Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
SPIRITUALITAS MURID KE TAHAPAN ZUHUD (Studi Fenomenologi di Pondok Pesantren Putri Nurul Huda Desa Plosokandang Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Spritualitas Murid Ke Tahapan Zuhud: Studi Fenomenologi
Di Pondok Pesantren Putri Nurul Huda Desa Plosokandang Tulungagung” ini
ditulis oleh Utibul Ilma Kusuma, NIM. 126303211024, dengan pembimbing Dr.
Bani M.Pd.I
Kata Kunci: Murid, Fenomenal, Zuhud, Internalisasi Nilai, Kualitas Hidup,
Perjalanan Spiritual, Hubungan dengan Tuhan.
Penelitian ini merupakan pengalaman fenomena mengenai konsep zuhud
yang diterapkan pada Pondok Pesantren Putri Nurul Huda. Murid yang telah
mencapai tahapan zuhud melakukan penanaman nilai-nilai zuhud dengan
bimbingan para mursyid. Penelitian ini berfokus pada pengalaman murid dalam
perjalanan mereka menuju tahapan zuhud. Dalam konteks ini, penggalian secara
mendalam tentang bagaimana murid memahami dan menginternalisasi konsep
zuhud dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangan keilmuan
tentang (1) mengetahui pemahaman murid di Pondok Pesantren Putri Nurul Huda
terkait zuhud secara fenomenologi. (2) mengetahui pengalaman murid dalam
melakukan tahapan zuhud di Pondok Pesantren Putri Nurul Huda.
Peneliti mengambil metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi untuk menjelaskan kondisi individu atau murid secara mendalam dan
menginterpretasikan tantangan yang mereka hadapi dalam mencapai tingkatan
zuhud. Sumber data utama adalah wawancara mendalam dan narasi untuk
memaparkan pengalaman murid dalam mencapai tahapan zuhud. Analisis data
dilakukan dengan pendekatan dokumenter atau visual untuk menggambarkan
kualitas hidup individu atau murid.
Meskipun memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda-beda,
ketiga subjek tersebut menunjukkan bahwa perjalanan menuju zuhud merupakan
proses yang sangat personal dan unik bagi setiap individu. Ketiga subjek memiliki
dorongan yang kuat untuk melakukan perjalanan ini, baik untuk menemukan
kedamaian batin, memperbaiki diri sendiri, maupun mendekatkan diri kepada
Tuhan. Melalui pengalaman masing-masing, ketiga subjek mempelajari bahwa
zuhud tidak hanya sekedar meninggalkan duniawi, namun juga tentang cara
mengelola hubungan dengan diri sendiri, sesama, manusia, dan Sang pencipta.
Dengan demikian, ketiga subjek merasakan manfaat yang mendalam dari
perjalanan spiritual ini, yang tidak hanya mengubah cara pandang terhadap
kehidupan, tetapi juga memberikan makna yang lebih dalam setiap aspek kehidupan
yang dijalani
تطبيق طريقة تعلم المراجعة بالأقران في تعليم مهارة الكتابة لطلاب المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية الثالثة باليتار للعم الدراسي 2024/2025 م
البحث العلمي تحت العنوان "تطبيق طريقة تعلم المراجعة بالأقران في تعليم مهارة الكتابة لطلاب المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية الثالثة باليتار للعم الدراسي 2024/2025 م" الذي كتبته وأعدّته ستي فاتح إمرأة اللطيفة، رقم دفتر القيد: 126202211027، من قسم تعليم اللغة العربية،كلية التربية والعلوم التعليمية بجامعة السيد علي رحمة الله الإسلامية الحكومية تولونج أجونج، تحت إشراف الدكتور الحاج أحمد نور خالص الماجستير.
