Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN ANTARA KOPING RELIGIUS DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA GURU TK DI KECAMATAN KAUMAN PONOROGO
Skripsi dengan judul “Hubungan Antara Koping Religius Dengan Penyesuaian Diri Pada Guru TK Di Kecamatan Kauman Ponorogo” yang ditulis oleh Reza Maslinda, NIM 126308213260, dengan Pembimbing Bapak Moh. Chablul Chaq, M.Psi
Kata Kunci: Koping Religius, Penyesuaian Diri, Guru TK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat koping religius, tingkat penyesuaian diri, serta hubungan antara koping religius dengan penyesuaian diri pada guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Kauman, Ponorogo. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 65 orang guru TK yang masih aktif mengajar dan telah menikah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua skala psikologis, yaitu skala koping religius berdasarkan teori Aflakseir dan Coleman, serta skala penyesuaian diri berdasarkan teori Haber dan Runyon.
Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar guru TK memiliki tingkat koping religius dan penyesuaian diri dalam kategori sedang hingga tinggi. Namun, berdasarkan uji korelasi Spearman, ditemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara koping religius dan penyesuaian diri (r = -0,123; p = 0,329). Hal ini menunjukkan bahwa tingginya koping religius tidak secara langsung memengaruhi kemampuan penyesuaian diri guru TK. Artinya, meskipun koping religius guru TK tergolong cukup baik, hal tersebut tidak secara langsung berkaitan dengan kemampuan penyesuaian diri mereka. Kemungkinan ada faktor lain yang lebih berpengaruh terhadap penyesuaian diri
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN TULUNGAGUNG NOMOR 7 TAHUN 2012 TENTANG PENYELENGGARAAN KETERTIBAN UMUM TERHADAP FENOMENA PENGGUNAAN TROTOAR SEBAGAI KEPENTINGAN KOMERSIAL (Studi Kasus di Kabupaten Tulungagung)
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung Nomor 7 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum Terhadap Fenomena Penggunaan Trotoar Sebagai Kepentingan komersial Studi Kasus di Kabupaten Tulungagung” ini disusun oleh Yusuf Nur Masruri dengan NIM. 126103212175, pembimbing Dr. Syamsul Umam S.H.I., M.H.
Kata kunci: Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Kepentingan komersial, Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung Nomor 7 Tahun 2012
Penelitian ini dilatar belakangi dengan banyaknya trotoar di Kabupaten Tulungagung yang digunakan untuk kegiatan komersial, sehingga dalam hal ini bertentangan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung Nomor 7 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, sehingga hal tersebut menjadikan dasar peneliti tentang bagaimana implementasi Peraturan Daerah berjalan dalam penyelenggaraan Ketertiban Umum Terhadap Fenomena Penggunaan Trotoar Sebagai Kepentingan komersial di Kabupaten Tulungagung.
Rumusan Masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah :1) Bagaimana Implementasi Peraturan Daerah kabupaten Tulungagung Nomor 7 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Ketertipan Umum Terhadap Fenomena Penggunaan Trotoar Sebagai Kepentingan Komersial di Kabupaten Tulungagung? 2) Bagaimana kendala Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung Nomor 7 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Ketertipan Umum Terhadap Fenomena Penggunaan Trotoar Sebagai Kepentingan Komersial di Kabupaten Tulungagung?
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif yuridis-empiris dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan tahapan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Adapun hasil penelitian ini adalah, 1) Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, khususnya terkait penggunaan trotoar untuk kepentingan komersial, telah dijalankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja. Penegakan ketertiban dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal. Salah satu kendala utama adalah belum dilaksanakannya tindakan yustisi terhadap pelanggar, sehingga implementasi Pasal 31 ayat 1 dalam Peraturan Bupati tersebut belum terealisasi secara penuh 2) Kendala dalam implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung Nomor 7 Tahun 2012 terkait penggunaan trotoar untuk kepentingan komersial disebabkan oleh faktor internal dan eksternal
RELEVANSI PANDANGAN ANGGOTA MUSLIM DARI KOMUNITAS CHILDFREE INDONESIA DENGAN AJARAN ISLAM YANG MENGANJURKAN MEMILIKI ANAK
Nia Elista Sari, NIM 126102212183, Relevansi Pandangan Anggota Muslim Dari
Komunitas Childfree Indonesia Dengan Ajaran Islam Yang Menganjurkan Memiliki Anak, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Jurusan Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing : Nuril Farida Maratus, S.H.I., M.H.I.
