Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA SMA
Kemajuan teknologi dan sains menuntut dunia pendidikan di Indonesia untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Salah satu cara mencapainya adalah melalui literasi sains, yakni kemampuan memahami konsep ilmiah dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, literasi sains siswa di Indonesia masih rendah, sebagaimana ditunjukkan oleh skor Program for International Student Assessment (PISA). Rendahnya literasi sains ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk gaya belajar siswa yang seringkali tidak sesuai dengan pendekatan pembelajaran yang digunakan. David Kolb mengemukakan bahwa setiap jenis gaya belajar memiliki cara sendiri-sendiri untuk mengatasi permasalahan yang sedang dialami. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengetahui profil kemampuan literasi sains siswa pada materi kesetimbangan kimia. 2) Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan literasi sains siswa ditinjau dari gaya belajar yang berbeda.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis ex post facto kausal komparatif yang meneliti adakah perbedaan kemampuan literasi sains ditinjau dari gaya belajar tanpa adanya perlakuan yang diberikan oleh peneliti. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-A1 dan XI-A4 yang berasal dari populasi kelas XI SMA Negeri 1 Pakel berjumlah 50 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan pertimbangan siswa telah mempelajari materi kesetimbangan kimia serta kelas memiliki kondisi homogen secara akademik. Instrumen yang digunakan yaitu lembar soal kemampuan literasi sains, angket gaya belajar, dan wawancara tidak terstruktur. Analisis data hasil penelitian menggunakan statistika deskriptif dan statistika inferensial. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji prasyarat berupa uji normalitas, uji homogenitas, dan uji ANOVA satu arah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Profil kemampuan literasi sains siswa masih tergolong rendah yaitu dengan rata-rata nilai 58. 2) Untuk mengetahui terdapat hubungan atau tidak antara kemampuan literasi sains dengan gaya belajar didasarkan pada hasil uji ANOVA satu arah yang menunjukkan nilai Sig. sebesar 0,115 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan kemampuan literasi sains siswa ditinjau dari gaya belajar yang berbeda
PENEGAKAN KODE ETIK PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH2024 (Studi Kasus di Kabupaten Blitar)
Alifia Nursafa, 126103213257, Penegakan Kode Etik Panitia Pemilihan Kecamatan
Pada Pemilihan Kepala Daerah 2024 (Studi Kasus di Kabupaten Blitar),
Progam Studi Hukum Tatanegara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum,
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025,
Pembimbing: Muksin, M. H.
Kata Kunci: Penegakan kode etik, Pilkada.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya temuan bahwa sejumlah anggota
PPK diduga terlibat dalam kegiatan yang mendukung salah satu pasangan calon
(paslon) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blitar. Kegiatan tersebut
merupakan acara keagamaan yang di dalamnya terdapat unsur politik untuk
mendukung salah satu calon Wakil Bupati Kabupaten Blitar. Lambatnya respon
dari KPU menimbulkan kesan bahwa, KPU meremehkan Saran Perbaikan dari
Bawaslu.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana pelanggaran
kode etik PPK pada pilkada 2024 di Kabupaten Blitar? 2) Bagaimana penegakan
kode etik PPK pada pilkada 2024 di Kabupaten Blitar?. Tujuan penelitian ini 1)
Untuk mengetahui bagaimana pelanggaran kode etik PPK pada pilkada 2024 di
Kabupaten Blitar, 2) Untuk mengetahui bagaimana penegakan kode etik PPK pada
pilkada 2024 di Kabupaten Blitar.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
yuridis empiris dengan pendekatan kasus (case approach). Sumber data yang
digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan
wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah
pengumpulan data yang diperoleh di lapangan, kemudian penyajian data
selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan yang bisa menjawab permasalahan
