Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POP UP BOOK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V MATERI EKOSISTEM DI MIN 1 TULUNGAGUNG
Skripsi yang berjudul ”Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Pop Up Book Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Materi Ekosistem di MIN 1 Tulungagung” ditulis oleh Reza Julia Hernanda, NIM 126205211059. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Penulisan skripsi ini dibimbing oleh Dr. Adi Wijayanto, S.Or., S.Kom., M.Pd. AIFO
Kata Kunci : Media Pembelajaran, Pop Up Book, Materi Ekosistem
Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar, khususnya dalam memahami konsep ekosistem yang bersifat abstrak. Proses pembelajaran di kelas masih menggunakan metode ceramah dan buku LKS. Hal ini menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi ekosistem. Peneliti mengembangkan media pembelajaran pop up book pada mata pelajaran IPAS materi ekosistem di kelas V MIN 1 Tulungagung
Tujuan penelitian diharapkan mampu mengetahui desain pengembangan media pembelajaran pop up book pada mata pelajaran IPAS kelas V materi ekosistem, mampu mengetahui proses pengembangan media dan mengetahui efektifitas pada pengembangan media pop up book pada mata pelajaran IPAS kelas V materi ekosistem di MIN 1 Tulungagung
Metode penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall yang terbagi menjadi beberapa tahapan antara lain penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draft produk, validasi produk, revisi validasi produk, uji coba kelompok kecil, revisi produk hasil uji coba kelompok keci, uji coba kelompok besar dan penyempurnaan produk. Subjek uji coba dari penelitian ini yaitu siswa kelas V di MIN 1 Tulungagung sejumlah 28 siswa
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Desain pengembangan media pembelajaran diawali dengan pembuatan storyboard yang bertujuan untuk memudahkan peneliti untuk membuat produk yang ditampilkan pada setiap halaman pop up book secara terstruktur. (2) Proses pengembangan media yaitu hasil validasi ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa media Pop Up Book sangat layak digunakan dengan skor rata-rata di atas kriteria baik. Hasil uji coba menunjukkan bahwa media ini dapat meningkatkan minat belajar dan pemahaman siswa terhadap materi ekosistem. (3) Hasil efektivitas media pembelajaran pop up book menggunakan pada hasil uji normalitas dapat diketahui dengan menggunakan One Sample ShapiroWilk test untuk Aymp Sig (2-tailed) menunjukkan dengan taraf signifikan 0,05. Maka pada uji normalitas 0,200 > 0,05. Maka hasil data tersebut dapat dinyatakan berdistribusi normal
ANALISIS POTENSI RISIKO LAYANAN DAN PENANGANAN HAJI DAN UMRAH DI PT. MENARA KAMILAH TULUNGAGUNG
Penelitian dengan judul “Analisis Potensi Risiko Layanan dan Tawara Program Penanganan Haji dan Umrah di PT. Menara Kamilah Tulungagung” ini ditulis oleh Windy Mandansa Sayibaty, NIM. 126407212078. Program Studi Pariwisata Syariah, Jurusan Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dosen Pembimbing: Dedi Suselo, S.E., M.M.
