Tugas Akhir Jurusan Seni dan Design - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    306 research outputs found

    Perancangan Asset Animasi 3D Dampak Cyberbullying Terhadap Kehidupan Bermasyarakat

    No full text
    ABSTRAKPrakoso, Bedah Suryo, 2019.  Perancangan asset animasi 3d dampak cyberbullying terhadap kehidupan bermasyarakat. Tugas Akhir, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Mitra Istiar Wardhana, S.Kom, M.T (II) Dimas Rifqi Novica, S.Sn M.DsKata Kunci: Karakter, 3D, Cyberbullying, Animasi.Perancangan karakter 3D dari animasi yang berjudul cyberbullying. Yang berlatar belakang himbauan kepada masyarakat tentang cyberbullying, dengan memvisualisasikan model karakter pada media sosial kita akan tau posisi korban saat terjadinya cyberbulying. Dan diharapkan pengguna media sosial lebih bijaksana dalam bermedia sosialProses visualisasi karakter 3d tentang cyberbullying ini mempunyai 3 tahap perancangan, yaitu pra produksi yang dimulai dari pencarian data, lalu dianalisis dan ditentukan judulnya, setelah itu dibuat desain karakter, desain background, produksi dimulai dari tahap modeling dari box, rigging dengan biped, dan texturing di menu material. Sedangkan model perancangan yang digunakan adalah model prosedural yang bersifat deskriptif, yaitu menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk.Perancangan ini menghasilkan 2 karakter 3 dimensi, 3 Background 3 dimensi dan 6 properti pendukung 3 dimensi. Dan penulis menghasilkan sebuah demo reel asset yang telah di uanggah di youtube dan Instagram dengan durasi 1 menit 59 detik. Penulis juga menghasilkan media pendukung berupa banner dan sticker. ABSTRACTPrakoso, Bedah Suryo, 2019.  Designing 3D animation assets impacts cyberbullyying on social life. Final Project, Department of Art and Design, Faculty of Letters, State University of Malang. Supervisor: (I) Mitra Istiar Wardhana, S.Kom, M.T (II) Dimas Rifqi Novica, S.Sn M.DsKeywords: Character, 3D, art of banyuwangi, Animation.Designing 3D characters from animation entitled cyberbullying. The background is appealing to the public about cyberbullying, by visualizing the character model on social media we will know the position of the victim when cyberbulying occurs. And it is expected that social media users will be wiser in social mediaThe 3d character visualization process about cyberbullying has 3 design stages, namely pre-production which starts from searching data, then analyzes and determines the title, after which, character designs, background designs, production starts from the box modeling stage, rigging biped, and texturing in the material menu. While the design model used is a descriptive procedural model, which outlines the steps that must be followed to produce the product.This design produces 2 3-dimensional characters, 3 3-dimensional backgrounds and 6 3-dimensional supporting properties. And the author produced a demo reel that was uploaded on YouTube and Instagram with a duration of 1 minute 59 seconds. The author also produces supporting media in the form of banners and stickers

    Perancangan animasi wisata Pulau Bali sebagai media promosi bidang pariwisata

    No full text
              Animasi wisata Pulau Bali merupakan salah satu media promosi dalam bidang pariwisata untuk menarik wisatawan menuju Bali. Dalam animasi ini menyajikan informasi mengenai wisata yang terdapat pada Pulau Bali, dan diberikan aspek-aspek yang menunjang kondisi daerah Pulau Bali itu sendiri. Sehingga melalui animasi ini diharapkan wisatawan domestik mengetahui apa saja yang terdapat pada Pulau Bali. Proses visualisasi animasi wisata Pulau Bali ini mempunyai 3 tahap perancangan, yaitu pra produksi yang dimulai dari pencarian data, lalu menentukan ide, sinopsis dan judulnya, setelah itu dibuat storyboard, desain karakter, desain properti, dan desain sound, produksi dimulai dari tahap modeling,rigging, teksturing, animating dan editing. post produksi adalah tahap dimana karya animasi yang sudah jadi dipublish di ‘Youtube’ dan ‘Blog’. Sedangkan model perancangan yang digunakan adalah model prosedural yang bersifat deskriptif, yaitu menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Perancangan ini menghasilkan karya berupa animasi yang berjudul “Destination to Bali” yang sudah diunggah di ‘Youtube’ dan ‘Blog’ dengan durasi animasi 3 menit 20 detik. Selain animasi, perancangan ini juga menghasilkan media pendukung yaitu banner dan sticker

