Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
KEKERASAN SIMBOLIK DALAM RUMAH TANGGA (Studi Kasus Pada Perempuan Peran Ganda di Desa Jatinom Kabupaten Blitar)
Penelitian ini ingin mengeksplorasi fenomena kekerasan simbolik pada perempuan peran ganda dalam rumah tangga untuk menjawab pertanyaan peneliti menggunakan metode kualitatif. Topik penelitian ini di kaji menggunakan teori Kekerasan Simbolik. Pieree Bourdieu sebagai pisau analisis dalam penelitian ini. Tujuan penelitian untuk mengetahui Kekerasan Simbolik pada peran ganda perempuan di Desa Jatinom kecamatan kanigoro Kabupaten Blitar. Metode penelitian yang di gunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Selanjutnya teknik pengumpulan data di lakukan melalui observasi dan wawancara yang di lakukan kepada para masyarakat yang terlibat sebagai peran ganda perempuan dalam rumah tangga. Penelitian ini menemukan bahwa a). Perempuan sebagai ibu rumah tangga , yang bekerja dan bertanggung jawab untuk memasak, mencuci , membersihkan rumah, dan menyiapkan keperluan anak dan suami. b) Perempuan sebagai pekerja pabrik, usaha laundry, membuka toko sembako, membuka usaha genteng dan mengasuh keponakan. perempuan mengerjakan pekerjaan peran ganda karena tekanan ekonomi keluarga, tradisi lingkungan, pemanfaatan pendidikan, dan tuntutan sosial budaya yang menempatkan perempuan sebagai pengurus utama keluarga sekaligus kontributor ekonomi. Hal ini menyebabkan perempuan harus membagi waktu dan tenaga antara pekerjaan produktif dan tanggung jawab domestik.
Kata Kunci: Kekerasan Simbolik, Perempuan Peran Ganda, Rumah Tangg
KEPATUHAN PEDAGANG TERHADAP UNDANG- UNDANG NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN ETIKA BISNIS ISLAM DALAM MENJUAL PRODUK PANGAN TIDAK LAYAK KONSUMSI (Studi Kasus di Pasar Citra Niaga Jombang)
Alfita Dea Komalasari, 126101211008, “Kepatuhan Pedagang Terhadap Undang- Undang No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Dan Etika Bisnis Islam Dalam Menjual Produk Pangan Tidak Layak Konsumsi” (Studi Kasus di Pasar Citra Niaga Jombang)”, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagungng, 2025, Dosen Pembimbing: Dr. Abd. Khair Wattimena, M.H
Kata Kunci : Kepatuhan, Produk Tidak Layak Konsumsi, Perlindungan Konsumen, Etika Bisnis Islam
Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena rendahnya kepatuhan pedagang dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Etika Bisnis Islam di Pasar Citra Niaga Jombang. Dalam praktiknya masih ditemukan pedagang yang masih menjual produk pangan yang tidak layak konsumsi, seperti produk yang sudah melewati batas kadaluwarsa dan rusak, serta ketidaktahuan pedagang terhadap kewajiban hukum dan etika bisnis yang yang semestinya dijalankan.
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang (1) praktik penjualan produk pangan tidak layak konsumsi di Pasar Citra Niaga Jombang, (2) kepatuhan pedagang di Pasar Citra Niaga Jombang ditinjau dalam Undang-Undang No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, (3) kepatuhan pedagang di Pasar Citra Niaga Jombang ditinjau dalam etika bisnis Islam.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode empiris yuridis dan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian berupa reduksi data, penyajian data, pembahasan dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukka bahwa : (1) Sebagian besar pedagang belum melakukan pemeriksaan mutu produk secara optimal dan masih banyak yang menjual produk kadaluwarsa dan rusak karena keterbatasan waktu dan tenaga. (2) Kepatuhan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen masih rendah, terutama dalam hal pemberian kompensasi kepada konsumen. (3) Sebagian pedagang belum memahami secara mendalam prinsip etika bisnis Islam seperti Unity (Tauhid), Free Will (Kehendak Bebas), Responbility (Tanggung Jawab), dan Benevolence (Kebenaran), yang berakibat pada lemahnya perlindungan terhadap konsumen
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI DIAMOND MOBILE LEGENDS TERHADAP ANAK YANG BELUM MUMAYYIZ ( Studi Kasus Di Desa Babadan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk )
Oktafian Maulana, 126101213253, Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap
Praktik Jual Beli Diamond Mobile Legends Terhadap Anak Yang Belum Mumayyiz (Studi Kasus di Desa Babadan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk), Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing: Dr. H. Nur Efendi, M.Ag.
