Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
PENGARUH PROGRAM LITERASI DIGITAL SIBERKREASI TERHADAP KESENJANGAN PENGETAHUAN INFORMASI BAGI FOLLOWERS MELALUI INSTAGRAM SIBERKREASI
Ditulis oleh Dhia Hayyu Iftina, 2024, “Pengaruh Program Literasi Digital
Siberkreasi Terhadap Kesenjangan Pengetahuan Informasi Bagi Followers melalui
Instagram Siberkreasi”. Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam,
Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung, dengan pembimbing Nurul Setyawati Handayani, M.A.
Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena adanya kesenjangan informasi
yang ada pada masyarakat. Literasi digital dinilai penting dalam perkembangan era
revolusi saat ini, melibatkan kemampuan mencari, menilai, dan menggunakan
informasi secara bijak. Namun, masyarakat Indonesia dinilai cukup terampil dalam
penggunaan perangkat digital, namun tidak cukup produktif, sehingga
menimbulkan kesenjangan pengetahuan informasi. Program Siberkreasi inisiatif
literasi digital untuk menjangkau sebanyak mungkin masyarakat dan mendekatkan
mereka pada pentingnya literasi digital. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
bagaimana pengaruh program literasi digital Siberkreasi terhadap kesenjangan
pengetahuan informasi bagi followers melalui Instagram Siberkreasi. Metode
penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel
100 diambil dari Populasi pengikut Instagram Siberkreasi tahun 2024 sebanyak
280.000 pengikut denganmenggunakan teknik Probability Sampling melalui sistem
Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi
digital Siberkreasi berpengaruh signifikan terhadap kesenjangan pengetahuan
informasi, dengan bukti nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Maka hipotesis H0 ditolak
dan hipotesis HI diterima. Kesimpulan dengan program literasi digital Siberkreasi
yang baik, akan mampu mengurangi kesenjangan pengetahuan informasi, terutama
di kalangan pengikut Instagram Siberkreasi.
Kata kunci: Kesenjangan Informasi, Literasi Digital, Siberkreas
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENGGUNAAN MOBIL BARANG YANG MENGANGKUT ORANG DI KABUPATEN TRENGGALEK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN (Studi Kasus Di Satuan Lalu Lintas Polres Kabupaten Trenggalek)
Skripsi dengan judul “Penegakan Hukum Terhadap Penggunaan Mobil Barang yang
Mengangkut Orang di Kabupaten Trenggalek Berdasarkan Undang-Undang
Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Studi Kasus
di Satuan Lalu Lintas Polres Kabupaten Trenggalek)”ini disusun oleh Astika
Amalia Perdan dengan NIM. 126103212172, Pembimbing Dr. Syamsul
Umam S.H.I., M.H.
Kata Kunci : Penegakan Hukum, Penggunaan Mobil Barang yang Mengangkut Orang,
Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009.
Penelitian ini dilatar belakangi dengan masih maraknya penggunaan mobil
barang untuk mengangkut orang di Kabupaten Trenggalek, padahal dalam peraturan
Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tertera
bahwasanya penggunaan mobil barang tidak diperbolehkan untuk mengangkut orang,
sehingga hal ini menjadi dasar dari peneliti tentang bagaiamana penegakan hukum
terhadap penggunaan mobil barang untuk mengangkut orang.
Rumusan Masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1) Apa saja
faktor-faktor masyarakat Kabupaten Trenggalek menggunakan mobil barang untuk
mengangkut orang? 2) Bagaimana upaya penanganan Kepolisan Kabupaten Trenggalek
dalam menanggulangi penggunaan mobil barang untuk mengangkut orang ?
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif
yuridis-empiris dan jenis pendekatanya deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data
yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara, observasi dan dokumentasi.
