Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MTs MIFTAHUL HUDA NGUNUT TULUNGAGUNG PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS DITINJAU DARI SELF CONFIDENCE
Madinalawi, Dhiya’u Millah. 2025. Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa MTs Miftahul Huda Ngunut Tulungagung Pada Materi Teorema Pythagoras Ditinjau Dari Self Confidence, Skripsi, Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Sayyid Ali Rahmatullah. Pembimbing Dr. Maryono, M.Pd.
Kata Kunci : Komunikasi Matematis, Self Confidence, Teorema Pythagoras
Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika, karena berperan dalam mengkomunikasikan ide, gagasan, atau solusi matematika secara lisan maupun tertulis, baik dalam bentuk gambar, tabel, diagram, rumus, ataupun demonstrasi. Sementara itu, self confidence menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa MTs Miftahul Huda Ngunut Tulungagung pada materi Teorema Pythagoras ditinjau dari self confidence.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi Teorema Pythagoras dengan self confidence tinggi? (2) Bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi Teorema Pythagoras dengan self confidence sedang? (3) Bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi Teorema Pythagoras dengan self confidence rendah?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian merupakan 6 siswa kelas VIII B MTs Miftahul Huda Ngunut Tulungagung yang dipilih berdasarkan angket self confidence lalu diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data diperoleh melalui angket, tes, dan wawancara. Analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Siswa dengan self confidence tinggi mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan komunikasi matematis, meskipun masih belum maksimal, (2) Siswa dengan self confidence sedang memiliki perbedaan yang signifikan, salah satu siswa mampu memenuhi indikator kemampuan komunikasi matematis dengan sangat baik sedangkan satu siswa lainnya hanya mampu menyelesaikan satu persoalan dengan indikator written text, (3) Siswa dengan self confidence rendah mampu memenuhi dua indikator kemampuan komunikasi matematis, namun belum mampu mengilustrasikan ide-ide matematis dalam bentuk gambar (drawing)
IMPLEMENTASI AKTIVITAS KEAGAMAAN DALAM MEMBINA AKHLAKUL KARIMAH PESERTA DIDIK DI SMPN 2 SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Implementasi Aktivitas Keagamaan dalam Membina Akhlakul Karimah Peserta Didik di SMPN 2 Sumbergempol Tulungagung” ini ditulis oleh Antin Mu’awanah, NIM 126201212158, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing Dr. Muhamad Zaini, M.A.
Kata Kunci: Implementasi Aktivitas Keagamaan, Akhlakul Karimah
Pendidikan tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan aspek kognitif peserta didik, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter dan akhlakul karimah. Berbagai lembaga pendidikan terus mengembangkan program dan metode keagamaan untuk membina akhlak peserta didik agar terbentuk pribadi muslim yang bermoral. Implementasi aktivitas keagamaan di sekolah menjadi sarana penting dalam proses ini, dan keberhasilannya sangat bergantung pada metode yang digunakan guru dalam membimbing peserta didik memahami serta mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pembiasaan, keteladanan, nasihat, serta pemberian penghargaan dan hukuman dalam aktivitas keagamaan untuk membina akhlakul karimah peserta didik di SMPN 2 Sumbergempol Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber datanya yaitu Wakil Kepala Sekolah, Guru PAI, dan Peserta didik. Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dimulai dengan cara kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan uji kepercayaan (perpanjangan keikutsertaan dan triangulasi), uji keteralihan, uji kebergantungan, dan uji kepastian.
