Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna
Not a member yet
104 research outputs found
Sort by
Sikap Generasi “Z†terhadap bahasa Jawa: Studi kasus pada anak-anak usia Sekolah Dasar di kota Semarang
Language in everyday life has a very important role in communicating. At present there has been a decline in interest in the use of Javanese as a communication tool for the “Z†generation, namely the generation born in 1994-2012. The aim of this study is to find out the intensity of the use of regional languages, especially the Javanese language by the “Z†generation, what is the impact of the loss of regional languages, especially the Javanese language for the identity of the region and how the generation of “Z†language attitudes to local languages are specifically Javanese . From this study it was found that, “Z†generation has the ability that is very lacking in communicating using Javanese. The things that affect their mastery in language include their buccal background originating from the Javanese, the lack of use of the Javanese language as a daily communication tool and the lack of innovation in Javanese language learning methods. From this, innovation in learning is needed as well as increasing the intensity of the use of Javanese as a daily communication tool. Parents and teachers in the school have a role in mastering the Javanese language in communicating
Model Peningkatan Pemahaman Literasi Media Sosial di Kabupaten Sleman
Social media is currenly one of the most used communication media by the community. The number of users of social media is not balanced with an understanding of ethics, danger, and how to counter information wisey. The ITE Law has been implemented since 2012 but does not increase the understanding and limits of users in social media. This study aims to improve public understanding of social media literacy and be able to control potentially unlawful interactions. The research method uses a quantitative approach by measuring the level of understanding of media literacy done twice, namely at the beginning of the study and the end of the study. This research is combine with treatment in the form of : socialization an practical guidance on ethics on social media. The result of this study are in the form of signifivantly increasing understanding of media literacy. The result were also obtained, the respondents did not understand the ethics and laws governing the use of social media
Pesan kegagalan dalam novel Marchella F.P melalui hermeneutika interpretasi Paul Ricouer
Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) merupakan salah satu karya sastra dalam bentuk novel yang dikemas dalam bentuk kalimat-kalimat sederhana dengan diksi dan desain grafis yang menarik. NKCTHI merupakan novel dengan genre self healing yang berisi tentang solusi dari permasalahan-permasalahan yang banyak orang alami dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah kesamaan pemahaman makna antara penulis dari buku tersebut dengan pembacanya. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dan menggunakan paradigma fenomenologi. Dalam mendapatkan data yang kredibel peneliti melakukan penafsiran terhadap novel NKCTHI untuk mengetahui makna kegagalan. Hasil penelitiannya adalah (1) Langkah Simbolik, Gambar yang ada memudahkan proses penafsiran karena menggambarkan situasi pada kalimat yang berada di sebelahnya. (2) Pemberian Makna, Tergiringnya emosi seorang pembaca novel NKCTHI dikarenakan adanya penggunaan diksi yang tepat. (3) Langkah Filosofis, Penggunaan bahasa dan gaya penulisan yang ringkas akan memudahkan proses penafsirkan makna. Kata Kunci: Pemahaman makna, Hermeneutika Interpretasi, Fenomenologi, Analisis, Novel  ABSTRACTNanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) is one of the literary works in the form of novels which are packaged in the form of simple sentences with interesting diction and graphic design. NKCTHI is a novel with self healing genre that contains solutions to problems that many people experience in daily life. The purpose of this study is to find out whether there is a common understanding of meaning between the author of the book and the reader. This research was conducted with qualitative research methods and using the phenomenology paradigm. In obtaining credible data the researcher interpreted the NKCTHI novel to find out the meaning of it. The results of the study are (1) Symbolic Steps, Existing images ease the process of interpretation because they describe the situation in the sentence next to it. (2) Giving Meanings, The emotion of an NKCTHI novel reader is happened due to the use of the correct diction. (3) Philosophical Steps, Use of language and concise writing style will ease the process of interpreting meaning.Keywords: Understanding of meaning, Hermeneutics Interpretation, Phenomenology, Analysis, Nove
Gambaran nilai budaya dan kearifan lokal dalam film Wood Job!