Kata kunci: Risiko Layanan, Kualitas Pelayanan, Haji dan Umrah, Program Penanganan Risiko.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap pelaksanaan ibadah haji dan umrah mencerminkan peluang besar bagi biro perjalanan dalam menyediakan layanan yang berkualitas. PT. Menara Kamilah Tulungagung hadir sebagai salah satu penyelenggara perjalanan ibadah yang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan optimal sesuai syariat Islam. Namun, dalam praktiknya, perusahaan menghadapi berbagai tantangan berupa potensi risiko yang dapat memengaruhi kualitas layanan, seperti perubahan jadwal penerbangan, ketidaksesuaian akomodasi, dan kendala dari pihak ketiga.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan memberikan kontribusi pengetahuan tentang: (1) potensi risiko yang dapat memengaruhi kualitas dan kelancaran layanan haji dan umrah yang diberikan oleh PT. Menara Kamilah Tulungagung; (2) upaya peningkatan kualitas layanan melalui identifikasi, pengurangan, dan penanganan risiko yang mungkin dihadapi jamaah; dan (3) tawaran program penanganan risiko yang dapat diterapkan oleh PT. Menara Kamilah Tulungagung untuk mendukung peningkatan mutu layanan haji dan umrah.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif digunakan sebagai dasar pemikiran untuk merancang dan melaksanakan penelitian secara sistematis, terencana, dan terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga potensi risiko utama dalam layanan, yaitu: (1) risiko perubahan jadwal penerbangan yang berdampak pada ketidaknyamanan jamaah dan gangguan jadwal ibadah; (2) risiko ketidaksesuaian fasilitas akomodasi yang dapat menimbulkan kekecewaan dan menurunkan kepercayaan jamaah; serta (3) tawaran program penanganan risiko yang meliputi penerapan sistem pengaduan tertulis, pelatihan berkelanjutan bagi staf, serta penguatan kerja sama dengan mitra luar negeri guna menjamin konsistensi dan peningkatan mutu layanan haji dan umrah
PANDANGAN TOKOH ULAMA NU DAN MUHAMMADIYAH TULUNGAGUNG TERKAIT PENGUCAPAN TALAK SAAT TERJADI PERTENGKARAN ANTARA PASANGAN SUAMI ISTRI
ABSTRAK
Ria Kina Juanti, 126102211099, Pandangan Tokoh Ulama NU Dan Muhammadiyah Tulungagung Terkait Pengucapan Talak Saat Terjadi Pertengkaran Antara Pasangan Suami Istri, Universitas Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Dr. Eko Siswanto, M.HI.
Kata Kunci: Pandangan, Tokoh NU Dan Muhammadiyah, Pengucapan Talak
Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan fenomena banyaknya pasangan suami istri yang masih memiliki pengetahuan terbatas mengenai konsekuensi pengucapan talak, peneliti bermaksud melakukan kajian mendalam terhadap perspektif para tokoh ulama dari organisasi NU dan Muhammadiyah mengenai status hukum talak yang diucapkan ketika terjadi konflik atau pertengkaran antara pasangan suami istri.
Berdasarkan latar belakang penelitian tersebut, rumusan masalah yang diajukan adalah 1) Bagaimana pandangan tokoh ulama NU Tulungagung terkait pengucapan talak saat terjadi pertengkaran antara pasangan suami istri?. 2) Bagaimana pandangan tokoh ulama Muhammadiyah Tulungagung terkait pengucapan talak saat terjadi pertengkaran antara pasangan suami istri?. 3) Bagaimana analisis terhadap pandangan tokoh ulama NU dan tokoh Muhammadiyah Tulungagung terkait pengucapan talak saat terjadi pertengkaran antara pasangan suami istri?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan interview (wawancara), dan dokumentasi. Sedangkan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Para ulama dari kalangan NU menekankan bahwa pernyataan talak yang disampaikan suami, walaupun dalam situasi penuh amarah atau di tengah perselisihan, tetap dianggap berlaku secara hukum apabila memenuhi kriteria tertentu, yakni adanya unsur kesengajaan dalam pengucapan, suami berada dalam kondisi sadar, serta tidak ada unsur pemaksaan. 2) Menurut pandangan ulama Muhammadiyah pernyataan talak yang dilontarkan dalam kondisi emosional selama pertengkaran tersebut tidak jatuh talak , terlebih bila tidak dilakukan di hadapan lembaga peradilan dan tidak memiliki konsekuensi hukum yang mengikat, karena tidak menjamin kejelasan intensi serta tidak memberikan perlindungan yang memadai bagi pihak istri. 3) Analisis terhadap kedua pandangan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pendekatan antara ulama NU dan Muhammadiyah dalam menilai pengucapan talak saat pertengkaran. Ulama NU lebih menitikberatkan pada aspek keabsahan syar’i berdasarkan lafadz dan niat, sementara ulama Muhammadiyah memprioritaskan legalitas formal untuk mencegah penyalahgunaan talak dalam konteks sosial modern