الكلمات الأساسية: طريقة المراجعة بالأقران، وتعليم مهارة الكتابةـ
يُعتبر تعليم مهارة الكتابة غالبا من المهارات الصعبة، لأنه يتطلّب فهْما دقيقا لقواعد الكتابة الصحيحة. ولذلك، ينبغي على المعلّم أن يؤدّي دورا فعّالا كميسّر مبدع ومبتكر في إدارة عملية التعليم، من خلال إتقان مجموعة من الأساليب المناسبة. ومن بين الطرق التعليمية التي يمكن تطبيقها طريقة تعلم المراجعة بالأقران، وهي طريقة في تعليم مهارة الكتابة تركّز على عملية تقديم التغذية الراجعة من قبل الزملاء. ومن خلال هذا النشاط، يستطيع الطلاب الحصول على ملاحظات، وتقويمات، ووجهات نظر من قرّاء آخرين، مما يسهم في تحسين جودة كتاباتهم.
أعراض في هذا البحث هو: (1) لمعرفة تخطيط تعليم مهارة الكتابة باستخدام طريقة تعلم المراجعة بالأقران لطلاب الصف الحادي عشر في المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية الثالثة باليتار للعم الدراسي 2024/2025 م. (2) لمعرفة تنفيذ تعليم مهارة الكتابة باستخدام طريقة تعلم المراجعة بالأقران لطلاب الصف الحادي عشر في المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية الثالثة باليتار للعم الدراسي 2024/2025 م. (3) لمعرفة تقويم تعليم مهارة الكتابة باستخدام طريقة تعلم المراجعة بالأقران لطلاب الصف الحادي عشر في المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية الثالثة باليتار للعم الدراسي 2024/2025 م.
يستخدم هذا البحث النهج الكيفي من نوع دراسة الحالة. تشمل طريقة جمع البيانات في هذا البحث الملاحظة بالمشاركة، والمقابلة المنظمة، والتوثيق. تشمل طريقة تحليل البيانات في هذا البحث تكثيف البيانات، وعرض البيانات، واستنتاج البيانات. يجرى تفتيش صحة النتيجة من خلال التثليث وتمديد البحث، وزيادة االجتهاد.
نتائج البحث: (1) تخطيط تعليم مهارة الكتابة باستخدام طريقة تعلم المراجعة بالأقران لطلاب الصف الحادي عشر في المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية الثالثة باليتار للعم الدراسي 2024/2025 م من خلال إعداد دليل التدريس، والوسائل التعليمية، والمصادر التعليمية، وسجل حضور الطلاب، وخطة التقويم، والتقويم التعليمي. (2) تنفيذ تعليم مهارة الكتابة باستخدام طريقة تعلم المراجعة بالأقران لطلاب الصف الحادي عشر في المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية الثالثة باليتار للعم الدراسي 2024/2025 م من خلال تقسيم الطلاب إلى مجموعات صغيرة، وتقديم المادة التعليمية وأوراق العمل الطلاب، وتكليف الطلاب بكتابة نصوص حسب التعليمات، ثم تبادل الكتابات بمجموعات أخرى لتقديم التغذية الراجعة، وبعد ذلك تقوم كل مجموعة بمراجعة نصها بناءً على الملاحظات التي تلقتها. (3) تقويم تعليم مهارة الكتابة باستخدام طريقة تعلم المراجعة بالأقران لطلاب الصف الحادي عشر في المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية الثالثة باليتار للعم الدراسي 2024/2025 م يتم من خلال سير الطلاب في إنجاز مهام الكتابة، وقدرتهم على مراجعة أعمال زملائهم وتقديم التعليقات عليها، بالإضافة إلى مقارنة جودة النصوص قبل المراجعة وبعدها بناءً على التغذية الراجعة التي تلقوها
PENGALAMAN RELIGIUS SISWA KELAS XI MELALUI SHOLAT DHUHA DI MAN 1 TULUNGAGUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman religius siswa Kelas XI MAN 1 Tulungagung dalam menjalani doa Dhuha secara rutin. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif, penelitian ini menggali makna subjektif dan personal yang diperoleh siswa dari praktik ibadah tersebut. Teori pengalaman religius William James menjadi dasar konseptual dalam mengkaji empat dimensi utama pengalaman: inefabilitas, kualitas noetik, transiensi, dan pasivitas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap siswa yang aktif dalam kegiatan pemuda mushola, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan tematik Braun & Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik rutin doa Dhuha memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan psikologis dan spiritual siswa. Siswa mengalami ketenangan batin yang sulit diungkapkan, memperoleh wawasan hidup yang bermakna, merasakan efek jangka panjang dari ketenangan sesaat, serta merasa dipandu oleh kekuatan ilahi. Temuan ini mengindikasikan bahwa doa Dhuha bukan sekadar ritual, melainkan sarana pengembangan karakter, ketahanan pribadi, dan keseimbangan emosional yang relevan dalam pendidikan dan konseling Islam
TEKNIK HUMOR GUS SALSALADIN DALAM MENYAMPAIKAN DAKWAH DI MAJELIS TAKLIM FUTUHUL QOLBI DESA NGADIRENGGO KECAMATAN POGALAN KABUPATEN TRENGGALEK
Skripsi dengan judul ” Teknik Humor Gus Salsaladin Dalam Menyampaikan Dakwah Di Majelis Taklim Futuhul Qolbi Desa Ngadirenggo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek” ini ditulis oleh Samsul Ma’arif, NIM. 126311211025, dengan pembimbing/promotor Dr. Zulva Ismawati, M. Pd.
