Institutional Repository of UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
37599 research outputs found
Sort by
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMPIT AL ASROR TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SMPIT Al Asror Tulungagung” ini ditulis oleh Fahdina Ilman Nafi’an NIM. 12207183060, dengan pembimbing/promotor Hafidz Rosyidiana, M.Pd.
Kata Kunci : Manajemen, sarana dan prasarana, mutu pendidikan
Salah satu sekolah swasta yang terakreditasi B di kota Tulungagung adalah SMPIT Al Asror Tulungagung, untuk mendapatkan akreditasi B terdapat penilaian dari berbagai aspek termasuk tentang standar sarana dan prasarana di lembaga pendidikan dan pengelolaannya. Akan tetapi belum ada wakamad bidang sarana prasarana atau personel yang diberikan tanggung jawab terhadap pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di SMPIT Al Asror Tulungagung. Hal ini menjadi fenomena menarik untuk diteliti.Sarana dan prasarana pendidikan di SMPIT Al Asror Tulungagung belum diinventarisasi semuanya, staf TU dan para guru yang mengelola sarana pendidikan tetapi belum optimal dalam mengelolanya. Kondisi sarana yang ada belum sesuai standard nasional seperti minimum lahan. Beberapa barang tidak terpakai berada di gudang tanpa adanya tindak lanjut pengelolaannya.
Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana proses perencanaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMPIT Al Asror Tulungagung?, 2)Bagaimana kegiatan pengadaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMPIT Al Asror Tulungagung?, 3) Bagaimana kegiatan pengaturan sarana dan prasarana dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMPIT Al Asror Tulungagung?, dan 4) Bagaimana penggunaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMPIT Al Asror Tulungagung?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam, dokumetasi dan koesioner. Teknik analisis data menggunakan kondesasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Perencanaan dimulai dengan analisis kebutuhan sarana dan prasarana apa saja yang akan diadakan. Analisis kebutuhan dilakukan melalui rapat tim pengembang madrasah selanjutnya disampaikan ke ketua komite kemudian pihak yayasan. 2) Proses pengadaan sarana dan prasarana ditetapkan oleh kepala madrasah dengan koordinasi bendahara kemudian guru menyediakan barang apa saja sesuai kebutuhan. Prosesnya pengadaannya kebanyakan dilakukan dengan cara pembelian. 3) Pengaturan sarana dan prasarana pendidikan di SMPIT Al Asror Tulungagung melalui inventarisasi, penyimpanan dan pemeliharaan yang dilakukan dengan baik. 4) Penggunaan sarana dan prasarana pendidikan dilakukan dengan penjadwalan serta penunjukan personel atau petugas yang sesuai dengan keahlian pada bidangnya serta bertanggung jawab dengan sarana atau prasarana seperti laboratorium
IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS NILAI PROFETIK DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU (Studi Multisitus di MA Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo dan MA Al-Mawaddah Coper Jetis Ponorogo)
Disertasi dengan judul “Implementasi Supervisi Akademik
Berbasis Nilai Profetik Dalam Meningkatkan Profesionalisme
Guru di MA Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo dan MA AlMawaddah Coper Jetis Ponorogo” ini ditulis oleh Yuli Umro’atin
dengan Promotor Prof. Dr. H. Prim Masrokan Mutohar, M.Pd.I.
dan Prof. Dr. H. Ahmad Tanzeh, M.Pd.I.
Kata Kunci: Supervisi Akademik, Nilai Profetik,
Profesionalisme Guru
Konteks penelitian, bahwa MA Darul Huda Mayak Tonatan
Ponorogo dan MA Al-Mawaddah Coper Jetis Ponorogo, layak
untuk diteliti karena kedua madrasah ini terakreditasi unggul,
berada di bawah naungan pondok pesantren, yang
memperlihatkan fakta-fakta keunikan dalam implementasi
supervisi akademik berbasis nilai profetik untuk meningkatkan
profesionalisme guru. Kedua lembaga ini juga sudah banyak
menghasilkan guru yang profesional di bidangnya, dan masingmasing lembaga memiliki nilai-nilai yang menjadi basis dalam
pelaksanaan semua aktivitas di dalamnya termasuk supervisi
akademik.