Hasil penelitian ini adalah (1) Implementasi pembiasaan aktivitas keagamaan dilakukan secara terprogram melalui kegiatan harian, mingguan, dan tahunan yang meliputi kegiatan berjabat tangan, pembacaan asmaul husna, tahsin, serta shalat dhuha dan dhuhur berjama’ah, madin, Jum’at berkah, infaq, yasin dan tahlil bersama, serta peringatan hari besar Islam. Aktivitas ini secara rutin dilaksanakan untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik seperti kebiasaan ibadah sunnah dan wajib, perbaikan bacaan serta gerakan shalat, serta penanaman sikap sopan, peduli, dan dermawan. (2) Implementasi keteladanan dalam aktivitas keagamaan dilakukan melalui keteladanan guru dalam berbagai kegiatan keagamaan yang berlangsung. Guru juga menjadi contoh dalam hal kesopanan berbusana dan kesantunan dalam berinteraksi. Keteladanan ini mendorong terbentuknya akhlakul karimah pada peserta didik, seperti berpakaian sopan, bersikap hormat, menunjukkan rasa syukur, kepedulian sosial, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. (3) Implementasi pemberian nasihat dalam aktivitas keagamaan disisipkan dalam proses pembelajaran, kegiatan tahsin, serta ceramah pada peringatan hari besar Islam. Nasihat yang diberikan berfokus pada pembinaan akhlakul karimah peserta didik, khususnya dalam membentuk sikap disiplin beribadah, santun dalam bertutur kata, dan menghormati orang yang lebih tua. (4) Implementasi metode penghargaan diberikan dalam bentuk pujian kepada siswa yang menunjukkan perilaku positif, sedangkan hukuman berupa penulisan kalimat thayyibah diterapkan kepada siswa yang belum menunjukkan perbaikan perilaku. Metode ini efektif dalam menumbuhkan sikap taat aturan, disiplin, bijaksana, dan bertanggung jawab pada peserta didik
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, FASILITAS KERJA, DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI PT. WONOJATI WIJOYO KEDIRI
Skripsi dengan judul “Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Fasilitas Kerja dan Work Life Balance Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan di PT Wonojati Wijoyo Kediri” yang ditulis oleh Miftha Nonik Nurhalifah NIM. 126405212112, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Bisnis dan Manajemen, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dibimbing oleh Doni Fitriyanto, M.Е.
Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Fasilitas Kerja, Work Life Balance, Produktivitas Kerja, PT Wonojati Wijoyo Kediri
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam mendukung efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan ekspor seperti PT. Wonojati Wijoyo Kediri adalah perusahaan ekspor yang beroperasi di sektor kompetitif dan berorientasi pada permintaan mitra luar negeri. Untuk menjaga kualitas produk sebagai komoditas ekspor, perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, efektivitas dan efisiensi operasional menjadi sangat penting. Dalam menghadapi tantangan tersebut, perusahaan perlu memahami faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas karyawan, khususnya terkait gaya kepemimpinan, fasilitas kerja, dan keseimbangan kerja-hidup (work-life balance).
Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan, Fasilitas Kerja, dan Work-Life Balance Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan di PT. Wonojati Wijoyo Kediri. (2) mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan di PT. Wonojati Wijoyo Kediri. (3) mengetahui pengaruh Fasilitas Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan di PT. Wonojati Wijoyo Kediri. (4) mengetahui pengaruh Work-Life Balance Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan di PT. Wonojati Wijoyo Kediri.
Pendekatan penelitian ini adalah kuantitaif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi pada penelitian ini yaitu Karyawan di PT. Wonojati Wijoyo Kediri. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random, untuk menentukan ukuran sampel menggunakan rumus slovin sehingga peneliti mengambil 130 karyawan tetap PT. Wonojati Wijoyo Kediri. Adapun untuk menguji hipotesis digunakan uji regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25.00
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Variabel gaya kepemimpinan, fasilitas kerja, dan work-life balance secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan di PT. Wonojati Wijoyo Kediri. (2) Variabel gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan di PT. Wonojati Wijoyo Kediri, (3) Variabel fasilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan di PT. Wonojati Wijoyo Kediri, (4) Variabel work Life Balance tidak berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan di PT. Wonojati Wijoyo Kediri
ANALISIS PRAKTIK UTANG PIUTANG BERSYARAT ANTARA TENGKULAK DENGAN PETANI BELIMBING DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH (Studi Kasus Desa Bono Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung)
Ulfa Roshida, 126101211090, “Analisis Utang Piutang Bersyarat Antara
Tengkulak Dengan Petani Belimbing Dalam Perspektif Maslahah Mursalah
(Studi Kasus Di Desa Bono Kecamatan Boyolangu Kabupaten
Tulungagung)”, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah
Dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung, 2025, Pembimbing: Muflihatul Bariroh, S.H.I., M.S.I
Kata Kunci: Utang Piutang, Utang Bersyarat, Maslahah Mursalah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakadilan hak dan kewajiban dalam
utang piutang bersyarat antara tengkulak dengan petani belimbing, terjadi ketika
petani diwajibkan menjual hasil panennya kepada tengkulak sebagai syarat
pelunasan utang. Dalam hal ini petani tidak memiliki akses penjualan kepada
tengkulak lain. Hal ini menyebabkan petani dirugikan karena harus menerima harga
rendah yang ditentukan tengkulak, sementara tengkulak memperoleh keuntungan
yaitu jaminan barang dagangan berupa belimbing dari hasil panen para petani yang
berutang
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana praktik utang
piutang bersyarat antara tengkulak dengan petani belimbing di Desa Bono
Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung?. 2). Bagaiamana praktik utang
piutang bersyarat antara tengkulak dengan petani belimbing di Desa Bono
Kecamatan Boyoalngu Kabupaten Tulungagung dalam perspektif maslahah
mursalah?
