Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
EFEKTIFITAS TEKNIK SELF-TALK DALAM MENINGKATKAN SELF-EFFICACY SISWA KELAS XI SMAN 1 KAUMAN
Skripsi yang berjudul "Efektivitas Teknik Self-Talk dalam Meningkatkan Self-Efficacy Siswa Kelas XI SMAN 1 Kauman" ditulis oleh Nur Muhammad Anwari. NIM 126306212074. Program Studi Bimbingan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dosen Pembimbing Sri Ajeng Kusumaningrum, M. Pd.
Kata Kunci: Self-talk, Self-efficacy, Konseling Kelompok
Self-efficacy yang rendah pada siswa dapat berdampak pada kurangnya kepercayaan diri, ketidaksiapan menghadapi tantangan, dan kecenderungan menghindari tugas-tugas akademik, seperti menunda mengerjakan tugas, enggan maju presentasi, hingga mencontek. Hal ini menjadi perhatian penting dalam upaya pengembangan potensi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik self-talk dalam meningkatkan self-efficacy siswa kelas XI SMAN 1 Kauman. Self-efficacy merupakan keyakinan seseorang terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dan menghadapi tantangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang memiliki tingkat self-efficacy rendah berdasarkan hasil pretest. Intervensi dilakukan melalui konseling kelompok menggunakan teknik self-talk selama empat sesi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner self-efficacy yang disusun berdasarkan teori Bandura. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor self-efficacy siswa setelah diberikan intervensi, dengan nilai signifikansi sebesar 0,027 (< 0,05). Selain itu, skor rata-rata N-Gain sebesar 0,760 menunjukkan peningkatan yang tergolong tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik self-talk efektif dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan self-efficacy siswa, terutama dalam hal kepercayaan diri dan keberanian menghadapi tugas.
Kata Kunci: Self-talk, Self-efficacy, Konseling Kelompo
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA/SISWI BERMASALAH DI SMPN 3 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Dukungan Sosial Orangtua terhadap Kepercayaan Diri Siswa/Siswi Bermasalah di SMPN 3 Tulungagung” ini ditulis oleh Nur Wakhidatut Tamammah, NIM 126308212138. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Abdulloh Chakim, M.Pd.
Kata Kunci: Dukungan Sosial Orangtua, Kepercayaan Diri, Siswa Bermasalah
Fenomena broken home mengacu pada situasi keluarga yang tidak lagi dalam keadaan utuh, baik akibat perceraian orangtua, perpisahan, atau hilangnya perhatian dan kasih sayang dari orang tua terhadap anak. Kondisi ini seringkali menjadi sumber utama rendahnya kepercayaan diri siswa. Padahal, kepercayaan diri itu diperlukan bagi remaja untuk membentuk identitas diri yang positif. Dan, salah satu faktor yang berpengaruh, adalah dukungan sosial orang tua.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui tingkat dukungan sosial dan tingkat kepercayaan diri siswa/siswi bermasalah di SMPN 3 Tulungagung. (2) Untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial orang tua terhadap kepercayaan diri siswa/siswi bermasalah di SMPN 3 Tulungagung.
Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosisatif. Sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah seluruh populasi siswa bermasalah SMPN 3 Tulungagung sebanyak 41 siswa. Metode pengumpulan data yang dipilih untuk penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji validitas isi/konten dengan uji aikens’v, uji validitas butir product momen, uji reliabilitas instrumen, uji asumsi klasik dengan uji normalitas, uji linieritas, uji heteroskedastisitas, dan uji hipotesis melalui uji t.