Kata Kunci : Childfree, Islam, Komunitas Childfree Indonesia
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya fenomena childfree yang semakin mendapatkan perhatian di masyarakat, termasuk di kalangan Muslim Indonesia. Pilihan sadar untuk tidak memiliki anak ini menimbulkan perdebatan, terutama karena dalam ajaran Islam, memiliki keturunan dipandang sebagai anjuran agama dan bagian dari sunnah Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana anggota Muslim dari Komunitas Childfree Indonesia memaknai dan merespons ajaran Islam yang menganjurkan memiliki anak, serta bagaimana mereka membentuk argumen keagamaan yang mendukung keputusan hidup mereka.
Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain : (1) Apa saja faktor-faktor yang menjadikan dasar keputusan memilih tidak memiliki anak, (2) Bagaimana pandangan anggota komunitas childfree Indonesia tentang ajaran Islam yang menganjurkan memiliki anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, karena mampu memahami fenomena subjek secara mendalam dan menghasilkan data deskriptif yang sistematis. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dengan anggota terkait, dan dokumentasi berupa gambar, tulisan, maupun karya tulis seperti jurnal. Untuk menjaga keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi agar data yang diperoleh valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hasil penelitian ini antara lain : (1) Faktor-faktor yang menjadi dasar keputusan anggota Muslim Komunitas Childfree Indonesia untuk tidak memiliki anak meliputi berbagai pertimbangan personal dan sosial. Di antaranya adalah kekhawatiran kestabilan psikologis, faktor ekonomi, kondisi lingkungan global, trauma masa lalu, serta keinginan menjalani hidup secara lebih mandiri dan bermakna tanpa kehadiran anak, (2) Komunitas childfree memandang bahwa memiliki anak adalah anjuran, bukan kewajiban, sehingga sebagian dari mereka memiliki ruang untuk mengambil keputusan yang berbeda. Dalam tinjauan hukum Islam, keputusan ini dibolehkan jika dilandasi udzur syar’i seperti masalah kesehatan, reproduksi yang membahayakan, gangguan psikologis. Namun, jika disertai penolakan terhadap nilai-nilai Islam, maka dianggap menyimpang. Melalui perspektif teori keadilan hakiki perempuan, keputusan childfree merupakan bentuk penghormatan atas otonomi perempuan dalam menentukan hak atas tubuhnya secara sadar dan bertanggung jawab, selama tidak bertentangan dengan maqaṣid al-syariah
PENERAPAN METODE PEMBIASAAN DZIKIR AL-MA’TSURAT DALAM MENINGKATKAN NILAI RELIGIUS PADA PESERTA DIDIK DI SMK IT NURUL FIKRI TRENGGALEK
Skripsi dengan judul “Penerapan Metode Pembiasaan Dzikir Al-Ma’tsurat Dalam Meningkatkan Nilai Religius Pada Peserta Didik Di SMK IT Nurul Fikri Trenggalek” ini ditilis oleh Muhammad Nada Nuhakamal, NIM 126201213297, dengan pembimbing Prof. Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I.