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan
pendekatan studi lapangan (field research). Teknik pengumpulan data peneliti
menggunakan metode observasi mendalam, wawancara mendalam dan
dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan kondensasi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Serta pengcekan keabsahan data
menggunakan triangulasi sumber triangulasi teknik dan triangulasi waktu.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Praktik utang piutang bersyarat
antara tengkulak dengan petani belimbing di Desa Bono Kecamatan Boyolangu
Kabupaten Tulungagung yaitu petani datang ke rumah tengkulak untuk berutang,
dan pada saat akad antara tengkulak dengan petani telah sepakat terkait persyaratan
penjualan kembali dan harga beli dari tengkulak. Pada saat proses peminjaman
tidak memerlukan persyaratan berupa KTP atau dokumen lainnya, dan untuk
pelunasan utang dilakukan setiap musim panen. 2). Utang piutang bersyarat di Desa
Bono merupakan suatu maslahah mursalah yang bersifat dharuriyah, karena
berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia, khususnya dalam
aspek hifz al-mal (perlindungan harta). Akibat yang timbul dari adanya utang
piutang bersyarat lebih ke sisi manfaat daripada mudharat. Hal ini terbukti kedua
belah pihak juga sama-sama mendapat manfaat. Dari adanya persyaratan pada akad
utang piutang tidak mengandung unsur kedzaliman serta tidak menimbulkan
keterpurukan atau kesengsaraan bagi pihak petani belimbing (muqtaridh)
PENGARUH PENERAPAN BUDAYA LITERASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII MTSN 10 BLITAR
Skripsi dengan judul Pengaruh Penerapan Budaya Literasi Terhadap
Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS kelas VII MTSN 10
BLITAR ini ditulis oleh Nafiatul Fitria, NIM. 126209211028, Jurusan
Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung.
Kata Kunci: Penerapan budaya literasi dan hasil belajar
Penelitian ini didasari oleh beberapa faktor, diantaranya banyak
peserta didik yang masih menganggap membaca sebagai aktivitas
yang kurang menarik dan hanya dilakukan ketika diperlukan untuk
menyelesaikan tugas akademik. Hal ini terlihat dari minimnya inisiatif
siswa dalam membaca secara mandiri tanpa adanya dorongan dari
pendidik. Selain itu, Perpustakaan MTsN 10 Blitar belum
menyediakan koleksi buku yang beragam sehingga membatasi
kesempatan siswa untuk memperkaya wawasan mereka dengan
berbagai jenis bacaan, Hasil belajar yang kurang optimal. Rendahnya
budaya literasi tercermin dari capaian akademik siswa yang belum
optimal terutama dalam mata pelajaran IPS. Tanpa keterampilan
literasi yang memadai, siswa kesulitan memahami isi bacaan,
menjawab soal esai, atau menyusun argumen logis, yang akhirnya
berdampak negatif pada nilai hasil belajar.