STUDI FENOMENOLOGI: GEJALA GAMOFOBIA PADA WANITA DEWASA AWAL
Skripsi ini merupakan hasil penelitian yang membahas fenomena gamofobia pada wanita dewasa awal. Gamofobia merupakan ketakutan dalam menjalin sebuah komitmen, khususnya dalam konteks pernikahan. Fenomena ini semakin banyak dijumpai, terutama di kalangan dewasa muda, dan seiring waktu fenomena ini berkembang menjadi semacam epidemik sosial yang sulit dikendalikan. Ironisnya, ketakutan terhadap komitmen ini justru mulai dianggap sebagai hal yang wajar dan bagian dari fase perkembangan individu. Terdapat beragam faktor yang dapat memicu munculnya gamofobia, seperti kondisi ekonomi, tekanan sosial, serta pengalaman masa lalu yang berkaitan dengan lingkungan keluarga, seperti perceraian orang tua atau pola asuh yang tidak sehat. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini difokuskan untuk mengeksplorasi pengalaman partisipantif wanita dewasa awal yang mengalami gejala ketakutan terhadap pernikahan.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi deskriptif (PFD), yang melibatkan tiga partisipan perempuan pada tahap dewasa awal yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Partisipan dipilih berdasarkan kriteria tertentu, seperti jenis kelamin (wanita), rentang usia dewasa awal (18-40 tahun), serta memiliki kecenderungan atau pengalaman yang berkaitan dengan ketakutan terhadap pernikahan. Data dikumpukan melalui teknik wawancara mendalam secara semi-terstruktur, serta dokumentasi berupa foto dan rekaman wawancara. Data diolah dalam bentuk transkipsi, selanjutnya dianalisa dengan menerapkan teknik analisis fenomenologi deskriptif, yang kemudian hasil dari analisis data tersebut disajikan dalam bentuk narasi dan dibuat kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamofobia yang dialami oleh wanita dewasa awal tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil dari akumulasi berbagai pengalaman partisipan, seperti trauma masa lalu, terutama yang berkaitan dengan konflik dalam keluarga, tekanan budaya dan agama, kekhawatiran akan salah memilih pasangan, rasa takut ditinggalkan oleh pasangan, konflik dalam lingkungan sekitar, kecemasan terhadap masa depan, khususnya dalam aspek karier, sistem patriarki yang masih melekat dalam masyarakat, serta efek dari media soial. Meskipun begitu, beberapa partisipan berusaha menghadapi ketakutan tersebut dengan cara melakukan rasionalisasi terhadap pilihan hidup mereka, serta membangun batasan-batasan emosional dalam menjalin hubungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman gamofobia pada wanita dewasa awal sangat beragam, sehingga diperlukan dukungan dari berbagai pihak, terutama tenaga profesional dan instansi pemerintah untuk menyelenggarakan edukasi mengenai pernikahan. Tujuannya adalah agar generasi muda memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang arti dan makna pernikahan. Selain itu, hasil studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penyusunan layanan konseling yang lebih empatik dan sesuai dengan kebutuhan individu yang mengalami ketakutan terhadap pernikahan.
Kata Kunci: Gamofobia, Wanita Dewasa Awa
PENGEMBANGAN MEDIA RUMAH ALFABET UNTUK MENGEMBANGKAN BAHASA KEAKSARAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA TAPAS AL-HILAL KEDIRI
Alfira Nur Azizah. NIM. 126206211002. 2025. Skripsi dengan judul “Pengembangan Media Rumah Alfabet untuk Mengembangkan Bahasa Keaksaraan Anak Usia 5-6 Tahun di RA TAPAS Al-Hilal Kediri”. Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing : Errifa Susilo, M.Pd.