Kata Kunci: Jual Beli, Diamond Mobile Legends, Anak Belum Mumayyiz, Hukum
Ekonomi Syariah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena maraknya transaksi jual beli diamond dalam permainan Mobile Legends yang dilakukan oleh anak-anak yang belum mencapai usia mumayyiz, khususnya di Desa Babadan, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Praktik ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan masyarakat, terutama karena keterlibatan anak-anak dalam transaksi ekonomi digital yang belum mereka pahami secara utuh. Dalam hukum ekonomi syariah, syarat sahnya akad jual beli mensyaratkan pihak yang bertransaksi harus cakap hukum, yang berarti telah baligh dan berakal.
Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana praktik jual beli diamond pada game Mobile Legends terhadap anak yang belum mumayyiz di Desa Babadan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk?, 2) Bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik jual beli diamond Mobile Legends terhadap anak yang belum mumayyiz di Desa Babadan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk?, 3) Bagaimana tinjauan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak terhadap praktik jual beli Diamond pada game Mobile Legends terhadap anak yang belum mumayiz di Desa Babadan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk?Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui praktik jual beli diamond Mobile Legends terhadap anak yang belum mumayyiz di Desa Babadan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk, 2) Untuk mengetahui tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik jual beli diamond Mobile Legends terhadap anak yang belum mumayyiz di Desa Babadan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk, 3) Untuk mengetahui tinjauan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak terhadap praktik jual beli Diamond pada game Mobile Legends terhadap anak yang belum mumayiz di Desa Babadan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk?
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan anak-anak yang terlibat dan orang tua mereka, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, metode, dan teori.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli diamond Mobile Legends yang dilakukan oleh anak-anak yang belum mumayyiz di Desa Babadan berlangsung secara aktif dan tanpa kontrol yang memadai dari orang tua maupun penjual. Anak-anak biasanya menggunakan uang milik orang tua mereka, baik dengan sepengetahuan maupun tanpa izin, untuk membeli diamond melalui konter atau platform digital. Dalam praktiknya, tidak ada verifikasi usia dalam proses transaksi, sehingga anak-anak dapat melakukan pembelian secara bebas. Dari perspektif hukum ekonomi syariah, transaksi ini dinilai tidak sah karena tidak memenuhi syarat kecakapan pelaku akad, dan berpotensi menimbulkan unsur gharar serta mudarat. Selain itu, praktik ini juga menimbulkan dampak negatif berupa pemborosan, kecanduan game, hingga gangguan terhadap tanggung jawab sosial dan pendidikan anak. Ditinjau dari perspektif UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, praktik ini berpotensi bertentangan dengan asas kepentingan terbaik anak dan asas hak perkembangan karena anak belum memiliki kemampuan memadai untuk memahami nilai ekonomi transaksi virtual, sehingga diperlukan mekanisme perlindungan melalui sistem verifikasi usia, pembatasan transaksi, dan program edukasi literasi digital. Oleh karena itu, dibutuhkan peran aktif dari orang tua, masyarakat, serta pembuat kebijakan untuk memberikan edukasi dan perlindungan hukum dalam transaksi digital yang melibatkan anak-anak, guna memastikan aktivitas ekonomi berjalan sesuai prinsip-prinsip syariah
THE EFFECTIVENESS OF USING “WORDWALL GAME’’ ON THE STUDENTS’ READING ABILITY AT MA DARUL HUDA WONODADI
Nadziroh, Latifatun. NIM 126203211041. 2025. The Effectiveness Of Using
“Wordwall Game’’ On The Students’ Reading Ability At Ma Darul
Huda Wonodadi. Skripsi. Tadris Bahasa Inggris. Fakultas Tarbiyah an
