Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Not a member yet
    246 research outputs found

    PERANAN PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 24 MAKASSAR

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitian quasi eksprimen yang bertujuan untuk mengetahui Peranan Pembelajaran Inkuiri Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 24 Makassar. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 24 Makassar sebanyak 9 kelas dengan sampel sebanyak 68 siswa yang masing-masing 34 siswa untuk kelas eksperimen dan 34 siswa untuk kelas kontrol yang diambil secara utuh melalui pengacakan kelas. Disain Penelitian yang digunakan adalah static group comparison. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar pemahaman konsep fisika yang memenuhi kriteria valid dengan reliabilitas. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar pemahaman konsep fisika siswa kelas eksperimen sebesar 25,21 dan standar deviasi 4,03. Sedangkan skor rata-rata hasil belajar pemahaman konsep fisika siswa kelas kontrol sebesar 20,79 dan standar deviasi 3,41. Hasil analisis inferensial yaitu pengujian hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar fisika kelompok siswa menggunakan pembelajaran inkuiri dan kelompok siswa yang diajar secara konvensional

    PENDUGAAN STRUKTUR BAWAH PERMUKAN DAERAH PROSPEK PANAS BUMI DI DESA PENCONG KECAMATAN BIRINGBULU, GOWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE MAGNETIK

    Get PDF
    Tulisan ini merupakan hasil tentang Struktur Bawah Permukaan daerah Panas Bumi dengan menggunakan Metode Magnetik di Desa Pencong Kecamatan Biringbulu Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik anomali magnet dan struktur bawah permukaan daerah air panas Pencong. Data medan magnet total diperoleh dengan menggunakan Proton Procession Magnetometer (PPM). Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa area panas bumi di Desa Pencong Kabupaten Gowa Sulawasi Selatan memiliki nilai anomali magnetik beragam mulai dengan -1600 nT sampai dengan 1800 nT dan menunjukkan bahwa daerah tersebut terdapat patahan (terobosan). Selain itu ditemukan bahwa di daerah panas bumi Pencong terdapat 3 perlapisan batuan yaitu clay cap (lempung dan tuff) sebagai tempat keluarnya air panas, zona reservoir terdiri dari batuan breksi, batuan basal lapuk atau shale (serpihan) diduga sebagai batuan fluida yang terpanaskan oleh batuan pemanas, heat source terdiri dari batuan basal dan batuan andesit terubah

    PENGEMBANGAN BUKU SISWA FISIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL (MAJA LABO DAHU) DI MAN 1 KOTA BIMA

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan uji coba terbatas yang bertujuan untuk mengembangkan buku fisika berbasis kearifan lokal siswa (maja labo dahu). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA2 di MAN 1 Kota Bima. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Thiagarajan atau model 4-D yang meliputi empat tahap, yaitu fase Tentukan, Desain, Pengembangan dan Pengembangan, tetapi dalam penelitian ini fase penyebaran tidak dilakukan karena hanya uji coba terbatas. Buku siswa Fisika berdasarkan kearifan lokal (maja labo dahu) telah divalidasi dan telah direvisi sehingga dinyatakan valid dan dapat digunakan. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa buku siswa fisika berdasarkan kearifan lokal (maja labo dahu) berada dalam kriteria yang sangat baik dengan persentase 85,9% oleh pendidik dan berada pada kriteria mudah dipahami dengan persentase 87,7% oleh siswa

    PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMAN 5 SOPPENG

    Get PDF
    engaruh perubahan yang cepat dalam masyarakat bagi pendidikan yakni pendidikan harus mempersiapkan generasi yang memiliki keterampilan-keterampilan tertentu yang dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satunya yakni keterampilan berpikir kritis. Penerapan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran akan membuat peserta didik terbiasa dalam mengidentifikasi, menganalisis, berpikir logis, dan membuat keputusan yang tepat dalam menyelesaikan masalah yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik adalah dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan pembelajaran berbasis masalah dan yang diajar secara konvensional. Serta untuk menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan pembelajaran berbasis masalah dan yang diajar secara konvensional di SMAN 5 Soppeng tahun akademik 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sesungguhnya dengan desain penelitian posttest-only control group design. Sample dalam penelitian ini ditentukan menggunakan Teknik pengambilan acak untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data yang didapatkan kemudian di analisis menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa: skor rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik yang diajar baik menggunakan pembelajaran masalah dan secara konvensional berada pada kategori sedang; terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang diajar pembelajaran berbasis masalah dan secara konvensional pada indikator keterampilan berpikir kritis yakni interpretasi, analisis, dan inferensi