Pertanyaan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana
desain supervisi akademik berbasis nilai profetik dalam
meningkatkan profesionalisme guru di MA Darul Huda Mayak
Tonatan Ponorogo dan MA Al-Mawaddah Coper Jetis Ponorogo?
(2) Bagaimana strategi supervisi akademik berbasis nilai
profetik dalam meningkatkan profesionalisme guru di MA Darul
Huda Mayak Tonatan Ponorogo dan MA Al-Mawaddah Coper
Jetis Ponorogo? (3) Bagaimana evaluasi supervisi akademik
berbasis nilai profetik dalam meningkatkan profesionalisme
guru di MA Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo dan MA Al Mawaddah Coper Jetis Ponorogo? (4) Bagaimana tindak lanjut
supervisi akademik berbasis nilai profetik dalam meningkatkan
profesionalisme guru di MA Darul Huda Mayak Tonatan
Ponorogo dan MA Al-Mawaddah Coper Jetis Ponorogo?.
Disertasi ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan
pendekatan studi kasus melalui multisitus, pengumpulan data
melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dan
dokumentasi. Analisis data melalui situs tunggal dan analisis
data lintas situs, dengan tahapan kondensasi data, penyajian data
dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data melalui uji
kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas.
Hasil penelitian: 1) Desain supervisi akademik berbasis nilai
profetik dalam meningkatkan profesionalisme guru di MA Darul
Huda Mayak Tonatan Ponorogo dan MA Al-Mawaddah Coper
Jetis Ponorogo, disusun melalui beberapa langkah/proses,
sebagai berikut: (a) Penyusunan dokumen supervisi akademik,
dengan penuh tanggungjawab, keikhlasan, dan amanah. (b)
Penetapan tujuan, teknik dan pendekatan yang akan digunakan
dalam supervisi akademik, dengan mengutamakan akhlak mulia,
bertanggung jawab, ikhlas, dan amanah. (c) Penetapan
administratif dan sosialisasi dengan bersikap tegas, adil dan
disiplin. (d) Penetapan tim Supervisor dengan komunikatif dan
memberikan kebebasan berpendapat. (e) Kesepakatan dengan
guru secara humanis. (f) Penetapan indikator guru profesional
yang profetik. Desain supervisi akademik berlandaskan pada
nilai-nilai profetik kenabian, shidiq, amanah, tabligh, fathanah,
dan nilai profetik humanis, transendensi dan liberasi. 2) Strategi
supervisi akademik berbasis nilai profetik dalam meningkatkan
profesionalisme guru di MA Darul Huda Mayak Tonatan
Ponorogo dan MA Al-Mawaddah Coper Jetis Ponorogo, yaitu: (a)
Teknik supervisi akademik secara individual dan kelompok berbasis profetik. Teknik individual profetik dilakukan melalui:
kunjungan kelas, observasi kelas, dan pertemuan individual
dengan berakhlak baik, mengucapkan salam ketika berkunjung
ke dalam kelas, dan menjadi teladan bagi guru dan peserta didik.
Supervisi akademik selalu dimulai dan diakhiri dengan membaca
do’a/kalimat thayyibah. Teknik kelompok profetik, dengan
mengadakan pertemuan, diskusi interaktif, workshop/seminar
dan pelatihan guru, dengan bersikap tegas, disiplin, ramah dan
sopan, bersikap adil dalam memberikan pembinaan, dan selalu
mengingatkan kebaikan. (b) Pendekatan supervisi akademik
berbasis nilai profetik, meliputi: (1) Pendekatan
spiritual/religiusitas, dengan mengajak para guru untuk
mengikuti kegiatan keagamaan guna mendukung peningkatan
spiritualitasnya. (2) Pendekatan keteladanan, kepala madrasah
memberikan contoh perilaku yang baik kepada guru, dan
menanamkan kejujuran. (3) Pendekatan administratif dengan
nilai profetik, dengan ta’hil maddah (koreksi materi), dan
mengoreksi I’dad/persiapan ujian lisan pada materi pesantren.