Penelitian ini menggunakan metode korelasional denga uji
korelasi dan uji T-test. Jumlah sampel adalah penelitian ini sebanyak
38 peserta didik. Adapun responden dalam penelitian ini adalah
keseluruhan kelas VII MTSN 10 BLITAR. Sampel dalam penelitian
ini menggunakan teknik sampel populasi dimana semua populasi
menjadi sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dengan
melakukan test, angket sebelum dan sesudah perlakuan. Dalam
membuktikan dan menganalisis data peneliti menggunakan uji validitas, reliabilitas sebagai uji pra penelitian, uji normalitas,
homogenitas sebagai uji prasyarat, serta uji pairet sampel t-test dan
korelasi untuk uji hipotesis.
Tujuan penelutian ini adalah: 1) Untuk mengetahui hubungan
penerapan budaya literasi terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran
IPS kelas VII MTSN 10 Blitar. 2) Untuk mengetahui pengaruh
penerapan budaya literasi terhadap hasil belajar pada mata pelajaran
IPS peserta didik kelas VII di MTSN 10 Blitar.
Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat hubungan
sebesar 0,400 yang menunjukkan antara penerapan budaya literasi
terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS mempunyai
tingkat hubungan sedang. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan
penerapan pelaksanaan penerapan budaya literasi pada mata pelajaran
IPS terhadap hasil belajar siswa kelas VII MTSN 10 BLITAR. Dari
hasil pengujian T-test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) pada pre-test dan
post-test sebesar 0,000. Sedangkan hasil t hitung juga menunjukkan
bahwa sebesar 11,035 dengan perbandingan t tabel sebesar 2,00 yang
berarti bahwa t hitung > dari t tabel dapat disimpulkan juga penerapan
budaya literasi berhubungan secara signifikan terhadap hasil belajar
PENGOLAHAN KERIPIK TEMPE SAGU DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL DAN PRODUKSI DALAM ISLAM (Studi Kasus Produsen Tresno Roso Pak Tris di Desa Sumberejo Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek )
Sefia Ratna Sari, 126101212152, Pengolahan Keripik Tempe Sagu Ditintau dari Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal dan Produksi dalam Islam (Studi Kasus Produsen Tresno Roso Pak Tris Di Desa Sumberejo Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek ), Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing Abd. Khoir Wattimena, M.H.
Kata kunci: Pengolahan, Tinjauan Undang-Undang No.33 Tahun 2014, Produksi dalam Islam.
Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan adanya kewajiban bagi seluruh UMKM yan belum memiliki sertifikasi halal diwajibkan untuk memiliki sertifikasi halal, dalam undang-unang sudah dijelaskan akan panduan dari cara mengolah hingga memasarkan produk kepada konsumen, namun masih banyak pelaku usaha yang kurang memperhatikannya. Dalam produksi keripik tempe sagu Tresno Roso di desa Sumberejo, Durenan, Trenggalek. Bedasarkan hasil observasi awal yang dilakukan oleh penulis, usaha tersebut masih menenmpati lokasi produksi hingga pengemasan dilakukan di satu tempat yang sama tergabung menjadi satu, hal tersebut dikhawatirkan akan kurang terjaganya higienitas produk.
Fokus dalam penelitian ini ; 1) Bagaimana Proses Pengolahan Keripik Tempe Sagu di Desa Sumberejo 2) Bagaimana Proses Pengolahan ditintau dari perspektif Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jamian Produk Halal 3) Bagaimana Proses Pengolahan Keripik Tempe Sagu Ditinjau Dari Produksi dalam Islam.