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA MATERI PERENCANAAN PAMERAN SENI LUKIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IXC SMP NEGERI 11 MALANG

    No full text
    ABSTRAKAgustibetika, Anggia. 2018. Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Materi Perencanaan Pameran Seni Lukis untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IXC SMP Negeri 11 Malang. Skripsi. Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dra. Tjitjik Sriwardhani, M.Pd., (II) Lisa Sidyawati, S.Pd., M.Pd.Kata Kunci: model pembelajaran, perencanaan, seni lukis, hasil belajarPermasalahan yang terjadi pada mata pelajaran Seni Budaya di kelas IX C SMP Negeri 11 Malang pada materi perencanaan pameran seni lukis adalah hasil belajar yang kurang memuaskan karena masih banyak peserta didik dengan nilai dibawah kriteria ketuntasan belajar minimal (KBM) yaitu 75. Penyebab dari permasalahan ini adalah kurangnya kemampuan peserta didik dalam perancangan pameran seni lukis, guru hanya menerangkan pengetahuan materi pameran yang ada pada buku paket dan peserta didik kurang tertarik dengan materi pameran. Oleh sebab itu, dengan penerapan model pembelajaran berbasis proyek dapat dijadikan solusi untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi perencanaan pameran seni lukis melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek pada kelas IX C di SMP Negeri 11 Malang.Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan dalam 2 siklus dengan tahapan tiap siklus dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX C SMP Negeri 11 Malang yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pengamatan, tes praktek, dokumentasi,dan penyebaran angket. Data hasil belajar diperoleh dari nilai proses berkarya dan tes praktek yang akan mengukur hasil karya peserta didik. Analisis data menggunakan menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulanPeningkatan hasil belajar dapat dilihat dari 2 jenis penelitian yaitu nilai proses berkarya yang berupa kerjasama, presentasi dan kedisiplinan sedangkan  nilai hasil karya dilihat dari detail karya, layout dan kerapian. Hasil belajar pada siklus I dengan nilai rekapitulasi nilai proses berkarya dan hasil karya adalah nilai rata-rata kelas 80,7 dengan kategori baik. Terjadi peningkatan hasil belajar pada siklus II dengan nilai rata-rata kelas 88,7 dengan kategori baik sekali. Peningkatan hasil belajar pada siklus I terdapat 28 anak tuntas dan pada siklus II 31 anak tuntas dalam hasil pembelajaran perencanaan pameran seni lukis. Dengan demikian penerapan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi perencanaan pameran seni lukis kelas IX C SMP Negeri 11 Malang.Berdasarkan pelakasanaan sesuai dengan teknik pengumpulan data pada penerapan model pembelajaran berbasis proyek telah mengalami peningkatan hasil belajar pada meteri perencanaan pameran seni lukis pada kelas IXC SMP Negeri 11 Malang

    PERANCANGANBUKU ILUSTRASI “MENANAM SAYURAN ORGANIK”DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT MENANAM MASYARAKAT KOTA BATU