(4) Pendekatan problem solving, dengan membantu kesulitan
guru dan diberikan solusi yang terbaik dengan mengutamakan
keterbukaan dan saling menghargai. Strategi supervisi akademik
tersebut dalam pelaksanaannya berlandaskan pada nilai-nilai
profetik. 3) Evaluasi supervisi akademik berbasis nilai profetik
dalam meningkatkan profesionalisme guru di MA Darul Huda
Mayak Tonatan Ponorogo dan MA Al-Mawaddah Coper Jetis
Ponorogo, yaitu: (a) Guru mayoritas sudah termasuk guru
profesional dengan sertifikat pendidik. (b) Guru sudah mampu
menyusun rancangan pembelajaran dan menerapkannya dalam
pembelajaran dengan kreativitas dan inovasi. (c) Guru sudah
mampu menyampaikan materi dengan baik. (d) Guru sudah
menerapkan nilai-nilai profetik seperti beriman dan bertakwa, kejujuran, bersikap ramah, disiplin, ikhlas, amanah, humanis, dan
lain-lain. (e) Evaluasi terhadap guru ada yang masih kurang dan
perlu perbaikan. (f) Evaluasi diri/muhasabah bagi guru. (g)
Penilaian kinerja guru yang meliputi kedisiplinan dan keaktifan,
dengan menyampaikan apa adanya dari hasil supervisi
kunjungan kelas. 4) Tindak lanjut supervisi akademik berbasis
nilai profetik dalam meningkatkan profesionalisme guru di MA
Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo dan MA Al-Mawaddah
Coper Jetis Ponorogo, yang dilakukan sebagai wujud ibadah
kepada Allah SWT dan peningkatan kualitas religiusitas, yaitu:
(a) Perbaikan diri/muhasabah bagi guru, dengan menerapkan
kejujuran, terbuka, dan memberi motivasi. (b) Keaktifan guru
dalam kegiatan seminar/workshop, dan lokakarya, dengan penuh
tanggungjawab. (c) Memberi motivasi kepada guru untuk
mengembangkan kompetensinya, dengan mengikuti kegiatan
pengembangan diri dengan penuh tanggungjawab. (d)
Pemberian reward atau penghargaan kepada guru profesional
dan berprestasi, dan peringatan bagi guru yang masih ada
kekurangan dengan terus dibimbing, dan bersikap ramah, adil,
dan humanis. (e) Pendidikan Profesi Guru, dengan bersikap
humanis tanpa membeda-bedakan guru, dan amanah. (f)
Mengadakan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
bagi guru profesional, dengan amanah dan tanggungjawab
PEMBAYARAN BEA HIBAH WASIAT TANAH DITINJAU DARI PERSPEKTIF TEORI TUJUAN HUKUM GUSTAV RADBRUCH DAN FIQIH SIYASAH (Studi Kasus di Kabupaten Tulungagung)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan interpretasi di kalangan pejabat pembuat
akta tanah (PPAT) terkait pembayaran bea hibah wasiat tanah, Sebagian PPAT merasa bahwa
pembayaran pajak BPHTB seharusnya dilakukan setelah hak tanah atau bangunan benar-benar
diperoleh oleh penerima, sedangkan yang lain melakukan pembayaran dilakukan pada saat
pembuatan akta.
Rumusan Masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaimana
pembayaran bea hibah wasiat tanah di Kabupaten Tulungagung; 2. Bagaimana pembayaran bea
hibah wasiat tanah di Kabupaten Tulungagung ditinjau perspektif tujuan hukum Gustav
Radbruch; 3. Bagaimana pembayaran bea hibah wasiat tanah di Kabupaten Tulungagung
ditinjau perspektif fiqih siyasah.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif yuridis-empiris
dan jenis pendekatanya deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang
digunakan tahapan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1. Pembayaran Bea Hibah Wasiat Tanah Di
Kabupaten Tulungagung direalisasikan berdasarkan ketentuan Peraturan Daerah Kabupaten
Tulungagung Nomor 11 Tahun 2023 Pasal 10 Ayat 2, yang mewajibkan pelunasan BPHTB
dilakukan sebelum pembuatan akta hibah wasiat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).
Ketentuan ini dimaksudkan untuk mendukung tertib administrasi perpajakan dan peningkatan
Pendapatan Asli Daerah (PAD); 2. Dalam tujuan hukum Gustav Radbruch dari sisi keadilan
dalam pelaksanaan pembayaran bea hibah wasiat tanah terlihat dari penerapan aturan yang
berlaku untuk semua pihak secara setara, tanpa adanya perlakuan khusus terhadap golongan
tertentu, Dalam aspek kemanfaatan kebijakan ini tercermin dari berbagai manfaat praktis yang dirasakan baik oleh pemerintah, pelaksana teknis, maupun masyarakat, dari sisi administratif
kebijakan pembayaran BPHTB sebelum akta dibuat membantu menertibkan proses
dokumentasi, mempercepat pelayanan, dan meminimalkan risiko tumpang tindih kepemilikan.
