Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
PERAN GURU SEBAGAI PEMBINA AKHLAK PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SDIT AL-ASROR KEDUNGWARU TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Peran Guru Sebagai Pembina Akhlak Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Profil Pelajar Pancasila di SDIT Al-Asror Kedungwaru Tulungagung” ditulis oleh Dyah Ayu FitriArum Kirana, NIM. 126205211023, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing H. Muh. Nurul Huda, M.A.
Kata Kunci : Peran guru, Akhlak Kejujuran, Akhlak Keadilan, Akhlak Toleransi, Profil Pelajar Pancasila.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kesadaran akan pentingnya kejujuran, ketidakadilan dalam kerja kelompok, serta rendahnya toleransi dalam interaksi sosial. Oleh karena itu, peran guru sebagai pembina sangat krusial dalam membimbing siswa agar tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui peran guru sebagai pembina nilai kejujuran peserta didik melalui mata pelajaran Profil Pelajar Pancasila di SDIT Al-Asror Kedungwaru Tulungagung. 2) Untuk mengetahui peran guru sebagai pembina nilai keadilan peserta didik melalui mata pelajaran Profil Pelajar Pancasila di SDIT Al-Asror Kedungwaru Tulungagung. 3) Untuk mengetahui peran guru sebagai pembina nilai toleransi peserta didik melalui mata pelajaran Profil Pelajar Pancasila di SDIT Al-Asror Kedungwaru Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi data atau kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi, pemeriksaan teman sejawat, dan ketekunan.
Hasil Penelitian : 1) Dalam proses pembelajaran guru membentuk nilai kejujuran melalui kontrak belajar. Dengan menerapkan kejujuran dalam kontrak belajar, siswa belajar untuk bertanggung jawab terhadap tugas dan komitmen mereka, sehingga tercipta budaya saling percaya antara guru dan siswa. 2) Guru menanamkan nilai keadilan dengan memastikan kesetaraan dalam ibadah dan pembelajaran serta mengajarkan siswa untuk memperlakukan teman tanpa diskriminasi. Pembelajaran berbasis proyek, seperti membuat bunga dari barang bekas, melatih kerja sama dan kesadaran akan peran masing-masing dalam kelompok. 3) Guru menanamkan sikap toleransi dengan melatih siswa bekerja sama dalam berbagai kegiatan kelompok dan menghargai perbedaan pendapat. Selain itu, guru memberikan ruang diskusi yang aman serta mengenalkan perbedaan dalam praktik ibadah untuk menanamkan sikap menghormati keberagaman. Dengan memahami bahwa perbedaan adalah kekayaan, siswa menjadi lebih peduli, menghormati sesama, dan melihat keberagaman sebagai elemen yang memperkaya pengalaman hidup
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS KURIKULUM MERDEKA PADA MATERI INTEGRAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS XII MAN 3 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul Pengembangan E-Modul Berbasis Kurikulum Merdeka Pada Materi Integral Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas XII MAN 3 Tulungagung ini ditulis oleh Nawa Lailatur Rohmah, NIM.126204211053, pembimbing Dr. Dewi Asmarani, M. Pd.
Kata kunci: E-modul, Kurikulum merdeka, Minat belajar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh terbatasnya bahan ajar berbasis kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Selain itu, penggunanaan bahan ajar yang tidak menarik dan pembelajaran yang monoton menyebabkan minat belajar siswa rendah. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu adanya inovasi dalam penggunaan bahan ajar untuk meningkatkan minat belajar siswa, khususnya pada materi integral. Bahan ajar yang dikembangkan yaitu e-modul berbasis kurikulum merdeka pada materi integral.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kevalidan e-modul berbasis kurikulum merdeka pada materi integral, (2) mendeskripsikan kepraktisan e-modul berbasis kurikulum merdeka pada materi integral, (3) mendeskripsikan keefektifan penggunanan e-modul berbasis kurikulum merdeka pada materi integral dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas XII MAN 3 Tulungagung.
Jenis penelitian yang digunakan adalah pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XII MAN 3 Tulungagung. Teknik pengumpulan data meliputi lembar angket validasi dan respon, lembar observasi, dan lembar angket minat belajar siswa. Teknik analisis data meliputi teknis analisis kevalidan, kepraktisan, dan kefektifan media.