Kata Kunci: Metode Pembiasaan, Dzikir Al-Ma’tsurat, Nilai Religius.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penyimpangan perilaku di kalangan remaja semakin marak terjadi dan menjadi perhatian serius berbagai pihak. Bentuk penyimpangan tersebut antara lain berupa tawuran antarkelompok, kebiasaan merokok sejak usia dini, balapan liar, hingga sikap membangkang terhadap orang tua dan guru. Perilaku menyimpang ini umumnya dipengaruhi oleh lemahnya kontrol diri, rendahnya kesadaran spiritual, serta minimnya pembinaan karakter yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, pendidikan karakter religius memiliki peran penting sebagai fondasi utama dalam membentuk perilaku positif peserta didik. SMK IT Nurul Fikri Trenggalek menjawab tantangan tersebut melalui penerapan metode pembiasaan dzikir Al-Ma’tsurat.
Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pembiasaan dzikir Al-Ma’tsurat dalam meningkatkan perilaku patuh pada peserta didik SMK IT Nurul Fikri Trenggalek?; (2) Bagaimana pembiasaan dzikir Al-Ma’tsurat dalam meningkatkan rasa toleran pada peserta didik SMK IT Nurul Fikri Trenggalek?; dan (3) Bagimana pembiasaan dzikir Al-Ma’tsurat dalam meningkatkan hidup rukun peserta didik SMK IT Nurul Fikri Trenggalek?
Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Sumber data pada penelitian ini diambil dari berbagai data primer dan sekunder. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus, yang memungkinkan untuk memahami secara mendalam konteks dan perkembangan yang terjadi pada objek penelitian.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: (1) Kepatuhan terhadap aturan sekolah berkembang secara alami seiring dengan pelaksanaan rutin dzikir Al-Ma’tsurat yang menjadi bagian dari pembiasaan harian di lingkungan sekolah. (2) Kegiatan dzikir yang dilakukan secara berjamaah setiap pagi menciptakan rasa kebersamaan dan kedekatan emosional antar peserta didik. (3) Kegiatan ini tidak hanya memperkuat nilai spiritual siswa, tetapi juga mempererat kebersamaan dan solidaritas di antara merek
PENGARUH KESADARAN DIRI TERHADAP DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS 8 Di MTS MA’ARIF NU 2 SUTOJAYAN BLITAR
Skripsi dengan judul “Pengaruh Kesadaran Diri Terhadap Disiplin Belajar Siswa kelas 8 di Mts Ma’Arif Nu 2 Sutojayan Blitar” ditulis oleh Dilla Nur Indra Fadilah dengan NIM 126306211014. Program Studi Bimbingan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin, Adab, Dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Penulisan skripsi ini dibimbing oleh Ibu Febranti Putri Navion, M.Pd dengan NIP. 199009212019032026
Kata Kunci: Kesadaran Diri, Disiplin Belajar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena yang seringkali terjadi di beberapa individu yaitu kesadaran diri dan disiplin belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran diri terhadap disiplin belajar siswa kelas 8 di Mts Ma’Arif Nu 2 Sutojayan Blitar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis kausalitas. Subjek penelitian yaitu kelas 8 Mts Ma’Arif Nu 2 Sutojayan Blitar. Populasi pada penelitian ini berjumlah 227 responden dan sampel yang dijadikan penelitian berjumlah 145 responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Kuisioner, teknik sampling yang digunakan adalah random sampling.
Peneliti menggunakan teknik analisis data regresi linear sederhana. Hasil uji T menunjukkan bahwa dengan nilai uji t yaitu 0,000 0,005 artinya model regresi linear sederhana tersebut dapat digunakan untuk memprediksi sebuah variabel. Terdapat pengaruh positif dan signifikan kesadaran diri terhadap disiplin belajar siswa kelas 8 di Mts Ma’Arif Nu 2 Sutojayan Blitar dengan besar pengaruh 0,297 artinya 29,7 % diperoleh melalui uji koefisien determinasi (R2)
PENGEMBANGAN E-MODUL BERDIFERENSIASI UNTUK MELATIH KEMAMPUAN LITERASI SAINS PADA MATERI IKATAN KIMIA
Skripsi dengan judul “Pengembangan E-Modul Berdiferensiasi Untuk Melatih Kemampuan Literasi Sains pada Materi Ikatan Kimia” ini ditulis oleh Amelia Riska Mahmuda, NIM. 126212211003, dengan pembimbing Ivan Ashif Ardhana, M.Pd.