Kata Kunci : Teknik Humor, Dakwah, Gus Salsaladin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena munculnya pendekatan dakwah yang menggabungkan unsur humor dalam penyampaian pesan keagamaan. Di tengah masyarakat yang semakin kritis dan mudah bosan, dakwah dituntut untuk menghadirkan gaya penyampaian yang komunikatif, santai, namun tetap bermakna. Humor dipilih sebagai strategi untuk membangun kedekatan antara dai dan jamaah tanpa mengabaikan nilai-nilai religius.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik humor yang digunakan oleh Gus Salsaladin dalam berdakwah di Majelis Taklim Futuhul Qolbi, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek. Selain itu, penelitian ini juga mengulas tantangan yang dihadapi dalam penggunaan humor serta tanggapan jamaah terhadap pendekatan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelusuran media sosial. Peneliti terlibat langsung dalam kegiatan majelis untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Teknik humor yang digunakan Gus Salsaladin dalam menyampaikan dakwah di Majelis Taklim Futuhul Qolbi meliputi puns, parodi, dan ironi. Teknik puns digunakan untuk menarik perhatian, parodi membangun kedekatan emosional, dan ironi menyampaikan kritik secara halus dan sopan. (2) Tantangan yang dihadapi Gus Salsaladin meliputi resistensi sebagian jamaah yang belum terbiasa dengan humor dalam dakwah serta potensi salah paham dalam penyampaian pesan melalui media sosial, yang menuntut kehati-hatian dalam menjaga keseimbangan antara humor dan substansi dakwah. (3) Tanggapan jamaah terhadap dakwah humoris ini cenderung positif, karena humor mampu menghidupkan suasana majelis, memudahkan pemahaman materi, serta mempererat hubungan emosional antara dai dan jamaah
PENERAPAN PROGRAM SEKOLAH SAK NGAJINE (SSN) UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK DI UPT SMP NEGERI 1 SRENGAT BLITAR
Skripsi dengan judul “Penerapan Program Sekolak Sak Ngajine (SSN) untuk Meningkatkan Karakter Religius Peserta Didik di UPT SMP Negeri 1 Srengat Blitar” ini ditulis oleh Arum Yulian Putri, NIM. 126201212182, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Jurusan Tarbiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Dr. Hj. Indah Komsiyah, S.Ag., M.Pd.