Kata Kunci : Media Rumah Alfabet, Bahasa Keaksaraan Anak Usia 5-6 Tahun
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penggunaan media sebagai sarana untuk menambah minat belajar anak dan sebagai stimulus perkembangan bahasa keaksaraan anak usia 5-6 tahun. Dalam menunjang perkembangan bahasa keaksaraan anak usia 5-6 tahun perlu adanya media yang sesuai dengan memaksimalkan perkembangan. Kenyataannya di lapangan media untuk menunjang bahasa keaksaraan minim. Maka dari itu peneliti mengembangkan media rumah alfabet untuk mengembangkan bahasa keaksaraan anak usia 5-6 tahun.
Tujuan dalam penelitian ini adalah : (1) Untuk mendiskripsikan pengembangan media rumah alfabet untuk mengembangkan bahasa keaksaraan anak usia 5-6 tahun. (2) Untuk mendeskripsikan efektivitas media rumah alfabet untuk mengembangkan bahasa keaksaraan anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Lima langkah ini, yaitu : (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, (5) evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ada observasi, wawancara, dokumentasi, angket.
Hasil dari penelitian ini adalah hasil dari kevalidan media yang dikembangkan dengan bukti hasil validasi oleh ahli media 2 orang dan ahli materi 2 orang. Hasil dari uji validitas mendapatkan hasil dengan kategori “sangat valid”. Peneliti melakukan pengambilan data dengan pretest dan posttest menggunakan uji n-gain untuk menguji efektivitas. Pada saat pengambilan data pretest dan posttest menunjukkan n-gain score sebesar 0,6232 kategori “sedang”. Dari hasil nilai uji n-gain score tersebut menunjukkan media rumah alfabet efektif untuk mengembangkan bahasa keaksaraan anak usia 5-6 tahun
STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING GURU KELAS ATAS DALAM MEWUJUDKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI MIN 5 TULUNGAGUNG
Skripsi yang berjudul “Strategi Pembelajaran Problem Based Learning Guru Kelas
Atas Dalam Mewujudkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik di MIN 5
Tulungagung”. Ditulis oleh Muhammad Qoyyum Bilhaq, NIM.126205213208,
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Pembimbing Skripsi: Dr. H. Mochamad Arif Faizin, M.Ag.
Kata Kunci: Stategi Guru, Keterampilan Berpikir Kritis
Penelitian ini dilatar belakangi tantangan dalam mewujudkan keterampilan
berpikir kritis pada peserta didik di madrasah masih cukup besar. Beberapa peserta
didik menunjukkan keterbatasan dalam mengemukakan pendapat, mengevaluasi
informasi, atau menyelesaikan permasalahan yang bersifat kompleks.
Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana perencanaan strategi
pembelajaran Problem Based Learning guru kelas atas dalam mewujudkan
keterampilan berpikir kritis peserta didik di MIN 5 Tulungagung? (2) Bagaimana
pelaksanaan strategi pembelajaran Problem Based Learning guru kelas atas dalam
mewujudkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di MIN 5 Tulungagung? (3)
Bagaimana evaluasi strategi pembelajaran Problem Based Learning guru kelas atas
dalam mewujudkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di MIN 5
Tulungagung?.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data
yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk
teknik analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian ini menujukkan bahwa: (1) a. guru merencanakan
pembelajaran dengan mencari masalah yang dekat dengan kehidupan siswa, b. guru
menggunakan sumber belajar yang beragam, guru menyiapkan alat bantu
pembelajaran (2) a. Pelaksanaan strategi pembelajaran Problem Based Learning
dilakukan pada materi tertentu, b. guru memberikan pertanyaan terbuka, c. guru
membentuk kelompok belajar kecil, d. guru memutar sebuah video menggunakan
laptop. (3) a. guru meningkatkan pendekatan terhadap siswa yang masih pasif, b.
guru menyusun kriteria penilaian berpikir kritis secara lebih terarah, c. memperkuat
konektivitas materi dengan pengalaman siswa
PENGEMBANGAN BOOKLET KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN ANGIOSPERMAE DI WISATA PLUMPUNG GARDEN TULUNGAGUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI
Skripsi dengan judul “Pengembangan Booklet Keanekaragaman Tumbuhan Angiospermae di Wisata Plumpung Garden Tulungagung sebagai Sumber Belajar Biologi” ini ditulis oleh Tyara Igwaldini Firmanda, NIM 126208213093, dengan pembimbing Nanang Purwanto, M.Pd.