Metode yang digunakan adalah penelitian empiris kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field reaserch). Data primer dikumpulkan dari informan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara secara langsung dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh peneliti dari buku, jurnal dan sumber lain yang berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan judul dan pokok pembahasan kajian penelitian ini, sehingga memiliki relevansi dengan permasalahan yang dikaji
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Proses pengolahan keripik tempe sagu di Desa Sumberejo dilakukan secara manual dalam skala industri rumahan, telah berkembang, dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar; 2) Usaha ini telah memisahkan peralatan produksi dari alat rumah tangga sesuai dengan ketentuan halal, namun masih terdapat kekurangan pada aspek higienitas karena penggorengan dan pengemasan dilakukan dalam satu ruangan.; 3) Dalam tinjauan Produksi dalam Islam, usaha ini telah memenuhi prinsip halal dan thayyib, memperoleh izin PIRT, serta menerapkan kejujuran dalam penimbangan, meskipun penggunaan penyedap rasa perlu diawasi agar bebas dari unsur haram
IMPLEMENTASI PRINSIP KEPERCAYAAN PADA PERJANJIAN PERSEWAAN SOUND SYSTEM PERSPEKTIF KUHPERDATA DAN AKAD IJARAH (Studi Kasus di Persewaan Sound System AS Audio Desa Sumber Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar )
Skripsi dengan judul “Implmentasi Prinsip Kepercayaan pada Perjanjian Persewaan
Sound System Perspektif KUHPerdata dan Akad Ijarah (Studi Kasus di
Persewaan Sound System AS Audio Desa Sumber Kecamatan Sanankulon
Kabupaten Blitar)”, disusun oleh Dwi Angga Saputra, NIM. 126101212116,
Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, yang
dibimbing oleh Dr. Dian Fericcha, S.H., M.H.
Kata kunci: Prinsip Kepercayaan, Perjanjian Sewa Menyewa, KUHPerdata, Akad
Ijarah, Hukum Islam
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perjanjian sewa menyewa yang
sangat bergantung pada prinsip kepercayaan antara para pihak, terlebih dalam
praktik usaha informal seperti persewaan sound system. Di AS Audio, Desa
Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, perjanjian antara pemilik dan
penyewa umumnya dilakukan secara lisan, tanpa dokumen tertulis. Hal ini
menjadikan kepercayaan sebagai pondasi utama dalam menjaga hak dan kewajiban
masing-masing pihak. Praktik ini menarik untuk diteliti mengingat potensi sengketa
yang mungkin timbul akibat tidak adanya bukti tertulis apabila terjadi wanprestasi
atau pelanggaran hak.
Fokus penelitian yang berkaitan tentang prinsip kepercayaan pada perjanjian
persewaam sound system adalah 1) Bagaimana Implementasi Prinsip Kepercayaan
Pada Perjanjian Persewaan Sound System pada AS Audio? 2) Bagaimana
Implementasi Prinsip Kepercayaan pada Perjanjian Persewaan Sound System pada
AS Audio dalam KUHPerdata? 3) Bagaimana Implementasi Prinsip Kepercayaan
Pada Perjanjian Persewaan Sound System pada AS Audio dalam perspektif akad
ijarah?. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui
bagaimana implementasi prinsip kepercayaan dalam perjanjian penyewaan sound
system di AS Audio Blitar, khususnya pada pelaksanaan akad dan hubungan antara
pihak penyewa dan pemberi sewa. 2) Untuk mengevaluasi apakah perjanjian
penyewaan di AS Audio Blitar sudah sesuai dengan prinsip-prinsip kepercayaan
yang dianjurkan. 3) Untuk mengidentifikası kendala-kendala yang dihadapi dalam
penerapan prinsip kepercayaan pada perjanjian sound system di AS Audio Blitar
khususnya pada perspektif akad ijarah.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis yuridis
empiris serta menggunakan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data
yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi dengan teknik analisis datanya menggunakan kondensasi data (data
condensation), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan dan
verifikasi (conclusion drawing/verifying). Untuk pengecekan keabsahan datanya
menggunakan triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi prinsip kepercayaan
pada Perjanjian Persewaan Sound System pada AS Audio didasarkan pada kepercayaan timbal balik antara pemilik dan penyewa. Sebagian besar perjanjian
dilakukan secara lisan tanpa kontrak tertulis Pembayaran sering dilakukan secara
fleksibel, bahkan setelah acara selesai. Masalah seperti keterlambatan atau
kerusakan diselesaikan secara kekeluargaan. 2) Berdasarkan KUHPerdata Pasal
1548 tentang perjanjian sewa menyewa, AS Ausio telah sesuai dengan ketentuan
tersebut karena unsur yang meliputi adanya kesepakatan, objek yang disewa, harga,
dan waktu sewa sudah dilakukan. Bukti tertulis seperti nota digunakan sebagai
penguat kesepakatan kedua belah pihak. 3) Berdasarkan akad ijarah, Perjanjian
sewa menyewa yang dilakukan oleh AS Audio telah sesuai dengan akad ijarah yakni
terlah terdapat ijab qabul, objek sewa yang jelas, bermanfaat, dan adanya upah
(ujrah). Tranksaksi juga dilakukan atas dasar kejujuran, amanah, dan keridhaan,
serta diselesaikan dengan prinsip musyawarah
IMPLEMENTASI AKAD BAI’ BITSAMAN AJIL DALAM PEMBIAYAAN BERBASIS SYARIAH PADA PERTUMBUHAN UMKM DITINJAU DARI FATWA DSN MUI NO. 04/DSN-MUI/2000 (Studi Kasus BMT Muamalah Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Implementasi Akad Bai’ Bitsaman Ajil dalam Pembiayaan Berbasis Syariah pada Pertumbuhan UMKM ditinjau dari Fatwa DSN MUI No. 04/DSN-MUI/2000” ini ditulis oleh Adinda Intandya Kumala, NIM. 126101211002, dengan pembimbing Dr. Reni Dwi Puspitasari, M.Sy.
