Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
ETIKA PENGGUNAAN KANTONG PLASTIK DALAM KEGIATAN JUAL BELI PRODUK UMKM PERSPEKTIF FATWA MUI NO 41 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH (Studi Pada Pedagang UMKM di Desa Pojok Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung)
ABSTRAK
Febriana Ayu Fitria,12610121210, Etika Penggunaan Kantong Plastik Dalam
Kegiatan Jual Beli Produk UMKM Persepektif Fatwa MUI NO 41 Tahun
2014 Tentang Pengelolaan Sampah (Studi Pada Pedagang UMKM di Desa
Pojok Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung)” Porgram Studi
Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas
Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, pembimbing: Abd. Khoir
Wattimena, M.H.
Kata Kunci : Etika,kantong plastik, UMKM, Fatwa MUI No 41 Tahun 2014
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan kantong plastik
dalam kegiatan jual beli oleh pelaku UMKM di Desa Pojok, Kecamatan
Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Meskipun penggunaannya memudahkan
transaksi, kantong plastik memberikan dampak negatif terhadap lingkungan.
Padahal, dalam ajaran Islam, menjaga kebersihan dan lingkungan merupakan
bagian dari tanggung jawab moral seorang Muslim. Fatwa MUI No. 41 Tahun
2014 tentang Pengelolaan Sampah menjadi pedoman penting dalam mengarahkan
perilaku umat terhadap pengelolaan sampah, namun implementasinya belum
merata di kalangan pelaku UMKM.
Rumusan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana implementasi praktik
penggunaan kantong plastik dalam jual beli produk UMKM di desa Pojok
kecamatan Campurdarat kabupaten Tulungagung? 2) Bagaiman etika penggunaan
kantong plastik dalam kegiatan jual beli produk UMKM di desa Pojok kecamatan
Campurdarat kabupaten Tulungagung menurut Fatwa MUI No 41 tahun 2014?
Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui implementasi praktik
penggunaan kantong plastik dalam jual beli produk UMKM di desa Pojok
kecamatan Campurdarat kabupaten Tulungagung. 2) Untuk menegtahui etika
penggunaan kantong plastik dalam kegiatan jual beli produk UMKM di desa
Pojok kecamatan Campurdarat kabupaten Tulungagung menurut Fatwa MUI No
41 tahun 2014.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan
pendekatan lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data ,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Sebagian besar pelaku UMKM di
Desa Pojok masih menggunakan kantong plastik karena pertimbangan praktis dan
ekonomis, meskipun mereka mengetahui dampaknya terhadap lingkungan. 2)
Etika penggunaan kantong plastik dalam perspektif Fatwa MUI No. 41 Tahun
2014 belum diinternalisasi oleh pelaku UMKM. Hal ini menunjukkan belum
adanya kesadaran terhadap bahaya jangka panjang dari limbah plastik dan
kurangnya pengetahuan tentang kewajiban moral dalam pengelolaan sampah
menurut Islam
PENGARUH SELF ESTEEM TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA BKI TINGKAT AKHIR DI UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG
Skripsi dengan Judul Pengaruh Self-Esteem Terhadap Resiliensi Akademik
Pada Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam (BKI) tingkat akhir di UIN Sayyid
Ali Rahmatullah Tulungagung. Pada penelitian ini menunjukkan adanya tekanan
akademik yang tinggi, khususnya saat penyelesaian skripsi, yang dapat
menimbulkan stres, kecemasan, dan keraguan diri di kalangan mahasiswa. Selfesteem dianggap sebagai faktor krusial yang mempengaruhi ketahanan mental
mahasiswa dalam menghadapi tantangan ini. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode survei jenis penelitian asosiatif. Variabel
independen adalah self-esteem (X), sedangkan variabel dependen adalah resiliensi
akademik (Y). Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik
purposive sampling. Subjek penelitian ini melibatkan 95 mahasiswa BKI tingkat
akhir angkatan 2021 yang berusia antara 22-25 tahun. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan kuesioner yang mencakup aspek self-liking dan self-competence
untuk self-esteem, serta ketekunan, refleksi dan pencarian bantuan adaptif, dan
respons emosional terhadap dampak negatif untuk resiliensi akademik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat selfesteem dan resiliensi akademik dalam kategori sedang. Rinciannya, 3% mahasiswa
memiliki self-esteem rendah, 77% sedang, dan 20% tinggi. Sementara itu, untuk
resiliensi akademik, 8% mahasiswa berada pada kategori rendah, 74% sedang, dan
18% tinggi. Analisis statistik lebih lanjut menunjukkan adanya pengaruh positif dan
signifikan self-esteem terhadap resiliensi akademik, dengan nilai signifikansi 0,000
(p < 0,05) dan koefisien determinasi (R-squared) sebesar 0,382. Ini berarti 38,2%
variasi resiliensi akademik dapat dijelaskan oleh self-esteem, dan hasil ini konsisten
dengan penelitian sebelumnya.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah self-esteem memiliki peran yang
signifikan dalam membentuk resiliensi akademik mahasiswa BKI tingkat akhir.