Kata Kunci: Modul Elektronik (E–Modul), Pembelajaran berdiferensiasi, Literasi Sains, Ikatan Kimia
Rendahnya kualitas literasi sains di sekolah disebabkan oleh media pembelajaran yang belum mampu mengembangkan pemahaman konsep secara mendalam, aplikatif, dankontekstual. Materi ikatan kimia yang bersifat abstrak dan konseptual menuntut kemampuan menghubungkan konsep dengan fenomena sekitar. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang menyesuaikan dengan kebutuhan dan gaya belajar peserta didik. Pendekatan berdiferensiasi menjadi solusi yang relevan, sedangkan e-modul menawarkan fleksibilitas dan interaktivitas sebagai media pembelajaran. Pengembangan e-modul berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar pada materi ikatan kimia menjadi penting untuk melatih literasi sains serta mendukung pembelajaran yang bermakna dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengembangan e-modul berdiferensiasi untuk melatih kemampuan literasi sains pada materi ikatan kimia (2) mengetahui kelayakan e-modul berdiferensiasi untuk melatih kemampuan literasi sains pada materi ikatan kimia (3) mengetahui respon peserta didik terhadap e-modul berdiferensiasi untuk melatih kemampuan literasi sains pada materi ikatan kimia.
Metode penelitian dalam skripsi menggunakan R & D (Research and Development) atau penelitian dan pengembangan dengan menggunakan menggunakan model penelitian dan pengembangan 4D (four D model) dari Thiagarajan yang telah dimodifikasi menjadi 3D yaitu tahap define (pendefinisian) design (perancangan), dan develop (penyebaran). Instrumen penelitian yang digunakan meliputi pedoman wawancara dan analisis karakteristik untuk analisis kebutuhan pengembangan produk, lembar validasi digunakan untuk menguji kevalidan produk oleh dosen dan guru kimia, sedangkan angket respon digunakan untuk mengetahui tanggapan siswa kelas XI-1 terhadap produk pengembangan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.
Hasil Penelitian ini dapat diuraikan: (1) e-modul telah berhasil dikembangkan menggunakan model pengembangan 4D dengan tahapan define, design, development dan disseminate, namun pada penelitian hanya terbatas pada tiga tahap yaitu tahap define (tahap pendefinisian), tahap design (tahap pengembangan) karena keterbatasan waktu dan biaya. (2) hasil validasi materi mendapatkan persentase nilai rata-rata sebesar 94% dengan kategori sangat layak. Sedangkan hasil validasi ahli media mendapatkan persentase sebesar 94% dengan kategori sangat layak. (3) hasil uji respon siswa terhadap e-modul berdiferensiasi untuk melatih kemampuan literasi sains pada materi ikatan kimia memperoleh persentase 84% dengan kategori sangat baik. Aspek literasi yang diukur menggunakan angket respon siswa pada poin 5 memperoleh persentase sebesar 86% sehingga e-modul berdiferensiasi untuk melatih kemampuan literasi sains pada materi ikatan kimia ini mampu melatih kemampuan literasi sains siswa dan dikategorikan sangat baik
تطوير وسائل مجلة الإلكترونية على أساس المنهج البنائي لتحسين مهارة القراءة لطلاب الصف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكمة جومبانج
رسالة الماجستير تحت العنوان " تطوير وسائل مجلة الإلكترونية على أساس المنهج البنائي لتحسين مهارة القراءة لطلاب الصف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكمة جومبانج" كتبتها رحمه ولدة الصالحة بإشراف الأستاذ الدكتور الحاج إمام فؤدى و الدكتورة الحاجة لؤلؤ نور مفيدة.
