Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
    37599 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSIONAL TERHADAP KECEMASAN PERNIKAHAN PADA USIA DEWASA AWAL KECAMATAN BARENG KABUPATEN JOMBANG

    Get PDF
    Skripsi ini berjudul “Hubungan Antara Kematangan Emosional Terhadap Kecemasan Pernikahan Pada Usia Dewasa Awal di Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang” yang ditulis oleh Reni Lailatul Maqfiroh, NIM. 126308212195, di bawah bimbingan Dr. Zulva Ismawati, M.Pd. Kata Kunci: Kematangan Emosional, Kecemasan Pernikahan, Dewasa Awal Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kecemasan yang dialami individu dewasa awal menjelang pernikahan. Masa dewasa awal merupakan tahap perkembangan yang krusial karena individu mulai menghadapi berbagai tuntutan dan tanggung jawab, termasuk membangun rumah tangga. Kecemasan pernikahan muncul sebagai respons terhadap pertimbangan seperti kesiapan psikologis, kondisi finansial, serta komitmen emosional. Salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi kecemasan tersebut adalah kematangan emosional, yang berkaitan dengan kemampuan individu dalam mengelola emosi, mengatasi tekanan, dan menyesuaikan diri dalam situasi menantang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui apakah terdapat hubungan antara kematangan emosional terhadap kecemasan pernikahan pada usia dewasa awal di Kecamatan Bareng; (2) Memahami bagaimana hubungan antara kematangan emosional dan kecemasan pernikahan terjadi pada individu dewasa awal; dan (3) Mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu munculnya kecemasan pernikahan berdasarkan data kualitatif dari responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan instrumen berupa dua skala psikologis: skala kematangan emosional berdasarkan teori Walgito dan skala kecemasan pernikahan berdasarkan teori Greenberger dan Padesky. Uji validitas isi dilakukan oleh ahli, dan reliabilitas diuji dengan program SPSS versi 30. Subjek penelitian berjumlah 365 orang yang memenuhi kriteria usia 20–24 tahun dan belum menikah. Penelitian ini juga menyertakan satu pertanyaan terbuka untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecemasan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori sedang dalam hal kematangan emosional (65%) dan kecemasan pernikahan (84%). Uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kematangan emosional dan kecemasan pernikahan (r = -0,326; p < 0,001). Semakin tinggi kematangan emosional seseorang, semakin rendah tingkat kecemasannya terhadap pernikahan. Adapun faktor-faktor penyebab kecemasan yang diungkapkan responden dalam jawaban terbuka meliputi kekhawatiran akan masa depan, tekanan sosial, pengalaman buruk dalam relasi sebelumnya, serta kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar

    PENGARUH LIVE STREAMING KEPERCAYAAN DAN PERSEPSI RESIKO TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MELALUI SHOPEE PADA MAHASISWA FEBI UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Live Streaming Kepercayaan dan Persepsi Resiko terhadap Keputusan Pembelian melalui Shopee pada Mahasiswa FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung” ini ditulis oleh Odika Syifa’un Nisa, NIM. 126405211010, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan Dosen Pembimbing Ibu Lativa Hartiningtyas, M.Pd. Kata Kunci: live streaming, kepercayaan, persepsi resiko, keputusan pembelian, Shopee Penelitian ini dilatar belakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi di era digital dalam bidang ekonomi khususnya pada aktivitas belanja dalam jaringan melalui e-commerce seperti Shopee. Fitur live streaming semakin populer digunakan oleh pelaku bisnis e-commerce sebagai media promosi. Tingkat kepercayaan serta persepsi resiko menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen karena pada transaksi dalam jaringan memiliki banyak kekhawatiran seperti ketidakpastian kualitas produk dan keamanan dalam bertransaksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) menguji pengaruh live streaming kepercayaan dan persepsi resiko terhadap keputusan pembelian melalui Shopee, (2) menguji pengaruh live streaming terhadap keputusan pembelian melalui Shopee, (3) menguji pengaruh kepercayaan terhadap keputusan pembelian melalui Shopee, (4) menguji pengaruh persepsi resiko terhadap keputusan pembelian melalui Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan metode proportionate stratified random sampling dengan sampel 92 responden yaitu mahasiswa FEBI UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung angkatan 2021. Metode analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) variabel live streaming, kepercayaan dan persepsi resiko secara simultan memengaruhi keputusan pembelian melalui Shopee, (2) variabel live streaming berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian melalui Shopee, (3) variabel kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian melalui Shopee, (4) variabel persepsi resiko tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian melalui Shopee