Ilmu Keguruan. UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Advisor:
Dr. Arina Shofiya, M.Pd
Keyword: Effectiveness, Wordwall game, Reading ability
Reading ability is one of the most important basic skills in the learning
process, especially in English language learning. However, the fact is that many
students still struggle to understand English texts due to limited vocabulary,
complex sentence structures, and a lack of motivation and interactive learning
methods. At MA Darul Huda Wonodadi, similar problems were found, where
students demonstrated low reading ability and a lack of interest in participating in
learning activities. Therefore, innovative and engaging learning methods are needed
to improve students' reading skills. One educational tool that can be utilized is the
Wordwall Game, which is technology-based and adopts a game-based learning
approach. This study aims to determine the effectiveness of using the
Wordwall Game in improving the reading ability of 11th grade students at
MA Darul Huda Wonodadi. This study also aims to answer the research question
regarding the extent to which the use of the Wordwall medium can have a
significant impact on improving students' reading ability.
This study uses a quantitative approach with a pre-experimental design in the
form of a one-group pretest-posttest. The research subjects were 31 eleventh-grade
students. The instrument used was a multiple-choice question based on narrative
text, administered before and after the treatment use of the Wordwall game. Data
analysis was conducted using a paired sample t-test with the assistance of SPSS 25.
The research results showed a significant difference between pretest and posttest
scores. The average student score increased from 69.81 to 76.58 after the
intervention. The t-test produce a significance level of 0.002 (< 0.05), indicating
that the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis accepted.
Therefore, it can be concluded that the use of the Wordwall Game is effective
in improving the reading ability of 11th-grade students at MA Darul Huda
Wonodadi. Therefore, it is recommended that English teachers utilize Wordwall
games to improve student engagement and reading skills, encourage students to
actively participate in game-based learning, and encourage future researchers to
explore the use of Wordwall for other language skills and expand the scope of
research with more diverse designs
PENGARUH INFLUENCER TIKTOK, CITRA MEREK, DAN PEMASARAN VIRAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SKINCARE PADA GENERASI Z DI KARESIDENAN KEDIRI DENGAN PENGETAHUAN PRODUK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Skripsi dengan judul “Pengaruh Influencer TikTok, Citra Merek, dan Pemasaran Viral terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare pada Generasi Z di Karesidenan Kediri dengan Pengetahuan Produk sebagai Variabel Intervening” ini ditulis oleh Pricilia Intan Sakila, NIM. 126405213212, Dosen Pembimbing Sri Eka Astutiningsih, S.E., M.M. Kata Kunci: Influencer TikTok, Citra Merek, Pemasaran Viral, Keputusan Pembelian, Pengetahuan Produk. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minat Generasi Z dalam produk skincare untuk merawat diri dan menjaga kesehatan kulit. Maraknya penggunaan media sosial, khususnya TikTok sebagai media pemasaran, menjadikan influencer, citra merek dan pemasaran viral strategi yang umum digunakan oleh pelaku bisnis skincare. Penelitian ini mengkaji pengaruh ketiganya terhadap keputusan pembelian dengan pengetahuan produk sebagai variabel intervening. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk (1) Mengetahui pengaruh influencer tiktok terhadap keputusan pembelian, (2) Mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian (3) Mengetahui pengaruh pemasaran viral terhadap keputusan pembelian, (4) Mengetahui pengaruh influencer tiktok terhadap pengetahuan produk skincare, (5) Mengetahui pengaruh citra merek terhadap pengetahuan produk produk skincare, (6) Mengetahui pengaruh pemasaran viral terhadap pengetahuan produk produk skincare, (7) Mengetahui pengaruh pengetahuan produk terhadap keputusan pembelian produk skincare, (8) Mengetahui pengaruh influencer tiktok terhadap keputusan pembelian melalui pengetahuan produk, (9) Mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian melalui pengetahuan produk, (10) Mengetahui pengaruh pemasaran viral terhadap keputusan pembelian melalui pengetahuan produk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif dengan taknik analisis jalur menggunakan variabel intervening. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling, menggunakan teknik proportional random sampling dan ditemukan sampel sejumlah 400. Jenis data yang digunakan primer yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan. Hasil penelitian menunjukan (1) Influencer tiktok tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian, (2) Citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian, (3) Pemasaran viral berpengaruh terhadap keputusan pembelian, (4) Influencer tiktok berpengaruh terhadap pengetahuan produk, (5) Citra merek berpengaruh terhadap pengetahuan produk, (6) Pemasaran viral tidak berpengaruh terhadap pengetahuan produk, (7) Pengetahuan produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian, (8) Influencer tiktok berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui pengetahuan produk, (9) Citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui pengetahuan produk, (10) Pemasaran viral tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui pengetahuan produk
RESTORATIVE JUSTICE DALAM HAL RELOKASI PASAR TUNGGANGRI DI TINJAU DARI PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH (Studi kasus di Kabupaten Tulungagung)
Firman Ahmad Nur Alam, NIM. 126103211053, “Restorative Justice Dalam Hal Relokasi Pasar Tunggangri Di Tinjau Dari Perspektif Fiqih Siyasah (Studi Kasus Di Pasar Tunggangri Kabupaten Tulungagung)”, Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Pembimbing Fahmi Arif, M.H.
Kata Kunci :Restorative Justice, Pemdes, BUMDES, Pasar Tunggangri
Penelitian dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ada di Pasar Tunggangri di Kabupaten Tulungagung merupakan pusat ekonomi lokal yang menghadapi persoalan tata kelola akibat penggunaan bahu jalan untuk berdagang, sehingga menimbulkan ketidaktertiban dan kemacetan. Pemerintah daerah merespons dengan kebijakan relokasi guna menata pasar secara lebih tertib melalui kerja sama dengan Pemdes. Namun, kebijakan ini menimbulkan resistensi dari pedagang karena kekhawatiran terhadap dampak ekonomi yang merugikan. Untuk menghindari konflik sosial, pendekatan restorative justice diterapkan dengan melibatkan musyawarah antara pemerintah, pedagang, dan pengelola pasar. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan menyelesaikan konflik, tetapi juga mengupayakan keadilan struktural melalui dialog dan partisipasi semua pihak. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses penerapan restorative justice dalam relokasi pasar serta meninjau efektivitasnya dari perspektif fiqih siyasah sebagai landasan etika dan partisipasi dalam tata kelola publik.
Adapun Rumusan Masalah ini adalah (1) Bagaimana proses Restorative Justice antara Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung dengan perwakilan pedagang dan Pemdes dalam relokasi Pasar Tunggangri? (2) Apa hambatan yang dihadapi dalam proses Restorative Justice antara Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung dengan perwakilan pedagang dan Pemdes dalam relokasi Pasar Tunggangri? (3) Bagaimana penerapan prinsip syura (musyawarah) dalam proses pengambilan kebijakan relokasi Pasar Tunggangri oleh pemerintah daerah Kabupaten Tulunaggung menurut perspektif fiqih siyasah?
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif untuk memahami proses restorative justice relokasi Pasar Tunggangri. Fokus penelitian adalah menggambarkan interaksi antar pihak yang terlibat dan menggali aspek sosial, politik, dan ekonomi yang mempengaruhi mediasi.
