Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK RELIGIUS ISLAM DENGAN TEKNIK MEMBACA AL-QUR’AN UNTUK MENURUNKAN PERILAKU KECANDUAN GAME ONLINE PADA PENERIMA MANFAAT DI UPT PERLINDUNGAN DAN PELAYANAN SOSIAL ASUHAN ANAK TRENGGALEK
Skripsi dengan judul “Efektivitas Konseling Religius Islam Untuk Menurunkan Perilaku Kecanduan Game Online Pada Penerima Manfaat di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Trenggalek” ini ditulis oleh Olivia Ardania Fierdausanti, NIM. 126306212075, dengan pembimbing Ibu Handita Widhi Atma, M. Pd.
Kata Kunci: Konseling Religius Islam, Perilaku Kecanduan, Game Online.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat yakni perilaku kecanduan game online. UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Trenggalek melakukan konseling bagi remaja yang telah kecanduan game online. Melalui Konseling Religius Islam, konselor dapat membantu menyembuhkan ketergantungan game online secara psikologis dan religius. Hal ini dapat pula membantu para remaja untuk produktif dan bijak dalam menggunakan game online.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dengan menggunakan pendekatan religious islam dalam menurunkan perilaku kecanduan game online di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Trenggalek.
Metode Penelitian menggunakan jenis penelitian Kuasi-Eksperimen dengan pendekatan kuantitatif non equuivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah terdiri dari 60 anak di Unit Pelayanan Perlindungan Anak dan Sosial Trenggalek (UPT PPSAA Trenggalek). Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga ditemukan 10 anak yang Penerima manfaat yang ada di asrama UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Trenggalek. 5 anak menjadi kelas ekperimen yang dikasih perlakuan layanan konseling religius islam dan 5 anak kelas kontrol tanpa perlakuan khusus.
Hasil penelitian ini menunjukkan hasil uij independent sample T-test nilai sig. (2-tailed) 0,017 < 0,05, Berdasarkan nilai t yang dihitung, yaitu negatif sebesar -3,020 dengan df 8, nilai t tabel adalah -2,306, sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan Hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini berarti layanan konseling agama Islam lebih efektif dalam mengurangi perilaku kecanduan permainan daring di kalangan penerima manfaat di Badan Perlindungan Anak dan Layanan Sosial Trenggalek. Dengan hasil penelitian tersebut diketahui bahwa layanan konseling religius Islam dapat menurunkan perilaku kecanduan game online
Reconstructing Islamic Legal Epistemology: The Performative Logic of Ijtihād Irshādī in the Lajnah Bahtsul Masā’il of Pesantren Lirboyo
This article examines the epistemological and performative construction of Ijtihād irshādi at the Lajnah Bahtsul Masail (LBM) of Pesantren Lirboyo as a paradigm that repositions fatwa not merely as juridical determination, but as ethical discourse shaped through communicative, pedagogical, and socially embedded reasoning. Responding to contemporary socio-religious issues such as domestic violence, interfaith marriage, and digital era household needs, this research argues that Ijtihād irshādi emphasises moral orientation, dialogical clarification, and contextual sensitivity while remaining grounded in maqasid al-shariah and the pesantren tradition. Using a qualitative phenomenological case study combined with Foucauldian archaeological discourse analysis, this study examines LBM documents, in-depth interviews with kiai and senior students, and participant observation in bahtsul masail sessions to map the epistemic formation of irshādi fatwas. The findings demonstrate that Irshadi reasoning works through nonimperative ethical guidance, performative enunciation of authority, and flexible interpretive mechanisms that integrate classical texts with lived realities. The study contributes conceptually by clarifying the epistemic structure of irshādi fatwas, methodologically through the synthesis of phenomenology and archaeological analysis, and practically by showing how pesantren-based jurisprudence can guide Muslims through evolving ethical challenges.