Kata Kunci: Booklet, Keanekaragaman, Angiospermae, Sumber Belajar Biologi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan tumbuhan Angiospermae yang tumbuh dan berkembang di kawasan Wisata Plumpung Garden Tulungagung. Kawasan ini memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi, khususnya jenis-jenis tumbuhan berbunga, namun belum banyak dikembangkan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, mahasiswa Tadris Biologi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menunjukkan adanya kesulitan dalam memahami materi tumbuhan Angiospermae serta kebutuhan akan media pembelajaran yang menarik dan informatif. Salah satu alternatif sumber belajar yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah media booklet.
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mendeskripsikan keanekaragaman tumbuhan Angiospermae yang terdapat di kawasan Wisata Plumpung Garden Tulungagung. (2) Untuk mendeskripsikan kevalidan pengembangan booklet hasil dari penelitian keanekaragaman tumbuhan Angiospermae di kawasan Wisata Plumpung Garden Tulungagung. (3) Untuk mendeskripsikan kepraktisan pengembangan booklet hasil dari penelitian keanekaragaman tumbuhan Angiospermae di kawasan Wisata Plumpung Garden Tulungagung. (4) Untuk mendeskripsikan keefektifan pengembangan booklet hasil dari penelitian keanekaragaman tumbuhan Angiospermae di kawasan Wisata Plumpung Garden Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Tahap pertama dilakukan melalui observasi langsung dan dokumentasi terhadap spesies Angiospermae yang ditemukan, sedangkan tahap kedua berfokus pada pengembangan booklet dan uji validitasnya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) ditemukan 8 spesies tumbuhan Angiospermae di kawasan Wisata Plumpung Garden Tulungagung yaitu: Bunga Kamboja (Adenium obesum (Forssk.) Roem. & Schult.), Bunga Alamanda (Allamanda blanchetii (A.DC.)), Bunga Golden Terumpet (Allamanda cathartica L.), Bunga Rombusa Mini (Tabernaemontana corymbosa Roxb. ex Wall), Bunga Kenanga (Cananga odorata (Lam.) Hook.f. & Thomson.)), Bunga Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.), Bunga Asoka (Ixora coccinea L.), Bunga Kencana Ungu (Ruellia simplex C. Wright.). (2) Booklet yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dan tidak memerlukan revisi berdasarkan hasil uji kevalidan oleh Ahli Materi (78,18%), Ahli Media (91,25%), dan Dosen Pengampu (88,3%), dengan rata-rata total 85,91%. (3) Hasil uji kepraktisan oleh 21 mahasiswa menunjukkan persentase skor 88,84% (sangat praktis). (4) Berdasarkan hasil implementasi uji paired sample t-Test dan Uji N-Gain diketahui bahwa terdapat perbedaan signifikan antara nilai rata-rata pretest sebesar 49,78 dan posttest sebesar 88,04, Nilai standart Error Mean untuk pretest adalah 4,428, Sedangkan untuk posttest sebesar 1,798 yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah implementasi booklet sebagai media pembelajaran. Nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05, mengidindikasikan bahwa Hₒ ditolak dan Hₐ diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa booklet berpengaruh uji keefektifan menggunakan N-Gain, memperoleh rata-rata skor gain sebesar 0,72 atau 72%, yang termasuk dalam kriteria tinggi dan cukup efektif untuk digunakan dalam pembelajaran