Wood Job! is a film produced by Japanese theme-rural comedy-drama. The film, directed by Yaguchi Shinobu is an adaptation of the novel “Kamusari naa naa NichijÅâ€by Miura Shion. It tells a story of a high school student from the city that had to go through life as a forest farmer (lumberjack) in a remote village, with still so many myths, traditions, and the homage. The existences of the film in the community have a unique meaning among other communication media. Besides regarded as effective communication media in the dissemination of ideas and concepts, the film is also a medium of artistic expression provide disclosure paths of creativity, as well as culture media which depict human life and personality of a nation. Film can be considered as the transformation of people's lives, because in the film we can see the reflection of reality. To find out how the overview of cultural values and local wisdom in this film, researcher using a qualitative descriptive analysis with reference to the use of semiotics model of Roland Barthes. Researcher examine the signs appearing through three levels of meaning, denotation, connotation, and myth. Semiotic approach chosen for semiotics can be used to describe many things that are not visible on the surface. Semiotics able to peels more about the hidden meanings in it. This research is expected to broaden the Indonesian peoples to further the preservation of nature, using natural resources wisely. It is unfortunate if Indonesia's forests which are the lungs of the world misused by elements who are not responsible for the sake of mere group. Keywords: Culture, Local Wisdom, Semiotics, Film  AbstrakWood Job! adalah sebuah film produksi Jepang yang mengusung tema komedi-drama-rural. Film yang disutradarai oleh Shinobu Yaguchi ini merupakan adaptasi dari novel “Kamusari naa naa Nichijņkarya Shion Miura. Mengisahkan tentang seorang pelajar SMA dari kota harus menjalani kehidupan sebagai seorang petani hutan di sebuah desa terpencil, dengan masih begitu banyak mitos, tradisi, dan sisi penghormatan. Keberadaan film di tengah masyarakat mempunyai makna yang unik diantara media komunikasi lainnya. Selain dipandang sebagai media komunikasi yang efektif dalam penyebarluasan ide dan gagasan, film juga merupakan media ekspresi seni yang memberikan jalur pengungkapan kreativitas, serta media budaya yang melukiskan kehidupan manusia dan kepribadian suatu bangsa. Film dapat dikatakan sebagai transformasi kehidupan masyarakat, karena dalam film kita bisa melihat cerminan dari realitas. Untuk mengetahui bagaimana gambaran nilai budaya dan kearifan lokal dalam film ini, peneliti menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan mengacu pada penggunaan model semiotika Roland Barthes. Peneliti mengkaji tanda-tanda yang muncul melalui tiga tingkatan makna, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Pendekatan semiotika dipilih karena semiotika dapat digunakan untuk menjelaskan berbagai hal yang tidak tampak di permukaan. Semiotika mampu mengupas lebih dalam mengenai makna-makna yang tersembunyi di dalamnya.  Penelitian ini diharapkan mampu membuka wawasan masyarakat Indonesia untuk lebih menjaga kelestarian alam, dengan menggunakan sumber daya alam secara bijaksana. Sangat disayangkan jika hutan Indonesia yang merupakan paru-paru dunia disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab demi kepentingan kelompok semata
KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA ETNIS INDIA, ETNIS CHINA SERTA PRIBUMI DI KAMPUNG LUBUK PAKAM
Keberagaman di Indonesia sudah terlihat sejak dulu. Adanya dominasi etnis tertentu di sebuah kampung menunjukkan Indonesia sangat beragam. Komunikasi dan interaksi yang terjadi antara beberapa bangsa yang beragam akan tercipta komunikasi lintas budaya yang menghasilkan asimilasi, akulturasi dan difusi bila tercipta keterbukaan, toleransi. Di Kampung Lubuk Pakam, Medan 3 (tiga) etnis bertemu, yaitu India, China dan Pribumi. Riset ini menggunakan teori-teori komunikasi lintas budaya dengan menggunakan metodelogi kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui wawancara mendalam kepada 3 (tiga) orang narasumber. Kesimpulan dari penelitian ini adalah komunikasi memegang peranan penting dalam terciptanya asimilasi, dan akulturasi. Keterbukaan dan saling menghargai akan mempermudah tercapainya keharmonisan dalam hidup berdampingan. Keywords: komunikasi, komunikasi lintas budaya,asimilasi dan akulturas