Dalam hal kepastian hukum, Perda Kabupaten Tulungagung telah memberikan dasar hukum
yang kuat mengenai waktu dan syarat pembayaran BPHTB; 3. Pembayaran Bea Hibah Wasiat
Tanah di Kabupaten Tulungagung ditinjau dari perspektif Fiqih Siyasah idariyah realisasinya
telah memenuhi prinsip kemaslahatan, pemerintah memiliki kewenangan untuk menetapkan
pungutan seperti BPHTB guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan publik, dalam
kebijakan tersebut dijalankan secara adil, transparan, dan proporsional. Namun demikian,
pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi tantangan, seperti minimnya sosialisasi,
ketidaksamaan penafsiran di kalangan PPAT, dan lemahnya pemahaman masyarakat tentang
prosedur hukum yang berlaku, Hal ini menandakan perlunya peningkatan dalam aspek edukasi
masyarakat dan penyamaan persepsi teknis antarinstansi pelaksana, agar pelaksanaan aturan
ini dapat berjalan lebih optimal dan menyeluruh.
Kata Kunci: Pembayaran Bea Hibah Wasiat Tanah, Tujuan Hukum Gustav Radbruch, fiqih
siyasah idariya
RETORIKA DAKWAH KH. EMHA AINUN NADJIB DAN USTADZ HANAN ATTAKI PADA CHANNEL YOUTUBE CAKNUN.COM DAN HANAN ATTAKI
Skripsi dengan judul “Retorika Dakwah Kh. Emha Ainun Nadjib Dan Ustadz
Hanan Attaki Pada Channel Youtube Caknun.Com Dan Hanan Attaki” ditulis
oleh Ela Duwi Ayu Lestari dengan NIM 126311213044 dengan dosen
pembimbing Dr. Bobby Rachman S. M.S.I.
Kata Kunci: Retorika, Dakwah, KH. Emha Ainun Nadjib, Ustadz Hanan Attaki,
YouTube, Analisis Konten
Dakwah merupakan upaya untuk menyampaikan ajaran Islam kepada
individu maupun kelompok guna mengajak kepada kebaikan dan kebenaran
melalui lisan, tulisan, maupun tindakan. Di era digital, keberhasilan dakwah juga
sangat ditentukan oleh kemampuan retorika dalam menyampaikan pesan secara
persuasif, komunikatif, dan relevan dengan audiens. Penelitian ini merupakan
studi kualitatif dengan pendekatan analisis konten yang bertujuan untuk mengkaji
dan membandingkan retorika dakwah KH. Emha Ainun Nadjib dan Ustadz Hanan
Attaki melalui channel YouTube CakNun.com dan Hanan Attaki. Fokus
penelitian ini mencakup tiga rumusan masalah: (1) Bagaimana bentuk retorika
dakwah KH. Emha Ainun Nadjib dalam channel YouTube CakNun.com? (2)
Bagaimana bentuk retorika dakwah Ustadz Hanan Attaki dalam channel YouTube
Hanan Attaki? dan (3) Apa persamaan dan perbedaan retorika dakwah keduanya?
Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan analisis
konten yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam retorika dakwah
KH. Emha Ainun Nadjib dan Ustadz Hanan Attaki melalui channel YouTube
CakNun.com dan Hanan Attaki Official. Data primer diperoleh dari dua video
ceramah yang dianalisis melalui teknik dokumentasi, observasi nonpartisipan, dan
koding data. Analisis dilakukan dengan model Miles dan Huberman serta validasi
data menggunakan triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan temuan.