ANALISIS MAṢLAḤAH TERHADAP STATUS PERKAWINAN DISEBABKAN SUAMI DISFUNGSI SEKSUAL (Studi Putusan Pengadilan Agama Bantul Nomor 818/Pdt.G/2024/PA.Btl)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemenuhan hak dan kewajiban dalam pernikahan, khususnya hak istri atas nafkah batin. Dalam kasus Putusan Pengadilan Agama Bantul Nomor 818/Pdt.G/2024/PA.Btl, suami terbukti mengalami disfungsi seksual permanen yang tidak diungkapkan sebelum akad nikah, sehingga istri merasa tertipu dan mengalami tekanan psikologis. Ketidakterbukaan ini menimbulkan keretakan rumah tangga dan menjadi dasar pengajuan pembatalan perkawinan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana dasar pertimbangan hakim dalam mengabulkan pembatalan perkawinan pada putusan nomor 818/Pdt.G/2024/Pa.Btl, 2) Bagaimana analisis maṣlaḥah terhadap pembatalan perkawinan disebabkan suami disfungsi seksual di Pengadilan Agama Bantul pada putusan nomor 818/Pdt.G/2024/Pa.Btl.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif berbasis kepustakaan (library research). Penelitian ini dilakukan dengan cara imenelaah putusan Pengadilan Agama Bantul Nomor 818/Pdt.G/2024/Pa.Btl. Selain itu, penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statue approach), pendekatan filsafat (philosophical approach) dan pendekatan kasus (case approach). Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi studi kepustakaani(Library iResearch), dokumentasi dan analisis. Untuk teknik analisis data, metode yang diterapkan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pertimbangan hakim dalam putusan tersebut didasarkan karena suami mengalami disfungsi seksual dalam perkawinan sehingga menyebabkan hak-hak istri tidak terpenuhi, terutama dalam hal nafkah batin. Hakim menilai bahwa keadaan tersebut dapat menjadi alasan sah untuk mengajukan pembatalan perkawinan sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Pekainan jo. Pasal 72 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam. 2) Dari sudut pandang maṣlaḥah, pembatalan ini sejalan dengan maṣlaḥah ḍarūriyyah karena berkaitan langsung dengan ḥifdẓ al-‘Aqll(memelihara akal), ḥifdẓ al-nasll(memelihara keturunan). Ketidakmampuan suami menjalankan fungsi seksual secara permanen menghalangi terwujudnya keturunan. Oleh karena itu, disfungsi seksual permanen dapat dikategorikan sebagai hal yang mengancam kebutuhan primer dan boleh dijadikan dasar pembatalan perkawinan demi menjaga maṣlaḥah ḍarūriyyah
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN MASALAH ARITMATIKA SOSIAL DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA DI MTs NEGERI 4 TULUNGAGUNG
Erisa, Meika Lutfi. 2025. Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Masalah Aritmatika Sosial Ditinjau dari Kemampuan Matematika di MTs Negeri 4 Tulungagung. Skripsi, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Skripsi: Dr. Ummu Sholihah, S. Pd., M. Si.
Kata Kunci: Berpikir Kritis, Aritmatika Sosial, Kemampuan Matematika
Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan yang membantu siswa dalam menyikapi suatu persoalan dengan pemikiran dan pertimbangan yang mendalam, tidak hanya berdasarkan intuisi semata. Namun, pada proses pembelajaran siswa cenderung masih kesulitan ketika menyelesaikan masalah matematika berbasis masalah konstekstual dikarenakan kurangnya latihan soal berbasis masalah kontekstual sehingga kemampuan berpikir kritis siswa kurang terlatih. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan matematika mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa. Kemampuan matematika merupakan kemampuan siswa dalam menyelesaikan tugas matematika. Kemampuan matematika terbagi menjadi tiga kategori, yaitu kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah.