IMPLEMENTASI KONSEP DIRI PADA KELOMPOK GEMES (GEMUK MENAWAN SEMARANG)
Implementasi Konsep Diri Pada Kelompok Gemes (Gemuk Menawan Semarang), Kajian Teoritis Psikologi Komunikasi tentang Konsep Diri Pada Kelompok Gemes (Gemuk Menawan Semarang). Jurnal Makna. Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Islam Sultan Agung, Semarang. Orang dengan berat badan yang lebih, sering disebut dengan gemuk atau gendut. Umumnya orang gemuk sering dipandang sebelah mata dan sering dijadikan bahan candaan dan tertawaan. Namun, sekarang orang gemuk bisa eksis dan mulai membuka diri dalam pergaulan sosial. Terbukti dengan banyaknya komunitas orang gemuk yang ada di Indonesia, salah satunya yaitu Komunitas Gemes (Gemuk Menawan Semarang) kota Semarang. Komunitas Gemes atau Gemuk Menawan Semarang ini merupakan komunitas yang menampung orang-orang gemuk khususnya yang berada di kota Semarang. Komunitas ini didirikan sebagai wadah untuk saling berbagi informasi dengan tujuan utama yaitu untuk meningkatkan kepercayaan diri. Dalam komunitas Gemes, tidak ada kriteria atau syarat tertentu ketika ingin bergabung dengan komunitas tersebut. Komunitas ini terbuka untuk semua kalangan masyarakat bagi kepada siapa saja yang merasa dirinya gemuk. Komunitas Gemes ini cukup eksis melakukan kegiatan sosial dan terliput oleh media Tribun Jateng. Penelitian kajian teoritis ini mencoba melihat fenomena terbentuknya komunitas Gemes melalui sudut pandang psikologi komunikasi khususnya konsep diri. Dalam psikologi komunikasi, kajian lebih menekankan pada aspek interaksi antarpersonal dan perilaku manusia dalam kehidupan sosial, termasuk implikasi sosial terhadap kejiwaan seorang manusia. Sedangkan konsep diri merupakan bagian dari psikologi komunikasi subbab komunikasi interpersonal. Konsep diri diartikan sebagai pemahaman tentang diri sendiri yang timbul akibat interaksi dengan orang lain. Konsep diri terbagi dua yakni konsep diri positif dan konsep diri negatif. Implementasi konsep diri dalam penelitian kajian teoritis ini dimaksudkan untuk melihat bagaimana konsep diri diterapkan dalam komunitas Gemes, bagaimana kemudian orang gemuk bisa tampil secara lebih percaya diri dalam kehidupan sosial adalah bentuk dari penerapan konsep diri yang positif
MODEL KAMPANYE PILKADA ATASI POLITIK UANG DAN SIKAP PESIMIS PEMILIH (Telaah teoritis dan konsep implementasinya)
Isu mengenai politik uang selalu muncul saat kampanye politik di Indonesia, nampaknya mengeliminasi budaya politik uang hampir tidak mungkin. Sejak pemilihan pertama, isu politik uang selalu menyebar setiap saat pemilihan berlangsung. Menurut penulis, melalui konsep kampanye politik yang santun bisa menyelesaikan masalah money politics. Seorang kandidat harus mengembangkan serangkaian komunikasi politik, perencanaan pemasaran dan kampanye politik dengan menggunakan cara yang efektif dan terpadu untuk memenangkan pemilihan. Garis besar rancangan kampanye politik dalam makalah ini bertujuan untuk menyelesaikan praktik politik uang, untuk mengembalikan kecocokan pemilih terhadap kandidat, untuk mendorong harga diri para pemilih, untuk mengurangi persepsi yang benar bahwa pemilihan bukan hanya sebuah perayaan sesaat, tapi juga jujur. dan partai demokrasi bersih. Rancangan kampanye politik ini dirancang untuk diimplementasikan dalam pemilihan tingkat kabupaten dan dapat diajukan untuk kandidat independen, kandidat dari partai politik dan calon presiden.Kata kunci: politik uang, desain kampanye politik, kandidat, pemilihan kepala daerah
ISU LGBT DALAM BINGKAI MEDIA ONLINE (Analisis Framing Robert Entman Pada Pemberitaan Kasus SGRC-UI Terkait ISU LGBT di Indonesia Pada Republika.co.id dan okezone.com)