Peningkatan self-esteem diyakini dapat memperkuat kemampuan mahasiswa untuk
bertahan dan beradaptasi dengan berbagai tantangan akademik, khususnya selama
penyelesaian skripsi.
Kata Kunci: Self-Esteem, Resiliensi Akademik, Mahasiswa Bimbingan Konseling
Islam, Skripsi
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KETERLIBATAN SISWA DI MI AL HIDAYAH 02 BETAK KALIDAWIR TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Upaya Guru Dalam MeningkatkanKeterlibatan Siswa di MI Al Hidayah 02 Betak KalidawirTulungagung” iniditulis oleh Vanny Rizma Juniar (NIM: 126205211076), Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri
(UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, di bawah bimbingan dosen pembimbing Ibu Diana Lutfiana Ulfa, M.Pd.
Kata Kunci: Keterlibatan Siswa.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam membentuk proses dan hasil belajar siswa. Di MI Al Hidayah 02 Betak Kalidawir
Tulungagung, tantangan dalam keterlibatan siswa menjadi perhatian utama.Motivasi belajar yang rendah sering berdampak pada pencapaian akademik yang kurang optimal dan minimnya partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan berbagai strategi, dan penggunaan metode
pembelajaran aktif, media yang menarik, serta pendekatan yang memfasilitasi keterlibatan siswa secara menyeluruh.
Penelitian ini bertujuan untuk (1)Mengidentifikasibagaimana strategi guru dalam meningkatkan keterlibatan siswa di MI Al Hidayah 02 Betak Kalidawir Tulungagung(2)Menganalisis bagaimana metode guru dalam meningkatkan keterlibatan siswa di MI Al Hidayah 02 Betak KalidawirTulungagung.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatifdeskriptif. Sumber data diperoleh dari data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Teknik pengecekan
keabsahan data dalam penelitian ini adalah dengan ketelitian, triangulasi, dan pemeriksaan sejawat.
Hasil penelitian meliputi: (1)Strategi guru dalam meningkatkan keterlibatan siswa melalui penggunaan pendekatan kolaboratif, GBL (game-based learning),proyek pembelajaran aktif, pemberianreward,dan diskusi interaktif. (2) Metode guru dalam meningkatkan keterlibatan siswa melalui penerapan metode yang sesuai dengan gaya belajar siswa, mengenali gaya belajar siswa, penggunaan media
pembelajaran interaktif, mengevaluasi proses pembelajaran, penggunaan metode diskusi kelompok, dan melakukan penilaian formatif serta sumatif
EVALUASI KUALITAS LAYANAN PRAMUWISATA DALAM KEPUASAN WISATAWAN WALKING TOUR SURABAYA
Skripsi dengan Judul Pengaruh Kualitas Layanan Pramuwisata Terhadap Kepuasan wisatawan
dalam Surabaya Walking Tour melalui Analisis Servqual Dan IPA ditulis oleh Nur Kholifah,
NIM.12640203048, Program Studi Pariwisata Sayriah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam,
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing Badara
Shofi Dana, S.E., M.Si
Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Wisatawan, Pramuwisata, Surabaya Walking Tour,
SERVQUAL, IPA
Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya popularitas wisata berbasis
pengalaman, khususnya kegiatan walking tour yang menawarkan interaksi langsung antara
wisatawan dan pramuwisata dalam mengeksplorasi nilai sejarah dan budaya lokal. Surabaya
Walking Tour merupakan salah satu program wisata kota yang banyak diminati, namun masih
ditemukan adanya ketidaksesuaian antara harapan wisatawan dan kualitas pelayanan yang
diberikan. Hal ini menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kualitas layanan pramuwisata
sebagai kunci utama dalam membentuk kepuasan dan kesan wisatawan selama mengikuti
kegiatan tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan pramuwisata
terhadap kepuasan wisatawan pada kegiatan Surabaya Walking Tour dengan menggunakan
pendekatan SERVQUAL yang mencakup lima dimensi, yaitu tangibles, reliability,
responsiveness, assurance, dan empathy, serta mengidentifikasi prioritas peningkatan layanan
melalui metode Importance Performance Analysis (IPA).
Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data
melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 wisatawan yang telah mengikuti kegiatan
walking tour. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, analisis gap SERVQUAL,
dan IPA untuk memetakan tingkat kepuasan dan kepentingan setiap atribut pelayanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelayanan yang diberikan tergolong
baik, terdapat gap negatif pada seluruh dimensi SERVQUAL, yang mengindikasikan bahwa
pelayanan yang dirasakan belum sepenuhnya sesuai dengan harapan wisatawan, terutama pada
dimensi reliability dan responsiveness yang memiliki kesenjangan tertinggi. Berdasarkan hasil
Importance Performance Analysis (IPA), atribut-atribut pada kedua dimensi tersebut masuk ke
dalam Kuadran I, yang berarti menjadi prioritas utama untuk perbaikan
STRATEGI MANAJEMEN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI MAN 3 BLITAR
Skripsi dengan judul " Strategi Manajemen Layanan Bimbingan Konseling dalam
Membentuk Kedisiplinan Peserta Didik di MAN 3 Blitar" ini ditulis oleh Elvita
Septa Sari,NIM 126207213116, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam
Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing oleh Dr.
Zainuddin, S.Ag., M.Pd.I.
Kata Kunci: Manajemen Bimbingan Konseling, Kedisiplinan Peserta Didik.
Manajemen layanan Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan aspek yang
sangat penting dalam mendukung perkembangan peserta didik, termasuk dalam
pembentukan kedisiplinan. Penerapan kedisiplinan yang optimal, baik dalam
konteks pendidikan maupun kehidupan sehari-hari, sangat penting agar peserta
didik mampu bertanggung jawab atas dirinya. Dalam hal ini, manajemen layanan
bimbingan dan konseling memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan
kedisiplinan peserta didik di MAN 3 Blitar.
Tujuan penelitian ini diharapkan memberi sumbangsih keilmuan tentang:
1) Perencanaan layanan bimbingan dan konseling dalam membentuk kedisiplinan
peserta didik di MAN 3 Blitar, 2) Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling
dalam membentuk kedisiplinan peserta didik di MAN 3 Blitar, dan 3) Evaluasi
layanan bimbingan dan konseling dalam membentuk kedisiplinan peserta didik di
MAN 3 Blitar.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam,
observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan tahapan
analisis data menurut Miles, Huberman, dan Saldana, yaitu pengumpulan data,
kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.
Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan
triangulasi waktu.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan layanan
bimbingan dan konseling dalam membentuk kedisiplinan dilakukan dengan
menetapkan rencana program layanan bimbingan konseling (RPLBK), tujuan,
strategi pelaksanaan, serta mencakup seluruh aspek yang dibutuhkan, 2)
Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling berfokus pada pengembangan
dengan pembiasaan disiplin peserta didik serta pelaksanaan program layanan
bimbingan konseling (RPLBK) yang dirancang sesuai kebutuhan peserta didik, dan
3) Evaluasi dilakukan untuk menilai sejauh mana tujuan layanan telah tercapai
dilihat dari hambatan-hambatan , menentukan upaya perbaikan yang diperlukan,
sampai dengan peningkatan prestasi karena pengaruh kedisiplinan. Berdasarkan
hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa manajemen layanan bimbingan dan
konseling yang baik dan terencana memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk
kedisiplinan peserta didik di MAN 3 Blita
DAMPAK CULTURE SHOCK PADA MAHASISWA RANTAU UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SAYYID ALI RAHMATULAH TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “ Dampak culture Shock Pada Mahasiswa Rantau
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung” ini ditulis oleh
Indah Rahmadina, NIM 126308211037, dengan pembimbing Dr. Hj. Uswah
Wardiana, M.Si
Kata kunci : Dampak, Culture shock, Strategi Coping, Mahasiswa Rantau.