yang ada dipenelitian yang sudah dirumuskan diawal.untuk pengecekan keabsahan
dengan cara membandingkan data yang didapat antara beberapa narasumber
kemudian dilakukan analisis dan juga diperiksa kebenarannya.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: 1) Pelanggaran kode etik PPK pada
Pilkada 2024 di Kabupaten Blitar. Bahwa beberapa anggota PPK dianggap
melanggar kode etik yang mengatur netralitas Penyelenggara Pemilu, yaitu
melanggar Pasal 8 huruf a Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Kode
Etik Dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pasal 6 ayat 2
huruf b Peraturan DKPP No. 3 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman
Perilaku Penyelenggara Pemilu. 2) Penegakan kode etik PPK pada Pilkada 2024 di
Kabupaten Blitar. KPU Kabupaten Blitar dengan memberikan sanksi tertulis
kepada lima anggota PPK berdasarkan Surat Keputusan KPU Kabupaten Blitar
Nomor 1357 Tahun 2024 Tentang Sanksi Pelanggaran Etik Anggota PPK Untuk
Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati Dan Wakil Bupati
Blitar Tahun 2024
PERCEPTION OF ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT STUDENTS ON PEER FEEDBACK IN ENHANCING CRITICAL THINKING AND SPEAKING ABILITIES AT UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG
Nafiq, Wafa Fitrotun. NIM 126203211079. 2025. Persepsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris terhadap Umpan Balik Teman Sebaya dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Berbicara di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Dr. H. Muh. Basuni, M.Pd.
Kata Kunci: Persepsi Siswa, Umpan Balik Teman Sebaya, Keterampilan Berbicara, Berpikir Kritis.
Kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris telah menjadi keterampilan yang sangat penting bagi siswa di Indonesia, terutama dalam lingkup profesional dan akademik. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam meningkatkan keterampilan berbicara mereka, akibat metode pengajaran yang cenderung bersifat satu arah dan kurangnya pengembangan keterampilan berbicara jika dibandingkan dengan keterampilan membaca dan menulis. Akibatnya, mahasiswa kesulitan dalam membangun rasa percaya diri dan mengatasi rasa takut melakukan kesalahan saat berbicara. Salah satu pendekatan untuk mengatasi masalah ini adalah melalui umpan balik teman sejawat. Meskipun banyak penelitian yang telah mengeksplorasi efektivitas dan persepsi terhadap umpan balik teman sejawat, penerapannya dalam keterampilan berbicara masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terhadap penggunaan umpan balik teman sejawat dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan berbicara.
Rumusan masalah yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah: Bagaimana persepsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris terhadap Umpan Balik Teman Sebaya dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Berbicara di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung? Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif, khususnya metode survei dengan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data dari 80 mahasiswa semester 6 dan 8 dari total populasi 410 mahasiswa, yang semuanya telah menyelesaikan empat mata kuliah berbicara yang diwajibkan. Survei ini terdiri dari 29 pernyataan dan menggunakan skala Likert 4 poin, dan analisis menggunakan SPSS 29.0 untuk mengukur persepsi siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi positif terhadap umpan balik teman sebaya. Mereka percaya adanya peningkatan dalam keterampilan berbicara, terutama dalam hal kelancaran, pengucapan, pengorganisasian konten, dan kepercayaan diri. Skor rata-rata tertinggi untuk keterampilan berbicara adalah pengucapan (3.50), diikuti oleh kepercayaan diri (3.42), kelancaran (3.41), dan pengorganisasian konten (3.35). Dalam hal berpikir kritis, umpan balik teman sebaya terbukti memiliki dampak signifikan pada kemampuan siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, merefleksikan, dan memecahkan masalah. Skor rata-rata tertinggi untuk berpikir kritis adalah refleksi (3.52), diikuti oleh analisis (3.46), evaluasi (3.40), dan pemecahan masalah (3.36).