    HUBUNGAN SELF-CONTROL, FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DAN LONELINESS DENGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA SISWA KELAS XI MAN 3 TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Hubungan Self-Control, Fear of Mising Out (FoMO) dan Loneliness dengan Intensitas Penggunaan Media Sosial pada Siswa Kelas XI MAN 3 Tulungagung”, ditulis oleh Yunia Wahyu Qoirida, NIM. 126306211046, dengan dosen pembimbing Febranti Putri Navion, M.Pd. Kata Kunci : Intensitas Penggunaan Media Sosial, Self-Control, Fear of Missing Out (FoMO), dan Loneliness Penelitian ini mengkaji penggunaan media sosial di MAN 3 Tulungagung, yang dilatarbelakangi oleh ketertarikan siswa terhadap berbagai fitur aplikasi media sosial. Fenomena ini seringkali terlihat pada individu yang cenderung menggunakan media sosial tidak hanya di waktu luang, tetapi juga saat jam pelajaran.. Diduga, intensitas penggunaan media sosial ini berkaitan erat dengan faktor psikologis seperti rendahnya self-control, meningkatnya rasa takut tertinggal informasi (FoMO), dan perasaan kesepian (loneliness) yang dialami siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara self-control, fear of missing out (FoMO), dan loneliness dengan intensitas penggunaan media sosial pada siswa kelas XI MAN 3 Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Penelitian ini mengambil sampel 125 siswa dari total populasi 177 siswa kelas XI melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis memakai korelasi pearson product moment dan korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-control berhubungan negatif signifikan (r = -0,190), sementara FoMO (r = 0,619) dan loneliness (r = 0,303) berhubungan positif signifikan dengan intensitas penggunaan media sosial. Secara simultan, ketiga variabel memiliki hubungan signifikan dengan intensitas penggunaan media sosial (R = 0,626)

    PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN MATEMATIS LOGIS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK DHARMAWANITA TUNGGULSARI TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Nelly Agustine, 2025. "Pengembangan Media Ular Tangga Edukatif untuk Meningkatkan Kecerdasaan Matematis Logis Anak usia 5-6 Tahun di TK Dharma Wanita Tunggulsari Tulungagung". Skripsi, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Skripsi: Ahmad Mushlih, M. Pd Kata Kunci : Media Pembelajaran, Matematis logis, Anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk berupa ular tangga edukatif untuk meningkatkan kecerdasaan matematis logis anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Tunggulsari Tulungagung. Media sangat berperan penting sebagai alat pembantu pendidik dalam menyampaikan materi. Berdasarkan hasil observasi di lembaga TK Dharma Wanita kelompok B Media yang digunakan pada proses pembelajaran berupa lembar kerja anak (LKA) ,dan buku tulis. Beberapa anak merasa bosan dan dilihat banyak anak yang tidak antusias serta tidak memperhatikan guru saat menyampaikan pembelajaran. Maka di butuhkan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya dengan menggunakan Media tambahan sebagai alat bantu yang dapat mendukung proses pembelajaran serta lebih menarik perhatian pada anak. Tujuan penelitian ini sebagai berikut : 1) Mengetahui pengembangan Media ular tangga edukatif untuk meningkatkan kecerdasaan matematis logis anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Tunggulsari Tulungagung. 2) Mengetahui kelayakan Media ular tangga edukatif untuk meningkatkan kecerdasaan matematis logis anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Tunggulsari Tulungagung. 3) Mengetahui efektivitas Media ular tangga edukatif dalam meningkatkan kecerdasaan matematis logis anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Tunggulsari Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D dengan merujuk pada model Borg and Gall yang umumnya terdiri dari sepuluh tahapan, tetapi pada penelitian ini penulis hanya menerapkan sampai tujuh tahapan antara lain :1) Potensi dan masalah (Research nad Collecting) 2) Planning (perencanaan dan pengumpulan data) 3) Desain Produk 4) Validasi desain 5) Revisi desain 6) Uji coba produk 7) Revisi produk. Hasil penelitian ini di antaranya : 1) Media ular tangga edukatif dengan materi untuk meningkatkan kecerdasaan matematis logis berbentuk cetak benner berukuran 2m×2m yang terdiri dari 49 petak dengan warna dan desain gambar yang menarik, media ini di lengkapi dengan dadu sebagai alat penggerak pemain. 2) Media ular tangga edukatif layak digunakan anak usia 5-6 tahun dibuktikan dengan angket kelayakan yang diisi oleh peserta didik dengan skor nilai 98% sangat layak digunakan. 3) Media ular tangga edukatif layak digunakan untuk anak usia 5-6 tahun untuk meningkatkan kecerdasan metamtematis logis dibuktikan dengan peningkatan pada skor pretest dengan rata-rata 26.9 menjadi skoe 33.0 saat postest pada peserta didik

    PENGARUH CITRA MEREK, STORE ATMOSPHERE, VARIASI PRODUK, DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Studi Pada Konsumen Swalayan Gunung Makmur Kandat)

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Citra Merek, Store Atmosphere, Variasi Produk, dan Kualitas Pelayanan (Studi pada Konsumen Swalayan Gunung Makmur Kandat” ini ditulis oleh Arina Rosyada, NIM. 126405212076 Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Dosen Pembimbing Rendra Erdkhadifa, M.Si. Kata Kunci: Citra Merek, Keputusan Pembelian, Kualitas Pelayanan, Store Atmosphere, Variasi Produk. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan industri ritel yang pesat, sehingga memicu intensitas persaingan antar pelaku usaha di sektor yang sama. Kondisi ini membuat konsumen dihadapkan pada berbagai alternatif pilihan ritel dengan mempertimbangkan faktor harga, kemudahan akses, kebiasaan dalam berbelanja, kenyamanan, serta persepsi terhadap lingkungan toko. Untuk dapat bersaing secara optimal, pelaku usaha perlu merancang strategi pemasaran yang didasarkan pada pemahaman perilaku konsumen, melalui peningkatan citra merek, store atmosphere, variasi produk, dan kualitas pelayanan. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk menguji pengaruh signifikan salah satu diantara variabel citra merek, store atmosphere, variasi produk, dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian konsumen swalayan Gunung Makmur Kandat. 2) Untuk menguji pengaruh signifikan variabel citra merek terhadap keputusan pembelian pada konsumen Swalayan Gunung Makmur Kandat. 3) Untuk menguji pengaruh signifikan variabel store atmosphere terhadap keputusan pembelian pada konsumen Swalayan Gunung Makmur Kandat. 4) Untuk menguji pengaruh signifikan variabel variasi produk terhadap keputusan pembelian pada konsumen Swalayan Gunung Makmur Kandat. 5) Untuk menguji pengaruh signifikan variabel kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian pada konsumen Swalayan Gunung Makmur Kandat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel yang digunakan adalah non probability dengan teknik quota sampling. Jumlah sampel sebanyak 100 responden. Dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen swalayan Gunung Makmur Kandat. Penelitian ini menggunakan analisis data dengan Software IBM SPSS 25 dengan menguji validitas dan reliabilitas data, uji mulitikolinieritas, uji regresi linear berganda, uji hipotesis yang meliputi uji simultan dan uji parsial, uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, heterokedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian ini adalah 1) Store atmosphere tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen swalayan Gunung Makmur Kandat. 2) Citra merek, variasi produk, dan kualitas pelayanan berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen swalayan Gunung Makmur Kandat

    IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MTs ASWAJA TUNGGANGRI

    Get PDF
    Penelitian ini didasari oleh adanya kendala dalam proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan belum bisa tercapai dengan baik. Kendala tersebut terlihat dari penerapan pembelajaran yang kebanyakan masih menggunakan metode ceramah yang membuat siswa merasa bosan karena kurangnya minat belajar siswa.Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual,dimana guru membantu siswa mengaitkan antara materi pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata yang memudahkan siswa untuk memahami materi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan, peningkatan minat belajar siswa dan kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran Fiqih di MTs Aswaja Tunggangri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di MTs. Aswaja Tunggangri. Dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa (1) Dalam penerapan model pembelajaran guru menyusun perangkat pembelajaran terlebih dahulu berupa modul ajar yang dijadikan sebagai acuan dalam pelaksanaan pembelajaran. Dalam penerapannya terdiri dari tahapan pendahuluan, tahapan inti, dan tahapan penutup. Guru sudah menerapkan keseluruhan komponen model pembelajaran kontekstual mulai dari contructivisme, inquiry, questioning, learning comunity, modelling, reflection, autenthic asessment dengan bantuan media pembelajaran gambar yang menarik untuk membantu menyampaikan materi sholat jamak qasar. (2) Peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual terlihat dari perilaku siswa selama mengikuti pembelajaran, dimana siswa bersemangat saat guru memberikan media pembelajaran,kemudian tertarik ketika guru memberikan penjelasan,serta terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran dan bersikap perhatian ketika guru menjelaskan materi pada saat kegiatan pembelajaran.(3) Dalam penerapan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran Fiqih, kendala yang dihadapi yaitu dari mengaitkan antara materi dengan konteks kehidupan nyata, kemudian siswa yang membutuhkan perhatian lebih karena masih pasif dalam mengikuti pembelajaran, serta alokasi waktu pembelajaran yang tidak sesuai antara perencanaan dan penerapannya

    DIMENSI SUFISTIK DALAM TAFSIR AL-AZHAR KARYA PROF. DR. HAMKA

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji bagaimana Prof. Dr. Hamka menerjemahkan dan mengartikulasikan ajaran tasawuf dalam karya monumental Tafsir Al-Azhar, serta bagaimana relevansi ajaran tersebut dapat diimplementasikan dalam konteks kehidupan kontemporer. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kegelisahan spiritual masyarakat modern yang dihadapkan pada realitas kehidupan yang serba materialistik, kompetitif, dan berorientasi pada produktivitas, sehingga nilai-nilai spiritual sering kali terpinggirkan. Di tengah dominasi teknologi dan media sosial yang justru menciptakan keterhubungan semu, banyak individu mengalami keterasingan emosional dan spiritual yang mendorong pencarian makna hidup lebih dalam. Dalam konteks inilah, tasawuf dipandang sebagai alternatif penting yang mampu memberikan pencerahan batin dan keseimbangan hidup melalui pendekatan pengalaman langsung terhadap Tuhan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menelusuri berbagai literatur, khususnya Tafsir Al-Azhar, untuk mengidentifikasi dan menganalisis dimensi sufistik yang terkandung di dalamnya. Adapun fokus utama terletak pada pemahaman Prof. Hamka terhadap konsep-konsep sufistik seperti tawakkal (penyerahan diri), zuhud (ketidakterikatan terhadap dunia), mahabbah (cinta kepada Tuhan), dan qana’ah (kepuasan hati). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hamka tidak memisahkan tasawuf dari sumber utama ajaran Islam, yakni al-Qur’an. Justru, ia menafsirkan tasawuf sebagai bagian integral dari ajaran Islam yang menekankan penyucian jiwa, penguatan iman, dan pengembangan akhlak mulia. Temuan penelitian ini mengungkap bahwa dalam Tafsir Al-Azhar, Hamka menekankan pentingnya penghayatan spiritual yang dibarengi dengan aktivitas sosial. Ia menghindari pemahaman tasawuf yang menjauh dari realitas kehidupan. Bagi Hamka, tasawuf bukanlah pelarian dari dunia, melainkan cara untuk membentuk sikap hidup yang bijak, sederhana, dan penuh kasih. Dimensi-dimensi sufistik yang ia uraikan juga terbukti sangat relevan dengan tantangan kehidupan modern. Konsep tawakkal, misalnya, memberikan ketenangan dalam menghadapi ketidakpastian hidup, sedangkan zuhud mengajarkan untuk hidup secukupnya dan tidak diperbudak oleh hasrat duniawi. Mahabbah memperkuat kesadaran akan pentingnya cinta dan empati dalam membangun relasi sosial, sementara qana’ah membimbing individu untuk bersyukur dan menerima dengan lapang dada segala hasil usaha setelah ikhtiar