Perbedaan budaya sering kali menjadi tantangan dalam berinteraksi dan
beradaptasi . salah satu nya berupa culture shock. Fenomena ini di alami oleh
mahasiswa rantau di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung (UIN SATU) yang terletak di provinsi Jawa Timur tepatnya di kota
Tulungagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak culture shock
yang dialami mahasiswa rantau ditinjau dari aspek afektif, perilaku, dan kognitif,
Strategi coping yang digunakan serta maknanya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Pemilihan
partisipan dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria : 1)
Berasal dari luar kota/provinsi dengan jarak minimal 50 kilometer atau lebih dari
tempat tinggal asal, 2) telah tinggal minimal satu semester di perantauan dan 3)
bersedia menjadi responden penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan
wawancara terstruktur, lalu dianalisis dengan analisis tematik. Dalam penelitian
ini, peneliti menemukan 6 tema yaitu 1) Pengalaman Awal Mahasiswa Rantau
dalam Menghadapi Culture Shock 2) tantangan emosional dalam adaptasi budaya,
3) dukungan sosial dan emosional dalam proses adaptasi budaya, 4) adaptasi
sosial dan perubahan kebiasaan, 5) adaptasi akademik dan motivasi belajar
mahasiswa rantau, 6) persepsi mahasiswa rantau terhadap culture shock dan
pembelajaran antar budaya
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa rantau mengalami culture
shock dalam berbagai bentuk, seperti kesulitan beradaptasi dengan bahasa lokal,
perbedaan gaya komunikasi, makanan, serta norma sosial yang berbeda. Dampak
yang dirasakan meliputi kecemasan, rindu rumah, dan stres ringan. Dalam
menghadapi kondisi tersebut, mahasiswa rantau menerapkan dua jenis strategi
coping, yaitu problem-focused coping seperti belajar bahasa local, mencari
informasi, dan menjalin relasi sosial dan emotion-focused coping menjaga
komunikasi dengan keluarga, menikmati konten dari daerah asal atau menarik diri
sementara dari situasi sosial. Selain itu, culture shock dimaknai sebagai proses
pembentukan karakter, penguatan kompetensi sosial, dan peningkatan kesadaran
lintas budaya
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI MENGGUNAKAN PLOTAGON STUDIO MATERI RASIO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Menggunakan Plotagon Studio Materi Rasio Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Kedungwaru Tulungagung” ini ditulis oleh Niken Anggi Kirana NIM 126204212113. Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Dr. Ummu Sholihah, S.Pd., M.Si.
Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Video Animasi, Plotagon Studio, Materi Rasio, Hasil Belajar.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan media teknologi audio visual dalam pembelajaran matematika. Pengembangan media dalam pembelajaran matematika sebagai upaya meningkatkan pemahaman konsep dasar rasio dan ketelitian siswa dalam mengerjakan soal. Maka dari itu, inovasi melalui pengembangan media pembelajaran video animasi menggunakan plotagon studio materi rasio menawarkan cara visual dan interaktif untuk menjelaskan konsep rasio yang abstrak, sehingga lebih mudah dipahami.
Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah (1) Untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran video animasi menggunakan Plotagon Studio materi rasio untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kedungwaru Tulungagung. (2) Untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan efektifitas media pembelajaran video animasi menggunakan Plotagon Studio materi rasio untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kedungwaru Tulungagung.
Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kedungwaru Tulungagung yaitu kelas VII D sebagai kelas kontrol dan kelas VII E sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melalui uji instrumen menggunakan uji validitas ahli dan empiris, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t-test.