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII dengan kemampuan matematika tinggi dalam menyelesaikan masalah aritmatika sosial di MTs Negeri 4 Tulungagung; 2) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII dengan kemampuan matematika sedang dalam menyelesaikan masalah aritmatika sosial di MTs Negeri 4 Tulungagung; dan 3) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII dengan kemampuan matematika rendah dalam menyelesaikan masalah aritmatika sosial di MTs Negeri 4 Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas VIII MTs Negeri 4 Tulungagung yang terdiri dari 6 siswa, yaitu 2 siswa dengan kemampuan matematika tinggi, 2 siswa dengan kemampuan matematika sedang, dan 2 siswa dengan kemampuan matematika rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah: 1) Kemampuan berpikir kritis siswa dengan kemampuan matematika tinggi mampu memenuhi empat indicator kemampuan berpikir kritis, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. 2) Kemampuan berpikir kritis siswa dengan kemampuan matematika sedang mampu memenuhi dua indicator kemampuan berpikir kritis, yaitu interpretasi dan evaluasi. 3) Kemampuan berpikir kritis siswa dengan kemampuan matematika rendah mampu memenuhi satu indicator kemampuan berpikir kritis, yaitu interpretasi
TRANSFORMASI KANDUNGAN AL-QUR’AN DALAM TEMBANG MACAPAT PADA KITAB ISLAM KAWEDHAR (Hujjatul Islami)
Seiring dengan berkembangnya Islam ke berbagai penjuru dunia yang melewati batas budaya, maka akulturasi antara agama dengan budaya lokal adalah suatu keniscayaan. Penafsiran Al-Qur’an di Indonesia disajikan dalam berbagai bahasa dan aksara yang beragam. Para ulama Muslim di Nusantara menggunakan bahasa-bahasa daerah yang berasal dari beragam suku bangsa dalam menulis karya tafsir Al-Qur’an. Tak jarang, kandungan ayat-ayat Al-Qur'an juga telah ditransformasikan dalam berbagai bentuk, seperti puisi, novel, bahkan tembang Macapat. Salah satu penggunaan bahasa lokal, yakni bahasa Jawa terdapat dalam pentransformasian kandungan ayat Al-Qur’an pada kitab Islam Kawedhar: Hujjatul Islami. Kitab ini merupakan bentuk karangan tembang Macapat karya Syeh Abdullah Muttaqin dari Desa Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian literatur yang bersifat deskriptif-kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) Mengelaborasikan pemahaman Syeh Abdullah Muttaqin terhadap kandungan Al-Qur’an dalam tembang Macapat tentang siklus kehidupan manusia, 2) Mengklasifikasikan transformasi kandungan Al-Qur’an yang dilakukan oleh Syeh Abdullah Muttaqin ke dalam bentuk tembang Macapat, serta 3) Merumuskan implikasi transformasi kandungan ayat-ayat Al-Qur’an dalam tembang Macapat pada Kitab Islam Kawedhar: Hujjatul Islami.
Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa pertama, pemahaman Syeh Abdullah Muttaqin terhadap kandungan Al-Qur’an dalam tembang Macapat tentang siklus kehidupan manusia terbagi dalam tujuh tema yang terurai dalam kitabnya yakni: 1) Sangkan Paraning Dumadi, 2) Dununge Urip, 3) Tilawatul Qur’an, 4) Ma’rifat, 5) Lampahing Agesang, 6) Suwarga lan Neraka, dan 7) Penghuni Neraka. Kedua, transformasi kandungan Al-Qur’an dalam tembang Macapat yang dilakukan oleh Syeh Abdullah Muttaqin sesuai dengan kaidah tembang Macapat. Kelima jenis tembang Macapat yang digunakan, yakni Pangkur, Dhandhanggula, Sinom, Mijil, dan Kinanthi mengikuti kaidah guru gatra, guru wilangan, dan guru lagunya masing-masing. Ketiga, implikasi transformasi kandungan Al-Qur’an dalam tembang Macapat pada kitab Islam Kawedhar: Hujjatul Islami menunjukkan salah satu contoh strategi dakwah kultural, sebagai penguatan identitas budaya Islam Jawa, dan sarana pendidikan moral dan spiritual