Penelitian ini menganalisis dan membandingkan bentuk retorika dakwah
KH. Emha Ainun Nadjib dan Ustadz Hanan Attaki di media sosial, khususnya
pada platform YouTube melalui kanal CakNun.com dan Hanan Attaki. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa KH. Emha Ainun Nadjib menggunakan retorika
yang reflektif, filosofis, dan kultural dengan gaya bahasa campuran Jawa-
Indonesia, suara yang dinamis dan teatrikal, serta gerak tubuh ekspresif dan
partisipatif. Sementara itu, Ustadz Hanan Attaki menampilkan gaya dakwah yang
ringan, emosional, dan kontekstual dengan bahasa yang komunikatif dan akrab
bagi kalangan muda, suara lembut dan stabil, serta gerak tubuh yang tenang dan
kasual. Keduanya sama-sama memanfaatkan gaya bahasa, suara, dan gerak tubuh,
serta media sosial sebagai sarana dakwah, namun dengan pendekatan retorika
yang berbeda: KH. Emha Ainun Nadjib lebih menonjolkan ethos dan logos,
sedangkan Ustadz Hanan mengedepankan pathos. KH. Emha Ainun Nadjib
menggunakan bentuk retorika dakwah elaboratif dan reflektif (Tipe A), sementara
Ustadz Hanan Attaki menggunakan bentuk retorika yang efisien dan emosional
(Tipe B). Meskipun berbeda dalam pendekatan, keduanya sama-sama memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah, serta membangun kedekatan
emosional dengan audiens melalui gaya yang komunikatif, kontekstual, dan
menyentuh kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa retorika
dakwah di era digital tidak bersifat tunggal, melainkan menyesuaikan dengan
karakteristik audiens dan konteks media. Perbedaan ini mencerminkan pentingnya
strategi komunikasi dakwah yang disesuaikan dengan segmentasi audiens dan
konteks budaya di era digital
PENGARUH PENGHARGAAN FINANSIAL, LINGKUNGAN KELUARGA, PERSEPSI KARIR, DAN PASAR KERJA TERHADAP MINAT BEKERJA DI BANK SYARIAH (Studi Pada Mahasiswa Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)
Skripsi ini judul “Pengaruh Penghargaan Finansial, Lingkungan Keluarga, Persepsi karir, dan Pasar Kerja Terhadap Minat Bekerja di Bank Syariah (Studi pada Mahasiswa Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)” yang ditulis oleh Dewi Intan Safitri, NIM. 126401213146, jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr. Muhamad Aqim Adlan, S.Ag, M.E.I.
Kata Kunci: Finansial, Karir, Minat Bekerja, Bank Syariah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penghargaan finansial, lingkungan keluarga, persepsi karir, dan pasar kerja terhadap minat mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung untuk bekerja di bank syariah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena rendahnya minat mahasiswa perbankan syariah untuk berkarier di sektor syariah, meskipun memiliki latar belakang pendidikan yang linier.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa perbankan syariah angkatan 2021–2022 sebanyak 260 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 80 responden. Data dikumpulkan menggunakan instrumen berupa kuesioner berbasis skala Likert, dan dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel penghargaan finansial, lingkungan keluarga, persepsi karir, dan pasar kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat mahasiswa untuk bekerja di bank syariah. Secara simultan, keempat variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap minat bekerja mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan internal dan eksternal, baik dalam bentuk insentif ekonomi, nilai keluarga, citra karir, maupun kondisi pasar kerja, dalam membentuk keputusan karier mahasiswa di sektor keuangan syariah
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KOMIK STRIP BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 DURENAN
Skripsi dengan judul “Pengaruh Penggunaan Media Komik Strip Berbasis Kearifan Lokal terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Durenan” ini ditulis oleh Lutfi Isro’atul Mahmudah, NIM. 126210212106, dengan pembimbing Bagus Wahyu Setyawan, M.Pd.
Kata Kunci: komik strip, kearifan lokal, kemampuan menulis puisi.