Sedangkan analisis data yang digunakan tahapan pengumpulan data, pengolahan data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1)
Faktor-faktor Masyarakat Kabupaten Trenggalek Menggunakan Mobil Barang Untuk
Mengangkut Orang yang pertama dipengaruhi oleh faktor dari masyarakat yaitu terutama
di pedasaan yang sudah kebiasaan menggunakan mobil barang untuk mengangkut orng
sekaligus saat kepasar maupun hajatan. Kenapa tidak menggunakan kendaraan yang lain
seperti elf karena kendaraan seperti elf dianggap kurang bisa untuk mengangkut barang
dalam jumlah yang banyak dari pasar. Faktor yang lainya yaitu dari intansi penegak
hukum, Satlantas Polres Trenggalek masih memiliki rasa kamanusiaan yang
menumbuhkan simpati terhadap masyarakat.. Keterbatasan sosialisasi juga merupakan
salah satu faktor, karena sosialisasi Dinas Perhubungan hanya saat pengujian kendararaan
6 bulan sekali dan hanya ditempeli stiker “Dilarang Mengangkut Orang” kurangnya
anggaran sosialiosasi tidak bisa mencakup sampai desa-desa. 2) Upaya penanganan
Kepolisan Kabupaten Trenggalek Dalam Menanggulangi penggunaan Mobil Barang
Untuk Mengangkut Orang dengan cara sosialisasi ke pasar-pasar terutama sopir pick up
dengan diadakanya peringatan dan teguran sebanyak satu sampai dua kali lalu akan
ditindak lanjuti dengan tegas sesuai dengan Pasal 303 UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang
Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pihak Dinas perhubungan juga melakukan sosialisasi
tapi hanya 6 bulan sekali saat pengecekan ijin berkala, namun keefektifitasan penegakan
hukum masih terkendala oleh faktor budaya masyarakat, dan pertimbangan kemanusian
pada intansi penegak hukum maupun keterbatasan anggaran untuk sosialisasi. Penilangan yang dilakukan juga tidak langsung melainkan diberlakukanya teguran satu sampai dua
kali, hal ini membuktikan kurang tegasnya penegakan hukum. Maka diperlukanya
kebijakan sosialisasi yang lebih giat dan untuk intansi penegaak hukum lebih tegas dalam
menangani pelanggaran hukum yang terjadi, karena hukum tidak akan efektif jika
masyarakat kurang akan kesadaran hukum
TANGGUNG JAWAB HUKUM TERHADAP KERUSAKAN RENTAL MOBIL DALAM PRESPEKTIF FIQH MUAMALAH DAN KUH PERDATA (Studi Pada UD. MALINDO JAYA dan PT. RAGEL ARTHA JAYA)
ABSTRAK
Venna Cuncun Heppy Putri Purtiwi, NIM 126101212157, “Tanggung Jawab
Hukum Terhadap Kerusakan Rental Mobil Dalam Prespektif Fiqh
Mualamah dan KUH Perdata (Studi Pada di UD Malindo Jaya dan PT
Ragel Artha Jaya), Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas
Syariah Dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung,
2025, Pembimbing Hiba Fajarwati., S.H., LL.M
Kata kunci : Fiqh Muamalah, Rental Mobil, Pertanggungjawaban, Ganti Rugi,
Ijarah, KUHPerdata.
Perkembangan ekonomi dan meningkatnya mobilitas masyarakat di era
modern menjadikan transportasi sebagai kebutuhan utama. Salah satu solusi yang
banyak digunakan adalah layanan rental mobil, yang memberikan kemudahan
bagi individu yang tidak memiliki kendaraan pribadi atau yang membutuhkan
kendaraan untuk kebutuhan tertentu, seperti bisnis, pariwisata, atau kegiatan
lainnya. Bisnis rental mobil juga menjadi peluang usaha yang menguntungkan di
sektor jasa transportasi. Namun, bisnis ini memiliki tantangan, salah satunya
adalah risiko kerusakan atau kecelakaan kendaraan yang disewa. Dalam
praktiknya, sering terjadi sengketa mengenai pihak yang bertanggung jawab atas
biaya perbaikan atau mekanisme ganti rugi yang harus diterapkan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mekanisme
pertanggungjawaban atas kerusakan kendaraan rental dalam perspektif hukum
ekonomi syariah dan KUHPerdata. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
1) Bagaimana mekanisme pertanggungjawaban dalam layanan penyewaan di
Malindo Jaya dan PT. Ragel Artha Jaya? 2) Bagaimana penyelesaian sengketa
kerusakan rental mobil menurut prinsip Fiqh Muamalah? 3) Bagaimana
penyelesaian kerusakan rental mobil menurut prinsip KUHPerdata?
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan
pendekatan normatif dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi,
wawancara, studi literatur, serta analisis dokumentasi dari berbagai sumber seperti
jurnal, fatwa ulama, serta kebijakan hukum terkait sewa-menyewa kendaraan.
Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan editing, classifying, analyzing, dan
concluding.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: UD Malindo Jaya lebih
mengedepankan pendekatan musyawarah dan kekeluargaan dalam menyelesaikan
sengketa. Tanggung jawab penyewa atas kerusakan kendaraan ditentukan
berdasarkan tingkat kelalaian dan kondisi ekonomi penyewa. Dalam banyak
kasus, jika kerusakan tidak disebabkan oleh kelalaian penyewa secara langsung,
maka biaya perbaikan ditanggung bersama, atau ditangani melalui klaim asuransi
jika tersedia. Pendekatan ini tidak terlalu menekankan pada perjanjian tertulis
secara rinci. Sementara itu, PT Ragel Artha Jaya memiliki sistem kontrak tertulis
yang ketat. Dalam skema self-drive, penyewa wajib menanggung seluruh
kerusakan kendaraan karena dianggap bertanggung jawab penuh sejak kendaraanxiii
diterima. Sedangkan dalam skema sewa dengan sopir, tanggung jawab atas
kerusakan ditanggung perusahaan, kecuali jika terdapat bukti kelalaian penyewa.
Perusahaan ini juga menerapkan penalti atau denda sesuai perjanjian.
Dari perspektif fiqh muamalah, mekanisme yang diterapkan oleh UD
Malindo Jaya lebih sesuai karena mencerminkan prinsip-prinsip keadilan (‘adl),
kebaikan (ihsan), dan tolong-menolong (ta’awun), serta memperhatikan kondisi
penyewa yang sedang kesulitan. Ini juga sejalan dengan akad ijarah, di mana
tanggung jawab atas kerusakan dibebankan sesuai dengan tingkat kesalahan pihak
penyewa. Sementara itu, dari perspektif KUHPerdata, PT Ragel Artha Jaya
menerapkan prinsip wanprestasi dan tanggung jawab hukum berdasarkan Pasal
1313 KUHPerdata tentang perjanjian serta Pasal 1365 tentang perbuatan melawan
hukum. Hal ini memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi perusahaan,
namun kurang fleksibel dalam konteks sosial-ekonomi
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA KELAS XI PADA MATERI LAJU REAKSI DI SMAN 1 GROGOL
Hasil PISA tahun 2022 menunjukkan bahwa tingkat kemampuan siswa dalam aspek literasi, sains, dan matematika (numerasi) telah mengalami peningkatan. Meskipun demikian, secara keseluruhan masih menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih berada pada kategori rendah, khususnya pada kemampuan literasi numerasi siswa di Indonesia. Kemampuan literasi numerasi siswa merupakan salah satu kemampuan yang perlu dilatih dan dikembangkan. Kemampuan ini tidak hanya berfokus pada konsep matematika dan perhitungan saja, namun juga berkaitan dengan proses penyelesaian masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan penerapan konsep perhitungan. Secara spesifik, tingkat kemampuan literasi numerasi di setiap sekolah di Indonesia belum teridentifikasi, khususnya pada materi kimia laju reaksi. Terlebih penelitian terkait analisis kemampuan literasi numerasi siswa pada materi kimia masih jarang dilakukan, terutama pada materi laju reaksi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan literasi numerasi siswa khususnya pada materi laju reaksi.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI – 2, XI – 3, dan XI – 4 di SMAN 1 Grogol yang telah mempelajari materi laju reaksi dengan total sejumlah 60 siswa. Instrumen penelitian ini berupa instrumen tes kemampuan literasi numerasi berbentuk uraian (essay) sebanyak 20 butir soal. Instrumen tersebut telah divalidasi oleh dosen kimia UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan guru kimia di SMAN 1 Grogol dengan hasil validasi sebesar 98%. Hasil validitas empiris yang dilakukan di kelas XI-1 menunjukkan bahwa dari 30 soal yang digunakan, terdapat 20 soal yang valid dan 10 soal yang tidak valid. Adapun hasil uji reliabilitas menggunakan uji Cronbach’s Alpha sebesar 0,817 dengan kategori sangat tinggi. Hasil uji tingkat kesukaran soal menunjukkan sebanyak 10 soal berkategori mudah, 13 soal berkategori sedang, dan 7 soal berkategori sukar. Adapun pada analisis daya beda soal, sebanyak 7 soal berkategori jelek sekali, 5 soal berkategori jelek, 6 soal berkategori cukup, 7 soal berkategori baik, dan 5 soal berkategori baik sekali. Data penelitian dianalisis berdasarkan kombinasi jawaban siswa pada tes uraian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat kemampuan literasi numerasi siswa pada materi laju