Penelitian ini juga mendukung penerapan Teori Sosiokultural dan Kerangka Berpikir Kritis, menunjukkan bahwa umpan balik teman sebaya tidak hanya meningkatkan keterampilan bahasa, tetapi juga mendorong berpikir kritis. Siswa merasa bahwa umpan balik dari teman sebaya membantu mereka lebih terlibat dalam pembelajaran, merefleksikan kekuatan dan kelemahan mereka, serta meningkatkan kemampuan berbicara dan analisis. Namun, keterbatasan dari penelitian ini adalah penggunaan kuesioner sebagai satu-satunya metode pengumpulan data, yang mungkin tidak sepenuhnya dapat menggambarkan pengalaman dan persepsi siswa secara menyeluruh
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII DI MTS DARUSSALAM REJOTANGAN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Menggunakan Media Gambar Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII di MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung” ini ditulis oleh Vina Anisatul Fauziah, NIM. 126204213200, dengan pembimbing Dr. Sutopo, M.Pd.
Kata Kunci: Problem Based Learning, Media Gambar, dan Pemahaman Konsep Matematika.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematika siswa. Hal ini disebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang digunakan masih menggunnakan model pembelajaran konvensional yang biasanya berfokus pada pengertian kata-kata saja sehingga siswa menjadi pasif dan kesulitan untuk memahami konsep matematika. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran dan media yang tepat supaya pembelajaran berlangsung secara efektif. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model problem based learning dan menggunakan media gambar. Problem based learning merupakan model pembelajaran yang berpusat pada siswa dan guru sebagai fasilitator dengan pemberian masalah yang berhubungan dengan dunia nyata. Selain itu media gambar yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran dengan model problem based learning menjadikan siswa lebih mudah dalam memahami konsep matematika yang dipelajari.
Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning menggunakan media gambar terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII di MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung, dan 2) mengetahui besar pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning menggunakan media gambar terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII di MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitiannya menggunakan metode Quasi Experiment. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung. Cara pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Sampel yang digunakan adalah kelas VIII C dengan jumlah 35 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B dengan jumlah 35 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan uji Independent Sample T-Test dan uji Effect Size Cohen's.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning menggunakan media gambar terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII di MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung, dan 2) besar pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning menggunakan media gambar terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII di MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung adalah sebesar 1,126 yang termasuk dalam kategori besar
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KEPERCAYAAN NASABAH, DAN RELIGIUSITAS TERHADAP LOYALITAS NASABAH BANK SYARIAH MELALUI KEPUASAN NASABAH SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Tesis yang berjudul “Pengaruh Kualitas Pelayanan, Kepercayaan Nasabah, dan Religiusitas terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah dengan Kepuasan Nasabah sebagai Variabel Intervening” yang ditulis oleh Nur Afifah, dengan Pembimbing I Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si dan Pembimbing II Dr. H. Mashudi, M.Pd.I.
Kata Kunci: Loyalitas Nasabah, Kualitas Pelayanan, Kepercayaan Nasabah, Religiuisitas, dan Kepuasan Nasabah
Loyalitas nasabah bank syariah masih menjadi tantangan meskipun jumlah nasabah meningkat. Hal ini dipengaruhi oleh layanan yang kurang optimal, menurunnya kepercayaan, dan kesenjangan nilai religius. Kondisi ini menurunkan kepuasan nasabah. Karena itu, peningkatan layanan, kepercayaan, dan edukasi syariah diperlukan untuk mendorong kepuasan dan loyalitas nasabah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk menguji pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah, pengaruh Kepercayaan Nasabah terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah, pengaruh Religiusitas terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah, Kualitas Pelayanan, Kepercayaan Nasabah dan Religiusitas secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah, Kualitas Pelayanan berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Nasabah melalui Kepuasan Nasabah Bank Syariah, Kepercayaan Nasabah berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Nasabah melalui Kepuasan Nasabah Bank Syariah, Religiusitas berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Nasabah melalui Kepuasan Nasabah Bank Syariah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasinya nasabah bank syariah dengan jumlah nasabah terhitung bulan juli 2024 yaitu 46.966.701. Peneliti menggunakan rumus slovin untuk menentukan jumlah sampel serta teknik pengambilan sampel diambil menggunakan insidental sampling. Sumber data yang di gunakan peneliti ialah data primer yang diperoleh langsung dengan penyebaran kuisioner. Skala pengukurannya menggunakan skala likert serta analisis datanya peneliti menggunakan analisis jalur.