Framing adalah cara media mengemas suatu informasi atas suatu peristiwa yang terjadi. dengan menggunakan penyeleksian informasi, penonjolan, aspek, penyeleksian isu, pemilihan kata maupun peniadaan informasi yang seharusnya di tampilkan. Isu seputar LGBT di Indonesia kembali menjadi perbincangan dan perhatian masyarakat. Hal ini diakibatkan oleh pemberitaan media tentang kelompok SGRC UI yang memberikan layanan konseling kepada kelompok LGBT pada tanggal 21 Januari 2016 sampai dengan 27 Januari 2016. Dalam pemberitaannya terdapat perbedaan pembingkaian (framing) pemberitaan yang dilakukan oleh ke dua media tersebut, republika.co.id memberitakan dengan judul “Konseling Homo dan Lesbian Mahasiswa UI Hebohkan Media Sosial†sedangkan okezone.com memberitakan dengan judul “UI tak Akui Kelompok SGRC Pendukung LGBTâ€. Tujuan dari framing atau pembingkaian berita adalah untuk menciptakan citra, kesan ataupun makna tertentu terhadap suatu peristiwa sesuai dengan apa yang diinginkan media. Penelitian ini membahas tentang bagaimana media online Republika.co.id dan Okezone.com melakukan seleksi isu dan penonjolan aspek pada pemberitaan kasus SGRC-UI yang terkait isu LGBT di Indonesia. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis framing. Analisis framing merupakan analisis teks media yang bersifat deskriptif dan dipakai untuk melihat bagaimana peristiwa dipahami dan dibingkai oleh media. Model analisis framing yang digunakan adalah model analisis framing Robert Entman. Model ini digunakan untuk menggambarkan proses seleksi dan penonjolan aspek tertentu dari realitas yang dibuat media. Hasil dari penelitian ini adalah Seleksi isu oleh republika.co.id lebih mengarah kepada permasalahan adanya kelompok pendukung dan komunitas kaum LGBT di kampus dengan penonjolan aspek yang menampilkan informasi-informasi yang menunjukan bahwa SGRC- UI mendukung kaum LGBT dan berusaha melakukan penerimaan di masyarakat. Sedangkan Seleksi Isu oleh okezone.com lebih kepada permasalahan resmi atau tidaknya SGRC-UI dalam menyelenggarakan aktivitasnya dengan penonjolan aspek lebih kepada pemilihan narasumber yang menekankan permasalahan ada pada SGRC-UI yang tidak memiliki izin dari pihak universitas.Kata Kunci : Analisis framing, media online, Isu LGB
TELEPON SELULAR dan RUANG PUBLIK: REPRESENTASI IDENTITAS
Telepon genggam atau lebih dikenal dengan hand-phone dewasa ini sudah menjadi kebutuhan primer dari pemiliknya. Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar juga meru- pakan Negara dengan jumlah pengguna telepon terbesar. Telepon genggam sebagai alat komu- nikasi telah menjadikan orang dapat melakukan komunikasi tanpa mengenal ruang dan waktu. Artikel ditujukan untuk memberikan gambaran tentang representasi identitas para pengguna- nya di ruang public. Kajian dilakukan dengan melakukan penelitian singkat terhadap penggu- naan telepon genggam di kendaraan umumKata kunci: telepon genggam, representasi identitas, ruang publi
ANALISIS KOMUNIKASI PEMASARAN MELALUI STRATEGI BRAND ACTIVATION POND’S UNTUK MERAIH TOP BRAND AWARD 2013
TOP Brand Award merupakan penghargaan tahunan yang prestisius untuk merek-merek terbaik. Pada tanggal 04 Maret 2013 merek POND’S diumumkan sebagai pemenang TOP Brand Award dalam kategori Sabun Pembersih Wajah, Pelembab Wajah, Krim Pemutih, Pembersih Wajah, Anti Aging. Berbagai aktivitas yang dilakukan mereka sesuaikan dengan kategori konsumen berdasarkan jenis produknya, seperti “POND’S Make It Happenâ€, “POND’S Teens Concertâ€, dan “POND’S Miracle Momentâ€. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui kegiatan brand activation yang dilakukan POND’S agar mampu menjangkau konsumen dan brand activation tersebut dikaitkan dengan keberhasilannya meraih TOP Brand Award 2013. Brand activation merupakan suatu kegiatan komunikasi yang terintergrasi sebagai solusi yang efektif untuk menggerakkan khalayak konsumen. Penelitian kualitatif ini menggunakan studi literature sebagai teknik pengumpulan data. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa kegiatan aktivasi merek POND’S telah berhasil bila ditinjau berdasarkan parameter media value event. Selain itu, hal menarik lainnya terdapat kaitan antara brand activation dengan TOP Brand, karena kriteria pemenang TOP Brand adalah mind share, market share, dan commitment share.Kata kunci : Brand activation, Top Brand 2013, kegiatan POND’