Dari hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan: (1) Tingkat dukungan sosial orang tua siswa bermasalah di SMPN 3 Tulungagung mayoritas sedang. Pada kategori rendah sebanyak 32% atau 13 siswa, kategori sedang sebanyak 59% atau 24 siswa, dan kategori tinggi sebanyak 10% atau 4 siswa. Adapun tingkat kepercayaan diri siswa bermasalah di SMPN 3 Tulungagung mayoritas sedang. Pada kategori rendah sebanyak 44% atau 18 siswa, kategori sedang sebanyak 46% atau 19 siswa, dan kategori tinggi sebanyak 10% atau 4 siswa. (2) Terdapat pengaruh positif signifikan antara dukungan sosial orang tua terhadap kepercayaan diri siswa bermasalah SMPN 3 Tulungagung. Hasil pengujian hipotesis dengan t test diperoleh bahwa nilai sig. sebesar 0,000 < 0,05 maka terdapat pengaruh yang signifikan. Artinya, semakin tinggi dukungan sosial orang tua maka akan semakin tinggi kepercayaan diri siswa bermasalah SMPN 3 Tulungagung. Begitupun sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial orang tua maka akan semakin rendah kepercayaan diri siswa
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMAN 1 REJOTANGAN
Skripsi dengan judul “Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam
Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik di SMAN 1 Rejotangan” ini
ditulis oleh Fatim Matus Zahro, NIM. 126201213292, dengan pembimbing
Prof. Dr. H. Syamsun Ni’am, M.Ag
Kata Kunci : Upaya, Guru Pendidikan Agama Islam, Meningkatkan, Minat
Belajar, Peserta Didik
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat belajar peserta
didik terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah. Peserta
didik merasa bosan dan kurang bersemangat dalam belajar Pendidikan
Agama Islam. Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran yang penting
dalam berupaya meningkatkan minat belajar peserta didik. Maka sangatlah
penting bagi guru Pendidikan Agama Islam dalam memberikan dan
menemukan upaya yang efektif untuk dapat meningkatkan minat belajar
peserta didik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan membahas
mengenai upaya Guru Pendidikan Agama Islam mengenai (1) Upaya Guru
PAI sebagai edukator/pendidik (2) Upaya Guru PAI sebagai motivator (3)
Upaya Guru PAI sebagai fasilitator dalam meningkatkan minat belajar
peserta didik di SMAN 1 Rejotangan.
Metode penelitian Kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus
instrumental, karena peneliti ingin memperoleh pemahaman yang lebih
mendalam dan ilmiah mengenai upaya guru Pedidikan Agama Islam dalam
meningkatkan minat belajar peserta didik di SMAN 1 Rejotangan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya Guru Pendidikan Agama
Islam sebagai edukator/pendidik dalam meningkatkan minat belajar peserta
didik melalui pembelajaran ‘’moving class, shalat dhuha dan shalat jum’at
berjamaah. Kemudian upaya Guru PAI sebagai motivator berupa Kegiatan
Jum’at Berkah, memotivasi dan menjadi role model bagi peserta didik.
Kemudian upaya Guru PAI sebagai fasilitator yaitu dengan
memberikaanfasilitas mukena, juz amma, Al-Qur’an, serta adanya QRIS
alat pembayaran digital ( yang digunakan untuk berinfaq ), serta disediakan
fasilitas meja belajar untuk pembelajaran PAI di masjid
IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO KECIL DAN MENENGAH GUNA PENYUSUNAN PENCATATAN LAPORAN KEUANGAN (Studi Kasus UMKM Toko Parfum Refil Sekar Wangi)
Skripsi dengan judul “Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro kecil dan
Menengah Guna Penyusunan Pencatatan Laporan Keuangan (studi kasus: UMKM Toko
Parfum Refil Sekar Wangi)” ini ditulis oleh Novia Wulandari, NIM. 126403213123,
Jurusan Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali
Rahmatullah Tulungagung, pembimbing Faizal Satria Desitama, S.A.,M.Si., M.ACC.,.
Kata kunci: SAK EMKM, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Penyusunan Pencatatan
Pelaporan Keuangan.