Kata Kunci: Akad Bai’ Bitsaman Ajil, UMKM, Perspektif Fatwa DSN MUI No. 04/DSN-MUI/2000
Akad bai’ bitsaman ajil di BMT Muamalah Tulungagung berperan dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui pembiayaan yang sesuai prinsip syariah. Skema ini menjadi alternatif pendanaan yang adil dan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian pelaksanaan akad bai’ bitsaman ajil di BMT Muamalah Tulungagung dengan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/2000 tentang Murabahah, mengingat terdapat kesamaan dalam mekanisme akad murabahah dengan akad bai’ bitsaman ajil.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana konsep akad bai’ bitsaman ajil dalam pembiayaan berbasis syariah di BMT Muamalah Tulungagung? 2) Bagaimana implementasi akad bai’ bitsaman ajil dalam mendukung pertumbuhan UMKM di BMT Muamalah Tulungagung? 3) Apakah implementasi akad bai’ bitsaman ajil dalam pembiayaan berbasis syariah pada pertumbuhan UMKM di BMT Muamalah Tulungagung telah sesuai dengan perspektif Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000?. Tujuan penelitian 1) Untuk mengetahui bagaimana konsep akad bai’ bitsaman ajil dalam pembiayaan berbasis syariah di BMT Muamalah Tulungagung, 2) Untuk mengetahui bagaimana implementasi akad bai’ bitsaman ajil dalam mendukung pertumbuhan UMKM di BMT Muamalah Tulungagung, 3) Untuk mengetahui apakah implementasi akad bai’ bitsaman ajil dalam pembiayaan berbasis syariah pada pertumbuhan UMKM di BMT Muamalah Tulungagung telah sesuai dengan perspektif Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan.
Hasil penelitian 1) Akad bai’ bitsaman ajil di BMT Muamalah Tulungagung sebagai pembiayaan berbasis syariah belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip-prinsip syariah khususnya pada skema jual beli. 2) Implementasi akad bai’ bitsaman ajil di BMT Muamalah Tulungagung berperan mendorong pertumbuhan UMKM dengan meningkatkan usaha mereka, baik dalam hal pengembangan aset, kapasitas produksi, maupun pendapatan. 3) Implementasi akad bai’ bitsaman ajil dalam pembiayaan berbasis syariah pada pertumbuhan UMKM di BMT Muamalah Tulungagung belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip syariah sebagaimana yang telah diatur dalam fatwa DSN MUI No 04/DSN-MUI/2000
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DAN KOMPUTERISASI HAJI TERPADU DALAM PELAYANAN HAJI DI KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Implementasi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu Dalam Pelayanan Haji di Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Jasmine Aulia Rahmawati, mahasiswa Program Studi Pariwisata Syariah di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, NIM. 126407211032, Dosen Pembimbing Siswahyudianto, M.M.