Artikel ini mengkaji konstruksi epistemologis dan performatif Ijtihād irshādi pada Lajnah Bahtsul Masail (LBM) Pesantren Lirboyo sebagai paradigma yang menempatkan fatwa bukan sekadar sebagai ketetapan hukum tetapi sebagai wacana etis yang dibentuk melalui komunikasi, pedagogi, dan penalaran kontekstual berbasis pengalaman sosial. Dalam merespons persoalan kontemporer seperti kekerasan dalam rumah tangga, pernikahan beda agama, dan kebutuhan rumah tangga di era digital, ijtihad irshadi menekankan orientasi moral, penjelasan dialogis, dan kepekaan terhadap konteks dengan tetap berpijak pada maqasid al-shariah dan tradisi pesantren. Melalui metode kualitatif studi kasus fenomenologis yang dipadukan dengan analisis arkeologi wacana Foucauldian, penelitian ini menelaah dokumen LBM, wawancara mendalam dengan kiai dan santri senior, serta observasi forum bahtsul masail untuk memetakan formasi epistemik fatwa irshādi. Temuan menunjukkan bahwa fatwa Irshadi bekerja melalui bimbingan etis nonimperatif, performativitas otoritas, dan mekanisme interpretasi yang lentur antara teks klasik dan realitas sosial. Studi ini berkontribusi secara konseptual dengan memperjelas struktur epistemik fatwa irshādi, secara metodologis melalui sintesis fenomenologi dan arkeologi wacana, serta secara praktis dalam menunjukkan bagaimana hukum pesantren dapat membimbing umat menghadapi tantangan etis masa kini
IMPLEMENTASI PROGRAM SISTEM INFORMASI DAN KOMPUTERISASI HAJI TERPADU (SISKOHAT) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN HAJI (Studi pada Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar)
Skripsi dengan judul "Implementasi Program Sistem Informasi dan Komputerisasi
Haji Terpadu (SISKOHAT) dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Haji (Studi
pada Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Blitar)" ini ditulis oleh Prestika Putri Swandani, NIM 126407212079,
dengan pembimbing Dr. Qomarul Huda, M.Ag.
Kata Kunci: SISKOHAT, Pelayanan Haji, Kualitas Layanan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah calon jemaah haji
dan kebutuhan akan layanan yang cepat dan terintegrasi. Kementerian Agama
merespons hal ini dengan mengembangkan Sistem Informasi dan Komputerisasi
Haji Terpadu (SISKOHAT) untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.
Sistem ini mencakup pendaftaran, pembatalan, monitoring bio visa, serta integrasi
dengan berbagai instansi terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
implementasi SISKOHAT dan kontribusinya terhadap peningkatan kualitas
layanan haji.
Terdapat dua fokus penelitian, yaitu 1) Bagaimana Implementasi Program
Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) dalam
meningkatkan kualitas layanan haji di Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar? 2) Apa yang menjadi Faktor
Pendukung dan Penghambat Implementasi Program Sistem Informasi dan
Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) dalam Meningkatkan Kualitas Layanan
(Studi pada Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Blitar)?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus
untuk menggambarkan kondisi sebenarnya yang terjadi di lapangan, pengumpulan
data dengan wawancara mendalam. Sumber data yang diperoleh adalah data primer
yang diperoleh dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi di
lapangan, serta data sekunder yang diperoleh dari buku-buku, jurnal, dan karya
ilmiah lainnya. Subjek penelitian adalah Petugas PHU dan jemaah haji.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi SISKOHAT di
Kementerian Agama Kabupaten Blitar telah berjalan cukup efektif dalam
meningkatkan kualitas layanan haji, khususnya dalam hal efisiensi pelayanan,
ketepatan data, dan kemudahan akses informasi bagi jemaah. 2) Faktor pendukung
implementasi meliputi ketersediaan sistem yang terintegrasi dan dukungan regulasi,
sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan sumber daya manusia,
jaringan internet, serta kendala teknis pada sistem
STATUS ANAK KEWARGANEGARAAN GANDA TERBATAS DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM
Skripsi dengan judul “Status Anak Kewarganegaraan Ganda Terbatas Dalam Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam” ini ditulis Rijal Jauharul Umami, NIM. 126103212161, dengan pembimbing Dr Siti Khoirotul Ula M.Hi.