reaksi masih berada pada kategori rendah atau masih kurang dengan persentase hasil sebesar 37,74%. Ditinjau berdasarkan indikator kemampuan literasi numerasi, pada indikator pertama yaitu mampu menganalisis informasi berupa tabel, grafik, diagram dan bagan hasil persentase rata-ratanya sebesar 47,09%; pada indikator kedua yaitu menggunakan angka dan simbol sebesar 36,07%; sedangkan pada indikator ketiga yaitu menafsirkan hasil analisis untuk mengambil keputusan sebesar 34,28%. Jika ditinjau berdasarkan jenis kelaminnya, siswa laki-laki sebesar 39,61% dan siswa perempuan sebesar 37,06%. Apabila ditinjau berdasarkan Aspek Kognitif dalam Taksonomi Bloom, kemampuan siswa pada tingkatan C3 sebesar 29,70%, tingkatan C4 sebesar 50,44%, tingkatan C5 sebesar 32,08%, dan tingkatan C6 sebesar 21,50%. Hasil penelitian ini memberikan implikasi yang sangat penting terutama dalam upaya pengembangan dan peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa di Indonesia khususnya pada pembelajaran kimia
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBASIS WEB WORDWALL TERHADAP PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER TIGA VARIABEL (SPLTV) DI KELAS X MAN KOTA BLITAR
Skripsi dengan judul Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Berbasis Web Wordwall Terhadap Pemahaman Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel (SPLTV) Di Kelas X Man Kota Blitar ini ditulis oleh Fanny Audilia Via Yuanita, NIM. 126204213182, dengan pembimbing Dr. Muniri,M.Pd.
Kata kunci : model pembelajaran kooperatif, STAD, web wordwall, pemahaman siswa, SPLTV.
Pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan menjadi kebutuhan penting guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Salah satu inovasi yang digunakan adalah Wordwall, media berbasis web yang dapat digunakan dalam model pembelajaran kooperatif. Kurang optimalnya pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika menjadi salah satu permasalahan yang sering dihadapi di lingkungan pendidikan, khususnya di jenjang SMA/MA. Kurangnya variasi dalam penggunaan media pembelajaran dan dominasi metode konvensional membuat siswa kurang tertarik dan tidak aktif dalam proses belajar. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dan interaktif, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi berbasis web seperti Wordwall dalam model pembelajaran kooperatif tipe STAD.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui adakah Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Berbasis Web Wordwall Terhadap Pemahaman Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel (SPLTV) Di Kelas X Man Kota Blitar (2) Untuk mengukur ke efektif penggunaan model pembelajaran kooperatif berbasis dalam meningkatkan tingkat pemahaman siswa di kelas 10 MAN Kota Blitar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah Eksperimental Semu (Quasi Experimental) dengan Post-Test Only Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah dua kelas 10 yang dipilih secara acak, satu kelas sebagai kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan model pembelajaran kooperatif berbasis web wordwall, dan satu kelas sebagai kelompok kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji diskriptif, uji t-test, dan effect size
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran dengan pendekatan model pembelajaran kooperatif berbasis web wordwall untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa di kelas 10 MAN Kota Blitar dengan nilai Sig. (2-tailed) = 0.000 yang lebih kecil dari 0.05 (0,000 -4,486. (2) Berdasarkan uji effect size pendekatan model pembelajaran kooperatif berbasis web wordwall untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa di kelas 10 MAN Kota Blitar memiliki tingkat keefektifan sebesar 1,14126
STRATIFIKASI SOSIAL PEREMPUAN SINGLE MOTHER DALAM PEMENUHAN NAFKAH KELUARGA (Studi Kasus di Pabrik Rokok Fajar Berlian Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung)
Nava Devi Pratamasari, 126102213278, Stratifikasi Sosial Perempuan Single Mother dalam Pemenuhan Nafkah Keluarga (Studi Kasus di Pabrik Rokok Fajar Berlian Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Dr. Munir, M.Hum.
Kata kunci: stratifikasi sosial, single mother, nafkah keluarga, pabrik rokok.