الكلمات الأساسية: التطوير الوسائل، مجلة الإلكترونية، المنهج البنائى، مهارة القراءة
لقد غزت التطورات التكنولوجية الرقمية السريعة شتى جوانب الحياة، بما في ذلك في عالم التعليم. إن دمج التكنولوجيا في التعليم يوفر العديد من الفوائد، واحدة منها إتيان بيئة تعليمية أكثر تنوعًا وتفاعلية وجاذبية للطلاب. ومع ذلك، خلف هذه الإمكانيات الكبيرة، لا تزال هناك العديد من التحديات التي تواجهها، خاصة في تعلم اللغة العربية. يخلف هذا البحث إلى تدني مهارة القراءة للطلاب، والتي هي نقص إتقان المفردات كأحد الأسباب الرئيسية لها، ليشكل أساسًا لفهم النصوص المقروءة. بالإضافة إلى ذلك، فإن وسائل التعلم المستخدمة لا تزال تقليدية وأقل تنوعًا، بسبب محدودية قدرة المعلم على تطوير وسائل تعليمية على أساس التكنولوجيا تتناسب مع احتياجات الطلاب. هذه الحالة تجعل عملية التعلم مملة في الغالب، مما يؤثر على انخفاض اهتمام الطلاب بالتعلم اللغة العربية.
أسئلة البحث هو (1) كيف عملية تطوير وسائل مجلة الإلكترونية على أساس المنهج البنائي لتحسين مهارة القراءة لطلاب الصف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكمة جومبانج؟، (2) كيف صلاحية المنتج الوسائل مجلة الإلكترونية على أساس المنهج البنائي لتحسين مهارة القراءة لطلاب الصف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكمة جومبانج ؟، (3) كيف فعالية وسائل مجلة الإلكترونية على أساس المنهج البنائي لتحسين مهارة القراءة لطلاب الصف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكمة جومبانج ؟. و أهداف البحث هو (1) لوصف عملية تطوير وسائل مجلة الإلكترونية على أساس المنهج البنائي لتحسين مهارة القراءة لطلاب الصف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكمة جومبانج، (2) لوصف صلاحية المنتج الوسائل مجلة الإلكترونية على أساس المنهج البنائي لتحسين مهارة القراءة لطلاب الصف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكمة جومبانج، (3) لوصف فعالية وسائل مجلة الإلكترونية على أساس المنهج البنائي لتحسين مهارة القراءة لطلاب الصف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكمة جومبانج.
يستخدم هذا البحث التطوير نموذج ADDIE المكون من خمس مراحل وهي التحليل، التصميم، التطوير، التنفيذ والتقييم. أجريت البحث في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكمة جومبانج. تتكون عينة التجربة الأول من ٦ طلاب، و ٣٠ طالبًا في تجربة التشغيل. جمع البيانات من خلال الملاحظة، والمقابلات، وتقييم خبير الوسائل، وتقييم خبير المواد، واستبيانات المعلمين والطلاب، و الاختبارات القبلى والبعدى. الطريقة المستخدمة في تحليل البيانات هي مقارنة الوضع قبل تطبيق مجلة الإلكترونية وبعد تطبيق مجلة الإلكترونية.
تظهر نتائج هذا البحث التطوير أن (1) هذا البحث التطوير أنتجت منتجًا تعليميًا عن مجلة إلكترونية تحتوي على مادة موضوع "البيت". تبدأ عملية التطوير من تحليل الاحتياجات، وتصميم المنتج، والتطوير، والتنفيذ، والتقييم. (2) الحصول على درجة صلاحية المنتج من قبل خبير المواد بنسبة متوسط 91.3% مما يدل على أنه صلاحية جدًا. أما صلاحية المنتج من قبل خبير الوسائل فقد حصلت على درجة متوسط 95.3% مما يدل على أنها صلاحية جدًا. في التجربة الأولية، كانت استجابة المعلم 87.5%، بينما كانت استجابة الطلاب 91.3% مما يشير إلى أنها صلاحية جدًا. (3) أظهرت نتائج الفعالية من خلال درجة N-Gain Score في الاختبار القبلى والبعدى أن متوسط الدرجة بلغ 0.76 مما يبين أنه عاليا، مما يعني أن الوسائل مجلة الإلكترونية فعالة في تحسين مهارة القراءة باللغة العربية في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكمة جومبانج
KONSEP JILBAB DALAM Al-QUR’AN DAN RELEVANSINYA TERHADAP PRAKTIK JILBAB DI INDONESIA (Studi Komparatif Perspektif Buya Hamka Dan M.Quraish Shihab)
Kata kunci : Jilbab, Buya Hamka, M.Quraish Shihab.