Hasil penelitian ini adalah (1) Pendekatan restorative justice dalam relokasi Pasar Tunggangri dilakukan melalui musyawarah, partisipasi komunitas, dan pencarian solusi bersama yang berkeadilan. Meskipun alternatif penataan ulang pasar disepakati, pelaksanaannya masih bergantung pada komitmen bersama, kelembagaan yang kuat, dan diskresi administratif sesuai UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. (2) Proses pelaksanaan menghadapi hambatan struktural dan sosial, seperti lemahnya koordinasi antar lembaga, keterbatasan anggaran, dan minimnya kepercayaan pedagang. Musyawarah yang bersifat simbolik dan kurang transparan memperburuk resistensi. Hal ini menunjukkan pentingnya penguatan prinsip tata kelola pemerintahan yang partisipatif, akuntabel, dan adil. (3) Dalam perspektif fiqih siyasah, prinsip syura menekankan pentingnya pelibatan masyarakat, keterwakilan, dan transparansi dalam kebijakan publik. Relokasi pasar idealnya dilaksanakan melalui musyawarah substansial, bukan formalitas. Integrasi antara syura dan restorative justice diyakini mampu menciptakan kebijakan yang adil, berkelanjutan, dan sesuai dengan tujuan maqasid al-syari’ah
PENGARUH PEMASARAN DIGITAL, RISIKO REPUTASI, DAN FASILITAS TERHADAP PREFERENSI GENERASI Z PADA BANK SYARIAH INDONESIA DI KARESIDENAN KEDIRI PASCA ISU PENGALIHAN DANA DENGAN SIKAP SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Skripsi dengan Judul “Pengaruh Pemasaran Digital, Risiko Reputasi, dan Fasilitas terhadap Preferensi Generasi Z pada Bank Syariah Indonesia di Karesidenan Kediri Pasca Isu pengalihan Dana dengan Sikap sebagai Variabel Intervening” yang ditulis oleh El Ifa Ana Bila NIM. 126401213110. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Ekonomi, Program Studi Perbankan Syariah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan Dosen pembimbing: Sri Eka Astutiningsih, S.E., M.M.
Kata Kunci: Pemasaran Digital, Risiko Reputasi, Fasilitas, Preferensi, Sikap.
Penelitian ini dilatar belakangi, adanya isu yang beredar pada Bank Syariah Indonesia pada 06 Juni 2024, bahwa Bank Syariah Indonesia mengalami pengalihan dana. Terungkap faktor yang menjadi alasan kuat untuk mengalihkan dana ke bank lain, karena Bank Syariah Indonesia dinilai lebih memberikan pembiyaan untuk perusahaan besar dibanding UMKM yang menyebabkan perubahan dinamika persaingan industri perbankan syariah. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan untuk menarik preferensi adalah pemasaran digital yang relevan, pengelolaan risiko reputasi yang baik, serta fasilitas yang mendukung.
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk (1) Mengetahui pengaruh pemasaran digital terhadap preferensi pada Bank Syariah Indonesia, (2) Mengetahui pengaruh risiko reputasi terhadap preferensi pada Bank Syariah Indonesia, (3) Mengetahui pengaruh fasilitas terhadap preferensi pada Bank Syariah Indonesia, (4) Mengetahui pengaruh pemasaran digital terhadap sikap pada Bank Syariah Indonesia, (5) Mengetahui pengaruh risiko reputasi terhadap sikap pada Bank Syariah Indonesia, (6) Mengetahui pengaruh fasilitas terhadap sikap pada Bank Syariah Indonesia, (7) Mengetahui pengaruh sikap terhadap preferensi pada Bank Syariah Indonesia, (8) Mengetahui pengaruh pemasaran digital terhadap preferensi melalui sikap pada Bank Syariah Indonesia (9) Mengetahui pengaruh risiko reputasi terhadap preferensi melalui sikap pada Bank Syariah Indonesia, (10) Mengetahui fasilitas terhadap preferensi melalui sikap pada Bank Syariah Indonesia.
Metode penelitian dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif dengan teknik analisis jalur dengan menggunakan variabel intervening. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan menggunakan teknik proportional random sampling dan ditemukan sampel sejumlah 400. Jenis data yang digunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan.