Pemilik UMKM Toko Parfum Refil Sekar Wangi telah mendapat pelatihan dan
pengetahuan mengenai SAK EMKM. Selain itu, pemilik juga telah memiliki kesadaran
akan pentingnya SAK EMKM. Namun, implementasi pencatatan pelaporan keuangan yang
sesuai dengan SAK EMKM masih menjadi kendala yang dihadapi oleh UMKM Toko
Parfum Refil Sekar Wangi. Kondisi tersebut menarik peneiliti untuk melakukan penelitian
di UMKM tersebut. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan pencatatan pelaporan
keuangan pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah Toko Parfum Refil Sekar Wangi, (2)
Menganalisis kesesuaian Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah
terhadap pencatatan pelaporan keuangan pada Uaha Mikro Kecil dan Menengah Toko
Parfum Refil Sekar Wangi.
Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif
kualitatif atau bisa disebut kualitatif deskriptif. Metode penelitian ini berlandasan pada
filsafat postpositivisme yang digunakan untuk meneliti objek dengan kondisi yang alamiah
(keadaan rill atau nyata, tidak disetting atau dalam keadaan eksperimen) dimana peneliti
adalah instrument kuncinya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara,
dokumentasi dan observasi. Pengecekan keabsahan temuan ini dilakukan dengan
perpanjangan pengamatan, dan trianggulasi Teknik dan sumber.
Hasil penelitian ini mennunjukkan bahwa (1) Usaha Mikro Kecil dan Menengah
Toko Parfum Refil Sekar Wangi sudah melakukan pencatatan pelaporan keuangan namun
belum sesuai dengan data historis dan asumsi dasar penyusunan laporan keuangan, (2)
Usaha Mikro Kecil dan Menengah Toko Parfum Refil Sekar Wangi dalam melakukan
pencatatan pelaporan keuangan belum sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah
IMPLEMENTASI AKAD MUZARA’AH TERHADAP SISTEM BAGI HASIL ANTARA PEMILIK DAN PENGELOLA KEBUN TEBU (Studi Kasus Di Dusun Ngipik Desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung)
Devilia Karisma Putri, 126101212177, Implementasi Akad Muzara’ah Terhadap
Sistem Bagi Hasil Antara Pemilik Dan Pengelola Kebun Tebu (Studi Kasus
Di Dusun Ngipik Desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten
Tulungagung).
Kata Kunci: Muzara’ah, Bagi Hasil, Kebun Tebu.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kondisi yang terjadi di
masyarakat pedesaan adalah masih banyaknya kerja sama pertanian sistem bagi
hasil yang dilakukan secara lisan tanpa perjanjian tertulis, sehingga rawan
menimbulkan ketidakjelasan, terutama saat terjadi gagal panen. Indonesia sebagai
negara agraris menjadikan pertanian sebagai sektor penting, namun banyak petani
terkendala lahan dan modal. Sistem bagi hasil, khususnya akad muzara’ah, menjadi
solusi yang relevan karena melibatkan kerja sama antara pemilik lahan dan
penggarap dengan pembagian hasil sesuai kesepakatan. Di Dusun Ngipik, Desa
Bangoan, sistem ini diterapkan tanpa aturan baku, sehingga menarik untuk diteliti
bagaimana implementasi akad muzara’ah dilakukan di sana.
Rumusan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Implementasi akad
muzara’ah dalam sistem bagi hasil kebun tebu di Dusun Ngipik Desa Bangoan,
Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung?, 2) Bagaimana mekanisme
pembagian hasil antara pemilik lahan dan pengelola kebun tebu dilakukan apabila
terjadi kerugian di Dusun Ngipik Desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru
Kabupaten Tulungagung?, 3) Apakah terdapat kendala yang dihadapi dalam
pelaksanaan perjanjian terkait pembagian hasil di kebun tebu Dusun Ngipik Desa
Bangoan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung?