Penelitian ini dilakukan berawal dari sebuah keingintahuan tentang realita
penggunaan jilbab di Indonesia, yang mana menurut pandangan penulis sangat
beragam. Penulis ingin menawarkan bagaimana cara menggunakan jilbab
perspektif Buya Hamka dan M.Quraish Shihab. Pada penelitian ini, penulis
mengupas mengenai makna jilbab menurut Buya Hamka dan M.Quraish Shihab
beserta persamaan dan perbedaan penafsirannya, praktik jilbab yang ada pada
masyarakat Indonesia serta relevansinya. Untuk menjawab persoalan diatas, penulis
menggunakan metode penelitian kualitatif, mengumpulkan data primer dari dua
tafsir, Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Mishbah. Selain itu penulis juga
mengumpulkan data sekunder berupa buku, artikel jurnal, skripsi, penelitian
terdahulu dan sumber informasi lain dari internet. Kemudian penulis akan
menganalisis secara deskriptif komparatif, dan melihat kerelevansiannya dengan
praktik jilbab di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buya Hamka dan
M.Quraish Shihab memiliki pendapat yang berbeda mengenai jilbab. Perbedaan
makna jilbab juga terdapat pada Qs. An-Nur dan Al-Ahzab, salah satu contohnya
adalah pada Qs. An-Nur ayat 31. Buya Hamka berpendapat jilbab adalah selendang
(kain kerudung), sedangkan M.Quraish Shihab berpendapat bahwa jilbab adalah
tutup kepala yang panjang. Adapun persamaan dalam penafsiran adalah saat
menafsirkan Qs. An-Nur ayat 31, kedua mufassir berpendapat bahwa semua
anggota tubuh adalah aurat kecuali wajah dan telapak tangan. Sedangkan perbedaan
penafsiran terdapat pada Qs. Al-Ahzab ayat 59 yang berbeda dari segi bahasa dan
sastra yang digunakan. Jika penafsiran M.Quraish Shihab masih mengaitkan
dengan ayat sebelumya, maka penafsiran Qs. Al-Ahzab ayat 59 ditawarkan sebagai
solusinya. Sedangkan penafsiran Buya Hamka dimulai dengan penegasan perintah
berjilbab antara istri Nabi dan putrinya lalu dilanjut dengan pendapat dari beberapa
ulama’. Adapun relevansinya di Indonesia mengenai jilbab adalah penggunaanya
sesuai dengan kebutuhan masing-masing dan ada pula mereka yang mengikuti trend
fashion yang ada sehingga mengenal penggunaan jilbab secara syar’i
ANALISIS EFEKTIVITAS EVENT LITERASI BERKALA DALAM MEMBANGUN BUDAYA MEMBACA REMAJA DI HARU BOOK CAFE PONOROGO
Skripsi dengan judul “Analisis Efektivitas Event Literasi Berkala dalam Membangun Budaya Membaca Remaja di Haru Book Cafe Ponorogo” ini ditulis oleh Diani Putri Hamidatu Aulia dengan NIM 126310212068, Progam Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Jurusan Adab, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan Dosen Pembimbing Arin Prajawinanti, S.Sos., M.A.