    No full text
    RINGKASANPutra, Muhamad Angga. 2019.  Perancangan Buku Ilustrasi“Menanam Sayuran Organik” Untuk Meningkatkan Minat Menanam Masyarakat Kota Batu. Skripsi, Program Desain Komunikasi Visual, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Didiek Rahmanadji,M.Pd (II) Andika Agung Sutrisno ,S.Sn, M.Sn.Kata Kunci: Buku Ilustrasi, Menanam Sayuran, Sayuran Organik, ilustrasi. Kota BatuPertanian memiliki arti penting dalam menentukan pembentukan berbagai realitas ekonomi dan sosial masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia. Selain itu, sektor pertanian berperan penting dalam kelangsungan hidup masyarakat terutama sumbangan terhadap penyedia pangan, dan penyedia lapangan kerja. Pertanian adalah kegiatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Dimulai dari pertanian konvensional sampai menggunakan peralatan moderen, dan zat kimia pemercepat tumbuh tanaman. Namun di satu sisi terdapat bebrapa kelompok petani yang bertani dengan lebih mementingkan akan kesehatan dan kelestarian lingkungan yang disebut dengan sistem pertanian organik. Berangkat dari kepercayaan bahwa zaman dahulu di alam tanaman bisa tumbuh subur tanpa adanya campur tangan manusia. Alamlah yang memberi perlindungan untuk semua mahluk hidup, semua obat dan zat kimia dapat tergantikan dengan pupuk alami yang berasal dari kotoran hewan di alam.Dengan kesadaran tentang pentingnya kesehatan dan kelestarian lingkungan, Kota Batu adalah salah satu yang sedang fokus pada pertanian organik. Namun fenomena yang terjadi saat ini, peminat pertanian organik di Kota Batu semakin sedikit, klaster yang dibentuk oleh pemerintah Kota Batu pun tidak semuanya dilanjutkan oleh para petani di Kota Batu. Oleh karena itu, diperlukan sarana yang bertujuan untuk mengenalkan pertanian organik melalui buku panduan menanam sebagai upaya untuk meningkatkan minat menanam dan rasa kepedulian terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan pada masyarakat dan para petani.Tujuan dari perancangan buku ini salah satunya adalah untuk mensosialisasikan dan mempromosikan metode pertanian organik kepada masyarakat dan petani di Kota Batu. Selain itu juga usaha untuk menjaga kelestarian alam kota Batu. Perancangan ini terdiri dari media utama yaitu Buku Panduan Menanam Sayuran Organik berbasis ilustrasi, serta media pendukung seperti poster, stiker, gantungan kunci, x-banner dan kaos. SUMMARYPutra, Muhamad Angga. 2019,  Designing Illustration Book of How Tow Plant Organic Vegetables to increase the interest of Planting for People in Batu. Thesis, Visual communication design Program, Department of art and design, Faculty of literature, State University of Malang.Supervisor: (I)Drs.Didiek Rahmanadji, M.Pd (II) Andika Agung Sutrisno ,S.Sn, M.Sn.Key Words: Keywords: Illustration book, planting vegetables, organic vegetables, illustration. Batu City.Agriculture has an important meaning in determining the formation of various economic and social realities in various regions of Indonesia.In addition, the agricultural sector plays an important role in the survival of the community, especially the contribution to food providers, and providers of employment.Agriculture is the activity of biological resources carried out by humans to produce food, industrial raw materials, or energy sources, and to manage their environment.Starting from conventional farming to using modern equipment, and plant growth accelerating chemicals. But on the one hand there are several groups of farmers who farm with more emphasis on health and environmental sustainability which is called the organic farming.Starting from believing in the past plants can thrive without human intervention. It is nature that provides protection for all living things, all drugs and chemicals can be replaced with natural fertilizers derived from animal feces in nature.With an awareness of the importance of health and environmental sustainability, Batu is one that is focusing on organic farming.But the phenomenon that is happening now, fewer enthusiasts of organic agriculture in Batu, the cluster formed by the Batu City government is not all followed by farmers.Therefore, a means is needed to introduce organic agriculture through a planting guidebook in an effort to increase the interest in planting and concern for the health and environmental sustainability of the community and farmers.The purpose of designing this book is to socialize and promote organic farming methods to the community and farmers in Batu. Besides that, it is also an effort to preserve the nature of Batu city.This design consists of the main media, namely an illustrated Organic Vegetable Planting guidebook, as well as supporting media such as posters, stickers, key chains, x-banners and t-shirts

    perancangan Komunikasi Visual City Branding Kabupaten Trenggalek Sebagai Identitas Daerah