Kata Kunci: Penerapan, Sekolah Sak Ngajine, Karakter Religius
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya degradasi moral peserta didik pada era sosial media saat ini sehingga memerlukan pendidikan karakter religius yang ditumbuhkan melalui penanaman ilmu agama. UPT SMPN 1 Srengat menerapkan program Sekolah Sak Ngajine (SSN) selain sebagai perwujudan program bupati, sekaligus memperkuat kegiatan mengaji di sekolah melalui materi keagamaan, antara lain materi Al-Qur`an, fikih, akidah, dan akhlak.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) penerapan program Sekolah Sak Ngajine (SSN) pada materi Al-Qur`an, (2) penerapan program Sekolah Sak Ngajine (SSN) pada materi fikih, (3) penerapan program Sekolah Sak Ngajine (SSN) pada materi akidah dan akhlak untuk meningkatkan karakter religius peserta didik di UPT SMP Negeri 1 Srengat Blitar.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, jenis metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, waka kurikulum, guru PAI, guru pembina SSN, dan peserta didik. Analisis data dilakukan dengan model interaktif dari Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta pengambilan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penerapan materi Al-Qur`an pada program SSN di UPT SMPN 1 Srengat dilaksanakan melalui kegiatan membaca, menulis, dan menghafal ayat Al-Qur`an dengan benar, serta diintegrasikan pada pembiasaan, event, dan ekstrakurikuler. 2) Penerapan materi fikih pada program SSN di UPT SMPN 1 Srengat dilaksanakan melalui kitab Mabadi Fikih yang mencakup ibadah dasar, seperti salat, zakat, dan puasa. 3) Penerapan materi akidah dan akhlak yaitu melalui kitab Aqidatul Awwam dan kitab Mitro Sejati. Akidah memuat materi malaikatullah, kitabullah, nabi dan rasul Allah. Akhlak memuat materi adab kepada orang tua, guru, dan sebaya yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari
PERSEPSI KIAI NU DAN MUHAMMADIAH TERHADAP TRADISI LARANGAN MENIKAH PADA HARI GEBLAK ORANG TUA DI REJOTANGAN TULUNGAGUNG
Muhammad Ali Farchan, 126102211068, Persepsi Kiai NU dan Muhammadiah
Terhadap Tradisi Larangan Menikah Pada Hari Geblak Orang Tua di
Rejotangan Tulungagung, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Jurusan
Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri
Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Prof. Dr. H.
Ahmad Muhtadi Anshor, M.Ag.
Kata Kunci: Persepsi, Kiai NU dan Muhammadiah, Tradisi Larangan
Menikah, Hari Geblak Orang Tua.
Penelitian ini dilatar belakangi salah satu kebudayaan yang berkembang di
masyarakat Jawa, terutama di daerah Rejotangan, Kabupaten Tulungagung. Yaitu
hari geblak orang tua, istilah "geblak" mengacu pada hari-hari peringatan
kematian orang tua, yang dihitung menggunakan sistem weton Jawa, yang terdiri
dari pahing, pon, wage, kliwon, dan legi. Orang-orang pada hari itu percaya
bahwa melangsungkan pernikahan dapat menyebabkan malapetaka atau kesulitan
bagi keluarga. Kepercayaan ini telah diwariskan dari generasi ke generasi dan
merupakan komponen penting dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat
setempat. Kajian ini penting untuk mengetahui bagaimana persepsi kiai NU dan
Muhammadiyah melihat tradisi larangan menikah pada hari geblak orang tua.
Rumusan masalahnya adalah: 1) Bagaimana fenomena tradisi larangan
menikah pada hari geblak orang tua di Kecamatan Rejotangan Kabupaten
Tulungagung? 2) Bagaimana persepsi ulama NU dan Muhammadiyah tentang
tradisi larangan menikah pada hari geblak orang tua di Kecamatan Rejotangan
Kabupaten Tulungagung?
Tujuan penelitiannya adalah: 1) Untuk fenomena tradisi larangan menikah
pada hari geblak orang tua di Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. 2)
Untuk mengetahui persepsi ulama NU dan Muhammadiyah tentang tradisi
larangan menikah pada hari geblak orang tua di Kecamatan Rejotangan
Kabupaten Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kualitatif lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan
dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan
teknik analisa data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data
(display data), dan penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa:1. Fenomena tradisi larangan
menikah pada hari geblak orang tua di Kecamatan Rejotangan, Kab.