    TRANSFORMASI FUNGSI SOSIAL MELALUI DIFUSI INOVASI DI MASJID JAMI’ IMAM BAIDHOWI LANGENHARJO KECAMATAN PLEMAHAN KABUPATEN KEDIRI

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh munculnya fenomena di masjid jami’ imam baidhowi dimana terdapata perubahan fungsi sosial dan proses divusi inovasi pada wisata religi Masjid Jami’ Imam Baidhowi yang ada di Desa Langenharjo. Pada umumnya masjid mempunyai fungsi sebagai tempat ibadah dan kegiatan keagamaan, tetapi tidak sedikit juga masjid dijadikan sebagai tempat wisata religi yang didalamnya terdapat aktivitas sosial dan ekonomi yang mana masjid memberikan kontribusi dalam pembangunan sosial dan kemajuan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini diharapkan mampu memberi sumbangsih keilmuan tentang (1) perubahan fungsi sosial yang terjadi di Masjid Jami’ Imam Baidhowi, (2) menganalisis proses difusi inovasi yang terjadi di Masjid Jami’ Imam Baidhowi. Metode penelitian dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif ini melalui pendekatan studi lapangan. Data-data yang diperoleh melalui observasi pada objek penelitian yaitu Masjid Jami’ Imam Baidhowi, wawancara mendalam dengan pengelola Masjid Jami’ Iamam Baidhowi, pengunjung, dan dokumentasi. Penelitian ini, menunjukkan bahwa: (1) Masjid Jami’ Imam Baidhowi telah mengalami transformasi fungsi dari tidak hanya sebagai tempat ibadah saja melainkan juga menjadi pusat sosial, ekonomi, dan wisata religi. Seperti, adanya UMK, penyewaan mobil ATV penggunaan tek nologi canggih dengan adanya infaq QRIS, dengan arsitektur megah yang menyerupai Masjid Nabawi, masjid ini telah menjelma menjadi destinasi wisata religi . (2) Proses difusi inovasi yang dialami Masjid Jami’ Imam Baidhowi berlangsung selama satu setengah tahun. Inovasi yang diambil adalah desain arsitektur yang terinspirasi dari Masjid Nabawi. Inovasi ini diterapkan secara bertahap, mulai dari proses pembangunan hingga peresmian masjid