Hasil penelitian dan pengembangan ini didapatkan (1) hasil dari uji kevalidan dari produk e-modul berbasis kurikulum merdeka pada materi integral mendapatkan persentase 87,07% dari segi materi dan 88,3% untuk segi media, yang mana masuk kategori valid. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis kurikulum merdeka pada materi integral ini valid dari segi materi dan media, (2) hasil uji kepraktisan dari respon guru mendapatkan rata-rata persentase 90, 76% dengan kategori sangat paraktis. Hasil lembar observasi guru mendapatkan persentase 81,25% dengan kategori baik. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis kurikulum merdekan pada materi integral praktis digunakan guru dalam pembelajaran, (3) hasil uji keefektifan e-modul berbasis kurikulum merdeka pada materi integral mendapatkan rata-rata persentase 82,94% dari respon siswa dengan kategori efektif. Lembar observasi siswa memperoleh rata-rata persentase 85,7% dengan kategori baik. Sedangkan rata-rata perolehan hasil minat belajar siswa sebelum menggunakan e-modul sebesar 61,8% dengan kategori rendah. Hasil minat belajar siswa setelah penggunaan e-modul memperoleh rata-rata persentase 80,5% dengan kategori tinggi. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan e-modul berbasis kurikulum merdeka efektif digunakan oleh siswa dalam pembelajaran dan cukup efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas XII
HAK ANAK DALAM PERNIKAHAN SIRI PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi Kasus di Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk)
Alfin Mawaddatur Rahma, 126102213262, Hak Anak Dalam
Pernikahan Siri Perspektif Hukum Positif dan Hukum Keluarga
Islam di Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk, Program Studi
Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum,
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025.
Pembimbing: Dr. Fathul Ihsani S. Sy., M.H.
Kata Kunci: Hak Anak, Pernikahan Siri.
Skripsi ini dilatar belakangi dengan adanya fenomena pernikahan
siri di Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk yang mana
dikhawatirkan nya Hak-Hak anak dalam pernikahan siri tersebut.
pernikahan siri sah secara agama Namun tidak sah seacara negara
karena belum tercatatkan, dan anak- anak hasil dari pernikahan siri ini
sangatlah rentan untuk tidak mendapatkan Hak-haknya terutama Hak
legalitas yang diakui oleh negara bahkan juga sering mendapatkan
diskriminasi. Pada dasarnya seharusnya pernikahan haruslah
dicatatkan karena jelas pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974
tentang pernikahan bahwasanya pernikahan haruslah dicatatkan.
Supaya terjaminya hak-hak anak kedepanya.
Rumusan masalah penelitian ini adalah: 1) Bagaimana para pelaku
pernikahan siri di Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk memberikan
pemenuhan hak-hak anak mereka, terutama terkait legalitas yang di
akui oleh negara menurut perspektif Hukum Positif? 2) Bagaimana
pandangan Hukum Keluarga Islam terhadap hak anak pernikahan siri
di Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk? tujuan penelitian adalah 1)
Untuk menjelaskan dan mengetahui para pelaku pernikahan siri dalam
memperjuangkan hak-hak anak mereka. Terutama terkait hak legalitas
yang di akui oleh negara berdasarkan padangan pandangan Hukum
Positif. 2) Untuk mengetahui pandangan Hukum Positif dan Hukum Keluarga Islam terkait Hak Anak Pernikahan Siri di kecamatan Ngetos,
kabupaten Nganjuk.
Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif
dengan menggunakan metode penelitian lapangan (field research)
yang mana penelitian ini akan menggunakan pendekatan deskriptif dan
menggunakan analisis, sehingga dapat menginterpresikan fakta pada
suatu kasus dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi.