Tulungagung. Merupakan fenomena kultural yang mengakar ditengah masyarakat
Rejotangan sejak dahulu kala. Warisan nenek moyang ini sebagai kepercayaan
yang tidak berseberangan dengan realitas keagamaan, sehingga tradisi ini masih
bertahan sampai saat ini. Secara pasti kapan larangan ini muncul, masyarakat
tidak ada yang mengetahuinya, hanya saja hari geblak muncul selaras dengan
kehidupan masyarakat di Rejotangan. 2. Persepsi kiai NU dan Muhammadiah
tentang larangan menikah pada hari geblak orang tua di Kecamatan Rejotangan,
Kab. Tulungagung. Menunjukan bahwa persepsi dari kiai NU dan Muhammadiah
menunjukan kesamaan dan perbedaan persepsi yaitu Kiau NU setuju dengan
larangan pernikahan pada hari geblak, degan mempertimbangkan keharmonisan sosial. Sedangkan Kiai Muhammadiyah tetap secara tegas memperbolehkan akan
tetapi tetap menghargai adat dan budaya lokal masyarakat di Rejotangan
تأثير إستخدام وسائط التلفزيون الذكي على مهارة الإستماع في تعليم اللغة العربية لدى طلاب الصف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية ٧ كاديري للعام الدراسي ٢۰٢٥/٢۰٢٤ م
Skripsi dengan judul “Pengaruh Penggunaan Media Smart Tv terhadap Keterampilan mendengar Bahasa Arab Kelas 7 MTsN 7 Kediri Tahun Pelajaran 2024/2025”. Ditulis oleh Nabila Sayda Putri, NIM: 126202211019 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Pendidikan Bahasa arab UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dosen Pembimbing: Muhamad Mustofa Ludfi, S. Pd., M. Pd. I.
Kata Kunci: Media Pembelajaran, Media Smart TV, Keterampilan Mendengar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Smart TV terhadap keterampilan mendengar bahasa Arab siswa kelas VII di MTsN 7 Kediri tahun pelajaran 2024/2025. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya keterampilan mendengar sebagai dasar dalam penguasaan bahasa Arab, serta perlunya pemanfaatan media pembelajaran modern yang interaktif dan menarik, seperti Smart TV, dalam proses pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi Experimental Design dan desain Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan melibatkan 68 siswa dari dua kelas (kelas kontrol dan eksperimen). Instrumen yang digunakan adalah tes dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji Independent Sample T-Test dan perhitungan Cohen’s effect size dengan bantuan aplikasi SPSS 30.0.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dan positif antara penggunaan media Smart TV terhadap peningkatan keterampilan mendengar bahasa Arab siswa. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji T yang menunjukkan bahwa nilai t_hitung > t_tabel yaitu sebesar 6,959 > 1,670. Selain itu, nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05 yang menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima, sementara hipotesis nol (H₀) ditolak. Dan besarnya pengaruh penggunaan media Smart TV terhadap keterampilan mendengar bahasa Arab termasuk dalam efek besar. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji T atau t_hitung sebesar 6,959. Dengan db atau df = 66. Sehingga effect size yang diperoleh adala
THE EFFECTIVENESS OF USING CAKE APPLICATION ON STUDENT’S SPEAKING ABILITY AT SEVENTH GRADE OF MTsN 9 BLITAR
Aiza, Fatika Nur. NIM 126203212103. 2025. The Effectiveness of Using Cake Application on Students Speaking Ability at Seventh Grade of MTsN 9 Blitar. Thesis. English Education Department. Faculty of Tarbiyah and Teacher Training. Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Advisor: Dr. Elva Yohana, S. Hum., M. Pd. Keywords: Cake application, Speaking ability This study explores the effectiveness of the Cake application in-speaking skills of seventh-grade students at MTsN 9 Blitar. This research focus in speaking English, particularly in fluency, accuracy and comprehension. As digital technology becomes increasingly integrated into education, mobile-based applications such as Cake offer interactive and engaging alternatives for language learning. This study was conducted to determine the significant effect on the students' speaking ability before and after using the cake application. The objective of this study is to evaluate whether the use of the Cake application has a significant effect on students' speaking abilities. A quantitative approach was applied using a pre-experimental method with a one-group pre-test and post-test design. The participants consisted of 32 students from class VII-F. Speaking performance was measured through tests conducted before and after six learning sessions using the Cake application. The assessment covered six indicators, namely