran inkuiri terbimbing dengan peserta didik yang diajar pembelajaran konvensional. Kata kunci : Inkuiri terbimbing, kemampuan berpikir kriti
PENERAPAN METODE QUESTION BASED DISCOVERY TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS XI MIA SMA NEGERI 21 MAKASSAR
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk menerapkan metode question based discovery terhadap keterampilan proses sains peserta didik SMAN 21 Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran dengan dimensi metode question based discovery dan konvensional, sedangkan variable terikatnya adalah keterampilan proses sains. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIA SMAN 21 Makassar sebanyak 8 kelas. Sedangkan sampelnya adalah kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 34 orang dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 32 orang. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil posttes keterampilan proses sains berupa posttes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor keterampilan proses sains pada kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 31.5 dan 21.9. Hasil analisis inferensial bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains peserta didik antara yang diajar dengan metode question based discovery dengan yang diajar secara konvensional pada taraf signifikansi . Kata kunci : Discovery, question based discovery, keterampilan proses sain
STUDI PENGGUNAAN LAHAN BERBASIS DATA CITRA SATELIT DENGAN METODE SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
Telah dilakukan penelitian tentang studi penggunaan lahan berbasis data citra satelit dengan metode sistem informasi geografis di Kecamatan Sopai yang bertujuan untuk pengidentifikasian penggunaan lahan dan menganalisis sebaran luas penggunaan lahan di daerah tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder citra digital SPOT 7 akuisisi tanggal 28 Januari 2016 yang telah diinterpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi penggunaan lahan dan luas sebarannya dengan tujuh tipe klasifikasi penggunaan lahan yaitu Kawasan Hutan seluas 703,26 ha; Kebun Campur seluas 877,54 ha; Lahan Terbuka seluas 215,67 ha; Sawah Lebak seluas 274,52 ha; Sawah Tadah Hujan seluas 230,45 ha; Semak Belukar seluas 4,71 ha; dan Tegalan seluas 2,35 ha. Pada tahun 2013 dan 2014 luas penggunaan lahan di Kecamatan Sopai mengalami konstan, sedangkan pada tahun 2015 dan 2016 mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan aktivitas penggunaan lahan yang dilakukan oleh masyarakat di daerah tersebut. Kata kunci : : Penggunaan Lahan, Sistem Informasi Geografis, SPOT
EVALUASI PERUBAHAN PERILAKU EROSI DAERAH ALIRAN SUNGAI RAMMANG-RAMMANG DENGAN PEMODELAN SPASIAL
Telah dilakukan penelitian tentang Evaluasi Perubahan Perilaku Erosi Daerah Aliran Sungai Rammang-Rammang dengan Pemodelan Spasial. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi perubahan perilaku erosi daerah aliran sungai Rammang-Rammang dari tahun 2003 sampai tahun 2012 dengan pemodelan spasial. Metode yang digunakan adalah USLE (Universal Soil Loss Equation) dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis. Proses dimulai dengan pengumpulan data sekunder berupa data curah hujan yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Maros. Data peta, yakni peta jenis tanah, peta kemiringan lereng dan peta penggunaan lahan yang diperoleh melalui software ArcGIS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari seluruh area Daerah Aliran Sungai Rammang-Rammang, nilai laju erosi sangat berat terjadi pada area dengan luas wilayah 106,4663 Ha, dengan satuan lahan Rawa Lahan Terbuka (R-L/T) dengan nilai laju erosi 112,4021 ton/ha/tahun atau sebesar 280,89296 ton/tahun dan berada pada tingkat kelerengan >40% (sangat curam). Sedangkan laju erosi ringan terjadi pada area terbesar dengan luas wilayah 1.920,198 Ha. Dan nilai laju erosi ringan terjadi pada satuan lahan Hutan (H) dengan nilai laju erosi 0,003295 ton/ha/tahun atau sebesar 0,10450 ton/tahun. Kata kunci : Erosi, USLE dan Sisten Informasi Geografis (SIG