Kata kunci: kewarganegaraan ganda terbatas, hak-hak anak, hukum positif, hukum Islam, perkawinan campuran.
Setiap negara memiliki kewajiban untuk melindungi warganya, termasuk melalui penetapan status kewarganegaraan. Indonesia menganut asas ius sanguinis, sehingga anak hasil perkawinan campuran bisa memiliki kewarganegaraan ganda terbatas. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 mengatur bahwa anak harus memilih salah satu kewarganegaraan saat berusia 18–21 tahun. Dalam perspektif Islam, status kewarganegaraan anak dipandang penting melalui pendekatan maqasid syariah, demi menjaga keturunan (al-nasl) dan jiwa (al-nafs). Penelitian ini membandingkan pengaturan kewarganegaraan ganda terbatas dalam hukum positif Indonesia dan hukum Islam.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana status anak kewarganegaraan ganda terbatas dalam perspektif Hukum Positif? 2) Bagaimana status anak kewarganegaraan ganda terbatas dalam perspektif Hukum Islam? 3) Bagaimana persamaan dan perbedaan antara Hukum Positif dan Hukum Islam terhadap status anak kewarganegaraan ganda terbatas? Dengan Tujuan penelitian: 1) Untuk mengetahui status anak kewarganegaraan ganda terbatas dalam perspektif Hukum Positif. 2) Untuk mengetahui status anak kewarganegaraan ganda terbatas dalam perspektif Hukum Islam. 3) Untuk mengetahui persamaan dan perbedaan antara Hukum Positif dan Hukum Islam terhadap status anak kewarganegaraan ganda terbatas.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum kepustakaan dengan pendekatan Hukum Positif dan Hukum Islam. Data diperoleh dari bahan hukum sekunder, seperti peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, literatur hukum, dan jurnal ilmiah. Pendekatan Hukum Positif digunakan untuk menganalisis regulasi yang relevan, sementara pendekatan Hukum Islam digunakan untuk mengevaluasi konsep Maqasid Syariah berdasarkan prinsip Hukum Islam
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hukum Positif memberikan status kewarganegaraan kepada anak hasil perkawinan campuran, dengan kewajiban memilih salah satu saat menginjak usia dewasa. Sedangkan Hukum Islam tidak mengatur kewarganegaraan secara administratif, namun menekankan perlindungan hak-hak anak, seperti perlindungan jiwa, agama, nasab, akal, dan harta. Kedua hukum tersebut sepakat dalam perlindungan hak anak, namun berbeda dalam pendekatan dan sumber hukum, di mana hukum positif menekankan aspek administratif, sedangkan hukum Islam menekankan nilai-nilai moral dan spiritual
COMMUNICATION PRIVACY MANAGEMENT (CPM) DALAM HUBUNGAN PERNIKAHAN JARAK JAUH PADA KELUARGA PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) DI KECAMATAN WATULIMO, TRENGGALEK
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Communication Privacy Management (CPM) dalam Hubungan Pernikahan Jarak Jauh pada Keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kecamatan Watulimo, Trenggalek,” ini ditulis oleh Septya Winda Irawan, NIM. 126304212098, Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam dengan pembimbing Barlian Anung Prabandono, S.Kom.,M.A.
Kata Kunci: Komunikasi Keluarga, Pernikahan Jarak Jauh, Manajemen Privasi Komunikasi, Konflik.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena komunikasi yang menjadi pemegang peranan fundamental dalam membangun dan mempertahankan keharmonisan keluarga dan keberhasilan komunikasi dalam hubungan keluarga pernikahan jarak jauh, yang menggarisbawahi pentingnya komunikasi sebagai fondasi untuk menciptakan pemahaman, kehangatan, kepercayaan, kejujuran, keterbukaan, dan keharmonisan antaranggota keluarga. Dalam pernikahan jarak jauh tantangan komunikasi menjadi semakin kompleks. Ketidakhadiran secara fisik yang disebabkan oleh adanya jarak yang memisahkan seringkali menghadirkan kendala dalam pertukaran informasi, emosi, dan ide, yang berpotensi menyebabkan miskomunikasi, kesalahpahaman, bahkan konflik, sehingga mengancam stabilitas dan keberhasilan hubungan pernikahan dalam keluarga.