Karena dalam penelitian kualitatif sendiri instrumenya adalah orang
atau human instrument, yaitu peneliti itu sendiri.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: 1) pemenuhan HakHak
anak dalam pernikahan siri di Kecamatan Ngetos Kabupaten
Nganjuk meskipun banyak pelaku pernikahan siri dikecamatan Ngetos
bukan berarti tidak adanya kesadaran dari beberapa pelaku pernikahan
siri, yang mana mereka tetap mempertahankan Hak-Hak anak mereka
dengan mengistbatkan pernikahan mereka lalu mencatatkan
pernikahan mereka di KUA dan hal tersebut memenuhi UndangUndang
Nomor 1 Tahun 1974 tentang pernikahan bahwasanya
pernikahan haruslah dicatatkan. Supaya terjaminya hak-hak anak
kedepanya seperti hak legalitas yang diakui oleh negara. 2) Anak yang
terlahir dalam pernikahan siri di Kecamatan Ngetos ini nyatanya
terpenuhi hak-haknya
MAKNA PENGALAMAN MAHASISWA SEBAGAI KORBAN PHUBBING: STUDI FENOMENOLOGIS TERHADAP KUALITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI LINGKUNGAN PERGAULAN MAHASISWA PSIKOLOGI ISLAM UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG
Fenomena meningkatnya penggunaan handphone dalam kehidupan sehari-hari telah melahirkan perilaku baru yang dikenal sebagai phubbing, yaitu tindakan mengabaikan orang di sekitar karena terlalu fokus pada handphone saat berinteraksi. Phubbing menjadi tantangan serius dalam konteks komunikasi interpersonal, terutama di kalangan mahasiswa yang berada dalam masa perkembangan sosial yang intensif. Perilaku ini berpotensi menimbulkan ketegangan hubungan, perasaan diabaikan, hingga penurunan kualitas komunikasi. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana mahasiswa memaknai pengalaman menjadi korban phubbing dalam lingkungan pergaulan mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis makna pengalaman mahasiswa sebagai korban phubbing, dampak psikososial yang dirasakan, serta strategi yang dilakukan untuk menyikapi situasi tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap tiga orang partisipan yang pernah mengalami phubbing dalam konteks interaksi sosial sehari-hari. Kemudian dianalisis menggunakan metode analisis Maoustakas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai phubbing sebagai perilaku yang tidak etis, menyakitkan secara emosional, dan merendahkan nilai diri mereka dalam relasi sosial. Dampak psikososial yang muncul mencakup perubahan suasana hati secara drastis, kehilangan motivasi berkomunikasi, serta munculnya kerenggangan hubungan sosial. Dalam menghadapi situasi tersebut, partisipan menggunakan strategi pasif seperti diam dan menarik diri, maupun strategi aktif seperti menegur secara halus atau menciptakan kondisi interaksi bebas gangguan handphone. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa phubbing merupakan bentuk gangguan komunikasi yang tidak hanya berdampak pada kelancaran percakapan, tetapi juga pada aspek emosional dan psikososial korban. Mahasiswa sebagai korban berusaha menyesuaikan diri melalui berbagai strategi komunikasi agar tetap dapat menjaga hubungan interpersonal yang sehat di tengah tantangan budaya digital yang semakin kuat
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENSTIMULASI PEMAHAMAN KAUSALITAS ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK SITI KHOTIJAH PLOSOKANDANG
Skripsi dengan judul “Penerapan Metode Eksperimen untuk Menstimulasi Pemahaman Kausalitas Anak Usia 4-5 Tahun di TK Siti Khotijah Plosokandang” ini ditulis oleh Ira Ardiyanti, NIM. 126206212061, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Dr. Dika Putri Rahayu, M.Pd.