Fenomena meningkatnya jumlah perempuan yang menjalani peran sebagai single mother telah menjadi bagian nyata dari dinamika sosial masyarakat saat ini. Kondisi ini berdampak langsung pada struktur keluarga yang tidak lagi utuh, sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan signifikan dalam pembagian peran di dalam keluarga. Ketidakhadiran pasangan menjadikan perempuan dalam posisi ini menghadapi tantangan ganda, baik dalam aspek ekonomi maupun sosial. Perempuan yang menjadi single mother harus memikul tanggung jawab ganda, yakni menjalankan fungsi domestik sekaligus fungsi publik. Tanggung jawab domestik mencakup pengelolaan rumah tangga, seperti membersihkan rumah, memasak, mencuci, serta merawat dan mendidik anak. Sementara itu, peran publik mereka diwujudkan dalam bentuk aktivitas mencari nafkah melalui pekerjaan seperti bertani, menjadi karyawan pabrik, atau berdagang kecil-kecilan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini: 1) Bagaimana peran perempuan single mother dalam pemenuhan nafkah keluarga di Pabrik Rokok Fajar Berlian Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung, 2) Bagaimana stigma sosial yang dialami perempuan single mother di Pabrik Rokok Fajar Berlian, 3) Bagaimana analisis teori stratifikasi sosial menurut Siti Khadijah terhadap posisi perempun single mother pencari nafkah di Pabrik Rokok Fajar Berlian. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan peran perempuan single mother dalam pemenuhan nafkah keluarga di Pabrik Rokok Fajar Berlian; 2) mendeskripsikan stigma sosial yang dialami perempuan single mother di Pabrik Rokok Fajar Berlian; 3) menganalisis teori stratifikasi sosial menurut Siti Khadijah terhadap posisi perempun single mother pencari nafkah di Pabrik Rokok Fajar Berlian
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan studi kasus. Data primer dikumpulkan dari informan menggunakan teknik observasi, wawancara terstruktur secara langsung dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh peneliti dari buku, jurnal dan sumber lain yang berhubungan baik langsung maupun tidak langsung dengan judul dan pokok bahasan kajian penelitian ini, sehingga mempunyai relevansi dengan permasalahan yang dikaji.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Perempuan single mother di Pabrik Rokok Fajar Berlian memegang peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus kepala keluarga. Meskipun bekerja dengan sistem borongan dan penghasilan terbatas, mereka tetap menunjukkan tanggung jawab dan dedikasi tinggi demi memenuhi kebutuhan anak serta membangun kehidupan yang mandiri tanpa kehadiran pasangan. Lingkungan kerja cukup mendukung, namun peluang untuk mobilitas karier masih sangat terbatas, 2) Dalam kehidupan sosial, mereka masih menghadapi stigma yang bersumber dari budaya patriarki, baik di tempat kerja maupun lingkungan tempat tinggal. Namun, semangat kerja yang tinggi menjadi bentuk perlawanan terhadap marginalisasi sosial. Beberapa dari mereka berhasil membalik stigma tersebut melalui pencapaian dalam pengasuhan anak dan kemandirian ekonomi, 3) Berdasarkan stratifikasi sosial, yang menjadi kerangka utama dalam melihat posisi perempuan single mother di Pabrik Rokok Fajar Berlian, yang menunjukkan pelapisan sosial berbasis ekonomi, gender, dan status keluarga. Meskipun menempati lapisan bawah dalam struktur masyarakat, mereka tetap menjalankan peran penting sebagai pencari nafkah utama. Tokoh Siti Khadijah dijadikan rujukan historis yang membuktikan bahwa perempuan mampu menembus batas-batas sosial melalui kemandirian, kepemimpinan, dan kekuatan ekonomi. Nilai-nilai tersebut menjadi inspirasi bagi perempuan single mother untuk memperjuangkan posisi sosial yang lebih setara melalui kerja keras, ketekunan, dan dukungan lingkungan
PENGARUH CURRENT RATIO (CR), RETURN ON ASSET (ROA), PRICE EARNING RATIO (PER), DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX PERIODE 2021-2024
Skripsi dengan judul “Pengaruh Current Ratio (CR), Return On Asset
(ROA), Price Earning Ratio (PER), Dan Debt to Equity Ratio (DER) Terhadap
Return Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Jakartaa Islamic Index Periode
2021-2024” yang ditulis oleh Winati Putri Wardani, NIM. 126406212099, Program
Studi Manajemen Keuangan Syariah Jurusan Bisnis dan Manajemen Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung dengan pembimbing Prof. Dr. H. Dede Nurohman, M. Ag.
Kata Kunci: Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Price Earning Ratio, Return On
Asset, Return Saham
Penelitian ini dilatarbelakangi karena terjadinya fluktuasi return saham
pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index dari tahun 2021-2024.