Kata Kunci : Analisis, Budaya Membaca, efektivitas, Event Literasi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minat baca remaja di Indonesia masih tergolong rendah, termasuk di Kabupaten Ponorogo, meskipun berbagai program literasi seperti Gerakan Literasi Nasional (GLN) dan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Beberapa program hanya bersifat formal dan belum sepenuhnya menyentuk aspek kebiasaan membaca yang seharusnya tumbuh secara alami pada remaja. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana efektivitas event literasi berkala dalam membangun budaya membaca remaja di Haru Book Café Ponorogo. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas event literasi berkala yang diselenggarakan oleh Haru Book Cafe Ponorogo dalam mendukung peningkatan budaya literasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Teknik pengumpulan data meliputi metode kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis yang mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi, dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan event literasi berkala di Haru Book Cafe Ponorogo cukup efektif dalam membangun budaya membaca remaja. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Kemudian, hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai 0,967 yang artinya terdapat hubungan yang sangat kuat antara variabel event literasi berkala terhadap budaya membaca remaja di Haru Book Café Ponorogo. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,935, artinya event literasi berkala memberikan pengaruh sebesar 93,5% terhadap budaya membaca remaja. Sementara sisanya yaitu 6,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
PENGARUH TINGKAT FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DENGAN SOCIAL COMPARISON PADA SISWA KELAS 8 SMP NEGERI 2 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Tingkat Fear of Missing Out (FoMO) dengan
Social Comparison pada Siswa Kelas 8 SMP Negeri 2 Tulungagung”اini ditulis
oleh Ananda Viesca Berliana, NIM. 126306211005, dengan pembimbing/promotor
Febranti Putri Navion, M.Pd.
Kata Kunci: FoMO, Social Comparison, Remaja
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masifnya penggunaan media
sosial di kalangan remaja. Fenomena Fear of Missing Out (FoMO), yaitu ketakutan
akan ketinggalan informasi atau pengalaman sosial, mendorong remaja untuk terus
memantau aktivitas online orang lain, yang pada akhirnya dapat memicu social
comparison atau perbandingan sosial yang tidak sehat. Penelitian sebelumnya yang
sebagian besar berfokus pada siswa SMA dan mahasiswa, serta temuan pra
observasi di SMP Negeri 2 Tulungagung menunjukkan adanya gejala FoMO dan
social comparison, semakin memperkuat urgensi penelitian ini. Tujuan penelitian
ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dan untuk mengetahui besar pengaruh tingkat
FoMO dengan social comparison pada siswa kelas 8 SMP Negeri 2 Tulungagung.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif non
experimental. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif dengan
analisis regresi linier sederhana. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 8 tahun
ajaran 2024/2025 SMP Negeri 2 Tulungagung yang terdiri dari 10 kelas dengan
jumlah populasi 375 siswa. Dari populasi tersebut, sampel penelitian yang diambil
berjumlah 194 yang didapat dari penggunaan rumus Slovin menggunakan teknik
random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur skala
tingkat FoMO dan skala social comparison. Pengujian instrument dilakukan
dengan uji validitas dan uji reliabilitas yang sebelumnya telah disetujui oleh dua
dosen ahli. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier sederhana
untuk menentukan adakah pengaruh tingkat FoMO dengan social comparison
siswa.
Berdasarkan hasil penelitian, kategorisasi variabel FoMO menunjukkan
bahwa sebagian besar siswa, yaitu 58,25%, berada dalam kategori sedang.
Sementara itu, untuk variabel social comparison, mayoritas siswa 73,71% juga
berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar
siswa mengalami tingkat FoMO dan melakukan perbandingan sosial pada tingkat
yang wajar atau netral. Hasil penelitian menggunakan uji regresi linier sederhana
menunjukkan nilai Signifikansi sebesar 0,445 > 0,05, maka dapat dikatakan bahwa
tidak ada pengaruh antara tingkat FoMO dan social comparison. Temuan ini juga
menunjukkan bahwa meskipun siswa mengalami tingkat FoMO, hal tersebut tidak
secara langsung mempengaruhi perilaku mereka dalam melakukan perbandingan
sosial. Ini menunjukkan mungkin ada faktor lain yang lebih dominan dalam
mempengaruhi perilaku perbandingan sosial pada siswa. Penelitian ini memberikan
kontribusi penting dalam pemahaman hubungan antara FoMO dan social
comparison dalam konteks remaja di Indonesia