    PENGEMBANGAN KOMPOSIT SERATKARBON-GEOPOLIMER BERBASIS METAKAOLIN SEBAGAI MATERIAL REFRAKTORI

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji tentang pengembangan geopolimer refraktori berbasis metakaolin dengan penguat serat karbon Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mempelajari struktur dan sifat mekanik dari komposit geopolimer. Sintesis komposit geopolimer dilakukan dengan metode aktivasi alkali (NaOH + H2O + Na2O.3SiO2), kemudian dicuring pada suhu 60°C selama 2 jam. Komposit geopolimer disintesis sebanyak 5 sampel yaitu Geo-Cf0, Geo-Cf0.05, Geo-Cf0.10, Geo-Cf0.15, dan Geo-Cf0.20 dengan variasi penambahan serat karbon sebanyak 0 gr, 0.05 gr, 0.10gr, 0.15gr dan 0.20gr dan parameter lain dibuat konstan. Struktur mikro dan dan interface dari sampel komposit geopolimer menunjukkan kualitas sampel terbaik pada penambahan 0.15gr serat karbon hal tersebut juga ditunjukkan dari hasil pengujian lentur sampel 0.15gr yaitu 10.6 MPa. Hasil analisis XRD menunjukkan terjadi penyempitan gundukan (hump) pada penambahan serat karbon yang semakin banyak. Hasil kuat tarik serat maksimum yaitu 48,34 GPa. Uji ketahanan api komposit geopolimer dapat mencapai suhu maksimum yaitu 800 oC dan uji ketahanan panas menujukkan pada sampel Geo-Cf0.10 tidak terdapatretakan dan perubaan fisik setelah dipanaskan hingga 600 oC

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) LUAR KELAS BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS XI MIPA SMAN 8 MAROS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas lembar kerja peserta didik (LKPD) luar kelas berbasis kontekstual untuk meningkatkan literasi sains peserta didik XI MIPA SMAN 8 Maros. LKPD luar kelas berbasis kontekstual untuk meningkatkan literasi sains yang dirancang berbasis kontekstual merujuk pada kearifan lokal di Maros dengan objek “Bakul Maulid” adalah perangkat pembelajaran dalam melakukan penugasan berupa penguatan konsep fisika diluar kelas yang menuntun peserta didik agar dapat mengaplikasikan materi fisika yang telah di ajarkan di kelas dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) luar kelas BerbasisKontekstual dirancang dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil validasi pakar diperoleh nilai koefisien r yaitu 1 berdasarkan analisis Gregory yang menunjukkan valid untuk digunakan. Hasil persepsi guru terhadap Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) luar kelas berbasis kontekstual untuk meningkatkan literasi sains diperoleh rata-rata persentase untuk setiap aspek adalah 66,6 % yang menunjukkan bahwa guru setuju artinya guru memberi respon positif terhadap LKPD. Hasil persepsi peserta didik terhadap Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) luar kelas berbasis kontekstual untuk meningkatkan literasi sains diperoleh rata-rata persentase untuk setiap aspek adalah 83,4% yang menunjukkan bahwa peserta didik sangat setuju terhadap pembelajaran dengan menggunakan LKPD. Hasil test awal sebelum diuji cobakan LKPD luar kelas berbasis kontekstual untuk meningkatkan literasi sainspeserta didik dalam dimensi sikap sangatlah rendah. Hasil test akhir setelah dilakukan uji coba LKPD luar kelas berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan literasi sains menunjukkan terdapa

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 2 MAJENE

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan desain posttest only none equivalent control group design. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan proses sains peserta didik serta untuk menganalisis perbedaan keterampilan proses sains peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Majene tahun akademik 2018/2019 dan mengambil XI MIPA sebagai sampel, yaitu kelas experimen XI MIPA 3 sebanyak 30 siswa dan kelas XI MIPA 5 sebanyak 32 siswa sebagai kelas kontrol. Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pada kelas eksperimen diterapkan pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas kontrol pembelajaran dilaksanakan secara konvensional. Hasil tes keterampilan proses sains diperoleh skor rata-rata pada kelas eksperimen yaitu 18,133 dengan kategori sedang, sedangkan pada kelas kontrol skor rata-rata yaitu 7,061 dengan kategori sangat rendah. Hasil uji statistik menggunakan uji t diperoleh bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara peserta didik yang diajar dengan pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing dengan yang diajar secara konvensional

    KARAKTERISTIK SIFAT OPTIK DAN SIFAT LISTRIK LAPISAN TIPIS KARBON AMORF TERHIDROGENASI (a-C:H) YANG DIPABRIKASI DENGAN TEKNIK RF-PECVD