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dengan
menggunakan pola penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan
dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Akad Muzara’ah dijalankan
dengan musyawarah secara lisan tanpa adanya perjanjian tertulis antara pemilik dan
pengelola kebun tebu namun tidak adanya kejelasan prersentase bagi hasil dari awal
menyebabkan akad ini belum sepenuhnya sesuai dengan syari’at Islam, 2)
Pembagian hasil dilakukan usai panen berdasarkan musyawarah tanpa presentase
tetap, dan belum pernah terjadi kerugian. Namun, ketiadaan aturan tertulis soal
kerugian berpotensi jadi kelemahan akad di masa depan, 3) perjanjian kerjasama
berjalan lancar tanpa perselisihan, dengan kerja sama yang rukun, kendala hanya
berasal dari cuaca dan hama, namun disepakati bahwa jika muncul masalah,
penyelesaiannya dilakukan secara musyawarah berdasarkan nilai kekeluargaan dan
prinsip Islam
RESEPSI MAHASISWA UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG TERHADAP GAYA HIDUP KONSUMTIF PADA SERIAL DRAMA “PAY LATER”
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Resepsi Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terhadap Gaya Hidup Konsumtif pada Serial Drama Pay Later” ini ditulis oleh Firda Zahrotun Nisa, NIM.126304213181, dengan pembimbing Aminatul Ummah, M.Pd.
Kata Kunci: Resepsi, Gaya Hidup Konsumtif, Stuart Hall, Serial Drama, Pay Later.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena gaya hidup konsumtif di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai akibat dari perkembangan teknologi dan media digital. Pengaruh konten media sosial, paparan iklan dan tren belanja daring telah mendorong pola konsumsi yang cenderung impulsif dan tidak terkontrol.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali resepsi mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terhadap gaya hidup konsumtif pada tayangan di media visual terutama pada serial drama Pay Later. Selain itu untuk mengetahui faktor atau alasan informan yang mempengaruhi resepsi pada tayangan serial drama.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi Stuart Hall yang membagi posisi audiens dalam tiga kategori yaitu dominan-hegemonig, negotiated dan oppositional, dengan melakukan wawancara mendalam pada mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang sudah menonton serial drama Pay Later dan mengetahui penggunaan layanan pay later.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan memberikan tanggapan yang beragam sesuai dengan pengalaman pribadi mereka. Informan yang berada pada posisi dominan, artinya ia menyetujui pesan yang disampaikan. Informan yang berada pada posisi oposisi, artinya mereka menolak. Dan informan yang berada pada posisi negosiasi, artinya mereka mempunyai pandangan tersendiri. Sementara faktor yang mempengaruhi resepsi mereka adalah faktor internal (pengalaman dan keyakinan diri) dan faktor eksternal (lingkungan sosial, keluarga, teman)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP KETERAMPILAN KERJASAMA DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS X PADA MATERI EKOSISTEM
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) terhadap Keterampilan Kerjasama dan Pemahaman Konsep Siswa Kelas X pada Materi Ekosistem”, ini ditulis oleh Andini Marchelina Sari, NIM. 126208212055, pembimbing Ali Amirul Mu’minin, M.Pd.
Kata kunci: Model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD), Keterampilan Kerjasama, Pemahaman Konsep Siswa, Ekosistem.
Pembelajaran Biologi di sekolah tidak hanya menekankan pada penguasaan konsep secara kognitif, tetapi juga mengharuskan siswa memiliki keterampilan sosial seperti kemampuan kerjasama dalam kelompok. Rendahnya keterampilan kerjasama dan pemahaman konsep siswa pada materi ekosistem yang menjadi masalah padahal materi ekosistem menuntut siswa untuk memahami keterkaitan antar komponen ekosistem serta kerjasama dalam memecahkan masalah lingkungan secara kelompok. Namun, dalam praktiknya, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep secara mendalam dan kurang aktif dalam kerjasama. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD), yang menekankan kerjasama tim, tanggung jawab individu, dan keberhasilan kelompok. Model ini diyakini mampu meningkatkan kerjasama siswa dan memperkuat pemahaman konsep yang dipelajari. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui pengaruh model pembelajaran STAD terhadap keterampilan kerjasama siswa kelas X pada materi ekosistem. 2) Mengetahui pengaruh model pembelajaran STAD terhadap pemahaman konsep siswa kelas X, serta 3) Mengetahui pengaruh model pembelajaran STAD terhadap kedua variabel tersebut secara bersamaan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi Experimental Design dengan tipe Posstest only control group design. Sampel penelitian kelas X-10 sebagai kelas eksperimen dan X-11 sebagai kelas kontrol, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket keterampilan kerjasama dan tes pemahaman konsep siswa yang telah tervalidasi. Analisis data yang digunakan yaitu Uji T (Independent sample t-test) dan Uji Manova.
Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa: 1) Model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) berpengaruh terhadap keterampilan kerjasama siswa dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,035 < 0,05. 2) Model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. 3) Model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) berpengaruh terhadap keterampilan kerjasama dan pemahaman konsep siswa dengan memperoleh nilai signifikansi masing-masing keterampilan kerjasama sebesar 0,035 < 0,05 dan pemahaman konsep materi sebesar 0,000 < 0,05
ANALISIS YURIDIS PEMBERIAN SANKSI TERHADAP PERUSAHAAN YANG TIDAK MEMBERIKAN CORPORATE SOCIAL RESPONBILITY (CSR) DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN FIQH SIYASAH
Bella Norma Diana Putri, 126103211024, “Analisis Yuridis Pemberian Sanksi Terhadap Perusahan Yang Tidak Memberikan Corporate Social Responbility (CSR) Dalam Hukum Positif Dan Fiqh Siyasah”, Program Studi Hukum Tatanegara, Jurusan Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Ahmad Yuzki Arifin Nawafi’.M.IP.
Kata Kunci: CSR, Hukum Positif, fiqh Siyasah, Penanaman Modal, Sanksi, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007
Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan tanggung jawab sosial yang harus dijalankan oleh setiap perusahaan, khususnya yang bergerak dalam bidang usaha yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan masyarakat. Dalam konteks hukum Indonesia, kewajiban ini telah diatur secara eksplisit dalam Pasal 15 huruf b Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, yang mewajibkan penanaman modal untuk melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan. Namun, dalam implementasinya, masih banyak perusahaan yang belum secara optimal menjalankan kewajiban CSR, bahkan ada yang mengabaikannya sama sekali. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan yuridis mengenai efektivitas regulasi serta bentuk sanksi yang dapat dikenakan terhadap pelanggaran tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam aspek yuridis pemberian sanksi terhadap perusahaan yang tidak melaksanakan CSR berdasarkan perspektif hukum positif Indonesia dan pandangan fiqh siyasah dalam Islam. Pendekatan yuridis normatif digunakan dalam penelitian ini, dengan mengkaji peraturan perundang-undangan yang berlaku, literatur hukum, serta pemikiran ulama dalam fiqh siyasah. Dari perspektif hukum positif, meskipun CSR diwajibkan secara hukum, namun Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tidak secara tegas merumuskan sanksi administratif atau pidana bagi perusahaan yang tidak melaksanakannya. Hal ini menyebabkan lemahnya daya paksa hukum terhadap perusahaan, sehingga pelaksanaan CSR cenderung bersifat formalitas dan simbolik.
Sementara itu, dari perspektif fiqh siyasah, tanggung jawab sosial merupakan bagian dari prinsip keadilan dan kemaslahatan yang harus dijaga dalam tata kelola pemerintahan. Dalam konteks ini, negara memiliki kewenangan untuk menetapkan kebijakan yang mendorong perusahaan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, serta memberikan sanksi yang proporsional apabila perusahaan mengabaikan tanggung jawab tersebut. Prinsip hisbah dalam Islam menjadi landasan bagi pengawasan dan pemberian sanksi terhadap pihak yang tidak menjalankan kewajiban sosial, dengan tujuan menjaga keseimbangan sosial dan mencegah kerusakan (mafsadah) dalam masyarakat
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATERI BENTUK ALJABAR KELAS VII DI SMPN 1 NGANTRU TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Materi Bentuk Aljabar Kelas VII di SMPN 1 Ngantru Tulungagung” ini ditulis oleh Khoirun Nissa, NIM. 126204213173, dengan pembimbing Nur Cholis, M.Pd.