Hasil penelitian menunjukkan (1) Pemasaran digital berpengaruh signifikan terhadap preferensi pada Bank Syariah Indonesia, (2) Risiko reputasi berpengaruh signifikan terhadap preferensi pada Bank Syariah Indonesia, (3) Fasilitas tidak berpengaruh terhadap preferensi pada Bank Syariah Indonesia, (4) Pemasaran digital berpengaruh signifikan terhadap sikap pada Bank Syariah Indonesia, (5) Risiko reputasi berpengaruh signifikan terhadap sikap pada Bank Syariah Indonesia, (6) Fasilitas tidak berpengaruh terhadap sikap pada Bank Syariah Indonesia, (7) Sikap berpengaruh signifikan terhadap preferensi pada Bank Syariah Indonesia, (8) Pemasaran digital berpengaruh signifikan terhadap preferensi melalui sikap pada Bank Syariah Indonesia, (9) Risiko reputasi berpengaruh signifikan terhadap preferensi melalui sikap pada Bank Syariah Indonesia, (10) Fasilitas tidak berpengaruh terhadap preferensi melalui sikap pada Bank Syariah Indonesia
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ALJABAR SISWA KELAS VII MTs AL-MUSLIHUUN TLOGO KANIGORO BLITAR
Skripsi dengan judul “Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Aljabar Siswa Kelas VII MTs Al-Muslihuun Tlogo Kanigoro Blitar” ditulis oleh Afif Nala Masrurin, NIM 12204183096, Pembimbing Dr. Syaiful Hadi, M.Pd.
Kata Kunci: Problem Base Learning (PBL), Motivasi Belajar, Hasil Belajar.
Penenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Hal ini disebabkan adanya penggunaan metode ceramah dengan pembelajaran tidak berpusat kepada siswa melainkan siswa hanya dituntut untuk menghafal rumus. Tidak terlibatnya siswa dalam menemukan konsep matematika mengakibatkan minat belajar siswa rendah, sehingga diperlukan pembelajaran yang berpusat kepada siswa. Salah satunya yaitu Problem Based Learning (PBL) yaitu pembelajaran yang berpusat kepada siswa yang disususn menggunakan masalah nyata sebagai konteks belajar siswa.
Tujuan dari adanya penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi blajar siswa pada materi aljabar kelas VII MTs Al-Muslihuun Tlogo Kanigoro Blitar, 2) untuk mengetahui pengaruh Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi aljabar kelas VII MTs Al-Muslihuun Tlogo Kanigoro Blitar, 3) untuk mengetahui pengaruh Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada materi aljabar kelas VII MTs Al-Muslihuun Tlogo Kanigoro Blitar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Al-Muslihuun Tlogo Kanigoro Blitar sebanyak 122 Siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling dengan kelas 7.A sebagai kelas eksperimen dan kelas 7.B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket untuk mengukur motivasi siswa dan tes untuk mengukur hasil belajar siswa. Sedangkan teknis analisis data menggunakan uji t dan uji manova.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) ada pengaruh Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi blajar siswa pada materi aljabar kelas VII MTs Al-Muslihuun Tlogo Kanigoro Blitar, 2) ada pengaruh Problem Base Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi aljabar kelas VII MTs Al-Muslihuun Tlogo Kanigoro Blitar, 3) ada pengaruh Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada materi aljabar kelas VII MTs Al-Muslihuun Tlogo Kanigoro Blitar
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS 2 DI SDIT AL-ASROR TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Peserta Didik Kelas 2 di SDIT Al-Asror Tulungagung.” Ini ditulis oleh Lana Khairani Putri, NIM. 126205213206, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dosen Pembimbing Dr. Uswatun Hasanah, S.Pd.I., M.Pd.
Kata Kunci: Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Realistic Mathematics Education (RME), Pemahaman matematis.