Hasil penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah, Kepercayaan Nasabah berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah, Religiusitas berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah, Kualitas Pelayanan, Kepercayaan Nasabah, dan Religiuisitas berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah, Kualitas Pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah melalui Kepuasan Nasabah, Kepercayaan Nasabah berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah melalui Kepuasan Nasabah, Religiuistas berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah melalui Kepuasan Nasabah. Implikasinya menegaskan pentingnya integrasi nilai syariah, pelayanan berkualitas, dan kepercayaan nasabah dalam membangun loyalitas. Loyalitas tidak cukup dibentuk oleh layanan teknis, tetapi juga oleh etika pegawai dan edukasi di tengah rendahnya kesadaran masyarakat. Bank syariah perlu mengembangkan sistem yang responsif terhadap nilai religius dan kebutuhan nasabah secara berkelanjutan
PRAKTIK JUAL BELI PRODUK PRO-ISRAEL DI KALANGAN MASYARAKAT MUSLIM BERDASARKAN FATWA DSN MUI NOMOR 83 TAHUN 2023 TENTANG HUKUM DUKUNGAN TERHADAP PERJUANGAN PALESTINA
Syfa Nabila Anwar, 126101211085, Judul skripsi Praktik Jual Beli Produk
Pro Israel Di Kalangan Masyarakat Muslim Berdasarkan Fatwa DSN
MUI Nomor 83 Tahun 2023 Tentang Hukum Dukungan Terhadap
Perjuangan Palestina, Jurusan Syariah, Progam Studi Hukum
Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum, Universitas
Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah 2025, Dosen Pembimbing
Abdul Khair Wattimena, M.H.
Kata Kunci : Jual Beli, Produk Pro-Israel, Fatwa DSN MUI Nomor 83
Tahun 2023, Masyarakat Muslim
Penelitian ini dilatar belakangi Konflik Palestina-Israel telah
memunculkan berbagai bentuk solidaritas global, salah satunya adalah
seruan boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan Israel. Dalam
konteks Indonesia, Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN
MUI) mengeluarkan Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 yang mewajibkan umat
Islam untuk mendukung perjuangan Palestina dan mengharamkan dukungan
terhadap pihak yang membantu agresi Israel, termasuk dalam bentuk
transaksi ekonomi. Namun, di tengah seruan tersebut, praktik jual beli
produk pro-Israel masih berlangsung di kalangan masyarakat Muslim.
Rumusan masalah: 1. Bagaimana pemahaman dan praktik jual beli
produk pro-Israel di kalangan masyarakat Muslim Kecamatan Bandung?
2. Bagaimana pemahaman dan implementasi Fatwa DSN MUI Nomor 83
Tahun 2023 oleh masyarakat dalam konteks jual beli produk pro-Israel?
Metode penelitian: yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif
dengan jenis penelitian empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap
masyarakat dan pelaku usaha di Kecamatan Bandung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. tingkat pemahaman
masyarakat Muslim di Kecamatan Bandung terhadap produk pro-Israel
masih rendah. Masyarakat, baik konsumen maupun pelaku usaha, umumnya
hanya mengetahui produk-produk yang sering disebut dalam kampanye
boikot tanpa memahami alasan hukumnya. Praktik jual beli produk proIsrael masih marak dilakukan karena alasan harga, kualitas, ketersediaan,
dan kebiasaan. Fatwa DSN MUI Nomor 83 Tahun 2023 belum sepenuhnya
memengaruhi perilaku konsumsi masyarakat akibat kurangnya sosialisasi,
rendahnya literasi agama, dan terbatasnya alternatif produk lokal. 2.
Pemahaman masyarakat Muslim di Kecamatan Bandung dalam konteks jual
beli terhadap Fatwa DSN MUI Nomor 83 Tahun 2023 juga masih rendah.