Return saham dipengaruhi oleh faktor mikro ekonomi. Untuk mencapai keuntungan
yang optimal, investor perlu melakukan analisis terhadap faktor-faktor tersebut
sebelum membuat keputusan investasi. Namun, investor seringkali mengalami
kesulitan dalam menentukan keputusan investasi yang tepat. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Current Ratio (CR), Return On
Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER) dan Debt to Equity Ratio (DER)
berpengaruh secara simultan terhadap Return Saham pada perusahaan yang
terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2021-2024, dan serta untuk menguji
pengaruh Current Ratio (CR), Return On Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER)
dan Debt to Equity Ratio (DER) secara parsial terhadapa Return Saham pada
perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2021-2024.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian
asosiatif. Populasi yang digunakan yaitu perusahaan yang terdaftar di Jakarta
Islamic Index dari tahun 2021-2024. Penelitian ini menggunakan teknik
pengambilan sampel purposive sampling dan mendapatkan 17 perusahaan sebagai
sampel, yang telah memenuhi kriteria. Data sekunder diperoleh dari laporan
keuangan perusahaan yang dipublikasikan di situs resmi perusahaan, dan
pengolahan data dilakukan menggunakan bantuan software E-views 12. Teknik
analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) secara simultan CR, ROA,
PER dan DER berpengaruh signifikan terhadap return saham pada perusahaan yang
terdaftar di JII Periode 2021-2024, (2) tidak terdapat pengaruh secara signifikan
dari CR terhadap return saham pada perusahaan yang terdaftar di JII Periode 2021
2024, (3) terdapat pengaruh positif signifikan dari ROA terhadap return saham pada
perusahaan yang terdaftar di JII Periode 2021-2024, (4) terdapat pengaruh positif
signifikan dari PER terhadap return saham pada perusahaan yang terdaftar di JII
Periode 2021-2024, (5) tidak terdapat pengaruh secara signifikan dari DER
terhadap return saham pada perusahaan yang terdaftar di JII Periode 2021-2024
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENGOPTIMALKAN KESIAPAN SISWA MENGHADAPI SELEKSI PERGURUAN TINGGI DI SMAN 1 DURENAN
Skripsi dengan judul “Strategi Kepala Sekolah dalam Mengoptimalkan Kesiapan Siswa Menghadapi Seleksi Perguruan Tinggi di SMAN 1 Durenan” ini ditulis Linda Setiyani dengan NIM 126207212068, program studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan pembimbing Dr. Siti Khoirun Nisak, S. Pd.I., M.Pd. UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Kata Kunci : Strategi Kepala Sekolah, Kesiapan Siswa, Seleksi Perguruan Tinggi
Penelitian ini dilatar belakangi pendidikan tinggi untuk menuntut ilmu setelah pendidikan menengah (SMA/sederajat). Seleksi perguruan tinggi (baik negeri maupun swasta) untuk memilih calon mahasiswa yang memiliki kualifikasi sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh perguruan tinggi. Namun tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan dalam menghadapi seleksi perguruan tinggi. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti beban belajar yang tinggi, pilihan jurusan yang beragam, dan persaingan yang ketat. SMAN 1 Durenan merupakan salah satu SMA terbaik di Trenggalek berdasarkan nilai UTBK yang beroperasi sesuai dengan SK yang dikeluarkan pemerintah pada 12 september 1983. Dengan akreditasi A SMAN 1 Durenan sebagai salah satu pilihan favorit oleh warga trenggalek yang memiliki komitmen untuk mencetak lulusan yang berkualitas.
Fokus masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana strategi alternatif kepala sekolah dalam mengoptimalkan kesiapan siswa menghadapi seleksi perguruan tinggi di SMAN 1 Durenan ? 2) Bagaimana kepala sekolah menyiapkan mental siswa dalam menghadapi seleksi perguruan tinggi di SMAN 1 Durenan ? 3) Bagaimana kepala sekolah mempolakan lingkungan belajar dalam mengoptimalkan kesiapan siswa menghadapi seleksi perguruan tinggi di SMAN 1 Durenan ?
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Memperoleh informasi dan mendeskripsikan mengenai strategi alternatif kepala sekolah dalam mengoptimalkan kesiapan siswa menghadapi seleksi perguruan tinggi di SMAN 1 Durenan. 2) Memperoleh informasi dan mmendeskripsikan mengenai kepala sekolah menyiapkan mental siswa dalam menghadapi seleksi perguruan tinggi di SMAN 1 Durenan. 3) Memperoleh informasi dan mendeskripsikan mengenai kepala sekolah mempolakan lingkungan belajar dalam mengoptimalkan kesiapan siswa menghadapi seleksi perguruan tinggi di SMAN 1 Durenan.
Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif /case study. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang diperoleh dari sumber data yaitu kepala sekolah, waka kurikulum, guru BK, dan perwakilah siswa. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan & verifikasi. Pengecekan keabsahan data meliputi peer reviewing, triangulasi sumber, teknik dan waktu.
Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Strategi yang dilakukan oleh kepala SMAN 1 Durenan dalam mengoptimalkan kesiapan siswa menghadapi seleksi perguruan tinggi dengan diselenggarakan tes diagnostik oleh lembaga psikologi Bina Asih Jogjakarta mulai sejak siswa kelas X ketika akan naik kelas XI untuk menentukan kemampuan dan minat siswa, jurusan yang akan mereka ambil nanti saat kuliah, selain memotivasi siswa untuk mendapatkan prestasi-prestasi lain. Penetapan standar penilaian yang disusun dan disepakati oleh guru mata pelajaran, perangkingan paralel dengan pendaftaran siswa eligible. Mendatangkan alumni PTN yang telah sukses untuk memberikan motivasi prestasi akademik dan non akademik, serta bekerjasama / MOU dengan PTN terkait sekolah lanjutan. 2) Kepala sekolah menyusun program tim sekolah ramah anak yang komperehensif untuk mengcounter siswa menghindari stres supaya mentalnya sehat. Adanya kelas klasikal (guru BK ada jamnya untuk masuk kelas) sebagai upaya mengoptimalkan kesiapan siswa menghadapi seleksi perguruan tinggi, guru BK wellcome ke siswa jika mau konsultasi. Saling bekerjasama antara pihak sekolah dan orang tua untuk memotivasi siswa dirumah ataupun di sekolah untuk bagaimana siswa tangguh kuat mentalnya menghadapi seleksi perguruan tinggi. 3) kepala sekolah menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung kesehatan mental siswa dengan menerapkan pembiasaan budaya positif. Mendatangkan berbagai bimbel, try out dari bimbel, dijalur tes ada bimbel yang bekerjasama untuk siswa menyiapkan UTBK. Bekerjasama dengan bimbel Ganesha Operation untuk pemilik juara di perguruan tinggi berdasarkan prestasi siswa
MANAJEMEN PENGELOMPOKAN PESERTA DIDIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN AKADEMIK DI MTSN 4 JOMBANG
Penelitian ini membahas mengenai Manajemen Pengelompokan Peserta
Didik dalam Meningkatkan Kemampuan Akademik di MTsN 4 Jombang.
Manajemen peserta didik sangat penting dan dibutuhkan, khususnya pada bidang
pengelompokan, karena pengelompokan yang tepat dapat membantu sekolah dalam
menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan
akademik setiap peserta didik. Oleh karena itu, penerapan manajemen
pengelompokan peserta didik tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil belajar,
tetapi juga pada pembentukan proses belajar yang lebih terarah, adil, dan
berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis
manajemen pengelompokan peserta didik dalam meningkatkan kemampuan
akademik di MTsN 4 Jombang. Fokus penelitian mencakup tiga hal utama: (1)
Bagaimana proses pengelompokan peserta didik dalam meningkatkan kemampuan
akademik di MTsN 4 Jombang?, (2) Bagaimana implementasi pengelompokan
peserta didik dalam meningkatkan kemampuan akademik di MTsN 4 Jombang? (3)
Bagaimana hasil dari pengelompokan peserta didik dalam meningkatkan
kemampuan akademik di MTsN 4 Jombang?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi yang
diteliti adalah MTsN 4 Jombang. Metode pengumpulan data menggunakan
observasi, wawancara dan dokumentasi yang diperoleh dari sumber data
diantaranya waka kesiswaan, guru wali kelas dan peserta didik, Teknik analisis data
terdiri atas pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Teknik keabsahan data terdiri atas Triangulasi, transferabilitas, Peer
Reviewing, dan perpanjangan pengamatan.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut : 1) Proses pemilihan
peserta didik dalam pengelompokan dilakukan berdasarkan hasil tes yang
dilaksanakan. Terdapat tiga macam tes sebagai ketentuan yaitu, tes akademik, tes
baca tulis dan tes psikologi, 2) Implementasi pengelompokan peserta didik di
MTsN 4 Jombang dilakukan dengan menempatkan peserta didik dalam kelas sesuai
potensi, diikuti pembelajaran pagi berdasarkan kurikulum nasional dan program
sore sesuai jurusan menggunakan modul khusus, 3) Hasil dari pengelompokan
peserta didik menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman materi
pelajaran, keaktifan siswa dalam pembelajaran, serta pencapaian nilai akademik
yang lebih baik dibandingkan sebelum dilakukan pengelompokan
STUDI KOMPARATIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM DALAM PASAL 103 AYAT (4) BUTIR (e) PP. NO. 28 TAHUN 2024 TERHADAP PEMBERIAN ALAT KONTRASEPSI BAGI REMAJA
Abdulloh Bagas Pamungkas, 126102211002, Studi Komparatif Hukum Positif dan Hukum Islam dalam Pasal 103 Ayat (4) Butir (e) PP. NO. 28 Tahun 2024 Terhadap Pemberian Alat Kontrasepsi Bagi Remaja, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Dr. Fathul Ihsani, S.Sy., M.H.