    No full text
    Kabupaten Trenggalek merupakan salah satu kabupaten yang berada di wilayah Provinsi Jawa Timur, Surabaya sebagai Ibu Kotanya, Jawa Timur berada di ujung timur pulau Jawa Kabupaten Trenggalek memiliki banyak potensi wisata yang sebenarnya layak menjadi sebuah destinasi masyarakat yang berkunjung ke Kabupaten Trenggalek. Dengan potensi wisata tersebut perlu adanya tindakan positif yang bertujuan mengenalkan potensi daerah terhadap masyarakat di dalam daerah Kabupaten Trenggalek maupun diluar Kabupaten Trenggalek Dengan merancang desain komunikasi visual City Branding Kabupaten Trenggalek yang efektif dan komunikatif maka Kabupaten trenggalek sebagai destinasi baru akhirnya memiliki identitas, posisioning kuat dan unik yang dapat merefleksikan lokalitas serta potensi wisata sehingga bisa menarik perhatian masyarakat Kabupaten Trenggalek maupun masyarakat diluar daerah Kabupaten Trenggalek untuk berkunjung. Hasil dari perancangan ini berupa buku brand guidelines dari “Leisure in Trenggalek”  dengan ukuran 20 cm x 25 cm dengan ketebalan 86 halaman yang didalamnya memuat tentang logo brand, tata cara penggunaan logo dan desain, serta contoh contoh pengaplikasian logo. Disamping itu juga disertai dengan merchandise yaitu kaos, kalender, gantungan kunci, totebag, dan mug

    PERKEMBANGAN BENTUK SENI PERTUNJUKAN KETHEK OGLENG DI DESA MOJOROTO KOTA KEDIRI

    No full text
    ABSTRAK Sa’adah, Evi Nailis. 2017. Perkembangan Bentuk Seni Pertunjukan di Desa Mojoroto Kota Kediri. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas  Negeri Malang, Pembimbing (I) Dr. Robby Hidajat, M.Sn Pembimbing (II) Hartono S.Sn, M.Sn. Kata Kunci : Kethek Ogleng, Perkembangan               Seni Pertunjukan Kethek Ogleng merupakan seni pertunjukan rakyat yang hidup dan berkembang di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur. Seni pertunjukan ini memiliki lakon yang di ambil yakni dari kisah-kisah legenda atau ceria rakyat yang ada di Kota Kediri. Selain itu dalam seni pertunjukan Kethek Ogleng di dukung oleh unsur -unsur yang menunjang jalan nya pertunjukan yaitu musik, koreografi, tata rias dan busana. Hal ini yang melatar belakangi penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Perkembangan Seni Pertunjukan Kethek Ogleng di sanggar Guntur Dance Company.      Tujuan dilakukan penelitan pada seni pertunjukan Kethek Ogleng untuk mengetahui perkembangan seni pertunjukan ini dari tahun 1970 sampai 2017. Sehingga dapat dijadikan motivasi generasi kedepan untuk mengembangkan seni pertunjukan ini dengan kemajuan dan perkembangan seni yang ada pada saat ini. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian bertempat di Desa Mojoroto, di sanggar Guntur Dance Company, Kota Kediri, Jawa Timur. Prosedur pengumpulan data dimulai dari tahap reduksi data penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada pengecekan keabsahan temuan,menggunakan 2 teknik traingulasi yaitu, triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Bedasarkan hasil penelitian menunjukan Perkembangan Seni Pertunjukan Kethek Ogleng pda tahun periode 1970-2017, dan seni pertunjukan  ini memiliki keunikan tersendiri dari beberapa aspek yaitu,ragam gerak,alur cerita dan karakter dari peran atau adegan yang di perankan dalam sebuah pertunjukan tersebut. Beberapa saran yang diberikan penulis , yaitu bagi pelaku seni dan juga seniman diharapkan mempertahankan dan menjaga maupun melestarikan  Seni Pertunjukan Kethek Ogleng, dengan cara memperkuat jati diri dan memiliki kesadaran tinggi sebagai masyarakat Kota Kediri. Untuk seniman yang ingin mengontruksi diharapkan untuk lebih mampu untuk memperlihatkan makna positif pada seni pertunjukan tersebut. Dengan adanya penelitian, diharapkan masyarakat Kota Kediri mengetahui keunikan dan makna positif yang terdapat dalam seni pertunjukan Kethek Ogleng sehingga dapat melestarikan dengan baik seni pertunjukan yang merupakan khas Kota Kediri.