Masyarakat hanya mengetahui adanya seruan boikot tanpa memahami isi,
dasar hukum, dan konsekuensi syariatnya. Implementasi fatwa ini belum
optimal. Kewajiban mendukung perjuangan Palestina umumnya hanya
dipahami sebagai dukungan moral atau doa, bukan tindakan nyata sepertixxiv
boikot atau donasi. Larangan mendukung Israel juga belum dilaksanakan
secara maksimal, karena masyarakat lebih mengutamakan faktor ekonomi
dan kebiasaan konsumsi. Imbauan untuk menghindari produk pro-Israel
belum efektif, sebab masyarakat masih tergantung pada produk tersebut,
ditambah kurangnya informasi resmi dan lemahnya peran tokoh agama
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X DI SMA JAWAAHIRUL HIKMAH
Skripsi dengan judul “Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Biologi Kelas X di SMA Jawaahirul Hikmah” ini ditulis oleh Abidah Ardelia, NIM. 126208211001, pembimbing Dr. Eni Setyowati, S.Pd.,MM. Kata kunci: Implementasi, Kurikulum Merdeka Belajar, Pembelajaran Biologi Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi Kurikulum Merdeka sebagai langkah strategis dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Kurikulum ini memberikan keleluasaan bagi guru dalam merancang dan menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik serta kondisi sekolah. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti beban administrasi yang tinggi, keterbatasan sarana prasarana, dan kekurangan pada konten buku ajar. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan perencanaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran biologi kelas X di SMA Jawaahirul Hikmah. 2) Mendeskripsikan pelaksanaan kurikulum merdeka pada pembelajaran biologi kelas X di SMA Jawaahirul Hikmah. 3) Mendeskripsikan evaluasi kurikulum merdeka pada pembelajaran biologi kelas X di SMA Jawaahirul Hikmah. 4) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran biologi kelas X di SMA Jawaahirul Hikmah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru biologi dan siswa kelas X di SMA Jawaahirul Hikmah Tulungagung. Data yang didapat dianalisis dengan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran biologi kelas X di SMA Jawaahirul Hikmah telah terlaksana dengan baik. Guru telah menyusun dokumen Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta modul ajar yang disesuaikan dengan kondisi sekolah yang tetap mengacu pada Platform Merdeka Mengajar. 2) Implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran biologi kelas X di SMA Jawaahirul Hikmah telah cukup baik terlaksana. Guru melakukan tiga tahapan utama, yaitu kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Guru juga menggunakan metode pembelajaran yang variatif seperti tanya jawab, kerja kelompok, presentasi, dan proyek. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan modul ajar, meskipun pada beberapa kesempatan terdapat penyesuaian metode untuk menyesuaikan kondisi kelas. Guru juga mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran, seperti gotong royong, religius, dan berkebhinekaan global. 3) Evaluasi kurikulum merdeka pada pembelajaran biologi kelas X di SMA Jawaahirul Hikmah dilakukan guru melalui asesmen formatif dan sumatif. Guru juga memantau perkembangan siswa selama pembelajaran serta dari hasil tugas atau proyek yang dikerjakan siswa. 4) Faktor pendukung implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Jawaahirul xxv Hikmah antara lain adalah sikap adaptif guru terhadap perubahan kurikulum, penggunaan metode pembelajaran yang variatif menyesuaikan karakter para siswa, serta penerapan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila yang dibiasakan melalui kegiatan sehari-hari di dalam kelas. Serta faktor penghambatnya meliputi beban administrasi guru yang tinggi (CP, TP, ATP, modul ajar, dan diklat), keterbatasan sarana prasarana seperti laboratorium IPA yang dalam proses rehabilitasi juga laboratorium komputer yang penggunaanya terbatas, serta tuntutan sekolah yang membatasi akses gadget
PENGARUH MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV MATA PELAJARAN FIQIH DI MI TARBIYATUSSIBYAN TANJUNG KALIDAWIR