    GAMBARAN KUANTITATIF TINGKAT KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN FEAR OF MISSING OUT PADA MAHASISWA UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Gambaran Kuantitatif Tingkat Komunikasi Interpersonal dan Fear of Missing Out Pada Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung” ini ditulis oleh Handi Wahyu Prayogo, NIM. 126304211027, dengan pembimbing Amrullah Ali Moebin, S.Pd., M.I.Kom. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Fear of Missing Out, Media Sosial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan internet dan media sosial di Indonesia yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk di kalangan mahasiswa. Mahasiswa sebagai bagian dari Generasi Z cenderung aktif menggunakan media sosial tidak hanya untuk komunikasi, tetapi juga untuk mencari informasi, hiburan, dan membentuk citra diri. Namun, penggunaan media sosial yang intens dapat menimbulkan kecanduan dan gejala psikologis seperti Fear of Missing Out (FoMO), yaitu kecemasan karena merasa tertinggal dari aktivitas orang lain di media sosial. Dalam konteks ini, kurangnya komunikasi interpersonal yang bermakna dapat mendorong mahasiswa mencari keterhubungan sosial melalui media sosial, yang justru berpotensi memunculkan FoMO. Kemudian, kemampuan komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam membangun hubungan sosial yang sehat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa mampu menjaga kualitas komunikasi interpersonal di tengah perkembangan teknologi informasi dan sejauh mana gejala FoMO dialami dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat komunikasi interpersonal dan tingkat Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai tingkat komunikasi interpersonal dan Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk memperoleh gambaran umum dari kedua variabel tersebut. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa tingkat komunikasi interpersonal mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berada pada kategori sedang, dengan nilai rata-rata 2,55 dari skala Likert 1–4. Artinya, mahasiswa telah memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menjalin komunikasi interpersonal, terutama pada aspek kesetaraan yang menempati nilai tertinggi, meskipun aspek keterbukaan masih perlu dimaksimalkan. Kemudian, tingkat Fear of Missing Out (FoMO) juga berada dalam kategori sedang, dengan nilai rata-rata sebesar 2,11. Artinya, mahasiswa cenderung mengalami kecemasan sosial dalam batas yang wajar dan masih dapat dikendalikan, di mana motivasi pribadi (self) lebih dominan dibandingkan dorongan keterhubungan sosial (relatedness). Secara umum, mahasiswa masih dapat menyeimbangkan antara kebutuhan untuk terhubung secara sosial dan menjaga kendali atas penggunaan media sosial

    STRATEGI PENDIDIKAN LITERASI DALAM PEMBELAJARAN KITAB KUNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI TERHADAP KONTEKS KEISLAMAN DI PESANTREN RAUDLATUL MUSTHOFA REJOTANGAN TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Strategi Pendidikan Literasi dalam Pembelajaran Kitab Kuning untuk meningkatkan Pemahaman Santri terhadap Konteks Keislaman di Pesantren Raudlatul Musthofa” ini ditulis oleh Khabibatifarah Khumaeroh, NIM. 126310211012, dengan pembimbing Arin Prajawinanti, S.Sos., M.A. Kata Kunci : Kitab Kuning, Pemahaman Keislaman, Pesantren, Strategi Pendidikan Literasi Penelitian ini mengkaji strategi pendidikan literasi dalam pembelajaran kitab kuning untuk meningkatkan pemahaman santri terhadap konteks keislaman di Pesantren Raudlatul Musthofa Rejotangan Tulungagung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya literasi dalam memahami kitab kuning sebagai sumber utama ilmu keislaman, di tengah kendala rendahnya penguasaan bahasa Arab di kalangan santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan strategi literasi yang diterapkan oleh ustadz serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi literasi kitab kuning dilakukan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, ustadz menyusun materi secara sistematis berdasarkan jenjang dan kemampuan santri. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui metode sorogan, bandongan, wetonan, dan musyawarah. Evaluasi mencakup aspek kognitif dan pembentukan sikap keislaman santri. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya kemampuan membaca Arab-Pegon. Kendala tersebut diatasi melalui bimbingan tambahan

    34,849

    full texts

    37,599

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