Kata Kunci: Model PBL (Problem Based Learning), Kemampuan Berpikir Kritis
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Kondisi ini disebabkan oleh kurang aktifnya siswa saat proses belajar mengajar kareana pembelajaran masih berpusat pada guru. Oleh karena itu, dibutuhkan penerapan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah model Problem Based Learning (PBL), yaitu suatu pendekatan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta keterampilan dalam memecahkan masalah.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa materi bentuk aljabar kelas VII di SMPN 1 Ngantru Tulungagung, dan (2) Untuk mengetahui besar pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis materi bentuk aljabar kelas VII di SMPN 1 Ngantru Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian quasi experiment dengan post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di SMPN 1 Ngantru sebanyak 259 siswa. Dengan sempel yang digunakan siswa kelas VII-A sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 34 siswa dan siswa kelas VII-C sebagai kelas kontrol yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Analisis data menggunakan uji t-test dan uji effect size dengan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) 16.0 for Window.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa materi bentuk aljabar kelas VII di SMPN 1 Ngantru Tulungagung, dan (2) besarnya pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa materi bentuk aljabar kelas VII di SMPN 1 Ngantru Tulungagung dari hasil perhitungan uji pengaruh (effect size) sebesar 0.07 yang termasuk dalam kategori tinggi
GAYA RETORIKA DAKWAH GUS ATHOK ILLAH MALIK DALAM MEMBINA SPIRITUAL JAMA’AH RUTINAN NGEMMIS DI PENDOPO DS. KELUTAN KEC. NGRONGGOT KAB. NGANJUK
M. Junaidi Abdul Aziz. (2025). Gaya Retorika Dakwah Gus Athok illah Malik Dalam Membina Spiritual Jama‟ah Rutinan Ngemmis Di Pendopo Ds. Kelutan Kec. Ngronggot Kab. Nganjuk. Program Studi: Manajemen Dakwah, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dosen Pembimbing: Dr. Boby Rachman Santoso, M.S.I.
Kata Kunci: Gaya Retorika, Dakwah, dan Spiritual Jama’ah.
Penelitian ini mengkaji tentang gaya retorika yang dimiliki Gus Athok Illah Malik , dalam pengajian Gus Athok Illah Malik di Pedesaan Kelutan ini biasanya lebih menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh mad’u. Biasanya cenderung isi pembahasannya guyonan atau tidak terlalu keras dalam topik yang disampaikan dan biasanya tidak membuka kitab. Apabila ulama tersebut keliru menyampaikan dapat membuka kembali kitab yang dibawanya atau bisa dibilang sudah pada umumnya keterangan bahasan. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui kegiatan pengajian rutinan ngemmis, Gaya retorika yang digunakan dalam dakwah Gus Athok Illah Malik, serta Respon masyarakat terhadap gaya retorika dakwah Gus Athok Illah.
Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data penelitian ini terdiri dari teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen kunci penelitian ini ialah peneliti itu sendiri dengan dibantu instrumen tambahan seperti buku catatan beserta gambar. Lokasi penelitian ini berada di Pendopo Ngemmis. Subjek penelitian ini ialah Gus Athok Illah Malik dan jamaah ngemmis yang menjadi objek penelitian. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan teori Miles dan Huberman, yaitu terdiri: reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya retorika dai sangat penting untuk diperhatikan karena gaya retorika ini memanfaatkan bahasa yang sederhaana namun penuh makna, yang disesuaikan dengan latar belakang dan budaya jamaah, sehingga pesan lebih mudah dipahami dan diterima. Melalui gaya retorika yang efektif, Gus Athok Illah Malik diharapkan dapat membina spiritual jamaah dengan membangkitkan rasa iman, meningkatkan semangat beribadah, dan mempererat hubungan spiritual dengan Allah SWT