Dari hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan: (1) Media pembelajaran video animasi berbasis Plotagon Studio pada materi rasio telah berhasil dikembangkan melalui model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). (2) Media pembelajaran video animasi berbasis Plotagon Studio pada materi rasio dinyatakan valid dengan skor penilaian ahli materi 86% dan ahli media sebesar 89%. (3) Media pembelajaran video animasi berbasis Plotagon Studio pada materi rasio terbukti praktis digunakan, dengan persentase kepraktisan sebesar 83,8% berdasarkan respon siswa artinya media mudah digunakan, dipahami, dan efektif dalam membantu proses pembelajaran. (4) Media pembelajaran video animasi berbasis Plotagon Studio terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi rasio, dengan rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 82,50
PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH, RELIGIUSITAS DAN PROMOSI TERHADAP MINAT MENJADI NASABAH BANK SYARIAH (Studi Kasus Pedagang di Pasar Ngemplak Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Pengaruh Literasi Keuangan Syariah, Religiusitas dan Promosi terhadap Minat Menjadi Nasabah Bank Syariah (Studi Kasus Pedagang di Pasar Ngemplak Tulungagung)” yang ditulis oleh Muhammad Fatkhulloh, NIM. 126401213140. Program studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan dosen pembimbing Kus Irawan Prabowo, M.Pd.
Kata kunci: Literasi Keuangan Syariah, Religiusitas, Promosi, Pedagang, Bank Syariah.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkembangnya industri perbankan syariah di Indonesia, serta mayoritas penduduk Indonesia yang merupakan pemeluk agama Islam, sehingga menjadikan peluang besar bagi industri perbankan syariah di Indonesia untuk mengembangkan industri ekonomi syariah yang lebih luas. Namun, dari peluang yang ada tersebut belum dimaksimalkan dengan baik, sehingga menjadi tantangan bagi industri perbankan syariah untuk memaksimalkan hal tersebut dengan meningkatkan jumlah nasabahnya. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan syariah terhadap minat menjadi nasabah bank syariah. 2) Untuk mengetahui pengaruh religiusitas terhadap minat menjadi nasabah bank syariah. 3) Untuk mengetahui pengaruh promosi terhadap minat menjadi nasabah bank syariah. 4) Untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan syariah, religiusitas dan promosi secara simultan terhadap minat menjadi nasabah bank syariah.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 95 sampel. Data yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner kepada para pedagang di Pasar Ngemplak dianalisis menggunakan software SPSS 26.0 dengan melakukan uji instrumen berupa uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik berupa uji normalitas, uji multikolinieritas, dan uji heteroskedastisitas, dilanjutkan dengan uji regresi linier berganda, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Literasi keuangan syariah berpengaruh terhadap minat menjadi nasabah bank syariah. 2) Religiusitas tidak berpengaruh terhadap minat menjadi nasabah bank syariah. 3) Promosi berpengaruh terhadap minat menjadi nasabah bank syariah. Kemudian, 4) Literasi keuangan syariah, religiusitas dan promosi secara simultan berpengaruh terhadap minat menjadi nasabah bank syariah
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LISTENING PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KELOMPOK B
Skripsi dengan judul “Pengembangan Video Animasi sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Listening pada Anak usia 5-6 Tahun di Kelompok B” ini ditulis oleh Annisa Candra Aprilia Susanto, NIM. 126206213077, dengan pembimbing Dr. Elva Yohana, S.Hum., M.Pd.
Kata kunci: Video Animasi, Media Pembelajaran, Kemampuan Listening, Anak Usia 5-6 Tahun
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengembangkan media video animasi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan listening anak usia 5-6 tahun di kelompok B RA Islamiyah Padar. Berdasarkan hasil observasi, diketahui bahwa peserta didik memiliki kemampuan menyimak yang masih rendah, ditandai dengan kurangnya respon terhadap instruksi verbal dan rendahnya keterlibatan selama pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode ceramah dan media kertas yang kurang menarik. Oleh karena itu, dibutuhkan media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, seperti cerita dongeng yang dirancang dalam bentuk video animasi dengan tema mengenal huruf pada nama-nama binatang.
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan proses pengembangan video animasi sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan listening, dan 2) Mendeskripsikan kelayakan media video animasi tersebut berdasarkan hasil validasi dan uji coba. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE, yang mencakup lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Analisis data dalam penelitian ini berupa hasil observasi, wawancara, dokumentasi, perhitungan persentase dari hasil angket validasi dan hasil pre-test serta post-test untuk melihat peningkatan kemampuan listening peserta didik.
Hasil validasi oleh ahli media memperoleh persentase 90,66% (sangat valid), validasi ahli materi sebesar 90% (sangat valid), dan validasi ahli Bahasa sebesar 100% (sangat valid). Pada uji coba skala kecil dengan menggunakan pre-test dan post-test, peserta didik memperoleh peningkatan sebesar 49,9% yang mana menunjukkan dengan hasil (sangat layak), dan hasil pada uji coba skala besar dengan menggunakan pre-test dan post-test memperoleh peningkatan sebesar 45,02% (sangat layak). Hasil dari angket kemenarikan menunjukkan bahwa media video animasi dinilai menarik dan membantu untuk meningkatkan fokus peserta didik saat menyimak. Berdasarkan hasil tersebut, media video animasi ini layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan listening anak usia 5-6 tahun
FENOMENA GAMOPHOBIA PADA WANITA KARIER PERSPEKTIF GENDER (Studi Pada Persepsi Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)
Intan Lestari, 126102212151, Fenomena Gamophobia Pada Wanita Karier Perspektif Gender (Studi Pada Persepsi Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2024, Pembimbing: Prof. Dr. Iffatin Nur, M.Ag.
Kata Kunci: Gamophobia, Wanita Karier, Gender
Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena gamophobia pada wanita karier, yang ditandai dengan adanya penurunan angka pernikahan dan kelahiran di Indonesia. Gamophobia merupakan gangguan kecemasan atau ketakutan berlebihan terhadap ikatan pernikahan yang dapat dialami oleh individu. Bagi sebagian wanita, pernikahan dipandang sebagai bentuk komitmen yang dapat membatasi ruang gerak, membawa beban yang bertambah, dan bahkan mempengaruhi kemandirian. Maraknya berita tentang isu perselingkuhan, KDRT, dan perceraian memicu adanya ketakutan terhadap komitmen pernikahan. Persepsi dosen Fakultas Syariah dan ilmu Hukum khususnya bidang Hukum Keluarga Islam diharapkan dapat memberikan respons atas munculnya fenomena ini yang kemudian ditinjau dengan perspektif gender dan hukum Islam.
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu (1) Apa saja faktor yang menyebabkan munculnya gamophobia pada wanita karier? (2) Bagaimana gamophobia mempengaruhi kehidupan sosial, psikologis, dan profesional wanita karier? (3) Bagaimana prinsip-prinsip teori gender dapat diaplikasikan untuk memahami dan mengatasi fenomena ini? (4) Bagaimana pandangan masyarakat dan keluarga terhadap wanita karier yang mengalami gamophobia? (5) Apa saja strategi yang tepat untuk membantu wanita karier mengatasi gamophobia berdasarkan perspektif gender? (6) Sejauh mana teori gender memberikan solusi atau pemahaman yang berbeda dibandingkan dengan perspektif hukum Islam dalam menangani fenomena gamophobia?
Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun lokasi penelitian ini di Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Data dari penelitian bersumber dari wawancara mendalam para dosen FASIH khususnya Hukum Keluarga Islam, serta buku dan jurnal yang berkaitan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yakni kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Teknik pengecekan keabsahan data meliputi triangulasi, perpanjangan penelitian, dan meningkatkan ketekunan.
Hasil dari penelitian ini yakni pertama, gamophobia disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi trauma masa lalu dan ketakutan akan kegagalan hubungan. Sedangkan faktor eksternal meliputi tekanan sosial, narasi buruk tentang pernikahan, dan budaya patriarki. Kedua, gamophobia dapat mempengaruhi kehidupan wanita karier baik dari segi sosial, psikologis, dan keprofesionalannya. Kehidupan sosial cenderung tidak memberikan ruang yang cukup bagi wanita dalam membuat keputusan di hidupnya berdasarkan preferensi pribadi sehingga berdampak pada psikologis dan keprofesionalannya. Ketiga, teori gender menunjukkan bahwa peran dan tanggung jawab dalam pernikahan tidak bersifat alami melainkan hasil konstruksi sosial yang dapat menjadi sebab munculnya gamophobia. Keempat, masyarakat cenderung melihat fenomena gamophobia sebagai bentuk penyimpangan kodrat pada wanita. Kelima, strategi dalam mengatasi gamophobia yang paling utama yakni dukungan dari keluarga, kolega, dan masyarakat. Mendalami agama dan melakukan terapi kepada psikolog juga menjadi solusi. Keenam, perspektif gender dengan hukum Islam memandang laki-laki dan perempuan memiliki hak dan tanggung jawab yang setara baik dalam kehidupan publik maupun domestik