Kata Kunci: Metode Eksperimen, Pemahaman Kausalitas, Anak Usia Dini 4-5 Tahun
Pemahaman kausalitas merupakan bagian penting dalam perkembangan kognitif anak, di mana mereka belajar mengenali hubungan sebab-akibat di dunia sekitar. Salah satu aspek yang mendalam dari pemahaman ini adalah bagaimana anak memecahkan masalah, membuat prediksi, dan mengembangkan pola pikir logis yang lebih matang. Untuk menstimulasi kemampuan tersebut, diperlukan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Salah satu metode yang efektif adalah metode eksperimen, karena memungkinkan anak untuk bereksplorasi secara mandiri dan menemukan konsep-konsep baru melalui pengalaman langsung.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode eksperimen dalam menstimulasi pemahaman kausalitas anak usia 4-5 tahun di TK Siti Khotijah Plosokandang. Metode eksperimen dipilih karena memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar secara langsung melalui pengalaman nyata, sehingga dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap hubungan sebab-akibat dalam berbagai fenomena sederhana.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mentriangulasikan data yang diperoleh dan menghubungkan dengan teori-teori perkembangan kognitif anak usia dini. Eksperimen yang dilakukan meliputi berbagai aktivitas seperti pengamatan pergerakan mobil-mobilan di permukaan datar dan miring, serta eksperimen menggunakan balon pentil sebagai roda untuk memahami konsep dorongan dan pergerakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperimen secara efektif meningkatkan pemahaman kausalitas anak-anak. Mereka menjadi lebih aktif dalam mengamati, bertanya, dan menarik kesimpulan dari setiap eksperimen yang dilakukan. Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan fasilitas, waktu pelaksanaan yang terbatas, serta perbedaan tingkat pemahaman di antara anak-anak yang memerlukan bimbingan lebih lanjut. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar para pendidik secara intensif menerapkan metode eksperimen dalam pembelajaran guna meningkatkan pemahaman kausalitas anak usia dini
STRATEGI PROGRAM BEDAH RUMAH BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT (Studi pada BAZNAS Kabupaten Tulungagung)
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Strategi Program Bedah Rumah Badan Amil Zakat Nasional Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat (Studi pada BAZNAS Kabupaten Tulungagung)” ini ditulis oleh Niken Aprilia, NIM. 126404213035, Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Jurusan Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Bapak Labib Muzaki Sobir, S. Hum., M.Pd.I.
Kata Kunci: Strategi, BAZNAS, Bedah Rumah, Kualitas Hidup, Mustahik
Rumah yang tidak layak huni bukan hanya mencerminkan kemiskinan struktural, tetapi juga memperburuk kesejahteraan masyarakat dari sisi kesehatan, keamanan, dan harga diri sosial. Di sisi lain, zakat sebagai instrumen ekonomi Islam memiliki peran penting dalam mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menginisiasi Program Bedah Rumah sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kualitas hidup mustahik melalui penyediaan tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat. Pemilihan judul ini didasarkan pada urgensi persoalan RTLH dan potensi besar zakat sebagai solusi berbasis komunitas.
Penelitian ini bertujuan menjawab 3 pertanyaan penting : (1) bagaimana perencanaan program bedah rumah (2) bagaimana pelaksanaan program tersebut (3) bagaimana evaluasi terhadap penerima manfaat. Ketiga aspek ini menjadi indikator untuk mengukur efektivitas strategi BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima zakat.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan ini dianggap paling relevan karena mampu menggali secara mendalam realitas sosial dan makna yang dirasakan langsung oleh penerima manfaat program. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode untuk memastikan objektivitas dan keandalan hasil penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi perencanaan program telah dilakukan secara sistematis dengan melibatkan UPZ, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Pelaksanaan program mengedepankan kolaborasi dan gotong royong sehingga berdampak positif tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara sosial dan ekonomi. Evaluasi dilakukan melalui kunjungan lapangan dan pelaporan progres pembangunan. Solusi dari lembaga atas berbagai kendala teknis antara lain dengan menjalin kemitraan lokal dan mengoptimalkan sumber daya swadaya masyarakat. Peneliti merekomendasikan agar BAZNAS meningkatkan dokumentasi berbasis digital, memperluas pelatihan keterampilan warga, serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar program ini berkelanjutan dan lebih berdampak luas
EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH BIDANG AKUNTANSIPADA DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN KEDIRI
Skripsi dengan judul Skripsi dengan judul “Efektivitas Penerapan Sistem Informasi Pemerintah Daerah Bidang Akuntansi Pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri” ini ditulis oleh Ana Sabilatur Rohmah, NIM 126403211028, pembimbing Fia Rahma, S.E., M.S.A.