Tujuan penelitian ini diharapkan dapat bertujuan mampu memberikan keilmuan yang lebih terkait (1) mengidentifikasi dan menganalisis pola komunikasi keluarga yang efektif yang dapat menopang keberhasilan komunikasi dalam hubungan pernikahan jarak jauh; (2) Memberikan deskripsi penjelasan tentang penerapan prinsip-prinsip Manajemen Privasi Komunikasi (CPM) oleh keluarga PMI di Kecamatan Watulimo, Trenggalek, dalam membentuk privasi dalam hubungan pernikahan jarak jauh.
Metode penelitian ini dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci. Pendekatan deskrriptif memungkinkan peneliti untuk menggali informasi secara rinci dan komprehensif mengenai pengalaman, persepsi, serta strategi komunikasi yang diterapkan oleh informan dalam menjaga keberlangsungan hubungan mereka.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) Keberhasilan komunikasi dalam pernikahan jarak jauh sangat dipengaruhi oleh penerapan Prinsip-prinsip Teori Manajemen Privasi Komunikasi (CPM). (2) Pasangan yang efektif dalam keluarga pernikahan jarak jauh mampu mendefinisikan informasi privat mereka, menetapkan batasan yang fleksibel, menjalankan kontrol atas informasi yang dibagikan, dan mengembangkan aturan komunikasi yang disepakati bersama. (3) Kemampuan untuk mengkoordinasikan batasan privasi ini secara efektif dapat meminimalkan "turbulensi privasi," sehingga mengurangi konflik dan memperkuat kepercayaan. Sebaliknya, insiden kebocoran informasi atau ketidaksepakatan dalam manajemen privasi dapat mengguncang stabilitas hubungan. (4) Pengelolaan informasi yang akan disampaikan kepada pasangan di jarak jauh juga krusial, menghindari penyampaian masalah internal kecil atau kecurigaan tak berdasar dapat secara signifikan meminimalisir potensi konflik berskala besar. (5) Komunikasi efektif dalam keluarga pernikahan jarak jauh bukan hanya tentang frekuensi interaksi, melainkan juga tentang kebijaksanaan dalam mengelola privasi dan menyaring informasi demi kesehatan dan keberlanjutan hubungan
PENGARUH DAKWAH MODERN MEDIA SOSIAL TIKTOK DAN INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP MORAL SISWA MA NEGERI SE-KABUPATEN TULUNGAGUNG
Tesis dengan judul “Pengaruh Dakwah Modern di Media Sosial TikTok dan Internalisasi Nilai
Pendidikan Agama Islam terhadap Moral Siswa MA Negeri se-Kabupaten Tulungagung” ini
ditulis oleh Umi Mahdyyah Nabila atas bimbingan Prof. Dr. Prim Masrokan Mutohar, M.Pd.
dan Dr. Luk Luk Nur Mufidah, M.Pd.I.
Kata Kunci: Dakwah Modern, Internalisasi Nilai PAI, dan Moral
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh degradasi moral yang terjadi pada generasi muda di
Indonesia menjadi persoalan serius yang perlu ditangani secara komprehensif. Salah satu
penyebab utama penurunan moral ini adalah rendahnya pemahaman terhadap nilai-nilai agama.
Di sisi lain, kemajuan teknologi dan perkembangan media sosial seperti TikTok turut
memberikan dampak signifikan terhadap perilaku generasi muda, baik positif maupun negatif.
Meskipun TikTok sering dikritik karena kontennya yang kurang mendidik, platform ini juga
berpotensi besar digunakan sebagai media dakwah yang inovatif dan dekat dengan kehidupan
remaja. Dakwah modern yang dikemas secara menarik dan sesuai dengan tren kekinian terbukti
lebih mudah diterima oleh generasi muda. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji secara
empiris bagaimana pengaruh dakwah modern melalui TikTok dan internalisasi nilai-nilai
pendidikan agama Islam terhadap moral peserta didik, khususnya di lingkungan Madrasah
Aliyah Negeri (MAN) se-Kabupaten Tulungagung.