Kata Kunci: hukum positif, hukum Islam, kontrasepsi remaja, kesehatan reproduksi, harmonisasi hukum, PP No. 28 Tahun 2024
Pergaulan bebas di kalangan remaja dan meningkatnya kasus infeksi menular seksual menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan nasional. Untuk merespons situasi tersebut, pemerintah mengesahkan Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024 Pasal 103 ayat (4) butir (e) yang memuat ketentuan mengenai “penyediaan alat kontrasepsi” dalam upaya pelayanan kesehatan reproduksi remaja. Namun, regulasi ini memunculkan kontroversi karena frasa yang digunakan bersifat umum dan berpotensi multitafsir. Dalam masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam, kebijakan ini dinilai bertentangan dengan norma agama dan budaya, karena dapat dimaknai sebagai legalisasi hubungan seksual pranikah. Sementara hukum Islam membatasi penggunaan alat kontrasepsi hanya dalam ikatan pernikahan dan dengan syarat-syarat tertentu berdasarkan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah.
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu: pertama, bagaimana perbandingan antara hukum positif dan hukum Islam dalam memandang pemberian alat kontrasepsi bagi remaja berdasarkan PP No. 28 Tahun 2024 Pasal 103 ayat (4) butir (e); dan kedua, bagaimana strategi harmonisasi antara hukum positif dan hukum keluarga Islam dalam implementasi kebijakan kesehatan reproduksi remaja di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan metode studi pustaka. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan, pendekatan historis, pendekatan komparatif, serta pendekatan konseptual dan analitis. Data dikumpulkan melalui analisis terhadap peraturan perundang-undangan, literatur keislaman klasik dan kontemporer, serta dokumen-dokumen akademik relevan lainnya.
Hasil penelitian di Bab IV menunjukkan bahwa hukum positif memberikan dasar legalitas bagi penyediaan alat kontrasepsi kepada remaja sebagai bagian dari hak kesehatan reproduksi, dengan syarat remaja tersebut sudah menikah. Tujuannya adalah untuk menghindari kehamilan yang tidak direncanakan, penyakit menular seksual, dan mendukung edukasi reproduksi. Di sisi lain, hukum Islam, meskipun tidak menolak secara mutlak penggunaan kontrasepsi, meletakkannya dalam kerangka syariat, yakni hanya boleh digunakan oleh pasangan suami istri dan tidak boleh melanggar prinsip keharusan menjaga keturunan (ḥifẓ al-nasl). Metode kontrasepsi seperti ‘azl sudah dikenal sejak zaman Nabi, dan penggunaannya diperdebatkan dalam fiqh, namun umumnya diperbolehkan dengan batasan tertentu.
Selanjutnya di Bab V, strategi harmonisasi yang ditawarkan mencakup: (1) penguatan edukasi berbasis agama dan budaya dalam kebijakan kesehatan reproduksi remaja; (2) pelibatan tokoh agama dan masyarakat dalam penyusunan pedoman teknis implementasi PP No. 28 Tahun 2024 agar sesuai dengan nilai-nilai Islam; (3) penegasan melalui regulasi turunan bahwa alat kontrasepsi hanya diberikan kepada remaja yang sudah menikah; dan (4) penyusunan kurikulum pendidikan reproduksi yang bersifat preventif dan proporsional. Harmonisasi ini penting untuk menjamin efektivitas kebijakan sekaligus menjaga kehormatan dan moralitas generasi muda.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam mengembangkan model kebijakan kesehatan reproduksi yang sesuai dengan konteks hukum nasional dan syariat Islam di Indonesia, serta menjadi referensi dalam penyusunan regulasi yang adil, edukatif, dan religius