Kata kunci: Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu, pelayanan haji, implementasi sistem, Kementerian Agama, Tulungagung.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pelayanan haji yang sebelumnya masih dilakukan secara manual sehingga menyebabkan banyak kendala, seperti proses pendaftaran haji yang memakan waktu lama, adanya kesalahan data, dll. Karena adaya kendala tersebut dan kemajuan teknologi informasi, maka diciptakanlah Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu oleh pemerimtah. Meskipun sistem sudah diterapkan ternyata masih terdapat kendala di lapangan yang berdampak pada efektifitas pelayanan.
Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana kinerja Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu; (2) Bagaimana pelaksanaan pelayanan haji; (3) Apa saja implikasi dari penerapan sistem tersebut di Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung.
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk menganalisa kinerja Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu di Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung; (2) untuk menganalisa pelayanan haji di Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung; (3) untuk menganalisa implikasi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu dalam pelayanan haji di Kemneterian Agama Kabupaten Tulungagung.
Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini yaitu dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Data yang penulis gunakan adalah data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu memberikan dampak positif terhadap efisiensi proses pelayanan pendaftaran jemaah, peningkatan akurasi data, serta kemudahan akses informasi bagi jemaah. Namun, masih terdapat kendala seperti jaringan internet yang tidak stabil dan ketidaksesuaian dokumen jemaah. (2) Dari sisi pelayanan, Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu mendorong pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan responsif, serta meningkatkan kepuasan jemaah. (3) Implikasi dari penerapan sistem ini juga terlihat dari meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan ibadah haji. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur teknologi dan pelatihan sumber daya manusia untuk mengoptimalkan penerapan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu
PENGARUH BI 7 DAYS REPO RATE, KURS RUPIAH RUPIAH DAN INFLASI TERHADAP PERKEMBANGAN REKSADANA SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2021-2023
Skripsi dengan judul "Pengaruh BI 7 Days Reporate, Kurs Rupiah dan Inflasi terhadap Perkembangan Reksadana Syariah di Indonesia Periode 20212023" ini ditulis oleh May Latifatul Aini, NIM. 126406213193, Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan pembimbing Dr. Syafrudin Arif Marah Manunggal, M.S.I
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap reksa dana syariah, terutama di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Reksa dana syariah menawarkan kenyamanan dalam berinvestasi karena dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip syariat Islam, yang menjunjung tinggi keadilan dan bebas dari unsur riba. Dalam konteks pemulihan ekonomi pasca-pandemi, penting untuk memahami bagaimana faktor-faktor makroekonomi memengaruhi perkembangan investasi syariah di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indikator-indikator ekonomi seperti bi 7 days repo rate, kurs rupiah, dan tingkat inflasi terhadap kinerja reksa dana syariah yang merupakan instrumen penting dalam inklusi keuangan syariah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menguji teori, membangun fakta, menunjukkan hubungan antar variabel, memberikan deskripsi statistik, serta menafsirkan dan memprediksi hasil. Pendekatan ini dipilih karena data yang digunakan berupa angka, yang dianalisis secara statistik untuk mengetahui pengaruh BI 7 Days Repo Rate, nilai tukar rupiah, dan inflasi terhadap perkembangan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana syariah di Indonesia pada periode 2021-2023. Populasi dalam penelitian ini adalah 156 unit laporan keuangan NAB reksa dana syariah dari tahun 2011 hingga 2023, dengan sampel sebanyak 36 unit laporan keuangan yang diambil dari periode 2021 hingga 2023. Data dianalisis menggunakan metode Vector Error Correction Model (VECM), yang dirancang untuk mengukur hubungan jangka panjang dan jangka pendek antar variabel.
Hasil analisis menunjukkan bahwa BI 7 Days Repo Rate berpengaruh positif dan signifikan terhadap NAB reksa dana syariah dalam jangka panjang, meskipun tidak signifikan dalam jangka pendek. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap NAB baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Sementara itu, inflasi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap NAB reksa dana syariah dalam jangka panjang, namun tidak berpengaruh secara signifikan dalam jangka pendek. Hasil analisis mengindikasikan bahwa faktor-faktor makroekonomi tertentu lebih relevan dalam memengaruhi NAB reksa dana syariah pada horizon waktu tertentu.
Kata Kunci: NAB, Reksadana Syariah, BI 7 Days Repo Rate, Kurs rupiah, Inflas