Rumusan masalah penelitian ini adalah 1) seberapa baik dakwah modern di media sosial
TikTok ? 2) seberapa baik internalisasi nilai PAI di MAN se-Kabupaten Tulungagung? 3)
seberapa baik moral siswa MAN se-Kabupaten Tulungagung? 4) apakah terdapat pengaruh
dakwah modern di media sosial TikTok terhadap moral siswa MAN se-Kabupaten
Tulungagung? 5) apakah terdapat pengaruh internalisasi nilai PAI terhadap moral siswa MAN
se-Kabupaten Tulungagung dan 6) apakah terdapat pengaruh dakwah modern di media sosial
TikTok dan internalisasi nilai PAI terhadap moral siswa MAN se-Kabupaten Tulungagung.
Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional dengan
teknik analisis regresi linear berganda melalui aplikasi SPSS. Sampel diambil secara purposive
sampling dari seluruh siswa MAN se-Kabupaten Tulungagung. Pengambilan data
menggunakan kuesioner.
Hasil dari penelitian adalah dakwah modern di media sosial TikTok, internalisasi nilai PAI dan
moral pada siswa MAN se-Kabupaten Tulungagung dalam kondisi “baik”. Berdasarkan hasil
uji hipotesis dakwah modern di media sosial TikTok terhadap moral siswa MAN se-Kabupaten
Tulungagung memiliki pengaruh yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p =
0,000 < 0,05). Selanjutnya berdasarkan hasil uji hipotesis internalisasi nilai PAI terhadap moral
siswa MAN se-Kabupaten Tulungagung memiliki pengaruh yang ditunjukkan oleh nilai
signifikansi sebesar 0,000 (p = 0,000 < 0,05). Selanjutnya berdasarkan hasil uji hipotesis
dakwah modern di media sosial TikTok dan internalisasi nilai PAI terhadap moral siswa MAN
se-Kabupaten Tulungagung memiliki pengaruh yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi
sebesar 0,000 (p = 0,000 < 0,05)
PENGEMBANGAN VIDEO INTERAKTIF MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya media pembelajaran yang mampu
mendukung keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, terutama pada materi
pemanasan global yang bersifat konseptual dan abstrak. Media pembelajaran konvensional
belum mampu menstimulus kemampuan berpikir kritis dan pemahaman mendalam siswa. Oleh
karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengembangkan media pembelajaran berupa
video interaktif berbasis pendekatan saintifik pada materi pemanasan global menggunakan
model pengembangan ADDIE (dibatasi sampai tahap Development), dan (2) Mendeskripsikan
kelayakan media yang dikembangkan berdasarkan hasil validasi ahli dan respon siswa.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and
Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari tahap
Analysis, Design, dan Development. Tahap Analysis dilakukan dengan mengidentifikasi
kebutuhan siswa dan guru terhadap media pembelajaran. Tahap Design meliputi perancangan
storyboard, skenario video, dan struktur materi dengan pendekatan saintifik. Tahap
Development mencakup produksi media video interaktif dan validasi oleh ahli materi dan ahli
media. Instrumen pengumpulan data berupa pedoman wawancara, lembar validasi ahli, dan
angket respon siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif, di mana
data kuantitatif dianalisis dengan menghitung persentase kelayakan dari hasil validasi ahli dan
respon siswa, sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil wawancara dan dianalisis untuk
menggambarkan tanggapan serta masukan terhadap media yang dikembangkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video interaktif dengan
pendekatan saintifik yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan. Hasil validasi
oleh ahli materi dan media menunjukkan bahwa media tergolong dalam kategori sangat layak
dengan rata-rata persentase kelayakan sebesar 91,2%. Selain itu, hasil respon siswa terhadap