Kata kunci: Efektivitas, SIPD, Akuntansi
Pada era kemajuan teknologi informasi seperti saat ini, transformasi digital telah menjadi salah satu faktor kunci dalam perubahan paradigma pelayanan publik, terutama di sektor pemerintahan. Perubahan regulasi, seperti dikeluarkannya Permendagri No. 70 Tahun 2019, memberikan landasan hukum untuk penggunaan Aplikasi SIPD dalam pengelolaan keuangan daerah. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri memiliki peran penting dalam pengelolaan anggaran publik untuk berbagai proyek dan program yang berkaitan dengan perumahan dan penataan kawasan permukiman. Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) menjadi langkah strategis dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui ketepatan sasaran dalam penerapan aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah Bidang Akuntansi, 2). Untuk Mengetahui tercapainya tujuan dalam penerapan aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah Bidang Akuntansi, 3). Untuk Mengetahui perubahan yang nyata dalam penerapan aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah Bidang Akuntansi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dan diolah secara sistematis sehingga dapat diperoleh kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi SIPD dalam pengelolaan akuntansi di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri telah efektif berhasil menyediakan sistem yang terintegrasi, mendukung pengelolaan keuangan yang lebih akurat, cepat dan trasparan. Sistem ini mampu meminimalkan resiko kesalahan manual melalui digitalisasi dan otomatisasi proses akutansi. Selain itu, fitur real-time monitoring yang dimiliki SIPD memungkinkan pemerintah daerah untuk mengawasi setiap tahapan pengelolaan keuangan secara lebih efisien.beberapa aspek, seperti pencatatan dan pembukuan keuangan yang lebih akurat, kemudahan akses data, dan efisiensi waktu dalam penyusunan laporan keuangan. Namun, masih terdapat kendala dalam hal pemahaman teknologi oleh staf, keterbatasan fitur aplikasi, dan gangguan teknis yang mempengaruhi proses pengelolaan keuangan
PENGARUH LABELISASI HALAL, KUALITAS PRODUK, HARGA, DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PRODUK VIVA KOSMETIK DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Labelisasi Halal, Kualitas Produk, Harga, dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian pada Produk Viva Kosmetik Di Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Sofiana Putri Nur Aini, NIM. 126402211060, dengan Pembimbing: Mega Tunjung Hapsari, M.AP.
Kata Kunci: Harga, Keputusan Pembelian, Kualitas Produk, Labelisasi Halal, Promosi.
Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian pada produk kosmetik, khususnya produk Viva Kosmetik di Kabupaten Tulungagung. Ditengah pesatnya pertumbuhan industri kosmetik di Indonesia kaum wanita terutama kaum muda menjadi target utama, karena kosmetik telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari untuk merawat penampilan dan meningkatkan kepercayaan diri. Penelitian ini menyoroti pentingnya labelisasi halal, kualitas produk, harga, dan promosi dalam mempengaruhi keputusan pembelian. Hingga saat ini Viva Kosmetik telah mengembangkan ragam produknya hingga mencapai 500 varian produk.
Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 140 responden penggunan Viva Kosmetik di Kabupaten Tulungagung. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan jenis non-probability Sampling dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Dalam penelitian ini data diperoleh dari penyebaran kuesioner yang berjumlah 140 dengan memberikan serangkaian pertanyaan atau pernyataan tertulis yang nantinya dapat dijawab oleh responden. Data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan SPSS 27 dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: secara simultan, variabel labelisasi halal, kualitas produk, harga, dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada produk Viva Kosmestik di Kabupaten Tulungagung, labelisasi halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada produk Viva Kosmestik di Kabupaten Tulungagung, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada produk Viva Kosmestik di Kabupaten Tulungagung, harga berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian pada produk Viva Kosmestik di Kabupaten Tulungagung, promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada produk Viva Kosmestik di Kabupaten Tulungagung
IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN FIQIH DI MTS AS-SYAFI’IYAH GONDANG TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Implementasi Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Mata Pelajaran Fiqih di MTs As-Syafi’iyah Gondang Tulungagung” ditulis oleh Fadhilatul Umah, NIM 126201211018, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Jurusan Tarbiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Zulfa Husnawati M.Pd.
Kata Kunci : Project Based Learning (PjBL), Motivasi Belajar, Fiqih
Penelitian ini didasarkan pada konteks penelitian di lapangan. Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh banyaknya peserta didik yang merasa bosan terhadap mata pelajaran Fiqih yang masih menggunakan model pembelajaran ceramah. Penting bagi pendidik untuk membuat suasana kelas menjadi tidak membosankan dan aktif saat pembelajaran. Dengan diterapkannya model Project Based Learning ini diharapkan peserta didik dapat mengembangkan keterampilan berpikir, dan keterampilan memecahkaan masalah dalam penugasan proyek.
Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimana perencanaan penerapan model pembelajaran Project Based Learning untuk meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran Fiqih di MTs As-Syafi’iyah Gondang Tulungagung. (2) Bagaimana langkah-langkah penerapan model pembelajaran Project Based Learning untuk meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran Fiqih di MTs As-Syafi’iyah Gondang Tulungagung. (3) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dari penerapan model pembelajaran Project Based Learning untuk meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran Fiqih di MTs As-Syafi’iyah Gondang Tulungagung.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan menganalisis data yang peneliti kumpulkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perencanaan model Project Based Learning yaitu dimulai dengan pembuatan modul ajar yang lengkap dan terstruktur serta membuat lembar kerja siswa, menentukan proyek yang akan dibuat, dan membimbing siswa dari awal perencanaan sampai hasil akhir. (2) langkah-langkah penerapan model Project Based Learning , pendidik melakukan beberapa langkah yaitu, memberikan pertanyaan mendasar, menentukan proyek, menyusun jadwal, monitoring, menguji hasil proyek, dan yang terakhir yaitu memberikan kesimpulan/evauluasi. (3) faktor pendukung diantaranya meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kretif, membuat pembelajaran menjadi lebih mudah dan menarik para siswa, peserta didik dapat bertukar pengalama dengan yang lain, guru memiliki kualitas yang baik dan profesional sedangkan faktor penghambat diantaranya kurangnya pemahaman siswa saat pembelajaran berlangsung, alokasi dan waktu yang terbatas
MELIHAT TRANSFORMASI FUNGSI WAYANG THENGUL (Dari Upacara Sedekah Bumi, Alternatif Ekonomi, Hingga Kesenian Hiburan 1982)
Penelitian ini menjelaskan tentang hubungan antara Wayang Thengul dengan aspek religius, tradisional, sosial, dan ekonomi masyarakat Bojonegoro pada tahun 1982. Lebih lanjut juga dapat menjelaskan bagaimana Wayang Thengul memainkan peran ganda sebagai upacara adat dan sumber penghasilan di Bojonegoro. Kelestarian Wayang Thengul ini harus dipertahakan karena beberapa kesenian Bojonegoro terancam hilang karena kurangnya generasi muda yang tertarik untuk menekuni kesenian tradisional tersebut.
Penelitian ini berfokus pada, pertama bagaimana alur cerita pementasan Wayang Thengul pada upacara sedekah bumi dan nilai apa saja yang terkandung di dalamnya? Kedua, bagaimana dampak dari Lakon Wayang Thengul terhadap perekonomian di Bojonegoro? ketiga, bagaimana cara melestarikan kesenian hiburan melalui Lakon Wayang Thengul? Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui alur cerita pementasan Wayang Thengul pada upacara sedekah bumi dan nilai apa saja yang terkandung didalamnya, untuk mengetahui dampak dari Lakon Wayang Thengul terhadap perekonomian di Bojonegoro, untuk mengetahui cara melestarikan kesenian hiburan melalui Lakon Wayang Thengul, Dengan menggunakan metode penelitian sejarah dan pendekatan sosiologi kemasyarakatan, maka hasil dari penelitian ini menunjukkan dalam pagelaran Wayang Thengul terdapat beberapa nilai yang terkandung di Wayang Thengul terdapat nilai kesetiaan, nilai pengorbanan, nilai kepemimpinan, nilai keadilan, nilai kejujuran dan amanah, nilai spiritualitas, doa, nilai persaudaraan, persatuan dan nilai kearifan lokal.
Kedua, Wayang Thengul memiliki peran yang signifikan dalam konteks budaya dan rekreasi di Kampoeng Wisata Thengul Bojonegoro. Wayang Thengul tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya yang di lestarikan, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Bojonegoro khususnya masyarakat Margomulyo. Ketiga, cara pelestarian Wayang Thengul, juga di masukkan dalam peta wisata daerah, menegaskan perannya sebagai aset budaya dan pariwisata. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Bojonegoro turut melestarikan kesenian ini melalui pembelajaran seni budaya di sekolah dan festival dalang pelajar
Kata Kunci : Kesenian Tradisional, Sedekah Bumi, WayangThengul