Menulis puisi merupakan salah satu bentuk keterampilan ekspresif dalam kurikulum Bahasa Indonesia yang penting untuk mengembangkan daya imajinasi, rasa, bahasa, dan kreativitas siswa. Namun, praktik pembelajaran di SMP Negeri 1 Durenan menunjukkan belum optimalnya pendekatan dan media pembelajaran yang digunakan, terutama dalam hal memanfaatkan aspek kreativitas siswa. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi media pembelajaran yang dapat meningkatkan imajinasi dan kreativitas siswa. Tidak hanya menggunakan media konvensional LKS saja. Tujuan dari penelitian ini yakni, mendeskripsikan pengaruh penggunaan media komik strip berbasis kearifan lokal terhadap kemampuan menulis puisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Durenan.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimental design dan desain penelitiannya yaitu, nonequivalent control group design. Dalam penarikan sampel digunakan teknik purposive sampling yaitu, kelas VIII C sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 31 siswa, dan kelas VIII G sebagai kelas kontrol yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes. Tes yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, pretest dan posttest dalam keterampilan menulis puisi. Pretest dilakukan sebelum diberikan perlakuan dengan menggunakan media komik strip. Posttest dilakukan sesudah diberikan perlakuan penggunaan media komik strip. Data yang telah diperoleh dari dengan menggunakan tes kemudian dianalisis dengan uji hipotesis menggunakan uji independent sample T-test.
Setelah dilakukan analisis dapat diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa media komik strip berbasis kearifan lokal memberikan pengaruh yang efektif dalam pembelajaran kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Durenan. Hal tersebut terbukti dari nilai posttest kelas eksperimen sebesar 82,74 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 75,97. Hal ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Selain itu, uji hipotesis menggunakan uji independent sample T-Test diperoleh hasil bahwa thitung ≥ ttabel yaitu , 3,562 ≥ 2,000. Dan juga diperoleh hasil nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hal tersebut, maka dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh dalam penggunaan media komik strip berbasis kearifan lokal terhadap kemampuan menulis puisi
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERNUANSA ISLAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI RELASI DAN FUNGSI TINGKAT SMP/MTS KELAS VIII MTsN 1 KOTA BLITAR
Skripsi dengan judul “Pengembangan Modul Matematika Bernuansa Islam Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Relasi dan Fungsi Tingkat SMP/MTS Kelas VIII MTsN 1 Kota Blitar” ditulis oleh IRNADA, NIM 126204212119, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dosen pembimbing: Dr. Ummu Sholihah, S.Pd., M.Si.
Kata kunci: Hasil Belajar, Modul Matematika Nuansa Islam, Relasi dan Fungsi.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendidik yang hanya memanfaatkan buku paket sebagai acuan bahan ajar ketika kegiatan pembelajaran. Sedangkan bahan ajar yang digunakan masih memiliki sejumlah kekurangan, di antaranya adalah uraian materi yang bersifat umum dan tidak mendalam, serta minimnya penyajian contoh aplikatif yang relevan. Karena itu peserta didik tidak memahami materi secara utuh, maka minat pembelajaran siswa terhadap pembelajaran matematika menjadi berkurang. Di MTsN 1 Kota Blitar juga belum ada modul matematika yang mengintegrasi nilai – nilai Islam. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu adanya salah satu media pembelajaran yang sesuai dengan kondisi sekolah. Media yang dikembangkan adalah modul matematika bernuansa islam.
Adapun tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1) Mengetahui pengembangan produk berupa modul matematika bernuansa Islam untuk meningkatkan hasil belajar materi relasi dan fungsi tingkat SMP/MTs kelas VIII MTsN 1 Kota Blitar, (2) Mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan efektifitas modul
matematika bernuansa Islam untuk meningkatkan hasil belajar materi relasi dan fungsi tingkat SMP/MTs kelas VIII MTsN 1 Kota Blitar.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data menggunakan angket, Lembar observasi dan tes. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII B, VIII E & VIII K MTsN 1 Kota Blitar sebanyak 78 peserta didik. Teknik analisis data meliputi deskriptif kuantitatif dan kualitatif yang terdiri dari uji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pengembangan modul matematika bernuansa islam menggunakan model ADDIE, dengan tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. (2) Kevalidan media pembelajaran diperoleh dari penilaian angket validasi ahli materi sebesar 89,5%, ahli media sebesar 92%, ahli keislaman sebesar 88%. Ketiga hasil tersebut masuk dalam kriteria “Sangat Valid”. Kepraktisan media pembelajaran diperoleh dari hasil penilaian observasi guru sebesar 87,5%, dan peserta didik sebesar 100%, serta angket respon guru sebesar 89%, dan peserta didik sebesar 85%. Keempat hasil tersebut masuk dalam kriteria “Sangat Praktis”. Keefektifan media pembelajaran diperoleh dari hasil post test yang memperoleh nilai taraf signifikan 0,000164 ≤ 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan media pembelajaran modul matematika bernuansa islam dinyatakan efektif untuk meningkatkan hasil belajar pada materi Relasi dan Fungsi kelas VIII MTsN 1 Kota Blitar
GEN Z STUDENTS’ PERCEPTIONS ON THE USE OF ENGLISH YOUTUBE PODCAST AS THEIR VOCABULARY DEVELOPMENT ON AUTOBASE TWITTER @ENGLISHFESS_
Nona Kinanti Rahayu. Student ID Number. 126203212118. 2025. Gen Z Students’ Perceptions on the Use of English YouTube Podcast as Their Vocabulary Development on Autobase Twitter @Englishfess_. English Education Department. Faculty of Tarbiyah and Teaching Training. State Islamic University (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah of Tulungagung. Advisor: Dr. Nany Soengkono Madayani, S.S., M.Pd.