media menunjukkan bahwa media ini dapat membantu mereka memahami materi pemanasan
global dengan lebih menarik dan interaktif, dengan rata-rata penilaian sebesar 97,03% yang
masuk dalam kategori sangat baik
JAMIYYAH SHALAWAT ISHARI KECAMATAN WONODADI KABUPATEN BLITAR 1987-1999
Penelitian ini membahas tentang Shalawat Ishari Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar Tahun 1992 Hingga 1999. Pada tahun 1992 KH. Tohib mendirikan Shalawat Ishari di wilayah Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, awal mula Shalawat Ishari ini sebagai dakwah penyebaran agama Islam dengan dasar nilai spiritual dan budaya dari lantunan Shalawat Ishari. Perkembangan Shalawat Ishari masih bersifat kelompok-kelompok kecil yang ada di wilayah Kecamatan Wonodadi khususnya di Desa Wonodadi, Bakalan, dan Kunir yang menjadi titik awal penyebaran Shalawat Ishari. Dalam penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah, yaitu: pertama, bagaimana sejarah berdirinya shalawat Ishari di kecamtan Wonodadi. kedua, bagaimana peran shalawat Ishari dalam membina spiritualitas budaya di masyarakat. Ketiga, bagaimana pengaruh shalawat Ishari terhadap generasi muda dalam menjaga tradisi Islam nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sejarah dan peran shalawat Ishari di Wonodadi beserta pengaruhnya yang ada dari periode 1992-1999. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode penelitian sejarah terdiri lima tahap, yaitu: pemilihan topik, tahap heuristik (Pengumpulan Sumber data), tahap verifikasi (kritik sumber data), tahap interpetasi (Penafsiran Sumber data) dan tahap historiografi (Penulisan). Hasil temuan penelitian ini diperoleh, pertama, berdirinya shalawat Ishari oleh KH. Tohib. Kedua, peranan dalam berdakwah menggunakan shalawat Ishari dan dampak terhadap masyarakat khususnya di Wonodadi 1987-1999, shalawat Ishari lebih mengutamakan kesenian musik sebagai sarana penyebaran dengan nilai spiritual dan budaya yang ada. Ketiga, pengaruh penyebaran agama Islam melalui kesenian shalawat Ishari serta memberikan wawasan terhadap generasi muda dalam menjaga tradisi Islam nusantara di Kecamatan Wonodadi.
Kata Kunci: Budaya, Komunitas, Pengaruh, Shalawat Ishari, Wonodad
TABUNGAN BANK SAMPAH BERBASIS AKAD WADIAH DITINJAU DARI MAQASHID SYARIAH (Studi Kasus di Bank Sampah Manfaat Kec.Kauman Kabupaten Tulungagung)
Laila Indah Puspita, 126101212136 Tabungan Bank Sampah Berbasis Akad Wadiah Ditinjau
Dari Maqashid Syariah (Studi Kasus Di Bank Sampah Manfaat Kec. Kauman Kabupaten
Tulungagung ), Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu
Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Dosen
Pembimbing: Hiba Fajarwati, S.H., LL.M.
Kata Kunci: Akad Wadiah, Maqashid Syariah, Bank Sampah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Bank Sampah di Kecamatan Kauman, Kabupaten
Tulungagung, sebagai inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kajian difokuskan
pada proses operasional, sistem pengelolaan, dan penerapan akad wadi’ah yad dhamanah
dalam praktiknya.
Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian praktik dengan prinsip-prinsip
ekonomi syariah serta dampaknya terhadap pemberdayaan dan partisipasi masyarakat.
Rumusan masalah penelitian (1) Bagaimana Tabungan Bank Sampah Berbasis Akad Wadiah
di Bank Sampah Manfaat Kec. Kauman? (2) Bagaimana Tabungan Bank Sampah Berbasis
Akad Wadiah ditinjau dengan Maqashid Syariah di Bank Sampah Manfaat Kec. Kauman?
Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan
kualitatif. Penelitian dilakukan di Bank Sampah Manfaat Kauman, Kabupaten Tulungagung.
Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan induktif,
teknik komparatif, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi dan
member checking.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Akad wadi’ah di Bank Sampah Manfaat
Kauman diterapkan melalui penitipan sampah anorganik yang hasil penjualannya dicatat
sebagai saldo tabungan, yang dapat dicairkan dalam bentuk tunai atau barang kebutuhan.
Sistem ini menumbuhkan budaya menabung, amanah, dan tanggung jawab berbasis ekonomi
syariah, dengan kewajiban pengelola mengganti kerugian akibat kelalaian dan pencatatan
yang transparan. (2) Sistem tabungan bank sampah berbasis akad wadi‘ah di Bank Sampah
Manfaat Kecamatan Kauman tidak hanya sah menurut hukum ekonomi syariah, tetapi juga
mencerminkan penerapan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah. Pengelolaan sampah bernilai
ekonomis melalui akad wadi‘ah telah mendorong pemberdayaan masyarakat di sektor
ekonomi mikro secara adil dan transparan. Sistem ini tidak hanya menjawab isu lingkungan,
tetapi juga menjadi alternatif model ekonomi Islam yang inklusif dan berkelanjutan. Secara
substansial, praktik ini memenuhi lima tujuan utama maqāṣid al-syarī‘ah: menjaga agama,
jiwa, akal, keturunan, dan harta. Dengan demikian, Bank Sampah Manfaat menjadi contoh
nyata implementasi maqāṣid al-syarī‘ah dalam ekonomi sirkular berbasis komunitas
MANAJEMEN EKSTRAKURIKULER DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAHASANTRI DI MA’HAD AL-JAMI’AH UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Manajemen Ekstrakurikuler dalam Meningkatkan Keterampilan di Ma’had al-Jami’ah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung” ini ditulis oleh Ifadhah Esthi Farianisa, NIM 126207211049, dengan pembimbing Dr. Hj. Luluk 'Atirotuz Zahroh, S.Ag., M.Pd.
Kata kunci: Manajemen Ekstrakurikuler, Keterampilan Mahasantri, Ma’had al-Jami’ah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dorongan untuk mengkaji lebih dalam mengenai manajemen kegiatan ekstrakurikuler di Ma'had Al-Jami'ah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Melalui kegiatan tersebut, mahasantri tidak hanya dibekali dengan pengetahuan teoritis, tetapi juga diberikan ruang untuk mengasah kemampuan praktis, baik dalam aspek kepenulisan, komunikasi, seni, maupun teknologi.
Tujuan dari penelitian ini: 1) Mendeskripsikan pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan keterampilan mahasantri pada ekstrakurikuler jurnalistik di Ma’had al-Jami’ah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2) Mendeskripsikan pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan keterampilan mahasantri pada ekstrakurikuler public speaking di Ma’had al-Jami’ah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 3) Mendeskripsikan pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan keterampilan mahasantri pada ekstrakurikuler kaligrafi di Ma’had al-Jami’ah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang tidak mengandalkan angka dalam prosedur statistik untuk menghasilkan temuan.
Hasil Penelitian, berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa pengelolaan ekstrakurikuler jurnalistik di Ma’had al-Jami’ah Tulungagung berperan signifikan dalam meningkatkan keterampilan mahasantri, khususnya dalam menulis digital, etika komunikasi, dan literasi media seperti peningkatan keterampilan menulis digital, penguatan etika komunikasi dan literasi media, dan meningkatkan kepercayaan diri mahasantri. Pengelolaan ekstrakurikuler public speaking dalam keterampilan mahasantri berperan untuk peningkatan kepercayaan diri, penampilan, serta adab berbicara, dan mengetahui pentingnya akhlak sebagai dasar pembicara sebelum memasuki teknik membangun kepercayaan audiens. Adapun pengelolaan ekstrakurikuler kaligrafi di Ma’had al-Jami’ah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung memfokuskan pada keterampilan mahasantri dengan pemahaman proporsi huruf, komposisi ruang, dan keseimbangan visual, dimulai dengan latihan dasar hingga desain yang lebih kompleks, hingga mencapai tujuan manajemen ekstrakurikuler pada pengelolaan keterampilan mahasantri.