    Get PDF
    Lapisan tipis karbon amorf terhidrogenasi (a-C:H) telah berhasil ditumbuhkan di atas substrat kaca ITO dengan teknik Radio Frequency – Plasma Enhanced Chemical Vapor Deposition (RF–PECVD) pada frekuensi standar 13,56 MHz. Efek variasi parameter laju aliran gas metana (CH4) murni dari 40 sampai 100 sccm terhadap sifat optik dan sifat listrik lapisan a-C:H diselidiki dalam penelitian ini. Parameter temperatur substrat, tekanan deposisi, daya RF, dan waktu deposisi dibuat konstan pada nilai 100 0C, 450 mTorr, 15 W dan 120 menit. Jenis fase, ketebalan, celah pita energi dan konduktivitas listrik lapisan a-C:H masing-masing dikarakterisasi dengan Difraksi Sinar – X (XRD), Scanning Electron Microscopy (SEM), spektroskopi UV-Vis dan probe 4-titik (Four-Point Probe). Hasil karakterisasi dengan XRD menunjukkan bahwa struktur lapisan a-C:H yang diperoleh berfase amorf. Peningkatan laju aliran metana dari 40 sampai 100 sccm dengan selang 20 sccm telah meningkatkan ketebalan lapisan tipis a-C:H pada nilai 641,5 - 1256 nm dengan laju deposisi 5,43 - 10,47 nm/menit serta peningkatan konduktivitas listrik lapisan pada rentang nilai 6,90x10-2 - 7,43x10-2 S/cm yang berakibat pada penurunan celah pita energi lapisan dari 2,55 eV menjadi 2,00 eV dengan meningkatnya laju aliran metana

    ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK DITINJAU DARI KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL FISIKA DI SMAN 2 BULUKUMBA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1)Untuk mengetahui gambaran kemampuan literasi sains peserta didik ditinjau dari kemampuan menyelesaikan soal fisika di SMAN 2 Bulukumba; (2)Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan literasi sains peserta didik ditinjau dari kemampuan menyelesaikan soal fisika di SMAN 2 Bulukumba. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Sampel penelitian berjumlah 39 orang yang dipilih melalui random sampling. Hasil penelitian berdasarkan analisis deskriptif dan triangulasi data menunjukkan bahwa peserta didik dapat menjawab soal dengan baik dan benar paling tinggi pada indikator pengetahuan konten indikator mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah dikarenakan dalam menjawab soal tersebut peserta didik mengandalkan hafalan mereka terkait materi yang ada pada soal. Sedangkan, kesalahan paling banyak dilakukan peserta didik pada soal dengan indikator pengetahuan epistemik dan indikator menafsirkan data dan bukti secara ilmiah dikarenakan dalam menjawab soal tidak mengendalkan hafalan peserta didik melainkan kemampuan berfikir untuk memahami sebuah hal dan memberikan alasan maupun kesimpulan atas hal tersebut. Serta faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan literasi sains peserta didik ditinjau dari kemampuan menyelesaikan soal fisika diantaranya adalah faktor perilaku guru selama proses pembelajaran yang kurang dalam pemberian bimbingan kepada peserta didik dalam pengerjaan soal, faktor minat peserta didik terhadap fisika yang kurang, faktor kebiasaan belajar peserta didik ketika diberi tugas saja

    FAKTOR PENYEBAB KETIDAKTUNTASAN MATERI FISIKA PADA PESERTA DIDIK SMAN 13 MAKASSAR

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitian ex-post facto yang bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab ketidaktuntasan materi pada peserta didik SMAN 13 Makassar. Variabel dalam penelitian ini adalah ketidaktuntasan materi fisika. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah pendidik pada SMAN 13 Makassar. Tehknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi, serta cross check data. Data dari hasil penilitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaktuntasan materi pada siswa antara lain (1) Tidak terlaksananya RPP dengan baik, (2) kurangnya efisiensi waktu yang digunakan oleh pendidik, (3) penjelasan pendidik yang berulang pada satu sub-bab materi, (4) Kurangnya pengorganisasian materi yang baik dari pendidik, (5) Tidak di berlakukannya pemberian pekerjaan rumah oleh pendidik kepada peserta didik, (6) kurangnya kemampuan peserta didik dalam perhitungan. Ketidaktuntasan materi pada peserta didik ini dilihat dari satu aspek yaitu pendidik. Dimana kurangnya perhatian pendidik pada perencanaan yang matang bagi proses pembelajaran fisika di dalam kela

    225

    full texts

    246

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