    Proses pembelajaran Ekstrakurikuler Seni Tari di SMAN 1 Dringu Kabupaten Probolinggo

    No full text
    ABSTRAK     Rukmana, Elinda. 2018. Proses Pembelajaran Ekstrakurikuler Seni Tari Di SMAN 1 Dringu Kabupaten Probolinggo. Skripsi, Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dra. Ninik Harini, M.Sn, (II) Hartono, S.Sn, M.Sn.   Kata Kunci : Proses Pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, SMAN 1 Dringu SMAN 1 Dringu merupakan salah satu Sekolah Menegah Atas di Kabupaten Probolinggo yang melaksanakan ekstrakurikuler seni tari dan meraih banyak prestasi, khususnya dalam bidang seni.Sekolah ini juga sering kali menjuarai berbagai macam perlombaan baik dalam maupun luar kota. Pihak sekolah menambahkan kegiatan ekstrakurikuler seni tari dengan membentuk sanggar seni yang diberinama Sanggar Gita Taruna, yang memberikan kemampuan, keterampilan dan kreativitas yang tinggi tehadap peserta didik dalam bidang seni. Penelitian inidilaksanakan dengan tujuan mendeskripsikan proses pembelajaran ekstrakurikuler seni tari di SMAN 1 Dringu Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pengumpulan data, tahap reduksi, tahap penyajian data, serta tahap penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran ekstrakurikuler seni tari di SMAN 1 Dringu meliputi tahapan Perencanaan Pembelajaran , dimana guru tidak membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) secara tertulis, guru hanya menyiapkan materi, metode dan media. Materi yang diajarkan berdasarkan tingkatan kelas dan dilakukan secara bertahap dalam memberikan materi gerak, Metode yang digunakan menggunakan metode imitasi (meniru), metode demonstrasi, metode kerja kelompok, Media yang digunaansoundsystemdan musik tari yang disediakan oleh guru. Pelaksanaan pembelajaran ekstrakurikuler meliputi: kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Evaluasi pembelajaran meliputi evaluasi proses dilihat dari kedisiplinan, keaktifan, dan kesungguhan siswa, dan evaluasi hasil dilihat dari ketika siswa memperagakan gerak tari, dengan tiga aspek yaitu wiraga, wirama, dan wirasa. Saran bagi guru melalui penelitian ini agar guru membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) secara tertulis dalam kegiatan ektakurikuler seni tari agar peroses pembelajaran berjalan dengan optimal dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan

    REDESAIN LOGO DAN APLIKASINYA DALAM CORPORATE IDENTITY LOODST COFFEE KOTA TULUNGAGUNG

    No full text
    ABSTRAK   Achmad, Haqqi . 2017. “Redesain Logo Dan Aplikasinya Dalam Corporate Identity ‘Loodst Coffee’ Kota Tulungagung”. Skripsi, Program Studi, Desain Komunikasi Visual, Jurusan, Seni dan Desain, Fakultas, Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Moch. Abdul Rohman, S.Sn,  M.Sn Kata kunci:    Redesain, Logo, Loodst Coffee, Corporate Identity             Melalui perancangan redesain yang baik, suatu coffee shop dapat memperoleh identitas yang kuat, sehingga dapat mempertahankan citra baik yang akan selalu diingat oleh konsumen atau pasar. Namun jika suatu coffee shop sedang mengalami permasalahan yang serius, hingga mengakibatkan citra perusahaan menurun drastis, maka diperlukan upaya meningkatkan kembali citra perusahaan tersebut, salah satu caranya adalah melalui perancangan redesain. Permasalahan itulah saat ini dihadapi oleh coffee shop Loodst Coffee. Proses redesain coffee shop tersebut meliputi perancangan logo baru perusahaan dan menentukan media pendukung redesain sehingga dapat menjangkau target pasar yang secara efektif dan efisien. Teori yang digunakan sebagai landasan perancangan redesain logo loodst coffee merupakan teori yang diimplementasikan berdasar pada hal yang berkaitan dengan redesain logo. Perancangan merupakan proses analisis dan pembuatan berbagai keputusan yang menghasilkan suatu rencana desain, meliputi redesain sebagai perencanaan untuk melakukan perubahan pada desain, dengan tujuan menghasilakan desain yang lebih baik dari desain semula. Adapun logo merupakan identitas yang dipergunakan untuk menggambarkan citra dan karakter suatu lembaga atau perusahaan maupun organisasi. Dalam penyampaianya media berperan sangat signifikan sebagai sarana untuk meyampaikan pesan atau informasi kepada publik dengan menggunakan berbagai unsur komunikasi grafis seperti teks atau gambar.             Metode perancangan menggunakan tahapan prosedural, diawali dengan proses riset dan analisis data sehingga dapat diperoleh konsep perancangan redesain yang sesuai dengan target pasar. Target pasar yang akan dituju adalah mahasiswa dan penikmat kopi, sehingga bentuk visual desain redesain logo juga dirancang memiliki karakteristik muda, inovatif, berani, dan modern. Sedangkan pada desain media pendukung, desain yang digunakan adalah penonjolan logo baru. hal ini dipilih karena para mahasiswa dan penikmat coffee cenderung memiliki ketertarikan akan sesuatu hal yang unik, ekspresif, dan imajinatif.             Hasil akhir perancangan redesain logo ini adalah logo baru dalam bentuk buku Graphic Standard Manual (GSM) yang berupa pedoman pengaplikasian logo dan aturan pengaplikasian logo dalam berbagai media pendukung, seebagai pengenalan citra Loodst Coffee yang baru yaitu brosur, poster, x-banner, media sosial instagram, billboard, papercup, gelas, buku menu, nomer meja, identitas pegawai, seragam pegawai, dan stationary. ABSTRACT   Achmad, Haqqi Ridla. 2017. "The Redesign of Logo and Its Application In Corporate Identity 'Loodst Coffee' Tulungagung City". Sarjana’s Thesis, Study Program, Visual Communication Design, Department of Art and Design, Faculty of Letters. Universitas Negeri Malang. Advisor: (I) Moch. Abdul Rohman, S.Sn,  M.Sn. Key words: Redesign, Logo, Loodst Coffee, Corporate Identity.             Through the design of a good redesign, a coffee shop can obtain a strong identity, so as to maintain a good image that will always be remembered by consumers or the market. But if a coffee shop is experiencing serious problems, which cause the image of the company decreased drastically, it is necessary to make efforts to improve the image of the company, one way is through redesign design. The problem is currently faced by coffee shop Loodst Coffee. The process of redesigning the coffee shop includes designing the company's new logo and determining redesign supporting media so as to reach the target market effectively and efficiently. The theory that is used as a basic planning for redesign Loodst Coffee is the theory that had been implemented for everything related to redesign of logo. The planning is a process of analysis of making decision that produce a better design than the previous logo. The basic theory of logo is showing image organization, Company and institution. In Aplication of the logo in media for showing messege and information to public, is very important. The media can use the graphic communication element such as text and picture. The design method using procedural stages, beginning with the process of research and data analysis so that the design concept can be redesigned in accordance with the target market. The target market to be addressed are students and coffee lovers, so the visual design logo redesign design also designed to have the characteristics of young, innovative, courageous, and modern. While in the design of supporting media, the design used is the protrusion of new logo. This is chosen because students and coffee lovers tend to have an interest in something unique, expressive, and imaginative.             The final design result of this logo redesign is a new logo in form of Graphic Standard Manual (GSM) book which is the vision of applying logo and logo application rules in various supporting media, as the introduction of new Loodst Coffee image that is brochure, poster, x-banner, social media instagram, billboard, papercup, glass, menu book, table number, employee identity, corporate uniform, and stationary

    Pengembangan Buku Cerita Bergambar Pengenalan Candi Penataran untuk Anak Usia SD/MI Kelas Tinggi di Blitar

