Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
Ijma' Sebagai Dalil Hukum Fiqh
Eksistensi ijma' sebagai dasar hukum Islam setalah al-Qur'an dan Hadis, tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Karena dalil yang mendasari dasar hukum ini juga sudah cukup jelas, terlepas dari berbagai perbedaan di kalangan ulama baik ulama salaf maupun kontemporer
Konsep Ijtihad Menurut Para Ulama
Kunci dalam memahami ajaran Islam adalah akal. Dalam hukum Islam, akan menjadi sumber hukum yang ketiga. Selain al-Qur'an dan hadis, semua sumber hukum dalam Islam adalah bersumber dari akal pikiran manusia melalui ijtihad. Ijtihad dalam produk atau hasilnya berupa ijma', qiyas, maslahah mursalah, dan sebagainya
Sosiologi Pendidikan
Buku sosiologi pendidikan ini dilandasi oleh pertanyaan besar, mengapa sosiologi penddikan itu penting? Pertanyaan tersebut hanya dapat dijawab melalui buku ini. Buku ini memuat seluk beluk sosiologi pendidikan mulai dari sejarah sosiologi pendidikan, pengertian sosiologi pendidikan, ruang lingkup sosiologi pendidikan, tujuan sosiologi pendidikan, sosiologi pendidikan sebagai ilu pengetahuan, hubungan sosiologi pendidikan dengan berbagai ilmu sosial lainnya, kontribusi sosiologi pada dunia pendidikan, dan perkembangan sosiologi pendidikan di Indonesia.
Dalam buku ini, juga di bahas tokoh, pendekatan, dan aliran sosiologi pendidikan, diferensiasi dan stratifikasi sosial, faktor-faktor pembentuk diferensiasi sosial, bentuk-bentuk stratifikasi sosial, dasar pembentukan pelapisan sosial, hubungan antara pendidikan dan stratifikasi sosial, struktur sosial, pendidikan dan dunamika kebudayaan, proses sosial dan interaksi sosial. Selain itu, dibhas pula peran dan tugas guru di sekolah, urgensi sosiologi pendidikan baik dalam proses penanaman nilai kepada siswa, maupun dalam proses pengembangan budaya
Sejarah Pemikiran dan Tokoh Modernisme Islam
Sejak tiga kerajaan islam besar (Kerajaan Usmani, Kerajaan Safawi, dan Kerajaan Mughal) mengalami kemunduran karena berbagai serangan, kekuatan militer dan politik umat islam mulai menurun. Kekuatan perdagangan, ekonomi, militer dikuasai dan dimonopoli oleh Barat ; ilmu pengetahuan islam yang sebelumnya mengalami kejayaan mengalami stagnasi, yang muncul justru tarekat-tarekat yang penuh bid’ah dan khurafat; sikap fatalisme semakin merajalela sehingga dunia islam semakin mundur dan statis. Sampai akhirnya dunia islam mengalami penderitaan berat di bawah penjajahan barat.
Kondisi demikian telah menyadarkan para pemuka islam untuk menginstropeksi “penyakit” umat islam dalam segala aspek kehidupannya, baik dalam bidang agama, politik, budaya, ekonomi, dan lain-lain. para pemuka islam tersebut melancarkan “gerakan pembaharuan islam.” mereka menitik beratkan pada pemikiran bahwa kemajuan islam harus dimulai dengan memurnikan aqidahnya. Aqidah yang murni adalah pangkal tolak timbulnya etos kerja, keberanian dalam berjuang dan kemerdekaan individual. Gagasan ini dikemukakan oleh Muhammad bin Abdul Wahab.
Pemikiran lain untuk membawa kemajuan islam harus dimulai dengan keberanian berpikir secara rasional melalui apa yang dikenal dengan istilah ijtihad. Tertutupnya pintu ijtihad menyebabkan umat islam stagnan. Gagasan ini, antara lain dikemukakan oleh Al-Tahtawi, Muhammad Abduh, Sayyid Ahmad Khan, dan Muhammad Iqbal. Selain itu, gagasan bahwa kunci kemajuan umat islam itu terletak pada upaya pembaharuan pendidikan islam. gagasan ini dapat di jumpai pada pemikiran Rashid Ridha dan Muhammad Abduh.
Buku ini ditulis untuk memenuhi literatur mata kuliah Pembaharuan Pemikiran dalam Islam. Fokus kajian buku ini mencakup pembahasan Islam dan tantangan modernisme, Islam dan tradisi kontemporer, landasan teoritis pembaharuan Islam, para tokoh pembaharuan abad ke 18-20 dan kontemporer, termasuk para tokoh pembaharuan Islam dari Indonesia
Psikologi Pendidikan
Dengan pertimbangan untuk menambah bahan bacaan mengenai literatur-literatur terkait dengan psikologi pendidikan, maka disusunlah buku ini dengan pemaparan oleh pembaca. Buku ini layak dibaca oleh para pemikir dan praktisi pelaksana pendidikan seperti doen, guru, dan mahasiswa jurusan pendidikan, dan para pendidik lainnya yang berkecimpung dalam dunia pendidikan.
Pada mulanya buku ini merupakan kumpulan bahan kuliah para mahasiswa yang disusun berdasarkan silabi mata kuliah. Adapun penulisan buku ini dimaksudkan untuk membantu mahasiswa dalam mengkaji persoalan-persoalan yang berkaitan dengan psikologi pendidikan
Masyarakat Dan Madrasah
Dalam sejarah pendidikan islam, Madrasah dan masyarakat senantiasa menjadi perhatian utama dan pertama dalam rangka memajukan kehidupan dari generasi dan generasi sejalan dengan tuntutan masyarakat kemajuan masyarakat itu sendiri.