Skripsi yang berjudul “Pengaruh Penggunaan Media Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Mata Pelajaran Fiqih di MI Tarbiyatussibyan Tanjung Kalidawir” yang ditulis oleh Istiqomah Puji Lestari, NIM. 12205183296, Dosen Pembimbing Dra. Siti Zumrotul Maulida, M.Pd.I. Kata Kunci: Hasil Belajar, Motivasi, Video Pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa siswa yang mendapatkan nilai dibawah kriteria ketuntasan minimal pada mata pelajaran fiqih. Mata pelajaran fiqih memiliki peranan penting bagi kehidupan sehari-hari manusia sehingga perlu adanya suatu upaya agar materi pembelajaran fiqih tersebut dapat benar-benar dipahami oleh siswa. Pembekalan materi yang baik dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran fiqih serta memudahkan siswa dalam mengaplikasikan materi yang mereka dapat dalam kehidupan sehari-hari. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah pengaruh media video pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa kelas IV mata pelajaran fiqih di MI Tarbiyatussibyan Tanjung Kalidawir. (2) Bagaimanakah pengaruh media video pembelajaran terhadap hasil belajar siswa kelas IV mata pelajaran fiqih di MI Tarbiyatussibyan Tanjung Kalidawir. (3) Bagaimanakah pengaruh media video pembelajaran dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar mata pelajaran fiqih pada siswa kelas IV di MI Tarbiyatussibyan Tanjung Kalidawir. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian asosiatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Sumber data yang diteliti berdasarkan pengujian angket dan pre post test. Populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV di MI Tarbiyatussibyan Tanjung Kalidawir yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Terdapat pengaruh penggunaan media video pembelajaran dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV mata pelajaran fiqih di MI Tarbiyatussibyan Tanjung Kalidawir. (2) Terdapat pengaruh penggunaan media video pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV mata pelajaran fiqih di MI Tarbiyatussibyan Tanjung Kalidawir. 3) Berdasarkan uji F didapatkan nilai signifikasi sebesar 0.03 ≤ 0.05 yang berarti memiliki pengaruh signifikan X. Nilai F hitung ≥ F tabel sebesar 3.556 ≥ 3.44 yang berarti memiliki pengaruh signifikan X. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai signifikansi uji serempak (uji F) diperoleh nilai 3,556, dengan demikian nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil daripada probabilitas α yang ditetapkan (0,03 < 0,05). Sehingga disimpulkan adanya pengaruh penggunaan media video pembelajaran dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV mata pelajaran fiqih di MI Tarbiyatussibyan Tanjung Kalidawir
PENGARUH PEMBIAYAAN IJARAH, MURABAHAH, DAN MUDHARABAH TERHADAP PERTUMBUHAN ASET BANK SYARIAH DI INDONESIA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL PERIODE 2019-2023
Skripsi dengan judul “Pengaruh Pembiayaan Ijarah, Murabahah, dan Mudharabah terhadap Pertumbuhan Aset Bank Syariah di Indonesia dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional Periode 2019-2023” ini ditulis oleh Muhammad Lubis Saputra, NIM. 126401212059, dengan pembimbing Dr. Muniri, M.Pd.
Kata Kunci: Pembiayaan, Ijarah, Murabahah, Mudharabah, Aset, Ekonomi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh produk bank syariah yaitu pembiayaan sewa dengan produk ijarah, jual beli dengan produk murabahah, serta bagi hasil dengan produk mudharabah yang semakin meningkat yang berdampak pada pertumbuhan aset yang dimiliki oleh bank syariah serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam hal ini peneliti menghubungkan pengaruh pembiayaan ijarah, murabahah, dan mudharabah, terhadap pertumbuhan aset bank syariah di Indonesia dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk menguji pengaruh pembiayaan Ijarah terhadap pertumbuhan aset bank syariah, (2) untuk menguji pengaruh pembiayaan Murabahah terhadap pertumbuhan aset bank syariah, (3) untuk menguji pengaruh pembiayaan Mudharabah terhadap pertumbuhan aset bank syariah, (4) untuk menguji pengaruh pembiayaan Ijarah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, (5) untuk menguji pengaruh pembiayaan Murabahah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, dan (6) untuk menguji pengaruh pembiayaan Mudharabah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan triwulan Bank Umum Syariah di Indonesia dan laporan laju pertumbuhan ekonomi nasional periode 2019-2023. Populasi yang digunakan adalah seluruh laporan keuangan bank umum syariah di Indonesia dan seluruh indikator laju pertumbuhan ekonomi nasional pada periode 2019-2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling mengambil laporan data pembiayaan ijarah, murabahah, dan mudharabah, total aset dan laporan indikator PDB. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS Versi 25, serta didukung dengan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas), uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis.
Hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pembiayaan Murabahah dan Mudharabah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan aset bank syariah, sedangkan pembiayaan Ijarah tidak berpengaruh signifikan. Untuk pertumbuhan ekonomi nasional, pembiayaan Ijarah, murabahah, dan Mudharabah masing- masing tidak berpengaruh signifikan
ETIKA KERJA ETNIS MUSLIM JAWA DAN CHINA UNTUK MEWUJUDKAN KEBERLANJUTAN BISNIS SYARIAH (Studi Kasus Di Pasar Lamongan Baru Jawa Timur)
Skripsi dengan judul “Etika kerja Etnis Muslim Jawa dan China untuk Mewujudkan Keberlanjutan Bisnis Syariah ( Studi kasus di Pasar Lamongan Baru Jawa Timur)” ini ditulis oleh Yosi Emilia Safira, Ekonomi Syariah, NIM. 126402211075 Tahun 2025, dibimbing oleh Dyah Pravitasari S.E., M.S.A.
Kata Kunci: Etika Kerja, Etnis, Keberlanjutan Bisnis
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika kerja etnis Muslim Jawa dan China dalam rangka mewujudkan keberlanjutan bisnis syariah di Pasar Lamongan Baru, Jawa Timur. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa kedua etnis tersebut memiliki karakteristik budaya dan religiusitas yang berbeda namun mampu meraih tingkat kesuksesan bisnis yang relatif setara. Studi ini menyoroti bagaimana etika kerja yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, dan anti riba diinternalisasi secara berbeda oleh kedua etnis.
Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana Penerapan Etika Kerja antara Etnis Muslim Jawa dan China untuk Mewujudkan Keberlanjutan Bisnis Syariah Di Pasar Baru?, (2) Bagaimana Upaya mewujudkan Keberlanjutan Implementasi Bisnis Syariah, Apakah dalam penerapanya terdapat kendala?, dan (3) Bagaimana Kendala dan Solusi Etika Kerja Etnis Muslim Jawa dan China Untuk Mewujudkan Keberlanjutan Bisnis Syariah?.
Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah studi lapangan (field research). Studi lapangan adalah pendekatan yang melibatkan pengumpulan data secara langsung dari lingkungan atau lokasi kejadian fenomena yang diteliti. Teknik Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan secara terstruktur kepada Kepala unit Pelaksanaan Teknis Daerah Pasar Lamongan Baru, Kepala Bagian Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, pedangan pasar, dan konsumen. Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan metode triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pedagang Muslim Jawa menekankan nilai religius seperti keikhlasan, kesabaran, dan kejujuran dalam berdagang sebagai bentuk ibadah. Sementara pedagang Muslim China lebih menonjolkan etos kerja berupa kedisiplinan, efisiensi, dan tanggung jawab keluarga. Meski berbeda pendekatan, keduanya menunjukkan integritas yang mendukung keberlanjutan bisnis syariah; (2) Muslim Jawa menekankan keberkahan dalam usaha, sedangkan China fokus pada hasil terukur dan inovasi. Kendala utama meliputi keterbatasan adopsi teknologi (pada etnis Jawa) dan minimnya interaksi sosial lintas etnis (pada etnis China), serta potensi konflik karena perbedaan budaya kerja; dan (3) Muslim Jawa diharapkan lebih terbuka terhadap inovasi, sedangkan Muslim China memperluas relasi sosial dan memahami nilai lokal. Pendekatan inklusif ini mendorong integrasi etika kerja menuju bisnis syariah yang berkelanjutan