    No full text
    RINGKASAN Di Blitar terdapat cagar budaya yang terkenal yakni Candi Penataran. Candi ini terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Sebagai bagian dari kebudayaan bangsa, cagar budaya Candi Penataran adalah salah satu warisan budaya bangsa yang sudah membangun jati diri bangsa yang diwarnai oleh corak lokal atau kearifan lokal yang khas. Pada saat peneliti mengunjungi Kompleks Candi Penataran dan membeli buku panduan candi yang berjudul “Memperkenalkan Komplek Percandian Panataran di Blitar”  karya Soeyono Wisnoe Whardono, buku tersebut terakhir diperbarui pada tahun 1995, sejumlah kosa kata buku juga kurang sesuai untuk masa kini. Dari situ peneliti mendapatkan ide untuk mengembangkan buku pengenalan Candi Penataran yang lebih menarik. Siswa sekolah dasar kelas tinggi dipilih sebagai pembaca utama. Dari hasil kuesioner analisis kebutuhan diperoleh buku cerita bergambar dipilih oleh siswa sebagai media yang akan dikembangkan. Pengembangan buku cerita bergambar sebagai cara melestarikan wawasan kearifan lokal guna menanamkan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) milik Sugiyono yang telah dimodifikasi menjadi 6 langkah. Langkah- langkahnya adalah (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk. Jenis data yang didapat merupakan data kuantitatif dan data kualitatif. Instrumen untuk pengumpulan data terdiri dari instrumen validasi untuk ahli materi dan media, serta instrumen uji coba untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi. Teknik analisis data yang digunakan disesuaikan dengan jenis data yang diperoleh. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan buku cerita bergambar pengenalan Candi Penataran untuk siswa SD/MI di Blitar mendapat kriteria layak, yang diperoleh dari hasil data kuantitatif dengan rincian validasi ahli media dengan persentase77,63%, validasi ahli materi dengan persentase 100%, dan uji kelompok kecil dengan persentase 88,3%. Dari hasil data kualitatif ada sejumlah komentar dan saran validator untuk perbaikan produk antara lain mengganti ilustrasi ornamen gambar relief dengan menggunakan foto, penggantian teks bagian penutup dengan menyesuaikan kebutuhan tugas akhir atau tugas  mahasiswa, penambahan halaman daftar isi dan 5 sub judul cerita sehingga membuat buku cerita bergambar yang awalnya 60 halaman beserta sampulnya menjadi 70 halaman. Tahap uji coba lebih lanjut diperlukan agar tingkat kevalidan produk lebih sempurna dan siap diproduksi masal

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EKOWISATA (StudiKasus di LembagaSosialPendidikanHarapanBajulmati DusunBajulmatiDesaGajahrejoKecamatanGedanganKabupaten Malang)

    No full text
    RINGKASAN Mukhamad, Nur W 2016. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Ekowisata (Studi Kasus Lembaga Sosial Pendidikan LSP Harapan Bajulmati Dusun Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang). Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Zulkarnain Nasution, M.Pd. (II) Drs. Nurhadi Musa, M.Pd.   Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Ekowisata, Lembaga Sosial Pendidikan (LSP) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat melalui ekowisata. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan jenis studi kasus untuk meneliti proses pemberdayaan masyarakat melalui ekowisata di lembaga social pendidikan harapan bajulmati di Dusun Bajulmati Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 3 (tiga) orang. Instrument yang dipergunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisa data dilakukan dengan tahapan  reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan atau verifikasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi yaitu  triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Pemberdayaan masyarakat melalui ekowisata yang dilakukan di lembaga pendidikan sosial harapan bajulmati berjalan secara tidak disengaja, dengan program utama pendidikan, dusun bajulmati menjadi obyek ekowisata, karena LSP Harapan Bajulmati mengajak wisatawan yang datang tidak hanya berwisata dengan alam, melainkan belajar akan budaya dan adat istiadat masyarakat Bajulmati melalui Homestay berkonsep Live In, berkonservasi dengan menanam mangrove, dan memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat di Dusun Bajulmati. Dusun Bajulmati kini telah menjadi obyek ekowisata, diharapkan LSP Harapan Bajulmati untuk selalu meningkatkan kualitas diri tiap anggotanya dan selalu berusaha untuk meningkatkan program-program yang sudah ada agar semakin banyak wisatawan yang datang kesana dan semakin sejahtera masyarakat Dusun Bajulmati

    0

    full texts

    306

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Seni dan Design - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