Penelitian dan pengembangan ini didasarkan pada permasalahan pembelajaran matematika di sekolah dasar, di mana peserta didik cenderung menghafal rumus tanpa memahami konsep secara mendalam. Akibatnya, mereka kesulitan menerapkan matematika dalam situasi nyata. Ditambah bahan ajar yang bersifat prosedural dan kurang kontekstual, sehingga peserta didik tidak mampu menyelesaikan permasalahan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) yang menekankan pembelajaran kontekstual, dengan tujuan membantu siswa memahami konsep matematika secara lebih mandiri, bermakna, dan aplikatif.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) menjelaskan proses pengembanga LKPD berbasis pendekatan RME untuk meningkatkan pemahaman matematis peserta didik kelas 2 di SDIT Al-Asror Tulungagung, (2) Menjelasjan peningkatan pemahaman matematis peserta didik kelas 2 di SDIT Al-Asror Tulungagung setelah penggunaan LKPD berbasis pendekatan RME.
Pada penelitian dan pengembangan ini, menggunakan model ADDIE (Analysis, Desain, Development. Implementation, Evaluation) Pada tahap Analysis, peneliti menganalisis kebutuhan lapangan. Tahap Design dilakukan dengan merancang struktur dan isi LKPD berbasis RME. Selanjutnya, pada tahap Development, LKPD dikembangkan lalu divalidasi oleh ahli. Setelah itu, tahap Implementation dilakukan dengan menguji coba LKPD kepada peserta didik kelas 2 SDIT Al-Asror lalu analisis data pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan pemahaman matematis. Terakhir, pada tahap Evaluation, dilakukan analisis umpan balik dari peserta didik dan perbaikan produk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) LKPD berbasis RME dikembangkan berdasarkan analisis kebutuhan peserta didik, karakteristik, serta materi yang sesuai, yaitu geometri bangun datar. Produk LKPD mendapatkan skor 95% dari validator ahli pembelajaran matematika dan termasuk kriteria sangat valid dan layak digunakan. (2) Terjadi peningkatan skor rata-rata dari 73,75 pada pretest menjadi 94,17 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 31,49%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis RME dapat membantu peserta didik dalam memahami konsep matematika secara lebih konkret dan bermakna
THE EFFECTIVENESS OF USING LINGO-CLIP TOWARDS THE EIGHT-GRADE STUDENTS’ LISTENING SKILL AT MTS ABDULLOH KEDIRI
Hani’an Mari’a. Student ID Number. 126203212105. 2025. The Effectiveness of Using Lingo-Clip Towards the Eight-Grade Students’ Listening Skill at MTs Abdulloh Kediri. English Education Department. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Advisor: Dr. Nany Soengkono Madayani, SS., M.Pd. Keywords: Listening Skill, Media Digital, Lingo-Clip. English language skills are essential in the era of globalization and technological advancement. Based on previous research, in speaking English, it is important to master listening skills as a support for other aspects. For this reason, learning English requires active interaction and the right media. Previous research has shown that digitalization media is effective in English language learning. This study explores audio learning media, namely the Lingo-Clip application as an experiment, this aims to determine the effectiveness of the digital media of the Lingo-Clip application in the listening ability of grade VIII students of MTs Abdulloh Kediri. Based on this background, the formulation of the problem in this study is "Are there significant differences in the listening skills of eighth-graders before being taught using Lingo-Clip and after being taught using Lingo-Clip?". So it can be found out whether the Lingo-Clip application is effectively used in students' English learning significantly. This study uses a pre-experimental quantitative approach with a pre-test and post-test design. Data was collected by providing questions in the form of fill the blank of a song lyrics before and after treatment. Samples were taken using Purposive Sampling, involving 31 even semester students. Based on data analysis using SPSS 27.0 with the Wilcoxon Signed Ranks Test, a significant difference was found between pretest and posttest scores with a Z value of -4.433 and a significance level of p = 0.000, which shows that the majority of post-test scores are higher than pretest. These results indicate that the intervention with the Lingo-Clip application is effective in the learning outcomes of students VIII MTs Abdulloh Kediri, so it can be concluded that Lingo-Clip is an effective tool for learning Listening for grade VIII students of MTs Abdulloh Kediri