vocabulary, grammar, fluency, pronunciation, comprehension, and expression. The data were analyzed using paired sample t-tests with the help of SPSS software. The results indicated there are significant effect in the students' speaking skills. The average score increased from 78.18 in the pre-test to 85.35 in the posttest. The significance value obtained from the paired sample t-test was 0.000, which is lower than 0.05, indicating a statistically significant difference between the pre test and post test. Based on the findings, it can be concluded that the Cake application has significant effect in students’ speaking skills. It is recommended that English teachers consider incorporating mobile-based learning tools like Cake to create more interactive and effective language learning environments
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK PASCA PERCERAIAN DI DESA PANDANSARI
Keluarga juga merupakan tempat kita mengalami sosialisasi tahap awal, proses belajar dan patuh pada kaidah dan nilai yang ada sehingga sangat berperan dalam pembentukan pola interaksi, sistem nilai, pola berpikir, sikap dan tingkah laku anak. Pola komunikasi merupakan proses yang dirancang untuk mewakili kenyataan keterpautan unsur-unsur yang dicakup beserta keberlangsungan-nya untuk memudahkan pemikiran secara sistematik dan logis. Penelitian ini berguna untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi, apa pendukung dan penghambat komunikasi orang tua dan anak pasca perceraian. Mengingat bahwa meskipun setelah bercerai, komunikasi menjadi sangat penting.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara dan observasi dan peneliti menjadi instrument utama dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah pola komunikasi orang tua dan anak pasca perceraian ialah pola komunikasi prfotektif dan responsive. Pendukung komunikasi antara keduanya ialah semangat orang tua untk mempertahankan anaknya, tingkat pendidikan yang memadahi membantu komunikasi menjadi lebih baik, dan adanya Sikap terbuka baik dari orang tua maupun dari anak. Adapun hambatan dalam komunikasi antara keduanya ialah adaptasi dengan situasi baru maka membutuhkan penyesuaian, dan adanya gangguan dari penggunaan media sosial yang kurang sehat menghambat komunikasi orang tua dengan anak
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN STUDENT ENGAGEMENT PADA SISWA MA ASWAJA NGUNUT TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Hubungan Self Efficacy dengan Student Engagement pada Siswa MA Aswaja Ngunut Tulungagung” ini ditulis oleh Fatasya Auliya Mauludiyah, NIM. 126308212164, dengan pembimbing Prof. Dr. Sokip. S.Ag., M.Pd.I.
Kata Kunci: Self Efficacy, Student Engagement, Siswa
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan sebuah fenomena terkait minimnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Secara efektif keberlangsungan suatu pembelajaran di sekolah dapat tercapai dengan adanya keterlibatan siswa secara aktif. Keterlibatan siswa atau student engagement merupakan proses psikologis yang melibatkan ketertarikan, perhatian, investasi, dan usaha siswa yang diwujudkan dalam proses pembelajaran Perilaku student engagement pada siswa dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya faktor individu dan faktor lingkungan. Salah satu yang menjadi faktor individu yaitu siswa harus mempunyai efikasi diri. Self-efficacy diartikan sebagai keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dan menghadapi tantangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara self-efficacy dengan student engagement pada siswa MA Aswaja Ngunut Tulungagung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan seluruh siswa sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, dengan sampel penelitian yang terdiri dari siswa kelas X, XI, dan XII di MA Aswaja Ngunut berjumlah 56 siswa. Data diperoleh melalui kuesioner yang telah melalui proses validasi dan pengujian reliabilitas. Teknis analisis data dilakukan dengan menggunakan rank sperman. Hasil uji hipotesis yang diperoleh menunjukan nilai koefisien korelasi sebesar 0,441 dengan nilai signifikansi 0,001 (p<05).
Hasil penelitian dengan analisis menunjukkan adanya hubungan korelasi dengan tingkat sedang antara self-efficacy dan student engagement pada siswa MA Aswaja Ngunut. Selain itu, hasil pengelompokan data menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat self-efficacy dengan presentase 62,5% dan student engagement presentase 76,8% yang berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan rasa percaya diri siswa dapat berkontribusi pada peningkatan keterlibatan mereka dalam proses belajar