Buku ini secara detail meneliti tentang minat masyarakat akan madrasah itu sendiri dimulai dari pengertian minat masyarakat dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat . Pendek kata, buku ini sangat tepat bila di baca untuk memulai suatu hal penilitian di masyarakat.
Buku ini juga membahas tentang pendidikan madrasah itu sendiri dimulai dari pengertian, madrasah, sejarah perkembangan madrasah di indonesia, prospek kelangsungan madrasah yang ada di Indonesia, dan minat masyarakat itu sendiri terhadap madrasah yang ada di indonesia. Buku ini sangat cocok di gunakan untuk mahasiswa strata satu yang akan melakukan penelitian sebab di dalamnya juga berisikan hasil-hasil penelitian dan metode-metode dalam penelitian tersebu
Model Authentic Assesment
Guru memiliki tugas yang sangat amat berat, akan tetapi dari sekian banyak tugas guru, maka penelitian merupakan aspek tersulit bagi guru. hal ini terjadi bukan karena kelemahan guru dalam mengevaluasi hasil pembelajaran di sekolah, melainkan karena tuntutan yang di bebankan pada kepada dirinya, yaitu bahwa peserta didiknya harus lulus dalam pembelajaran terlebihlagi dalam Ujian Nasional (Unas). Tuntutan itulah yang menyebabkan terjadinya disorientasi kegiatan penelitian, sehingga sangat dimungkinkan terjadi mark-up besar-besaran terhadap nilai yang dicapai anak didi agar mereka dapat lulus ujian sekolah, bahkan yang lebih pragmatis lagi agar nilai raportnya dapat membantu kelulusan mereka dari Unas atau Ujian sekolah.
Penelitian ini di fokuskan pada aspek model penelitian authentic assesment dalm pembelajaran PAI berorientasi Pendidikan holiistik di sekolah, adapun pertanyaan-pertanyan penelitiannya adalah sebagai berikut: (1) Bagaimanakah penelitian model Authentic Assesment dalm pembelajaran PAI berorientasi pendidikan holistik?; (2) Strategi apa yang diterapkan agar Authentic Assesment dalam pembelajaran PAI berorientasi pendidikan holistik?; (3) Kendala apa yang ditemui dalam penerapan Authentic Assesment dalam pembelajaran PAI agar terbentuk pribadi yang holistik?
Jenis penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini adalah di SMPN 1 dan 3 Tulungagung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipasif, dan studi dokumen. Analisi data dilakukan dengan teknik reduksi, display data, verifikasi dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini yaitu, pertama bahwa penelitian model Authentic dalam pembelajaran PAI berorientasi pendidikan holistik dilakukan dengan beberapan cara yaitu: lelang nilai; standarisasi kemampuan baca tulis Al-Qur’an; penelitian sikap, portofolio, untuk kerja, games, tes tulis-lisan dan praktek; dan penekanan pada upaya pembelajaran.
Kedua, strategi yang diterapkan agar Authentic Assesment dalm pembelajaran PAI di sekolah dapat membentuk pribadi yang holistik dilakukan melalui: (1) Penjelasan sistem penilaian di awal pembelajaran; (2) membuat buku harian; (3) membuat kode khusus dalam penilaian; (4) Mengembangkan tutor sebaya sebagai penilai; (5) membuat catatan “Anekdot”; (6) penerapan dua model penilaian; (7) merubah paradigma guru dan orangtua siswa.
Ketiga, kendala dalam penerapan Authentic Assesment dalam pembelajaran PAI agar terbentuk pribadi yang holistik di sekolah, yaitu: (1) tuntutan KKM, (2) tuntutan pimpinan dan orang tua, (3) tuntutan jenjang pendidikan selanjutnya, (4) belum tercapainya standar (5) pembelajaran pada jenjang pendidikan selanjutnya, dan (6) proses pembelajaran yang belum nyata.
Implikasi penelitian ini mempertegas Authentic Assesment Muller (2006) bahwa penelitian harus menggunakan berbagai uuran, metode dan kriteria yang sesuai dengan karakteristik dan esensi pengalaman belajar. Penilaian harus bersifat holistik yang mencakup semua aspek tujuan pembelajaran
Kemampuan Koneksi Matematis Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Phytagoras Siswa Kelas VIII SMPN 2 Gondang Tulungagung Tahun Ajaran 2017/2018
Supervisi Pendidikan Islam
Supervisi pendidikan merupakan suatu aktivitas pembinaan yang direncanakan untuk membantu para guru dan pegawai sekolah lainnya dalam melakukan pekerjaan mereka secara efektif. Kegiatan supervisi tertuju kepada perkembangan kepemimpinan guru-guru dan personil sekolah lainnya dalam mencapai tujuan-tujuanpendidikan. Ia bisa berupa dorongan, bimbingan, kesempatan, bagi pertumbuhan keahlian dan kecakapan guru-guru, seperti bimbingan dalam usaha dan pelaksanaan pembaharuan-pembaharuan dalam pendidikan dan pengajaran, pemilihan metode belajar-mengajar yang lebih baik, alat bantu pembelajaran, juga cara-cara penilaian yang sistematis terhadap seluruh proses pendidika