Keywords: Generation Z, Perception, YouTube Podcast, Vocabulary Development
Language learning has gone through significant changes over the years, especially due to the introduction of social media and technology in the digital age. Vocabulary development is key to all aspects of language learning and key to achieving proficiency in English, the world’s lingua franca. Vocabulary is a fundamental component of language learning. However, many students still face challenges such as pronunciation, spelling, and retention. Therefore, the need for innovative vocabulary learning media is becoming more important than ever. One of the media that can be used to develop vocabulary is YouTube podcast, which provides access to authentic language, contextual examples, and supports independent learning.
The formulation of the problem in this study is what are Generation Z students the perceptions of on autobase Twitter @englishfess_ about the use of English YouTube podcast in developing vocabulary. The objective of this study is to investigate the perceptions of Generation Z students on autobase Twitter @englishfess_ about the use of English YouTube podcast in developing vocabulary. This study used a quantitative approach and survey method. The researcher used the Lemeshow formula to determine the number of samples. After the researcher calculated the formula, the minimum sample size required is 97 respondents. The researcher rounded up to 100 respondents for the sample size of this study. The researcher used purposive sampling to choose 100 Gen Z college students who follow auto base X or Twitter @Englishfess_ and listen to English podcasts on YouTube. In this study, the researcher utilized a structured questionnaire. The structured questionnaire used in this study was a closed-ended type. A Likert scale was used in this study with 26-item questionnaire. The researcher analyzed the data used SPSS 27.0 with descriptive statistic and Margin of Error to calculate the proportion of the population.
The results showed that at a significance level of 5% or 0,05, the proportion of the population of gen z students on autobase X or Twitter @Englishfess_ who felt the benefits of using English YouTube podcast in vocabulary as many as the range 94,1% to 95,9%. The results also showed that a significance level of 5% or 0,05, the proportion of the population of gen z students on autobase X or Twitter @Englishfess_ who did not feel the benefits of using English YouTube podcast in vocabulary as many as the range 4,1% to 5,9%. YouTube podcasts play a significant and positive role in supporting gen z college students' vocabulary development through consistent exposure, contextual understanding, active engagement, practical application, the use of supportive features, students benefit from both short term and long-term vocabulary gains
ANALISIS PROGRAM POLA GIZI SEIMBANG MELALUI PENDEKATAN TEMATIK DI TAMAN KANAK-KANAK (TK) PERWANIDA SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul Analisis Program Pola Gizi Seimbang melalui Pendekatan Tematik di TK Perwanida Sumbergempol ini ditulis oleh Syayidah Rurin Yuswandari NIM 126206212058 dengan pembimbing Ibu Ana Falera, M. Pd
Kata kunci : Anak Usia Dini, Pola Gizi Seimbang, Tematik,.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi kesehatan yang semakin menurun. Banyak anak usia dini yang terjangkit penyakit dan salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya pemenuhan gizi seimbang. Pada masa ini disebut masa keemasan dalam tumbuh kembang seseorang, oleh karenanya penting bagi anak untuk mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendorong tumbuh kembang anak secara optimal. Salah satu penerapan dalam menjaga pola gizi seimbang adalah adalah lingkungan sekolah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif studi kasus. Pendekatan kualitatif memiliki beberapa kriteria seperti menggali makna secara mendalam, memahami kejadian untuk diteliti dan dikaji secara menyeluruh. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil yang diperoleh adalah, program pola gizi seimbang yang diterapkan di TK Perwanida sudah sesuai dengan pedoman-pedoman gizi yang telah ada, yaitu berdasar pada 10 prinsip kementrian kesehatan . selain itu, teori Abraham Maslow tentang hierarki kebutuhan manusia pada tingkat pertama yaitu kebutuhan fisiologis berupa makanan dan minuman. Seseorang tidak akan bisa mencapai tingkat tertinggi jika kebutuhan dasarnya tidak terpenuhi. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwasanya strategi yang digunakan oleh guru juga mempengaruhi efektivitas terlaksananya program pola gizi seimbang di TK Perwanida Sumbergempol. Strategi yang diterapkan guru adalah memberikan penyuluhan kepada orang tua siswa, memberikan materi tentang gizi seimbang kepada anak, melakukan pembiasaan yang baik dan memberikan pengalaman secara langsung dan integritas dengan tema
PENGEMBANGAN E-LKPD KOLOID BERMUATAN ETNOSAINS DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL)
Salah satu permasalahan yang dialami peserta didik di sekolah yakni keterbatasan bahan ajar yang mampu mengintegrasikan konsep yang berhubungan dengan etnosains, dan juga kurangnya bahan ajar yang dapat diakses dengan efisien oleh peserta didik. Salah satu kearifan lokal Kabupaten Jombang yang dapat diorientasikan dengan materi koloid adalah proses pembuatan tahu. Tujuan mengaitkan muatan lokal dengan kearifan lokal setempat, yakni untuk melestarikan kearifan lokal daerah agar tidak punah. Materi koloid merupakan materi yang banyak bacaannya dan rawan miskonsepsi. Adapun salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut dengan mengaitkan materi koloid dan etnosains serta dikemas dalam sebuah E-LKPD. E-LKPD koloid bermuatan etnosains dengan model problem based learning (PBL) merupakan salah satu inovasi media pembelajaran yang menarik dan efektif untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui proses pengembangan lembar kerja peserta didik elektronik (E-LKPD) koloid bermuatan etnosains dengan model problem based learning (PBL) sebagai sumber belajar kimia materi koloid (2) mengetahui tingkat kelayakan E-LKPD koloid bermuatan etnosains dengan model problem based learning (PBL), dan (3) mengetahui respon peserta didik terhadap E-LKPD koloid bermuatan etnosains dengan model problem based learning (PBL).
Model penelitian dan pengembangan yang digunakan model pengembangan 4-D menurut S. Thigarajan. Tahapan 4D yaitu tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan), tahap development (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Namun, penelitian ini dibatasi sampai pada tahap development (pengembangan) karena keterbatasan waktu, biaya, dan tenaga. Instrumen penelitian meliputi pedoman wawancara dan angket karakteristik peserta didik untuk analisis kebutuhan pengembangan produk. Lembar validasi digunakan untuk menguji kevalidan produk oleh 1 dosen dan 1 guru kimia, dan angket respon peserta didik digunakan pada tahap uji coba untuk mengetahui respon peserta didik kelas XII-F MAN 1 Jombang yang berjumlah 36 peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis kualitatif dari hasil wawancara dan analisis data kuantitatif dari hasil validasi ahli materi dan ahli media, serta angket respon siswa dengan cara menghitung persentase rata-ratanya.
Hasil dari penelitian yaitu (1) menghasilkan produk berupa E-LKPD koloid bermuatan etnosains dengan model problem based learning (PBL) (2) uji validitas ahli materi terhadap terhadap E-LKPD koloid bermuatan etnosains dengan model problem based learning (PBL) memperoleh nilai rata-rata persentase 89% dengan kriteria sangat baik, sedangkan hasil validasi ahli media memperoleh nilai rata-rata persentase 88% dengan kriteria sangat baik (3) hasil respon peserta didik terhadap E-LKPD koloid bermuatan etnosains dengan model problem based learning (PBL) memperoleh nilai rata-rata 88% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut pengembangan E-LKPD koloid bermuatan etnosains dengan model problem based learning (PBL) diperoleh respon yang sangat positif dan siswa tertarik untuk menggunakan lembar kerja peserta didik elektronik (E-LKPD) dalam proses pembelajaran, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran